M4208 – Masa Penampian

MATIUS 3:11-12. MASA PENAMPIAN.

Mat 3:11-12

  1. Sesungguhnya aku membaptiskan kamu dengan air untuk pertobatan, tetapi Ia yang datang sesudah saya, itu lebih berkuasa daripada saya. Saya tidak layak mengangkat kasut-Nya. Ia akan membaptiskan kamu dengan Roh Kudus dan api.
  2. Penampi-Nya ada di tangan-Nya dan Ia akan membersihkan lantai pengirikan-Nya, lalu mengumpulkan gandum-Nya ke dalam lumbung, tetapi sekamnya akan dibakar dengan api yang tidak terpadamkan. (KJI)
  3. APA?

Arti penampian di sini sesuai dengan konteksnya, itu berhubungan dengan baptisan air, Roh dan api, istimewa dengan baptisan api.

Tuhan Yesus sebagai seorang Putra manusia, Ia sendiri sudah mengalami 3 macam baptisan ini, yaitu:

  1. Baptisan air oleh Yohanes.

Mat 3:15

Tetapi Yesus menjawab dan berkata kepadanya: Biarkanlah demikian sekarang ini, karena dengan demikian patutlah kita menggenapkan segala kebenaran. Lalu ia menuruti-Nya. (KJI)

  1. Ia sudah dibaptis dengan Roh Kudus, yang turun ke atasNya.

Mat 3:16

Dan sesudah dibaptis, Yesus segera keluar dari dalam air, dan lihatlah Sorga terbuka bagi-Nya, dan Ia melihat Roh Allah turun seperti burung merpati tampak di atas-Nya. (4:1) (KJI)

  1. Baptisan api bagi Putra manusia Yesus sudah dibaptis dengan air dan Roh, yang belum adalah baptisan apiitulah Golgota, sebagai ujian akhir dan Ia lulus dengan sempurna Fil 2:8.

Luk 12:50

Tetapi Aku harus dibaptiskan dengan suatu baptisan dan betapa susah Aku sampai hal itu digenapi. (KJI)

Jadi sebagai Putra manusia Yesus Ia sudah mengalami 3 baptisan ini.

Dalam Mat 3:11 dikatakan tentang Tuhan Yesus, bahwa Dialah Pembaptis dengan Roh dan Api. Baptisan air sudah dilakukan Yohanes, dan kemudian murid2 Yesus juga melakukannya.Baptisan Roh akan diberikan Tuhan Yesus sesudah semua tugas danpelayanan sebagai Putra Manusia selesai di Golgota, lalu ia bangkit dan naik ke Surga.

10 hari kemudian, baptisan Roh Kudus dimulai pada hari Pentakosta.

Baptisan api (yaitu ujian akhir bagi GerejaNya, Dia sendiri sudah lulus) akan diberikan oleh Tuhan Yesus pada akhir zaman, yaitu pada saat penamatan rencana Allah (Minggu ke-70 Daniel).

Luk 12:49

Aku ini datang untuk mengirimkan api ke atas bumi dan apakah yang Kukehendaki jikalau api itu sudah menyala? (KJI)

Penampi yang ada pada tanganNya (Mat 3:12) itu erat hubungannya dengan baptisan api pada akhir zaman, dimana akan dipisahkan gandum (akan masuk dalam lumbung)  dari sekam (dibakar habis). Jadi penampian disini akan terjadi pada akhir rencana Allah.

Api (dari baptisan api) adalah pemisahan pada akhir zaman antara gandum dan sekam, antara orang yang boleh masuk Surga dan orang yang akan masuk api Neraka. Jadi api dari baptisan api ini akan memisahkan orang2 yang seperti gandum dan sekam, masuk dalam 2 golongan yang berbeda. Jadi ini sama dengan masa penampian.

Jadi baptisan api itu:

  1. Dialami oleh Putra manusia Yesus sendiri di Golgota dan lulus Luk 12:50.
  2. Untuk seluruh dunia, ada ujian akhir untuk setiap orang di dunia Wah 3:10, ini ditulis dalam Luk 12:49 (lihat di atas).

Api disini menjadi baptisan api untuk Gereja, dimana ada pemisahan antara orang2 dari golongan Allah dan golongan iblis.

Jadi penampian itu hanya 1 kali pada akhir rencana Allah. Kita melihat ada 2 api yang mirip, yangdisebut dalam Alkitab yaitu:

  1. Baptisan api.
  2. Api pemurnian.

1Pet 1:7

Supaya pembuktian dari imanmu, yang lebih berharga dari emas yang akan binasa, walaupun diuji dengan api, namun didapati mendatangkan pujian, dan hormat, dan kemuliaan, pada waktu Yesus Kristus dinyatakan. (KJI)

Zak 13:9

Jadi api pemurnian atau pencucian itu mengolah, memurnikan dan berlangsung rutin, ber-ulang2. Tetapi pada akhir zaman akan ada masa penampian khusus, hanya 1 kali dengan baptisan api (ujian akhir), pada waktu penamatan rencana Allah di mana gandum dan sekam dipisahkan dengan tegas untuk selamanya, seperti halnya gandum dan lalang.

5 gadis bijak dan bodoh, yang suci dan najis dll. Juga Halaman dan Ruangan Suci pada masa penamatan (finishing) ini dipisahkan dan tidak bisa pindah jalur lagi. Pada masa ini Halaman jadi bagian atau milik iblis sepenuhnya dan Ruangan Suci milik Allah sepenuhnya.

Yang di pihak Allah dan yang di pihak iblis, akan  dipisahkan untuk selamanya dalam masa pemisahan ini.

BILA?

Penampian ini terjadi pada akhir zaman yaitu pada permulaan Minggu 70 Daniel dan itu sudah final, permanen, tidak bisa berubah tempat lagi, yaitu pihak Allah dan pihak iblis.

Tiba2, tanpa disadari penampian itu datang, sudah final, permanent, golongan atau pihaknya tidak bisa berubah lagi.

