MA-28. HOSEA dan PENDAHULUAN KEINDAHAN KITAB-KITAB NABI KECIL

I. NUBUATAN DALAM KITAB NABI2

Dalam Alkitab ada:

1. Janji Allah. Tergantung dua pihak. Kalau manusia memenuhi syarat-nya, janji2 Allah jadi.

2. Sumpah, misalnya pada Abraham Kej 28:16-18, sebab Allah tahu lebih dahulu bahwa Allah bisa setia sampai mati, Allah bersumpah bagi Abraham.

3. Vonis Allah adil, baik untuk orang benar dan orang dosa. Vonis bisa batal, seperti pada Niniwe.

4. Nubuat dalam Alkitab. Tidak tergantung dari siapapun, pasti jadi 100%, bukan spekulasi.

Kalau mengerti Amos 3:7 untung, bisa bersedia dan pilih yang terbaik, itu kehendak Allah. Kalau taat, bisa ikut pengangkatan, jadi sempurna. Belum semua rahasia nubuat terbuka, yang mengerti dan taat (oleh Roh Kudus Yoh 16:13) bisa mengalaminya. Kalau be-lum mengerti, simpan dalam hati arti harfiahnya seperti Maria Luk 2:19,51.

II. MAKSUD PELAJARAN NABI2 BAGI KITA

Sebelum penamatan rencana Allah, se-mua rahasia Firman Tuhan akan terbuka Mat 10:26-27 (Amos 3:7).

Untuk apa? Gereja akan disempur-nakan sebelum pengangkatan, meski-pun yang sempurna hanya 144.000 orang (Wah 14:1) dan yang lain ada dalam tingkat2 di bawahnya, dari yang tertinggi sampai yang terendah; semua mendapat kesempatan untuk mening-kat se-tinggi2nya sampai sempurna, is-timewa pada masa penamatan ini. Justru untuk bisa bertumbuh ke arah kesempurnaan, Tuhan akan mengirim hujan Akhir dgn kegerakan Roh Kudus yang besar (minyak zaitun), kegerakan Firman Tuhan (gandum) dimana semua rahasia Firman Tuhan akan terbuka dan kegerakan sukacita ilahi (anggur) Ul 11:14; semua ini untuk menum-buhkan Gereja sampai sempurna da-lam penamatan rencana Allah. Kita perlu mengenali seluruh kebenaran Fir-man Tuhan. Sampai dimana kita me-ngerti kebenaran Firman Tuhan, sam-pai disana kita bisa tumbuh dan me-nang 1Sam 14:30.

Juga buah2 kehidupan kita itu akan bertumbuh sesuai dgn pengertian Firman Tuhan yang kita taati Mat 13:23. Sebab itu setiap orang beriman perlu belajar semua kebenaran Firman Tuhan Kis 20:20,27.

Pakai lebih banyak waktu dan hati untuk belajar taat akan kebenaran2 Fir-man Tuhan. Ini membutuhkan waktu, yang bisa kita berikan sesuai dgn keadaan dan pengorbanan, dan kecin-taan kita masing2 akan Firman Tuhan. Kita tetap bekerja, sekolah, berusaha dan pelayanan, tetapi harus disediakan dan dikorbankan cukup waktu untuk terus belajar Firman Tuhan yang makin lama makin terbuka sampai tuntas, ter-masuk rahasia2 dalam 12 kitab Hosea sampai Maleakhi ini.

Kitab nabi2 kecil ini biasanya kurang dikenal. Sebab itu pada saat2 menje-lang pembukaan semua rahasia Firman Tuhan, baiklah kita belajar se-dapat2-nya dari 12 kitab nabi2 ini, mempelajari dan mentaati semua kebenaran di dalamnya yang sudah terbuka seka-rang. Sebab itu dalam pendahuluan kitab nabi2 kecil ini, kita akan belajar garis besar dari setiap kitab Hosea sampai Maleakhi, lalu kita teliti  satu atau dua pasal permulaan dan ayat2 penting yang sudah terbuka dari setiap kitab. Dgn demikian kita punya se-jumlah pengertian dan pegangan ten-tang kitab nabi2 ini, supaya waktu pembukaan seluruh Alkitab, termasuk 12 buku ini, kita sudah punya patokan pengertian tentang setiap kitab2 ini, supaya pengertian kita akan seluruh rencana Allah bisa terus bertambah, termasuk dalam 12 kitab ini.

III. BEDA KITAB NABI2 BESAR DAN NABI2 KECIL

Disebut nabi kecil, hanya karena jum-lah pasal atau isinya sedikit, tetapi isinya adalah sama2 Firman Tuhan dari Allah yang nilainya semua sama dan ditujukan untuk semua umat Tuhan. Ada yang menyebut 12 kitab nabi2 ini sebagai kitab 12, tetapi nilai besar kecil yang sesungguhnya adalah penilaian dari Tuhan, atau kitab HoMal (Hosea sampai Maleakhi).

