DOWNLOAD FILE PDF CATATAN KHOTBAH HARI INI : SURAT FILIPI
I. LATAR BELAKANG
1. Didirikan Roh Kudus dgn tangan Rasul Paulus. Roh Kudus memanggil Paul pergi menginjil ke Makedonia (“Panggilan Makedonia” Kis 16:10). Lydia, penjual kain ungu (kain lux pada zaman itu) adalah petobat pertama dari Filipi bersama dgn keluarganya. Tetapi kemudian ternyata Paulus di-tangkap dan masuk penjara. Tetapi Paulus dan Silas tetap yakin akan pim-pinan Roh, mereka me-muji2 Tuhan dalam penjara. Mujijat gempa terjadi dan kepala penjara sekeluarga disela-matkan dan membangun Gereja Filipi. Dgn banyak sengsara Gereja ini didi-rikan (Kis 16).
2. Dalam surat ini ditulis oleh Rasul Paulus dari penjara, menunjukkan su-kacitanya menerima persembahan dari Gereja Filipi. Bukan karena ia suka uang, tetapi sebab ia melihat Gereja Filipi bertumbuh dan mengeluarkan buah2, apalagi pemberian untuk ham-ba2Nya, Fil 4:15-18. Biasanya Paulus bekerja sendiri sebagai tukang tenda untuk mencari nafkahnya, tetapi sekarang dalam penjara, orang lain memberi baginya.
II. TEMA UTAMA: SUKACITA DALAM PELAYANAN
Ayat utama Fil 4:4.
Persekutuan yang manis untuk pelayanan.
Dalam bahasa Inggris (Rejoice) dipakai + 11 kali (1:4, 18, 25, 26/ 2:1-2,16,17-18, 28/ 3:1,3/ 4:4,10), suatu kontradiksi bagi orang dunia, yaitu hidup dalam penjara dan susah, tetapi selalu bersukacita, baik dalam dirinya sendiri dan juga ia menunjukkan jalan supaya semua yang lain juga bersukacita.
FIL 4:4. BERSUKACITA SELALU
Ini adalah ayat pokok dari surat Filipi, orang beriman seharusnya bisa bersu-kacita dalam segala keadaan, seperti Paulus dan Silas dalam penjara (Kis 16:25) bisa menyanyi bersukacita, juga Petrus dalam penjara (Kis 12:6) bisa tetap sejahtera dan tidur lelap.
Bagaimana ini bisa terjadi?
1. Hidup benar. Orang seperti ini akan disertai Tuhan Rom 8:31,37, 1Pet 3:12. Orang seperti ini, seperti kran ada hubungan dgn tandon air. Sebab itu bisa terus mengalirkan air sukacita Roh Kudus (Rom 14:17), sebab Allah tidak pernah kering sampai kekal.
2. Bertindak dgn iman. Memang ini cara hidup kita 2 Kor 5:7. Jangan jalan atau hidup dikuasai oleh perasaan dan pikiran, sehingga terus berdukacita sebab membiarkan dirinya dicengke-ram dan dikuasai oleh perasaan dan pikirannya. Berdoa minta tolong Tu-han, terus berdoa dalam Roh dan ke-benaran, maka Roh Kudus akan menya-takan janji2 Allah bagi orang benar, ayat yang berisi janji yang tepat untuk problemnya Yoh 14:26. Percayalah akan janji Allah dalam ayat tsb, terus berdoa dalam Roh dan kebenaran sam-pai ayat ini jadi iman, bisapercaya Rom 10:17, lalu mulai bertindak dgn iman, bisa percaya sekalipun pertolongan belum datang Mrk 11:24, sehingga bisa bersukacita dgn iman. Ini bukan self sugesti, tetapi tindakan iman sesuai dgn Firman Tuhan.
Keadaan bergantung pada kekuat-an dan kemampuan masing2. Biasanya iblis tetap bekerja memakai setiap kesempatan seperti singa yang meng-aum2 1Pet 5:8. Iblis itu musuh kita. Dalam perkara kecil atau besar, kita harus tetap berkenan pada Tuhan, sebab kita tidak tahu berapa banyak musuh dan iblis yang kita hadapi. Tetapi dgn Tuhan kita tidak perlu takut. Tetap hati2, terus minta pimpinan Tuhan. Kalau kita percaya pada Tuhan, kita tidak susah, tetap bisa bersukacita, selama kita selalu dipimpin Roh dalam kesucian sesuai Firman Tuhan.
