M4183 – Efesus 6:13-19. Memiliki Selengkap Senjata Allah

EF 6:13. FAEDAH SELENGKAP SENJATA ALLAH.

Mengapa Tuhan menyediakan senjata rohani dan menyuruh kita memakai 1 set lengkap? Sebab ada peperangan yang dahsyat dengan iblis (Ef 6:12) dalam segala problem. Tanpa senjata pasti jadi korban sebab iblis lewat pro-blem2 itu ganas langsung atau lewat problem2 dan sikon.

  1. Kita harus mempunyai seluruh sen-jata Allah lengkap, sebab masing2 ber-faedah dalam salah satu segi pepe-rangan dengan iblis. Perlu lengkap su-paya kemenangannya juga lengkap!
  2. Mengenali fungsi setiap senjata Allah, supaya tahu harus memakai yg mana dan bisa memakainya baik2. Sebab itu kita perlu belajar betul2 me-ngenalnya dan dapat memakainya.
  3. Melatih pemakaian senjata Allah da-lam setiap problem, dan pergumulan (sebab di dalamnya kita selalu berpe-rang dengan iblis, bukan dengan manu-sia atau sikon Ef 6:12), supaya makin mahir memakainya, sehingga selalu menang.
  4. Sampai menang. Kalah berarti jatuh dalam dosa dengan akibat2 selanjutnya yang makin parah. Tetapi kita harus menang berarti tidak bereaksi dosa, tidak jatuh dalam dosa, tetapi menang dengan pertolongan Allah.
  5. Pada hari2 yang jahat, jangan sam-pai jadi korban. Biasanya setiap orang mempunyai hari2 yang jahat pribadi Pkh 7:14, dimana kita diolah dan diuji dan kita harus lulus dan menang, sehingga tumbuh lagi 1 tingkat, begitu seterusnya. Pada akhir zaman (lebih2 dalam Minggu ke-70 Daniel) akan ada hari2 jahat untuk umum, bagi semua yang ada di bumi pada waktu itu Wah 3:10 dan tidak ada seorangpun bisa menghindar. Kalau sekarang tidak mau belajar memiliki dan bisa memakainya dengan mahir, pasti akan jadi korban akhir zaman.
  6. Sesudah menang atau selesai, te-taplah rendah hati Luk 17:10, sebab semua itu adalah hasil kerjasama de-ngan Allah 1Kor 4:7, Zak 4:6, Fil 4:13, dan bagian Allah itu jauh lebih besar, tetapi kita yang mengambil keputusan untuk terus taat.

Ingat, sesudah kalah iblis akan kem-bali lagi mencari kesempatan Luk 4:13. Sebab itu sesudah menang, orang yang tidak ber-jaga2, rawan jatuh.

 

EF 6:14. I. IKAT PINGGANG KEBENARAN.

Kita harus berdiri teguh, siap meng-hadapi peperangan dengan ikat ping-gang terpasang! (Kalau tidur ikat ping-gang dilepas, sebab itu secara rohani jangan tidur 1Tes 5:4-6, artinya ber-jaga2 terus, dalam kesucian bukan dalam gelap dosa).

Ikat pinggang ini termasuk senjata! Yaitu selalu hidup benar di hadapan Allah, sehingga Allah selalu di pihak kita dan itu berarti menang! Rom 8:31, 2Pet 3:12, Maz 34:16 (ingat MAK DSY, sampai angan2 dan cita2 Gal 5:24, Maz 51:8). Disertai Allah itu senjata yang sangat kuat, meskipun kita berdiam diri tetap menang besar! Kel 14:14. Sebab itu dalam pencobaan atau problem apapun jangan bereaksi dosa, tetap hidup suci dan bereaksi sesuai Firman Tuhan dalam pimpinan Roh Kudus Rom 12:21.

Jangan terpancing oleh iblis sampai perang dengan manusia (perang mela-wan Yudas, Absalom, Saul, atau orang2 jahat lainnya) lalu jadi benci, iri, sakit hati dsb, itu salah, tetapi peranglah de-ngan iblis.Terhadap orang yang ber-salah pada kita, ampuni, tetapi tetap bijak Mat 10:16 dipimpin Roh (kalau timbul, benci, berarti iblis sudah me-nang, itu tanda khas pekerjaan iblis). Orang yang sadar dan mengerti pepe-rangan kita dengan iblis, akan terus berdoa dalam Roh dan kebenaran (dan terus menunggu dan taat dipimpin Roh), sebab iblis cs tidak bisa dika-lahkan dengan cara2 manusiawi biasa. Sebab itu kalau kita lebih mahir di-pimpin Roh, menangnya lebih besar!

