M4651 – Amanat Agung, Berita Kasih

I. PROYEK KASIH ALLAH

Allah itu kasih 1Yoh 4:8.

Manusia juga ada kasih, manusia itu adalah ciptaan Allah, dibuat oleh Allah, juga ada kasih, tetapi dalam orang berdosa itu tinggal sisa2 kemu-liaan Allah Rom 3:23, yaitu kasih sisa, misalnya kasih ibu itu sisa kemuliaan Allah, itu bisa hilang, tetapi kasih Allah pada manusia tidak bisa hilang atau habis Yes 49:15.

Amanat Agung adalah proyek kasih Allah Yoh 3:16.

Satu2nya tujuan Allah: Jiwa2.

Allah menciptakan alam semesta, tujuannya hanyalah membuat manusia seperti Dia dan sama2 bersekutu da-lam kesucian dan kasih di Surga mulia yg kekal. Allah mengharapkan semua orang selamat Yoh 3:16. Ia memberi pengorbanan yang sangat besar, yaitu Putra Allah yg tunggal untuk menebus manusia sehingga selamat, dan ber-usaha supaya se-bisa2nya tidak ada orang yg binasa 2Pet 3:9. Tetapi Allah menciptakan manusia sebagai makhluk berkemauan bebas, sebab itu juga ma-nusia harus menentukan sendiri untuk mau percaya dan taat pada Tuhan.

Kasih Allah itu proyek utamanya Allah, menyelamatkan jiwa2.

Manusia jatuh dalam dosa, tidak bisa lepas bahkan makinterjerumus da-lam dosa dan harus menerima hukum-annya dalam Neraka. Tetapi Allah pu-nya surga yg penuh dengan kasih yg tidak akan habis. Ini kesibukan atau proyek utama Allah yaitu proyek kasih, mencari manusia yg mau percaya lalu dimerdekakan dan diselamatkan ma-suk dalam tempat utama dari kasih, yaitu Surga!

Berita I yg diberitakan Tuhan Yesus waktu mulai pelayanan adalah berita kasih, selamatkan jiwa2 supaya jangan binasa, ini berita kasih, yaitu mencari dan menyelamatkan yg sesat Yoh 3:16, Mat 4:19.

Berita terakhir sebelum meninggal-kan dunia adalah berita kasih, yaitu Amanat Agung. Dari permulaan sampai akhir pelayanan dalam dunia, Putra manusia Yesus beritanya adalah berita kasih supaya orang yg mau percaya, tidak terus berjalan dalam dosa, tetapi mati lepas dari dosa supaya bisa hidup dalam kasih ilahi dan selamat masuk Surga, juga untuk menolong semua orang lain yg mau dilepaskan dari dosa dengan kasih supaya selamat masuk Surga, Negeri kasih yg kekal!

Jadi sesudah kita tertolong lepas dari dosa dan Neraka, dapat kasih dan Surga kekal, kita harus bertumbuh te-rus dalam kasih dan menolong semua orang lain yg mau percaya untuk dise-lamatkan karena kasih Kristus, lepas dari dosa dan Neraka, masuk dalam proyek kasih Allah yaitu Surga, Negeri kasih yang kekal, tidak ada dosa, tidak ada sengsara dan air mata, tidak ada penderitaan dan maut Wah 21:4.

Allah hanya sibuk dengan kasih, dan dalam proyek kasih ini yg utama adalah untuk menyelamatkan manusia. Ia juga memikirkan segala kebutuhan fana di dunia supaya kita bisa hidup dengan cukup dalam dunia untuk ber-tumbuh dalam kasihNya sehingga bisa masuk Surga dengan kasih yg besar. Justru kasih kita tumbuh kalau kita mengasihi orang lain, kasih kita bocor sampai habis kalau kita benci, tidak mau mencintai orang lain.

