YS1 – Yesaya 1:1-2 Pendahuluan

KITAB NABI YESAYA

I. PENDAHULUAN

1. Masa pelayanannya
Yesaya bernubuat untuk kerajaan Yehuda selama pemerintahan Uzia, Yotam, Ahas, Hizkia (Yes 1:1) ada menurut tradisi Yesaya masih hidup dalam zaman Manasye anak Hizkia.
2. Penulis
Anak Amos, seorang nabi yang hidup di Yerusalem kira-kira abad ke-8 SM. Tentang panggilan Tuhan ditulis dalam Yesaya 6:1-8 tentang keluarganya di dalam Yesaya 7:3, 8:3-4. Lain-lainnya: 2Raj 19:2; 20:1, 2Taw 26:22, Yes 1:1; 2:1; 6:1; 7:3; 13:1; 20:2; 37:2; 38:1; 39:3, Mat 3:3; 4:14.
Ada orang yang mengatakan (tradisi) bahwa Yesaya adalah turunan raja; Amos bapanya adalah anak termuda dari raja Yoas, Yehuda. Istrinya seorang yang juga bernubuat dan anak-anaknya sedikitnya dua putra (7:3; 8:3,18) la melayani kurang lebih 60 tahun sebagai nabi, kemudian menurut tradisi ia mati syahid dalam pemerintahan Manasye Ibr 11:37.
3. Kata kunci
Keselamatan (28 kali)
Yesaya artinya keselamatan dari Tuhan.
Ada orang menyebut buku ini Injil Yesaya atau Injil yang ke-5, sebab banyak menerangkan tentang keselamatan.
Jadi dalam Kitab ini kita mendapat banyak hal tentang keselamatan, penebusan, dan nubuat-nubuat tentang akhir zaman yang berserakan dalam seluruh Kitab Yesaya.
4. Statistik
Buku ke-23, 66 pasal, 1291 ayat, 37044 kata (Inggris).
Kitab Yesaya termasuk kitab nabi-nabi besar, yaitu Yesaya sampal Daniel, sebab tulisannya panjang.
5. Maksud penulisan
1. Mengingatkan adanya hukuman atas dosa-dosa mereka.
2. Menyatakan rencana Allah tentang pemulihan Israel dan pemerintahan Mesias yang kekal (akhir zaman).
II. PEMBAGIAN KITAB
Yesaya (sepertl Alkitab mini, 39 buku Wasiat Lama dan 27 buku Wasiat Baru).
1-39 ~ Suci (tahta 6:6) kebenaran dan keadilan Allah
40-66 ~ Kemuliaan (Anak domba 53:7) Anugerah dan kemurahan Allah

1-66 Anak domba di atas Tahta Wah 7:17
Skema Kitab Yesaya
I. 1-39 Perintah Allah (suci)
1-12 Nubuatan tentang Yehuda
13-27 Nubuatan tentang bangsa kafir
28-35 Peringatan dan perjanjian
36-39 Sejarah
II. 40-66 Kemurahan Allah
40-48 Penebusan dijanjikan
49-57 Penebusan disediakan
58-66 Penebusan dinyatakan
(Skema dari buku: Jensen’s survey of the Old Testament)