Ingat hidup benar di hadapan Allah adalah senjata yang dahsyat!

Dosa adalah titik lemah yang membuat kekalahan! Dosa itu berarti pintu masuk iblis Ef 4:27, bahkan se-ringkali ia sudah punya markas di dalam orang itu.

BAJU ZIRAH KEBENARAN.

Zirah itu seperti mantel atau baju dari logam, sehingga tidak bisa ditembus senjata musuh dari manapun. Ini ber-arti suci dalam segala segi hidup, se-bab satu dosa dalam segi manapun berarti bukan lagi suci Yak 2:10 dan lewat dosa itu iblis bisa masuk, beraksi dan menguasai. Periksa hidup kita su-paya suci dalam semua segi hidupnya. Dalam pimpinan Roh Kudus dan belajar banyak Firman Tuhan, kita akan dapat mengerti dan memelihara lebih mudah, kesucian seluruh segi hidup kita se-hingga bisa menang lebih besar Mat 13:23.

Dalam 1Tes 5:8 disebut zirah iman dan kasih. Ini sambungannya dari hi-dup benar sesuai Firman Tuhan, timbul iman (dari Firman Tuhan) dan kasih (tanda pertumbuhan rohani kita dalam kebenaran). Orang yang mengerti ke-benaran Firman Tuhan tidak mau berlaku kasar, kejam, jahat, membalas dll, sebab pembalasan adalah urusan Tuhan (Rom 12:19), pasti hukumannya datang. Kita tidak perlu bersikap kasar atau jahat (berdosa), bahkan kita bisa menghadapi dengan kasih dan lembut, tetapi tetap cerdik, tertib, menya-lahkan, tegur dll, tetapi jangan dengan benci atau dosa lain). Jadi zirah itu:

  1. Benar dalam seluruh segi hidup.
  2. Jangan ada titik kelemahan (Misal-nya:
  3. Dosa yang disembunyikan
  4. Bodoh, sehingga bingung, kacau dan menjadi lemah Hos 4:6, Mrk 12:24).
  5. Dll. Kalau ada titik lemah dalam baju zirah, setan bisa masuk!
  6. Jangan bereaksi dosa, tetapi pe-ganglah kebenaran dalam kasih Ef 4:15, supaya jangan ada “lubang’ da-lam baju zirah, sehingga senjata setan masuk. Kalau kita hidup benar dan ada kasih, maka segala perkara yang terjadi akan diubahkan Allah menjadi kebaikan bagi kita Rom 8:28. Ingat Yusuf, Daud yang tetap lemah lembut dan kasih, sehingga semua perkara yang tejadi menjadi kebaikan baginya.

 

EF 6:15. III. SEPATU PERSIAPAN INJIL SEJAHTERA.

Bukan saja berdiri tegak, tetapi juga memakai sepatu, siap berjalan untuk berperang, menghadapi segala ke-mungkinan yang terjadi dalam peker-jaan dan pelayanan atau hidup kita (sepatu untuk berjalan, dilepas kalau tidur, jangan tidur rohani). Kita berjalan dengan sepatu injil, itu berartibergerak berdasar Injil atau Firman yang kita beritakan dan kita lakukan sendiri juga. Kita dapat selalu siap, ber-jaga2, kalau kita hidup benar menuruti Injil Firman Tuhan dan terus penuh dan taat di-pimpin Roh. Sepatu Injil, berarti terbe-ban untuk mengabarkan Injil dengan bergairah. Biasanya orang yang hidup suci akan terus bergairah Yoh 2:17, ju-ga dalam memikul beban perkabaran Injil.

