M4221 – Tabiat Harus Berubah ?

2KORINTUS 5:17. TABIAT HARUS BERUBAH?

PENDAHULUAN.

Pikiran manusiawi, dalam masa sulit, bagaimana kita bisa lepas, lolos, sehingga bisa tetap hidup dengan baik. Ini baik, tetapi belum cukup untuk orang beriman.

Pikiran Kristus. (1Kor 2:16 mengerti pikiran Allah sebagian). Jangan hanya memikirkan lolos dari kesukaran, selain itu pikirkan apa tujuan Allah mengizinkan semua ini terjadi, sebab tidak ada kebetulan bagi Allah. Pada akhir zaman ini Allah akan menamatkan rencanaNya dengan ujian akhir bersama untuk semua orang di dunia Wah 3:10, Luk 21:35, sehingga dengan ini yang suci makin suci dan yang dosa makin berdosa. Yang taat akan Tuhan seperti ligabis akan bisa bersedia, sehingga lulus dalam semua ujian ini dan tumbuh dalam tingkatan rohani yang maksimal, istimewa tabiatnya akan berubah makin seperti Kristus dan makin banyak ber-buah2. Kalau seorang rohaninya tumbuh, pasti tabiatnya akan berubah dan tumbuh makin seperti Kristus.

Kalau orang beriman tabiatnya tetap jelek, tabiat lama, itu berarti tidak lahir baru atau tidak tumbuh!

Ini yang harus kita pikiran, supaya:

  1. Tetap selamat, baik dalam hal rohani dan jasmani, perlu keduanya.
  2. Tumbuh maksimal, kalau bisa sampai seperti Kristus, sebab ini akan menjadi ukuran kemuliaan kita di Surga untuk abadi.

TABIAT ORANG BERIMAN HARUS BERUBAH SEPERTI KRISTUS?

Penjahat yang di salib itu selamat, sekalipun baru bertobat dan tidak diurus tentnag tabiatnya Luk 21:43. Berapa pentingkah tabiat bagi rohani kita?

ALLAH MERENCANAKAN MANUSIA SEPERTI KRISTUS.

Ini adalah rencana Allah dan tujuan Allah, sebab itu manusia dibuat menjadi mahluk bebas, bukan mesin atau robot, supaya bisa memilih dari dirinya sendiri, mau percaya dan diolah oleh Allah sampai seperti Kristus.

Jadi rencana Allah bukan hanya selamat, tetapi berubah menjadi seperti Kristus 1Kor 11:1, bahkan seperti Bapa Mat 5:48.

Kalau rencana Allah hanya selamat, maka Adam dan Hawa akan dibiarkan terus dalam Eden, tidak perlu ditanami pohon pengetahuan baik dan jahat dan iblis (ular) tidak perlu diizinkan masuk mencobai mereka. Tuhan tidak pernah salah atau keliru. Sebab manusia diciptakan sebagai mahluk hebas, bukan mesin, bukan seperti binatang (Tidak ada rohnya, mati habis; Ini robotnya Allah yang paling canggih, tampaknya seperti orang hidup, tetapi keadaan dan “tabiatnya” tidak berubah; merpati dan singa sampai kapanpun tidak berubah, kecuali kalau program di dalamnya diubah Allah seperti waktu masuk bahtera Nuh dan dalam kerajaan 1000 tahun).

Sebab itu untuk manusia:

1). Disuruh memilih dan diuji, mau percaya dan taat pada Tuhan atau tidak. Kalau tidak diuji, nanti jatuh seperti malaikat yang sudah tinggal di Surga, jadi iblis (Lucifer) dan setan2 (malaikat yang jatuh).

2). Diolah dalam jangka waktu yang tepat, yang sudah ditentukan Allah untuk masing2, yaitu jatah umurnya. Sebab itu manusia yang adalah mahluk bebas, diberi kesempatan untuk memilih dan diuji. Manusia harus menentukan dari dirinya sendiri untuk memilih percaya dan taat pada Allah Luk 12:57 dan dengan demikian ia diolah sampai tingkatan maksimal, sebagai ukuran kemuliaannya dalam Surga. Juga iblis diizinkan bekerja dalam dunia, sehingga yang tidak sungguh2 mau percaya, bisa digoda iblis, tetapi yang sungguh2 mau, pemilihan dan pertumbuhannya sudah teruji oleh segala godaan, tipu daya dan serangan2 iblis, tetapi ia tetap taat pada Firman Tuhan dan itu menjadi kemenangan2nya dan ukuran kemuliaan kekal.

Hidup di dunia adalah kesempatan untuk memilih lalu diolah sampai maksimal sesuai denganketaatan masing2. Kadang2 ada yang terus menerus tidak mau bertobat, baru pada saat terakhir ia mau percaya dan bertobat; Kalau ia mau bertobat dan masih hidup, masih ada kesempatan, tetapi ia sudah kehilangan banyak kesempatan yang dihabiskan menurut daging. Kalau ia sungguh2 bertobat, ia masih bisa selamat seperti Luk 23:43, tidak seperti selamat menerusi api 1Kor 3:15, sebab sepanjang hidupnya itu sia2 dan habis terbakar.

III. APAKAH MANUSIA BISA MENJADI SEPERTI KRISTUS?

Manusia ini turunan Adam, sudah jatuh dalam dosa Maz 51:7, tidak mungkin bisa berubah menjadi seperti Kristus. Tetapi Allah yang menciptakan manusia punya rencana unik, heran dan mulia dan kalau Allah sudah merencanakan, pasti jadi Ay 42:2, Luk 1:37.

Rencana itu nampak dari:

  1. Kej 1:27.

Maka dijadikan Allah akan manusia itu atas petanya, yaitu atas peta Allah dijadikannya ia, maka dijadikannya mereka itu laki-laki dan perempuan. (TL)

Tuhan menciptakan manusia dalam gambar atau petaNya, serupa dengan Dia sendiri (in His own image, likeness H6754).

  1. 1Kor 15:45.

Demikianlah ada tertulis: Manusia pertama Adam menjadi nyawa yang hidup. Adam yang terakhir menjadi roh yang menghidupkan. (KJI)

Putra manusia Yesus disebut Adam terakhir.

Mengapa dipakai nama Adam? Sebab Allah ingin menunjukkan persamaan dan rencanaNya, bahwa manusia yang mula2 adalah turunan Adam I akan diubah jadi turunan Adam terakhir, dengan demikian menjadi seperti Kristus.

1Pet 1:18-19.

Sebab kamu mengetahui bahwa kamu sudah ditebus dari kehidupanmu yang sia-sia, yang diwariskan oleh nenek moyang-mu, bukan dengan barang-barang yang akan binasa, seperti perak atau emas.

Melainkan dengan darah Kristus yang mulia, yang seperti darah anak domba yang tidak bercacat dan tidak bernoda, (KJI)

Kita ditebus oleh darah Yesus, ini cara Yesus yang unik, hebat, luar biasa, sehingga kita diampuni dosanya dan mati lepas dari semua dosa, berubah jadi orang yang bisa hidup suci tanpa dosa dan menjadi seperti Allah, karena telah ditebus dengan darah domba Allah yang mulia dan tidak bercacat cela.

Yoh 3:3,5.

3. Yesus menjawab dan berkata kepadanya, Sesungguh-sungguhnya Aku berkata kepadamu, Seorang pun tidak dapat melihat Kerajaan Allah kecuali ia dilahirkan kembali.

5. Yesus menjawab, Sesungguh-sungguhnya Aku berkata kepadamu, Seorang pun tidak dapat masuk ke dalam kerajaan Allah, kecuali ia dilahirkan dari air dan Roh. (KJI)

 

Cara Allah mengubah kita, yaitu dengan dilahirkan sekali lagi, lahir kembali. Dalam kelahiran itu yang dilahirkan itu jenisnya sama dengan yang melahirkan. Sebab itu dengan lahir kembali, maka jenis kita diubahkan menurut jenis yang melahirkan, yaitu oleh Roh Allah, kita jenisnya menjadi sama seperti Allah.

Yoh 3:6

Apa yang dilahirkan dari daging adalah daging, dan apa yang dilahirkan dari Roh adalah roh. (KJI)

Sebab itu sesudah percaya, kita langsung menjadi anak2 Allah Yoh 1:12, bukan lagi anak manusia atau anak Adam I, tetapi menjadi anak Allah dan anak Allah itu akan tumbuh seperti Allah. Misalnya dalam dunia binatang, anak ikan menjadi ikan, langsung bisa berenang. Anak burung menjadi burung bisa terbang. Anak burung tidak bisa berenang, anak ikan tidak bisa terbang, masing2 punya sifat tabiat sesuai dengan jenisnya masing2. Sebab itu telur = burung, 100% sama. (Juga dalam dunia tumbuh2an, biji kelaja kalau ditanamkan keluar pohon kelapa yang tinggi sekali. Kalau biji mangga ditanam jadi pohon mangga. Kalau biji lombok, jadi pohon lombok, semua sesuai dengan jenis induknya, sebab itu kalau kita dilahirkan sekali lagi, kita menjadi seperti yang melahirkan kita yaitu Allah, jadi kita bisa jadi sejenis dengan Allah.

Jadi memang ini adalah rencana Allah, supaya kita jadi sejenis dengan Allah, dengan tabiat yang sama seperti Kristus, dan pasti rencana Allah akan jadi.

Orang lama (orang dosa, anak iblis 1Yoh 3:10) yaitu turunan Adam I, oleh kelahiran baru menjadi orang baru (orang suci seperti Allah Yoh 1:12, anak Allah) yaitu turunan Adam II.

Ini terjadi sekaligus, seketika, 1 tahap, tidak berubah, sedikit2 bertahap, ini bukan satu proses yang panjang tetapi sekaligus, 1 langkah, langsung berubah dari orang lama menjadi orang baru, tetapi dalam bentuk atau tingkatan benih! Misalnya burung melahirkan telur, dan dalam telur itu langsung terdapat seluruh burung lengkap. Supaya telur (ini hanya terdiri dari putih dan kuning telur) bisa tumbuh jadi burung yang bisa terbang tinggi, kita tidak perlu menambahi bulu, sayap, cakar, mata, paruh, tulang, daging dll. Semua itu sudah ada lengkap dalam 1 telur yang terdiri dari putih dan kuning saja. Pokoknya begitu telur itu tumbuh, nanti semua itu akan muncul dengan sendirinya, sebab semuanya sudah ada di dalam telur itu! Apalagi kalau sudah jadi matang, dewasa, ia bisa terbang tinggi seperti induknya tidak perlu latihan terbang, tidak perlu dibelikan sayap, mata, bulu dll. Itu semua keluar dan muncul sendiri waktu tumbuh, sebab itu semua sudah ada di dalam telur dari pertama kali telur itu ada. Luar biasa! Inilah artinya kelahiran!

Juga bayi yang lahir itu belum bisa apa2, angkat kepala, tengkurap, duduk, berdiri, jalan, gigipun belum punya dll, tetapi semua itu sudah ada lengkap dalam bayi, seperti telur, tidak perlu ditambahi apapun, pokoknya bayi itu tumbuh, nanti semua kemampuan itu muncul sendiri dalam bayi yang tumbuh itu, lebih2 kalau sudah dewasa, ia akan jadi seperti orangtuanya!

Jadi:

– Lahir itu pada satu tanggal, langsung jadi, sekaligus, timbul telur.

– Tumbuh, itu suatu proses, butuh ber-hari2, bertahap dan bertingkat, sehingga ber-angsur2 berubah makin seperti induknya!