Memang gejala2 kedatangan Tuhan itu biasanya:

  1. Tiba2, tidak terduga.
  2. Global.
  3. Belum pernah ada.
  4. Dahsyat.

Kalau sekarang tidak siap2 dan bersedia, kalau tiba2 saat itu datang, yang masuk golongan dosa (iblis), itu permanen, terhilang untuk selamanya Mat 24:42.

Jadi kita harus terus berada di pihak Allah dalam kesucian, sebab pada saat terakhir dalam pemisahan dan ini sudah final, orang2 tidak bisa kembali, tidak bisa berubah atau pindah jalur/ tempat lagi!

Biasanya Tuhan terus memperingati, termasuk pelajaran ini, jangan diabaikan!

Waktu ini timbul 2 golongan yang permanen, yaitu golongan yang suci dan golongan dosa. Golongan yang suci akan semakin suci dan golongan yang najis akan semakin keji dalam dosa.  Saat ini sudah terlambat untuk bertobat; tidak bisa lagi  berbalik, berubah, pindah jalur, sebab yang hidup dalam dosa sudah terlambat untuk bertobat, tidak bisa lagi bertobat! Betul orangnya masih hidup tetapi tidak bisa pindah jalur, tidak bisa berubah, sebab itu kita harus berjaga2 dan bersedia mulai sekarang, untuk tetap dalam kesucian dalam jalan sempit, sebab kita tidak tahu saat atau tanggalnya Mat 24:42,44.

Pandemi yang datang tiba2, global, ini salah satu contoh supaya kita sadar untuk terus bersiap dan ber-jaga2 Mat 24:42,44. Kalau penampian final datang, belum bersedia, sudah terlambat, tidak bisa berubah lagi, hanya tinggal terima vonis. Sebab itu setiap hari sampai akhir hidup kita, harus tetap dalam Kristus Yoh 15:5, kesucian dan berkenan pada Tuhan. Apakah sekarang ini sudah dekat dengan kedatangan Tuhan? Pasti, tetapi tanggal berapa Dia datang, atau bila Minggu 70 Daniel mulai, kita tidak tahu!

III. APA YANG DITAMPI?

  1. Pengirikan dan penampian.

Istilah: Penampi (KJV, TB) = Nyiru (TL)

Ini terjadi pada saat penuaianj, maka mayang gandum (ada batang dan sedikit daun) diirik di lantai (tempat) pengirikan (threshing floor, KJ, biasanya di tempat ada banyak angin dan waktu sore), hasilnya biji gandum, jerami dan sekam. Ini ditampi dengan alat penampi seperti sekop, atau seperti garpu, dilempar ke atas, dan angin memisahkan mereka, biji gandum jatuh paling dekat, lalu jerami di sebelahnya dan sekam diterbangkan angin.

Hanya gandum yang dibawa masuk lumbung, semua yang lain tergolong sekam dan dibakar habis, jadi tujuan hasilnya adalah gandum dan yang lain, sekam biasanya berarti yang jelek dan buruk.

Jadi dalam proses penampian pada waktu penuaian gandum dipisahkan dari sekam.

Arti rohani: Begitu juga pada akhir zaman pada masa penuaian, yaitu penamatan rencana Allah, semua roang di bumi mengalami api ujian ini.

Wah 3:10

Sebab engkau sudah memelihara firman tentang kesabaran-Ku, Aku juga akan memelihara engkau dari masa pencobaan yang akan datang ke atas seluruh dunia, untuk mencobai mereka yang diam di bumi. (KJI)

Ini api yang dilemparkan Tuhan Yesus ke bumi yang menjadi baptisan api untuk Gereja Tuhan.

Luk 12:50

Tetapi Aku harus dibaptiskan dengan suatu baptisan dan betapa susah Aku sampai hal itu digenapi. (52-53) (KJI)

Api ini membuat pemisahan diantara umat Tuhan, 2 lawan 3 (Luk 12:51-52) sehingga terpisahlah antara yang menjadi gandum dan yang menjadi sekam dan dipisahkan untuk selamanya dalam lumbung dan api yang tidak terpadamkan.

  1. Gandum dan sekam. Sekam atau kulit dari butir2 gandum itu perlu untuk pertumbuhan; fasilitas ini diperlukan supaya buahnya jadi. Tetapi kalau sudah matang, sekam tidak lagi diperlukan.

Sekam = fasilitas rohani dan jasmani yang diperlukan untuk menumbuhkan buahnya sampai matang.

Fasilitas jasmani.

Kita memerlukan tubuh yang sehat, juganafkah, sekolah dll. Tuhan sudah menjanjikannya Mat 6:33, tetapi kita harus bisa berpada 1Kor 7:31, jangan terikat oleh fasilitas dunia 1Tim 6:8. Termasuk uang (kaya/ miskin) kita harus bisa berpada.

Sesudah hidup ini selesai, semua sekam ditinggal dan dibuang!

Dalam keadaan2 sulit, akan nyata bedanya antara yang bisa berpada atau yang terikat, sehingga tampak mutu rohaninya.

Kalau terikat, sekam, jadi dosa, itu merugikan rohani.

Fasilitas rohani juga perlu. Ada yang diperlukan untuk pertumbuhan rohani, tetapi kalau sudah matang, fasilitas kanak2 (untuk pertumbuhan) ditinggalkan.

1Kor 13:8,11

8. Kasih tidak pernah habis; tetapi nubuatan-nubuatan akan berhenti dan segala bahasa lidah, itu akan berakhir, dan pengetahuan akan berhenti.

11. Ketika saya kanak-kanak saya berkata-kata seperti kanak-kanak, saya mengerti seperti kanak-kanak, saya berpikir seperti kanak-kanak; tetapi ketika saya menjadi dewasa saya meninggalkan sifat kanak-kanak itu. (KJI)

Menurut ayat 8 nubuat, bahasa lidah, marifat dll akan berhenti, tetapi kasih tetap dan memang ini menjadi ukuran rohani kita.

