M4653 – Hosea 6:3. Hujan Akhir Mengguyur Bumi

I. HARI PENTAKOSTA

Hari Pentakosta dijanjikan Tuhan men-dirus, mengguyur bumi. Hujan diperlu-kan untuk menumbuhkan ladang2, hu-jan Awal untuk mulai menanam sampai tumbuh kecambahnya lalu pada akhir-nya hujan Akhir untuk mematangkan penuaian Kel 11:14. Artinya secara rohani adalah pencurahan Roh Kudus atau Pentakosta.

Sejarah dunia sudah sampai pada akhirnya dan Allah sudah mencurahkan hujan Akhir. Kita harus bersedia seperti Mat 24:42 untuk menerima puncak2 hujan Akhir yg akan mengglobal. Kita harus bersiap dan mengerti rencana Tuhan yg sudah dibukakan dalam Fir-man Tuhan (Amos 3:7) supaya kita bisa masuk dalam hujan Akhir sehingga dapat ikut serta dalam penuaian Tuhan dan masuk dalam lumbung2 Allah. Ini-lah berita Pentakosta, bersedia masuk dalam puncak hujan Akhir yg deras dan global untuk siap masuk dalam penuai-anNya,  yaitu kedatangan Tuhan Yesus kembali.

II. TIGA BAPTISAN

Ada 3 baptisan, yaitu air, Roh dan api Mat 3:11. Yg percaya dan dibaptiskan dgn air, ia selamat Mrk 16:16.

Semua perlu baptisan Roh Kudus, tidak cukup hanya baptisan air Kis 8:16-17.

Sebab itu kita perlu juga dibaptis dgn Roh Kudus, supaya diperlengkapi dgn kuasa dari Atas Luk 29:49, Kis 1:8.

(bahkan masih ada satu baptisan lagi, yaitu baptisan api yg di tunggu2 dan diharapkan Putra manusia Yesus) Luk 12:49-50.

Ada baptisan api pada waktu pe-namatan rencana Allah, lebih2 dalam Minggu ke-70 Daniel. Baptisan api seperti yg dialami Putra manusia Yesus yaitu hidup dalam sengsara salib (api) sampai akhirnya Putra manusia Yesus mati dalam sengsara salib di Golgota. Untuk akhir zaman kita juga akan lewat api yg menyala global, itulah sengsara salib yg makin menumbuhkan dan me-nyempurnakan kita, tetapi tidak mati, melainkan diangkat hidup2an dalam pengangkatan. Bersedialah baik2 se-suai dgn Firman Tuhan untuk masuk dalam pengangkatan pada hari keda-tangan Tuhan. (Orang yg mati dalam Tuhan sebelum pengangkatan, tetap akan ikut, bahkan bangkit lebih dahulu, lalu ikut pengangkatan 1Tes 4:15-18.

Betapa pentingnya baptisan Roh Kudus, tidak cukup hanya baptisan air.

Baptisan Roh Kudus itu supaya kita da-pat berjalan dalam Roh, dipimpin Roh, tidak hanya dipimpin akal dan pikiran kita, tetapi di atas semuanya dipimpin Roh, ini tanda khas dari anak2 Allah Rom 8:14, terus menerus dipimpin Roh, bahkan sampai bisa masuk dalam tubuh Kristus global (Wah 12:1), lalu ikut dalam pengangkatan, dan ber-sambung terus, tetap jadi satu dalam Kristus sampai dalam Surga untuk se-lama2nya, tetap jadi satu dalam kasih Kristus dan kuasa Allah (1Pet 1:15-17).

III. TUJUAN UTAMA HUJAN AKHIR

Tujuannya supaya panen jadi matang dan dituai. Inilah akhir dari penamatan rencana Allah sehingga dituai yaitu pengangkatan, Tuhan Yesus datang “menuai”. Ada 3 Angka yg harus dipe-nuhi dahulu sebagai tanda bahwa ren-cana Allah selesai, baru Tuhan datang.

Angka 1. Seluruh dunia sudah men-dengar Injil, ini digenapi Mat 24:14.

Angka 2. Jumlah orang yg percaya ge-nap Rom 11:25.

Angka 3. Juga setiap tingkat jumlah yg dinubuatkan genap, sampai pun-caknya, dan Tuhan datang.

