M4648 – Filipi 4:7. Sejahtera di Tengah Badai

Semua orang sadar, hari2 yang akan datang akan makin kacau seperti badai dan malapetaka Wah 22:11. Kita mem-butuhkan ketenangan dari sejahtera Allah yang melebihi akal. Kalau bisa tenang di tengah2 kesukaran orang bisa berpikir lebih baik (tidak panik, takut, kuatir, gelisah), supaya dgn pikiran yang tenang bisa mencari jalan keluar-nya. Begitulah dalam badai keuangan, mungkin para ahli keuangan diharap-kan bisa menguasai sikon badai ini. Kalau dalam wabah penyakit campak (rubella), TBC dll, yang diharapkan adalah dinas kesehatan. Kalau dalam krisis minyak, keamanan, bencana alam, perang dll ada orang/ badan ter-tentu yang diharapkan, sebab tidak ada orang serba bisa dalam segala perkara, meskipun pemimpin2 negara diharap-kan serba tahu dan serba bisa, tetapi semua ada batas2 kemampuannya dan ada kekurangan2nya. Lalu bagaimana dalam badai yang sudah datang dan yang akan datang?

Tetapi orang2 beriman, sudah pu-nya pemimpin bahkan Bapak yang dapat memelihara kita dgn sempurna yaitu Allah. Mereka  (dan Tuhan Yesus dan Roh Kudus) yang sanggup menye-lamatkan dan menumbuhkan kita da-lam rencana Allah yang sempurna di tengah2 badai yang manapun. KeTiga-nya menolong kita dgn sempurna asal kita bisa bekerjasama untuk ditolong! Tetapi kalau hidup dalam dosa, putus hubungan (Yes 59:2), semuanya akan gagal. Sebetulnya tidak sulit, sesudah lahir baru, hiduplah benar berkenan pada Allah Ibr 1:9 (limpah dgn 7 KPR), maka Allah sanggup membuat kita tenang dgn sejahtera Allah di tengah2 badai apapun! Allah sanggup menolong kita tanpa batas. Janji2 Allah satupun tidak ada yang mustahil untuk segala segi hidup! Luk 1:37.

Sebab itu percayalah dan harap ke-padaNya dgn segenap hati. Kenali se-mua janji2 Firman Tuhan dalam selu-ruh Alkitab, Roh Kudus akan menolong kita untuk bisa mengerti dgn jelas jan-ji2 Allah Yoh 16:13, dan mengingat ayat atau janji yang tepat pada wak-tunya Yoh 14:26, kita tinggal pegang janji Allah dan Ia akan menggenapinya untuk kita. Memang ada syaratnya supaya Allah bisa bekerja, yaitu:

1. Harus hidup benar 1Yoh 3;3, ma-ka Allah beserta kita Rom 8:31,37. Meskipun problem yang kita hadapi berat, sakit, tidak enak, pahit, mende-rita, tetapi kalau kita tidak salah, ini semua sengsara salib, tetapi tetap jangan bereaksi dosa. Sebab dgn Allah kita bisa mengalami semua janji2Nya yang luar biasa Maz 60:14.

2. Percaya kepadaNya, seperti su-dah menerima Mrk 11:24, sehingga se-kalipun belum menerima, ia bisa me-nunggu dgn sejahtera Roh Fil 4:7.

3. Apa yang kita tunggu? Pim-pinanNya. Dalam segala perkara bia-sanya Allah bekerja lebih banyak dari kita, kita tinggal menunggu pimpinan-Nya dan taat langsung jadi, misalnya untuk menyeberang laut Merah, Musa menunggu pimpinan Tuhan, waktu disuruh angkat tongkat lalu Allah be-kerja. Perbandingan pekerjaan Allah dan Musa besar sekali: 99:1. Kita bisa melakukan bagian kita lalu Allah mela-kukan bagianNya biasanya jauh lebih besar. Sebab itu tunggu pimpinan Allah Mrk 4:23, lalu kita  harus taat, maka semua janji Tuhan akan digenapkan.

Waktu Daud menghadapi raksasa Goliat (1Sam 17:1; 38-40 ia taat akan suara Roh untuk menolak pakaian pe-rang Saul). Waktu menghadapi musuh Filistin yang dahsyat ia mendengar suara Roh lalu taat (2Sam 5:19, 23-24) hasilnya luar biasa. Memang kita harus bisa membedakan suara Roh dari suara pikiran kita sendiri, suara daging, suara sombong, suara takut, kuatir, nasehat  yang salah dll, maka kalau kita dengar betul (bisa menyaring) dan taat, hasilnya pasti indah. Jadi bagi kita adalah:

1. Harap Tuhan dan tinggal dalam ke-sucian (MAK DSY).

2. Percaya akan Tuhan, dgn sikap se-perti sudah menerima, tenang, dengar suara Roh lalu taat, hasilnya akan luar biasa, kita menang  sekalipun problem-nya seperti badai hebatnya.