YESAYA 1:1 NABI DARI EMPAT ORANG RAJA

Pemeliharaan Allah itu amat indah Yud 1:24. Asal kita mau disudkan, la sanggup menolong kita sampai tetap terpelihara dalam kesucian.
Salah satu cara untuk mencegah supaya jangan salah jalan dan untuk menjaga supaya manusia tidak jatuh lebih lanjut dalam dosa adalah lewat seorang nabi. Bahkan bagi setiap orang Allah mempunyai seorang nabi, lebih-lebih pada waktu umat Allah berdosa 2Taw 36:14-16. Kadang-kadang nabi itu tidak dikenal (banyak nabi-nabi dalam Perjanjian Lama yang tidak dikenal). Misalnya dalam 1Raja-raja 20:35-36. Bagi Daud ada nabi Natan, bagi Paulus nabi Agabus. Bahkan kadang-kadang fungsi nabi itu dapat disalurkan sembarang orang, misalnya kepada Yosia, suara Allah datang lewat raja Mesir Nekho 2Taw 35:22. Nubuat itu dapat datang melalui seorang nabi atau seorang yang penuh Roh Kudus dan bernubuat sebagai karunia Roh Kudus 1Kor 12:10. Bahkan kadang-kadang melalui mulut orang-orang berdosa Yoh 11:51.
Ingat juga nabi Balhum (Bileam) yang suka uang itu, mulut keledaipun dapat dipakai Allah untuk menyampaikan kata-kata-Nya, bahkan melalui mulutnya sendiri.
Tuhan tidak ingin seorangpun binasa dalam dosa Flp 1:6. la akan berbuat segala perkara yang mungkin, biasanya. melalui:
A. Langsung: Firman Tuhan dan Roh Kudus di dalam hati Yoh 14:23; 16:18. Ini paling indah sebab hubungan langsung dengan Allah. Kalau seorang tetap keras kepala, maka Roh Tuhan akan berbantah-bantah dengan kuat di dalam hatinya sehingga hatinya gelisah Kej 6:3. Selain ini Tuhan juga dapat memakai mimpi melalui peristiwa-peristiwa Luk 15:16 dsb.
B. Tidak langsung
Kalau Tuhan tidak bisa bicara langsung, la akan memakai suara dari luar, mula-mula melalui orang-orang dekatnya, gembalanya, hamba-hamba-Nya, bahkan kalau perlu siapa saja bisa dipakai asal orang beriman yang berdosa itu bisa bertobat. Seorang yang memberi tempat pada roh durhaka, pemberontak Ef 2:2, tidak mau memberi tempat kepada Tuhan, ia akan menentang pekerjaan Roh Kudus Kis 7:51, mendukakan Ef 4:30, bahkan memadamkan 1Tes 5:19. Kalau di dalam hati pelita Allah sudah padam, maka Allah hanya dapat memakai alat-alat dari luar, sebab di dalam sudah dikuasai iblis (tentu keadaannya lebih parah).
Orang yang terus berkeras hati, akhirnya akan menghojat Roh dan tidak ada ampun lagi baginya Mat 12:31, 1Yoh 5:16, lbr 10:26.
Untuk orang yang sudah keras hati atau orang-orang yang bodoh yang tidak dapat mendengar suara Allah, Tuhan juga memakai nabi-nabi-Nya atau anak-anak Allah yang lain (karunia nubuat) Gal 6:1, Kol 4:16 Orang Yang ada kasih dalam hatinya seperti hati Yesus, ingin mengangkat saudaranya dari lumpur dosa Yak 5:20.
Amat indah kalau dua orang yang sehat dalam Tuhan saling tolong menolong Pkh 4:9-12 terutama seharusnyalah suami istri di dalam Tuhan.
Tetapi iblis juga ingin bicara untuk menjatuhkan manusia dalam dosa, yaitu:
a. Suara daging yang jahat dan cenderung pada dosa di dalam manusia Yoh 3:19, Rom 7:(18-)21. Kalau seorang ada roh iblis di dalam dia, ia akan lebih kuat dipengaruhi dan dikuasai roh jahat itu seperti Yudas, sehingga mampu berbuat dosa yang lebih jahat (dosa di dalam roh setan). Ini lawannya daripada seorang yang penuh dengan Roh Allah yang selalu menguatkan Zak 4:6, Gal 2:20.
b. Dari luar iblis juga mengirim banyak orang-orang jahat, misalnya nabi-nabi palsu untuk Achab, bahkan melalui orang beriman yang tidak berjaga-jaga pun iblis dapat bicara Mat 16:23. Bersahabat dan bergaul dengan orang jahat lekas merusak kelakuan yang baik 1 Kor 15:33, sebab ia selalu menguatkan perkara-perkara daging 2Tim 2:16-17 jauhkan dirimu daripada orang-orang semacam ini 2 Tim 3:5. Contoh dalam 2 Samuel 13:3-5, Amnon yang  belum berani berbuat dosa, dengan nasehat Yonadab misanannya, langsung terjun dalam perbuatan dosa dan binasa! Orang-orang yang larut dalam dosa, itu suka menarik orang lain dalam dosa Rom 1:32. Kita harus dipisahkan dari mereka 2Kor 6:7, Ef 5:11. Tetapi wai bagi orang yang didekatnya selalu ada orang-orang dari iblis, lebih-lebih yang menikah dengan utusan iblis seperti Ahab dan Izebel. Tentu pernikahan orang Kristen (kalau sudah terlanjur menikah dengan orang yang tidak bertobat) tidak boleh diceraikan, kalau toh hal ini terlanjur, ia harus bersedia menerima akibatnya, selalu bertempur dengan iblis Ef 6:12 bukan dengan manusia, dengan memakai kuasa dari Atas Luk 24:49, Kis 1:8 berdoa dan ingat Firman Tuhan dalam Roma 12:21.
Kita harus berjaga-jaga menghadapi  setiap suara/ pengaruh yang kita dengar, dari siapapun termasuk orang dekat kita, meskipun ia anak buah atau pemimpin kita Mat 16:23, juga kalau istri atau suami bicara salah, jangan ikut Kis 5:2, Rut 1:13. Coba Naomi berani bicara menasehati suaminya dan berdoa, tidak sampai tiga kekasihnya mati di negeri kafir dan pulang sebatang kara. Coba Ananias dan Safira tidak sehati dalam dosa, mereka tidak sampai mati begitu mengerikan. Sebab itu sangat indah persekutuan orang-orang suci bersama-sama yang saling menasehati, mendoakan, dan melayani dalam Roh Kol 3:16.
Tuhan tidak menghendaki seorangpun dari anak-Nya jatuh dalam dosa, apalagi terus menerus, tetapi Ia ingin semua bersama-sama makin tumbuh dalam kesucian.