Jumlah angka yg ditulis hanya yg sem-purna: 144.000 orang. Tingkat2 di ba-wahnya tidak disebutkan.

Jadi kalau jumlah setiap tingkat rohani genap, termasuk yg sempurna, maka Tuhan akan datang, terjadi peng-angkatan Rom 8:23, 1Tes 4:16-17.

Tantangan akhir zaman sangat berat. Allah mengizinkan dosa mening-kat sampai pada puncak2nya, sebab ini justru jadi ujian Akhir untuk Gereja ma-suk dalam kesempurnaan, bahkan juga global, maka terjadilah ujian Akhir glo-bal Wah 3:10. Semua umat Tuhan akan masuk dalam ujian Akhir global ini, timbul dua golongan yaitu yg lulus (ikut pengangkatan) dan yg tidak lulus akan tertinggal (istilahnya umat Tuhan dipe-cah oleh pedang Tuhan Mat 10:34, Luk 12:51-53 (Nama dua golongan ini ditulis dalam Firman Tuhan lebih dari 20 macamnya).

Sebab itu untuk bisa masuk dan lu-lus dalam ujian Akhir global, juga hujan Akhir itu meningkat sampai puncak2-nya dan terjadi global di seluruh dunia. Yg lulus ujian ini akan terus diolah su-paya terus bertumbuh sampai tingkat-an2 yg lebih tinggi.Karena waktu hidup di dunia dipotong oleh kedatangan Tu-han, maka Tuhan memberi waktu pengganti (restorasi) Kis 3:21 dan da-lam waktu ini ada pengolahan untuk mengembalikan waktu dan tingkatan rohani yg hilang bagi orang2  yg sudah lulus ujian Akhir global, sekaligus di-olah supaya makin meningkat waktu ikut pengangkatan.

IV. PATOKAN UNTUK MENJADI SEMPURNA

Ini rencana Allah dari permulaan pen-ciptaan manusia Kej 1:27, dan Allah ti-dak berubah, ia terus berharap umat-Nya menjadi sempurna Mat 5:48, Yoh 10:35, 1Kor 11:1. Sebab itu jangan te-rus di permulaan, tetapi meningkatlah terus sampai sempurna Ibr 6:1,19. Ini seperti orangtua yg melahirkan anak, berharap anaknya tidak jadi bayi terus, tetapi terus tumbuh menjadi dewasa. Juga kita diharapkan menjadi seperti Kristus Ef 4:13.

Ini ukuran dan patokan dari Allah. Beberapa orang salah mengerti, meng-anggap ini terlalu ekstrem untuk men-jadi sempurna, ini pendapat yg salah. Kita harus tahu apa itu sempurna dan terus tumbuh sampai ke arah sempur-na, sekalipun yg berhasil hanya 144.000 orang, tetapi dgn cara ini, ada patokan sempurna, maka pertumbuh-an kita tidak ke kanan-kiri atau ber-putar2, tetapi bisa lurus sampai kepada kesempurnaan, supaya lebih cepat dan efektif, sebab untuk ini, kita sudah disediakan waktu, yaitu jatah umur hi-dup kita dari Allah untuk bertumbuh sampai sempurna. Allah itu adil untuk setiap orang Rom 2:11.

Jadi tidak semua orang jadi sem-purna, tetapi ini patokan yg betul dan efektif supaya kalau terus tumbuhdi jalan Tuhan (tidak belok2 ke sana-sini) akan bisa mengalami rencana Allah se-banyak mungkin dalam jatah umur hi-dup kita yg terbatas (rencana Allah itu direncanakan dgn sempurna, dari per-mulaan sampai sempurna), sebab itu adalah kehendak dan kerinduan Allah supaya umatNya menjadi sempurna, jumlahnya genap juga setiap tingkat rohani yg ada di bawaghnya itu dige-napkan!

Ukuran kesempurnaan adalah:

1. Putra manusia Yesus sendiri Ef 4:13, Yoh 14:6, 1Kor 11:1.

2. Imam besar, istimewa dgn lempeng dadanya adalah ukuran yg sem-purna.

3. Kemah Suci = Pintu Gerbang sampai Tabut = sempurna.

4. Orang sempurna Wasiat Lama: He-nokh, Elia, Musa dan orang2 yg bangkit waktu Putra manusia Yesus mati di Golgota.

Dalam Wasiat Baru: 144.000 orang Wah 14:1, termasuk pelayanan orang sempurna Yoh 1:51.