Lahir: Berubah sekaligus.

Tumbuh: Sedikit demi sedikit, perlu waktu banyak, ber-hari2, bertumbuh dan berubah sedikit demi sedikit makin seperti induknya.

Terakhir (waktu mati): Maka ukuran yang sudah dicapai dalam pertumbuhan, itulah ukuran akhir yang jadi penilaian Allah tentang orang yang lahir baru itu, tumbuhnya sampai dimana.

III. ORANG LAMA MENJADI ORANG BARU.

Istilah manusia / orang lama dan manusia / orang baru (Rom 6:6, Ef 2:15; 4:22,24, 2Kor 4:16; 5:17, Kol 3:9-10. Manusia itu terjadi dari orang dalam dan orang luar (ada 3 macam pembagian manusia, lihat buku tubuh, nyawa, roh).

Orang dalam yaitu roh atau pribadi kita. Orang luar itulah manusia lahiriah yang terdiri tubuh dan nyawa, kalau mati tubuh jadi debu Pkh 3:20; 12:6, dan hidup atau nyawa lenyap (seperti pada binatang, tidak punya bagian dalam, hanya bagian luar yang terdiri dari tubuh dan nyawa = hidup; kalau mati hilang, tidak ada sambungannya dalam kekekalan, baik ke Surga atau Neraka! Pada waktu kita ditebus, yang ditebus adalah orang dalam, berubah menjadi baru seperti Allah.

Tetapi perlu kita perhatikan, bahwa yang sekarang ditebus adalah orang dalam, rohnya, manusia batiniah. Orang luar atau manusia lahiriah belum ditebus, masih menunggu penebusan tubuh.

Rom 8:23

Dan bukan hanya mereka, tetapi juga kita yang sudah beroleh buah sulung Roh, bahkan kita sendiri juga mengerang di dalam diri kita, serta menunggu diadopsi, yaitu penebusan tubuh kita. (KJI

Sebab itu yang berubah menjadi baru, hanya orang dalam rohnya, dan orang luar, masih tetap manusia lama yang seringkali disebut daging. Sebab itu, supaya kita bisa berjalan dalam Roh, maka orang luar ini harus dimatikan, disangkali terus menerus.

Rom 6:6

Karena mengetahui hal ini, bahwa manusia lama kita sudah disalibkan bersama dengan Dia, supaya tubuh dosa dibinasakan sehingga sejak itu kita tidak lagi melayani dosa. (KJI)

Dengan demikian kita bisa hidup dalam kesucian terus menerus, tidak lagi menuruti daging, tetapi menuruti Roh terus, dipimpin Roh. Tetapi ini tidak terjadi otomatis, kita harus memilih dan taat akan Firman Tuhan yaitu mematikan tabiat daging sehingga tabiat baru yang ada dalam roh kita bisa tumbuh makin seperti Kristus.

Kita akan melihat proses pertumbuhan tabiat baru di dalam roh (orang dalam) yang sudah jadi baru. Kita akan melihat faktor2 yang perlu untuk pertumbuhan dan bagaimana caranya bertumbuh.

FAKTOR2 YANG PERLU UNTUK PERTUMBUHAN TABIAT BARU.

  1. Kita perlu mengerti Firman Tuhan.
  2. Kita harus mengerti rencana Tuhan yang hendak membuat kita yang taat menjadi seperti Kristus, punya tabiat seperti Kristus, yaitu Firman Tuhan. Ini jadi target atau goal kita. Sebab itu kita harus menumbuhkan tabiat baru yang sudah kita terima untuk menjadi seperti Kristus, jangan hidup menurut kehendak kita sendiri! Rencana Allah pasti jadi, yang mau pasti bisa berubah sehinga tabiatnya menjadi seperti Kristus.
  3. j Kita bisa berubah. Sampai dimana kita mengerti Firman Tuhan, sampai disitu kita berubah, bahkan sampai penuh, 100 kali ganda Mat 13:23. Mengapa begitu? Karena dari Firman Tuhan timbul iman Rom 10:17. Orang yang mengerti Firman Tuhan dari Roh Kudus (Yoh 16:13, 1Kor 2:10), maka timbul iman yang makin besar dan ia akan mengalami sesuai dengan imannya! Mat 8:13; 9:29. Tanpa iman kita tidak akan mendapatkan apa2.
  4. Bisa membedakan tabiat baru dari Kristus, daripada tabiat lama atau tabiat daging.

Orang yang tidak bisa membedakan yang mana tabiat baru seperti Kristus, akan mudah salah jalan, sesat, sehingga tidak tumbuh malah tabiat lama yang tumbuh atau campuran Mrk 12:24. Firman Tuhan akan menunjukkan target pertumbuhan kita adalah seperti Kristus, dan kita perlu tahu perbedaan tabiat lama dan baru, Seringkali dari luar tampaknya tabiat baru itu sama seperti tabiat manusia yang baik, tetapi prinsipnya tabiat lama dan baru itu sangat berbeda, yaitu tabiat baru itu baik dan bebas dari dosa. Tabiat lama sekalipun tampaknya baik, tetapi selalu bercampur dengan dosa, sedikit atau banyak, apalagi di dalam hatinya masih banyak hal dosa dan daging, misalnya rendah hati dari tabiat lama dan baru berbeda.Rendah hati dari tabiat baru betul2 bebas dari dosa sombong, tetapi rendah hati tabiat lama, tetap ada dosa sombong namun kadang2 disembunyikan karena sikon, (menghadapi orang yang lebih tinggi atau yang dihormati), oleh pura2, karena kepentingan2 tertentu, oleh kesabaran dll, tetapi hatinya tetap bereaksi dosa, sehingga tersinggung dan sakit sebab sombong. Selain itu orang yang rendah hati dari tabiat baru itu yakin dan mau mengakui bahwa semua yang ada padanya, istimewa sukses dan perkara2 besar, itu semua dari Tuhan 1Kor 4:7. Sebab itu ia sama sekali tidak menuntut puji dan penghargaan, tetapi dengan syukur mengembalikan segala hormat dan kemuliaan kepada Tuhan yang berhak Rom 11:36, Yes 42:8, sebab itu semua orang yang sukses tidak bisa luput dari sombong dan tersinggung kalau dihina dan dikecilkan dan akhirnya direndahkan Tuhan Mat 23:12, misalnya Absalom sangat baik dan rendah hati, tetapi di hadapan Allah begitu meninggikan diri, mau merebut segala puji dan hormat sekalipun dari bapaknya sendiri!Sebab itu kita perlu belajar bertumbuh dalam segala kebenaran Firman Tuhan. Kis 20:20,27, sehingga mengerti bedanya di hadapan Tuhan, antara tabiat lama dan tabiat baru, sebab tabiat baru itu sungguh2 berkenan pada Tuhan. Bahkan kita perlu belajar dari Firman Tuhan tentang setiap macam tabiat baru.

