M4209 -Ada Apa Dibalik Kesukaran Besar?

Rom 8:28

Maka kita mengetahui bahwa segala sesuatu bekerja bersama-sama untuk kebaikan bagi mereka yang mengasihi Allah, yaitu bagi mereka yang dipanggil sesuai dengan tujuanNya (KJI)

PENDAHULUAN.

Untuk orang yang cinta Tuhan, segala sesuatu (apalagi kesulitan besar yang menimpa orang besar) akan menjadi kebaikan baginya, ini janji Allah yang maha tahu dan maha kuasa, yang sanggup menggenapkan janjiNya untuk setiap orang yang cinta kepadaNya.

Begitu pandemi ini yang sulit sekali, seluruh dunia sudah menghabiskan berapa juta dollar masih belum bisa selesai dan buntutnya tidak bisa selesai dalam 1 atau 2 th.

Pemerintah di seluruh dunia sulit menanganinya, kita doakan terus supaya Tuhan menolongmemberi hikmat yang tepat bagi pemerintah pusat sampai daerah di negeri kita, supaya bisa menanganinya, jangan sampai dibalik oleh setan sehingga jadi celaka yang lebih besar!

Kadang2 ada tanah yang gersang, jelek, bahkan berbahaya, tidak karuan, tetapi beberapa banyak orang bersusah payah mengolah tanah itu dengan tekun dan banyak pengorbanan. Mengapa? Sebab menurut penyelidikanpara ahli, di dalamnya ada banyak emas tersembunyi (belum tentu semua pendapat ini betul, toh mereka datang).

Sekalipun tempatnya sulit dicapai, di tengah2 hutan, di gunung2 tinggi, tersembunyi dan sangat berbahaya untuk dimasuki, banyak orang dengan segala peralatan yang mahal datang mengolah tanah jahat dan jelek itu. Mengapa? Sebab mereka mengharapkan dapat memperoleh banyak emas di dalamnya!

Begitu juga ada apa di balik kesulitan besar yang menimpa orang2 yang cinta Allah? seperti pandemi ini? Ada emas rohani yang tersembunyi, bagi orang2 yang cinta Allah. Besok emas rohani itu ditemukan?

HAL2 INDAH YANG TERSEMBUNYI.

Kesempatan2 yang Tuhan berikan, sehingga menjadi pengalaman2 yang indah dengan Tuhan. Setiap orang beriman yang taat dan cinta Tuhan akan mengalami, sedikit atau banyak sesuai dengan kasusnya masing2. Misalnya Yusuf yang mengalami celaka dan kepahitan begitu banyak dan begitu lama, tetapi ia tetap cinta Tuhan, taat melakukan Firman Tuhan, maka dibalik semua kesukaran2 yang dahsyat itu tersedia banyak mertua, banyak emas, banyak hal2 indah baginya. Ia diangkat begitu tinggi di rumah Potifar (pasti waktu jadi budak juga banyak pengalaman yang indah2), juga dipenjara, apalagi waktu Tuhan angkat tinggi dalam istana Firaun.

Juga Daud ditimpa banyak perkara2 yang menyakitkan hati, banyak kesulitan dan bahaya, tetapi di belakang semuanya ada banyak pengalaman yang indah2 dengan Tuhan. Seperti di rumah dianak tirikan oleh bapaknya, itu nampak waktu Samuel datang, ia “dibuang”, tetapi ternyata ia yang dipilih dan diurapi. Sekalipun bapak dan kakak2nya ke-heran2an dan iri, tetapi mereka tidak berdaya melawan keputusan Tuhan dan Samuel. Belum lagi waktu ia mau dibunuh oleh Saul dengan kebencian yang sangat belasan kali. Menghadapi bahaya melawan binatang buas, Goliat, musuh lainnya, tetapi di belakang semuanya ada hal2 yang indah yang sudah disediakan Tuhan.

Begitu juga Abraham, Ishak, Yacob, Musa, Yusak, Kaleb, para hakim akan habis waktu kita untuk sekedar menikmat rencana Allah yang indah di balik semua kesukaran dan kepahitan yang dialami orang2 yang taat dan cinta Allah.

Juga dalam Wasiat Baru, Petrus, Paulus dan Silas waktu di dalam penjara, ini sudah hampir 1/4 Neraka, sebab tersiksa lahir batin apalagi tanpa pertolongan dan pintu gerbang maut sudah nampak terbuka, tetapi Tuhan memberi pengakuan yang indah2 lebih dari emas, perak, permata mulia dan indah yang fana. Semuanya ini yaitu kemuliaannya akan dibawa sampai kekal. Belum lagi pengakuan Petrus waktu menghadapi bahaya, menghadapi jalan buntu dsb.

Karunia2 rohani muncul, juga buah Roh atau tabiat baru yang seperti Kristus sebagian orang2 disebut Kristen Kis ???. Semua janji2 Allah yang indah2 itu seringkali ada lengkap dibalik celaka dan kesukaran yang diizinkan Tuhan menimpa orang2 yang cinta Tuhan dalam ketaatannya. Termasuk juga rohaninya tumbuh dengan indah. Musa, Elia dikejar begitu banyak problem dan kesukaran, tetapi justru mereka tumbuh, bahkan jadi sempurna dan terangkat ke Surga. Juga orang2 Wasiat Lama lainnya yang tampaknya jadi sempurna seperti Abraham, Ayub, Yusuf yang lulus ujian akhir, begitu juga Daniel, Sadrakh, Mesakh, Abednego, para nabi dan orang2 yang cinta Tuhan lainnya. Lebih2 dalam Wasiat Baru, begitu banyak orang yang penuh dan dipimpin Roh, sehingga rohaninya tumbuh.

Begitu juga bagi orang2 yang cinta Tuhan di hari2 ini, justru di belakang kesukaran yang limpah ini ada banyak permata2 rohani yang bisa kita dapatkan dan nikmati dengan penuh syukur sampai kekal. Seringkali kesempatan ini kalau dipakai baik2 dalam pimpinan Roh Kudus bisa menghasilkan keselamatan jiwa2. Orang2 yang keras hati dalam dosa, keduniawian, mulai terbuka hatinya dan menerima Tuhan. Ribuan orang yang dahulu melawan dan menyalibkan Kristus, yang terus menerus mengancam, juga pengikut Kristus, tahu2 dilayani Petrus dan murid2 lain bertobat, sehingga 3.000 orang percaya dan dibaptiskan.