Ini kesukaan dari Tuhan, perlu ada hubungan erat, baik, lancar dgn Tuhan (Iblis juga memberikan kesukaan tetapi sesaat Ibr 11:25, dan pahit, sebab itu kesukaan dosa, kesukaan Neraka, tidak pernah bisa tertawa dgn betul. Kalau toh bisa tertawa, diam2 Iblis menceng-keram dgn dosa kuat2, sehingga semua orang yang lekat dgn Iblis selalu ada ketakutan, gelisah, tiada sejahtera, lain dgn sukacita dari Tuhan).
Orang yang dicengkeram perasaan hati, lebih2 perasaan susah, seluruh hidup jadi berdukacita, kacau dan rusak, imannya lenyap.
Contoh: Yakub dan Yusuf. Sekalipun anak dan bapa, sama sekali berbeda. Mereka berpisah + 22 thn.
* Yakub, sesudah pisah dari Yusuf, ia sedih dan membiarkan dirinya di-kuasai dukacita. Ia bersedih dan me-ngatakan pada anak2nya bahwa mere-ka akan menurunkan ubannya ke da-lam kuburan. Sebab itu seluruh hidup Yakub jadi loyo, layu dan kering, tidak berarti, sia2 selama 22 tahun, tidak mengerjakan apapun. Dia membiarkan dirinya di-injak2 oleh pikiran dan pe-rasaan hatinya sehingga akhirnya binasa. Untung ia berharap Tuhan dan pada satu saat Tuhan lepaskan dia.
* Yusuf lain, padahal Yusuf adalah putranya. Yusuf percaya dan harap pa-da Tuhan dgn sungguh2, sehingga ia te-tap kuat. Yakub bukan orang lemah, loyo, ia bergumul sejak dari bayi. Baru sesudah Yusuf “mati” ia loyo. Yusuf li-hat contoh orang tuanya waktu kea-daan baik. Ia tidak putus asa sekalipun setiap kali penuh derita. Dgn iman ia masih bisa bersukacita dan ini menjadi kekuatan (Neh 8:11),sehingga hidup menjadi berarti. Sebab kesukaan dari Tuhan menjadi kekuatan, sehingga hi-dup jadi tabah, pikiran terang, Roh Kudus bekerja tidak loyo dan bisa melakukan banyak perkara yang besar dan berarti. Yusuf 22 tahun penuh dgn hasil2 yang positif dalam rumah Po-tifar, dalam penjara Tuhan beserta, se-mua yang melihat juga kagum dan memuji Tuhan.
Tetapi Yakub 22 tahun hidup sia2, tidak ada hasil sama sekali. Jangan mau di-cengkeram perasaan susah, periksa diri (kalau ada salah segera bertobat dan kembali harap Tuhan). Kalau kita tidak salah 1Yoh 3:21, percaya akan janji Tuhan, maka kalau ada percaya, bisa bersukacita seperti Paulus, Silas Kis 16:25. Dgn iman keluar dan menang dari problemnya dalam nama Tuhan Yesus, sehingga kita boleh bersukacita, hidup berarti dan kita akan melakukan banyak hal yang indah sesuai dgn rencana Allah.
FIL 1:6. Tuhan yang memulai (sejak memasukkan roh manusia dalam rahim Ef 1:4, ia ingin semua selamat 2Pet 3:9.
Kita ada sampai sekarang oleh Tuhan, Tuhan akan meneruskan (1Sam 7:12 Eben-Haezar) Tuhan akan tolong selan-jutnya kecuali kita memutuskan hu-bungan dgn Tuhan, tetapi Tuhan tetap setia, kalau bertobat, Tuhan berhu-bungan kembali, meskipun ada keru-giannya.
Apa yang sudah kita capai dan kerjakan itu oleh Tuhan 1Kor 4:7, tidak mungkin Ia meninggalkan kita, Ia tetap setia 2Tim 2:13. Apalagi kalau kita tetap setia dan berkenan kepadaNya, Ia akan menyertai terus sampai akhir, bahkan kalau bisa sampai kita di puncak rencana Allah Ibr 8:1,19, Maz 138:8, 1Kor 1:8, Ibr 7:25, Ibr 12:2.
Fil 1:10. Kasih + pengertian + pe-ngenalan, sehingga tahu mana yang lebih utama, mana yang lebih berke-nan akan Tuhan, tidak ngawur, tahu tepat kehendak Allah bisa membe-dakan dan memisahkan dgn tepat Ibr 4:12.