Problem apa yang akan kita hadapi (makin dahsyat) Wah 22:11. Iblis akan memilih problem yang paling tepat un-tuk mengalahkan kita. Kadang seorang cukup kuat dalam kesucian nikah, te-tapi dalam keuangan ia lemah, maka setan akan menyerang dalam problem uang (tetapi juga bisa menyerang se-mua segi yang lain, sebab itu kita tetap harus benar dalam semua segi dan siap). Roh Kudus akan menolong kita tetap siap dalam semua segi sesuai Firman Tuhan. Kalau siap, tandanya ada sejahtera Allah dalam hati Fil 4:7, tidak gelisah atau panik, tidak takut, kuatir dll). Mungkin orang lain dalam kejujuran kuat, juga rajin dan bertang-gungjawab, tetapi dalam hal dosa2 sex ia lemah, maka iblis menyerang dalam dosa sex sehingga lebih mudah menga-lahkannya. Tetapi seluruh segi hidup harus dijaga dgn Firman Tuhan dan Roh Kudus.

Ada yang lain lemah dalam kesom-bongan, sehingga sedikit direndahkan (seperti Saul dikecilkan sedikit dari Daud, marah besar sampai habis2an, tetapi akhirnya dia sendiri yang habis). Jaga baik2 seluruh segi hidup dgn 7 KPR, Roh Kudus akan mengingatkan ayat2 janji Allah yang tepat untuk menangkis serangan2 iblis dari segala segi Yoh 14:26. Jangan takut, kita pasti menang dgn Roh Kudus Rom 8:31,37.

Jadi kekuatan kita nomer satu adalah Allah beserta kita, sebab itu kita harus tetap benar dan terus di pihakNya, dan terus taat dipimpin Roh dalam segala hal.Kalau Tuhan beserta kita, Dia lebih besar dari segala badai dan iblis di belakangNya 1Yoh 4:4, maka kita pasti menang dan tinggal se-jahtera dalam badai besar, karena Tu-han akan menyertai kita dalam meng-hadapi segala serangan dalam semua segi hidup!

Tidak cukup hanya tenang, ilmu jiwa dan logikamanusia mengajarkan kita selalu tenang supaya bisa berpkir dgn betul, cari jalan yang tepat. Kalau pikiran kita sudah kacau karena takut, gelisah, bingung, panik, kita tidak bisa berpikir dgn tenang. Meskipun bisa berpikir tenang, kemampuan kita tetap terbatas dan siasat dan cara2 iblis lebih daripada kemampuan kita sekalipun tenang. Tetapi kalau dgn Tuhan kita bisa tetap sejahtera, dgn sejahtera dari Allah dan pasti akan menang sebab Tu-han yg berperang ganti kita Kel 14:14. Kita menghadapi problem2 keuangan, penyakit, ancaman musuh, problem keluarga, pelayanan malapetaka dll yg tidak bisa diperkirakan, tahu2 terjadi. Memang kita harus punya pengertian Firman Tuhan yg cukup dalam setiap segi hidup. Yang di atas adalah penger-tian yg umum dari Firman Tuhan untuk semua problem, tetapi kita juga harus punya pengertian yg betul untuk setiap segi hidup kita lainnya Kis 20:20,27.

Dalam keuangan

Prinsip dasarnya adalah: 1Tim 6:8 ber-pada itu berarti berpada dgn jumlah yg kita miliki, kecil atau besar. Misalnya Putra manusia Yesus dan murid2Nya. Waktu limpah mereka makan dgn se-nang dan sukacita sampai orang Parisi yang iri memberi julukan makan dgn gelojoh; Bisa menikmati dgn sukacita, ini tidak salah. Waktu dalam keku-rangan sampai makan pagipun tidak ada, tetapi mereka tidak ber-sungut2, apalagi sesudah gagal men-cari2 buah pohon Ara di tepi jalan. Ini pengalaman indah, sebab ini tandanya mereka bisa berpada dalam limpah dan dalam kurang, tetap percaya, bersyukur dan menunggu pimpinan Roh lebih lanjut.

