M4181 – 2Raja-Raja 9:1-14. Kesempatan Indah Dipakai Hanya Sepenggal (Yehu)

PENDAHULUAN.

Ini dalam konteks Wasiat Lama (2Kor 3:14). Bangsa Israel maupun bangsa apapun, yang berdosa dihukum Tuhan sesuai dengan perbuatannya. Achab, Izebel dan seluruh istananya membu-nuh banyak nabi, orang benar dll, dan sesudah sampai waktunya (Achab me-merintah selama 22 tahun baru dihu-kum mati oleh tangan musuhnya yaitu bangsa Syria).

 

2RAJ 9:1. SUDAH DINUBUATKAN LAMA SEBELUMNYA.

Hal ini sudah dinubuatkan lama sebe-lumnya yaitu waktu Elia lari dari Izebel, naik ke gunung Allah 1Raj 19:16-17. Mengapa tidak langsung dilakukan? Tuhan itu penuh kemurahan, tetapi juga adil dan Firman Tuhan pasti digenapkan. Bahkan ini terjadi sesudah Elia diangkat, baru dalam zaman Elisa, yaitu dalam zaman Achab (memerintah 22 tahun), lalu Ahazia 2 tahun, lalu Yoram 12 tahun, baru digenapkan. Bah-kan seluruh istana Israel dan nabi2 baal dibinasakan lewat tangan Yehu pang-lima perangnya sendiri. Ini kemurahan Tuhan, memberi waktu 22 tahun bagi Achab dan 14 bagi isi istananya, baru hal itu dilakukan. Orang yang menabur akan menuai, sekalipun dalam Wasiat Baru caranya lebih halus, sehingga seringkali tidak tampak jelas, tetapi penuaian tetap terjadi, juga kematian bagi yang layak menerima hukuman. Sekalipun lama baru dihukum, (sebab kemurahan Tuhan besar) jangan tabur dosa (dengan kata2 dan perbuatan), selalu ada penuaiannya Gal 6:7-10. Takutlah akan Allah yang adil. Yang berkenan pada Tuhan pasti untung sampai kekal, yang hidup dalam dosa, apalagi sudah kenal Tuhan, hukuman-nya dahsyat sampai kekal!

1RAJ 9:2-3. MENCARI YEHU DI RAMOT

Nubuat ini (1Raj 19:16-17) tidak lang-sung digenapkan, menunggu waktu yang tepat lebih kurang 20 tahun baru nubuat ini terjadi dan pelaksanaannya dari Elia diteruskan pada Elisa, lalu pada muridnya, pada saat yang tepat. Semua ini karena segala faktor diper-hitungkan dengan adil, termasuk kemurahan Allah.

Penundaan ini sebetulnya ditentukan oleh keadaan Yehu sendiri yang waktu itu belum siap, dan dosa Achab dan keturunannya belum sampai pada pun-caknya, namun Allah telah mengeta-huinya lebih dahulu. Sebetulnya untuk Yehu ada kesempatan yang amat besar. Tuhan melihat suatu hati yang indah dalam Yehu di tengah2 Israel yang rusak, ia benci akan baal dan merindu akan Tuhan. Begitu juga Yerobeam dilantik oleh Tuhan, sebab Tuhan melihat ada suatu yang indah di dalamnya 1Raj 11:30. Sekalipun yang dirobek oleh Tuhan ialah kerajaan Daud, tetapi Tuhan yang adil mem-berikannya kepada Yerobeam. Juga Saul mula2 ia dipilih dan disiram oleh Tuhan sekalipun akhirnya murtad. Tu-han adil dan tidak membedakan orang Rom 2:11. Kalau seorang menabur baik2 Gal 6:7-8 pasti ia menuai baik.

Sekalipun akhir hidupnya jelek atau murtad (Tuhan tahu lebih dahulu) tetapi kalau pada permulaannya ia indah, tentu Tuhan memberkatinya. Orang beriman yg selalu celaka harus memeriksa diri, sebab Tuhan itu maha adil dan benar. Orang yg benar (luar dan dalam) pasti diberkati Tuhan sekalipun murtad akhirnya (tentu bukan kehendak Allah Pil 1:6, seorang menjadi murtad seperti Saul, itu adalah pilihan orang itu sendiri Kis 1:25). Yehu mendapat kesempatan yg indah dan besar, tetapi sayang ada 2 kesalahan pokok yg membuat Allah terpaksa mengurangi rencanaNya bagi Yehu menjadi lebih kecil. 1Raj 10:32.

  1. Yehu tidak lekas2 mempersiapkan dirinya baik2 dalam pengolahan; ter-nyata dalam tindakan2nya sesudah menjadi raja, kurang tulus, kurang memperkenankan Allah seperti Daud. Yusuf yang diolah dalam tingkat per-mulaannya lebih dari 17 tahun, Daud lebih kurang 15 tahun, Ibrahim lebih kurang 25 tahun, Daniel lebih kurang 1,5 tahun di Babil, tetapi sesudah pengolahan, semua menjadi indah dan mem perkenankan Allah.

Yehu hanya indah pada masa per-mulaan, hanya sementara. Masa peng-olahan itu amat penting. Belajarlah baik2 menghadapkan diri benar di ha-dapan Allah 2Tim 2:15. Harus benar dan tulus di hadapan Allah sampai ke dalam hati Maz 51:8. Jujur sejak dari perkara2 kecil, sejak dalam masa pe-mulihan danpengolahan. Selalu meme-riksa diri Maz 139:23-24. Lalu tumbuh dalam hidup rohani seperti Daud Maz 1:1-3. Sekalipun bukan apa2, hiduplah suci dan indah di hadapan Tuhan. Yusuf di rumah bapa bukan apa2, tetapi hidup suci di hadapan Allah Kej 37:2 / 39:9. Juga Ibrahim yg selalu menyem-bah Tuhan di mana ia sampai Kej 12:7. Juga Daud, sekalipun sebagai orang bu-ronan, ia tetap hidup suci. Jangan me-nunggu menjadi terkenal baru me-nyiapkan diri. