MA57 – Surat Filemon

I. ISI SURAT

1. Mengabarkan tentang seorang budak Filemon yang bernama Onesi-mus yang melarikan diri tetapi dite-mukan Paulus dan sekarang lebih indah dari sebelumnya sebab sudah terima Yesus (16).

2. Anjuran Paulus agar menerima-nya tidak sebagai budak tetapi sebagai saudara yang dikasihi.

3. Pemberitahuan bahwa Paulus akan berkunjung ke Filemon.

BERITA: 

Kita harus menyambut saudara kita sa-ma seperti Kristus menyambut kita, yaitu tanpa melihat kedudukan sosial-nya, sebab semua orang yg lahir baru itu sama2 putra Allah Yoh 1:12, 2Kor 5:16a.

Kalau seorang berkenan pada Tu-han, maka seterunya pun akan diper-damaikan Tuhan dgn dia Ams 16:7. Kalau Filemon bisa menerima Onesi-mus, maka itu berarti Tuhan berkenan kepadanya.

II. PENULIS

Dari Paulus kepada Filemon.

Ini adalah surat pribadi Paulus yg berisi permohonannya kepada Filemon untuk seorang putra Allah lainnya, yaitu Onesimus, bekas budak Filemon.

Ditulis: di Roma lebih kurang tahun 57 – 62.

III. PEMBAGIAN

A. PEMBAGIAN MENURUT TOKOH2 YANG BERPERAN DALAM PERSEKUTUAN, YAITU:

1. Paulus.

2. Onesimus.

Arti nama: Berguna (Unger’s). Ia budak dari Filemon. Kerinduannya untuk mendapat kebebasan menyebabkan ia melarikan diri dari keluarga Filemon, bahkan ia juga mencuri uang (18-19).

Dalam pelariannya ia berjumpa dgn Paulus di Roma (10) dan bertobat oleh penginjilan Paulus. Kemudian Onesi-mus disuruh kembali ke Filemon (Kol 4:9).

3. Filemon. 

Arti nama: Persahabatan/ mengasihi.

  • Ia penduduk kota Kolose (Kol 4:9).

– Bertobat oleh Paulus (19);

– Ia seorang yang sungguh2 dalam beribadat (4-7).

– Mungkin isterinya bernama Appia dan Arkhipus adalah anggota keluarga lainnya (2).

– Rumahnya dipakai untuk tempat beribadat (2).

– Filemon adalah keluarga yang kaya raya dan ia mempunyai banyak budak.

B. PEMBAGIAN BERDASARKAN AYAT

1-3. Persekutuan Paulus dgn isi rumah Filemon.

4-7. Persekutuan orang2 suci.

Dari dalam penjara, Paulus menulis su-rat kepada Filemon, bahkan ia men-doakannya juga. Belenggu tidak dapat mengikat kebebasan Paulus dalam me-layani pekerjaan Tuhan. Paulus berdoa untuk Filemon agar persekutuan iman-nya berfaedah dgn pengenalan tiap2 perkara yang baik.

8-22. Membangun persekutuan.

Paulus menjadi pengantara Onesimus dgn Filemon.

Paulus ingin kasih yang keluar dari hati Filemon untuk seorang budak Onesimus yg dulu tidak berguna, tetapi sekarang berguna baik untuk Filemon maupun untuk Paulus (dalam penga-baran Injil).

Mengapa? Sebab Onesimus telah menerima Yesus sebagai juru selamat-nya (Fil 1:10, 1Pet 1:18-19). Paulus ingin agar Filemon menganggap Onesi-mus seperti dirinya. Bahkan Paulus be-rani berkorban untuk menanggung Onesimus.

22-25. Saudara2 persekutuan lainnya.

Paulus menyampaikan salam dari saha-bat2Nya untuk Filemon.

IV. KATA DAN AYAT KUNCI

Terdiri dari 1 pasal, 25 ayat.

Saudara: 4 kali;

cinta, menerima, tawanan 3 kali.

Ayat kunci: Fil 1:15-16.

Ayat ini dipilih sebab:

15. Justru karena timbul masalah ini, maka surat ini ditulis.

16. Ayat ini menjadi inti surat ini, yaitu supaya kita belajar bersekutu dgn semua orang beriman dari tingkatan manapun sebagai tubuh Kristus.