Kis 2:23,36

  1. Dia yang telah diserahkan sesuai dengan maksud Allah yang pasti dan yang tahu lebih dahulu, kamu telah menangkapnya, menyalibkan dan membunuh-Nya dengan tangan-tangan orang durhaka. 36. Karena itu biarlah segenap isi rumah Israel mengetahui dengan pasti bahwa Allah telah menjadikan Yesus yang sama, yang kamu salibkan itu menjadi Tuhan dan Kristus. (KJI)

Kis 2:37,41

37. Sidang Jemaat mula-mula (2:37-47) Ketika mendengar hal ini, tertusuklah hati mereka dan berkata kepada Petrus dan rasul-rasul lainnya: Tuan-tuan dan Saudara-saudara, apakah yang harus kami perbuat?

41. Kemudian mereka yang menerima perkataannya itu dengan sukacita dibaptiskanlah. Dan pada hari yang sama ditambahkan kepada mereka kira-kira tiga ribu jiwa. (KJI)

Lawan bisa berubah menjadi kawan bahkan bersandar dalam Tuhan seperti Saulus jadi Paulus. Banyak karunia2 Roh Kudus nyata dalam kesukaran2 ini mujizat, kesembuhan, tanda2 ajaib terjadi. Justru dengan banyak problem, asal kita tidak bereaksi dosa dan terus taat dipimpin Roh, justru membuat kita tumbuh dan makin mahir berjalan dengan Tuhan dalam pimpinan Roh Kudus.

Ada hal2 yang indah dibalik semua celaka dan kesukaran ini, kita bisa masuk dan mengalami rencana Allah yang indah2 yang sudah disediakan Allah dengan limpah untuk orang2 yang mau taat dan cinta kepadaNya.

Firman Tuhan makin terbuka, sehingga makin menguatkan, apalagi untuk akhir zaman, janji Tuhan yang heran, memberikan pembukaan dari semua rahasia dan nubuatan dengan Firman Tuhan Mat 10:26-27. Bahkan Roh Kudus memimpin kita naik ke sotoh rumah dan memberitakan, mem-bagi2kan rahasia ini kepada orang2 yang cinta Tuhan lainnya! Jabatan2 tumbuh dengan indahnya, seperti penginjil, gembala, guru, rasul dan nabi2 yang belum nyata akan muncul di mana2 untuk melengkapi dan menyempurnakan GerejaNya Ef 4:11-13.

Hal2 jasmani pasti ditambahkan Tuhan juga, dan orang yang cinta Tuhan tidak mempersoalkan dan ternyata semua mendapat cukup, baik sehat, sembuh, umur, nafkah, keamanan, sejahtera, sukacita, juga ditambahkan Tuhan dengan cukup bahkan limpah. Tetapi mereka bisa berpada dengan kelimpahan tidak berbuat dosa juga dengan kekurangan Fil 4:11-12. Sebab itu jangan leatkan kesempatan indah, tetapi dari luar tampaknya jelek, seperti hutan dan tempat2 gersang dan berbahaya, tetapi kalau digali dalamnya ada emas yang indah dan limpah. Hadapilah dengan sikap yang betul, dipimpin Roh, maka dibalik segala perkara yang jelek itu akan ditemukan hal2 indah yang sudah disediakan Tuhan.

III. MENGAPA KESULITAN BESAR INI TERJADI?

  1. Tidak ada yang kebetulan, semua ada dalam tangan Allah yang maha tahu, maha kuasa, maha besar. Pasti Allah mempunyai maksud yang baik. Kasih Allah akan selalu merencanakan dan memberi yang terbaik, sekalipun Ia juga harus mengadili dengan adil. Orang2 jahat dan tidak mau bertobat! Sebab itu jangan bersungut-sungut dan menyalahkan Allah, kalau terjadi hal2 yang tidak enak dan pahit. Yang terjadi tidak ada yang kebetulan bagi Allah dan umatNya.
  2. Allah tidak pernah ngawur, ada maksud tertentu di dalamnya a.l:
  3. Allah akan menamatkan rencanaNya.

Semua ini terjadi tidak mengalir begitu saja, lebih2 untuk Gereja yang akan berakhir dalam pengangkatan. Kalau ini terjadi sebagai tanda kedatangan Tuhan, ini bisa menjadi pengharapan bagi umat Tuhan yang ber-jaga2. Kita tidak tahu bila terjadi pengangkatan, tetapi pasti akan terjadi 1Tes 4:16-17. Kita selalu diingatkan untuk bersedia, siap dan ber-jaga2 menghadapi kesempatan besar yang hanya 1x. Mat 24:42,44.

Rencana Allah bagi anak2Nya. Kalau toh Tuhan belum datang, pasti ada maksud tertentu dari Allah bagi orang2 yang tertimpa kesukaran2 ini.

Rencana Allah bagi yang taat, selalu indah bukan celaka.

Yer 29:11

Karena Aku tahu pikiran yang Kupikirkan tentang engkau, kata Tuhan, yaitu pikiran sejahtera dan bukan tentang yang jahat, untuk memberikan kepadamu akhir yang diharapkan. (KJI)

Bahkan ini sudah disiapkan dan diketahui Allahsebelumnya. Orang tua karena kasih, tidak pernah merencanakan yang jahat bagi anak2nya, apalagi Allah yang adalah kasih 1Yoh 4:8.

Percayalah, bahwa ada hal2 yang indah disediakan Allah untuk orang yang cinta kepadaNya. Orang yang cinta Allah itu hidup benar, berkenan kepadaNya senantiasa. Pasti ada banyak hal indah di balik kesukaran2 yang harus kita hadapi. Allah tidak pernah ngawur atau mengizinkan sesuatu terjadi dengan sembarangan. Jangan bersungut-sungut atau masa bodoh, nanti hilang hal2 indah yang sudah disediakan Allah. Percayalah ada emas dalam tambang2 yang jelek itu, bagi orang yang cinta Allah.