Pengertian Firman Tuhan tentang pokok tertentu itu seperti pelita yang menerangi pokok tertentu tsb, se-hingga kita bisa tahu yang betul dan salah tentang pokok tsb. Ada banyak pokok2 hidup, sebab itu perlu juga tahu banyak kebenaran Firman Tuhan tentang setiap pokok, sehingga bisa tahu mana yang betul dan salah, dan kalau mau taat, bisa pilih yang betul sehingga kita tetap berkenan pada Tuhan, tidak salah pilih.
Beberapa orang katanya cinta Tuhan tetapi hidupnya ngawur tidak cocok dgn Firman Tuhan, itu cinta perasaan, bukan cinta ilahi, sebab cinta ilahi itu berarti cinta Firman Tuhan, sehingga mengerti dan taat akan Firman Tuhan.
Orang yang sungguh2 cinta Yesus akan makin suci dgn tiada bercela, makin lama makin indah seperti Kristus pada hari Tuhan.
Fil 1:11. Orang yang tumbuh sebab cinta Tuhan = cinta Firman Tuhan dan taat, pasti akan penuh dgn buah2 kebenaran oleh sebab Kristus, buah2 itu bukan buah2 manusiawi, tetapi buah ilahi yang kekal Yah 15:16.
Fil 1:21. Hidup untuk Tuhan, berarti berani mati untuk Tuhan.
Fil 1:21 4* Hidup untuk Tuhan, be-rani mati untuk melakukan kehendak Tuhan, pasti tidak rugi.
Maz 37:4. Yusuf tidak pernah tergelincir, mengapa?
Manusia: Penuh kelemahan dan terbatas.
Allah: Maha kuasa, tidak terbatas. Ka-lau manusia mau taat pada Allah, hasilnya luar biasa, seperti Allah tidak terbatas. Joint, kerjasama yaitu kalau orang beriman mau mengizinkan Allah menguasainya penuh, artinya seluruh hidupnya diserahkan kepada Allah dan ia mau taat penuh diatur oleh Allah, itulah berjalan dalam Roh, dipimpin Roh sepenuhnya, maka Allah bisa bekerja dgn bebas di dalamnya.
Paulus mengatakannya: “Hidupku bukan aku lagi, tetapi Kristus di da-lamku Fil 1:20-21.
Putra manusia Yesus: Bukankah ke-hendakKu tetapi kehendakMu yang jadi Mat 26:39.
Bapa: Immanuel, Allah di dalam manusia, joint, bekerjasama. Semua ini berarti:
1. Manusia bukan robot, punya ke-mauan bebas, sebab itu kita harus mau dari diri kita sendiri.
2. Manusia mau buka diri, menye-rahkan seluruh hidup ini dipakai penuh oleh Allah.
3. Manusia mau taat sepenuhnya akan apa yang diperintahkan atau disuruh oleh Allah.
Kalau Allah bebas bekerja di dalam orang itu, maka tidak lagi tampak orang itu, tetapi Allah yang nyata di dalamnya. Ini luar biasa sebab karya Allah yang tidak terhingga itu akan manifest di dalam orang itu Maz 60:14.
Firaun melihat Yusuf, menurut logi-kanya ia menyerahkan penuh semua-nya kepada Yusuf, hasilnya luar biasa. Coba tidak diserahkan pada Yusuf, ma-ka 7 tahun kelaparan, Mesir bisa mus-nah total, bangsa itu hilang, untung diserahkan kepada Yusuf, sehingga masih ada sampai sekarang.
Apalagi kita yang sudah dicelikkan Roh Kudus, seharusnya lebih mengerti, jangan bodoh, serahkan semua kepada Allah. Dia tidak mengambil untung justru kita yang untung dan tertolong. Sampai di mana kita bisa diangkat, menjadi ukuran kita dalam kemuliaan sampai kekal, dan semua yang kita perbuat itu menjadi pahala kita untuk kekal mengikut kita terus Wah 14:13. Pasti untung untuk diri kita sendiri.
Orang yang menyerah dan taat penuh akan tampak dari buahnya.
Fil 1:21 4* Kerjasama manusia yang lemah, terbatas dgn Allah yang Maha kuasa akan menghasilkan Immanuel, orang yang luar biasa sesuai pe-nyerahan.
