M4636 – Berjalan Dengan Allah, Berlomba di Dunia

I. CARA HIDUP ORANG BERIMAN

Cara hidup orang beriman di dunia diumpamakan ber-macam2, supaya kita hidup berkenan pada Tuhan dan tumbuh sampai menjadi seperti Dia. Misalnya hidup itu seperti:

1. Orang perang, terus perang, terus menang sampai terakhir. Jangan terakhir kalah, celaka, bisa masuk Ne-raka Ay 7:1. Musuh kita adalah setan. Dgn Allah kita pasti menang.

2. Seperti tanah liat diolah pen-junan supaya kita tahan, tahan diolah menjadi bejana yang indah Yes 64:8; 45:9, Yer 18:2.

3. Seperti mengerjakan talenta2 Mat 25:14-30 untuk diperdagangkan sampai berhasil dua kali lipat.

4. Seperti carang anggur atau po-hon ara yang harus menghasilkan buah Yoh 15:1-8, Luk 13:6-9.

5. Seperti pertumbuhan bayi sam-pai dewasa seperti Kristus. Ef 4:13.

6. Seperti dalam Kemah Suci tum-buh dari Pintu Gerbang sampai Tabut Ibr 10:19-20.

7. Seperti perlombaan wajib yang satu ini akan diterangkan.

Di dalam semuanya ini kita harus terus berjalan dgn Allah supaya ren-cana Allah dalam hidup kita bisa jadi dalam segala seginya.

A. Berjalan dgn Tuhan. Kalau seorang berjalan dgn Allah, maka hidupnya pas-ti berkenan pada Tuhan dalam segala segi hidup dan terus lapar dan haus akan Firman Tuhan, sehingga tumbuh dalam pengertian Firman Tuhan dgn limpah Kol 1:10, Mat 13:11-12. Me-mang dalam hidup se-hari2 segala segi hidup harus dicocokkan dgn Firman Tuhan, maka hidupnya akan sesuai dgn rencana Allah yang sempurnayang su-dah dibuatkan Allah bagi masing2 anak Allah Ef 2:10, 1Kor 12:6, Rom 2:11. Kalau kita terus taat ikut pimpinan Roh Kudus dalam kesucian sesuai Firman Tuhan, ini tidak sulit, rencana Allah akan jadi.Kalau berdosa itu mulai reng-gang dari Allah, bahkan kalau hari itu tidak bertobat (Ibr 3:15), bisa terpisah dan keluar dari jalan dgn Allah, jalan salah, sesat, sebab keluar dari jalannya Allah.

Henokh sungguh2 hidup dgn Allah, sehingga hanya dalam 1/3 jatah umur hidupnya (rata2 umur waktu itu lebih kurang 1000 tahun) ia sudah jadi sempurna dan terangkat naik ke surga. Kalau bisa sebelum habis jatah umur kita, kitasudah dapat menyelesaikan semua rencana Allah (70-80 tahun Maz 90:10) seperti Henokh, tergantung masing2.

Nuh lebih kurang 120 tahun berjalan dgn Allah (Kej 6:9), sudah lulus dari air bah (waktu berumur 600 ta-hun), tetapi sampai 950 tahun ia belum jadi sempurna,seharusnya sekitar umur 600 tahun Nuh bisa jadi sempruna, sebab waktu dalam bahtera, itu pun-cak2 hidup rohani Nuh, hidupnya se-perti dalam Eden. Tapi sayang, sesudah keluar bahtera, Nuh mabuk dan te-lanjang; mengutuki anaknya, belum jadi sempurna.Coba Nuh berjalan sedikit lagi dgn Allah, ia sudah jadi sempurna.

B. Kita berlomba dalam dunia, sebab:

1. Jatah umur hidup kita dalam du-nia terbatas.  Kita harus segera menye-lesaikan rencana Allah dalam hidup yang terbatas ini, harus berlomba dgn waktu!