5. Mempelai Kristus,

6. Yerusalem baru (Wah 21:9-26).

7. Orang yg tingkat rohaninya sampai Ruangan Maha Suci.

V. CARA DAN ARAH PERTUMBUHAN KEPADA KESEMPURNAAN

1. PRINSIPNYA ADALAH: Bapa, Pu-tra dan Roh Kudus bekerja dalam kita yg ada dalam tubuh Kristus (Kristus = kepala).

a. Allah Bapa. Membuat rencana hidup bagi setiap orang yg lahir baru (Rom 2:11) dari permulaan sampai sempurna Ef 2:10, 1Kor 12:6, Yer 29:11. Kalau kita mau dan bisa mela-kukannya (dgn pertolongan Roh Kudus) kita akan menjadi sempurna. Menjadi sempurna itu adalah kehendak dan kerinduan Allah.

b. Putra Allah = Firman Tuhan Yoh 1:1. Orang yg sehat rohani itu lapar dan haus akan Firman Tuhan Mat 5:6, dan terus makan roti dari Surga sampai Firman menjadi daging dan tumbuh Yoh 1:14, menjadi serupa dgn Firman Tuhan, baik berkata 1Pet 4:11 dan semua yg diperbuat sesuai dgn Firman Tuhan Ef 4:12-14.

Putra manusia Yesus itu menjadi contoh yg sempurna dan lengkap, se-bab Dia hidup seperti kita, mengalami, merasakan, tertekan dan sengsara se-perti kita Ibr 2:17-18. Seluruh segi hi-dup kita, semuanya harus tumbuh seperti Kristus, jangan biarkan segi2 tertentu tetap jadi bayi atau hidup la-ma, sebab Putra manusia Yesus sudah dicobai dalam segala perkara dan tidak berdosa Ibr 4:15.

c. Roh Kudus yg memimpin orang beriman, sehingga anak2 Allah berbuat semua perkara menurut kehendak dan pimpinan Roh Kudus, maka hasilnya menjadi luar biasa, sebab bukan kita lagi, tetapi Kristus hidup di dalam kita Fil 1:21; 4:13. Kalau Bapa, Putra dan Roh Kudus di dalam kita, seperti Wah 12:1, sekalipun dalam dunia yg me-muncak dalam dosa, Gereja Tuhan tetap menang dan bisa tumbuh ke arah sempurna, bahkan sebagian menjadi sempurna.

Pekerjaan Roh Kudus itu luar biasa, sebab Dia terus tinggal dalam kita dan membimbing, juga mengingatkan Fir-man Tuhan yg kita perlukan Yoh 14:26.

2. TABIAT SEPERTI KRISTUS. Ikuti terus hidup seperti Kristus dalam se-mua segi hidup. Perhatikan ada segi2 yg penting dan jadi patokan kepada kesempurnaan, yaitu:

a. Kasih. Allah itu kasih 1Yoh 4:8, termasuk pada siapapun termasuk al-gojo2 yg menyiksa Putra manusia Ye-sus, Ia memintakan ampun dari atas salib, padahal mereka sedang melihat penderitaan Putra manusia Yesus, me-reka masih tetap meng-olok2 Luk 23:2,4.

Kalau orang2 itu tetap berbuat jahat, tidak bertobat, merugikan kita, kita harus cerdik seperti ular, caranya lawan dgn hikmat dan kuasa Allah menurut pimpinan Roh, sehingga tidak dirugikan lagi Mat 10:16. Tetapi tetap jangan benci, sekalipun hanya sedikit, tetap dalam cinta tetapi cerdik, jangan sampai ditipu lagi. Jangan membalas, tetapi bertindak dipimpin Roh yg jauh lebih cerdik dari ular, jangan kuatir, Dia ada dalam kita.