Ada beberapa orang dipakai Tuhan dengan heran, sehingga dikenal banyak orang dan banyak orang mau datang dan mendengar Firman Tuhan. Diterima banyak orang itu baik, tetapi jangan ini menjadi tujuan, jangan ingin dipuji dan dihargai banyak orang.

Tujuan kita bukan dipuji manusia tetapi kepujian kita dari Tuhan yang adil dan benar Rm 2:29. 1Kor 4:5b. Ada banyak contoh2 lain, dari Firman Tuhan kita bisa membedakan dengan tepat sehingga tetap suci, tidak timbul dosa karena sekam ini.

Kita harus bisa membedakan gandum dan sekam meskipun keduanya sekarang masih diperlukan, jangan sampai timbul dosa karena sekam (misalnya ingin perpuluhan, cinta uang dll) sehingga mengakibatkan kejatuhan dan ditolak Allah.

Singkatnya, gandum (itu berarti seperti Kristus), dan ini harus menjadi tujuan kita, bukan sekam.

Jadi sekam itu menunjukkan fasilitas jasmani dan rohani yang kita butuhkan di dunia, tetapi juga sekam itu adalah orang2 beriman yang tujuannya bukan seperti Kristus, bukan perkara2 yang kekal, tetapi tujuan hidupnya perkara2 yang fana, terikat padanya dan ini tidak berkenan pada Tuhan Maz 6:24, Yak 4:4, dan kalau tidak bertobat sampai terakhir akan dibuang dan dibakar habis dengan api.

 

  1. Gandum dan lalang itu juga seperti orang luar dan orang dalam 2Kor 3:16. Yang jadi ukuran mutu adalah orang dalam (manusia batiniah), jangan hanya orang luar, indah tetapi dalamnya jelek di hadapan Allah Mat 23:27. Jangan sampai seperti kuburan. Untuk bagian luar ada kelebihan dan kurangnya, kita harus bisa berpada, tetapi di dalam harus indah. Dalam kesukaran semua terbatas dan sulit, tetapi harus mengutamakan manusia batiniah.

Jangan hanya karena penghasilan banyak berkurang, lalu bersungut-sungut dan mengabaikan rohaninya, itu berarti gugur. Kualitas dan kuantitas rohani harus dijaga, di tengah2 pencobaan, kesulitan, malapetaka dll yang datang menguji atau menampi kita. Kalau sudah ditampi, yang jadi sekam hilang diterbangkan angin dan dibakar habis Ayub 21:18 Maz 1:4; 35:5 Bagaimana kita di hadapan Allah? Apakah seperti gandum atau sekam, mana yang utama? Dalam ujian,  itu akan nyata dan dalam penampian terakhir, wai kalau jadi sekam, celaka, dibakar habis!

KEMURAHAN ALLAH BERAKHIR? (PADA AKHIR ZAMAN).

Apakah ini bukan ajaran yang keliru? Sesat? Tidak, Allah itu adil dan ada satu saat, pada akhir hidup orang yang keras hati, dan pada akhir zaman hal ini bisa terjadi sehingga Daudpun ke-heran2an dalam Mazmurnya.

Maz 77:7-10

  1. Dan aku terkenangkan puji-pujianku pada malam; aku berpikir-pikir dalam hatiku dan nyawakupun memeriksa dengan selidiknya.
  2. Masakan Tuhan menolak pada selama-lamanya; masakan Ia tiada lagi menaruh kasihan!
  3. Habiskah kemurahan-Nya sampai selama-lamanya? Putuskan janji-Nya bagi segala bangsa yang kemudian?
  4. Sudahkah dilupakan Allah mengasihani? Sudahkah ditutup-Nya segala rahmat-Nya dengan murka-Nya? — Selah. (KJI)

Allah itu kasih dan salah satu akibatnya adalah: Kemurahan Allah itu kekal selamanya. Ada banyak ayat mengatakan ini bahkan Maz 136:1-26, kata2 ini diulangi terus menerus dalam setiap ayat dalam pasal ini, mana mungkin kemurahan Allah berakhir?

Kita harus tahu membedakan antara pencobaan atau ujian yang sekarang dan rutin (masih ada waktu untuk memperbaiki, berubah) dengan penampian terakhir waktu kesempatan sudah habis, final; kalau waktu itu kedapatan dalam dosa, di jalan lebar, akan langsung menerima vonis atau akibatnya, yaitu tetap permanent di pihak iblis, itu celaka kekal. Seperti lalang waktu penuaian, seperti ligabo waktu kedengaran seruan mempelai datang, sebab itu bersedialah sekarang baik2. Sebab tidak lagi bisa berubah/ pindah hidup atau bertobat!

Zaman Nuh. Kita melihat contoh Nuh (yang seperti akhir zaman Luk 17:26-27). Waktu mereka terus berdosa dengan keras hatinya, Allah tidak mau ber-bantah2 lagi dengan manusia dan waktunya ditentukan tinggal 120 tahun lagi.

Kej 6:3

Maka firman Tuhan: Bahwa Roh-Ku tiada akan berbantah-bantah selama-lamanya dengan manusia, karena hawa nafsu jua adanya, melainkan tinggal lagi panjang umurnya seratus dua puluh tahun.

Dalam masa itu, Nuh terus berkhotbah tentang pertobatan, tetapi semua orang menolak 2Pet 2:5. Tetapi kesempatan masih diberikan untuk 120 tahun dengan tanda2 ajaib seperti kapal besar betul2 jadi (ini mujizat besar untuk waktu itu), bahkan semua binatang berubah jadi jinak dan masuk kapal dan pergi ber-sama2 masuk bahtera Nuh. Tetapi mereka tetap tidak mau bertobat. Terakhir masih ada lagi 7 hari sebelum pintu kapal tertutup Kej 7:4 (seperti Minggu ke-70 tahun Daniel) dan mereka tetap tidak mau bertobat atau percaya pada berita keselamatan dari Nuh, bahkan mereka tetap meng-olok2. Sekalipun dengan heran. Akhirnya sesudah pintu tertutup, hujan turun, banjir mulai terjadi, baru mereka sadar dan lari me-ngetuk2 pintu dengan tangisan dan jeritan yang memilukan, tetapi pintu yang sudah ditutup Allah, tidak lagi dibuka sekalipun Allah itu pemurah. KemurahanNya habis! Kesempatannya habis! Tidak bisa lagi masuk dalam kapal keselamatan, semua ada di luar bahtera keselamatan!