Kekuatan untuk hidup baru dalam tabiat baru. Seringkali roh kita berkehendak, tetapi daging, lemah Mat 26:40. Dari mana kita dapat kekuatan untuk menumbuhkan tabiat baru, hidup dalam tabiat baru? Dengan kuasa Allah, danitu kita peroleh dari 7 Kebutuhan Pokok Rohani, istimewa doa dalam Roh dan kebenaran maka kuasa Allah akan turun ke atas kita Yoh 5:16, Kis 1:8, Luk 24:49.

Begitu kalau kita terus “makan” roti hidup, yaitu dengan tekun belajar Firman Tuhan sebab ingin mentaatiNya, maka kita akan menjadi kuat oleh Firman Tuhan Maz 119:92, Mat 4:4.

 

  1. Penuh dan dipimpin Roh Kudus.

Untuk hidup dalam tabiat baru, daging akan selalu protes dan melawan, sebab memang daging dan roh itu bertentangan Gal 5:17. Tetapi kalau kita penuh dan dipimpin Roh, kita sanggup mengalahkan semua keinginan daging dan bisa menuruti Roh, sehingga tabiat baru bisa muncul dan tumbuh Gal 5:16, Rom 8:14. Kita sanggup menuruti keinginan Roh yaitu hidup dalam tabiat baru sesuai dengan Firman Tuhan Zak 4:6. Kita bertindak dengan iman dan dengan kuasa Roh Kudus. Fil 4:13.

  1. Waktu. Untuk tumbuh perlu waktu, Putra manusia Yesus sendiri juga perlu waktu (sebab Ia juga hidup dalam keadaan seperti kita dan terus dilawan, di-halang2i oleh kehendak dagingNya, sebab Ia hidup juga dalam tubuh daging, tubuh luar yang menjadi pencobaan baginya, tetapi tidak pernah berdosa atau kalah oleh daging Ibr 4:15); baru umur 30 tahun diizinkan BapaNya keluar pelayanan. Jangan buang waktu, sebab umur kita terbatas. Kalau kita taat dipimpin Roh, maka dalam setiap ujian kita lulus, maka kita tumbuh, dalam semua segi hidup, dan umur kita akan cukup untuk terus tumbuh sampai puncaknya sampai seperti Yesus. Masing2 sudah mendapat jatah umur yang cukup untuk tumbuh sampai seperti Kristus, sebab itu kita harus memakai kesempatan dan waktu kita baik2, harus selalu penuh dantaat dipimpin Roh, sehingga lulus setiap pencobaan, setiap hari. Kadang2 karena gagal dan lama baru bertobat, maka pertumbuhan rohaninya mencapai mungkin hanya 50% dari rencana Allah (rencana Allah adalah menjadi sempurna). Bahkan ada yang tumbuh hanya 1/4 atau 1/10 dari target yang disediakan Tuhan. Sebab itu kita harus lulus dalam pengolahan, dalam setiap pencobaan, dalam segala segi hidup tabiat kita, sehingga terus tumbuh maksimal, bahkan bisa mencapai target Allah sepenuhnya, tabiat barunya bertumbuh sampai penuh seperti Kristus Ef 4:13.
  2. Pertumbuhan dalam penamatan rencana Allah.

Yang datang tiba2, dan dalam 3,5 tahun tumbuh dengan cepat sampai maksimal bahkan beberapa menjadi sempurna. Ini bisa berjalan dengan cepat (seperti Mat 24:27) sebab Allah memberi fasilitas perlengkapan ilahi dengan limpah dan sempurnadan juga Tuhan izinkan dosa meningkat sampai puncak2nya menjadi ujian akhir bagi semua orang beriman yang hidup pada waktu ini, sehingga dengan cepat, tertib dan efektif mengolah dan menumbuhkan umat Tuhan yang sudah ber-jaga2 sebelumnya, sehingga tumbuh sampai tingkatan yangmaksimal atau sempurna, siap untuk ikut dalam pengangkatan.Sebab itu sekarang ini kita harus bersedia baik2, tetap hidup sebagai lima gadis bijak yang terus tumbuh dalam tabiat baru, sehingga bisa masuk dalam golongan 1551 yang akan ikut pengangkatan dan diolah dengan cepat dalam proyek penamatan Allah di akhir zaman.

Kalau Tuhan datang maka kesempatan hidup di akhiri dengan tiba2 untuk semua orang, lebih2 yang baru percaya, tidak ada waktu lagi untuk bertumbuh. Tetapi mereka yang sungguh2 taat dengan segenap hati seperti ligabis bisa masuk dalam golongan 1551 dan yang akan ikut dalam pengangkatan dan diolah dengan cepat dalam proyek penamatan Allah yang ajaib itu, f12a.

