M4242 – Cara Mendapat Berkat Tuhan

EFESUS 3:20. CARA MENDAPAT BERKAT TUHAN.

Tuhan sanggup mencukupi, bahkan dengan limpah segala kebutuhan kita rohani dan jasmani, lebih dari yang kita minta dan pikirkan. Jadi Tuhan itu sama sekali tidak membatasi kecuali perlu, atau harus (kelihatannya Lazarus juga dibatasi dan ia mau, dan dengan cara ini, ia mendapat tingkat kemuliaan yang sangat tinggi, seperti Abraham). Jadi Tuhan bisa bekerja dan memberkati tanpa batas sesuai dengan kuasaNya yang bekerja di dalam kita, yaitu:

Kita hidup dalam kesucian dan bisa diatur oleh kuasa Allah, dengan kata lain ada kuasa Allah yang limpah yang dapat bekerja dalam kita melakukan kehendak Allah, baik tentang hal2 rohani seperti rutin hidup dalam kesucian sesuai Firman Tuhan dll. Tanpa kuasa Allah, tidak akan bisa taat akan Firman Tuhan dan rutin hidup dalam kesucian Fil 4:13, Zak 4:6. Kalau kita bisa bekerjasama dengan Tuhan (taat akan Firman Tuhan, hidup berkenan pada Tuhan), sehingga kuasa Tuhan bekerja dalam kita, maka juga dalam semua kebutuhan kita, kuasaNya akan bekerja dengan limpah, bahkan lebih dari yang kita minta, sebab seluruh segi hidup berkenan pada Tuhan. Ini sebabnya Tuhan sanggup melakukan dengan sangat limpah untuk kita, melebihi segala yang kita minta dan pikiran.

TENTANG UANG.

  1. Nomer satu.

Untuk orang dunia, ini perkara besar, bahkan paling penting, sebab uang itu se-gala2nya, nomer satu bagi orang dunia, tetapi bagi kita nomer dua, meskipun kita sama2 membutuhkan; sebab nomer satu ialah lebih dahulu mendapatkan kerajaan Surga dan hidup dalam kebenaranNya Mat 6:33.2. Tuhan menguasai uang dan semua dalam dunia ini milik Tuhan 1Kor 10:26. Sama sekali tidak ada kesulitan bagi Allah mencukupi keuangan kita. Tetapi sebab adil dan untuk mengolah (ujian), ada saatnya Ia se-olah2 menghentikan berkatNya sehingga langit menjadi tembaga dan bumi menjadi besi? Im 26:17-19, Ul 28:23-24, tetapisebaliknya untuk orang2 yang berkenan kepadaNya, ia memberi hujan Awal dan hujan Akhir yang limpah sehingga jadi subur.

  1. Allah tidak pernah salah. Jangan menyalahkan Allah, periksa diri, lihat syaratnya dan kerjakan bagian kita sungguh2 sambil terus minta pimpinan Roh Kudus dan berdoa. sambil terus minta pimpinan Roh Kudus dan berdoa.Tuhan itu adil, tidak pernah keliru. Semua tepat sesuai keadilanNya. Ayub tidak mengerti, tetapi tidak menyalahkan Allah, justru bersyukur Ay 1:21-22.

UKURAN BERKAT MASING2.

Allah menentukan berkatNya antara lain:

  1. Sesuai kemampuan kita menanggung uang Ams 30:8. Kalau uang mendatangkan dosa dan celaka. Allah tidak memberinya; Orangtuatidak memberi silet pada anak kecil apalagi bayi, itu sama dengan membunuhnya! Mengapa kalau Tuhan sudah tahu, Tuhan beri banyak uang pada Salomo? Jawabannya: Pada saat itu, hartanya adalah haknya sebagai anak (dari bapaknya Daud) dan waktu itu ia amat indah di hadapan Tuhan, sehingga patut mendapat berkat yang limpah. Tentu waktu ia undur, Tuhan sangat marah 1Raj 11:6,9, dan hukuman datang atasnya,timbul musuh, dan ber-macam2 kesukaran baginya 1Raj 11:14,40 dan banyak hajaran lainnya lagi 2Sam 7:14.