Beginilah kita selalu siap, pakai sepatu Injil. Injil atau Firman itu senjata kita, setiap ayat yang kita pegang akan jadi. Karena itu simpan Firman Tuhan dalam hati supaya jangan kalah atau jatuh dalam dosa Maz 119:11, yaitu mau terbeban untuk menyelamatkan jiwa2, baik di sebelah kita, maupun yang jauh sampai ke ujung bumi menurut pimpinan Roh Kudus Kis 1:8. Menangkan jiwa bukan hanya tujuan, tetapi juga peperangan melawan iblis dan kita harus diperlengkapi dengan senjata Allah,  yaitu terbeban untuk menyelamatkan jiwa2.

Terbeban oleh Roh adalah senjata untuk menyerang iblis, mengalahkan-nya, dan menyelamatkan jiwa2 Luk 11:20. Tentu perlu kuasa Allah yang limpah, yaitu dengan doa dalam Roh dan kebenaran, baik sendiri atau ker-jasama dengan saudara2 yang lain seperti Musa, Harun, Hur untuk meme-nangkan Yusak Kel 17:11. Kita perlu kuasa Allah untuk menghancurkan ikat-an atau tawaran iblis sehingga mereka bebas dan bisa mengambil keputusan untuk mau percaya dan diselamatkan.

Kemana saja kaki kita berjalan, kita melepaskan jiwa2 dari tangan iblis de-ngan hikmat dan kuasa Allah. Tabur terus benih2 injil dan Tuhan yang me-numbuhkan 1Kor 3:6 seperti orang2 Yerusalem yang lari, tetap memberi-takan Injil, mengalahkan iblis untuk merebut jiwa2 (Ef 6:12, Kis 8:4). Kita tidak berperang dengan iblis untuk hal2 jasmani yang fana (seringkali itu juga perlu bergumul tetapi dengan berkat Tuhan, fasilitas itu diberi oleh Tuhan), tetapi untuk merebut jiwa2 dari ta-wanan iblis.

EF 6:16. IV. PERISAI IMAN, MEMADAMKAN PANAH BERAPI IBLIS.

DI ATAS SEMUANYA, berarti ini sangat penting, harus kita memperhatikannya baik2 supaya kita memilikinya dan ma-hir memakainya! Setiap orang beriman harus mempunyai perisai iman kalau tidak ia akan kena panah berapi iblis dan menjadi loyo, lemah, kalah bahkan mati rohani!

PERISAI IMAN. Bagaimana iman bisa menjadi perisai. Iman itu dasarnya adalah Firman Tuhan Rom 10:17. Kita tidak percaya ngawur tetapi harus ber-dasar ayat2 Firman Tuhan. Sebab itu kita harus limpah dengan Firman Tu-han, tidak cukup sedikit2, tetapi limpah dan itu nyata dari waktu, hidup, hati yang dimakan habis oleh gairah akan Firman Tuhan. Salah satu maksud me-nembus waktu (Ef 5:16 KJ) adalah un-tuk mendapat kelimpahan Firman Tu-han, siang malam me- mikir2kanNya Maz 1:2. Ini harus di atas semuanya.

PANAH BERAPI DARI IBLIS adalah pikiran setan yang bisa langsung atau melalui pikiran, falsafah, kata2, ajakan,  dll dari dunia, dari orang lain bahkan muncul sendiri dalam pikiran kita. Pi-kiran ini membuat orang menjadi ragu2 akan Firman Tuhan sehingga berani mengabaikan Firman Tuhan, bahkan berbuat melawan Firman, sehingga ja-tuh dalam dosa. Seperti Hawa yang di-serang dengan kata2 manis tetapi jahat oleh ular, itu membuatnya menjadi ti-dak berdaya, karena menjadi ragu akan Firman Tuhan dan terikat dengan ke-inginan yang salah. Dengan demikian Hawa yang lemah dan jatuh dalam do-sa, bahkan bisa menyeret Adam juga!

Firman Tuhan yang menjadi dasar untuk memadamkan dan melawan pa-nah berapi iblis, Roh Kudus akan meng-ingatkan kita ayat yang tepat meng-hadapi segala problem itu Yoh 14:26. Memakai perisai dengan betul untuk menghadapi segala macam panah ber-api iblis, itu berarti menemukan (men-dapat dari Roh Kudus) ayat yang tepat untuk menangkis panah berapi iblis itu, baik tentang uang, sex, sombong, ben-ci, iri, tabiat yang jahat, kejahatan, ma-lapetaka dll. Kita juga bisa saling meng-ingatkan dan menasehati satu sama lain dengan Firman Tuhan dalam meng-hadapi semua panah2 berapi iblis.