Jatah umur mula2 lebih kurang 1000 tahun, Henokh hanya hidup 350 tahun (300 tahun berjalan dgn Allah), dan ia menjadi sempurna, keluar dari dunia ke Surga.

Jatah umur terus turun, Abraham 175 tahun (Musa 120 tahun jadi sem-purna), Yusuf 110 tahun, Daud 70 tahun, Elia kira2 70-80 tahun. Mereka ini menyelesaikan rencana Allah. He-nokh “berlomba” sehingga hanya dgn 1/3 umurnya ia selesai dan jadi sempurna.

Kita harus berusaha supaya grafik rohani kita terus meningkat, istimewa dalam masa tua/ akhir, kalau bisa sampai ke puncak. Kalau Tuhan masih memberi umur itu bukannya tanpa maksud atau ngawur (Tuhan juga akan memberi tubuh yang cukup sehat dgn iman dgn iman untuk bisa menyele-saikan rencanaNya3Yoh 2). Kalau ada dosa dan kekurangan harus segera di-betulkan supaya terus meningkat; yang terbaik tetap tinggal dalam kesucian. Jangan pensiun untuk rohani, itu nantidi Surga saja, sebab di Surga tidak ada kesempatan lagi untuk tumbuh.

2. Cara memakai atau memiliki perkara2 duniawi 1Kor 7;31. Hidup kita di dunia hanyasementara, sebab itu perkara2 duniawi kita pakai juga untuk sementara, lalu ditinggal semua-nya Luk 12:20-21. Bagi orang dunia miliknya di dunia ini satu2nya miliknya, sebab tidak percaya, padahal sesudah mati semua ditinggal.Ini sikap seperti Marta, hanya memiliki yang fana, tidak punya yang kekal, tetapi Maria punya yang kekal, itu yang betul. Kalau Tuhan beri, Kita boleh punya milik yang lim-pah seperti Abraham, seperti Daud Ams 30:8, tetapi ingat jangan bercin-takan hal itu dan terikat, sampai me-nyebabkan dosa, tetapi pakai sebagai bendahara Allah yang setia dan taat, sebab satu kali kita tinggal memper-tanggungjawabkan, sebab semuanya akan ditinggal! Jangan mencintai isi dunia Yoh 2:16-17, sebab semua harus dipertanggungjawabkan sebagai ben-dahara Allah.

Dalam perlombaan yang wajib ini, lepaskan segala percintaan atau ikatan dgn yang fana, supaya bisa lari dgn cepat untuk melakukan rencana Allah yang indah dan kekal (tumbuh seperti Kristus dalam kesucian sampai sem-purna, ber-buah jiwa2, melakukan se-mua kehendakNya dll) Ibr 12:1. Pakai dunia ini tetapi dgn bebas, tidak ada ikatan, tidak ada yang bisa membuat dosa atau jerat.

3. Jalani rencana Allah selengkap mungkin, itu yang terbaik untuk kekal. Kalau ada dosa, lebih2 keras hati dalam dosa, itu lama dan banyak merusak, harus langsung dibuang sampai bersih juga dalam pikirannya Ibr 3:15. Dosa membuat orang keluar dari ril Allah dan rencana Allah dalamnya jadi batal, bahkan hilang sama sekali kalau keras hati atau tetap cinta dunia dan isinya seperti Yudas, Gehazi, Achan dll. Kita harus selalu dipimpin Roh dalam kesu-cian dan terus taat melakukan kehen-dak Allah, maka kita akan selalu di ril Allah dan mengalami stasiun2 rencana Allah yang indah untuk kekal.

Biar kita limpah dgn 7 KPR dalam kesucian, sehingga makin bertambah, lebih2 dalam pengertian Firman Tuhan Mat 13:11-12, naik terus dalam Ruangan Suci, sehingga bisa tembus Tirai Ibr 6:1,19, yaitu daging mati sepe-nuhnya, ini sama dgn lahir sempurna dari Allah 1Yoh 3:6,9; 5:18, Wah 12:5, sehingga jadi sempurna seperti Kristus. Ini target dan tujuan hidup di dunia, seperti yang sudah direncanakan Allah dari permulaan menciptakan manusia Kej 1:27.