Fil 1:25. Orang2 ini bisa pelayanan dgn gairah penuh dan dgn segala kekuatannya dan dgn tulus se-mata2 karena Tuhan. Segala pengorbanannya jadi kecil melihat kemuliaan Surgawi, bahkan berani mengorbankan seluruh hidupnya. Sebaliknya melihat dunia itu emas, Surga itu sampah, pengorbanan itu sangat berat baginya.
Kalau seorang tidak teguh dalam Kristus, tidak dapat kepuasan dalam Kristus, mudah tergoda iblis. Misalnya: Achan dgn uang, Absalom dgn tahta, Lot dgn Sodom Gomora, Elimelek dgn Moab. Sebab itu selain mengerti Fir-man Tuhan, kita harus punya peng-alaman yang terus menerus jalan dgn Allah, sehingga tidak mudah kena tipu daya iblis tingkat halus.
Kalau mengerti Firman Tuhan, akan tetap menang kalau terus jalan dalam Roh, sebab ada banyak hal2 yang kita belum mengerti, tetapi dgn Roh Kudus kita akan selalu menang tidak sampai salah jalan.
Fil 1:29. Menderita karena Kristus itu anugerah Allah yang besar. Dalam pelayanan tidak tampak faedah jas-mani, pengorbanan jadi berat, tetapi kalau bisa melihat dunia sampah dan Surga itu emas kekal, maka korban, sengsara karena Kristus itu justru suatu anugerah yang besar, hanya suatu pengorbanan yang sedikit di dunia karena Kristus (bukan karena dosanya) itu akan diganti emas (kemuliaan) kekal di Surga.
Fil 2:6. Rela miliknya yang resmi dirampas, seperti Ayub 1:21, Abraham sudah diberi Ishak dan “dirampas” kembali, seperti Kristus. Mengapa ta-han? Sebab percaya bahwa Allah itu baik dan tidak pernah salah Ayub 34:12. Tuhan yang melakukan dan apa saja yang dari Allah itu baik Yak 1:17. Kalau kita sudah dikosongkan, maka Allah bisa menaruh yang mulia dalam kita 2Kor 4:7.
Fil 2:7. Menghampakan diri seperti hamba, taat 100% seperti Maria taat disuruh hamil dgn segala resiko, ia taat saja. Kalau Putra manusia tidak minum cawan anggur murka Allah, apakah Ia bisa mati? Bisa, sebab Ia memakai tubuh daging seperti kita yang belum ditebus. Kalau Ia memakai tubuh kemuliaan seperti sesudah kebang-kitan, tidak bisa mati.
Waktu Tuhan Yesus mati di Salib, dimana keilahianNya? Sudah ditinggal di surga, diserahkan kepada Bapa sejak permulaan. Pernah Ia minta memakai sebentar, Ia minta kepada Bapa Yoh 17:5.
Bagaimana Trinitas pada saat Putra manusia mati? Ia ditinggal oleh Bapa tetapi tidak lama, hanya 3 jam, lalu sesudah itu Ia menyerahkan RohNya kepada Bapa. Waktu itu Trinitas tetap seperti biasa, hanya hubungan dgn Putra putus selama 3 jam. Kalau se-orang anak masuk penjara, ia tetap anak dari bapaknya meskipun tidak bisa berhubungan.
Fil 2:8. Ia mau direndahkan 1Pet 5:6, sebab itu ditinggikan oleh Tuhan. Ia menderita sampai mati, ukuran setia, taat dll semua sampaimati, kalau tidak sampai mati, tidak ada gunanya. Se-kalipun indah, kalau tidak taat sampai mati, lalu masuk Neraka, se-mua tidak diperhitungkan Yeh 33:13. (nyanyian: Kalau taat dipimpin Roh, hidup kan bersinar).
Fil 2:12.