Baik dalam kekurangan, Tuhan akan cukupi dgn salah satu cara, terbukti dalam pelayanan 3,5 tahun dgn orang banyak, (lebih dari 13 orang) mereka tetap cukup, tidak pernah berhutang. Kalau dapat lebih seperti Abraham, Daud dll, mereka juga tidak berdosa se-perti orang dunia (banyak uang banyak dosa) tetapi bisa memakai dgn benar sebagai bendahara Allah. Kalau benda-haranya benar dan bisa dipercaya, ma-ka pasti Allah akan mempercayakan jumlah yang besar sesuai kemampuan-nya Ams 30:8.

Dalam kesucian bujang dan nikah.

Dosa percabulan dan zina pada akhir zaman sangat meningkat dan makan banyak korban, juga orang2 beriman yang tidak ber-jaga2 bisa jatuh dalam dosa ini.Kita harus tahu bahwa sex diciptakan oleh Allah sendiri di taman Eden (Adam-Hawa) dan itu tidak salah dalam pernikahan yang suci, itu ke-sukaan suami-istri. Juga bujang harus sadar, kalau ia harus hidup suci, meni-durkan atau mematikan nafsu sex sam-pai nikah, maka hidup pernikahan yang akan datang akan menjadi indah dan diberkati Allah sekalipun dalam Wasiat Lama. Misalnya Yusuf, bujang yang hidup suci di tengah2 kakak2nya yang berbuat banyak dosa. Waktu ia jadi budak dan orang terpenjara, ia dicobai sangat berat, tetapi tetap suci, tidak berdosa,oleh istri Potifar, dan dicobai ber-ulang2, tetap lulus. Sesudah ia Text Box: M4648 / 26 April 2026     hal 2      diangkat jadi wakil Firaun ia menikah hanya satu kali dan dapat 2 anak dan pernikahannya bahagia, sebab hidup bujang dan nikahnya suci, ia puas dgn satu istri,sehingga tidak perlu ekstra istri kedua seperti Salomo, sekalipun kedudukan dan kesempatannya besar seperti Salomo. Orang yang masa bu-jangnya penuh kenajisan percabulan, nikah tidak bisa puas dgn satu istri, apalagi dalam Wasiat Lama yang sudah umum dgn poligami. Tetapi Yusuf, juga Ayub, Henokh dll. Mereka puas, sebab nikah yang suci itu bahagia, puas dan bisa bertahan monogami sampai mati.

Begitu juga sesudah nikah kalau te-tap pelihara kesucian hidup nikah akan tetap puas dan bahagia di dalam Tu-han, sekalipun badai sex dan porno-grafi memuncak. Ingat kesucian bujang dan nikah dipelihara mulai dari hati Mat 5:28, sebab pikiran zina itu sudah dosa, sekalipun dalam Wasiat Lama Ams 23:7. Sebab itu kesucian kita itu harus sampai dalam pikiran kita (MAK DSY).

Orang seperti ini aman dalam gon-cangan2 sex yang giat di akhir zaman, tetap bisa cinta istri/ suami sendiri dan puas, terus sejahtera dan sukacita sam-pai mati atau sampai Tuhan datang.

Dalam kerendahan hati.

Orang mudah sombong kalau sukses, apalagi kalau dipuji orang banyak itu jadi jerat yg mengikat erat Ams 27:14; 29:5, ini untuk orang Kristen yang buta. Tetapi kalau matanya celik bahwa se-tiap orang itu didukung dgn 5 macam subsidi Allah pasti mengerti bahwa se-mua sukses itu juga dari Allah, sehing-ga tidak mudah jadi sombong, sebab tahu semua itu dari Tuhan 1Kor 4:7, apalagi kalau ekstra dipakai Tuhan dgn luar biasa, itu juga dari Tuhan 2Kor 4:7. Kalau kita sadar, ingat pemeliharaan (subsidi) Allah yg luar biasa Mat 6:26-34, sekalipun sukses tetap rendah hati dan bersyukur pada Tuhan, apalagi kalau mengalami saat2 tidak berdaya seperti Eli, Musa, ia makin sadar, bah-wa semua dari Tuhan, ktia ini hanya terima anugerah Allah.

Ilustrasi: Kita ini hanya seperti supir mobil yang sangat bagus dari Allah, kalau tidak taat, Tuhan bisa ambil supir lain sebagai gantinya. Harus tetap rendah hati (Mat 23:12), sehingga awet dipakai Tuhan sampai selesai semua rencanaNya dalam kita. Wai orang sombong akan dibuang dan lenyap. Se-baliknya kalau kita kecil dan diren-dahkan, orang yang rendah hati bisa tahan, sebab memang kita bukan apa2, Tuhan akan mengangkat orang yang rendah hati untuk jadi makin tinggi selama tetap mau rendah hati, juga waktu direndahkan tidak marah, tidak bereaksi dosa.

