MA-25 – Ratapan : Akibat Dosa yang Dahsyat dan Kekal

Kitab Ratapan ini adalah suatu tangis-an untuk mengenangkan kebinasaan Yerusalem yang ditaklukkan oleh Ba-bel.

Penulisnya adalah Yeremia.

Ada persamaan antara kitab Yeremia dengan Ratapan.

Biasanya dibacakan pada hari per-ingatan penghancuran kota Yerusalem.

Disebut kitab kesedihan, atau “Puisi kuburan”, sebab akan dibacakan di kuburan.

STATISTIK

Buku ke-25, terdiri dari 5 pasal.

Kitab ini tiap-tiap pasal terdiri dari 22 ayat kecuali pasal yang ketiga 66 ayat yaitu 3 x 22.

Dipersamakan dengan abjad Ibrani yang terdiri dari 22 huruf.

Dalam bahasa Ibrani susunan puisi ini disebut bentuk akrostik (disusun menurut abjad). Dimulai dengan huruf pertama dan diakhiri dengan huruf terakhir.

Akibat dosa.

Bagi kita Kitab ini untuk mengingatkan betapa pahitnya orang berdosa dan yang undur dari Tuhan dan betapa berbahaya keadaannya untuk kekal. Jangan sampai undur!

Dosa dalam dunia (di hadapan iblis). Dosa itu umum, siapa yang tidak pernah dan terus berdosa. Dalam sikon dan adat duniawi, dosa dianggap masih normal, kalau kecil, yang tidak jadi urusan polisi. Bahkan seringkali jadi kesukaan dan kemuliaannya Pkh 2:10, Fil 3:19.

Di hadapan Tuhan, itu perkara jahat yang menyebabkan mati kekal Rom 6:23. Allah sendiri Maha suci dan anak2 Allah juga adalah orang suci dan punya tabiat dan kemampuan ilahi seperti Putra manusia Yesus, sebab yang normal di hadapan Allah adalah hidup suci, tidak berdosa.  Tetapi dosa di hadapan Tuhan adalah sbb:

1. Dosa ada 3 tingkatan.

2. Dosa meskipun tidak tampak dalam hati dan angan2 tetap dosa Ams 23:7. Ingat bersedih dari dosa MAK DSY.

3. Satu kali orang berbuat dosa, itu berarti iblis dapat pintu masuk ke dalam orang itu (sekalipun belum tinggal dalam hatinya) seperti pada Petrus, Yohanes, Yakobus. Ini memberi tempat dan kesempatan pada iblis Ef 4:27.

4. Dosa (juga panah berapi iblis Ef 6:16, itu pikiran dosa yang tiba2 mun-cul waktu melihat, dengar dll) dosa yang masuk, timbul, bisa dibuang, di-setujui, atau dibiarkan, plin-plan, orang dunia berkata ini masih netral, tetapi kalau disimpan dalam hati itu dosa di hadapan Tuhan dan diludahkan Tuhan Wah 3:16.

5. Dosa yang masuk akan terus tumbuh bahkan akhirnyasampai sem-purna Ams 6:26-27.

5.1. Iblis tidak akan keluar kalau tidak diusir, bahkan dengan segala siasat ia memaksa untuktinggal terus di dalam orang itu dan terus mem-besarkan dosa itu dan macam2 do-sa lainnya.

5.2. Dosa itu seperti racun akan timbul banyak akibatnya, bisa mabuk dan bahkan mati.

5.3. Ikatan dosa itu, makin lama, makin banyak, makin kuat.

5.4. Mata rohaninya kabur sampai buta 2Kor 4:4.  

5.5. Menyesatkan, tidak tahu lagi be-danya yang benar dan yang salah.

5.6. Perasaan hatinya rusak, sehingga tidak tertuduh waktu berbuat dosa Ams 14:16, 2Tim 4:3, bahkan bisa bangga dan bersukacita dalam ber-buat dosa Ibr 11:25, Fil 3:19.

