M4624 – Titus 3:5 , Rom 12:2, 2Kor 4:16 Terus, Semakin Baru

I. PENDAHULUAN

Barang baru itu daya tariknya besar.

Di dalam dunia semua yang baru ak-hirnya menjadi lama, lalu orang men-cari lagi yang baru, tetapi kemudian juga jadi lama, juga  ditinggalkan, di-buang, cari lagi yang baru, apalagi kalau ganti generasi orang baru, semua yang lama dibuang. Begitulah di dalam dunia semua makin bertambah lama, akhirnya diganti atau dibuang.

Tetapi di dalam Tuhan, lain. Kita yang lahir baru, terus diperbarui oleh Roh Kudus, anak2 Allahterus berubah menjadi baru makin lama makin me-ningkat kebaruannya menuju hal2 baru dari Allah. Bahkan untuk kita, sesudah mati, masih ada yang baru, Surga Bumi Baru, Yerusalem Baru, bahkan setiap bulan selalu ada yang baru dan ini berjalan terus menerus untuk kekal se-lama2nya Wah 22:2.

Jadi di dalam Tuhan, kita yang jadi baru oleh Roh Kudus dan kita terus diperbarui semua seginya, sehingga kita terus makin baru dan puncak pembaruannya, kitaakhirnya menjadi seperti Kristus yang terus makin baru.

Jadi dalam dunia, orangnya makin lama, makin tua, dan makin rusak, hanya sikonnya yang diperbarui tetapi hanya sementara, jadi lama dan di-buang. Tetapi dalam Tuhan, kita jadi baru dan kita yang terus diperbarui sampai baru penuh seperti Kristus. Sikon kita sekalipun jelek, jadi baik oleh Allah Rom 8:28, apalagi di Surga, sikon-pun terus berubah makin baru. Jadi orangnya dan sikonnya terus jadi baru sampai selamanya.

II. PEMBARUAN OLEH ROH KUDUS
Titus 3:5

Dari orang lama yg gelap, anak2 iblis, yaitu orang2 yang dikuasai iblis 1Yoh 3:10, kita dilahirkan baru menjadi orang baru menjadi anak2 Allah. Ini langkah pertama, permulaan dan Allah mempunyai rencana di dunia untuk menumbuhkan dgn cara mengalami hal2 baru sehingga tumbuh jadi lebih baru. Caranya banyak, istimewa di da-lam pengolahan / sekolah di dunia, yaitu masing2 hidup dalam sekolah pribadi yaitu di dalam tubuh daging se-lagi masih hidup (masih ada nyawa-nya).

a. Tubuh daging ini condong pada dosa Yoh 3:19, sebab itu kalau tidak dilawan, disangkali maka orangnya akan dikuasai dan menuruti daging, maka orang itu akan berbuat dosa, ia jadi rusak oleh dosa (Rom 6:23), dan perkara yang baru juga lenyap.

b. Roh kita. Kalau daging dimatikan (Luk 9:23), dgn pertolongan Roh Kudus (Gal 5:16-17), maka roh kita akan kuat, hidup dan diperbarui terus menerus, setahap demi setahap, menjadi makin baru seperti Kristus (Tit 3:5). Dgn lahir baru, kita menjadi orang suci (tingkat Ruangan Suci) yang terus dipimpin Roh Rom 8:14. Ini akan membuat pem-baruan yang menghasilkan pertum-buhan terus menerus, ber-ulang2, ber-tingkat untuk menjadi seperi Allah atau Kristus Mat 5:48, Yoh 10:35. Proses pembaruan ini berjalan sepanjang umur hidup, tidak boleh berhenti, se-bab setiap kali jadi baru, maka ia tum-buh. Selama hidup daging harus dima-tikan terus, supaya pembaruan oleh Roh bisa berjalan terus, sebab tubuh daging ini terus ada sampai mati atau sampai masuk dalam pengangkatan.

Orang benar sesudah mati, pada hari pengangkatan, akan mengalami penebusan tubuh lalu bangkit menjadi tubuh kebangkitan (= tubuh kemu-liaan) Rom 8:23, lalu ikut dalam peng-angkatan 1Tes 4:16.

Sementara itu roh kita yang sudah ditebus, terus diperbarui oleh 7 KPR dgn pertolongan Allah (dgn kerjasama dari 3 Pribadi Allah dalam kita yaitu Bapa, Putra dan Roh Kudus).