Ini diterangkan ber-ulang2 dalam Alkitab, supaya kita sadar dan bertobat serta sungguh2 tumbuh dalam kemurahan Allah, kalau tidak mau, maka kekerasan Allah akan berlaku!

Rom 11:22

Karena itu perhatikanlah kemurahan dan kekerasan Allah; yaitu kekerasan atas mereka yang jatuh; tetapi atas engkau kemurahan-Nya, jika engkau tetap tinggal di dalam kemurahan-Nya; jika tidak, maka kamu juga akan dikerat. (KJI)

Jatuh (yaitu yang keras hati dan tidak mau bertobat) dikerat (tidak lagi ada kemurahan Allah baginya!!).

Kita akan melihat peringatan2 Allah dalam ayat2 Firman Tuhan sbb:

Maz 77:7-10 TB

  1. Apakah Tuhan hendak menolak untuk selamanya? dan tidakkah Ia mau berkemurahan lagi?
  2. Adakah kemurahanNya habis lenyap untuk selamanya? Apakah janjiNya berakhir untuk selamanya? (TB: Turun-temurun).
  3. Apakah Allah lupa untuk mengasihani? Sudahkah did alam murkaNya ia menutup kemurahannya? Selah.
  4. Dan saya berkata, inilah mendukakan Saya bahwa tangan kanan Allah maha tinggi berubah (TL, TB, ASV).
  5. Zaman Sodom Gomora.

Dosa2 mereka sudah maha tinggi melebihi batas, sebab itu Tuhan berkata pada Abraham, mereka akan menerima hukumannya Kej 18:20-21. Lot yang dahulu adalah orang benar ada di dalamnya ber-sama2 dengan hamba2nya yang juga percaya Tuhan (waktu ber-sama2 dengan Abraham), tetapi waktu itu ternyata seluruh keluarga besar Lot pun tidak ada orang benar sampai 10 orang (Kej 18:32), sebab itu juga Sodom menarik hukuman Allah sebab kemurahan Allah dihina dan ditolak (sebelumnya dapat kemurahan Allah lewat Abraham, lepas dari tawanan raja Kedorlaomer dkk).

  1. Pada waktu mati, orang berdosa langsung masuk Neraka, tidak lagi ada kemurahan baginya, sebab waktu hidup tidak mau percaya Tuhan Yesus, tetap keras hati dalam dosa sampai terakhir, sampai mati, sebab itu Allah yang adil memberi hukumannya, penuaian hidupnya yaitu hukuman kekal untuk pilihan dan dosa2nya. Ia tidak bisa berubah atau pindah2 lagi untuk selamanya, tetap dalam Tasik api yang kekal.

Tetapi pada akhir zaman ini (dalam Minggu ke-70 Daniel) orang2nya masih hidup, tetapi sudah tidak bisa berubah sama sekali.

  1. Masa penampian.

Mat 3:12

Penampi-Nya ada di tangan-Nya dan Ia akan membersihkan lantai pengirikan-Nya, lalu mengumpulkan gandum-Nya ke dalam lumbung, tetapi sekamnya akan dibakar dengan api yang tidak terpadamkan. (KJI)

Pada saat rencana Allah berakhir, terjadilah masa penampian, yaitu pada permulaan Minggu ke-70 Daniel. Pada saat inilah kemurahan Allah sudah habis; tidak ada lagi kesempatan untuk bertobat, sekalipun dengan air mata dan penyesalan, tidak ada lagi titik balik untuk bisa berubah, untuk berbalik lagi, sebab pada saat ini tidak lagi bisa berpindah jalur, tidak bisa berbalik lagi karena kemurahan Allah berakhir.

Pada akhir zaman yaitu pada saat penuaian, maka gandum akan dibawa masuk dalam lumbung, terpisah dari sekam dalam penampian, tetapi sekam akan dibakar habis dalam api yang tidak dapat dipadamkan. Ini terjadi pada akhir zaman.

  1. Ini juga seperti lima gadis bijak dan lima gadis bodoh yang bergaul ber-sama2 dalam Gereja, tetapi sekarang terpisah dan tidak bisa be-sama2 kembali lagi, terpisah, diceraikan, dipecahkan untuk selamanya. Bila ini terjadi? Pada waktu terdengar seruan: “Mempelai datang” (ini permulaan Minggu ke-70 Daniel), maka mereka semua bangun dan langsung mempersiapkan diri.

Mat 25:6

Dan pada tengah malam adalah suatu seruan:Lihatlah, mempelai datang. Keluarlah untuk menemui dia. (KJI)

Pada waktu ini terjadi pemisahan yang dahsyat. Lima gadis bijak yang sudah siap (punya minyak cukup limpah)hendak pergi menyambut Mempelai.

Mat 25:10

Dan ketika mereka (lima gadis bodoh) pergi untuk membeli, mempelai laki-laki itu datang, dan mereka yang siap sedia (yaitu lima gadis bijaksana) itu pun masuklah bersama-sama dia ke perjamuan kawin; maka pintu pun ditutup. (KJI)

Lima gadis bijaksana adalah orang2 suci yang makin suci dalam saat2 terakhir ini, tetapi lima gadis bodoh yang setengah hati, yang tidak punya persediaan minyak, inilah orang beriman yang jatuh bangun dalam dosa, tidak hidup dalam kesucian,  padam pelitanya, dan sekarang mereka terpisah dan tidak pernah bertemu lagi. Pada waktu lima gadis bodoh kembali, mereka ditolak tanpa ada kesempatan lagi, pintu sudah tertutup.