Kalau tentang besarnya, semua nabi2 kecil ini jumlah pasalnya adalah 67 pasal, lebih besar dari Yesaya. Sebab itu jangan dikecilkan.

Contoh salah satu ayat di dalamnya, misalnya Amos 3:7 adalah janji Allah yg luar biasa, yaitu sebelum satu peristiwa terjadi, rahasianya sudah dibukakan le-bih dahulu pada umatNya, supaya umat Tuhan bisa dipersiapkan baik2, sehingga bisa lulus dalam pencobaan2 yang berat dan tumbuh dgn maksimal.

Sekarang ini kita sudah bisa belajar tentang jadwal akhir zaman meskipun belum lengkap, sebab belum semua terbuka lengkap, tetapi sudah cukup untuk jadi pegangan kita hari2 ini. Dan siapa yang sudah mempunyainya, Tu-han akan menambahi lagi, begitu seterusnya sampai lengkap semuanya Mat 13:12.

Perlu diperhatikan bahwa Alkitab su-dah genap, tidak boleh lagi ditambahi dgn satu ayat, atau satu pasal atau buku lainnya Wah 22:18-19.

IV. TUGAS SEORANG NABI

Nabi adalah salah satu jabatan pim-pinan  untuk memimpin Gereja supaya bisa bertumbuh ke arah kesempur-naan Ef 4:11-13.

Semua jabatan pimpinan ini bekerja ber-sama2 dgn semua jabatan2 yang lain, masing2 dalam tempat dan bi-dangnya sendiri2, tetapi tetap beker-jasama dalam pimpinan Roh Kudus. Lebih2 dalam masa akhir zaman ini.

Jabatan nabi adalah untuk orang ber-iman yang sudah lahir baru, rohaninya sudah matang (ini butuh waktu yang cukup panjang). (Misalnya Putra manu-sia Yesus, perlu 30 tahun baru boleh pelayanan keluar oleh BapaNya Luk 3:23). Juga kesaksian hidup seorang nabi harus baik bahkan seorang nabi itu sangat taat akan perintah Roh yang memimpinnya, bahkan sangat ketat. Meskipun ada juga beberapa nabi yang tidak taat seperti Yunus, juga nabi yang berubah setia seperti diceritakan dalam 1Raj 13:18,23-24; bekas nabi tua yg berubah ini, berdusta pada nabi muda, dan karena melanggar perintah Tuhan, azis Allah atau nabi mudaitu dihukum mati (nabi tua itu tentu juga akan mendapat hukumannya).

Tetapi hampir semua nabi2 yg tertu-lis dalam Alkitabitu tetap taat sampai akhir hidupnya (tetapi juga akan timbul nabi2 palsu!). Bahkan ada banyak na-bi2 menjadi berkat yg besar dalam pe-layanannya seperti Musa, Elia, Elisa, dll.

Nabi ini dipilih oleh Tuhan, bukan hasil sekolah, meskipun Elia,  punya sekolah nabi, tetapi tidak ada seorang-pun dari antara mereka yang ada, dilantik Tuhan kecuali Elisa, mereka ha-nya dididik untuk melayani dalam pim-pinan Elia, sebagai murid2 nabi Elia2Raj 2:5. Tuhanlah yang mengangkat se-orang menjadi nabi dan disertai dgn tanda2 dari Tuhan. Gehazi adalah “murid” Elisa, tetapi tidak diangkat Tu-han jadi nabi, dan tanda2 dari Tuhan seperti pada Elisa tidak ada padanya.

KARUNIA NUBUAT, ini lain dari jabatan nabi. 

Ini bisa diberikan Roh Kudus pada orang yang barupun, yaitu yang sudah lahir baru, selama ia terus taat di-pimpin Roh. 1Kor 12:10. Karunia Roh itu adalah “pinjaman” dari Roh Kudus, diberikan pada orang2 yang taat di-pimpin Roh, lebih2 dalam keadaan penting/ darurat. Roh Kudus ingin su-paya kemampuan ilahi di dalam ma-sing2 dirinya itu tumbuh makin lama makin lengkap seperti Kristus Fil 4:13 (sama seperti buah Roh itu “pinjaman” dari Roh Kudus waktu diperlukan. Buah2 Roh ini mendorong, melatih orang2 yang penuh dan dipimpin Roh tumbuh dalam tabiat ilahi yang baru, sesudah lahir baru, sebagai anak2 Allah). Jabatan nabi itu lain dari Karu-nia nubuat ini dimaksudkan untuk me-neguhkan iman, nasehat dan peng-hiburan 1Kor 14:3.