40 tahun pemerintahannya tidak banyak ceritanya, sebab dosa2nya. Tetapi pada akhirnya ia bertobat sungguh2 dan lahirlah kitab Amsal, Pengkhotbah dll, namun rencana Allah baginya terpotong dengan sia2. Kalau kita bisa memakai berkat Tuhan baik2 (tidak sampai dipakai untuk hal2 dosa), seperti Daud, Abraham, Ishak, Yacob dll, maka Tuhan akan memberi kelimpahan dengan mudah Mat 13:12.

 

  1. Dengan iman. Kita menerima dari Tuhan sesuai dengan iman kita Mat 8:13; 9:29.

Kita harus memakai iman untuk segala perkara, sebab hidup Kristen itu hidup dengan iman, bukan dengan penglihatan 2Kor 5:7, bahkan terus menerus, dari iman kepada iman Rom 1:17, sebab kita hidup dalam Tuhan itu dengan iman! Baik untuk sehat, sembuh dan umur, juga untuk keuangan, dan semua problem hidup lainnya. Jangan ragu2 akan janji Tuhan dalam Alkitab, pelajari semua janji Tuhan, percayadan pegang baik2. Pada saat kita memerlukannya, Roh Kudus akan mengingatkan kita akan janji2 Allah yang cocok untuk setiap problem kita Yoh 14:26.

 

Kalau tidak ada iman atau bimbangtidak dapat apa2 Yak 1:6, Ibr 11:6. Kita mendapat sejumlah yang sama dengan iman kita.Tetapi bagi orang beriman, iman itu bisa ditumbuhkan Mat 8:26; 17:19-20 dibesarkan dengan:

  1. Minta kepada Tuhan Luk 17:5,
  2. Dengan Firman Tuhan Rom 10:17,
  3. Doa, lebih2 dalam Roh 1Kor 14:4
  4. Dengan puasa yang betul Luk 17:21 dan
  5. Saling menguatkan iman Rom 14:19; 15:2, 1Kor 14:12,26, 2Kor 12:19, Ef 4:29. Jangan putus asa, doa terus, sambil periksa diri, sampai iman timbul dan timbullah kata2 iman Rom 10:8, dan perbuatan iman Yak 2:17,20,26. Kalau belum yakin, berdoa lagi, terus sampai timbul perbuatan iman, baru bertindak menurut Firman Tuhan.

 

  1. Lulus ujian, termasuk dalam keuangan, pekerjaan dan problem apapun juga, harus lulus. Jangan lupa untuk setiap celaka, kita harus tahu cara menghadapinya, antara lain tobat untuk hajaran, lulus dalam ujian, sabar kalau belum waktunya dll. Misalnya Ayub, yang kena celaka yang menimpanya sampai habis2an sebagai ujian, tetapi Ayub lulus, sebab itu ia naik dengan mudah padahal usianya sudah lebih tua. Ia keberkatan dua kali ganda Ay 42.
  2. Berpada. 1Tim 6:8. Berpada berarti puas dengan apa yang ada, baik sukses dan keberkatan (semua bisa) atau dalam kekurangan dan penderitaan (ini baru berarti bisa berpada, kalau tetap puas dan bisa bersyukur), sehingga lulus, tidak berdosa seperti Ay 1;21-22. Bisa berpada? Apakah kita terikat dengan dunia dan mammon? Orang yang tidak terikat pada dunia dan mammon, bisa berpada, bisa tetap bersyukurpada waktu naik turun dalam keuangan, tetap sejahtera seperti Paulus Fil 4:11-12. Dalam masa limpah dan melarat, itu tidak mengganggu rohani dan pelayanannya. Tetapi orang yang cinta uang Mat 6:24 akan sangat terpukul kalau uangnya digoncang-gancingkan dan mudah ber-sungut2, kecewa bahkan undur, kalau uang atau pekerjaannya “turun” 1Tim 6:8, 1Kor 7:31. Sebab itu jangan cinta atau terikat, tergantung penuh pada uang, bisa susah, putus asa, marah, undur dan binasa!
  3. Menunggu waktunya Tuhan baik dalam perdagangan, perkara, kesulitan dll Pkh 3:1,11, Maz 25:3. Ada yang menunggu cepat, ada yang lama sekali. Grafik setiap orang berbeda. Ada yang terus di dasar,baru kemudian naik seperti Yusuf, Daud dll, ada yang naik turun, ada yang sesudah naik, turun banyak dll, semua dicocokkan sesuai dengan pengolahan dankeadaan masing2, Tuhan tahu mengolah pribadi kita masing2 dengan tepat.