Tiga Pribadi Allah selalu bekerja da-lam orang percaya selama di dunia dan sampai di Surga kekal 1Yoh 5:5-6,7-8. Dgn demikian kita bisa terus meng-alami pekerjaan Bapa (Matahari, hidup suci dalam rencana Allah), Putra (Bu-lan, hidup dgn sengsara salib, Firman dan jabatan), dan Roh Kudus (12 Bin-tang, penuh dan dipimpin Roh, dan dgn karunia2 dan buah Roh) Wah 12:1, 1Kor 12:4-6.

Di dunia ada 3 Saksi, yaitu air (hi-dup benar, suci), darah (hidup dalam sengsara Kristus, salib), dan Roh (pe-nuh dan dipimpin Roh 1Yoh 5:7-8).

Orang2 yang bersedia dan terus setia sampai ke akhir Mat 24:14, inilah orang2 yang siap ikut dalam proses penamatan rencana Allah, lalu ikut pengangkatan.

Orang suci yang bersedia dan diolah dalam proses penamatan Allah dalam 3,5 tahun I(ini orang2 yang pe-nuh dan dipimpin Roh) mendengar suara tiga Pribadi Allah (1Tes 4:16) untuk pengangkatan, mengubahtubuh orang suci yang dipimpin Roh (Wah 11:2) mengalami tebus tubuh (Rom 8:23) berubah menjadi tubuh kebang-kitan oleh pekerjaan Roh Kudus.

Inilah hasil dari pembaruan2 dalam sekolah di dunia yaitu hidup dalam tubuh daging. Hidup di dunia belum se-lesai, sampai hari kiamat, baru peng-olahan di dunia selesai, lalu masuk da-lam perkara2 baru dalam Surga kekal. Tetapi tingkat kemuliaan setiap orang yg masuk Surga sudah ditentukan da-lam Kursi Pengadilan Kristus waktu pengangkatan. Selanjutnya masih ada pembaruan lagi, tetapi se-olah2 oto-matis untuk semua dan tidak dijelas-kan dalam Alkitab. Alkitab hanya men-ceritakan tentang pengolahan di dunia dan berikutnya itu adalah bagian yg lain tersendiri, tetapi masih ada hal yg baru seperti yg dijelaskan dalam Firman Tuhan.

III. PROSES PEMBARUAN ILAHI DALAM HIDUP KITA

Dalam Tit 3:5 sesudah lahir baru kita terus diperbarui setiap kali oleh Roh Kudus dalam hal2 atau kasus2 ter-tentu. Kalau lulus, mengalami perkara2 baru, itu berarti tumbuh. Tumbuh dan mengalami perkara2 baru dalam Kris-tus itu indah dan itu yang harus jadi pengalaman kita terus menerus, terus diperbarui oleh Roh, dipimpin Roh. Dalam hal apa saja, baik senang atau susah, kita harus tetap menang, tidak bereaksi dosa atau takut, atau kuatir, sebab kalau dipimpin Roh akan terus ada sejahtera, biarpun keadaan pahit dan menjengkelkan, atau bisa marah atau kecewa, putus asa. Seperti Paulus-Silas, bisa nyanyi dgn sukacita, lebih2 dalam hadirat Tuhan (Maz 22:4) ini pengalaman baru yang indah. Tuhan pasti hadir waktu itu sebab tiba2 ter-jadilah gempa bumi bukan oleh gunung meletus atau gerakan2 tanah bagian bawah, tetapi oleh kehendak (kuasa) Allah, sampai pasung2 terlepas, pintu2 terbuka, tetapi kamar di bawah tanah tidak roboh, sebab diatur Tuhan Kis 16:25-28. Ini pengalaman baru yang indah dan menguatkan iman, sehingga lain kali tidak takut dan bisa terus diperbarui oleh Roh Kudus. Begitu dalam hidup kita, akan datang macam2 pencobaan (jangan karena dosa, itu hajaran atau hukuman, bertobatlah sungguh2). Mungkin datang problem uang, pekerjaan, ancaman, gangguan sikon atau alam, pencobaan dalam pernikahan, keluarga, pelayanan dll. Kadang2 ukurannya kecil atau besar, pendek atau panjang, lama seperti Yu-suf dalam perantauan(perhambaan, penjara dan istana Firaun) itu lebih kurang 22 tahun. Tetapi jugabanyak kesukaran dan tantangan, tetapi Yusuf tetap berdiri benar dan taat akan Tu-han. Sehingga di rumah Potifar, se-bagai hamba, ia membuat kejutan2 suprise yang indah2 setiap kali oleh Roh Kudus, sehingga ia  makin dipuji dan dipercayai Potifar, pengalaman2 baru terus menerus dan makin me-ningkat sampai Yusuf dpercayai penuh untuk seluruh isi rumah pembesar Potifar. Jadi hamba di rumah Potifar itu limpah dgn pengalaman baru dan rohaninyamakin meningkat, sekalipun sebagai hamba, akhirnya jadi penguasa penuh dari seluruh istana Potifar dan semua harta miliknya, kecuali istrinya, Yusuf tidak mau menjamah sekalipun digoda dan diajak dalam banyak ke-sempatan. Akhirnya difitnah istri Po-tifar, dihukum dalam penjara. Celaka? Ya,  dalam kenyataannya, tetapi dipen-jara ia terus mengalami ber-macam2 pengalaman baru yang terus bertam-bah dan meningkat, sampai jadi wakil dari kepala penjara Kej 39:40-41. Apa-lagi di istana Firaun, ada mimpi, pro-blem, 7 tahun limpah, 7 tahun kelapar-an di seluruh negeri. Yusuf diangkat jadi wakil dan mengatur seluruh negeri Mesir sampai jadi aman dan nyaman dalam tangan Yusuf, luar biasa. Yusuf terus mengalami pengalaman2 baru dalam segala hal terus menerus, makin lama makin banyak makin indah, bukan makin kacau dan berantakan, tidak, terus diperbarui dan tumbuh dalam Tuhan. Waktu bertemu saudara2 dan bapaknya itu pengalaman baru yang tidak mungkin, tetapi jadi, luar biasa. Sampai akhirnya tulang2nya dibawa ke Kanaan dan kuburnya tidak ada lagi di sana beberapa ribu tahun kemudian pengalaman baru di dunia hampir selesai, kemudian akan ikut dalam per-temuan besar waktu pengangkatan, Yusuf ada di sana!