Kalau kita berhimpun dalam Roh, bersekutu dan berdoa dalam Roh dan kebenaran, maka kehadiran Roh Kudus dalam persekutuan Roh itu akan ditan-dai dgn satu atau beberapa karunia Roh yang disalurkan oleh orang2 ini seperti yang diberikan dandikehendaki oleh Roh Kudus 1Kor 12:11, untuk me-nguatkan seorang atau semuanya. Karunia Roh nubuat ini bukan jabatan, tidak menetap dan tergantung dari Roh Kudus yang memberikannya (bergan-tian) pada saat yang diperlukan bagi orang yang tetap hidup taat dipimpin Roh (Rom 8:14). (Ada orang2 yang waktu berdoa ber-sama2 menyampai-kan karunia nubuat, lalu beberapa orang menganggap ini nabi, bukan, ini karunia Roh, lain daripada jabatan na-bi! Seringkali orang2 ini dipaksa atau terpaksa bernubuat terus, sehingga timbul banyak nubuat palsu dan setan masuk mengacaukan dan merusakkan mereka, sebab tidak mengerti Mrk 12:24).

JABATAN NABI

Para nabi menyampaikan Firman Tu-han yang didengarnya sesuai dgn pe-rintah Tuhan, katanya: “Demikianlah Firman Tuhan!” Itu disampaikankepada orang(2) tertentu, pada waktu atau keadaan yg tepat, dan biasanya nabi2 itu taat sepenuhnya tanpa syarat.

Pesan Tuhan lewat nabi itu biasanya:

1. Teguran waktu seorang berbuat atau mengambil keputusan yang salah, lebih2 pada orang dekat atau orang penting seperti Yosafat yang sudah banyak belajar dan mengajar Firman Tuhan. Waktu ia bersekutu dgn Achab yang jahat, Tuhan tidak berkenan. Yo-safat mengerti membedakan nabi pal-su (yang muncul di hadapan mereka) dan Yosafat minta nabi yang betul. Nabi itu dipanggil dan menyampaikan Firman Tuhan yang keras, tetapi karena itu ia ditahan 1Raj 22:4,12,14.

Seringkali nabi itu baru tampak mun-cul kalau ada salah besar dari orang2 penting, yang tidak bisa mendengar suara Roh dalam hatinya, atau keras hati, sebab mau menuruti perasaan ha-ti atau kehendaknya sendiri, kehendak daging, sehingga terpaksa Tuhan kirim seorang nabi seperti di dalam kasus Yosafat dan Achab ini, maka barulah nabi Mika muncul disini, (tetapi sebe-lumnya Achab sudah mendengar  nu-buat2 Mika yang selalu bertentangan dgn kejahatanAchab 1Raj 22:8).

Achab sudah pernah ditegur dan di-hukum keras, tetapi ia bertobat, se-hingga Elia dikirim kembali untuk mem-beritakan pengampunan dan pengu-rangan hukumannya 1Raj 21:29.

Juga Natan, ketika ada kasus, baru ia muncul. Misalnya waktu Daud berzina dgn Betsyeba, Natan dikirim dan me-negurnya dgn keras.

2. Perintah. Dalam problem atau kesukaran, nabi2 itu memberi perintah supaya dilakukan, sehingga pertolong-an dari Tuhan datang. Misalnya seperti nabi Elia dan Elisa banyak memberi perintah untuk dilakukan dan menjadi pertolongan Tuhan dalam kesukaran, penyakit, bahaya dll. Juga nabi Musa dll.

3. Nubuat.

Nubuat tentang hal2 yang akan datang itu bisa:

a. Jangka pendek, dalam kasus2 yang dihadapi. Misalnya nubuat tentang hu-kuman Panglima Israel yang menghi-nakan Tuhan dan dihukum Tuhan hari itu juga 2Raj 7:2.

b. Jangka panjang, masih jauh sam-pai akhir hidupnya seperti nasehat Na-tan tentang kerinduan Daud mendi-rikan bait Allah 1Taw 22:7-11.

c. Dalam hari2 yang akan datang se-sudah orangnya mati, istimewa ten-tang akhir zaman. Misalnya Henokh bernubuat tentang penamatan rencana Allah Jud 14. Ada banyak nubuat2 tentang akhir zaman dan Tuhan akan selalu membuka artinya sebelum pe-ristiwa2 itu terjadi supaya umat Tuhan ber-jaga2, sehingga bisa mengalami rencana Allah yang terbaik Amos 3:7. Contoh lain tentang hari2 yang akan datang seperti Yeremia tentang masa tawanan orang Israel di Babil yang akan berakhir sesudah 70 tahun lalu mereka akan pulang kembali ke Yeru-salem 2Taw 36:21.  Nabi Yesaya me-nyampaikan tentang kematian Hizkia, tetapi sebab Tuhan mengabulkan per-mohonan Hizkia, umurnya ditambah lagi 15 tahun Yes 38:5.

Ini tugas utama seorang nabi, yaitu menyampaikan Firman Tuhan pada umat Tuhan di sekitarnya bahkan ka-dang2 juga untuk orang asing yang jauh, misalnya Elisa pada Naaman, pada Hazael 2Raj 8:12-13 dll.