BAGAIMANA PENGOLAHAN UNTUK PERTUMBUHAN TABIAT BARU?

  1. Sudah selesai dikerjakan Putra manusia Yesus dalam penebusan.

Semua ini sudah selesai dikerjakan untuk kita. Telur itu tidak perlu ditambahi sayap, bulu, paruh dll, sudah selesai lengkap dalam benih ilahi yang tertanam dalam setiap orang baru, hasil kelahiran baru.Terimalah dengan iman perubahan ini dan tumbuhlah. Orang yang sungguh2 mau, Roh kudus selalu standby, langsung ditolong seperti Zakeus lepas dari tabiat lama, yaitu cinta uang. Juga perempuan Samaria lepas dari perzinaannya, Saulus menjadi Paulus dll. Tidak perlu lagi dimasak, diolah denganini dan itu, sebab sudah selesai dikerjakan Allah dalam Kristus untuk kita. Terimalah dengan iman, langsung tiba2 jadi. Bagi Allah, Ia berkata dan itu sudah jadi, bukan dengan cara menurutakal, atau pikiran manusiawi Ibr 11:3. Yang belum mau bertobat atau ragu2, doakan, supaya dijamah Roh Kudus dan bertobat, sehingga langsung lahir kembali. (Memang masih dihalangi, dilawan dan direm oleh tubuh daging dan ini harus disangkali, tetapi seluruh sifat baru itu sudah lengkap ada dalam roh kita sejak lahir baru!

  1. Pengolahan oleh tubuh daging. Ini sangat unik, sebab justru Allah menciptakan roh manusia ditaruh dalam tubuh daging dan ini belum ditebus, baru saat terakhir sesudah lulus, yaitu waktu kebangkitan orang benar atau waktu pengangkatan.

Malaikat lain, mereka diciptakan sebagai roh,tidak punya tubuh daging, sebab itu pengolahannya hanya  sedikit. Justru tubuh daging ini adalah cara dan tempat pengolahan yang efektif untuk manusia.

Roh kita sudah ditebus, sudah jadi orang baru, tetapi tubuh kita (manusia luar, lahiriah) belum ditebus, masih penuh dengan kedagingan seperti nafsu binatang. Ini yang menarik dengan kuat orang2 dunia kepada kedagingan dan kegelapan Yoh 3:19.

Binatang hidup hanya punya tubuh luar, yang terdiri dari tubuh dan nyawa, tetapi tidak punya roh, dan diatur hanya oleh naluri atau nafsu kedagingan saja, seperti robot (dengan program dari Allah yang tidak berubah untuk semua binatang yang sejenis); Binatang2 ini hanya dibatasi oleh sikon, termasuk ditertibkan oleh manusia.

Tubuh daging manusia itu terus menerus menarik manusia untuk menuruti daging dan ini harus terus menerus disangkali dan dimatikan Luk 9:23, 1Pet 4:1. Kita harus mati lepas dari hidup lama Gal 2:19-21; kalau kita mau menyangkali dan mematikan keinginan daging ini, dan tetap menurut Roh yang memimpin kita, kita akan menang,lulus, dan tabiat baru yang sudah ada dalam roh kita itu akan bisa bertumbuh, berubah makin seperti Kristus.

Sebab itu hidup dalam dunia, dalam tubuh daging, ini pengolahan yang rutin dan efektif. Sekalipun semuasama2 dimulai sebagai orang dosa, atau orang lama,tetapi sesudah lahir baru ada pengolahan dalam tubuh daging, kita bisa tumbuh dengan cepat dan efektif menjadi seperti Kristus.

  1. Pengolahan dalam dunia yang penuh dosa.

Justru dunia ini menjadi sekolah dan tempat pengolahan yang baik sebab banyak dosa dan kejahatan. Malaikat hidup di Surga dalam hadirat Allah, tidak ada dosa dan kejahatan, tidak ada celaka, penyakit, kematian dan semua hal2 yang pahit dan sengsara. Justru sebab itu malaikat tidak mengalami pengolahan yang cukup, hanya diolah sedikit sekali, sehingga pertumbuhannya juga sangat sedikit! (Kita akan menjadi jauh lebih tinggi dari malaikat dan menghakimi mereka 1Kor 6:3). Bagi kita dunia ini lembah air mata, tetapi justru tempat pengolahan yang baik sekali, sekolah yang bagus! Misalnya untuk rendah hati, di dunia banyak orang sombong; ketika kita ada di tengah2 orang sombong, itu pengolahan yang baik. Yang mau rendah hati bisa menyangkal diri, tidak tersinggung, tetap bisa bekerjasama, bisa mengampuni tetapi harus tetap cerdik, jangan jadi ketularan atau tertarik oleh ambisinya. Tetapi dengan demikian kita diolah, bisa menjadi makin rendah hati. Orang yang tidak tahan dengan orang sombong, apalagi tidak bisa memberi ampun dst, itu berarti masih sombong dan tidak mau dan tidak mengalami pengolahan.Inilah pengolahan untuk menumbuhkan tabiat baru.

Contoh lain, tentang cinta uang. Kadang2 kita dirugikan, kalau mau lulus, harus bisaterima, tidak bereaksi dosa, tidak benci, tidak pahit atau dendam, tetapi harus cerdik. Kita harus cerdik, misalnyajangan menerima atau mengangkat orang yang cinta uang jadi bendahara, sebab kalau ada kesempatan ia jadi pencuri. Tetapi tidak benci, bahkan bisa menggarami orang2 ini dengan sikap yang baik tanpa reaksi dosa, tetapi cerdik dan dengan doa, penuh pengurapan, kita mengharapkan mereka terlepas dari dosa dan kejahatannya. Dengan demikian kita diolah. Sebab itu Tuhan mengizinkan banyak kesukaran dalam segala segi bergantian menempa kita, tetapi semua itu tetap diatur Tuhan secara pribadi demi pribadi dan tidak melebihi kekuatan kita 1Kor 10:13. (kita harus terus lulus dan tumbuh, dan ituberarti makin lama ujian akan makin berat, sebab tumbuh).