Mat 25:11-13

  1. Setelah itu datanglah gadis-gadis yang lain itu sambil berkata: Ya Tuan, ya Tuan, bukakanlah kami pintu.
  2. Tetapi ia menjawab serta berkata: Dengan sesungguhnya aku berkata kepadamu: Aku tidak mengenal kamu (Ini dikatakan demikian sebab hidup mereka dalam dosa dan jahat, meskipun orang beriman, sehingga ditolak Tuhan yang akan datang, seperti dalam Mat 7:23).
  3. Oleh sebab itu berjaga-jagalah, karena kamu tidak mengetahui hari atau jam kedatangan Putra manusia. (KJI)

Ini saat pemisahan, masih hidup, tetapi terpisah dalam 2 golongan yang berbeda dan bertentangan, bahkan orang2 berdosa ini makin berdosa dan melawan yang lain seperti dalam Luk 12:52-53.

Orang benar hampir2 tidak selamat.

1Pet 4:17-18

  1. Sebab pada waktu itu, hukuman akan di mulai dari rumah Allah, dan jika pertama-tama dimulai dari kita, apakah kesudahannya dengan mereka yang tidak taat kepada Injil Allah?
  2. Dan jika orang benar hampir-hampir tidak selamat (scarcely be saved), apakah kelak jadinya orang-orang fasik dan orang-orang berdosa itu? (tidak lagi bisa selamat!) (KJI)

Pada masa penamatan rencana Allah (Minggu ke-70 Daniel) itulah masa hukuman rumah Allah. Tentu orang benar tidak mungkin kena hukuman, sebab Allah itu adil 100%. Tetapi orang yang tidak benar dihukum dengan keras sebab Gereja akhir zaman sangat tertib, siap untuk disempurnakan, tetapi yang main2 ditertibkan dengan keras 2Kor 10:6. Dalam hujan Awal Ananias dan Safira yang salahnya relatif kecil (bukan perampok, penipu, menggelapkan uang orang lain, hanya mengubah jumlah uangnya sendiri yang sudah dijanjikan untuk Tuhan) dihukum mati di tempat. Lebih2 pada masa hukuman rumah Allah ini.

Pada waktu ini, meskipun masih hidup (mulai masuk Minggu ke-70 Daniel) orang benarpun sangat susah selamat (sebab godaan, ujian dan serangan sangat besar dari iblis, Antikris (waktu ini sudah muncul), orang2 jahat, amat dahsyat (lihat hal 2 dan 3 dari M4207), sehingga orang benarpun harus sungguh2 bersandar pada Tuhan, baru bisa selamat.Tetapi orang fasik, yang setengah hati, suam, simpan keinginan2 dosa, tidak punya pendirian,  apalagi orang dosa, semua sama sekali tidak lagi bisa bertobat, tetapi justru menjadi makin jahat, dan sangat melawan; mulai saat pemisahan ini, orang dosa tidak mungkin diselamatkan lagi.

  1. Gandum dan lalang dipisahkan. Pada waktu kesempatannya habis (waktu datang musim menuai Mat 13:30), maka lalang tidak bisa lagi menjadi gandum dan dikumpulkan 1 per 1 untuk dibakar habis. Sebelumnya masih ada kesempatan, lalang masih bisa menjadi gandum (sebab itu hamba2Nya tidak boleh mencabut lalang yang ada di tengah2 gandum Mat 13:28-29), sebab Tuhan yang tidak ingin seorangpun binasa (2Pet 3:9) merindukan mereka bertobat, berubah menjadi gandum. Tetapi sekarang kesempatan itu sudah habis, lalang tidak lagi bisa menjadi gandum.
  2. Lembah penentuan.

Yoel 3:14. Banyak orang, banyak orang di lembah penentuan, sebab hari Tuhan sudah dekat di dalam lembah penenuan (KJI).

Kedatangan Tuhan sudah dekat di dalam lembah penentuan dan disini terjadi penampian dimana gandum dan sekam dipisahkan untuk selamanya, sekam diterbangkan oleh angin dan dibakar semua.

Pada hari2 ini, sangat dekat dengan kedatangan Tuhan (kurang 3,5 tahun lagi). Jadi sebelum Tuhan datang, sudah terjadi penentuan final, terakhir bagi 2 golongan ini,yang suci dan yang dosa, tidak bisa berubah, tidak bisa berbalik lagi. Sudah terjadi penentuan (vonis) tidak lagi ada kesempatan untuk berbalik atau berubah, kesempatan sudah habis.

Pemisahan dalam umat Tuhan sampai dalam keluarga2 orang beriman.

Luk 12:51-53

  1. Adakah kamu menyangka bahwa Aku datang untuk memberi damai di atas bumi? Aku katakan kepadamu: Tidak tetapi justru pemisahan.
  2. Karena mulai sekarang akan ada lima orang dalam satu rumah yang terpecah, tiga melawan dua dan dua melawan tiga.
  3. Bapa akan terpecah melawan putranya dan putra melawan bapa, ibu melawan putrinya dan putri melawan ibunya, ibu mertua melawan menantu perempuannya* dan menantu perempuan melawan mertuanya*. (KJI)

 

Disini terjadi pemisahan yang dibuat Tuhan pada penamatan rencana Allah. Terjadi pemisahan yang dahsyat, yang sudah suci makin suci, yang sudah najis makin najis, tidak bisa berubah lagi, sebab sudah terjadi pemisahan, langsung dipisahkan untuk selamanya, sehingga bertentangan satu sama lain sampai dalam rumah2 orang beriman, tidak lagi bisa bersekutu, sehingga 2 melawan 3, dan 3 melawan 2, bahkan pihak yang berdosa sampai membunuh Mat 10:21.