III. BAGIAN KITA DAN TUHAN.

Banyak orang mengharapkan Tuhan yang memberkati dengan limpah (itu memang bagian Tuhan), tetapi jangan lupa menyelesaikan bagian kita sendiri juga! Kita bukan mesin yang diisi oli dan bensin, lalu jalan; tetapi kita ini mahluk bebas yang diolah untuk meningkat makin seperti Kristus dan Bapa Surgawi! Sebab itu ada bagian Tuhan (Dia tidak pernah lalai akan bagianNya, Tuhan sanggup memberkati dengan limpah Yoh 10:10), tetapi ingat bagian kita, yaitu:

  1. Rutin hidup benar atau suci, berkenan pada Tuhan. Orang yang berkenan pada Tuhan, bisa minta pimpinan Roh Kudus dan hikmat dari Allah untuk menghadapi problem2nya.Selain memberi pimpinan dan hikmat Tuhan, Ia juga sanggup mengatasi dan mengubahsikon kita sesuai dengan kehendakNya untuk menolong umatNya, baik dalam pertanian, perdagangan, produksi, administrasi, pendidikan dll, sampai berhasil.
  2. Bekerja dengan baik, tekun, setia, taat, jujur dan dengan pengertian 2Tes 3:10. Jangan malas sebab di dunia orang harus berkeringat (berusaha) dalam bekerja Kej 3:17-19, karena memang dunia ini penuh dengan dosa sejak Adam.
  3. Menabur dengan betul dan limpah.

Orang yang menabur akan menuai. 2Kor 9:6, Gal 6:7-8. Ini termasuk segala yang kita usahakan. Sekolahpun adalah penaburan dan satu kali menuai. Bekerja dengan giat, tekun dll, semua termasuk penaburan, lebih2 dengan jujur, bertanggungjawab,giat, sesuai dengan norma2 yang benar menurut Firman Tuhan, maka kita akan menuai. Juga dalam berbuat baik, dengan cara lahir-batin untuk menolong orang lain, itu juga akan menghasilkan penuaian. Juga di rumah, dalam lingkungan kita, dalam Gereja, dalam masyarakat dll. Semua akan menuai. Juga anak2 yang menghormati orangtua, memelihara orangtuanya apalagi yang membutuhkan, itu bukan menabur, sekedar kewajiban membalas budi dan Tuhan berkenan, rohaninya tumbuh, diberkati Tuhan jasmani dan rohani dan umurnya panjang! Ef 6:1-3 (anak yang kurang ajar, jahat, hukumannya dobel!). Bahkan persembahan kita untuk pekerjaan Tuhan di mana kita terpelihara secara rohani, lebih2 perpuluhan, itu dihitung sebagai pengembalian uang Tuhan dengan berkat yang khusus danlimpah, lebih dari penaburan Mal 3:8-11. Tuhan pasti menggenapkan janjiNya.  Tetapi sebaliknya yang tidak mengembalikan milik Tuhan dianggap pencuri!

Dalam segala perkara kita harus ingat, akan ada akibat atau penuaiannya, yang baik dan yang jahat. Menabur dengan baik, jujur, tulus seringkali penuh pengorbanan, salib dan air mata. Tetapi satu kali kelak akan kembali dengan sorak-sorai penuaian yang indah dan hasilnya sampai kekal Maz 126:5-6.

TERUS LULUS.

  1. Jangan bereaksi dosa, terus taatdipimpin Roh sesuai dengan Firman Tuhan sampai lulus, meskipun harus menunggu waktu Tuhan. Ada yang menunggu sampai belasan tahun, ada yang cepat, tetapi naik turun. Tetapi bagaimanapun, jangan bereaksi dosa. Misalnya ber-sungut2, marah, kecewa, undur dll, tetapi terus berpada dengan tetap dipimpin Roh, melakukan apa yang dikehendaki Tuhan.
  2. Jangan menurut iblis, daging, dosa dan duniawi.