Begitulah besi ditempa untuk menjadi pisau tajam dan tanah liat dalam tangan penjunan jadi bejana yang indah. Jangan kuatir, tidak ada kebetulan, tangan Tuhan itulah Penjunan kita Yes 64:8.

BAGAIMANA CARANYA BERTUMBUH.

  1. Lulus dalam setiap pengolahan.

Lulus berarti tumbuh, sebab itu harus terus lulus setiap kali dan itu berarti terus tumbuh sehingga bisa mencapai target Allah dalam hidup ini.

Pengolahan itu sakit bagi daging. Tabiat baru itu selalu dalam kesucian, tidak bereaksi dosa. Kalau pencobaan datang lalu kita bereaksi dosa, misalnya marah, tersinggung dll, itu berarti gugur, tabiat baru tidak muncul, justru yang muncul adalahtabiat lama dan itu menyabot dan merusak tabiat baru. Jangan bereaksi dosa sekalipun dalam hati, tetap dalam kesucian, tidak benci, tidak sakit hati, mau mengampuni, sabar dll, dan terus berdoa dalam Roh dan kebenaran supaya kuasa Allah turun ke atas kita dengan limpah, maka kita akan lulus dan dapat hidup dalam tabiat baru. Kita tetap harus cerdik, menurut pimpinan Roh Kudus Rom 8:14. Jangan menuruti daging atau kekuatan sendiri, kepintaran sendiri. Minta pimpinan dan peneguhan dari Roh Kudus sebab jalan Tuhan, cara bereaksi menurut Roh Kudus, itu yang terbaik dan membuat kita bisa tumbuh dengan cepat dan teguh. Jangan takut. Harus selalu pikul salib dalam segala segi dan waktu. Biasanya setiap hari ada pencobaan dalam beberapa segi hidup, sehingga itu menjadi pengolahan dan latihan bagi segala tabiat baru ini. Jangan kuatir, semua pencobaan yang datang, tidak akan lebih dari kekuatan kita, sebab Alalh selalu ikut campur, tahu, mengamankan bahkan menyertai! Akan ternyata bahwa kita tidak berjalan sendirian, tetapi justru Allah yang mengolah kita seperti tanah liat di tangan Penjunan yaitu Tuhan Yes 64:8.

  1. Di jalan sempit, selalu dengan salib Kristus.

Ini sering dilupakan. Tabiat baru itu hidup di jalan sempit, ikut Yesus ke mana2 saja selalu ada salib Luk 9:23. Tabiat lama selalu ingin muncul (ia ada dalam tubuh daging kita masing2 sebab belum ditebus). Sebab itu tabiat lama ini harus disalibkan, disangkali,dimatikan, dalam segala segi dan di mana2 saja. Misalnya iri, benci, sakit hati, ingin marah, berzina, cinta uang dll.

Kalau menuruti daging, nafsu, maka yang keluar adalah tabiat lama, muncul kembali, bahkan bertumbuh. Sebab itu harus mau menyangkal diri, mematikan keinginan tabiat lama, baru tabiat baru bisa muncul, dan kita bisa melakukannya.

Juga salib itu kuasa Allah bagi kita yang mau merasai sakit sebab daging dimatikan 1Kor 1:18.

  1. Tujuh Kebutuhan Pokok Rohani.

7 Kebutuhan Pokok Rohani, semuanya mutlak perlu, sangat dibutuhkan. Kalau kita bisa menikmatinya dengan limpah, ini akan membuat kita kuat untuk hidup dalam tabiat yang baru. Kalau sungguh2 mau taat (berarti, sekalipun sakit dagingnya kita bisa tetap taat dan terus mematikan kehendak daging, maka kuasa Roh Kudus akan mengalir dalam kita dan kita jadi sanggup Fil 4:13, Zak 4:6.

  1. Buah Roh dan tabiat baru.

Kalau kita dipimpin Roh, tidak bisa muncul buah Roh sesuai dengan kepekaan dan ketaatan kita akan suara Roh. Buah Roh itu juga tabiat baru, tetapi ini buah dari Roh Kudus, langsung muncul waktu kita membutuhkannya karena kita taat akan pimpinan Roh Kudus Gal 5:22-23. Meskipun baru bertobat, tetapi kalau penuh dan dipimpin Roh, bisa muncul tabiat baru yang bagus oleh pekerjaan Roh Kudus dalam kita, misalnya sabar, sukacita, kasih dll. Kalau dahulu biasanya kurang sabar, tahu2 dalam problem, tiba2 kita jadi sangat sabar dan bijaksana, itu karena kita mau dipimpin Roh. Tampaknya tabiatnya sempurna muncul dalam hidup kita. Ini disebabkan karena kita mau taat pada pimpinan Roh Kudus. Ini jadi contoh, latihan dan pengolahan bagi kita supaya hidup dalam tabiat baru. Kalau kita terus dipimpin Roh, akan nyata 9 buah Roh itu dalam hidup kita, bisa tiba2 muncul, bahkan semua tabiat baru bisa mulai bertumbuh dan nyata dalam hidup kita, terus tumbuh makin lama makin matang seperti buah Roh. Kalau kita mau terus taat dipimpin Roh, maka Roh Kudus yang seringkali tiba2 memunculkan buah Roh se-waktu2 diperlukan dalam keadaan yang sangat baik (tergantung dari ketaatan kita dipimpin Roh). Tetapi selain itujuga kalau kita terus taat akan pimpinan Roh, mau terus mematikan tabiat daging sesuai Firman Tuhan, maka semua tabiat baru akan terus tumbuh, sehingga makin lama semua tabiat baru itu makin nyata dalam hidup kita dan makin matang seperti buah Roh, sampai akhirnya jadi seperti Kristus.