Persekutuan Filemon – Onesimus ini sulit sebab:

1. Beda tingkat, tuan dan hamba.

2. Onesimus berdosa kepada Filemon, ia harus mengakui kesalahannya.

3. Filemon harus bisa:

a. Mengampuni.

b. Menguasai perasaan hatinya supaya bisa menerima bekas hamba dan bekas orang yg merugikannya, sebagai sauda-ra yang dikasihi.

4. Paulus berusaha membangun perse-kutuan tubuh Kristus ini, perlu ada orang yang terbeban seperti ini.

V. PERSEKUTUAN FILEMON, ONESIMUS, dan PAULUS PENDAHULUAN

Orang beriman yang masuk Surga itu adalah orang beriman yang selama hi-dup bisa bersekutu satu sama lain dgn betul di dunia, sesuai kehendak Tuhan (Luk 10:27), dan ini bersambung di Sur-ga. Kalau di dunia tidak bisa bersekutu dgn betul, juga tidak bisa bersekutu di Surga dan tidak masuk Surga.

PERSEKUTUAN ILAHI YANG BETUL

A. Contoh kita adalah Bapa, Putra dan Roh Kudus dari kekal sampai kekal.

Dalam Wasiat Lama cara bersekutu itu masih terselubung dan harus dibuka selubungnya, baru timbul arti yang be-nar, yaitu cocok dgn arti dalam Wasiat Baru 2Kor 3:14.

WL – Selubung = WB.

B. Persekutuan yang betul adalah Persekutuan tubuh Kristus bagi umat Tuhan dan Kristus adalah Kepalanya. Seluruh anggota tubuh Kristus (baik da-lam keluarga, Gereja lokal dan Gereja global) bisa bersekutu sebagai tubuh Kristus dan Kristus menjadi Kepalanya yaitu Firman, itu jadi kepala bagi seluruh tubuh Kristus (Yoh 1:1).

C. Ciri2 persekutuan tubuh Kristus adalah: Semua orang yang percaya Tuhan Yesus (lahir baru) dan setia sam-pai ke akhir, sudah ditebus darah Yesus dan sampai akhir tetap dalam kesucian Wah 21:27, tidak ada kebencian 1Yoh 3:15, tetapi ada cinta pada semua orang beriman lainnya, ia akan selamat masuk dalam Surga!

VI. ADA DUA MACAM SURGA, YAITU:

VI.A. Surga sekarang (sampai hari

          kiamat).

VI.B. Surga Bumi Baru (sejak kiamat).

VI.C. KEMANA ORANG YANG MATI SEKARANG INI?

Catatan: Bumi yang sekarang ini bukan Surga, tetapi orang2 beriman yang hi-dup dalam kesucian dgn Tuhan, rohnya sudah duduk di Surga, sekalipun tu-buhnya masih dalam bumi yang penuh dgn dosa dan penderitaan Ef 2:6.

Jadi bumi belum termasuk Surga, kecuali orang beriman dalam kesucian, rohnya ada di Surga. Tetapi dalam ke-rajaan 1.000 tahun, bumi dipulihkan kembali, jadi Surga tingkat Halaman se-perti Firdaus (baca buku tentang Kera-jaan 1000 tahun). Jadi Kerajaan 1000 tahun itu seperti Firdaus, Eden, tetapi lebih indah dari Eden, namun tetap tingkat Halaman.

Orang2 yang hidup benar sampai terakhir. Sekalipun sudah lahir baru, te-tapi kalau pada akhirnya hidupnya ti-dak benar, tetap dalam dosa, tidak ma-suk Surga, tetapi menanggung dosanya di Neraka atau tasik Api, misalnya Mat 7:21-23. Tubuhnya yang jadi mayat, tinggal di kubur, menunggu kebangkit-an orang dosa waktu kiamat. Orang beriman yg tetap benar, waktu mati, tubuhnya jadi mayat ada dalam kubur-an, tetapi rohnya masuk Surga dalam tingkat Firdaus (Surga Bumi Lama).

VI.D. TINGKATAN2 SURGA YANG SEKARANG

4.1. Tingkat Halaman. Semua orang yang mati dalam iman dan tetap hidup benar sampai terakhir, rohnya masuk Surga dalam tingkat Halaman. Seba-gian besar orang Wasiat Lama ada di tingkat Halaman, termasuk orang Lewi yang bukan imam.