V. APAKAH KITA BOLEH MINTA ATAU CARI NUBUATAN ALLAH

Apakah kita boleh minta atau cari nu-buatan Allah dalam setiap problem kita seperti orang dunia yang setiap kali cari tenungan atau ramalan dari agen2 setan dalam menghadapi problemnya? (Misalnya akan buka satu toko, supaya tahubisa sukses atau gagal atau minta nubuat tentang jodoh dll).

Boleh minta atau cari nubuatan Allah? Tidak boleh! Jangan untuk se-tiap problem, minta nubuatan Tuhan seperti yang cukup banyak dilakukan orang beriman yang salah, meniru orang dunia cari ramalan atau tenung-an dari iblis. Adalah kehendak Allah supaya umat Tuhan (meskipun tidak mengerti yang akan datang) dgn rutin hidup menurut Firman Tuhan dgn iman dan dipimpin Roh. Lebih2 dalam meng-hadapi problem2 yang sulit, Maz 119:105, tetap hidup suci (tidak be-reaksi dosa) dan dipimpin Roh Rom 8:14. Sebab kita harus berjalan dgn iman sesuai Firman Tuhan, dalam pimpinan Roh, bukan dgn penglihatan 2Kor 5:7. Juga meskipun kita sudah taat akan Firman Tuhan, tetapi tidak tampak keuntungan, bahkan “rugi”, kita harus tetap taat akan Firman Tu-han, seperti Yusuf dalam perbudakan selama lebih kurang 13 tahun, tetap takut akan Tuhan dan terus hidup be-nar di hadapan Tuhan, bahkan sampai difitnah dan masuk penjara, ia tetap taat akan Tuhan, tetapi Tuhan tidak memberi nubuat, namun Yusuf (dan kita) tetap harus terus berjalan di jalan sempit, pikul salib, taat pimpinan Roh, sesuai Firman Tuhan, bukan menunggu nubuatan. Kita tidak hidup menunggu nubuat, tetapi hidup menurut Firman Tuhan dan pimpinan Roh Kudus. Ka-dang2 Tuhan memberi nubuatanNya pada saat yang tepat, lewat nabi. Te-tapi cara hidup yang betul dan rutin adalah dalam terang Firman Tuhan dan pimpinan Roh seperti Daud yang selalu ber-tanya2 akan Tuhan 1Taw 16:11, 2Sam 5:19-23. Meskipun belum tahu akhirnya, tetapi percayalah, semua akan menjadi baik bagi orang yang cinta Tuhan, yang selalu hidup dalam kesucian di jalan sempit dalam rencana Allah Rom 8:28. Rencana Tuhan bagi kita pasti baik Ef 2:8, Yer 29:11. Jangan cari2 nubuatan ke sana sini, lebih2 da-lam persekutuan2 liar yang limpah dgn nubuatan dari si pemimpin. Misalnya yang datang 10 orang minta dinubuat-kan, lalu pemimpinnya menubuatkan 10 orang tsb satu per satu. Jelas ini bukan dari Tuhan, sebab Tuhan meng-hendaki kita jalan menurut Firman Tu-han dan dipimpin Roh. Kita harus hidup dgn iman, sekalipun tidak melihat apa2 (seperti Paulus dalam penjara Kis 16:25). Yusuf, Yacob dalam penderita-annya lebih kurang 22 tahun, dll. Apalagi kalau orang yang mencari nubuat itu belum atau tidak bertobat, Tuhan tidak mau bicara seperti pada Saul 1Sam 28:6.

Sebab itu jangan rutin mencari nu-buat, tetapi cari kebenaran Firman Tuhan untuk menerangi jalan kita dan minta pimpinan Roh dgn terus berdoa dalam Roh dan kebenaran (hidup be-nar, suci, jangan bereaksi dosa). Sebab itu jangan bersandarkan pada nubuat tetapi menurut terang Firman Tuhan dan terus hidup dipimpin Roh Kudus dalam hidup yg benar di jalan sempit.

Kalau dalam Alkitab sudah ada nu-buat yg sudah dibuka, kita perhatikan hal itu, terus minta pimpinan Roh Ku-dus, seperti Daniel ingat nubuat nabi Yeremia yg sudah hampir 70 tahun yg lalu Dan 9:2, sebab itu ia berdoa sya-faat untuk mohon penggenapannya.

Lebih2 dalam Wasiat Baru. Dalam Wasiat Lama, orang2 yg penuh Roh Ku-dus hanya beberapa orang seperti imam besar, nabi, hakim2, raja, dll. Semua umat Tuhan yg lain tidak men-dapatkannya, sebab baru ditebus dgn darah binatang. Tetapi dalam Wasiat Baru, sesudah korban penebusan Kris-tus di atas Golgota, setiap orang yg lahir baru, bisa minta baptisan Roh Ku-dus (Kis 2:38), sebab definisi anak2 Allah adalah orang2 yg dipimpin oleh Roh Rom 8:14. Semua kita harus hidup seperti ini, bukan men-cari2 nubuat, tetapi hidup dgn Kristus, dalam kesu-cian dipimpin Roh, kecuali Tuhan sen-diri yg memberinya dlm hal2 tertentu.