RENCANA ALLAH BAGI SETIAP ANAKNYA.

Untuk setiap orang yang lahir baru menjadi anak2 Allah Yoh 1:12, Allah sudah menyediakan 1 rentetan perbuatan2 baik sudah disiapkan Allah sebelumnya, bahkan ada banyak yang ada di balik perkara2 jahat atau kesukaran yang menimpa anak2nya.

Ef 2:10

Sebab kita ini buatan Allah, diciptakan di dalam Kristus Yesus untuk melaku-kan perbuatan-perbuatan baik, yang sudah disiapkan Allah sebelumnya, supaya kita menjalaninya. (KJI)

Jangan ragu2, Allah tidak akan merencanakan yang jahat bagi anak2nya, lebih2 yang sungguh2 cinta kepadaNya. Bahkan dalam 1Kor 12:6 dijelaskan bahwa yang disediakan Allah bagi setiap anak2Nya (Allah tidak membedakan orang Rom 2:11) adalah 1 set atau 1 seri lengkap perbuatan ajaib untuk anak2Nya sehingga itu semua melengkapi riwayat hidup setiap anak2nya bisa berubah makin lama makin indah sampai akhirnya jadi seperti Kristus, itu tujuan dan kerinduan Bapa bagi semua anak2Nya.

1Kor 12:6

Dan ada berbagai-bagai perbuatan ajaib, tetapi Allah yang sama yang membuat semuanya di dalam semua orang. (KJI)

Memang tidak semua item dari rencana Allah itu dialami orang2 beriman, tergantung dari ketaatan dan kesungguhan masing2. Kalau anak2 Allah mengalami semua rencana Allah, pasti orang itu menjadi sempurna seperti Kristus. Kalau hanya setengah atau sebagian, maka kemuliaannya tidak penuh. Kalau semuanya gagal, tetapi masih selamat, tidak ada kemuliaannya untuk kekal, sekedar selamat seperti orang selamat menerusi api 1Kor 3:15. Tetapi kalau ia undur, tidak setia sampai akhir atau pada waktu di akhir hidupnya, keselamatannya hilang seperti Saul dan Yudas. Tetapi untuk setiap orang yang lahir baru, dari permulaan, Allah Bapa sudah menyediakan 1 set lengkap rencana Allah baginya, 1 seri perbuatan2 ajaib yang mengubah dan melengkapi hidupnya, kalau lengkap ia akan berubah jadi seperti Kristus. Berusahalah untuk selalu berjalan dengan Allah di jalan sempit, jangan sampai jatuh dalam dosa, supaya semua rencana Allah yang sudah disediakan bisa dialami dan melengkapi hidupnya sampai jadi seperti Kristus, mulia untuk se-lama2nya dalam kerajaan Surga kekal.

Rencana Allah dalam kita itu dianyam atau ditenun jadi satu dalam Allah, kehidupan masing2 di mana ia berada, bahkan semua yang terjadi di dunia ini bersangkut paut satu sama lain.

Dianyam atau ditenun jadi satu dalam keluarga, Gereja lokal sampai Gereja global.

  1. RENCANA ALLAH DALAM DUNIA INI.

Kita hidup di dunia ini, menjadi salah satu bagian dari seluruh kehidupan manusia di dunia. Tuhan tidak memisahkan orang Kristen dalam 1 negeri atau tempat tersendiri, lalu orang berdosa yang tidak percaya dalam suatu tempat lain dan keduanya terpisah tidak ada hubungannya satu sama lain. Tidak demikian.

Tetapi orang beriman dicampur jadi satu dengan semua orang dosa lainnya di dalam dunia, hidup ber-sama2 dalam satu tempat yang sama. Ini memang cara dan rencana Allah.

Mengapa? Supaya:

  1. Orang benar menerangi dan menggarami orang2 berdosa di sekitarnya sehingga ada yang bertobat jadi orang beriman Mat 5:13-16. Ini kerinduan Tuhan supaya kalau bisa semua orang selamat 2Pet 3:9. Begitu juga dalam Gereja, lalang2 tidak boleh dicabut supaya (sebelum waktunya habis, waktu kemurahan Allah habis) sebanyak mungkin lalang yang percaya dan bertobat menjadi gandum. Lalu mereka saling menguatkan dan melayani satu sama lain.
  2. Untuk pengolahan. Justru orang2 dosa yang dipakai setan itu menjadi pengolahan bagi orang2 beriman, kalau mereka tidak bereaksi dosa, tetapi bertindak betul sesuai Firman Tuhan, mereka lulus dan makin meningkat. Kita diolah (disekolahkan) di dunia, sebab di Surga hampir2 tidak ada pengolahan, tidak ada malaikat dll disana yang berdosa, sebab itu pertumbuhan rohani malaikat sangat sedikit, manusia yang selamat tingkatnya akan ada di atas malaikat (1Kor 6:3). Jadi rencana Allah itu tercampur atau berhubungan atau tenun jadi satu di dalam dunia yang jahat ini.

Sebab itu seringkali kita tidak bisa mengerti mengapa rencana Allah itu begitu rumit, sebab dalam satu peristiwa dalam dunia ini, sekaligus itu direncanakan atau diizinkan Allah untuk orang yang baik dan yang jahat, untuk menjadipahala dan hukuman masing2, semua bisa ada dalam satu peristiwa yang sama, bahkan dalam peristiwa global yang sama di seluruh dunia, misalnya peristiwa pandemi covid-19 yang terjadi global ini.

Tuhan mengizinkan atau merencanakan peristiwa2 celaka itu terjadi dalam dunia ini? Tuhan tidak merencanakan orang itu berbuat dosa, tetapi itu pilihan manusia itu sendiri, lalu terpaksa Tuhan mengizinkan celaka (atau hukuman atau penuaian dari dosa2 itu) terjadi atas orang itu, tetapi itu juga bersangkut paut sedikit atau banyak dengan orang2 sekitarnya.