1. Senantiasa ada bertaat, ada su-pervisor, pengawasa atau tidak, baik Paulus hadir atau berjauhan.
2. Kerjakan selamatmu dgn takut dan gentar. Orang seperti ini akan tumbuh dgn baik.
Fil 2:12. Kerjakan selamatmu dgn takut dan gentar. Kalau di dunia PHK, atau jumlah orang miskin meningkat, itu bencana besar. Tetapi kalau melihat orang beriman yang PHK, nganggur, rasanya normal, biasa, hampir semua begitu, padahal itu berarti tidak ada anugerah Allah yang besar baginya, itu pengangguran yang sia2 di hadapan Tuhan. Banyak orang yang sudah pensiun dalam dunia masih hidup sia2, padahal punya waktu banyak untuk kerja buat Tuhan, tetapi banyak yang me-nyia2kan. Bahkan ada orang yang meng-hitung2 hartanya cukup sampai beberapa generasi, tetapi tetap jadi hamba mammon, sayang, sebab mata rohaninya buta. Tetapi orang yang mata rohaninya celik, cari hal dunia secukupnya, tetapi nomer satu kera-jaan Surga dan kebenaranNya, dan ber-buah2 banyak buat Tuhan Mat 6:33. Justru orang ini kalau keranjang ke-mampuan jasmaninya makin besar, sangat mudah dapat berkat yang lim-pah, sebab itu sama sekali tidak sulit untuk Allah memberikan baginya, sebab dia juga bisa jadi bendahara bagi Tuhan dan dapat pahalanya sendiri!
Fil 2:13. Ini keadaan orang yang bisa berjalan dalam Roh. Heran yang bekerja bukan lagi dia sendiri, tetapi Tuhan yang bekerja, baik menggerak-kan kehendakNya dan mendorongnya melakukan semua kehendak Tuhan dgn kuasa Allah, sangat mudah. Orang yang dipimpin fRoh itu keinginannya adalah kehendak Tuhan, itu yang jadi kerinduan, kesukaan dan itu yang di-kejar2, sangat indah. Kalau bukan kehendak Allah, sekalipun untung banyak emas duniawi, ia tidak ingin, sama sekali tidak ter-gila2 seperti orang dunia.
Dan waktu melakukannya, sangat mudah semua berhasil dgn gilang-gemilang. Contoh waktumenghadapi laut Merah. Musa keinginannya adalah membawa Israel keluar dari Mesir dan lewat laut Merah (itu keinginan Tu-han). Ia ingin dan yakin bahwa Tuhan sanggup melakukannya bagi mereka Kel 14:14. Sesudah sampai waktunya, ia hanya disuruh Tuhan mengangkat tongkat dan otomatis laut terbelah, lengkap dgn segala sesuatu yang perlu dan akan terjadi, sampai Israel lolos dan seluruh orang Mesir dikubur di laut. Sangat ajaib. Bukan orang Israel dikubur di pantai seperti logika orang Israel, tetapi Raja dan tentara Mesir dikubur di tengah2 laut Merah.
Fil 3:7-8. Sampah dan kemuliaan.
Tidak mudah atau bahkan tidak mungkin menganggap emas sebagai sampah dan sampah Surga dianggap emas. Ini yang diceritakan Paulus da-lam ayat ini, dan ini menjadi peng-alaman bagi orang yang hidup bagi Kristus dan mati itu untung (1:21). Kalau orang masih sehat, apalagi mulia dan limpah dalam dunia, tidak mungkin mengatakan semua ini sampah. Tetapi waktu ia mau mati, ia akan bertanya ke mana dia akan pergi. Mata hati ma-nusia dibutakan iblis 2Kor 4:4 dan terhilang. Tetapi kalau kita membe-ritakan kabar kesukaan baginya (diinjili) maka dgn kuasa Allah setan melepas-kannya dan matanya celik dan ia mulai mengerti, lebih2 waktu mau mati, tampak jelas negeri tujuannya dan sikap berubah seperti keledai Isachar Kej 49:14-15.
Meskipun begitu iblis masih menggoda dgn kesukaan dosa yang sesaat (puji, hawa nafsu, dan uang 1Yoh 2:16). Kalau seorang tertipu, ia bisa jadi buta lagi seperti Yudas dan Saul sehingga binasa. Tetapi kalau ia ditolong dgn kabar kesukaan dgn kuasa Roh, ia bisa tertolong kalau mau ber-tobat. Tetapi orang yang terus taat dipimpin Roh akan melihat bahwa makin lama dunia makin pudar dan Surga makin mulia. Untung yang bisa melihat makin jelas seperti nyanyian: “Surgalah Rumahku yang amat ku-rindu”. Memang selagi hidup, masih perlu kebutuhan jasmani, tetapi kita harus bisa berpada Fil 4:11-12, 1Tim 6:8. Kita perlu secukupnya saja dan Allah sanggup mencukupi asal kita punya kerajaan Surga dan kebe-naranNya lebih dahulu Mat 6:33. Ja-ngan tertipu oleh perkara2 yang fana 1Kor 7:31.
Orang seperti ini akan penuh gairah mencari yang kekal dan menyelamat-kan jiwa2.
Ia bisa melihat dan membedakan emas (kemuliaan kekal)Surga dan sampah duniawi ini. Sebaliknya orang yang buta mata rohaninya semua akan melihat surga itu sampah dan dunia itu emas.