Apa saja panah berapi iblis itu?

  1. Pikiran jahat yang muncul dalam pikiran kita, tetapi dari iblis, pikiran dosa, pikiran hal2 jahat, falsafah dan ajaran dunia atau alasan2 manusiawi yang melawan Firman Tuhan. Hawa langsung diserang sampai dalam pikir-annya bahwa Allah punya maksud ter-sembunyi dengan laranganNya dan Hawa kena 2Kor 11:3-4.
  2. Fakta yang ada atau terjadi di sekitar kita, sehingga timbul pikiran takut, kuatir, marah, benci, pikiran yang salah dll. Ny. Ayub melihat fakta2 celaka, langsung kena, ia menghojat Allah dan juga menyuruh Ayub menghojat.
  3. Tuduhan iblis Wah 12:10, 2Kor 3:1, Luk 22:31, juga lewat orang2 yang dipakai iblis misalnya Ay 1:11; 4:5 dst.

Mengapa disebut berapi? Sebab kalau kena, lalu timbul api, me-nyala2 dalam pikiran kita, seperti kata2 iblis yang me-nyala2 dalam pikiran Hawa sehingga ia terdorong untuk berbuat melawan Fir-man Tuhan. Hati2, jangan sampai tim-bul dorongan yang kuat, ber-api2 se-perti Hawa, Gehazi, Yudas, Absalom, Amnon, Simson dsb.

Segera pikiran jahat masuk, Roh Kudus mengingatkan kita akan ayat yang tepat Yoh 14:26 dan dengan iman dan pengertian akan ayat ini, kita buang pikiran yang salah dan jahat itu. Mi-salnya godaan dari kenajisan dosa itu ditawarkan dengan nikmat, lang-sung kita tangkis dengan ayat Maz 29:2; 50:2 kesucian itu indah, Ams 14:12-14 ke-sukaan dosa itu penipu, tetapi sukacita Tuhan itu benar Yoh 4:14.

Iman akan Firman Tuhan ini perisai yang harus dipakai setiap saat. Banyak orang Kristen tidak memakai ini dan bolak balik kena panah berapi iblis dan menjadi loyo, lemah, timbul kei-nginan2 dosa dan terbakar dalam dosa oleh panah berapi itu.

EF 6:17. V. HELM KESELAMATAN DAN

Faedah helm kita kenal, kalau ter-bentur, helmnya pecah, kepalanya ti-dak, jiwanya selamat. Ini pemeliharaan keselamatan. Jangan keselamatan kita digoyahkan. Orang yang percaya pada Tuhan Yesus sudah selamat dan ini harus dipelihara Pil 2:12.  Sebab kesela-matan bisa hilang oleh dosa Yez 33:13, ajaran sesat, kebodohan, kemalasan dan sikap acuh untuk memelihara kese-lamatan. Keyakinan selamat ini terpe-lihara kalau kita terus menerus berjalan dalam Firman Tuhan dan Roh, limpah dengan 7 KPR, sehingga punya pondasi iman yang kuat dan tidak roboh Mat 7:24-28. Yakin akan janji2 keselamatan dan Allah akan memulai dan terus melanjutkan sampai akhir (Fil 1:6, Ibr 7:25; 10:14, 2Pet 3:9 dll.

PEDANG ROH yaitu Firman Allah dan selalu penuh dan dipimpin Roh, maka Firman Tuhan bisa berfungsi se-bagai pedang untuk melawan musuh. Jangan lupa, iblis juga memakai Firman Tuhan untuk menuduh dan menjerat, misalnya waktu mencobai Putra manu-sia Mat 4:3,6. Tetapi kalau kita limpah dengan Firman Tuhan dan Roh Kudus, yaitu punya pedang Roh, kita dapat membongkar segala tipu daya iblis 2Kor 2:11. Dalam pengurapan Roh Ku-dus kita bisa memakai Firman Tuhan sebagai pedang untuk mengalahkan dan mengusirnya Mat 4:4,7,10.