Seorang ibu dan bapak sibuk di rumah dengan macam2 kesibukan, bu-kan untuk memelihara dirinya sendiri, tetapi terutama untuk memelihara anak2 yg dikasihinya, inilah proyek ka-sih.

Jadi kalau benci, tidak mau peduli pada orang lain sebab tidak ada cinta. Kalau ada cinta, pasti sibuk untuk me-nolong, mencintai orang2 lain, supaya mereka lepas dari dosa, tumbuh dalam kasih sehingga hidupnya disucikan dan masuk dalam Surga suci yg isinya kasih.

Buat proyek kasih di dunia.

Di Surga tidak lagi ada pergumulan kasih, hanya hidup dengan mengasihi satu sama lain, itu paling indah dan ba-hagia, tidak lagi ada air mata, tidak ada kematian dan penderitaan, tetapi suka-cita dan damai sejahtera sebab ingin dan bisa saling mencintai satu sama lain, ini hidup bahagia dalam kasih! Seperti anak baru lahir, sudah bahagia, sebab hidup dalam kasih orangtua, se-kalipun belum sempurna apalagi kalau bisa hidup dalam kasih yang penuh di Surga! Sebab itu Putra manusia Yesus mengajarkan memenangkan jiwa, itu proyekNya dari permulaan sampai ak-hir, proyek utama Allah, proyek kasih,  itulah hidupNya di dunia, terus dalam kasih, sampai terakhir Ia mati karena kasih Mat 4:19 – 28:18-20. Juga orang percaya yang punya kasih akan meniru seperti Kristus.

II. WAJIB

Mengapa?

1. Sebab ukuran kita adalah kasih, ini ukuran yg betul 1Kor 13:(1-)13. Iman, harap akan berakhir, kasih jalan terus sampai kekal. Ini mulai dari kasih suami-istri. Kalau ada kesucian nikah, kasih mudah terpelihara, terus bertum-buh, makin lama makin meningkat. Kasih ilahi ini bukan seperti kasih pe-ngantin duniawi, mula2 kasih bulan madu, akhirnya menjadi bulan empe-du, lambat atau cepat tergantung ma-sing2. Kalau kesucian tidak ada, maka kasih akan lekas bocor. Kasih suami-istri akan tumbuh kalau kesucian terpe-lihara, dan itu hanya dapat dipelihara dengan Tuhan.

2. Kalau kita menyalurkan kasih, menyelamatkan orang lain, maka Tu-han akan menambahi kasih kita lagi, sehingga ukuran kasih kita meningkat, itu berarti tingkat rohani kita mening-kat. Ini seperti laut Galilea jadi subur sekitarnya, airnya segar, bisa diminum, tetapi laut Mati hanya masuk, airnya pahit, asin dan sekitarnya mati.

3. Orang yang taat dan meme-nangkan jiwa2, itu berkenan pada Tuhan, itu carang yg berbuah. Kol 1:10, tetapi yang tidak taat, tidak berbuah, akhirnya akan dipotong Yoh 15:2. Misalnya anak malas atau tidak mau sekolah, orangtuanya marah sebab cinta, supaya jangan nasib anaknya jadi jelek dan celaka. Kalau tetap tidak mau, akan dihajar, makin lama makin berat, padahal kalau anaknya rajin dan bergairah untuk sekolah, itu untuk ke-pentingan masa depan anak itu sendiri. Kita harus taat pada kewajiban ini. Tetapi kalau ada kasih, penuh terima-kasih, apalagi ada pengertian, tidak disuruhpun tetap jalan sendiri, sebab ada kasih, kasihan kalau melihat suami-nya, istrinya, anaknya, keluarganya, sa-habatnya, orang di dekatnya dstmasuk Neraka. Aduh, kasihan sekali. Kalau ada kasih akan ada gairah yang besar. Misalnya ibu harus pelihara anak, seka-lipun tidak diberitahu, tidak disuruh ja-lan sendiri, sekalipun di negeri yg terkebelakang, ibu2nya akan berusaha sendiri, habis2an memelihara anaknya, sebab ada kasih!