YESAYA 1:2 LANGIT DAN BUMI MENJADI SAKSI

Allah berani dan bisa memanggil langit dan bumi menjadi saksi, sebab Allah benar, tidak pernah salah, tidak pernah keliru. Allah selalu benar Ay 34:12. Kalau kita mengalami perkara-perkara yang pahit yang tidak enak, yang menyakiti hati, maka:
1. Ucapkan syukur
2. Jangan salahkan Allah, tetapi periksa diri, itu mungkin karena salah kita atau ujian.


1. Meskipun pahit, ucapkan syukur!
Ef 5:20, ITes 5:18 Kalau sesudah ditolong oleh Tuhan kita bersyukur, itu biasa. Orang kafir juga berbuat demikian. Orang-orang Kristen yang buat bidston ucapan syukur sebab sembuh dari penyakit, sebab naik kelas dll, itu normal, itu sudah sepatutnya. Orang kafir Juga berbuat demikian. Baru berarti, baru ada harga/ nilainya kalau di dalam kepahitan kita masih bersyukur seperti Ayub 1:21. Ini baru orang yang berharga di hadapan Allah. Ini korban syukur. Baru bisa bersyukur kalau daging yang pahit, takut, kuatir, sakit, rugi, menderita dll dikorbankan, dimatikan sehingga bisa bersyukur. Bersyukurlah dalam segala perkara, jangan hanya waktu ditolong/ diberkati.
2. Jangan salahkan Allah
Orang yang menyalahkan Allah, itu gejala-gejala tidak baik. Itu tandanya orang itu tidak akan tertolong, akan makin susah dan menderita. Dokter yang pandai tahu gejala-gejala penyakit waktu masih dini. Orang Kristen dengan hikmat Firman Tuhan dan Roh Kudus sadar, bahwa orang yang dalam susah menyalahkan Tuhan, itu gejala celaka! Ini orang yang bodoh, yang akan menjadi makin susah dan makin celaka. Orang yang menyalahkan Allah Rom 3:4, maka dosanya akan tetap tersembunyi, sehingga dosa yang menyebabkan celaka itu tidak diberantas, malah makin bertambah-tambah sebab tidak diketahui dan tidak dimatikan. Akibatnya celaka makin bertambah-tambah! Orang yang menyalahkan Allah, menjadi bodoh, Ia tidak akan mengerti kehendak Allah dan tindakannya akan ngawur dan makin sulit, makin parah keadaannya sampai binasa. Jangan salahkan Allah.
Orang yang tidak menyalahkan Allah itu bijak, sebab itu yang benar. Allah memang tidak pernah salah. Allah ita amat heran! Sekalipun kita mengalami kepahitan, itu bukan kebetulan tetapi juga bukan dari tindakan Allah yang salah! Orang yang tidak menyalahkan Allah akan memeriksa diri sendiri dan akan menemukan kesalahan2nya sendiri sehingga ia bertobat dan kembali taat, maka semua celaka berhenti dan ia akan kembali beruntung! Orang yang menyalahkan diri sendiri, mau memeriksa diri sendiri, itu pintar, akalnya akan terbuka, Allah akan berkenan kepadanya dan akan membantu membuka akalnya, misalnya Daud yang suka periksa diri, itu baik sekali Maz 139:23-24. Jangan salahkan Allah, itu gejala-gejala celaka yang hebat.
ANAK DIBESARKAN, WAKTU BESAR MEMBERONTAK, MELAWAN