Kasih berarti mau korban dgn suka-cita, apalagikasih yg sempurna berani korban sampai mati seperti Kristus (Yoh 15:13) (Putra manusia Yesus ha-rus jadi korban Penebusan sampai ma-ti, tetapi justru orang yg masuk dalam tingkat sempurna, lebih2 dalam peng-olahan selama 3,5 tahun sebelum pengangkatan, tidak ada yg mati, luar biasa). Jangan lupa 7 KPR (Kebutuhan Pokok Rohani) dalam susah atau senang tetap taat dan setia.

Juga jangan lupa kalau orang itu terus berbuat jahat, Hakim berdiri di muka pintu yg akan menindaknya Yak 5:9. Hadapi dalam pimpinan Roh dgn hikmat dan kuasaNya, jangan bereaksi dosa; Sebab dosa adalah pintu masuk iblis.

b. Suci, MAK DSY (di Mana saja, dalam hal Apa saja, Kapan saja, Dahulu, Sekarang, dan Yg akan datang). Peli-hara kesucian sampai angan2 dan pi-kiran Ams 23:7, Gal 5:24. Betapa indah kalau suci, Allah di dalam kita, itu luar biasa Rom 8:31,37, 1Yoh 4:4. Kalau orang berdosa, jahat, perlakukan dia seperti orang sakit yg harus disem-buhkan sebab kita adalah tabib dari Tuhan Mat 9:12, sehingga ia bertobat, kalau mau. Jangan lupa tembus Tirai adalah lahir dari Allah (1Yoh 3:9; 5:18), sehingga tidak lagi bisa berdosa, ini tingkat sempurna.

3. MEMPELAI KRISTUS (golongan orang sempurna) itu terhias sangat elok di hadapan Tuhan Yesus sebagai Mempelai laki2 Surgawi. Ini bukan jas-mani; yg jasmani bisa mudah dicip-takan Allah lebih dari beauty salon (Pu-tra manusia Yesus tiada rupaNya, sangat menderita secara jasmani Yes 53:2). Apa keelokan kita di hadapan Allah? Yaitu:

a. Segala tabiat baru yg seperti Kristus, didorong oleh 9 buah Roh, terutama kasih itu keelokan yg indah seperti Allah 1Yoh 4:8. Semua tabiat baru itu dasarnya adalah kasih ilahi, bukan kasih manusiawi, bedanya?), se-hingga orang mendapat berkat, dilawat Tuhan, terharu dan memuji Tuhan.

b. Kemampuan ilahi, ini juga elok. Jangan lupa hal ini untuk semua orang beriman Mrk 16:17-20, praktekkan un-tuk menolong, jadi berkat.

c. Jiwa2 yg kita selamatkan baik pribadi atau ber-sama2, itu sangat in-dah di hadapan Allah seperti mahkota yg mulia. Usahakan dgn kasih dan segala pengorbanan. Kerjakanlah, se-kalipun baru menanam benihnya, te-ruskan, tidak ada yg sia2. Membawa berita kesukaan saja, tapak kakinya itu elok di hadapan Tuhan Rom 10:15, apalagi sampai lahir baru dan makin tumbuh dewasa seperti Kristus. Miliki kemampuan ilahi yg jadi berkat buat orang2 lain.

d. Dua belas permata di lempeng dada Imam besar itu sangat elok di hadapan Tuhan. Misalnya permata nomer 5 yg bernama Nilam = Sapphire (Simeon). Dalam Kel 24:10, Yes 54:11 alas kaki Tuhan itu seperti permata Nilam yg sangat indah, elok, seperti langit waktu cuaca terang. Ini meng-gambarkan kehidupan yg indah. Riwa-yat hidup Putra manusia Yesus di dunia sangat indah, tidak ada dosa dan kejahatan, tetapi penuh dgn berkat bagi orang2 yg dihadapi, penuh per-tolongan dan penghiburan, sehingga orang melihatNya seperti melihat per-mata Nilam. Ini baru satu diantara 12 permata, kalau digabung semuanya, ini menjadi permata2 yg sempurna. (Se-perti 26 abjad kalau dipakai semua ber-sama2 bisa jadi sempurna, bisa cerita segala perkara).

Sebelum jatuh iblis punya 9 per-mata Yeh 28:13, tetapi sesudah jatuh sebab sombong, semua permata itu jadi cacat, sebab ada niat sombong, misalnya mau korban, memberi, tetapi sebab sombong, sebab ingin puji, pe-ngorbanannya itu jadi sia2 dan jadi jahat.