Kalau punya kasih, penginjilan itu berjalan otomatis, kasihan kalau mem-bayangkan penderitaannya dalam Ne-raka menanggung dosa2nya sendiri.

Ukuran tingkat rohani dan kasih kita bukan dari berapa banyak kita te-rima kasih, tetapi berapa banyak kasih yg bisa kita berikan pada orang lain. Jangan ada benci, itu tidak ada kasih Kristus (kalau kasih manusiawi, bisa bercampur benci, kasih pada golongan sendiri, benci pada golongan lain, bah-kan sekalipun pada orang yang dicintai-nya bisa berubah jadi benci).

III. SIAPA SAJA YANG KITA SELAMATKAN

Kalau ada kasih Kristus maka kita akan menolong semua  orang, sekalipun musuh. Tetapi ada juga urut2an ke-sempatan yg kita dapatkan (tidak ke-betulan, Tuhan atur semua).

1. Isi rumah kita. Ini bukan saja dike-hendaki Tuhan, tetapi juga ada janji Tuhan utnuk menyelamatkan seisi rumah kita (Kis 16:31). (Allah yg Maha tahu, yg membuat, merencanakan se-muanya itu sudah mengatur supaya orang2 yg mau dan bisa selamat itu, sebagian orang ditaruh Allah dalam lingkungan keluarga orang2 yang sela-mat 1Kor 7:14, Ef 2:4). Tetapi janji ini tidak otomatis, ada yang langsung mau diselamatkan dengan mudah, tetapi ada yg dengan banyak pergumulan. Paling baik semua ada dalam satu Gereja supaya pengajaran dan penger-tiannya bisa lebih mudah dipersatukan sehingga bisa bersekutu dan tumbuh bersama, sebab kalau isi rumah ber-lawan2an sama sendiri, rumah itu tidak bisa berdiri, iblis masuk dan terjadi ber-pihak2an, dosa mulai masuk dan meru-sakkan rumah tangga itu Mrk 3:25. Ada yang dari kecil bersatu ber-sama2, lalu ter-pecah2 pindah ke Gereja2 lain (ke-cuali pindah luar kota, carilah Gereja yang juga berdasar atas kebenaran Firman Tuhan dan dipimpin Roh). Ada anak yang tidak mau diatur, orangtua harus terus berdiri atas kebenaran Fir-man Tuhan dan dipimpin Roh. Timbul-nya pendapat yang berbeda itu bisa terjadi, baik dalam kebenaran Firman Tuhan atau hal2 praktis. Tetap harus dipersatukan berdasar Firman Tuhan dan pimpinan Roh Kudus. Jangan biar-kan perbedaan pendapat, lebih2 dalam kebenaran Firman Tuhan tentang Roh Kudus, tentang Allah, tentang dosa dll. Kalau tidak bisa bersatu, bertentangan terus, “rengat, retak”, bisa lebih mu-dah dipecah oleh iblis sehingga terbe-lah sama sekali. Lebih2 di akhir zaman yg banyak dosa dan pengajaran2 yg sesat, pedang Tuhan memecahkan me-reka dalam dua golongan yg berten-tangan, sudah vonis, tidak bisa disatu-kan kembali. Harus sejak sekarang diu-sahakan jadi satu dalam Roh dan kebenaran Ef 4:3, Mat 10:34, Luk 12:51-52. Orangtua dan orang2 yang mengerti harus menolong, jangan dib-iarkan “retak”, se-waktu2 bisa pecah apalagi waktu Pedang Tuhan datang dan itu sudah vonis untuk peng-angkatan.