5.7. Dosanya makin banyak, rencana Allah baginya makin banyak yang rusak.

5.8. Makin banyak ia mengerti, maka makin besar hukumannya Luk 12:48.

5.9. Dosa meningkat sampai tingkat III seperti iblis, Antikris, tidak mau dan tidak bisa bertobat lagi, sekalipun dianiaya dalam penderitaan yang besar seperti Zedekia dan Henanya Yez 28:17. Bahkan kalau dimasuk-kan ke Surgapun tetap berdosa Yes 26:10.

Malaikat berdosa tidak diampuni 2Pet 2:4 (sebab sudah melihat Surga dan Neraka, dan mengerti) langsung di-buang jadi setan = dosa tingkat III. Manusia tidak mengerti, sebab itu wak-tu berdosa tidak langsung dihukum, masih ada  kemurahan yang besar Rom 11:22.

Kalau orang2 yang dipancung oleh Babil di hadapan Zedekia bertobat, pasti terjadi tindakan Tuhan yang heran seperti pada Yoyakhin, Simson, Yunus, Niniwe dll. Orang2 ini tidak mau bertobat, mungkin dosanya tingkat II belum sempurna, tetapi buta, tidak mengerti dan tidak peduli neraka (lain dari shock pengangkatan); Mereka itu hanya memikirkan dahsyat hukuman-nya, tetapi tidak memikirkan tentang Tuhan dan pertobatan. Sebab itu ja-ngan keras hati, akibatnya celaka seperti Zedekia. Ini adalah pekerjaan iblis, dosanya makin besar, seringkali dengan sukacita dan kepuasan besar, tahu2 mati atau bunuh diri, tidak lihat Neraka tetapi masuk di dalamnya. Jangan seperti ini, kalau ada dosa, bertobatlah har ini juga Ibr 3:15.

Kitab Yeremia cerita tentang dosa yang merajalela dan tumbuh sampai pun-cak2nya, ditandai dengan kehan-curan Yerusalem. Sebab itu Yeremia mence-riterakan peringatan2 tentang kejatuh-an Yerusalem, tetapi Ratapan menceri-terakan tentang perkabungan, puisi ku-buran, sebab dibacakan disini, tetapi sia2 untuk yang sudah mati, tetapi untuk yang masih hidup masih bisa jadi nasehat.

Ini suatu peristiwa yang sangat menyedihkan sebab dalam Kitab Yere-mia sudah diperingatkan, sudah dina-sehati dengan ber- bagai2 cara supaya Israel percaya akan Firman Tuhan dan bertobat, jangan  sampai binasa. Tetapi ternyata toh mereka dibinasakan de-ngan sangat dahsyat, Yehuda tetap keras hati, tidak bertobat. Sekarang Yeremia hanya bisa menangis dan meratapi semua hal yang sudah diper-ingatkan dengan jelas dan nyata ber-ulang2.

Ratapan ini terdiri dari dan mengingatkan:

a. Kejatuhan orang Israel. Betapa pahitnya orang yang undur dari Tuhan, yang tidak mau memperdulikan per-ingatan2 dari Firman Tuhan sebab se-tiap peringatan dari Tuhan pasti jadi.

b. Kejatuhan orang beriman. Seba-gian besar orang2 Israel mati dibunuh. Ada sebagian kecil yang ditawan di Babil, dan sesudah 70 tahun masih bisa kembali lagi, seperti Ezra, Nehemia dll, kembali ke Yerusalem. Ini berlangsung terus.

Hati2 jangan jatuh dalam dosa dan keras hati, akibatnya nyata sekali dan dahsyat, lebih2 kalau sudah masuk Neraka, kesempatan habis.

Ratapan ini juga menjelaskan be-tapa dahsyatnya penderitaan akibat dosa di dunia sekarang, juga kemudian di Neraka, bagi orang2 yang tidak mau percaya, atau sesudah percaya meng-abaikan dan meremehkan nasehat atau peringatanFirman Tuhan, yang tidak mau ditaatinya.