4.2. Tingkat Ruangan Suci. Imam2 yang sampai mati tetap hidup benar, masuk dalam Ruangan Suci. Juga orang2 yg penuh Roh Kudus versi Wa-siat Lama (Daud, raja2, hakim2, nabi2 dll). Memang jumlahnya lebih sedikit dari Wasiat Baru, sebab belum ditebus oleh darah Yesus. Waktu Wasiat Baru mulai, orang be-rebut2an masuk Surga Luk 16:16, ber-sama2 semua orang beriman, anak2 Allah yang dipimpin Roh  dan tetap tinggal dalam kesucian.

4.3. Tingkat Ruangan Maha Suci, yaitu Tahta Allah Wah 12:5. Ini tempat orang2 yg sempurna, sejak dari He-nokh, Musa, Elia.

Tuhan Yesus ada di sebelah kanan Allah Bapa dan Roh Kudus seperti 7 Pe-lita di depan tahta Allah Wah 4:5. Ba-pa, Putra dan Roh Kudus ada di tingkat tahta Allah. Waktu Stefanus mati, Tu-han Yesus berdiri menyambutnya. Keli-hatannya Stefanus masuk disini, lebih2 sebab mati syahid. Ini tempat 144.000 orang sempurna dgn Tuhan Yesus di atas gunung Sion lambang tempat Tuhan Yesus, juga Bapa dan Roh Kudus.

VI.E. PADA WAKTU PENGANGKATAN ORANG BENAR YANG BANGKIT 1Tes 4:16, masuk Surga dalam tingkatannya masing2, bisa di Halaman (Firdaus), Ruangan Suci (Surga).

Pada waktu pengangkatan, orang2 yang penuh dan dipimpin Roh seperti lima gadis bijak (ligabis) terangkat dan naik sampai Surga yang sekarang da-lam tubuh kemuliaan.

Orang sempurna akan langsung naik ke tahta Allah (Ruangan Maha Suci) pada waktu ia menjadi sempurna. Ini semua adalah Surga yang lama. Meskipun tingkatnya berbeda, semua bisabersekutu, namun tempat dan kemuliaannya tidak sama.

Sesudah kiamat, terjadi kebangkit-an orang dosa dan masuk dalam Tahta Putih yg Besar, maka Surga Bumi (kera-jaan 1.000 tahun) yang lama semua lenyap Wah 20:11 diganti Surga Bumi Baru yang ditulis dalam Wah 21:1.

VI.F. SURGA BUMI BARU

Sesudah kiamat, Surga Bumi (Kerajaan 1000 tahun) yang Lama lenyap, maka Tuhan menciptakan Surga Bumi Baru.

Tentu ini jauh lebih indah dari yang lama. Tidak banyak yang diceritakan dari yang baru ini (ditulis dalam Wah 21-22), dan ini berlaku untuk kekal. Orang yg masuk Surga Bumi Baru, ting-katan kemuliaannya tetap untuk sela-manya, sebab tingkatan itu ditentukan dalam hidup di dunia. Sebab itu di Sur-ga tidak banyak yang diceritakan, ha-nyalah semua keindahan, kenikmatan dan perkara2 baru yang disediakan Allah untuk semua yang masuk Surga.

(Juga Neraka dilemparkan ke dalam Tasik Api (tidak hilang Wah 20:13-15). Juga dalam Tasik Api, ada tingkatan2-nya sesuai dgn hukuman dosa yang didapat dari Tahta Putih yang Besar. Tetapi pasti iblis ada di tingkat Tasik Api yang terdalam yang paling dahsyat. Tentang berapa tingkat dan bagaimana keadaannya tidak diceritakan, tetapi pasti lebih celaka dari Neraka yang se-karang. Orang yang masuk Surga akan tahu semuanya, tetapi sesudah Surga Bumi Baru dan Tasik api terbentuk, ke-duanya diceraikan dgn jarak yang jauh menurut Allah, sebab itu tidak bisa bertemu kembali 2Tes 1:9.

VII. PERSEKUTUAN TUBUH KRISTUS YANG DI DUNIA DAN DI SURGA

Persekutuan tubuh Kristus yang di du-nia itu sesuai dgn Firman Tuhan (yang kekal), dan itu berlaku terus dalam Surga Bumi Baru dan sampai kekal. Sebab itu persekutuan tubuh Kristus di dunia ini punya nilai yang kekal (asal setia sampai ke akhir, dan ukurannya diukur pada saat terakhir).