Berusahalah untuk bisa menyatukan pendapat, bicarakan dengan para pe-mimpin supaya timbul persekutuan dalam Roh dan Firman Tuhan. Ini perlu dikerjakan baik2, sebab mulai dari nikah (1+1=1) dan keluarga, perlu ada persatuan dalam Firman dan Roh,lalu persatuan dalam Gereja supaya ada persatuan dalam iman dan Firman Tuhan (mengenal Kristus Yoh 1:1), ka-lau tidak, maka itu akan jadi ganjalan dan penghalang lebih lanjut. Dari ke-luarga, lalu Gereja harus belajar berse-kutu dan dipelajari dengan kasih dan pimpinan Roh Kudus. Juga bersekutu dalam kasih sampai sinode dan perse-kutuan antar Sinode (masih ada perbe-daan2 pendapat, misalnya dalam bap-tisan Roh Kudus, bahasa lidah, perni-kahan, kebenaran akhir zaman dll). Makin lama kita sendiri harus makin mengerti rahasia2 Firman Tuhan sebab dalam Minggu ke-70 Daniel (penamat-an rencana Allah) Gereja sudah bisa bersekutu dalam Roh dan Firman Tu-han global, sehingga kekuatannya menjadi luar biasa Im 26:8, dan jadi ajaib Wah 12:1. Ini akan berlanjut di Surga, tidak lagi ada pertentangan di dalamnya, dan semua orang yg ber-keras hati dalam pendapat yg mela-wan Firman Tuhan tidak akan masuk dalam Surga, sebab seperti Bapa, Putra dan Roh Kudus, semua harus menjadi satu dalam kasih yaitu dalam Roh dan pengajaran Firman Tuhan,  bukan per-debatan perbedaan karena kebodohan dan kelemahan2 tingkat rohani umat Tuhan.

Yang masuk Surga adalah orang2 yg mengerti dan memegang kebenaran yg kekal. Roh Kudus sanggup membawa kita pada segala kebenaran Yoh 16:13. Orang2 yang mau dipimpin Roh Rom 8:14, Gal 5:16-17, semua akan sampai pada persatuan iman dan Firman Tu-han dalam persekutuan Roh, tidak lagi bertentangan Ef 4:13-14. (Dosa, som-bong, benci dll itu jadi penghalang un-tuk mengakui pendapatnya sendiri yg salah, tetap dipegang, sehingga tidak bisa bersatu.

Memang karena perbedaan tingkat (kanak2 dan dewasa rohani) ada per-bedaan pengertian, tetapi dalam Surga semua sudah harus jadi satu dan dimu-lai di dunia Ef 4:13. Sebab itu kita perlu belajar seluruh kebenaran dalam Alki-tab Kis 20:20,27, sebab kalau mengerti semua, semua akan terbuka dan jelas, termasuk mengerti Wasiat Lama yang harus dibuka selubungnya 2Kor 3:14.

Jadi keluarga ini harus ditolong, ini beban semua isi rumah untuk saling tolong menolong dengan kasih supaya semua bisa percaya dan tumbuh ber-sama dalam kebenaran Firman dan kasih. Harus menggarami pancinya sendiri dan ini beban khusus dengan janji bahwa semua akan diselamatkan. Jangan lupa selain memberi kabar baik dari Firman juga kesaksian hidup kita itu sangat penting, lebih2 dalam keluarga, jangan justru jadi batu son-tohan. Memang kita harus berusaha menjaga kesucian hidup kita dalam segala seginya, tetap hidup di Ruangan Suci dengan limpah 7 KPR.