KEBENARAN-2 DALAM RATAPAN

Biasanya kalau belum terjadi, orang masih ragu2 atau kurang percaya dan ada kecenderungan meremehkan. Te-tapi kalau sudah terjadi (mereka sudah ada di dalam tawanan), apalagi mereka terasa, maka sekarang mereka melihat kebenaran2 itu betul2 suatu kebenaran yang terjadi, tetapi sudah kasep (terlambat).  

Begitulah banyak kebenaran2 da-lam Ratapan itu ditulis, adalah kebe-naran2 yang pasti jadi kalau kita taat, meskipun untuk sebagian sudah kasep. Tetapi bagi orang2 yang dalam per-asingan, beberapa orang sungguh2 bertobat dan memperhatikannya, mes-kipun dalam keadaan yang pahit, me-reka bertobat sungguh2 seperti Yoya-khin dan dengan cara yang ajaib, Tuhan melepaskannya baik2, mengalami per-kara2 yang sangat ajaib (Yer 52:31). Orang2 yang ditawan,ini sebagian bisa kembali ke Israel sesudah 70 tahun dan merekalah yang menangis paling keras waktu melihat Bait Allah mulai diba-ngunkan Ezr 3:12.

Jangan kita termasuk orang yang kasep atau terlambat. Percayalah akan kebenaran2 Firman Allah, selidiki dan pegang baik2, maka kita tidak perlu mengalami kepahitan2 yang sudah di-peringatkan dalam Firman Tuhan, te-tapi mengalami bagian yang manis saja, memang itu yang diharapkan Tuhan. Karena waktu terbatas. Kita akan melihat kebenaran2 yang indah satu ayat per pasal.

RAT 1:9. TIADA DISANGKA DEMIKIANLAH KESUDAHANNYA

Orang2 Israel terus berkeras hati dalam dosa, lebih2 Zedekia, mereka maju mundur dalam mentaati Firman Tuhan, ragu2 sehingga dosanya yang terus bertambah (najisnya sampai ujung2 pakaiannya) tetapi rohaninya rusak. Mereka tidak mengira kalau hukuman-nya begitu dahsyat. Bukankah mereka masih berbakti, masih ada Bait Allah yang masih berdiri dengan megah dan setiap kali mereka masih masuk di dalamnya. Juga  masih ada Imam2, na-bi2 (palsu) dan orang2 Lewi dalam Bait Allah dan kerajaannya.

Tiba2 keadaan berubah sangat dah-syat, semua menjadi tidak ada harga-nya seperti anjing mati saja.

Begitu penyesalan orang2 yang ter-tinggal dalam pengangkatan. Mereka tidak menyangka bahwa mereka akan tertinggal lalu masuk dalam aniaya yang sangat dahsyat dalam zaman Antikris, belum pernah ada seperti itu dalam sejarah manusia Mat 24:21. Te-tapi ini juga masih sangat2 untung di-bandingkan dengan Neraka. Asal me-reka setia sampai mati, masih bisa menyusul ke Surga, tetapi di Neraka tidak bisa menyusul ke mana pun. Tetapi kalau sekarang hidup sungguh2 ikut Tuhan, itu paling untung, sebab kita memperoleh hidup kekal. Jangan sampai kasep, tidak ada her (= ulangan).