Senjata2 ini adalah senjata yang aktif sekalipun untuk menyerang mu-suh yaitu iblis dan roh2 jahat, dosa, daging, dunia dan hawa nafsunya. EF 6:12. Kalau Roh Kudus memimpin kita, Ia selalu mengingatkan ayat2 Firman Tuhan sebagai pedang kita untuk me-nyerang, mengusir dan mengalahkan segala macam musuh yang kita hadapi. Belajar mahir hidup dipimpin Roh dan memakai Firman Tuhan sebagai senjata untuk mengalahkan musuh.

Jadi pedang Roh inilah senjata Fir-man Tuhan untuk mengalahkan segala macam musuh dalam pimpinan Roh Kudus.

EF 6:18. VII. BERDOA DALAM ROH DAN KEBENARAN.

Ini senjata akhir zaman yang kuat Yoh 4:23-24, sebab bukan kita yang berdoa tetapi Roh Kudus yang berdoa dengan tepat kepada Bapa Rom 8:26-27. Ma-nusia sudah kagum dengan tehnologi digital. Tetapi orang berdoa dalam Roh itu jauh lebih dari segala tehnologi ma-nusia yang paling canggih. Sebab 3 Pribadi Allah bicara bersama dan me-nolong umatNya dengan memberi pimpinan; kalau kita taat, pasti menang besar. Sebab itu tetaplah hidup dalam kesucian dan berdoa senantiasa dalam Roh 1Tes 5:17, Maka kuasa dari Atas akan terus ditambahkan bagi kita untuk mengalahkan iblis Luk 24:49, Kis 1:8, Yak 5:16. Semua problem rohani dan jasmani sudah termasuk dalam doa otomatis ini sebab Roh Kudus sendiri yang berdoa untuk kita dan kadang2 diterjemahkan supaya kita mengerti mana2 yang perlu kita ketahui dan taati. Kuasa, tanda2 dan mujizat besar akan terjadi dan ayat2 Firman Tuhan jadi hidup sehingga timbul iman yang kuat 2Kor 3:6, Rom 10:17. Hidup akan tumbuh makin seperti Kristus dengan segala tabiat yang baru dan kemam-puan seperti Kristus untuk menghadapi dan menyerang iblis. Jangan berhenti berdoa dalam Roh dan kebenaran, se-perti perang dengan berdoa dalam Roh dan kebenaran ini sepertihanya mene-kan tombol sebab Roh Kudus yang mengatur semua, kita hanya terus taat.

VIII. KETEKUNAN.

Kuasa dan hikmat, rencana Allah tidak berubah, yang berubah adalah kita, bahkan ada yang berakhir dalam da-ging seperti Saul, Yudas dll Gal 3:3-4. Sebab itu kita tidak boleh berubah, tetapi harus tekun supaya makin tum-buh seperti Kristus dalam segala segi hidup dan kemampuan rohani dan dalam memakai senjata2 ini yang su-dah diberikan Allah dalam kita.

EF 6:19. IX. PERSEKUTUAN ROH DALAM TUBUH KRISTUS.

Kerjasama tubuh Kristus pada akhir zaman haruslah persekutuan dalam Roh (Papan2 dalam Ruangan Suci dan Ruangan Maha Suci), tidak cukup ha-nya 60 tiang2 Pagar Halaman, sebab justru Halaman ini akan di-injak2 Anti-kris Wah 11:2. Sebab itu belajar penuh dan dipimpin Roh, juga bersekutu da-lam Roh, sehingga setiap orang di da-lamnya, semua dipimpin Roh, dan Roh Kudus yang mempersekutukan kita (se-perti persekutuan Trinitas Yoh 17:23).

Tekun berdoa bagi semua orang suci dan Paulus. Kunci untuk kerja-sama dalam tubuh Kristus adalah de-ngan saling mendoakan di hadapan Tu-han, dalam Roh dan kebenaran. Kalau kita bisa mendoakan sungguh2 seorang dihadapan Tuhan maka akan ada hu-bungan dan persekutuan yang betul dengan orang itu yaitu dalam kesucian dan kasih.

Nyanyian:

Menanglah 2x, ikut Tuhan menanglah.

Pakailah se-mu-a senjata Allah.

Latih dengan tekun, sampai kita mahir.

Hari jahat datang, kita menanglah.