Text Box: M4624 / 21 Des 2025     hal 2      Ada lagi satu golongan orang2 yang bersedia (lima gadis bijak) yang sung-guh2 dan sudah tumbuh cukup tinggi, sehingga pada waktu pemisahan (go-longan jalan sempit dan jalan lebar, ada pedang Tuhan Mat 10:34) lalu masuk dalam masa proses penamatan rencana Allah, orang2 ini dgn fazi (fa-silitas akhir zaman ilahi) yang luar biasa dari Allah (puncak hujan Akhir) semua umat Tuhan yang akan ikut pengang-katan (golongan jalan sempit, seperti dalam Wah 2-3) mereka diolah luar biasa. Tumbuhnya secepat kilat dari Ti-mur ke Barat Mat 24:27, sebagian orang2 itu jadi sempurna, sehingga jumlah orang sempurna genap (Wah 14:1), maka 3 Angka kedatangan Tuhan genap (lihat bukunya) dan Tuhan Yesus datang di awan2, masa pengangkatan. Tetapi orang2 yang menjadi sempurna tidak menunggu saat pengangkatan, tetapi sebelumnya, pada saat pribadi masing2, waktu mereka menjadi sem-purna (tembus Tirai Ibr 10:19-20) lang-sung pada saat pribadi masing2, me-reka naik ke tahta Allah (Wah 12:5, sebelum perempuan dalam Wah 12:1 itu diangkat dgn dua sayap burung na-zar ke padang gurun yaitu pengang-katan). Jadi orang2 sempurna naik ke tahta Allah sebelum saat pengang-katan, pada waktunya masing2. Sesu-dah itu mereka melayani kembali ke dunia (pelayanan orang sempurna) seperti yang dinubuatkan dalam Yoh 1:51. Ini akan digenapkan dalam proses penamatan rencana Allah dalam 3,5 tahun I. Bagian ini juga terjadi penuh dgn hal2 baru yang indah, ilahi, luar biasa, yang akan dialami oleh semua orang yang bersedia di akhir zaman ini dalam proses penamatan rencana Allah Mat 24:42.

Ada problem yang cepat selesai, ada yang lama, tetapi tetap penuh dgn rentetan hal2 baru yang dibuat Roh Allah dalam hidup kita, luar biasa! Jangan takut. Hadapi semua dalam pimpinan Roh Kudus (ini cara hidup orang beriman yang sudah jadi anak2 Allah Rom 8:14), maka rentetan pen-cobaan itu akan jadi rentetan renew-ing, pembaruan oleh Roh dalam hidup kita, luar biasa. Rom 8:31,37, Maz 60:14, 2Kor 2:14.