RAT 2:14. FIRMAN YANG ENAK – MENYENANGKAN, TETAPI DUSTA

Firman yang disiapkan Yeremia selalu tidak enak. Mereka ingin mendengar janji2 Tuhan yang lain, indah, ajaib, heran, tetapi tetap hidup dalam dosa menuruti hawa nafsunya. Ini yang ideal, sehingga mereka hidup dengan sejahtera dan bahagia dalam daging-nya. Banyak nabi2 palsu timbul dan itu sungguh memuaskan mereka dan me-menuhi kebutuhannya. Para pedagang di dunia memang mencari dan mem-buat barang2 yang cocok dengan kebu-tuhan konsumen. Begitu iblis meme-nuhi keinginan banyak orang Kristen yang keras hati supaya sukses besar, tetapi hidup dalam dosa melawan Tuhan! Juga pemimpin2 dalam Gereja membuat hal yang menarik orang banyak, sehingga laris, sukses, ter-masyur dan dicari banyak orang, tetapi hidup dalam dosa dan keras hati. Tetapi hamba2 Tuhan yang benar tidak mempunyai pilihan lain, mereka tidak berani mencocokkan pemberitaannya dengan kebutuhan orang2 beriman boleh menuruti dosa/ duniawi yang tidak mau bertobat, tetap keras hati. Betul tampaknya berhasil (seperti Zedekia dll) itu akan berakibat dahsyat.

Yeremia mengeluh sebab ia setia ke-pada Tuhan dan memberitakan kebe-naran, tetapi itu selalu dahsyat dan tidak disukai orang2 yang tidak ber-tobat serta mendua Yer 20:7-8. Tidak semua orang mau mendengar Yeremia. Nabi2 palsu itu lebih banyak didengar dan lebih cocok untuk memenuhi kebutuhan orang2 beriman (yang keras hati dalam dosa) waktu itu. Memang kalau Firman Tuhan disesuaikan den-gan orang banyak, banyak pe-minatnya. Tetapi  Firman Tuhan tidak boleh diubahkan. Justru kita yang harus dicocokkan dengan Firman Tu-han, kita yang harus berubah menjadi orang baru dan tumbuh menjadi seperti Kristus. Sebab itu jangan ikut orang banyak dalam dosanya Kel 23:2. Jangan mencari Firman Tuhan yang cocok dan enak untuk telinga kita 2Tim 4:3-4. Jangan menyegarkan daging. Ca-rilah kebenaran Allah dalam Firman-Nya, taat, sehingga hidup benar dan terus dipimpin Roh Kudus. Kita yang harus berubah menjadi seperti Dia, mematikan daging ini dan mentaati Dia.

Orang seperti ini akan bahagia sekarang dan sampaikekal. Percayalah akan Firman Tuhan. Mau disucikan, di-bongkar, ditempa, diolah supaya pada akhirnya kita boleh menjadi sama seperti kristus dan dalam kemuliaan-Nya yang kekal. Jangan sampai celaka untuk kekal.

RAT 3:45-(50)

MENJADI AMPAS DAN SAMPAH

Sangat sedih. Bangsa pilihan Allah menjadi ampas dan sampah, bukannya menjadi yang di atas dan kepala Ul 28:13. Sesudah hancur, baru sadar. Waktu masih punya kesempatan di-sia2kan, maka sekarang menjadi ampas dan sampah. Ini juga tidak disertai de-ngan kehormatan, kesukaan, kepuasan dan hidup sejahtera, tetapi musuh terus mengangakan mulutnya tanpa takut dan justru umat Tuhan yang terus  takut dan masuk menjadi jerat baginya setiap hari. Airmata mengalir seperti sungai, bukan air hayat. Hidup seperti mati, matipun akhirnya sangat mengerikan.

Inilah umat Tuhan yang seharusnya menjadi puncak atau mahluk kesukaan dan keelokan segenap bumi Rom 2:15. Inilah akibatnya tidak sungguh2 mau percaya akan Firman Tuhan, hanya main2 saja, beribadat, baik pelayanan, tidak ada kesungguhan, tak ada tang-gung jawab, begitu sembrono, sebab sudah mata gelap dengan segala kesu-kaan dan kemuliaan duniawi.