  1. Halaman dan Ruangan Suci terpisah.

Tingkat Halaman = kanak2 rohani, jatuh bangun dalam dosa, mendua, suam, tidak sungguh2 ikut Tuhan, tidak bersedia atau ber-jaga2.

Tingkat Ruangan Suci = Orang yang hidup dalam kesucian dipimpin Roh dalam jalan sempit, selalu pikul salib, sungguh2 ikut Tuhan, limpah dengan Firman Tuhan, doa, setia dalam pelayanan dan persekutuan.

Sejak dahulu orang2 Halaman masih punya kesempatan untuk masuk dalam Ruangan Suci.

Orang yang tidak sungguh2 masih bisa berubah menjadi sungguh2, orang Halaman masih bisa masuk Ruangan Suci.Tetapi sejak masa pemisahan ini keduanya sudah dipisahkan untuk selamanya.

Wah 11:2

tetapi biarkanlah halaman yang di luar Bait Allah itu, jangan mengukurnya, karena ia sudah diberikan kepada orang kafir dan kota yang kudus itu akan diinjak-injak mereka empat puluh dua bulan (3,5 tahun) lamanya. (KJI)

Ini saatnya Halaman mulai dikuasai dan ditikam Antikris. Tetapi Antikris masih terbatas, sebab itu Gereja akhir zaman yang lebih berkuasa daripadanya. Tetapi sesudah pengangkatan, Gereja + Allah di dalamnya sudah meninggalkan dunia dalam tangan Antikris sepenuhnya.

2Tes 2:7

Karena rahasia kedurhakaan itu sudah bekerja, hanya sekarang Dia terus menahannya (itu Allah di dalam Gereja akhir zaman), sampai Ia diambil keluar dari jalan-Nya. (KJI)

Sesudah pengangkatan, orang2 Halaman di-injak2 habis2an sampai mati dan mereka tidak lagi berdaya, tidak bisa lepas daripadanya Wah 13:7. Orang Halaman yang hidup dalam dosa (menjadi milik iblis Yoh 8:32, 1Yoh 3:10), sejak masa pemisahan ini, mereka terpisah sama sekali dari Ruangan Suci yang sudah siap untuk sebentar lagi diangkat waktu Tuhan Yesus datang. Ini saat pemisahan yang tegas dan orang2nya tidak bisa berpindah tempat  lagi.

KESIMPULAN.

Jadi setiap orang beriman harus ber-jaga2, siap se-waktu2 untuk bertemu Tuhan Ams 4:12, yaitu:

  1. Pada waktu mati, tempatnya sudah pasti untuk kekal, tidak bisa berubah lagi.
  2. Pada akhir zaman, pada saat penamatan rencana Allah terjadi penuaian dan nasib setiap orang langsung ditentukan seperti waktu mati, meskipun sesudah itu belum mati, tetapi terjadi proses finishing, atau penamatan dalam waktu 3,5 tahun, lalu Tuhan datang dan terjadi pengangkatan. Sebab itu jangan menghinakan kemurahan Allah sebab tidak mau bertobat, maka akhirnya hukuman Allah yang adil datang ke atasnya.

Rom 2:4

Atau engkau hinakankah kelimpahan kemurahan-Nya, kesabaran, dan ketabahan-Nya untuk menderita? Tiadakah engkau mengetahui bahwa kemurahan Allah itu maksudnya menuntun engkau kepada pertobatan? (KJI)

Rom 11:22

Karena itu perhatikanlah kemurahan dan kekerasan Allah; yaitu kekerasan atas mereka yang jatuh; tetapi atas engkau kemurahan-Nya, jika engkau tetap tinggal di dalam kemurahan-Nya; jika tidak, maka kamu juga akan dikerat. (KJI)

Jadi pada permulaan Minggu ke-70 Daniel, atau permulaan masa penamatan rencana Allah itu tidak ada lagi kemurahan Allah seperti dalam:

  1. Zaman Nuh.
  2. Sodom Gomora.
  3. Seperti orang mati, tempatnya tertentu, tetapi masih hidup untuk sesaat (3,5 tahun lagi)lalu terjadi pengangkatan.
  4. Masa penampilan, gandum dan sekam dipisahkan.
  5. Ligabo dan ligabis yang biasanya beribadah dan melayani bersama, pada waktu ada seruan Mempelai datang, terpisah untuk selamanya, sebab ligabo mendapati pintu tertutup sebab hidup jatuh bangun dalam dosa di hadapan Allah.
  6. Terjadi masa hukuman rumah Allah dan orang fasik dan orang dosa tidak lagi bisa selamat 1Pet 4:17-18.
  7. Terjadi penuaian, maka lalang dan gandum dipisahkan untuk selamanya dalam lumbung atau api yang kekal.
  8. Inilah lambang penentuan sebab Tuhan sudah dekat datang dan nasib orang2, lebih2 yang percaya Tuhan sudah ditentukan nasibnya, permanent tidak bisa berubah lagi.
  9. Masa pemisahan, api menyala di seluruh dunia lalu pemisahan itu menjadi perceraian untuk selamanya sampai dalam keluarga 2 lawan 3 dan 3 lawan 2, Luk 12:51-53 dan yang sudah suci makin suci dan yang sudah najis makin najis Wah 22:11.
  10. Kristen Halaman dan Ruangan Suci terpisah waktu mulai Minggu ke-70 Daniel dan nasibnya berbeda.
  11. Pada waktu ini terjadi pertumbuhan seperti kilat dalam 3,5 tahun Mat 23:27 yaitu dari ke-2 golongan yang ada.

Golongan dari Allah yaitu orang2 yang tetap hidup suci akan makin suci dan golongan iblis, yaitu orang2 milik iblis yang berdosa atau jatuh bangun dalam dosa menjadi makin berdosa seperti bapaknya iblis.

Inilah titik waktu dimana terjadi pemisahan, penentuan dan tidak bisa berubah atau berbalik lagi.