Bagi setiap orang yang lair baru menjadi anak2 Allah (Yoh 1:12), Allah memang merencanakan suatu rencana lengkap sampai sempurna untuk setiap anak2Nya tanpa terkecuali (Rom 2:11) sejak lahir baru. Kalau anak2 Allah ini taat berjalan di jalan Allah, rencana Allah itu jadi dalam hidup mereka. Dan ini memang sudah direncanakan Allah sebelumnya dengan sempurna. Keduanya ini (diizinkan dan direncanakan Allah) se-olah2 bercampur menjadi satu dalam dunia diantara orang beriman dan orang berdosa. Tetapi yang terjadi pada masing2 orang, itu dengan adil dan tepat (sebab semua dalam kontrol Allah), sesuai dengan perbuatannya masing2. Ini memang luar biasa dan ini hanya dapat dilakukan oleh Allah yang Maha tahu (dan tahu lebih dahulu) dan maha kuasa! Luar biasa. Bagaimana orang beriman bisa mengalami rencana Allah yang indah2 yang sudah disediakan Allah bagi setiap anakNya?

Kuncinya untuk bisa mengalami rencana Allah di dalam dunia (yang orang benar) hidup campuran antara orang dosa dan adalah orang2 benar harus terus berjalan dalam kesucian sesuai Firman Tuhan dipimpin Roh.

Rom 8:14

Karena seberapa banyak orang yang dipimpin oleh Roh Allah, mereka adalah putra-putra Allah. (KJI)

Memang ini definisi anak2 Allah yaitu orang2 yang selalu hidup dipimpin Roh (bukan hidup menurut daging apalagi dipimpin roh setan!). Kita harus bisa hidup merdeka dari dosa (Yoh 8:36) mati lepas dari dosa Rom 6:2 dan terus hidup dalam kesucian. Makin lama kita harus bisa makin mahir dipimpin Roh, dengan terus mendengar suara Roh dan ber-tanya2 pada Tuhan.

1Taw 16:11

Bertanya-tanyalah akan Tuhan dan akan kuasa-Nya dan caharilah hadirat-Nya selalu.

Untuk orang yang cinta Tuhan, taat dipimpin Roh, maka di belakang celaka yang menimpanya, pasti ada hal2 yang indah, perbuatan2 yang baik dan ajaib dari Allah yang akan dialaminya.

RENCANA ALLAH DALAM UMAT TUHAN.

Allah tidak membuat rencana bagi anak2 Allah terpisah sendiri2 bagi suami-istri anaknya. Memang masing2 akan mengalami hasil dan kemuliaan pribadi dari Allah untuk seluruh ketaatan dalam hidupnya, tetapi itu juga dijalin, ditenun, dianyam jadi satu dalam keluarganya, dalam Gerejanya, Gereja lokal sampai dalam Gereja global yang akan datang.

Jadi rencana Allah dalam pribadi tidak bisa lepas, sendirian, tidak ada hubungan atau tidak kena mengena dengan orang sekitarnya.

Juga rencana Allah untuk suami-istri dan keluarga itu tidak sendiri2, juga Gereja lokal, tetapi direncanakan sendiri2 terlepas dari Gereja2 yang lain. Semua ada sangkut pautnya satu sama lain. Rencana Allah bagi pribadi itu ada dalam rencana Allah bagi keluarga dan rencana keluarga ada dalam rencana Allah bagi Gereja, rencana keluarga adalah salah satu bagian dari rencana Allah bagi Gereja lokal. Begitu rencana Allah bagi Gereja lokal ada dalam rencana Allah bagi Sinode dst sampai Gereja global (yang efektif, sesuai rencana Allah, itu baru ada dalam Minggu ke-70 Daniel), sebab itu kita tidak boleh terlepas dari keluarga kita dan keluarga tidak bisa lepas dari Gerejanya, dan begitu seterusnya. Kalau kita menarik diri dan hidup menyendiri, maka kita juga keluar dari rencana Allah. Itu seperti 1 benang (sekalipun bagus) kalau dicabut dari 1 tenunan, maka benang itu jadi tidak berarti, keluar dari rencana Allah, rencana Allah batal dalam dirinya! Tuhan akan mencari orang lain untuk mau menggantikan tempatnya dalam tenunan keluarga atau Gereja lokal dst. Misalnya suami, sekalipun dipakai Tuhan heran, tetapi melepaskan dirinya dari istri, meskipun belum cerai, tetapi hubungan dan komunikasinya (hampir) putus, kalau tidak segera bertobat, rencana Allah bagi suaminya itu akan batal. Begitu juga untuk istri yang mau lepas dari suaminya. Suami dan istri itu 1+1 = 1. Juga semua anggota tubuh Kristus itu menjadi satu 1Kor 12:12. Sebab itu kalau kita mau mengalami rencana Allah yang indah (ini yang terbaik dan termulia untuk masing2 kita) kita harus bisa bersekutu satu sama lain, baru bisa tumbuh jadi sempurna di dalam satu persekutuan Yoh 17:21-23. Kalau kita ada dalam rencana Allah, maka meskipun ada malapetaka atau kesukaan besar (yang diiiznkan Allah) menimpa kita, jangan kuatir, semua itu akan menjadi kebaikan bagi kita, bahkan bisa menjadi hal2 yang ajaib dan mengagumkan, yang tidak terduga sebelumnya seperti yang dikatakan dalam:

1Kor 2:9

Tetapi seperti yang tertulis: Apa yang tidak dilihat oleh mata, apa yang tidak didengar oleh telinga dan apa yang tidak timbul dalam hati manusia telah disediakan Allah untuk mereka yang mengasihi-Nya. (KJI)

(ini dialami semua orang yang cinta Tuhan seperti Yusuf, Daud, Daniel, Petrus, Paulus dan banyak lainnya lagi).

Semua ada dalam kuasa Allah yang lengkap dan teliti. Misalnya anak2 Allah, selaludipantau dan dijaga dengan teliti oleh Allahsampai jumlah rambutnyapun diketahui Allah.

Mat 10:30

Dan rambut di kepalamu pun semuanya sudah terhitung. (KJI)

Sebab itu jangan takut, tetapi jangan ngawur, hidup hanyadengan akalnya sendiri, atau sesuka hatinya sendiri, tetapi di atas semuanya. Tanya Tuhan dan hiduplah dipimpin Roh dan makin lama, harus makin mahir.