4. Lari lebih cepat dalam per-lombaan Fil 1:27; 3;14. Bagaimana bisa berlomba lebih cepat? Kalau kita tum-buh dalam kasih Kristus selain kesu-cian, sebab dgn demikian kita bisa ber-sekutu dalam tubuh Kristus dgn efektif, yaitu bersekutu dalam Roh (Ef 4:3) sesuai dgn Firman Tuhan (Maz 119:63), dan Kristus jadi Kepala tubuh Kristus. Ini caranya untuk bisa tumbuh dan ber-lomba dgn cepat yaitu dalam perse-kutuan tubuh Kristus. Baik dalam iba-dah bersama (setia berbakti bersama itu sangat banyak faedahnya, harus makin lebih lagi Ibr 10:25), sehingga kita bisa saling tolong menolong, saling menasehati dan saling melengkapi dan bekerjasama dalam kasih dan kesucian 1Yoh 1:7 dalam pimpinan Roh Kudus. Dgn demikian kita, Gereja Tuhan bisa tumbuh dan lari dgn cepat dalam per-lombaan ini sampai menjadi sempurna seperti Kristus.

Kalau tidak bisa bersekutu dalam kesucian dan kasih, dalam pimpinan Roh dan sesuai Firman Tuhan, maka tidak bisa bekerjasama, tumbuhnya sangat pelan atau macet, sebab iblis masuk, merusak dan mengacau tubuh Kristus, apalagi kalau ada dosa, sebab tidak ada kasih, tetapi benci atau tidak suka!

Hanya ada dua pilihan, kasih atau benci. Jangan beri tempat pada rasa tidak suka apalagi benci, kita harus saling mengampuni, baru bisa kembali bersekutu, baru bisa tumbuh dgn cepat. Harus setia dalam kandang atau rumah bapa2 masing2, tahu batas dan peraturannya, dan ada persekutuan antar rumah bapa2, sehingga bisa tumbuh bersama dalam kesucian dan kasih, dalam Roh dan sesuai Firman Tuhan, bisa tumbuh dgn indah, lebih cepat sampai menjadi tubuh Kristus global yang sempurna Wah 12:11.

A. Jangan lupa setia dalam persa-tuan ilahi  pada Allah tiasa seperti Wah 12;1 (Tiasa 1Yoh 5:7 setia pada kesatuan ilahi Bapa, Putra dan Roh Kudus).

A.1. Cinta Kristus, yaitu Firman, Yoh 14:21,23, sehingga lapar dan haus akan Firman Tuhan (yaitu “bulan” da-lam Wah 12:1). Ia akan tumbuh terus sebab Firman menjadi daging, terus tumbuh seperti Kristus dan masing2 punya jabatan atau bagian dalam tu-buh Kristus, jangan nganggur. Ini sangat indah dan perlu untuk bisa lari dalam perlombaan yang wajib ini.

A.2. Juga setia dan taat dipimpin Roh, sesudah lahir baru, punya ke-adaan baru, tabiat baru (dibantu pin-jaman buah2 Roh) dan kemampuan baru (dibantu pinjaman karunia2 Roh) sehingga kita tumbuh indah dan dalam Wah 12:1 seperti perempuan (Gereja) bermahkotakan 12 bintang.

A.3. Setia, maju terus dalam ril Allah, sehingga rencana Allah yang mu-lia dan lengkap bisa jadi dalam hidup kita se-hari2 1Kor 12:6, Ef 2:10(Dalam Wah 12:1 seperti matahari) dan dgn demikian menjadi paling indah, seperti Allah Yoh 10:35.