Jadi kalau dalam menghadapi ber-macam2 pencobaan,kita tetap tumbuh dalam kesucian Tuhan dgn pengertian Firman yg terus bertumbuh, kita bisa tahan tetap rendah hati waktu dikecil-kan (dihina) atau ditinggikan, sebab ta-hu dan yakin bahwa semua itu dari Tuhan.

HIDUP UNTUK APA?

1. Bertahan dan maju dalam hidup jasmani. Ini dgn sendirinya jadi pergu-mulan kita setiap hari, baik dalam ke-uangan, kesehatan, keluarga, dalam semua segi hidup. Tujuan hampir se-mua orang dunia supaya sukses dan jadi bahagia selagi hidup. Tetapi ini tidak cukup. Zakheus sangat kaya, bisa beli apa saja, tetapi hatinya tetap kosong. Juga perempuan Samaria, juga pemuda kaya yang bertemu Putra ma-nusia Yesus. Bahkan Salomo terus haus sekalipun sudah begitu banyak dosa-nya (istrinya), dan ia terus menambah mencari segala kesukaannya, tidak pe-duli itu dosa atau tidak, sehingga Tu-han murka padanya 1Raj 11:9, Salomo tetap belum puas, hatinya makin ko-song, ini yang tidak dimengerti oleh raja yang bijak ini.

2. Fil 1:21. Justru hidup untuk Tu-han, itu yg membuat kita punya sum-ber sejahtera, kekuatan dan keme-nangan Yoh 4:14. Tuhan jadi mata air hidup kita dalam segala segi. Justru salib Kristus itu ringan dan senang adanya Mat 11:28. Justru salib itu kata kunci Surga yang tiada taranya Wah 4:8. Tuhan Yesus itu sungai air hidup bagi kita sampai hidup yg akan datang, sampai kekal.  Tetapi kesukaan dosa itu hanya senang sementara, tetapi men-derita selamanya. Dosa itu kata kunci Neraka, tidak pernah puas lagi, terus haus Yoh 4:13.

3. Hati yang dipuaskan dalam ke-sucian itu terus bahagia dan sukacita untuk selamanya Yoh 4:14, Rom 14:17, Fil 4:4, sekalipun dalam penderitaan di penjara dll yang begitu banyak, Paulus bisa bersukacita Kis 16:25, juga Petrus Kis 12:7.

4. Orang percaya punya tujuan hidup yg mulia dan kekal. Sekalipun menderita begitu banyak sengsara salib dalam dunia seperti Paulus, Laza-rus dll, tetapi justru mereka puas da-lam dunia, mereka puas, sukacita dan itu bersambung ke Surga. Ini mencakup segala macam bentuk hidup dalam Tuhan, lebih2 yg terus meningkat ma-kin seperti Kristus, dan inilah tujuan hi-dup yg sebenarnya yg juga adalah tu-juan Allah waktu menciptakan manusia utnuk diolah dalam dunia menjadi sperti Allah yang kekal Kej 1:26-27. Di dunia justru hidup yang seperti orang perang Ay 7:1 dgn banyak pergumulan, itu menghasilkan kemenangan dan kemuliaan yg makin besar dan kekal. Lebih banyak bergumul mematikan da-ging (itu juga limpah sengsara daging), tetapi menang, ia akan lebih mulia di Surga, jadi kesukaan abadi yang indah dalam segala segi2nya Ibr 12:2. Kesu-kaan yang kekal itu mengalir mulai di dunia yang penuh derita dan air mata. Bukan nanti di Surga, tetapi sudah dimulai di dunia ini, sebab itu segala kesukaran dan penderitaan di dunia ini akan jadi kemenangan dan pertum-buhan rohani yang mulia dan kekal, bahkan mautpun tidak lagi menyengat tetapi jadi peringatan kemenangan ke-muliaan yang kekal 1Kor 15:55.