Jadi buah Roh itu tabiat baru dari Roh Kudus, muncul dengan baik (atau sempurna) untuk menarik dan menumbukan semua tabiat baru yang sudah ada dari manusia baru atau batin kita (sejak lahir baru), dan dengan demikian kita tumbuh terus makin seperti Kristus.

Jadi buah Roh itu tiba2 muncul, tetapi tabiat baru itu tumbuh sedikit demi sedikit dalam hidup kita, semua oleh Roh Kudus dan kerjasama dengan orang yang mau dipimpin Roh.

VII. MENGAPA HARUS BERUBAH JADI TABIAT BARU DAN TUMBUH SEPERTI KRISTUS?

  1. Kita bisa langsung jadi baru sesudah lahir baru. Meskipun masih baru, masih tingkatan bayi, tetapi kita bisa hidup suci, seperti bayi2 yang tidak bisa apa2, tetapi sehat! Kalau tidak bisa hidup suci, mungkin belum lahir baru, meskipun lalang atau undur, berbahaya!
  2. Kalau sudah lahir baru, tetapi tabiat baru tidak tampak tumbuh, berarti ada yang menghalangi yaitu kebodohan dan dosa! Ini tanda2 celaka, kalau Tuhan datang, pasti tertinggal, sebab tabiat barunya tidak tumbuh, tidak bisa jadi golongan 1551. Bahkan tidak masuk Surga, tidak selamat, sebab dosa tidak boleh masuk Surga Wah 21:27. Setiap dosa dalam segi manapun, atau tabiat baru yang manapun kalau tidak tumbuh, itu berarti ada dosa dll dan itu berarti orang itu tidak memenuhi syarat, jatuh dalam dosa dan kembali menjadi orang dosa .

Yak 2:10

Sebab barangsiapa memegang seluruh hukum itu, tetapi tersandung kepada satu saja, ia sudah bersalah terhadap seluruhny (KJI)

Apakah ini tidak sulit? Bisakah kita mencheck dan memperhatikan setiap segi tabiat kita? Tidak sulit, sebab orang yang mau sungguh2 menumbuhkan tabiat barunya, Roh Kudus pasti langsung ada di dalamnya, menolong menunjukkan segi2 mana dari tabiatnya yang tidak beres yang tetap dalam dosa dan tidak tumbuh, Roh Kudus akan menyatakannya. Jadi kalau mau hidup suci dalam semua segi tabiat baru dan tumbuh, pasti bisa, sebab Roh Kudus mau dan pasti akan menolong orang yang sungguh2 mau percaya dan taat dalam tabiat baru.

Juga dalam penggembalaan ini diperhatikan (harus!) oleh gembala2 dalam ladang Tuhan, perlu dinasehati, bahkan kalau perlu ditegur, bagian2 tabiat2 baru yang tidak muncul dan tidak tumbuh.

  1. Ini menentukan tingkat kemuliaan kekal.

Kesempatan hidup di dunia ini, sebab ini adalah satu2nya kesempatan untuk tumbuh, yang membawa kita masuk dalam tingkat kemuliaan yang kekal.

  1. Hanya ada 2 pilihan di dunia ini, lebih2 dalam akhir zaman ini. Yang tidak mau tumbuh dalam tabiat baru, akan masuk dalam jerat iblis Luk 21:34. Tidak bisa netral atau setengah2 (hati bercabang Yak 4:8).

Orang suam akan diludahkan Tuhan keluar Wah 3:16 lalu diseret iblis masuk makin bertumbuh dalam dosa2nya Wah 22:11. Kalau hidup menuruti daging, akan terseret dalam Polarisasi Wah 22:11 dan terhilang masuk dalam jerat iblis, wai!

Ini celaka untuk kekal. Kita tidak bisa netral di akhir zaman ini, atau makin suci atau makin najis dalam dosa!

Tetapi mereka yang mau tekun maju di jalan sempit, mematikan daging sungguh2, maka tabiat baru itu akan tumbuh dengan mudah dalam pimpinan Roh, sebab memang sudah ada lengkap dan sempurna, tetapi perlu ditumbuhkan!

Jangan mendua, bercabang atau setengah hati, akan mudah (dan biasanya begitu) tersesat dalam jerat setan dan tabiat barunya tidak bisa tumbuh, tetapi dosa dan tabiat lama yang tumbuh dengan subur, bahkan jadi lebih jahat dari orang dunia Mat 12:45. Tumbuhlah dalam semua segi dan tingkatan yang terus bertumbuh, makin seperti Kristus.

VIII. TABIAT TURUNAN.

Dalam orang lahiriah atau manusia luarnya ada tabiat lama seperti orangtuanya, tetapi dalam orang dalam atau manusia batiniahnya, sudah berubah menjadi baru!

Kita sering melihat anak2 yang menjadi dewasa punya tabiat jelek (juga ada yang baik) seperti orangtuanya. Apakah ini menurun? Tubuh jasmani memang masih orang lama (belum ditebus, tunggu penebusan tubuh Rom 8:23) dan banyak tabiatnya sama seperti orangtuanya karena genetika atau tabiat bawaan (Misalnya warna kulit, bentuk dan tinggi tubuh dll, juga tabiat2nya, lebih2 yang jahat).  Dalam orang yang sudah lahir baru ada tabiat turunan dari orangtuanya?

Tabiat lama itu tumbuh dalam anak2 itu dari orangtuanya dan karena melihat dan meniru perbuatan2orangtuanya, itu tumbuh jadi kuat. Sebetulnya seluruh segi tabiat lama itu ada dalam semua orang berdosa = turunan Adam, tetapi tabiat yang mana saja yang ditumbuhkan, itu berbeda pada setiap orang, keluarga, bangsa dan penduduk sekitarnya,tergantung dari banyak faktor.