B. Setia dalam hidup nikah yang sudah dimulai dalam Eden antara ciptaan yang mula2 yaitu Adam dan Hawa Kej 2:24. Cerai itu hidup nikah yang rusak, terutama oleh dosa zina sebab tidak lagi ada cinta dalam suami-istri Mat 19:4-5,8-9. Tetapi nikah yang betul itu makin tumbuh dalam cinta, sehingga keduanya menjadi satu, bahkan turun temurun sampai anak cucunya.

Harus setia dalam suami-istri yaitu hidup dalam kesucian nikah, tidak ada orang ketiga sampai dalam pikirannya Ibr 13:5, Mat 5:28, sehingga cintanya terus tumbuh (1+1=1) bahkan sampai masuk Surga.

C. Setia dalam tubuh Kristus. Baik dalam tubuh Kristus lokal (Luk 15:4-5, Mat 9:36, Mrk 6:34) sampai tubuh Kristus global (yang akan nyata pada penamatan rencana Allah Wah 12:1).

Ini adalah setia dalam kesatuan ilahi yang tidak bisa dimengerti oleh pikiran manusiawi (matematika 3,2, banyak bukan = 1).

Kalau kita bisa bersekutu dgn betul dalam persekutuan ilahi ini, maka kekuatan kita dalam pelayanan dan perlombaan ini sangat besar. Lima orang bersekutu dalam kesatuan ilahi, kekuatannya ber-sama2 naik sampai 100 kali ganda. 100 jadi seperti 10.000 orang. Luar biasa, sekalipun dalam sikon yg jahat (Wah 2:11) Gereja atau tubuh Kristus tetap tumbuh dalam kesucian sampai jadi sempurna! Sebab bersatu dalam kesatuan ilahi, sehingga dalam perlombaan di dunia kita lari dgn cepat dan menang dan jadi seperti Kristus.

II. TINGKAT2 PERLOMBAAN DALAM DUNIA

1. Dosa2 segala tingkatan, di Luar Halaman. Ini orang yang bertuhankan mammon dan perkara2 dunia lainnya Mat 6:24. Ia jadi budak mammon yang aktif, sehingga Firman Tuhan dilanggar seperti Achab, Gehazi, sukar bertobat, padahal kalau bertobat diampuni.

2. Dosa manusiawi lawannya Ha-laman. Ini orang beriman, percaya, tetapi berlomba mengejar uang dan segala kesukaan dosa dan duniawi. Ini banyak dalam Gereja Sardis, Tiatira dan banyak Gereja2 jalan lebar di akhir zaman Wah 2-3. Sekalipun percaya, te-tapi bertuhankan mammon dan dunia, mendua, sebab itu diludahkan keluar oleh Tuhan, tetapi dianak emaskan oleh iblis Wah 2:13.

3. Dosa dalam roh setan, lawannya Ruangan Suci. Ini perlombaan yang sudah sampai dalam ikatan oleh dosa dan dikuasai dgn roh mammon dan roh dunia lainnya. Yang percaya, Tuhan bisa bebaskan seperti orang yang dirasuk legion, jadi pulih kembali asal mau, sebab kalau sudah dosa sempur-na, lawannya tingkat Ruangan Maha Suci, tidak bisa bertobat lagi, sudah sempurna dalam dosa.

4. Dosa sempurna lawannya Ruangan Maha Suci, ini seperti iblis dan antikris. Sudah terlambat. Jangan keras hati dalam dosa. Tingkat dosa dalam roh setan pun sudah sulit, tidak mau bertobat, tetapi dosa sempurna mutlak tidak bisa bertobat seperti Antikris dan iblis. Sebab itu kita harus berlomba dgn betul dalam kesucian dipimpin Roh.

III. TINGKAT2 BERJALAN DGN ALLAH

1. Di Luar Halaman. Ini berarti hidup dalam segala tingkatandosa, ini sebetulnya berjalan dgn iblis. Ada orang Kristen yang ke Gereja, tetapi tidak mau bertobat, ia hanya ada di muka rumah Allah yaitu di Luar Ha-laman dan satu kali akan diserahkan pada iblis dan Antikris Wah 11:2. Seka-lipun namanya Kristen tetapi adalah anak iblis 1Yoh 3:10. Hati2, termasuk yang undur seperti Saul, lihat Mat 7:21-23.