RAT 4:6 (-11)

DOSANYA MELEBIHI SODOM

Akhir zaman akan seperti Sodom Gomora dan zaman Lut. Tetapi orang2 beriman yang suam dan tidak mau sungguh2 itu akan menjadi lebih jahat dari orang Sodom Yes 1:9-10. Jangan lupa, ini orang2 beriman yang masih berbakti tetapi hidup penuh dengan keduniawian dan dosa. Tidak ada per-tobatan tetapi jalan dipimpin hawa nafsunya terus menerus. Orang ber-iman yang tidak menjaga hatinya, diincar setan dan bisa menjadi delapan kali lebih jahat Mat 12:43-45 menjadi lebih rakus dalam dosa daripada orang dunia Ef 4:19. Perasaan hatinya sudah mati Ams 14:16, 2Tim 4:1-3. Setan akan memberi perhatian khusus untuk orang2 yang pernah menjadi orang rohani, sebab ini bisa menjadi kaki tangan setan yang lebih efektip ber-gerak dan menyesatkan di antara umat Tuhan. (Antikris juga orang beriman yang undur 1Yoh 2:18-19). Jangan keras hati dalam dosa Ibr 3:13,15 terus memeriksa diri setiap hari, tinggal lekat dalam Dia seperti carang dalam Pokok Yoh 15:5, 1Kor 6:17 maka kita tetap dalam kesucian, kesukaan dan peng-urapanNya dan makin limpah dengan Firman Tuhan. Jangan beri tempat  kepada iblis, sebab orang2 benar yang jatuh (meskipun masih beribadat Ams 5:14) itu bisa menjadi munafik dan sangat keji melebihi orang Sodom Mat 23. Belajarlah terus dipimpin Roh dalam kesucian, penuh dengan buah dan karunia2 Roh, tumbuh dan ber-buah2 bagi Tuhan, jangan lengah.

RAT 5:20 (-22)

DILUPAKAN SAMA SEKALI, DITINGGALKAN SE-LAMA2NYA ?

Ratapan Yeremia yang terakhir, orang2 Israel dilupakan sama sekali, kecuali Yekhonia, Daniel, Sadrakh, Mesakh, Abednego, Nehemia, Ezra, Mordekhai dll. Semua yang dilihat Yeremian, di-tinggalkan Tuhan semua dan binasa, apalagi mereka yang tidak bertobat ini, terus ditinggalkan, dan sesudah mati masuk dalam Neraka kekal, untuk se-lama2nya.  Yeremia ber-tanya2, apa-kah mereka dilupakan dan ditinggalkan Tuhan se-lama2nya? Tidak ada jawab-an. Sebetulnya sudah dijelaskan, tetapi mereka yang mempermainkan kesem-patan itu. Mereka sendiri yang me-nentukan sebelumnya nasibnya.

Ini pasti terjadi untuk orang yang tidak percaya dan tidak mau taat.

Sebagian sudah mati seperti ke-luarga Zedekia yang gagah, anggun, tetapi seenaknya ikut Tuhan. Sebagian ditawan, masih mempunyai kesempat-an lewat api, tetapi akhirnya kalau ke-sempatan dibuang, itu menjadi Neraka kekal. Sekarang kita masih mempunyai kesempatan penuh, jangan main2, ja-ngan sembarangan, tetapi dengan sungguh2 beribadat dan melayani Tu-han dengan segenap hati, pikiran dan kekuatan Luk 10:27-28. Kesempatan yang tidak dipakai akan menjadi celaka yang kekal.

KESIMPULAN

* Lebih baik menangis sekarang dari-pada besok menangis tanpa air mata lagi, apalagi dalam Neraka kekal.

* Lebih baik hilang satu tangan, satu kaki, satu mata, sebab menuruti da-ging, tidak memakai kesempatan yang ada (Mat 5:29-30; 18:8), maka mereka akan melihat kemuliaan dan kebaikan Allah yang luarbiasa dan se- lama2nya menjadi keluarga Allah yang bahagia dalam Surga Bumi Baru untuk kekal.

* Orang Kristen yang mendua, suam, duniawi akan ditinggalkan se-lama2nya menjadi anak2 iblis dalam kerajaannya untuk kekal, lepas dari Allah, dilupakan dan ditinggalkan untuk se-lama2nya.

NYANYIAN

Jika mati pergi mana?

Surga atau neraka?

Senang susah selamanya

Lekas pilih skarang

Scroll to Top