Saat ini pasti datang pada akhirnya, maka semua jadi permanent (tidak bisa berubah, tidak bisa dicuci lagi supaya jadi bersih atau berubah (tidak washable). Kalau sudah sampai titik ini (kesempatannya habis), semua jadi permanent.

Hati2, bersedialah sekarang, ber-jaga2 dan hiduplah dalam kesucian, se-olah2 Tuhan datang besok (sekalipun kita tidak tahu kapan Ia datang). Jangan tunda, bersedialah.

Seperti rasul2 waktu Tuhan Yesus diangkat ke Surga, mereka sudah mulai bersedia untuk hari kedatanganNya.

Kis 1:11

yang juga berkata: Hai orang-orang Galilea, mengapa kamu berdiri menatap ke langit? Yesus yang sama ini yang terangkat ke sorga dari hadapanmu itu akan datang kembali dengan cara yang sama seperti yang kamu lihat Dia naik ke sorga. (KJI)

Sesungguhnya kedatanganNya kembali lagi masih lama, tetapi Firman Tuhan berkata bahwa Ia akan datang kembali seperti yang engkau lihat Ia naik ke Surga. Sebab itu sejak saat itu orang2 beriman terus hidup ber-jaga2 untuk menunggu kedatanganNya kembali (meskipun kita sekarang tahu, itu masih lebih kurang 2.000 tahun kemudian). Tetapi kedatangan Tuhan secara pribadi (= mati) itu punya arti yang sama, yaitu bertemu lagi dengan Tuhan Yesus. Sebab itu sejak permulaan orang2 beriman terus ber-jaga2, sebab waktu mati, itulah masa penentuan untukmasuk Surga atau Neraka dan tidak bisa berubah, tidak ada titik balik lagi, sudah permanent, tidak bisa diubah lagi. Yang sudah masuk Surga dan Neraka, tidak bisa pindah lagi untuk kekal. Karena itu ber-jaga2lah mulai sekarang, jangan sampai kasep (terlambat untuk selamanya).

 

API PEMURNIAN.

1Pet 1:7

Supaya pembuktian dari imanmu, yang lebih berharga dari emas yang akan binasa, walaupun diuji dengan api, namun didapati mendatangkan pujian, dan hormat, dan kemuliaan, pada waktu Yesus Kristus dinyatakan. (Wah 3:18) (KJI)

Zak 13:9

Maka sepertiga akan Kumasukkan ke dalam api dan menyucikan dia seperti disucikan orang akan perak, dan menguji dia, seperti diuji orang akan emas; maka ia itu akan menyebut nama-Ku dan Akupun mendengar akan dia; bahwa akan kata-Ku: Inilah umat-Ku! Dan kata mereka itu: Tuhan itulah Allahku!

Apa yang harus dimurnikan dari hidup kita?

Seluruh segi hidup perlu diolah dan diuji, menyucikan dari segala dosa dalam segi mana saja, juga segala keinginan dan kelemahan2 daging dimatikan terus menerus (Rom 6:6), sehingga bisa tumbuh dalam kesucian makin seperti Kristus, hidup berkenan pada Allah Kol 1:10. Ini perlu, supaya kalau se-waktu2 datang akhirnya (akhir hidup atau akhir zaman) kita masuk dalam rencana Allah yang mulia untuk kekal. Api pemurnian ini meliputi semua segi hidup, antara lain: ???

Dalam api pemurnian yang terus berjalan seumur hidup kita, ada kesempatan untuk perbaikan, juga masih bisa pindah jalur dari dan ke jalan sempit atau lebar. Sebab itu kita harus memakai kesempatan ini untuk:

  1. Tetap setia dan taat di jalan sempitdalam jalan Tuhan.
  2. Untuk terus tumbuh makin seperti Kristus sesuai rencana Allah.

 

  1. Kesucian, apalagi kalau tidak diawasi, tidak digembalakan, setan bergerak bebas menerkam domba2 Tuhan. Misalnya berdusta, tidak jujur dalam keadaan darurat bisa jadi kesempatan untuk berdusta, baik kepada pimpinan, atau dalam hal uang, alasan untuk tidak bayar atau untuk mencuri.

Pelihara kesucian dalam segala segi seperti Lazarus, sekalipun sangat miskin tetap jujur setia, taat dll sehingga setingkat dengan Abraham. Pelihara kesucian sampai hati, jangan ingin milik orang lain, jangan bersiasat dll Ams 4:23.

  1. Kesetiaan dalam rumah jasmani dan rohani (rumah bapa2 Bil 1:2) lebih2 dalam kesukaran. Ada banyak kesempatan untuk tidak setia, dan itu merusakkan rencana Allah yang disediakan untuk hidup kita. Justru dalam kesukaran, kalau lulus dan dipimpin Roh, kesukaran2 itu bisa jadi keuntungan besar dan mulia Rm 8:28, tetapi iblis juga memakai kesempatan ini untuk jadi tidak setia dalam rumah jasmani dan rohani, sehingga keluar dari rencana Allah Ef 2:10 dan masuk dalam rencana atau jerat iblis. Misalnya suami tidak setia pada istri (atau sebaliknya), sekalipun tetap dalam pelayanan dan ibadat, rencana Allah rusak, sebab rencana Allah dianyam dalam keluarga jasmani dan rohani. Juga dalam rumah rohani, Gereja, jangan sampai karena kesukaran, ribut, lalu tidak setia, maka rohani akan kacau dan rusak, apalagi kalau sampai waktunya habis, belum bertobat, celaka kekal. Apalagi kalau pelayanan penggembalaan terbatas, jangan sampai meninggalkan kesetiaan Ams 3:3 .
  2. 7 KPR dalam ujian, terlantar atau makin banyak.

Bagaimana dengan 7 kebutuhan pokok rohani yaitu Salib, sekutu, suci, doa, ibadat, Alkitab (Firman Tuhan) dan melayani.