Semua ada dalam tangan Allah. Tidak ada peristiwa yang liar yang lepas dari kontrol Allah.

Banyak orang bertanya, bilakah pandemi ini selesai? Tidak ada yang tahu; Ada yang tahu tetapi hanya kira2. Tetapi Tuhan tahu dengan tepat. Sebab itu berjalan terus dengan Allah, itu paling tepat dan indah.

Yang belum penuh Roh, minta baptisan Roh Kudus, sebab ini mutlak perlu untuk bisa hidup dipimpin Roh dalam kesucian kebenaran Ef 5:18. Belajar Firman Tuhan lebih banyak dan ber-tanya2 Tuhan terus, pasti kita tidak akan keliru jalan, tetapi tetap dalam rencana Allah yang indah. Jangan takut atau bingung, sekalipun kita tidak tahu yang akan datang, tetapi  Tuhan sudah tahu. Kalau kita berjalan dengan Tuhan, terus taat dipimpin Roh, pasti terpelihara dengan baik.

III. BAGAIMANA SIKAP KITA?

Ini penting, kalau sikap kita ngawur, semau kita sendiri (sekalipun dengan logika, itu terbatas sekali), kita bisa keluar dari rencana Allah dan celaka seperti Israel di padang gurun, keluar dari rencana Allah. Mereka celaka, mati di padang gurun cocok dengan kata2nya, lebih enak di Mesir, apalagi jadi orang Mesir! (Padahal mereka sudah tahu orang Mesir celaka, setiap rumah ada yang mati, binatang dan orangnya, dahsyat! Coba kalau terjadi sekarang, mana ada negeri yang tahan).

Tetapi yang percaya seperti Yusak- Kaleb, dan generasi II, mereka menikmati rencana Allah yang indah di Kanaan, masuk dan memiliki negeri perjanjian!

Sikap yang betul adalah:

Tetap hidup benar, berarti hubungan benar dengan Tuhan, sebab kalau ada dosa, hubungan dengan tuhan putus, itu celaka, tidak punya penolong yang Maha kuasa!

Yes 59:2

Tetapi kesalahan-kesalahanmu menceraikan engkau dari Allahmu dan dosa2mu membuat wajahNya tersembunyi daripadamu, sehingga Ia tidak mau mendengar. (KJI)

Kalau hubungan dengan Tuhan putus, maka semua janji2 Tuhan dan rencanaNya bagi kita jadi putus, sia2, tidak berarti. Kalau listrik untuk suatu rumah atau pabrik putus, maka semua alat dan mesin2 kecil dan besar dalam pabrik itu mati semua, tidak bisa beroperasi. Begitu kalau hubungan orang beriman karena dosa (apalagi keras hati dalam dosa), maka semua janji2 Tuhan dan rencana Allah yang indah2 baginya kosong dan sia2. Hubungan baik dengan Tuhan itu mutlak perlu dalam segala perkara. Sebab itu hidup benar, suci di hadapan Allah itu mutlak perlu untuk semua orang beriman dalam segala perkara.

  1. Jangan salahkan Allah, karena kena malapetaka atau celaka besar! Dia tidak pernah salah, keliru, ngawur dll. Semua tepat dengan rencanaNya yang maha besar. Sekalipun keadaannya seperti kuda liar, tidak bisa dikuasai manusia, tetapi dikuasai Tuhan! Mat 28:18.

Bersyukur pada Tuhan sekalipun kena celaka.

Seperti Ayub (tidak semua kena!), tetapi Ayub tetap bersyukur.

Ay 1:21-22

  1. katanya: Bahwa dengan telanjangku juga sudah aku keluar dari dalam rahim ibuku, dan dengan telanjang juga aku akan kembali ke dalamnya. Bahwa Tuhan yang sudah mengaruniakan dia, Tuhan juga mengambil dia pula, segala puji bagi nama Tuhan!
  2. Maka dalam sekalian ini tiada Ayub berdosa dan barang sesuatu yang kurang patutpun tiada dikatakannya akan Allah.

Kata2nya tentang Allah pantas, hormat, betul, lain dari orang Israel di padang gurun, sudah diberi mujijat, ajaib, dipelihara dengan sempurna, siang dipayungi, malam diberi lampu besar dan aman, masih bersungut-sungut sampai 10 x Bil 14:22 sangat keterlaluan. Sebab itu mereka binasa oleh malapetaka yang datang!

Jangan bereaksi dosa dan dalam menghadapi problem2 itu, bertindaklah sesuai Firman Tuhan, dan selalu dipimpin Roh Kudus.

Jangan hanya hidup benar dengan pasif, tetapi aktif mengambil keputusan dan bertindak menurut kehendak Allah dipimpin Roh Mat 7:21.

Dengan demikian kita lulus dalam banyak ujian kecil dan besar (tidak berdosa dengan mulut kita, hati kita dll) sehingga rohani tumbuh terus, makin meningkat, makin indah, penuh dengan hikmat, kuasa, karunia2, buah Roh, tabiat baru dll makin nyata, maka orang akan melihat kita, dalam masa2 sulit ini makin seperti Yesus!

Jangan justru dalam masa sulit, malah tabiat lama muncul kembali (ini ada dalam tubuh daging yang harus terus dimatikan, Rm 6:6 terus disalibkan, jangan dibiarkan muncul atau hidup kembali), supaya jangan makin seperti setan, tetapi seperti Yesus!)

Bentuk riwayat hidup anak2 Allah itu berbeda-beda. Jangan turut bentuk yang kita kehendaki, tetapi menyerah dan taat pada Tuhan, minta pimpinan Roh. Bentuk riwayat hidup Yusuf, Daniel, Daud, Ayub, Saul, Petrus, Saul dll itu ber-beda2. Dalam keuangan Yusuf terus jalan di bawah, jadi budak, jadi orang terpenjara belasan tahun. Lain dengan Saul, Salomo langsung naik di atas.

Bagi Lazarus paling baik jadi pengemis, hasilnya setingkat Abraham dan Lazarus lulus jadi pengemis tetapi rohani tinggi. Daud diberi uang + kedudukan tinggi bisa tahan, Salomo roboh, tidak pernah sekolah seperti Yusuf. Sebab itu jangan paksakan kehendak sendiri, hadapi masa2 sulit ini dengan berpada, maka kita akan menemukan emas di dalam tambang kesukaran yang limpah ini.