Fil 3:16. Sampai dimana kita sam-pai, biarlah kita berjalan menurut itu juga, sehingga mengalaminya dan ma-kin mulia. Misalnya kita sampai di SMA, kerjalah seperti seorang siswa SMA. Jangan kerja seperti anak SD, itu bo-doh. Orang yang bertumbuh rohaninya akan mengerti rahasia Firman Tuhan makin banyak dan makin dalam Mat 13:11, Mrk 4:11. Tetapi bukan hanya mengerti, juga harus mentaatinya sam-pai dimana ia mengerti,dan ia akan mendapatkan buah2, lebih tinggi dan lebih mudah Mat 13:23. Sebab itu belajarlah makin mendalam dalam segala kebenaran Firman Tuhan dan taati, hasilnya akan makin indah sesuai dgn rencana Allah. Orang bisa mengerti itu adalah pemberian dari Tuhan, da-lam perhitungan Tuhan Mat 13:11. Bukan hasil usaha kita se-mata2, sebab tanpa pimpinan Roh Kudus, kita tidak akan mengerti Yoh 16:13, misalnya baptisan Roh Kudus, banyak orang be-lum mengerti, apalagi yang menghojat, tetapi yang dgn rendah hati menunggu dan menyelidiki akan mengerti dan mengalaminya.
Jangan hanya mengerti tentang kesucian (MAK DSY, 7 KPR, berdoa senantiasa, tabiat baru, kemampuan ilahi, rahasia akhir zaman, pedang Roh, baptisan air / Roh / api, tanggal Penen-tuan, dll, kita harus siap untuk meng-hadapinya untuk bisa melakukannya, maka kita akan mengalami dan sangat indah menjadi makin sempurna. Juga tahu tentang perpuluhan, mengam-puni, bersekutu dalam Roh dan Firman Im 26:8 dll, praktekkan semua, kita akan jadi sangat indah dan mulia.
Fil 3:18-19. Sebaliknya yang jadi seteru salib, jemawa, keras hati, justru perkara2 yang hina jadi kemuliaannya seperti LGBT, zina,cerai, korupsi, jemawa dan perkara2 yang keji jadi kemuliaannya.
Fil 4:7. Ini sangat indah. Ini baro-meter hidup rohani kita. Kalau ada sejahtera Roh Kudus dalam hati dan sukacita Fil 4:4,7, Rom 14:17, maka itu berarti jalan kita betul, aman, bisa jalan dgn yakin dan senang. Tetapi kalau gelisah, berhenti dahulu, ber-tanya2 pada Tuhan, jangan diteruskan supaya jangan celaka! Kalau belum sejahtera, terus berdoa sampai Tuhan jawab dan ada sejahtera. Maz 92:13 dll ayat cerita betapa pentingnya hidup sejahtera, itu tanda ada di ril Tuhan, sekalipun dalam keadaan kritis seperti Daud menghadapi Goliat, kalau ada sejah-tera, jangan takut. Kita akan menang dan tumbuh dalam rencana Allah yang indah sampai puncak2nya.
Fil 4:19. Dicukupi Allah, baik jas-mani dan rohani, istimewa untuk mengalami rencana Allah yang heran dan ajaib. Bukan hanya uang atau ke-amanan, tetapi dalam segala kebu-tuhan hidup rohani dan jasmani, sebab itu kita bisa bebas kuatir dalam segala hal, luar biasa. Misalnya mau berumah tangga, cari yang kaya supaya bisa beli rumah dll, ini masuk jerat iblis. Kalau bisa berpada, Tuhan bisa memberi istana! Buka Gereja, proyek dari Allah (penginjilan, seminar dll) kalau dari Allah semua yang dibutuhkan, Tuhan akan cukupkan, sangat indah dan un-tung. Juga untuk tumbuh menjadi sempurna Tuhan pasti tolong, baik kebutuhan jasmani dan rohani, ra-hasia2 Firman Tuhan yang dibutuhkan, ajaran, jabatan2 pemimpin dan ang-gota, semua akan disiapkan Tuhan sampai lengkap dan sempurna. Allah itu Maha kuasa dan memenuhi jan-jiNya!
Yang penting, tinggal di dalam Kristus, berjalan dgn Allah, taat akan pimpinanNya, bukan kita lagi tetapi Kristus yang hidup dalam kita.
Nyanyian:
Kesukaan yang dari Tuhan, itulah kekuatanku.