Jangan mau digoda atau di-iming2 iblis seperti Hawa, jangan sampai jatuh dalam dosa, tetap suci dipimpin Roh dan tumbuh dalam rencana Allah, maka rencana Allah yang indah, juga dalam keuangan akan nyata dalam hidup kita.

  1. Terus taat menurut Firman Tuhan.

Hiduplah sesuai dengan kehendak Tuhan, termasuk penggunaan uang dengan betul, jangan salah pakai, bertentangan dengan Firman Tuhan dan pimpinan Roh. Kita harus bisa membedakannya, supaya jangan sampai Tuhan menghentikan berkatNya, karena kesalahan kita! Lebih2 dosa yang jahat dan sengaja.

Kalau dalam pencobaan kita menang, lulus, naik, tetapikita belum akan berhenti dari kesukaran, sebab masih ada pengolahan untuk tingkatan yang lebih lanjut, lebih tinggi. Sebab itu sesudah lulus, bersedia dan siap untuk ujian yang berikutnya, selagi masih ada kesempatan hidup, belajar terus, ujian terus, naik terus, sehingga selalu lulus dan naik se-tinggi2nya, sebab ini jadi ukuran kemuliaan kita untuk kekal dan hidup seperti ini (lulus terus) itu sangat indah dan menggembirakan!

TUHAN SANGGUP MENOLONG.

Dia tidak pernah gagal, asal kita sudah menggenapi syaratnya, bagian kita!

Misalnya Ishak dalam pertanian, Daniel dalam administrasi dan pemerintahan, Ayub dalam peternakan, murid2 dalam menangkap ikan, dalam produksi dll. Banyak berdoa dan dengar suara Roh. Tuhan akan menolong dan memberi pimpinan. Sebab itu banyak bertekun berdoa dalam Roh dan hidup benar dan terus taat dipimpin Roh, sebab pimpinan Roh Kudus akan selalu berhasil sepenuhnya. Itu tergantung dari kita, apakah bisa mendengar dan taat dengan betul dan penuh, pasti pimpinan Roh Kudus akan berhasil.

Baik dengan cara biasa atau dengan “kebetulan” seperti Ester, atau dengan mujizat.Tuhan pasti sanggup menolong umatNya.

Dalam keuangan, orang dunia sedikit banyak cinta uang, sehingga gara2 cinta uang, timbul banyak ide, akal2an dan perbuatan yang baik atauyang jahat (dengan tipu daya yang licik) 1Tim 6:9-10. Lebih2 dalam zaman yang jahat, penuh dusta, tipu, persaingan yang tidak jujur, makin banyak yang tidak jujur. Tetapi jangan meniru cara yang gelap itu. Tetap dipimpin Roh dalam kesucian, dengan tekun berdoa dalam Roh dan kebenaran, Tuhan pasti menang untuk kita. Sederhana, tetapi percayalah dan taat sungguh2. Juga kalau kita menghadapikuasa2 gelap di belakang semuanya, teruslah berdoa dalam Roh.Tuhan akan mengalahkan segala tipu daya dan kuasa gelap di belakangnya. Jangan kuatir, tetapi tetap lekat dengan Tuhan (dalam kesucian yang rutin dan dipimpin Roh). Hadapi dengan iman, dengan tetap berpada dan bersyukur, sabar menunggu, jangan menghalalkan segala cara. Kita harus tetap jujur, tetapi cerdik dari hikmatRoh, jangan bodoh; orang bodoh akan dimakan orang jahat.  Kita perlu saling tolong menolong dalam umat Tuhan, lebih2 taat dan tepat dalam pimpinan Roh Kudus untuk menghadapi semuanya. Jangan tamak, jangan ingin laba yang keji, tetap berpada, dalam kesucian, maka Roh Kudus akan melepaskan kita dari jerat mammon dan kesulitan2 yang menimpa kita, dan kita akan mendapat kerajaan Surga lebih dahulu, juga segala berkat2 jasmani yang paling cocok.

Nyanyian:

Kalau saya mau bergirang,

kalau saya mau senang.

adalah satu jalan, ya dengar2an.