2. Orang dekat dan orang jauh. Orang dekat itu misalnya orang yang setiap hari kita bertemu (di sekolah, pekerjaan, tetangga dll) kalau kita tidak pernah menggarami atau menerang-inya Mat 5:13-16, itu tidak berkenan pada Tuhan. Kadang2 ada perasaan ha-ti yg menutup mulut kita, tetapi minta pimpinan dan hikmat Roh Kudus, pasti ada jalan atau cara tertentu. Kalau ber-tahun2 kita tidak pernah menggarami atau menerangi orang2 dekat kita, itu berarti pelita kita padam, garamnya tidak asin, akan dibuang. Biasanya kas-ihnya kurang, ada yang salah dan cacat dalam hidup kita, harus diperbaiki su-paya carang kita berbuah, jangan sam-pai dipotong. Jangan menunda kesem-patan yg ada, itu tidak kebetulan, min-ta hikmat dan pimpinan Tuhan, apalagi kalau ada kasih, pakai kesempatan yg ada,misalnya sakit, problem, diajak berdoa dll. Jangan sampai bertemu se-tiap hari, ber-tahun2 tapi tidak pernah memberi kabar baik; garam yang tidak asin akan dibuang, sebab tidak disertai Tuhan dan tidak ada kasih.

IV. CARA MENGGARAMI

Harus dimulai dari baru lahir, Musa dididik dari lahir, mungkin hanya 4-5 tahun, tetapi sebab sungguh2 dengan Tuhan dan kasih, bisa bertahan dalam rumah orang kafir, ber-tahun2 bahkan sampai jadi sempurna. Kalau orangnya bertobat waktu tua,anak2 sudah jadi besar, memang lebih sulit, tetapi Tu-han selalu punya cara dan janjiNya un-tuk menyelamatkan seisi rumah tetap akan digenapi.

Dalam 1Kor 3:6 kita hanya menanam dan menyiram, Tuhan yang sanggup menumbuhkan. Tetapi kita harus tetap penuh dengan kasih dan dengan tekun berusaha menyelamatkan dalam pim-pinan Roh. Roh Kudus akan memakai segala macam caraNya sehingga bisa berhasil. Minta hikmat dan kata2 dari Tuhan! Dan terus disirami dengan doa dalam Roh dan kebenaran.

Begitu juga dengan orangluar. Sebe-tulnya ini juga tidak sulit, asal disertai Tuhan (hidup benar), dipimpin Roh dan ada kasih! Iblis diusir keluar dengan kuasa Allah, lalu dengan hikmat dan kuasa Tuhan bicara saja, Tuhan akan menolong orang2 itu. Kita hanya me-nanam benih2 kabar baik itu dan Tu-han yg menumbuhkan, dengan cara yg mudah, misalnya seperti memberitahu ada bazaar, obral, potongan harga dll. Tidak tergantung orangnya mau atau tidak, tetapi itu untuk kepentingan orang itu sendiri. Tetapi kita punya tujuan yang tetap guna keselamatan-nya sebab ada kasih Kristus. Kalau ia mau, kita teruskan sampai pengakuan percaya dan lahir baru. Kita juga bisa memakai traktat. Selain itu kita perlu Text Box: M4651 / 14 Mei 2026     hal 3      minta kata2 apa yg harus kita katakan. Roh Kudus tahu dengan tepat kata2 yg paling cocok dan kalau ada pimpinan Roh Kudus, hasilnya akan jauh lebih besar. Jangan lupa untuk mengusir dan mengalahkan iblis sebab itu musuh untuk manusia Ef 6:12. Kalau ada iblis, setan2 yg menguasai orang2 yang kita hadapi, semua bisa dibatalkan iblis dgn segala caranya. Sebab itu perlu selalu penuh Roh Kudus supaya iblis diusir, sehingga mata orang itu dicelikkan dan Tuhan menarik hatinya supaya ia boleh segera bertobat Kis 1:8.

Ada banyak cara yang penting, kita harus penuh Roh Kudus, dengan hik-mat, kuasaNya, dengan tabiat baru (+ buah2 Roh) dan dengan kemampuan ilahi (dan karunia2 Roh), maka dengan pimpinan Roh Kudus, kita akan menang merebut mereka dari tangan iblis dgn kuasa Tuhan Rom 8:31.