2. Tingkat Halaman. Ini orang yang jatuh bangun dalam dosa, mendua dgn du nia, matanya buta, tidak punya iman, hidup dgn kekuatan sendiri seperti babi dan anjing 2Pet 2:22.

3. Tingkat Ruangan Suci. Ini Kristen lahir baru, hidup sebagai anak2 Allah dgn tabiat dan kemampuan ilahi. Prak-tekkan dgn iman, hiduplah sebagai anak2 Allah yang suci dan taat Firman Tuhan.Lebih2 dgn 7 KPR yang limpah, kita jadi orang2 yang luar biasa seperti Elia Yak 5:17, Maz 60:14. Ini orang2 yang beriman yang betul2 berjalan dgn Allah dalam kesucian, dgn hikmat dan kuasa Allah sebab terus dipimpin Roh, penuh dan limpah pengurapan Roh Kudus yang bisa tumbuh terus sampai sempurna! Ia betul di dunia tetapi berlomba untuk mencari dan mencapai yang kekal Mat 6:33. Perkara2 dunia bukan nomer satu tetapi hal2 yang fana, boleh dipakai kecuali Allah punya rencana yang lain tetap taati Dia. Tuhan ingin kita bisa tumbuhseperti Dia Mat 5:48,

4. Tingkat Ruangan Maha Suci = Sempurna. Sempurna adalah keadaan Allah dan kita tidak bisa mengerti seluruh tanda2 dan keadaan yang sem-purna, sebab itu adalah seperti Allah sendiri. Tetapi rencana Allah membuat kita jadi sempurna seperti Allah Mat 5:48, dan dalam Alkitab ada begitu banyak ayat2 yang menulis tentang sempurna. Ada berapa tingkat dalam kesempurnaan kita tidak tahu, tetapi ada sedikit yang kita tahu, sekalipun tiga Pribadi Allah itu sempruna, tetapi tetap Bapa lebih besar dari Putra Yoh 14:28, 1Kor 11:3. Jadi masih ada tingkatan2 dalam kesempurnaan dan yang paling tinggi adalah Bapa. Sem-purna itu terlalu besar untuk kita ketahui, tetapi sebab Allah ingin kita jadi sempurna seperti Dia (sekalipun dalam tingkatan yang lebih rendah), tetapi adalah kehendak Allah untuk membuat kita sempurna seperti Dia Mat 5:48. Ada banyak ayat2 yang menjelaskan seperti Mat 19:21; 17:23, Kis 3:21, Rom 12:2,13, 1Kor 2:6; 13:10; 14:20, 2Kor 10:6; 13:9, Ef 4:13, Fil 3:12,15, Kol 1:28; 2:10; 3:14; 4:12, 1Tes 5:23, 2Tim 3:17, Tit 1:13; 2:2, Ibr 6:1,19; 11:40; 12:23; 13:21, 1Pet 4:7; 5:10, Yak 1:4,25; 2:22; 3:2, 1Yoh 2:5; 4:12; 4:17-18.

Mungkinkah kita menjadi sempur-na (hasil akhir berjalan dgn Allah dan menang perlombaan ilahi di dunia). Nubuatan Firman Allah, ada banyak ayat2 menjanjikan bisa! Ada 144.000 orang sempurna seperti Putra manusia Yesus Wah 14:1. Tergantung dari orang yang mau terus dipimpin Roh, berjalan dgn Allah kalau mau taat, termasuk setia di jalan salib (jalan sempit, ril Allah) sampai ujungnya (Golgota, da-ging mati sama sekali, juga termasuk mati syahid seperti Yohanes Pembap-tis). Hal ini pasti bisa jadi.

Dalam Wasiat Lama ini tidak mungkin (Ibr 11:40) kecuali dgn iman seperti Henokh Ibr 11:5. Tetapi dalam Wasiat Baru Tirai sudah dipecahkan oleh Kristus dan orang tebusan bisa masuk Ibr 10;19-20.