Kalau bentuk riwayat hidup kita beda dengan orang lain yang cepat sukses, jangan ber-sungut2. Periksa diri (kalau ada dosa, buang!), dan selalu taat dipimpin Roh dalam rencana Allah bagi masing2, akan ada keindahannya sendiri, Allah adil dan kasih.

Belajar dalam hal jasmani berpada! Jangan terikat dunia ini 1Tim 6:8/ 1Kor 7:31.

Kalau belum bisa limpah dalam hal jasmani, sabar, jangan ber-sungut2, lebih2 dalam pandemi. Tuhan punya rencana yang terbaik untuk masing2 yang cinta Tuhan.

Jadi berkat jasmani dan rohani.

Jangan takut berkorban, itu menjadi penaburan kita.

Tabur dengan tulus karena Kristus, maka pasti ada penuaian yang limpah. Justru tangan atas (menabur) itu lebih keberkatan Kis 20:35. Ini kesempatan kita bisa memberkati orang di sekitar kita secara jasmani dan rohani. Mulai jadi berkat dalam keluarga, lalu bagi orang2 sekitar dan yang lebih jauh dan bagi bangsa Negara kita, doakan terus. Bagaimana bisa jadi berkat? Tanya dan minta pimpinan Roh Kudus (banyak berdoa). Ia akan membuka dan menunjukkan kesempatan2 yang ada.

Sikap bersukacita dan bersyukur Ay 1:20.

Ini perlu ditekankan sebab kalau bisa bersyukur dan bersukacita , maka kita bisa tetap tahan di jalan sempit, dalam rencana Allah sampai mencapai hasil yang indah. Terus berdoa dalam Roh dan hidup benar, sehingga sungai air hidup mengalir makin deras (Yoh 4:14/ Yeh 47:1-5) dan trus bersyukur sekalipun “rugi” atau “berkurang” (untuk sementara) seperti Ayub.

Kalau kita hidup benar, kesulitan itu adalah ujian. Kalau hidup dalam dosa ini jadi penuaian. Jangan menghakimi orang lain, tetapi periksa diri sendiri dan perbaiki (kalau ada yang salah) dan bersukacitalah!

Memang sulit untuk daging, sebab ini ujian, tetapi kalau sudah lulus, naik kelas, itu indah.

Marilah bergembira karena percaya meskipun tidak ada alasan yang logis,terus berjalan dengan iman, maka jadilah seperti iman kita Mat 8:13.

BAGAIMANA MENGENALI, MENEMUKAN RENCANA ALLAH.

Selain percaya akan Firman Tuhan yang menjanjikan rencana Allah bagi setiap anak2Nya, kita jangan pasif, tetapi cari, gali dan temukan apa yang disediakan Allah bagi kita. Tetapi jangan dengan cara2 manusiawi, melainkan dengan cara ilahi, yaitu sbb:

Motif, tujuan kita bukan untuk jadi orang besar di dunia tetapi besardi hadapan Allah.

Rom 2:29

Tetapi seorang Yahudi itu, adalah yang batiniah, dan sunat itu adalah sunat hati, di dalam roh, dan bukannya secara huruf. Maka kepujian orang itu bukannya dari manusia, melainkan dari Allah. (KJI)

Rencana Allah itu memang besar dan mulia bahkan untuk kekal, sangat besar, apalagi kalau kita bisa mengalami (mendekati) 100% dari rencana Allah. Rencana Allah itu indah dan besar, tetapi jangan rencana Allah dihubungkan dengan menjadi besar di dunia, misalnya dengan popularitas atau kaya, terhormat di hadapan manusia, nanti salah arah dan gagal. Rencana Allah adalah menjadi orang yang besar di hadapan Allah danberkenan pada Tuhan, cocok dengan Firman Tuhan.

1Kor 1:31

supaya seperti yang tertulis: Barangsiapa yang bermegah, hendaklah ia bermegah di dalam Tuhan. (KJI)

Jalan orang buta di rel Allah.

ORANG BUTA

Biasanya semua anak2 Allah tidak tahu apa dan kemana rencana Allah baginya. Mengalami atau berjalan dalam rencana Allah itu seperti perjalanan dari hamba Allah yang sempurna dan buta tuli.

Yes 42:19

Siapakah buta seperti hambaKu atau tuli seperti utusanKu yang Ku utus? Siapakah buta seperti dia yang sempurna dan buta seperti hamba Tuhan. (KJI)

Kadang2 sudah diberitahu sedikit, tetapi tetap jalannya seperti orang buta. Misalnya Yusuf sudah diberi mimpi, orang tua Simson sudah diberitahu tentang anaknya, Yusuf Maria, Zakaria dll sudah diberi tahu sedikit2, tetapi mereka juga tidak tahu, banyak kali ke-heran2an dan tidak mengerti. Jalan hidupnya seperti orang buta tuli,  tetapi mereka tetap percaya bahwa Allah itu baik dan membuatkan rencana yang terbaik bagi mereka. Karena buta tuili, mereka tidak mengerti tetapi tetap percaya. Misalnya Maria yang ber-ulang2 tidak mengerti tetapi tetap percaya sehingga menyimpan semua hal yang tidak dimengerti ini di dalam hatinya.

Luk 2:19

Tetapi Maria menyimpan semua hal ini dan merenungkannya dalam hatiny (51,33) (KJI)

Juga Zakaria, Yakub Kej 37:11 dll. Ini sangat sulit kalau tidak percaya. Kalau percaya akan mudah seperti anak kecil percaya pada kata2 dan tindakan orang tuanya. Ia menerima dan melakukan semua yang diperintahkan, meskipun tidak mengerti. Ini problem utama dari rencana Allah, semua anak2 Allah tidak tahu apa2. Bagaimana, bilamana, oleh siapa saja, dimana bentuk atau caranya rencana Allah itu, tidak buta dan tuli. Menurut akal manusia ini adalah, tidak masuk akal, sebab itu tidak ada yang mau menurut. Tetapi Abraham sekalipun tidak mengerti maksud dan kehendak Allah, ia tetap percaya dan taat, keluar dari negerinya pergi ke tempat yang belum diketahuinya, tetapi ia taat sebab percaya meskipun masih tuli dan buta.