Jangan lupa untuk di follow-up, su-paya betul2 selamat dan tumbuh terus jadi seperti kita dan sepertiKristus. Jadi sesudah percaya perlu dibaptis dengan air dan Roh, dimuridkan dan 7 KPR lalu ber-sama2 sebagai anggota dari tubuh Kristus lokal, yaitu Gereja yg jadi kan-dang untuk pemeliharaan domba2 Tuhan.

V. SEPERTI KRISTUS

Dalam hidup kita, harus belajar meniru seperti Kristus dengan tabiat yg baru (hidup benar, suci, supaya tidak men-jadi batu sontohan, tidak menjadi ber-kat) dan dengankemampuan ilahi. Ini adalah bagian dari proyek kasih Allah, Amanat Agung dalam Mrk 16:15-20. Disini ditekankan untuk memakai ke-mampuan ilahi yg memang sudah dibe-rikan Tuhan bagi kita umatNya. Juga dalam Luk 10:17-19 dikatakan bahwa Tuhan juga memberi kita kuasa atas segala kekuatan musuh. Sebagai Putra manusia Yesus, kepala dari tubuh Kris-tus,Ia punya semua kuasa di Surga dan di bumi yang diberikan pada kita untuk memperlengkapi kita Mat 28:18. Juga dalam Mat 10:1. Belum semua umat Tuhan mengerti, bahwa bagi kita sudah disediakan perlengkapan yang kuat un-tuk mengalahkan iblis musuh kita, se-bab kita tidak bergumul dengan orang2 yang kita selamatkan, tetapi dengan iblis yg mempertahankannya. Dan untuk pertumbuhan benih2 Firman Tu-han dalam hatinya, Tuhan yg akan me-ngerjakannya, sehingga timbul iman dan keputusan untuk percaya. Jadi, kalau kita disertai Tuhan, itu cukup, su-dah termasuk semua perlengkapan yg kita perlukan, asal kita tetap hidup benar, dan terus taat dipimpin Roh.

Dasar utamanya adalah taat dipim-pin Roh sesuai Firman Tuhan dalam kesucian (ada kuasa Roh Kudus Kis 1:8) dan ada kasih dalam hidup kita, itu yg paling kuat mendorong dengan betul dan tulus Luk 10:27. Tetapi jangan lupa juga pakailah kemampuan ilahi yg dise-diakan Tuhan untuk mengalahkan iblis yg menguasai orang2 dosa,  supaya kita dapat merebut mereka dari tangan iblis dan dilahirkan kembali menjadi anak2 Allah.

Setiap anggota tubuh Kristus punya bagian pelayanan dalam Gereja dan semua pelayanan  arahnya adalah un-tuk menyelamatkan jiwa2 secara lang-sung atau tidak langsung, termasuk da-lam 3 Angka kedatangan Tuhan, yaitu:

Angka 1. Memberitakan Injil.

Angka 2. Memenangkan jiwa.

Angka 3. Menumbuhkan jiwa2 sam-pai seperti Krsitus (= sempurna).

Semua orang beriman, anggota Gereja adalah anggota tubuh Kristus, harus punya pelayanan dalam Gereja besar atau kecil. Tuhan menciptakan tubuh manusia, tidak ada satupun bagian ma-napun yg tidak berfungsi dalam tubuh ini, baik yg tampaknya kecil atau besar, organ vital atau tidak, tetapi semua punya fungsi. Sebab itu masing2 kita perlu punya pelayanan dan menolong anggota2 yang lain supaya juga punya pelayanan.

Minta keterangan dan pertolongan pa-da pemimpin seksi, pemimpin perseku-tuan sel dan hamba2 Tuhan di kantor Gereja setiap hari. 