VI. SIKAP UMAT TUHAN

Kita akan mendapatkan banyak nu-buatan2 dalam 12 kitab ini (dan dari seluruh Alkitab), tetapi belum semua terbuka. Namun kita harus tahu arti harfiah yang sudah tertulis dan me-nyimpan dalam hati kita, sampai da-tang waktunya itu dibuka dan orang yang dipimpin Roh akan mengerti seperti yang dimaksud Tuhan dalam Amos 3:7. Jadi, meskipun kita belum mengerti, kita harus menyimpan arti harfiahnya, yaitu “bahan mentahnya” dalam hati kita sambil terus hidup dipimpin Roh, maka pada saatnya kita akan mengerti. Seperti Maria yang selalu menyimpan semua peristiwa dannubuatan yang belum dimengerti di dalam hatinya. Mulai dari Malaikat datang dan menyampaikan Firman Tu-han, lalu tentang kehamilan tanpa suami (Luk 1:29,34) tentang nasehat2 dari Elizabet tentang bayi di dalam ra-himnya, tentang kelahirannya, tentang kedatangan gembala2 dan orang ma-jus, Simeon dan Hanna dst dst, semua itu aneh, ajaib, tidak bisa dimengerti, tetapi ia menyimpan semua hal2 yang belum dimengerti dalam hatinya Luk 2:19. Tetapi apa yang sudah dimenger-tinya, ditaatinya Luk 1:35-38, Fil 3:16, dan ia pergi ke Elizabet dll.

Yang penting bukan hanya men-dengar arti nubuatan2 itu, tetapi cara hidup benar di jalan sempit dipimpin Roh terus menerus, maka Roh Kudus akan membawa kita kepada segala kebenaran yang dibuka sedikit demi sedikit sesuai waktunya Yoh 16:13.

Jangan bingung lari ke sana-sini men-cari nubuatan, sudah cukup banyak nubuatan2 yg palsu dan keliru, se-bagian dari nabi2 palsu seperti dalam Yez 13:7 dll, ada juga yg belum dewasa rohaninya, sebab itu nubuatannya be-lum sempurna 1Kor 13:9. Yang penting, perhatikan dan lihat buah2 hidup me-reka Mat 7:15-23. Tumbuhlah terus da-lam kebenaran Firman Tuhan, rata2 masih banyak yg harus kita pelajari te-rus menerus, dan apa yg sudah kita mengerti, harus kita taati Fil 3:16, ma-ka Tuhan akan menambahkan lagi Mat 13:12.

VII. PENGERTIAN TENTANG WASIAT LAMA DAN WASIAT BARU

Kita harus betul2 bisa membedakan ca-ra membaca, menafsirkan, dan me-ngerti kebenaran2 dalam Wasiat Lama dan Wasiat Baru, termasuk kitab nabi2 yang ada dalam konteks Wasiat Lama. Ayat 2Kor 3:14 adalah rumus atau kun-ci untuk mengerti tentang perbedaan Wasiat Lama dan Wasiat Baru.

KITAB HOSEA

Yang bertobat dipulihkan, yang taat disempurnakan

I. PENULIS

Seorang awam bernama Hosea, anak dari Beeri (1:1)yang dipanggil Tuhan yang menyampaikan berita bagi Israel bahwa Allah mengasihi mereka.

Arti nama Hosea dalam bahasa Ibrani = keselamatan, sama artinya dengan Yosua (Yusak) (Ul 32:44). Juga sama dengan nama Yesus = Juru Selamat dalam bahasa Yunani.

Keterangan lain tentang penulis tidak diketahui, kecuali hidup pernikahan-nya.

Tanggal penulisan sekitar 715-710 SM.

II. POKOK PENTING

– Tema: Hukuman dan kasih penebusan Allah.

– Kata kunci: Kembali pada Tuhan.

– Ayat kunci: Hos 6:1. Kembalilah, Ia akan menyembuhkan.

– Statistik: Kitab yang ke-28 dalam Alkitab, terdiri dari 14 pasal dan 197 ayat.

III. AYAT-AYAT TERKUTIP

– Hos 1:10 dikutip dalam Rom 9:26.

– Hos 2:22 dikutip dalam Rom 9:25/ 1Pet 2:10.

– Hos 6:6 dikutip dalam Mat 9:13/ Mat 12:7.

Dalam Hos 6:6; Kebajikan lebih dari pada korban sembelihan. Pengenalan akan Allah lebih dari korban bakaran.- Hos 10:8 dikutip dalam Luk 23:30; Wah 6:16 “Gunung timpalah kami”.