DI REL ALLAH.

Bagaimana kita bisa hidup dengan buta dan tuli di dalam rencana Allah? Caranya ialah terus berjalan dalam rel Alalh yaitu hidup suci dan taat akan Firman Tuhan sepanjang umur hidup kita. Ini kita mengerti dan tahu caranya dan bisa melakukannya dengan tepat dengan pertolongan Roh Kudus dan Firman Tuhan seperti ril kereta api; pasti kalau kita berjalan di atas ril, satu sat kita akan masuk dalam stasiun kecil atau besar berkali-kali dan akhirnya masuk stasiun terakhir.

Yang penting kita berjalan maju di dalamrel Allah, pasti satu kali akan masuk stasiun rencana Allah yang ajaib, yang sudah disediakan Allah (bagi orang yang cinta padaNya).

Rel Tuhan sudah diterangkan di atas yaitu hidup benar, tidak bereaksi dosa, dipimpin Roh dengan penyerahan dan ketaatan (tekun berdoa dalam Roh dan kebenaran), jadi berkat, penuh syukur, tetap bersukacita dst.

Kalau kita terus berjalan pada rel Tuhan, pasti akan masuk semua stasiun kecil besar yang belum kita ketahui. Ini uniknya rencana Allah. Mengapa begitu? Sebab:

Hidup ini pengolahan. Kita harus mau taat dalam jalur Firman tuhan.

Yes 64:8

Dan sekarang o Tuhan, Engkau adalah Bapa kami, kami adalah tanah liat dan Engkau adalah tukang periuk (penjunan) kami, dan kami semua adalah buatan tangan-Mu. (KJI)

Untuk pengolahan, Tuhan tahu lebih dahulu kemampuan secara rohani dari setiap orang, misalnya orang itu bisa diolah sampai SD atau SMA atau S3. Jadi pengolahan (atau sekolahnya) untuk setiap orang itu tidak sama, disesuaikan dengan kemampuan masing2. Sebab itu Daud diolah lebih banyak dari Salomo sebab Daud akan dapat mencapai tingkat yang lebih tinggi. Begitu pengolahan Yusuf lebih banyak daripada kakak2nya, sebab Allah tahu lebih dahulu bahwa Yusuf mampu diolah cukup lama (lebih kurang 13 tahun) dalam hidup yang sangat pahit dan menderita, ternyata betul ia lulus dan bisa diangkat Tuhan sangat tinggi, mungkin juga Yusuf termasuk orang sempurna Wasiat Lama, sebab tulang2 (untuk kebangkitan) dibawa masuk Kanaan.

Jadi semua anak2 Allah akan diolah, tetapi berat dan tingkatan pengolahannya tidak sama, tergantung kemampuan masing2 dan itu juga menentukan tingkat rencana Allah dalam hidupnya.

Perjalanan hidup kita ini dengan iman.

2Kor 5:7

Sebab kami berjalan dengan iman, bukan dengan penglihatan. (KJI)

Tidak bisa dengan akal atau penglihatan.

Mengapa harus dengan iman. Sebab rencana Allah itu terlalu besar, tidak mungkin bisa dimengerti oleh akal. Yang jalan dengan akal akan jadi seperti Thomas, tidak bahagia.

Yoh 20:29

Yesus berkata kepadanya, Tomas, sebab engkau sudah melihat Aku, engkau percaya, berbahagialah orang yang belum melihat tetapi sudah percaya. (KJI)

Dengan akal maka semua rencana Allah akan batal, celaka, tidak bisa berhasil, tidak bisa bahagia. Dengan akal tidak akan bisa mengerti rencana Allah seperti Thomas, apalagi hal2 yang kekal dan mulia, lebih dari hanya kebangkitan, akan gagal seperti Thomas. Sebab itu harus hidup dengan iman. 2Kor 5:7, Rom 1:17, sehingga bisa masuk dalam rencana Allah yang sangat besar dan mulia sampai kekal.

Israel mintanya langsung keluar laut Merah masuk negeri perjanjian, tanpa diolah, tanpa jalan dengan iman, tanpa diuji.

Tetapi mutlak perlu berjalan dengan iman seperti Abraham, Ayub, Yusuf dll, kalau tidak akan ber-sungut2 dan rencana Allah batal! Sebab itu Israel tidak masuk Kanaan (ini rencana Allah, tetapi mereka keluar dari rencana Allah) dan mati di padang gurun.

Orang yang hanya memakai akal tanpa iman dan tidak mau pikul salib untuk diolah, tidak bisa mengerti dan tidak

bisa diolah menjadi orang suci, untuk akhirnya menjadi orang sempurna seperti Kristus. Sebab itu tanpa iman dan tanpa pengolahan, tidak tahan dan tidak mau masuk rencana Allah, batal dan keluar. Tidak mengalami rencana Allah yang besar dan mulia!

  1. Tekun dalam jalan Tuhan sehingga terus meningkat rohaninya.

Meskipun jasmani bisa turun terus atau naik turun, masing2 cara2nya berbeda, tetapi rohani harus naik terus!

Jangan karena “buta” lalu tidak mau percaya, rohaninya merosot, tidak bisa jalan dengan iman. Sebab itu meskipun tidak  mengerti rencana Allah bagi kita, tetaplah percaya akan janji Allah dan terus taat dipimpin Roh sesuai Firman Tuhan supaya rohani terus  mengingkat, tetap dalam sejahtera Roh Kudus Pil 4:7; yang penting selalu ada di rel Tuhan dan kalau maju, pasti rohani meningkat dan akan masuk dalam rencana  Allah kecil besar sampai pada akhir dari rencana Allah. Ada yang sebentar keluar lalu bertobat kembali masuk rel Allah, maka rencana Allah yang dialami merosot hanya sebagian, mungkin hanya 50% atau 20% atau hanya sekedar selamat 1Kor 3:15. Daud , Salomo,Simson jelas hanya mengalami sebagian, tidak penuh. Yudas, Saul malah hilang total sebab undur dan bunuh diri. Demas undur, untungnya bertobat kembali, tetapi rencana Allah yang dialami jadi banyak berkurang. Kehilangan rencana Allah di hari2 yang lalu, sudah tidak bisa diulang kembali, tetapi yang akan datang ini jangan sampai hilang lagi, tetaplah hidup berkenan pada Tuhan dipimpin Roh. Lebih2 sekarang dalam banyak problem kesukaran yang besar, teruslah dipimpin Roh dalam jalan Tuhan, sehingga kita menemukan rencana Allah di depan kita.