Begitu juga 12 permata ini lambang kesempurnaan. Mungkin kita belum punya semua, miliki bertahap dan se-tiap permata tumbuh menjadi sempur-na, maka kalau punya12 permata, itu adalah tanda hidupnya sudah jadi sem-purna.

e. Selengkap pakaian Imam besar, itu tanda kesempurnaan. Begitu juga di Surga mempelai perempuan, sangat indah untuk kekal. Sebab itu jangan ada dosa apapun dalam hidup kita, itu membuat semua permata dan per-hiasan kita jadi cacat dan rusak, se-kalipun karena dosa dalam pikiran. Dgn pertolongan Roh Kudus (berdoa terus dalam Roh dan hidup benar), maka ke-kuatan kita akan tumbuh dan kita bisa terus hidup dalam kesucian, tetap merdeka Yoh 8:34. Ini semua tentang kesempurnaan dan itu sangat indah.

4. MULUT, LIDAH. Ini bisa jadi tanda cacat (tambah banyak bicaranya, tambah banyak dosa dan kejahatannya Ams 10:19). Sebab itu kalau mau bicara tanya dulu, minta izin dari Tuhan dahulu Yoh 8:26, maka mulut kita bisa menjadi tanda2 kesempurnaan Yak 3:2. Banyak orang tidak tahu alat ini, misal-nya dalam mobil rem, voorsneling, gas, itu alat2 yg membuat mobil itu bisa gila2an sampai celaka, atau berjalan dgn enak seperti tidak terasa, sangat nikmat. Begitu dgn lidah. Kalau bicaranya betul, maka semua kata2 kita itu jadi seperti permata.

Sebab itu jangan mudah bicara, mudah marah, Yak 1:19, di-pikir2 dahu-lu baru bicara (Ams 15:28) sesudah dapat jawaban dari Roh Kudus dan ada sejahteraNya dalam hati Fil 4:7, maka kata2 kita yg betul itu akan menjadi seperti apel emas di piring perak, luar biasa Ams 25:11. Kita bisa mengeluar-kan apel emas banyak, sampai orang rebutan mencari dan menerimanya Kol 4:3.

Kita harus tahu bahwa lidah itu adalah alat kunci untk mengontrol se-luruh hidup kita. Betul orang berkata bahwa lidah tidak bertulang, bisa bica-ra seenaknya dan banyak salah. Tetapi kita bisa mengontrol setiap kata yg keluar itu apa cocok dgn pimpinan Roh Kudus, itu membuat kita bisa me-ngontrol, menguasai seluruh hidup dan tubuh kita. Praktekkan hal ini! Bebe-rapa orang tidak percaya, rugi. Ini li-dah, alat kontrol yg luar biasa!

5. PIKIRAN. Ini sumbernya segala perkara. Yg keluar dari mulut itu juga keluar dari hati atau pikiran Mat 12:35-37. Sebetulnya menguasai pikiran dgn pertolongan Roh Kudus itu mudah, asal mau hidup suci sampai pikiran dan angan2 Gal 5:24, mau menygkal diri sebab suci tidak lepas dari salib, ma-tikan daging (MAK DSY). Jangan biar-kan hinggap dalam pikiran kita, pikiran dari iblis, panah berapinya dan pikiran dari daging kita sendiri, buang dan matikan sebelum jadi dinamit seperti Lot. Kalau kita mau taat dipimpin Roh dan limpah Firman Tuhan, saling mena-sehati dalam tubuh Kristus, maka orang2 yg dipimpin Roh dapat memiliki pikiran Kristus. (Majalah Tulang Elisa, nomer 93 tentang pikiran Kristus). Luar biasa, manusia bisa punya pikiran Allah (kalau ada anjing punya pikiran manu-sia itu sudah luar biasa, apalagi kita punya pikiran Kristus. Terus dipimpin Roh dgn taat dan terus mematikan da-ging dan limpah dari firman Tuhan, pasti Roh Kudus membentuk pikiran Kristus dalam kita dan kita bisa tumbuh menjadi seperti Kristus!).