– Hos 11:1 dikutip dalam Mat 2:15.

– Hos 13:14 dikutip dalam 1Kor 15:55.

IV. TOKOH UTAMA

Hosea anak Beeri.

Tokoh lain dalam kitab Hosea:

Gomer binti Diblaim, perempuan sundal yang dinikahi Hosea.

Yizreel, anak laki-laki yang lahir bagi Hosea sebagai lambang hukuman Allah atas Israel.

Lo-Ruhama, anak perempuan sebagai lambang ketidaksayangan Allah akan Israel.

Lo-Ami, sebab kamu ini bukanlah umat-Ku dan Aku ini bukanlah Allahmu.

V. LATAR BELAKANG

Hosea hidup bersamaan dengan Amos yang bekerja di Israel dan Yesaya, Mikha, di Yehuda. Ia hidup terus sam-pai Kerajaan Utara (Israel) dibuang da-lam penawanan.

Kitab ini disebut kamus dosa ka-rena begitu banyaknya bentuk dan intensitas dosa yang diceritakan di sini. Betapa kejinya orang yangundur dan meninggalkan Tuhannya.

Ini terjadi pada zaman raja Uzia, Yotam, Ahas, Hizkia (Yehuda) bersa-maan dengan zaman raja Yerobeam bin Yoas dari Israel. Latar belakang ini dicatat dalam 2Raja-Raja 15-22 dan 2Tawarikh 26-32. Hosea berbicara da-lam kerajaan Yerobeam sampai masa orang Israel ditawan ke Asyur.

VI. TUJUAN

Nubuat Hosea adalah usaha Allah untuk memanggil orang Israel supaya bertobat dari penyembahan berhala dan kefasikan mereka yang tak kunjung berakhir sebelum menghukum mereka.

Kitab ini ditulis untuk menyatakan bahwa

1. Allah masih mengasihi umat per-janjian-Nya dan dengan sungguh-sung-guh ingin menebus mereka dari kejahatan.

2. Hal-hal menyedihkan akan ter-jadi apabila orang terus-menerus keras hati dalam dosa.

Ketidaksetiaan istri Hosea dicatat sebagai gambaran ketidaksetiaan Israel kepada Allah. Gomer mengejar-ngejar laki-laki lain, seperti Israel mengejar-ngejar dewa-dewa lain; Gomer melaku-kan zina jasmani, sedangkan Israel zina rohani.

VII. GARIS BESAR

A. Pasal 1-3. Perkawinan Hosea gam-baran Israel yang tidak setia dan jahat terhadap Tuhan.

B. Pasal 4-13. Dosa dan kejahatan Israel terhadap Tuhan.

C. Pasal 14. Penyesalan dan berkat2 yang indah kalau mau bertobat.

VIII. PELAJARAN ROHANI

Istri Hosea tidak setia, pergi dengan laki-laki lain, berzinah. Akhirnya jatuh sebagai budak, terlalu najis dan hina. Tetapi suami ini tetap mencintai istri-nya si Gomer yang begitu hina. Dengan susah payah Hosea menebus istri rusak ini, lalu dibawa kembali dalam rumah-nya sesudah dalam beberapa waktu dibiarkan sendirian.

Lewat peristiwa kerusakan rumah tangga ini, Hosea menghayati berita kasih Allah kepada Israel, sehingga dengan kasih Hosea pergi berkata-kata kepada bangsa Israel yang diumpama-kan sebagai “istri” daripada Tuhan (Dalam Perjanjian Lama). Dalam Per-janjian Baru: Gerejalah yang dilam-bangkan sebagai istri Anak Domba Allah yaitu Tuhan Yesus).

Begitu jahat bangsa Israel seperti istri Hosea, meskipun dipelihara baik2 dan penuh cinta oleh Tuhan ia “ber-zina”, pergi menyembah  illah lain. Na-mun Tuhan masih mengasihi Israel dan mengharapkan pertobatannya. “Kem-balilah” adalah kata yang ber-ulang2 disebut.

Catatan: Waktu pelayanan Hosea kira-kira 70 tahun. Kalau ia mulai umur 20 tahun maka umurnya 90-100 tahun. Suatu masa pelayanan yang panjang; menuntut KESETIAAN.

IX. ILUSTRASI

Ilustrasi yang diberikan untuk menyatakan kondisi Israel yang jahat antara lain:

1. Lembah Achor, sebagai pintu ha-rapan, (Hos 2:14. Lihat Yus 7:24-26).

2. Menyatu dengan berhala-berhala, Hos 4:17.

3. Bercampur diantara segala bangsa (bukan lagi bangsa yang “dipisah-kan” atau bangsa yang suci), Hos 7:8.

4. Tercampur dengan bangsa kafir bagai adonan roti yang tidak dapat diceraikan lagi (juga bagaikan ado-nan yang hanya matang satu sisi, sebagai lukisan dari hati yang separuh), Hos 7:8.