Bagaimana caranya? Dalam skema Kemah Suci jalannya sangat jelas yaitu dari Pintu Gerbang sampai Tirai, sudah jelas dan untuk orang yang percaya dan mau taat, setia dan terus me-ningkat sampai akhir itu bisa jadi! Con-toh yang jelas adalah Putra manusia Yesus Yoh 14:6, 1Kor 11:1. Jangan dipi-kir dgn akal, jangan melihat kegagalan2 yang ada, yang penting sudah bertobat sungguh2 dan mau terus taat pasti kita maju terus dalam ril Tuhan sampai puncak tertinggi sesuai kasus masing2. Daud sudah bertobat, tetapi terlambat. Ia diampuni, tetapi rencana puncak rusak. Ayub tetap taat dan jadi sem-purna. Lebih2 orang dalam Wasiat Baru. Penjahat besar bertobat, diam-puni, masuk Surga 1Kor 3:15, tetapi gundul tidak ada pahalanya. Allah itu baik, murah, tetapi adil sesuai dgn kesungguhan kita masing2. Jangan lupa ada ujian akhir untuk jadi sempurna, sangat jelas dalam Ayub, Yohanes Pem-baptis, Yusuf dll, mereka lulus. Juga pada akhir zaman untuk penamatan Wah 3:10, Luk 21:34-36. Tetapi kalau diantara orang2 suci yang sudah sam-pai Tirai, akanada ujian akhir baginya. Dgn Tuhan semua akan jadi, digenap-kan! Tumbuhlah terus dalam pimpinan Roh (berjalan dgn Allah) sesuai Firman Tuhan (menang dalam perlombaan rohani, mati dari segala kedagingan Ibr 12:1).

Meskipun sulit, Roh Kudus akan bertahap membawa kita sampai me-ngerti semua kebenaran Allah, juga tentang kesempurnaan ini Yoh 16:13. Ada hal2 yang sulit seperti Allah yang Maha kuasa dan kekal, tidak bisa kita bayangkan. Tetapi ada hal2 yang mulai bisa kita kenali, misalnya Yak 3:2 orang yang sempurna itu tidak ada kata2 yang salah dan kita bisa belajar hal ini, lebih2 kalau dipimpin Roh.

Masuk dalam Ruangan Maha Suci, dgn lahir sempurna oleh Allah, mutlak tidak lagi berdosa. Sempurna juga berarti kasihnya sempurna 1Yoh 4:12, artinya tidak ada benci sama sekali, tetap mengampuni orangnya dan membenci dosanya. Musa yang seperti Kristus, sekalipun orang Israel begitu jahat dan melawan dia, waktu mau dibinasakan Tuhan, ia masih mintakan ampun bagi mereka, bahkan mau menanggung dosa2nya, tetapi Tuhan tidak mau Kel 32:32.

Juga 12 permata di lempeng dada Imam besar adalah lambang sifat2 kesempurnaan.

KESIMPULAN

Jangan menilai dgn akal, tetapi perca-yalah akan janji Allah dan taat dipimpin Roh dalam setiap hal. Kalau toh ada dosa, saat ini juga bertobat Ibr 3:15. Jangan tunggu 1 tahun seperti Daud atau terlambat seperti Saul, Achan dll.

Buang semua dosa apapun dan tumbuh bertahap. Taati apa yang hari ini harus ditaati, jangan ditunda, maju terus dalam pimpinan Roh. Untuk setiap orang Allah sudah membuatkan rencana sampai sempurna Ef 2:10, 1Kor 12:6, Rom 2:11, kalau mau taat akan terus tumbuh bertahap. Apa yang harus diselesaikan hari ini, taat, laku-kan sesuai pimpinan Roh Kudus, akhir-nya orang yang taat, akan…. sempurna, itu janji Allah, sesuai keadaan dan ketaatan masing2.

Scroll to Top