Sebab itu, untuk orang yang dipimpin Roh, jangan takut pencobaan, tetapi bersukacitalah Yak 1:2. Untuk orang yang mengerti dan dipimpin Roh akan lulus dan ini indah, terus mengalami hal2 baru dgn Tuhan lewat segala macam problem dan pencobaan dalam segala segi hidup, pendek atau pan-jang, juga dalam pelayanan. Jangan bereaksi dosa dalam segala macam pencobaan dan problem. Tidak ada yang kebetulan, Tuhan tidak pernah sa-lah mengizinkan “celaka” datang pada kita, seperti pada Yusuf 22 tahun, bah-kan juga selanjutnya makin indah makin meningkat, terus diperbarui, bahkan sampai ratusan dan ribuan tahun berikutnya. (Yusuf hidup selama 110 tahun, lalu sesudah mati, tulang2 Yusuf dibawa keluar dari Mesir lebih kurang 500 tahun kemudian baru sam-pai di Kanaan, lalu kira2 2000 tahun bangkit waktu Putra manusia Yesus mati di Golgota, masuk Surga. Terus ada perkara2 baru yang makin diperbarui, sekalipun sudah mati, ada cara dan rencana Tuhan sendiri, tetapi Yusuf merasakannya. Inilah pembaruan oleh Roh Kudus yang mula2 kita kerjakan ber-sama2 dgn pertolongan Roh Kudus, lalu selanjutnya pemba-ruan2 itu terjadi sesuai janji2 Allah, luar biasa. Di dunia perkara2 baru itu terjadi dalam kerjasama kita dgn Tuhan selama hidup kita, sangat indah.

IV. KUNCI2 UNTUK MENGALAMI PEMBARUAN YANG TERUS MENERUS OLEH ROH KUDUS.

1. Mau percaya dan lahir baru oleh Roh Yoh 3:3,5.

2. Terus hidup dipimpin Roh, limpah 7 KPR dan tidak bereaksi dosa, tetapi taat pada pimpinan Roh. Ini hidup yang berkenan pada Tuhan dalam semua segi hidup Kol 1:10, Kis 13:22. Betul Daud pernah berdosa, tetapi ia ber-tobat sungguh2, meskipun sebagian rencana Allah batal dalam hidupnya (Kis 2:29; 13:36).

3. Memang dalam setiap pencobaan yang datang (Rom 8:31, 1Yoh 4:4) dgn pertolongan Tuhan semua itu berubah menjadi pengalaman baru, terus diper-barui oleh Roh Kudus dan kita ber-tumbuh di hadapan Tuhan.

4. Rom 12:2. Pikiran kita juga harus diperbarui menjadi pikiran Kristus,  se-hingga cara berpikir kita tidak lagi se-perti orang lama, orang dunia, tetapi seperti anak2 Allah yaitu berpikir se-perti Kristus 1Kor 2:16.

Pikiran Kristus itu adalah Firman Tu-han yang dibuka dan dijelaskan oleh Roh Kudus Yoh 16:13. Ini cara berpikir yang betul dan indah sebab sesuai Firman Tuhan, sebab terus dipimpin Roh sehingga hidup kita ini jalan di rilnya Tuhan selalu diperbarui dan di dalam rencana Allah. Pasti ada per-kara2 baru dibalik semua pencobaan dan kesukaran, kalau kita dipimpin Roh dan bertindak dgn pikiran Kristus. Jangan bersandar pada akal sendiri Ams 3:5, tetapi pakai pikiran Kristus yg sesuai Firman Tuhan dalam pimpinan dan pengurapan Roh Kudus. Ini indah dan luar biasa, tidak seperti orang2 dunia, tetapi seperti Putra manusia Yesus , seperti Kristus. Makin lama makin banyak kita mengalami perkara2 baru dari Allah, kita makin menjadi seperti Kristus, ini justru rencana dan kehendak Allah.

Jadi, pikiran yang diperbarui dgn pi-kiran Kristus itu sangat penting supaya bisa mengalami pembaruan terus me-nerus oleh Roh Kudus sampai akhirnya bisa menjadi seperti Kristus. Ini cara berpikir yang betul dari anak2 Allah yang mau mematikan daging dan terus dipimpin Roh 2Kor 4:16.

Orang luar makin merosot tetapi orang dalam (rohnya) terus diperbarui sampai akhirnya bisa menjadi seperti Kristus. Ini keindahan orang beriman yang jadi anak2 Allah, orang dalamnya diperbarui.

Tetapi orang dunia, yang diperbarui itu adalah sikonnya, tetapi mereka sen-diri tidak bisa diperbarui, tetap orang lama, bahkan makin tua, merosot sam-pai mati, tetapi rohnya justru makin rusak oleh dosa. Nyata benar bedanya. Sebab itu berjalanlah terus sebagai anak2 Allah dan kita akan mengalami pembaruan hidup ini Ef 4:23.