Kalau tidak di rem, disangkali, semua dosa bisa tumbuh, semua orang bisa jadi pendusta, bisa jadi sombong, benci, pencuri, pembunuh dll, itu ada di seluruh dunia dan manusia.

Tetapi tidak semua tabiat jahat (dan yang baik) itu tumbuh bersamaan.

Ada beberapa hal yang membatasi pertumbuhan dosa yaitu:

  1. Oleh Allah sendiri, membatasi tingkat2 dosa sampai batas2 tertentu, yang melebihi dihukum. Misalnya zaman Nuh, Lot dll.b. Sisa2 kemuliaan Allah membatasi atau menahan pertumbuhan beberapa macam dosa. Rom 3:23, sehingga dalam bagian2 itu nampak ada hal2 yang baik. Misalnya kasih orangtua, belas kasihan dll.
  2. Pada orang yang sudah ditebus, tabiat lama dalam rohnya (manusia batiniah) sudah diganti baru sama sekali, tetapi dalam tubuh daging, tetap ada. Sebab itukalau tabiat daging/ tabiat lama dilazatkan dan dituruti bisa keluar dan tumbuh lagi.

Jadi tabiat lama orang dosa muncul dan berasal dari manusia lahiriah dan batiniah, tetapi dalam orang yang sudah lahir baru, hanya dari manusia lahiriah, sebab manusia batiniah sudah jadi baru, tetapi masih dalam bentuk benih, harus ditumbuhkan,  sedangkan tabiat daging (yang penuh tabiat lama) harus disangkali, dimatikan terus menerus Rom 6:6, Luk 9:23.

  1. Jadi orang2 yang sudah lahir baru bisa meniru tabiat jelek orangtuanya, tetapi yang mau berubah, apalagi percaya dan mengerti, bisa bebas. Misalnya Achaz sangat jahat, tetapi anaknya Hizkia mau sungguh2 ikut Tuhan jadi baik sekali 2Taw 29:2. Tuhan bisa mengubah yang mau taat, tergantung dari masing2.

KESIMPULAN.

  1. Sesudah lahir baru, roh kita sudah jadi anak2 Allah meskipun dalam ukuran benih, tetapi kalau kita mau tumbuh dalam Tuhan pasti bisa. Baik secara kwalitatif, dalam semua segi hidup tabiat baru dan secara kwantitatif, setiap tabiat tumbuh makin seperti Kristus sampai sempurna atau maksimal. Ini harus bertumbuh dalam batas waktu yang ada pada kita sekarang; hasilnya indah, sukacita dan bahagia di dunia, apalagi nanti di Surga kekal.
  2. Tumbuh dalam tabiat baru adalah rencana Allah dan kita bisa tumbuh dengan Allah, menang dan diolah dalam setiap pencobaan. Jangan berhenti tumbuh, sebab waktunya terbatas, tetapi sudah ditentukan cukup oleh Allah, kalau kita mau taat terus, sehingga lulus terus.Jangan buang waktu sia2 tetapi justru kita harus tebus waktu untuk terus berjalan dengan Tuhan dan terus tumbuh dalam tabiat baru Ef 5:16-18.
  3. Orang yang rohaninya tumbuh, tabiatnya pasti makin berubah seperti Kristus. Orang yang tabiatnya tidak berubah, itu berarti rohaninya tidak tumbuh, macet, ada dosa dan sebab2 lainnya, sehingga keselamatan jiwanya juga terancam hilang. Semua orang beriman, harus berubah dan tumbuh dalam tabiat baru seperti Kristus.
  4. Kalau Tuhan datang, kesempatan hidup dihentikan, tetapi kita masuk dalam masa penamatan yang dengan cepat menumbuhkan mereka2 (yang mau taat dipimpin Roh) sampai maksimal sesuai ketaatan masing2, bahkan ada yang sampai sempurna, indah.

Sebab itu jangan terus dalam tabiat lama, buang, matikan supaya lenyap dan bangkit, hiduplah dalam tabiat yang baru.

Nyanyian:

Seperti Yesus (2x) itu saja kuminta.

Manusia dapat berubah, jadi seperti Kristus. Caranya dengan dilahirkan kembali, sekali lagi Yoh 3:3,5. Dengan lahir baru orang-lama lenyap diganti orang baru seperti Kristus, sebab itu kalau mau ditumbuhkan, akan berubah seperti Kristus 2Kor 5:17. Lahir lagi sekali,berarti berubah jenis dari turunan Adam I jadi turunan Adam terakhir, berubah sama sekali. Benih baru ini kalau tumbuh, jadi seperti induknya. Misalnya buah kelapa kalau tumbuh jadi pohon kelapa yang tinggi besar. Telur rajawali, kalau menetas bisa berubah menjadi seperti rajawali yang terbang tinggi. Biji kelapa dan telur itu tidak perlu berubah lagi, sudah berubah menjadi baru, hanya tinggal menumbuhkannya, maka ia akan bertumbuh menjadi seperti induknya!

Begitu juga kita pasti bisa jadi seperti Kristus, sebab kita dilahirkan dari Allah, punya benih Allah; Orang yang lahir baru sudah jadi anak Allah Yoh 1:12. Sudah ada benihnya, sudah ada buah kelapanya, sudah ada telurnya, tinggal ditumbuhkan. Memang ini rencana Allah bukan hanya selamat tetapi tumbuh seperti Kristus.

Orang2 yang rindu bertumbuh terus dalam tabiat yang baru, juga Roh Kudus akan menolong kita, sehingga bisa mengerti dengan bentul dan punya kekuatan dan kuasa Allah untuk menurut tabiat baru yang sudah ada dalam manusia batiniah kita.