Semua angin ribut dunia karena Kristus, sesudah menang akan jadi kemuliaan yang kekal dan indah Rom 8:28, 1Kor 2:9. Sebab kalau hidup benar, maka semua sengsara yang di-alami akan menjadi kesukaan dan kemuliaan dan akan terus bersambung di Surga kekal. Jadi semua kesukaran karena Kristus (salib) itu jadi bahan pengolahan untuk kemuliaan abadi Luk 24:26, Rom 8:18, Ibr 2:9-10, 1Pet 1:11; 4:13; 5:1,10. Ini kuncinya, berani men-derita sengsara karena Kristus, kita dapat kemuliaan yg kekal dalam Surga, termasuk pertolongan selama di du-nia. Misalnya dalam kekurangan ke-uangan karena Kristus (bukan sebab malas, bukan sebab dosa, iri, dusta dll), kita terima dgn sukacita dan syukur, itu akan berubah menjadi pertolongan Tu-han yg heran. Mau mengalami kesukar-an karena Kristus sampai menang di dunia, maka  pertolongan Tuhan akan datang dan kemuliaan ini akan bersam-bung terus di Surga. Paulus mau mene-rima penderitaan penjara dgn sukacita, lulus, langsung mengalami pertolongan Tuhan berupamujizat yang besar. Juga dalam keuangan, Ishak mengalami penderitaan dan tidak bereaksi dosa, sumur2nya ditimbun, semua diganggu, ia tidak ber-sungut2, tetap bersyukur pada Tuhan dan menang, maka perto-longan Tuhan datang dan hasilnya jadi 100 kali ganda. Kej 26:12-13; 14-16. Ia menang dan menjadi makin mulia dalam Tuhan dan terus bersambung di Surga.

Orang dosa menghadapi kesukar-an, untuk menyelesaikannya ia berani bertindak dgn dosa, menghalalkan se-gala cara, benci, dusta, tipu, tetapi kita tetap hidup benar sekalipun itu sakit, menderita bagi daging, melawan orang2 jahat seperti ini, tetapi pada saatnya untuk orang yg menang, Tuhan bisa memberkati banyak, bahkan roha-ninya makin mulia, bahkan bersam-bung terus di Surga kekal. Juga seka-lipun dihancurkan di dunia tetapi tidak bereaksi dosa, ia makin mulia di ha-dapan Tuhan dan bersambung di Sur-ga. Jangan kuatir, Tuhan sanggup memberi dgn limpah asal jangan be-reaksi dosa, tetapi jadi berkat. Juga da-lam kerendahan hati, dihina dan dike-cilkan, kita tidak sakit hati atau benci, maka Tuhan akan mengangkat kita tinggi seperti pengalaman Daniel, Sadrakh, Mesakh dan Abegnego.

Dalam keadaan yang sepi dan men-derita, orang2 yang mencari kemuliaan Surgawi itu tidak menangisi nasib yang celaka di dunia, tetapi bergembira, pa-kai semua kesempatan untuk tumbuh dan ber-buah2 makin banyak. Paulus dalam penjara tidak stress, dukacita, merana, tetapi menyanyi, bersaksi, menulis surat2 dari ilham Tuhan begitu banyak sebab tahu bahwa sengsara ka-rena Kristus itu akan berubah menjadi kemuliaan yang kekal 1Pet 4:14; 5:10. Kita tetap harus kerja dgn rajin dan su-kacita, tetap beribadah dan menunai-kan tugas2 kita dgn bersyukur, maka semua itu akan diubah Tuhan jadi kemuliaan ilahi yang akan dilanjutkan dalam Surga kekal.

Ini kuncinya untuk mengalami per-tolongan Tuhan yang limpah ruah, yaitu hidup benar sesuai Firman Tuhan dipimpin Roh, terus bersukacita karena Salib à maka apa saja yang kita per-buat sesuai dgn kehendak Tuhan ak-hirnya jadi indah untuk kekal. Tetapi kalau terus hidup dalam dosa tamak, bercintakan yang fana, menghalalkan segala cara, limpah dgn segala kesu-kaan dosa untk cari kemuliaan fana, akhirnya pahit, celaka dan diteruskan dalam penderitaan yg kekal di Neraka kekal. Pasti datang pertolongan dari Tuhan kalau kita mau menderita seng-sara karena Tuhan dan tetap bersikap benar, tidak bereaksi dosa, sampai me-nang, maka semua akan berubah jadi kebaikan dan hal2 yg indah dan ajaib 1Kor 2:9, dan diteruskan dalam Surga kekal.

Jangan terus bercintakan dunia, pe-nuh dgn persungutan dan segala ma-cam siasat dan dosa yang jahat, akan limpah dgn kepahitan dan celaka dan bersambung dalam sengsara kekal di Neraka.

Nyanyian:

Salib hentar aku trus.

Scroll to Top