Persekutuan tubuh Kristus itu ciri2nya:

1. Persekutuan orang tebusan (oleh darah Yesus), yaitu persekutuan semua anak2 Allah (lebih tinggi ting-katnya dari malaikat, tetapi sama2 da-lam Surga sekarang dan yang baru untuk kekal). Orang tebusan ini yang setia sampai akhir Mat 24:13, itu se-mua masuk dalam Surga. Tetapi yang kembali dalam dosa waktu terakhir (seperti Yudas, Saul, Absalom? dll, tidak masuk Surga).

Persekutuan orang tebusan adalah dalam kesucian (tetap suci, sudah di-tebus) dan kasih 1Yoh 1:7 (kasihnya memang belum banyak/ sempurna, tetapi orang tebusan sudah harus hi-dup dalam kasih). Kalau masih dusta, tipu, berdosa apa saja, itu keluar dari persekutuan orang benar, orang tebus-an, kalau sampai mati tidak bertobat biarpun sudah ditebus, terhilang se-perti ligabo (Mat 7:21-23), hati2, harus mengerti supaya jangan ditipu iblis yg mau ajak kembali berdosa sedikit2, tetapi itu salah, dosa, celaka, kalau ma-ti masuk neraka, bukan masuk Surga.

2. Persekutuan dalam Roh. Ef 4:3.

Orang2 tingkat Ruangan Suci, anak2 Allah hidupnya selalu dipimpin Roh se-sudah lahir baru, sudah dibaptis Roh dgn tanda bahasa lidah Kis 2:33; 10:46-47, 1Kor 14:14. Orang2 ini suka berdoa terus dalam Roh (dgn bahasa lidah 1Kor 14:14) dan hidup selalu benar, merdeka dari dosa Yoh 8:36; 4:23. Me-reka bisa bersekutu sebab masing2 di-pimpin Roh dalam kesucian sesuai Fir-man Tuhan dan terus taat dipimpin Roh, melakukan kehendak Roh saja Gal 5:16-17. Sebab itu bisa bersekutu, se-bab semuanya cocok, sama2 dipimpin Roh sesuai Firman Tuhan. Tidak mung-kin orang dipimpin Roh balas dendam, menipu, berzina, sombong, cinta uang dll.

Persekutuan di dunia itu lain; me-reka bersekutu, sebab ada satu mak-sud yg mempersatukan mereka, tetapi dalam hal lainnya masing2 punya cara hidup tersendiri, misalnya persekutuan kaum buruh, sama2 menuntut gaji naik, tetapi dalam cara hidup yang lain, tidak sama, berbeda. Persekutuan satu ras, suku bangsa, itu yang memper-satukan mereka.Persekutuan dagang, supaya sama2 dapat untung, tetapi cara hidupnya beda2. Begitu bersekutu dalam perzinaan, sama2 menikmati ke-sukaan dosa sesaat, tetapi cara hidup yang lain, tidak sama,sendiri2. Begitu selanjutnya. Tetapi persekutuan tubuh Kristus harus dalam pimpinan satu Roh dalam semua segi hidup, dalam kesu-cian, sesuai Firman Tuhan.

3. Persekutuan dalam Firman Tu-han. Maz 119:63. Ini orang2 yg sama2 cinta Firman Tuhan dan taat dgn perto-longan Roh Kudus Fil 4:13. Semua sa-ma2 setuju Firman Tuhan = kebenaran kekal Luk 21:33. Bukan menurut pen-dapat suara terbanyak, atau menurut pimpinan, sebab seluruh tubuh Kristus harus tumbuh dan taat akan Firman Tuhan, Dia kepalanya.