6. PERASAAN HATI. Kalau kita jadi pelaku Firman Tuhan, sehingga Firman menjadi daging, maka hati batu diganti dgn hati daging Yeh 11:19; 36:26. Mengapa? Sebab rohnya sudah diganti baru, sampai2 perasaan hatinya beru-bah, untuk selalu taat akan Firman Tu-han. Pada orang yg sempurna, pera-saan hatinya juga taat akan Firman Tuhan, sebab tidak lagi bisa berdosa sebab sudah jadi sempurna oleh lahir dari Allah 1Yoh 3:9; 5:18). Bayangkan menjadi orang yg sempurna itu begitu indah, tidak ada takut atau kuatir, bahkan perasaan hatinyapun suci, se-hingga segala jalannya penuh dgn kesucian dan kasih, sejahtera, sukacita, tidak lagi ada air mata, tetapi bahagia dan senang se-lama2nya.

Kerajaan Surga itu kebenaran, sejahtera dan sukacita di dalam Roh Fil 4:4,7, Rom 14:17.  Kalau kita (roh kita) duduk dgn Kristus dalam Surga Ef 2:6. Maka akan ada kebenaran dalam seluruh segi hidup kita, bahkan sampai pikiran dan angan2 (MAK DSY) dan ada sejahtera dan sukacita selalu. Kalau hati kita gelisah, apalagi tidak ada suka-cita, jangan diam, tetapi cari sebabnya, periksa diri supaya kita kembali dalam Surga (di bumi), maka kita juga akan terus ada dalam rencana Allah dgn se-gala perbuatan2 yg ajaib (stasiun2) dari Allah, maka kita akan tumbuh dgn sangat efisien, bisa menyelesaikan ren-cana Allah sampai tamat dalam jatah umur yg diberikan Tuhan, luar biasa, sampai sempurna. Sebab itu tinggal terus dipimpin Roh, itu hidup dalam Surga di dunia, yaitu Roh kita duduk dgn Kristus di Surga, melakukan ke-hendak Allah dan menyelesaikan ren-cana Allah pribadi sampai lengkap dalam diri kita.

KESIMPULAN

Sama seperti Kristus  keluar dari ujian di padang gurun, ia keluar dipimpin Roh Mat 4:1, Luk 2:27, Mrk 1:12, bahkan Roh Kudus selalu ada di atas-nya Luk 4:18. Murid2 terus dipimpin Putra manusia Yesus, tetapi sesudah Putra manusia Yesus naik ke Surga, Dia hilang, tetapi Roh Kudus turun, mereka tidak hanya disertai Roh Kudus, tetapi Roh Kudus tingal di dalam mereka un-tuk selamanya dan hidupnya jadi luar biasa. Sebab itu belajar tetap hidup suci, taat dipimpin Roh, terus di atas Mezbah (pikul salib) yaitu limpah 7 KPR, maka kita akan berubah dari orang biasa jadi luar biasa, sebab bukan kita, tetapi Roh Kudus yg hidup di dalam kita, ini luar biasa. Hidup rohani yg tumbuh, bahkan sampai sempurna itu harus terus dipimpin Roh (+ 7 KPR) yg selalu berdoa senantiasa dalam Roh dan hidup benar. Berdoa senantiasa dalam Roh dan tetap dalam kesucian, maka bukan kita, tetapi Kris-tus yg hidup dalam kita, dalam segala segi hidup kita sampai dalam pikiran kita. Ini kuncinya yg luar biasa dari permulaan kenal Tuhan dan penuh Roh Kudus, belajar terus dipimpin Roh. Ini yg membuat kita jadi luar biasa dan bisa tahan dalam segala pencobaan, penderitaan dan problem, sebab yg menghadapi bukan kita lagi, tetapi Kristus yg hidup di dalam kita. Gal 2:19-20, Fil 1:21.

Dunia berubah sebab Roh Kudus turun dan rencana Allah berjalan sampai genap, apalagi dalam penamat-an, ada puncak hujan Akhir dan global, sehingga orang2 tumbuh dgn cepat dalam masa restitusi dgn fazi dan rencana Allah digenapkan.

Nyanyian:

– Hidupku bukannya aku lagi,

Tapi Kristus dalamku.

– Elia orang biasa

Scroll to Top