5. Orang-orang kafir telah menelan kekuatannya (lemah karena per-gaulan yang jahat), Hos 7:9.

6. Rambut abu-abu di sini dan di sana di atas kepalanya (tua sebelum waktunya) tanpa disadarinya, Hos 7:9.

7. Israel musnah (hilangnya identitas bangsa), Hos 8:8.

8. Bejana yang tidak disukai (sebuah bejana/ perkakas yang tidak ber-guna bagi Tuhan), Hos 8:8.

9. Neraca penipuan (trik-trik dagang yang tidak disukai Tuhan), Hos 12:8.

X. RAJA-RAJA YEHUDA yang sezaman dengan Hosea adalah:

UZIA, memerintah 52 tahun. Seorang raja yang mempunyai dua bagian hidup yang bertentangan 2Taw 26:22, mula-mula mulia kemudian hina karena … sombong! (Mat 23:12). Hidupnya yang permulaan diberkati Tuhan sehingga ia menjadi besar, sebab ia taat dan hidup, benar dihadapan Allah, tetapi … sa-yang, ia kena jerat iblis yaitu sombong (2Taw 26:16-21); Itu sebabnya ia dihu-kum jadi kusta sampai mati, sebab ti-dak mau bertobat; Ia tinggal dalam rumah pengasingan. Coba ia bertobat seperti Miryam, Naaman, ia akan sembuh kembali.

Kita perlu saling menasehati de-ngan hati cinta karena Kristus, saling mendoakan dan selalu ingat siapa kita sebetulnya supaya jangan hidup kita terbelah dua secara tragis seperti Uzia.

YOTAM, memerintah 16 tahun. Se-orang raja yang cukup baik di hadapan Allah. Tidak banyak diceritakan dari dia, tidak ada kejahatannya, tetapi juga tidak ada hasil-hasil yang indah dari-padanya. Mungkin karena melihat ayahnya ia jadi serba takut, baik untuk berbuat baik, maupun jahat. Memang lebih banyak aktivitas, kemungkinan bersalah lebih banyak (Ams 14:4).

Sopir yang tidak pernah keluar juga tidak pernah bertubrukan, tetapi ia tinggal bodoh, tidak berpengalaman.

Jangan takut berbuat apa-apa bagi Tuhan, asal kita tulus, mau belajar melakukan kehendak Tuhan, sungguh-sungguh mau memperkenankan-Nya. Tuhan akan tolong! Banyak aktivitas, banyak doa dalam Roh dan kebenaran, sehingga bisa terus dipimpin Roh dan bertekun dalam Firman Tuhan (1Tim 4:5) maka kita akan selalu disucikan dan dipimpin Roh sesuai Firman Tuhan dan bisa berbuat banyak perkara yang benar, kehendak Allah sesuai dengan rencanaNya, sehingga hidup kita makin tumbuh, berbuah dan indah di ha-dapan Tuhan.Orang yang hidup dalam kesucian, taat dipimpin Roh, tak perlu takut resiko apapun untuk melakukan lebih banyak kehendak Tuhan!

AHAS, memeritah 20 tahun. Seorang raja yang jahat seperti raja-raja orang Israel. Ia membuat patung-patung Baal, membakar dupa, dan jalan lewat api dan kuasa-kuasa gelap. Negerinya menjadi rusak, rakyatnya binasa dan ditawan musuh, Ia meminta tolong raja Asyur di Damsyik dan berhasil, akibat-nya alat-alat kaabah dipecah, pintu-pintu ditutup dan mezbah serta segala cara-cara pengorbanannya diganti me-nurut cara dari Damsyik dan pikirannya sendiri.

Bukankah yang menolong dia itu Asyur dan bukan Tuhan? Begitu pi-kirannya menjadi jahat, Ia makin dise-sah Tuhan, tetapi makin berdosa. Ini orang yang tak dapat ditolong lagi, orang yang celaka (Ams 29:1). Ditegur berulang-ulang kali tetap jahat, tak mau bertobat, jadi makin payah.

HIZKIA, memerintah 29 tahun. Dalam umur 25 tahun ia menjadi raja meng-gantikan ayahnya, tetapi heran, seka-lipun ayahnya begitu jahat, ia menjadi begitu baik seperti Daud. Ia tahu begitu teliti dan banyak tentang Taurat Allah sehingga dalam tahun pertama ia lang-sung mengadakan perbaikan pemba-haruan besar-besaran dan total yang luar biasa. Tentu sejak muda ia amat mencintai Firman Tuhan, sehingga se-luruh hidup dan kariernya diberkati Tuhan seperti Daud (Maz 1:1-3). Apa saja yang dibuatnya berhasil dengan indah.

Sayang, Reformator yang besar ini tertusuk sombong, sehingga dihukum Allah, tetapi ia segera merendahkan diri sehingga Tuhan melalukan kembali hukumannya itu. Orang yang cinta Tuhan, mencintai Firman-Nya itu akan berbuat banyak perkara-perkara besar (menurut ukuran Allah) dengan Allah (Maz 60:14).