  1. Rencana Allah itu seperti menabur, satu kali akan menuai.

Meskipun kita tidak tahu bentuk dan cara penuaian, tetapi yang menabur pasti menuai, sebab Allah itu adil, masing2 dapat penuaian dari apa yang ditaburnya Gal 6:7-10.

Pakai kesempatan untuk menabur dalam kesucian dengan tulus dan terus berjalan dalam rel Tuhan, maka kita akan menuai yang indah2 dalam rel Tuhan 2Kor 9:6. Tujuannya bukan cari perkara2 besar, tetapi taat dipimpin Roh dalam rencana Allah Rom 12:16, Yer 45:5.

  1. Rencana Allah itu terjalin bersama2 dalam Tubuh Kristus, sebab itu jangan keluar dari Tubuh Kristus lokal, bahkan keluarga, supaya kita tetap ada dalam rencana Allah dan menemukan hal2 indah yang tersembunyi bagi kita, sebab itu pelihara baik2 persekutuan Tubuh Kristus dalam Roh 1Kor 12:12 Ef 4:3/ 2Kor 13:13 (orang yang dipimpin Roh pasti akan bersekutu dalam Roh, dan itu penting, jangan bersekutu dalam daging, ini menjadi tempat pembiakan dosa yang dipimpin iblis!).

Jangan soliter, tidak peduli yang lain, tetapi belajar bersekutu ber-sama2 , tolong menolong, nasehat menasehati, saling mendoakan dan bekerja sama , semua dengan tulus dalam kesucian dan kasih Kristus.

 

(Memang sulit kalau persekutuan itu campuran gandum dan lalang seperti dalam perjamuan suci, Yudas ada, ia ditegur dan kemudian keluar dari tengah2nya.

Untuk lalang atau yang hidup dalam dosa, jangan bersekutu tetapi garami dengan pimpinan Roh Kudus, dengan hikmat dan kuasaNya seperti Putra Manusia Yesus menghadapi Yudas).

 

Belajar bersekutu dalam Roh, bisa saling menasehati dengan tulus, lebih2 dalam hal2 yang sulit. Seringkali ktia perlu bertanya satu sama lain dan lakukan dalam persekutuan Roh dalam kesucian dengan hikmat dan kuasa Allah dalam ketulusan.

6.Perubahan2 cara hidup atau tempat.

Belajar selalu berjalan dalam Roh supaya jangan keluar dari rencana Allah dan kehilangan sebagian atau banyak hal dari Tuhan.

Kadang2 perlu berubah dalam cara hidup jasmani dan rohani karena “sikon” seperti Yusuf keluar dari rumahnya atau melangkah sendiri dalam pimpinan Roh. Misalnya Daud datang untuk mengirim makanan pada kakak2nya, berubah jadi  berperang. Tuhan memimpin Elia ke sungai Kerit dst. Ishak karena kelaparan, mau pindah ke Mesir dilarang Tuhan, tetapi Lut menuruti daging ke Sodom dan celaka. Kalau dipimpin Tuhan, kita tetap dalam rencanaNya. Jangan jalan sendiri, lebih2 dalam keadaan yang sulit. Kalau terus dipimpin Roh, pasti terpelihara dan tetap dalam rencanaNya.

KESIMPULAN.

Jangan takut menghadapi kesukaran besar, sebab Tuhan tetap akan memelihara kita, termasuk nyawa kita asal kita tinggal dalam rencana Allah, di jalan Tuhan. Bukan saja kita terpelihara dan dilindungi Tuhan, tetapi kita juga akan menemukan maksud Allah yang indah, mengapa semua kesukaran itu diizinkan Allah menimpa kita, itu semua tidak kebetulan, tetapi selalu ada maksud dari rencana Allah. Tinggal tetap dalam jalan Allah yaitu taat dipimpin Roh, maka selain kita terpelihara dan dilindungi Allah, kita juga akan menemukan hal2 indah yang disediakan Tuhan bagi kita. Sebab itu belajar makin mahir dipimpin Roh, banyak berdoa dalam Roh dan kebenaran sendiri2dan ber-sama2.

Tetap dalam persekutuan Tubuh Kristus dalam Roh, jangan menarik diri, jangan jalan sendiri2, nanti jadi mangsa iblis. Pelihara baik2 persekutuan dalam Roh, sebab rencana Allah untuk setiap orang terjalin dalam keluarga dan Tubuh Kristus di mana ia ditetapkan oleh Tuhan 1Kor 12:18, jangan sampai keluar dari persekutuan Tubuh Kristus, orang itu akan lepas dari rencana Allah yang indah dan mulia.

Sabar menunggu tetapi tetap tumbuh dalam Roh, ada waktu dan caranya sendiri2 untuk setiap pribadi dan untuk Tubuh Kristus ber-sama2.

Sudahkan kita menemukan emas dalam tambang kesulitan yang besar ini? Kadang2 bukan hanya 1 atau 2 buah, tetapi mungkin satu seri (set) sesuai dengan rencana Allah.

Jangan kuatir atau bingung, tetapi berjalan dengan iman dipimpin Roh dalam kesucian.

Nyanyian:

Indah rencana-Mu Tuhan, di dalam hidupku

Walau ku tak tahu dan ku tak mengerti

Semua jalan-Mu

Dulu ku tak tahu Tuhan, berat kurasakan

Hati menderita dan ku tak berdaya

Menghadapi semua

Reff:

Tapi ku mengerti s’karang, Kau tolong padaku

Kini ku melihat dan ku merasakan, indah rencana-Mu

Tapi ku mengerti s’karang, Kau tolong padaku

Kini ku melihat dan ku merasakan, indah rencana-Mu