4. Dari segala latar belakang.

Khusus dalam kitab Filemon ini ada satu latar belakang yang menyebabkan banyak kesukaran, yaitu perbedaan tingkatan duniawi, misalnya kaya dan miskin, tuan dan hamba, perbedaan suku, apalagi ada dendam dan dosa2 lain. Belajar menerima semua yang percaya seperti Putra manusia Yesus yang tidak membedakan orang Rom 2:11 dgn tulus dan cinta. Dalam dunia jongos dan direktur sangat sulit duduk bersama, sebab celah ini diduduki ba-nyak tingkatan2 orang. Tetapi dalam Gereja, dalam hal rohani, celah ini hanya ditempati Tuhan Yesus yang cin-ta baik direkturnya atau jongosnya, mereka semua sama2 anak Allah, bah-kan mungkin tingkatan rohani budak atau jongos bisa lebih tinggi di hadapan Allah daripada tuan atau direkturnya. Misalnya mantri dan dokter, sersan dgn kolonel, adik dan kakak sulung dll. Ingat dalam dunia pribadi masing2 berbeda banyak, tetapi dalam Tuhan sama2 bejana tanah liat, yg mulia itu isinya yaitu Kristus, Roh Kudus dan Bapa 2Kor 4:7, itu yang menyebabkan bejana biasa menjadi mulia dan ajaib seperti Wah 12:1. Sebab itu layani dgn kasih, dgn rendah hati (saling mencuci kaki Yoh 13:14), supaya tidak terasa dan tidak tertipu iblis dalam keluarga tubuh Kristus. Di dalam kantor dunia, tugas dan tanggungjawabnya berbeda, tetapi dalam tubuh Kristus sama2 ang-gota tubuh Kristus, sama2 anak Allah, sama2 bejana tanah liat, kita bersekutu dalam kasih dan kesucian, jangan be-reaksi dosa, tetapi terus dipimpin Roh.

Kalau ada salah, perlu diberitahu, dinasehati, tetapi dalam kasih dan ke-sucian 1Yoh 1:7, sehingga bisa sama2 meningkat makin seperti Kristus, itu ukuran kemuliaan kita dalam Tuhan Rom 2:29b.

Dalam pekerjaan sekuler masing2 bertanggungjawab sesuai tingkat pe-kerjaannya masing2, tetapi di luar pe-kerjaan, sebagai saudara dalam Kristus kita bersekutu dan bekerjasama dgn kasih dan rendah hati.

Jangan lupa, kalau kita sampai di Surga, cerita di dunia hanya “sekolah kita”, tetapi oleh anugerahNya kita boleh tumbuh di dalam Dia.

VIII. BEKERJASAMA DI DALAM TUHAN

Paulus minta kepada Tuhan untuk bisa bekerjasama untuk pelayanan selama di dunia. Kita bisa memakai kelebihan kita (uang, kepintaran, kedudukan, ke-mampuan dll) ber;-sama2 untuk Tuhan sesuai dgn prosentasi kita. (Misalnya bagi janda miskin memberi 2 keping seduit itu sudah 100% miliknya), tetapi bagi orang kaya seduit itu hanyalah 0,0001 % dari miliknya). Tetapi disini kita bisa saling melengkapi.

Belajar bekerjasama dalam pela-yanan dan masing2 memakai jabatan dari Tuhan, semua dari Tuhan, karena dan untuk Tuhan Rom 11:36. Jangan lupa, kalau kita sampai di Surga, cerita di dunia hanya “sekolah kita”, tetapi oleh anugerahNya kita boleh tumbuh di dalam Dia.

Kerjasama seperti misalnya guru, mantri, dokter dll saling mengisi, tidak sama hasilnya, tetapi bisa saling melengkapi dalam Kristus untuk kemu-liaan namaNya.

1. Hasilnya luar biasa, dari dua orang yang bersekutu Mat 18:19-20, (apalagi suami-istri punya keistimewa-an 1+1=1), hasilnya besar.

2. Im 26:8. Tubuh Kristus itu satu, di dalam Roh hasilnya besar. Kalau lima anggota tubuh Kristus bisa bersekutu, kekuatannya bisa naik sampai 100 kali. Kalau 100 orang bisa bersekutu, ke-kuatan bisa naik 10.000 kali, bukan main.

Kalau bisa bersekutu dalam Tuhan, hasilnya luar biasa dan itu perlu waktu ujian Akhir global, dosa dan kejahatan begitu tinggi, tanpa bisa bersekutu, tidak akan menang.

Mari kita mulai dari suami-istri, ke-luarga, kelompok kecil, Gereja lokal sampai Gereja global, bersekutu dalam kasih dan kesucian dalam pimpinan Roh sesuai Firman Tuhan, kita bisa melakukannya dalam Kristus.

Jangan ada benci, iri atau dosa2 lain, iblis akan bekerja, pekerjaan Tu-han akan rusak, bukan tambah kuat. Jangan lihat dari jumlah, tetapi mu-tunya berkenan pada Tuhan sampai ke akhir.

Scroll to Top