Itu sungguh menyedihkan orang2 tua yang mempunyai anak-anak sepertl ini. Jangan seperti Yesyurun Ul 33:15. Kalau seorang anak dibesarkan oleh seorang kaya, kita harap ia menjadi orang yang bertumbuh baik, tidak kekurangan biaya, jadi orang yang berguna dalam masyarakat. Kalau seorang anak dipelihara oleh seorang dokter, kita harap ia menjadi orang yang sehat-sehat dan kuat. Kalau seorang anak diasuh oleh seorang guru budi pekerti, kita harap ini akan menjadi seorang yang sopan, berbudi, dan beradab. Kalau seorang diasuh oleh seorang sarjana, kita harap ia menjadi seorang yang pandai. Bagaimana kalau seorang dipelihara, dididik, diasuh, dan dibesarkan oleh Allah. Bukankah Allah lebih dari orang kaya, dokter, sarjana, guru budi pekerti, dll. Bukankah sepantasnya diharapkan anak yang dibesarkan Allah menjadi seorang yang superman, amat baik, amat sopan, amat patuh dll,  sifat yang indah-indah.
Ternyata Israel mengecewakan Tuhan Yes 5:1- 2. Seperti kebun anggur sudah diberi segala fasilitas yang terbaik, tetapi ternyata menghasilkan buah-buah masam. Begitu besar! Mengapa? Kalau beberapa tahun yang lalu, besi tua yang tidak ada gunanya itu dikirim. Ini (dijual) ke Jepang, besi tua itu kembali pada kita dalam bentuk sedan, Toyota, Honda Civic, Yamaha dsb. Besi tua yang tidak ada harganya kalau diolah di Jepang menjadi benda-benda yang begitu berharga.
Apakah Allah lebih rendah dari Jepang? Sekali-kali tidak! Allah lebih besar dari Jepang. Mengapa Allah tidak berhasil (mengolah bangsa Israel? Mengapa?
Sebab Allah memberi hak memilih, merdeka pada manusia Luk 12:57 manusia bebas memilih. (Bukan seperti kata beberapa orang bahwa Allah di dalam kedaulatan-Nya menentukan seorang untuk selamat dan tidak. Sama sekali tidak 2Pet 3:9, Yoh 3:16, Yez 33:11 dll. Ayat-ayat ini banyak diambil dari tulisan-tulisan Paul – terutama Roma – yang disalahartikan, sebab tidak mempunyai pengetahuan ilahi Hos 4:1,6 hanya punya IQ / pengetahuan akal saja, sehingga menjadi tafsiran yang tidak sesuai, sehingga membinasakan orang 2Pet 3:16! Pengetahuan ilahi itu datang dari lahir baru, hidup suci, taat, pengurapan Roh Kudus bukan dari akal. Ingat Nikodemus Yoh 3:10, sebab itu kita harus betul-betul bertobat, hidup suci dan terus dipimpin Roh seperti 5 gadis bijaksana (Ligabis).
Dalam rencana Allah, manusia akan dijadikan seperti diri-Nya sendiri Yoh 10:35. Akan menjadi Allah seperti Kristus. Ini bukan Allah robot, tetapi seperti Allah, yaitu mempunyai tanda-tanda ilahi antara lain kebebasan untuk memilih, merdeka. Inilah orang-orang yang sudah memilih Allah. Sekalipun menderita Flp 2:8. Sangat penting selalu memilih yang betul yaitu taat pada Allah. Tuhan memberi kemerdekaan memilih kepada Israel, kepada manusia, sebab itu ada kemurtadan. Yudas dipilih / diseleksi sendiri oleh Tuhan Yesus dan dididik sendiri 3,5 tahun, tetapi akhirnya memilih jalan-Nya sendiri Kis 1:25, Yud 1:11 sehingga binasa! Tuhan ingin semua selamat 2Pet 3:9, tetapi Tuhan beri kesempatan untuk memilih Luk 12:57, Yos 24:15. Ini jangan salah! Sebab mengapa hukuman Allah lambat turun Pkh 8:11 supaya manusia mendapat kesempatan untuk memakai kemerdekaannya untuk memilih.
Allah memberi kemerdekaan, tetapi biar kita sungguh-sungguh memilih Tuhan. Jangan pilih daging, pilih dosa. Sebab itu akan membinasakan. Pilih Yesus sungguh-sungguh menaati Firman Tuhan, pasti indah.