Meskipun tidak bisa dipantau penuh, dalam penggembalaan on line,  jangan dikurangi atau diabaikan, justru nikmati  ber-lebih2 kesempatan untuk dapat 2 gomer (seperti Elia), ini jalan menuju kesempuranaan atau pengangkatan 1Raj 19: 7-8. Ini penting untuk mempersiapkan diri dan bertumbuh untuk masuk dalam penentuan final, supaya bisa ikut pengangkatan atau kebangkitan orang benar.

  1. Tabiat baru bertumbuh terus 2Kor 5:17.

Kalau sudah sempurna itu seperti Kristus. Jenisnya begitu banyak .

Kalau kita limpah dengan Firman Tuhan dan dipimpin Roh (dalam 7 KPR) maka satu persatu dari tabiat baru akan kita mengerti dan bisa tumbuh dengan baik, juga dalam persekutuan Tubuh Kristus dengan saling nasehat dan menguatkan.

Kesukaan, pencobaan dan macam2 kesulitan ini justru akan jadi test, ujian apakah seseorang sudah tumbuh dalam tabiat baru atau tetap dalam tabiat lama.

Dalam keadaan sejahtera, tabiat yang jelek, tidak tampak, tetapi kalau datang kesukaran, maka sisa2 tabiat lama (apalagi kalau masih penuh ) akan muncul kembali, bahkan dengan banyak tindakan2 dosa . Misalnya marah, benci, iri, penipuan dll.

Contohnya Israel kalau menghadapi pencobaan di padang gurun. Tetapi yang sudah tumbuh dalam tabiat baru bisa lulus dalam ujian (tidak berdosa) dan akan tampak kemuliaanya, seperti Yesus.

  1. Iman, harap dan kasih, jangan malah bantut, tetapi justru harus tumbuh . Kesukaran2 itu latihan yang baik dan efektif untuk 3 hal ini, sehingga kita bisa cepat tumbuh dalam kesukaran. Jangan justru sebaliknya, kena kesukaran lalu imannya lenyap, tidak punya pengharapan dan cinta, justru limpah dengan dosa.

Jangan justru iman, harap dan kasihnya berkurang atau habis, tetapi tumbuhlah dan siaplah,  supaya kalau kesempatan habis untuk berubah, kita sudah hidup dalam tabiat baru dan itu menjadi permanen dan akan bertumbuh dengan pesat dalam 3,5 tahun, menunggu Tuhan, makin indah.

  1. Tumbuh dalam pengajaran yang benar Mat 10:26-27.

Jusrtu kalau dekat kedatangan Tuhan, semua kebenaran Firman Tuhan akan terbuka sampai seluruhnya , sehingga Gereja bisa tumbuh kepada rencana kesempurnaan Allah dengan cepat. Hari2 ini akan ada banyak pembukaan Firman Tuhan dan kesempatan untuk mendapat 2 gomer  manna dalam pengurapan Roh Kudus untuk terus tumbuh dalam kebenaran Yoh 16:13.Sehingga kita bisa memakai kesempatan yang luar biasa, yaitu tumbuh secepat kilat dalam jalur permanen yang betul (sudah masuk dalam Minggu 70 Daniel).

Jangan lupa, jangan sampai terombang-ambing dengan begitu banyak pengajaran on line Ef 4:14. Orang yang di hari2 yang lalu banyak belajar Firman Tuhan dalam pimpinan Roh Kudus sampai mengerti akan punya pendirian yang kuat sehingga tidak mudah dikacaukan atau dipengaruhi ajaran2 yang lain 1Tim 1:3 supaya jangan imannya kacau dan bantut.

Kalau ada pengertian yang aneh, tanyakan pada gembala kecil masing2.

Tetap ada perbedaan2 pengajaran (lihat buku Tingkat2 perbedaan ajaran Alkitab), kalau kita ada dalam pimpinan Roh Kudus, kita bisa membedakan, bahkan mendapatkan faedahnya, asal jangan tertipu ajaran2 yang ekstreem dan sesat.

Juga ada perbedaan pemberitaan Firman Tuhan antara jabatan Rasul, nabi, Penginjil, gembala dan guru. Belajar setia dalam apa yang sudah diajarkan supaya jangan kacau dan dirugikan 2Tes 3:6, apalagi oleh orang yang tidak tulus Gal 4:17.

Domba2 perlu tunduk dan mengenal gembala2nya dan lari dari pada orang2 lain yang hendak mendekatinya, apalagi dengan tidak tulus Yoh 10:3-5.

  1. Halaman dan Ruangan Suci.

Orang Halaman kalau kena pencobaan akan roboh  dan robohnya besar sebab tidak punya fondasi yang teguh Mat 7:24-28. Tetapi orang2 tingkatan Ruangan Suci dipimpin Roh, bisa bertahan, bisa lulus bahkan jadi kebaikan, keuntungan dan pertumbuhan rohani.

KESIMPULAN.

Hari2 yang sulit ini membuat banyak orang yang tidak tahan, jadi stress bingung atau marah dan menuruti daging. Ini juga menjadi ujian bagi orang beriman, sehingga tahu mutu rohaninya, apakah gandum atau lalang, Halaman atau Ruangan Suci, punya fondasi atau tidak dst.

Kalau jelek segera perbaiki, sebab sekarang masih ada kesempatan. Kalau kesempatan habis, lalu datang masa penampian final, wai, kalau didapati jadi sekam atau hidup dalam dosa di jalan lebar, ia tidak bisa bertobat lagi, tidak bisa berbalik dan langsung masuk dalam jalur dosa yang makin keji sampai mati dalam dosa dan binasa.

Sebab itu berjaga-jagalah sekarang, bersedia, tetap di dalam kesucian dan  bertumbuh dalam pimpinan Roh Kudus sehingga kalau datang ujian rutin atau penampian final, kita tetap ada dalam jalur yang betul dan permanen sehingga bisa tumbuh dengan cepat untuk ikut serta dalam pengangkatan yang indah mulia.

Nyanyian:

Berjagalah dan penuh Roh Kudus, jangan masuk dalam celaka dunia.