Semua pelayanan Gereja, pekerjaan Tuhan arahnya hanya mencintai jiwa2. Pelayanan Sekolah Minggu, Kaum mu-da, paduan suara, Persekutuan Sel, re-gu doa, usher, kunjungan rumah, ba-gian konsultasi dll semua tujuannya adalah jiwa2 dalam 3 macam angka ini, yaitu beritakan, selamatkan, dan tum-buhkan. Bukan untuk supaya masyur, jadi besar, terkenal, dapat penghar-gaan dll. Semua ini bisa menyesatkan dan pelayanan kita jadi jahat, jadi dosa. Pelayanan apa saja, secara langsung atau tidak langsung, semua untuk me-layani jiwa2 supaya 3 angka ini mening-kat sehingga genap jumlahnya dan ren-cana Allah selesai dan Tuhan segera datang.

TARGET

Kita bisa membuat target seperti Moody, bersaksi, memberitakan Injil pada minimum 1 orang dalam sehari dan banyak kesaksian timbul. Ini ter-masuk mengulang bersaksi untuk orang yg belum mau sambil terus men-doakan, lebih2 orang serumah yang menjadi beban kita terus menerus.

Ada yang membuat target meme-nangkan jiwa 1 jiwa per bulan atau 5 bulan, atau 1 tahun. Kita bisa minta pimpinan Roh Kudus, yg penting jangan bantut,tetapi berbuahlah, salah satu dari angka 1  atau 3 dari angka tsb.

Selain itu juga menabur, meskipun belum tentu ada pertobatan, tetapi sudah ada penaburan berita kesukaan Kis 8:4, Rom 10:15. Ini sudah indah, tentu kita mengharapkan keputusan-nya untuk selamat lalu dibaptis dan dimuridkan Mat 28:19-20.

Semua pelayanan karena, untuk, dan oleh Kristus itu indah dan tidak sia2, asal kita melakukannya dengan tulus karena Tuhan. Semua anggota Gereja yg sudah lahir baru perlu ikut dalam pelayanan. Beritahu dan minta pela-yanan, sebab masih ada yang belum ikut dalam pelayanan kasih untuk 3 angka jiwa2 bagi kedatangan Tuhan, dan kita pasti dapat pahala dari Tuhan, tidak sia2 1Kor 15:58. Bahkan jiwa2 yang kita layani dan menangkan itu menjadi mahkota kita untuk kekal 1Tes 2:19, kalau kita betul2 melayani de-ngan benar, tulus, dipimpin Roh, ber-tanggungjawab pada Gembala Agung Ibr 13:17, 1Pet 5:2-5. Sangat indah dan itu mulia untuk kekal dalam Surga yang penuh dengan kasih dan kesucian.

KESIMPULAN

Ukuran kita di hadapan Tuhan adalah kasih, yaitu pada jiwa2 untuk menye-lamatkan dari hukuman kekal di Nera-ka. Menangkan jiwa2, ini tujuan satu2-nya dari Allah dalam dunia dan alam semesta ini. Setiap orang beriman yang sudah lahir baru, jadi anggota tubuh Kristus, harus punya pelayanan, lang-sung atau tidak langsung untuk meme-nangkan jiwa, mulai dari seisi rumah-nya sampai ke mana2, ke seluruh dunia dalam pimpinan Roh Kudus.

1Kor 6:19-20. Kita ini milik Kristus, sebab itu patutlah kita semua memu-liakan Allah dalam tubuh dan roh kita (KJI), yaitu dengan mencintai orang2 di dekat kita bahkan dimanapun supaya mereka diselamatkan, dengan kasih. Kita tidak bekerja sendiri, tetapi dalam proyek kasih Allah sebagai hambaNya, dengan hikmat  dan kuasa Allah, dalam pimpinan Roh Kudus, merebut jiwa2 dari tangan iblis yang mau membina-sakan setiap orang dalam Neraka.

Justru dengan pelayanan kasih yang indah di dalamTuhan, kita sendiri juga tumbuh dalam pelayanan 2Tim 2:20-21. Sangat indah. Kita bertumbuh da-lam kemuliaan Allah dan dapat pahala bahkan mahkota kekal.

Nyanyian:

Pergi skarang, kerjalah di ladangKu.

Scroll to Top