YEROBEAM bin Yoas adalah raja Israel yang memerintah Israel selama 41 tahun. Ia jahat seperti raja Israel lain-nya, tetapi Allah masih bermurah hati akan mereka, diberinya seorang peno-long, sehingga Yerobeam mendapat kemenangan-kemenangan yang besar. Damsyik dan Hammat didapat kembali dari Asyur, batas Israel dikembalikan seperti semula (2Raj 14:25/ Amos 6:14). Ammon dan Moab juga dika-lahkan (Amos 1:13/ 2:1-3). Tetapi se-mua ini secara luar saja, di dalam me-reka tidak ada pertobatan yang sung-guh-sungguh. Ini orang-orang yang ke-berkatan secara jasmani tetapi roha-ninya tetap miskin dan bayi, akhirnya kerajaan Yerobeam rusak!

Dalam latar belakang seperti inilah hidup Hosea. Apapun latar belakang-nya, baik atau jahat, hamba-hamba Allah harus tetap setiawan, mempu-nyai pendirian, itulah nabi- nabi Tuhan! (Kel 23:2).

Jangan kita terpengaruh oleh ke-adaan dan berubah oleh keadaan (bunglon) tetapi berpendirian dan tahan uji. Kita harus berani berdiri sen-diri dengan Allah (Mat 7:13), seperti Daniel, Sadrach dan lain-lain. Sebab Allah yg beserta kita lebih besardari semua (2Raj 6:16/ 2Taw 32:7). Tuhan di dalam kita lebih kuat dari semua yang di dalam dunia (1Yoh 4:4/ Rom 8:31).

KESIMPULAN

(Ringkasan isi kitab Hosea)

Nabi Hosea disuruh Tuhan untuk me-nolong umatNya untuk bertobat kem-bali, supaya jangan binasa, karena tidak setia pada Tuhan Allah dan pergi menyembah ilah2 lain.

Dalam gambaran Wasiat Lama, Israel itu seperti istri Tuhan, tetapi tidak setia pada Tuhan sebagai Sua-minya, berbuat banyak dosa termasuk yang paling jahat, yaitu berzina dengan ilah2 lain, menyembah kepadanya dan meninggalkan Tuhan. Mereka akan binasa kecuali mau sungguh2 bertobat. Dosa2 orang Israel begitu banyak, segala macam, istimewa penyembahan berhala yang sebetulnya merupakan penyembahan setan2. Ini menentukan nasibnya di dunia dan dalam keke-kalan.

Bagi kita sekarang dalam Wasiat Baru, Gereja adalah mempelai Anak domba Allah dan Kristus adalah Kepa-lanya. Kita bersyukur bahwa oleh kasih dan anugerah Allah, memungkinkan semua ini terjadi, sebab itu tetap setia dalam kesucian sesuai Firman Tuhan, terus taat dalam pimpinan Roh Kudus sesuai dengan rencana Allah Bapa. Jangan kita berdosa apapun, tetap taat akan Firman Tuhan, sehingga kita bisa tumbuh dalam pimpinan Roh Kudus, sebagai anggota tubuh Kristus yang taat dan setia, sampai satu kali kelak kita bersambung dalam Surga kekal. Kitab Hosea adalah pelajaran dan persyaratan, supaya jangan kita undur dari Tuhan, jangan hidup dalam dosa, sebab dengan demikian tidak bisa masuk Surga kekal, tidak selamat.

Jangan lepas dari dosa secara ber-tahap, tetapi sekaligus waktu bertobat (lahir baru) seperti perempuan Sama-ria, Zakheus dll, sehingga kita lahir baru menjadi anak2 Allah Yoh 1:12. Kita tumbuh bertahap, tetapi mati lepas dari dosa sekaligus oleh Putra Allah Yoh 8:36, Rom 6:1-2. Sesudah ber-tobat, lahir baru, kita harus terus hidup dalam kesucian dan bertumbuh sesuai Firman Tuhan, dengan kuasa Roh Kudus. Ini seperti hidup di jalan sempit, dari tingkat Ruangan Suci (kalau toh jatuh dalam dosa, segera bertobat, kembali dalam kesucian, berjalan de-ngan Tuhan, dipimpin Roh). Jangan cinta dunia, menurut daging, semua itu tidak memperkenankan Tuhan, apalagi cinta dosa, dunia, perkara2 yang fana itu seperti berzina dengan dunia dan iblis. Jangan jadi seperti Israel dalam surat Hosea, masing2 akan me-nanggung akibat dosanya untuk kekal.

Referensi

– Catatan khotbah NK-1/ 14 Nopember 1979, oleh Pdt. Jusuf BS.

– Alkitab Penuntun, kitab Hosea.

– Thompson ch. ref. Bible.

Scroll to Top