Roh dan pikiranmu diperbarui (TB, ISH). Pikiran anak2 Allah sudah diganti dgn pikiran Kristus (1Kor 2:16). Pikiran termasuk yang mana? Orang dunia juga punya pikiran manusiawi. Ini ada-lah bagian dari roh (orang dalam). Dan roh orang lama itu memakai pikiran akal manusia. Tetapi sesudah jadi baru, roh kita jadi baru, roh anak2 Allah, pikiran kita yang biasanya adalah pi-kiran manusiawi sekarang harus diganti dgn pikiran Kristus yaitu sesuai dgn Firman Tuhan 1Kor 2:16. Memang, se-bab sudah lama pakai pikiran manu-siawi, seringkali masih diteruskan sesu-dah jadi anak Allah, tidak boleh! Semua dicocokkan dgn pikiran anak2 Allah. Pikiran ilmiah bisa kita pakai dalam tempat dan konteksnya, tidak salah misalnya dalam sekolah, dagang, tetapi dalam Tuhan ada kebenaran: 3 = 1 (Allah), 2 = 1 (Nikah), banyak = 1 (tu-buh Kristus), ada definisinya dalam Alkitab. Pikiran manusia berdasarkan fakta, tetapi pikiran Kristus berda-sarkan Firman Tuhan 2Kor 5:7 (tetap ada pikiran ilmiah, tetapi dalam kon-teks dan tempatnya). Sebab itu pikiran anak2 Allah tidak nomer satu pakai pikiran manusiawi, tetapi harus dikua-sai oleh pikiran Kristus, itu bagian dari orang dalam atau roh.

Beda dan akibatnya sangat besar. Kalau seorang memakai pikiran Kristus yang sesuai Firman Tuhan, maka itu  dijelaskan dalam Ef 4:17-32; Ef 5-6 menceritakan bentuk hidup anak2 Allah yang seperti Putra manusia Ye-sus. Ini harus kita perhatikan dan taati. Ini adalah tabiat baru dari anak2 Allah Yes 43:19. Dgn pikiran Kristus, kita punya jalan dan sungai baru dalam padang gurun dunia ini Yak 1:22.

Pelaku, bukan pendengar saja.

Kita harus taat akan Firman Tuhan, misalnya mengampuni orang yang bersalah pada kita, bahkan sebelum ia minta ampun (tidak benci, dendam, dan punya rencana jahat. Tetapi kita tetap harus hati2 menghadapi, supaya jangan tertipu atau dirugikan Mat 10:16). Juga rendah hati, salib, lemah lembut dsbnya.

Belajar mencintai musuh, bukan ben-ci dan dendam. Semua kehendak Tu-han dalam segala segi hidup harus kita taati, maka itu jadi perkara2 atau pengalaman baru dalam hidup kita, sehingga rohani kita makin tumbuh, indah! Kol 3:10.

Manusia baru yang terus diperbarui menurut gambar Dia yg menciptakan. Memang kita diciptakan seperti Dia Kej 1:27, supaya diolah (bukan mesin) ka-lau mau diolah bisa jadi seperti Dia. Allah sanggup melakukannya tergan-tung dari kita Yes 40:31, Maz 103:5.

Memperbarui kembali seperti masa muda seperti burung rajawali, luar biasa Ibr 2:10. Jangan lupa tumbuh, diperbarui dan disempurnakan dgn ba-nyak sengsara salib 1Pet 1:2, Rom 15:16 Dosa disucikan oleh darah Yesus, tetapi roh kita disucikan, yaitu diper-barui oleh Roh Kudus, bukan pencucian dosa, tetapi termasuk pencegahan dosa.

KESIMPULAN

Hiduplah seperti Imanuel, Allah besarta kita terus menerus, dipimpin Roh se-suai dgn Firman Tuhan, ini hidup yang paling indah dalam dunia ini, tidak ada yg lebih baik lagi. Ini yang dikehendaki Tuhan, hidup seperti Putra manusia Yesus di dunia, itu jadi contoh, teladan dan jalan bagi kita di dunia Yoh 14:6.

Nyanyian:

Aku berubah, sungguh kuberubah

Waktu kus’rahkan hatiku

Aku berubah, sungguh kuberubah

Waktu kus’rahkan semua.

Yang kukasihi kini lenyap

Yang lebih baik, aku dapat

Aku berubah, sungguh kuberubah

Waktu kus’rahkan semua

Scroll to Top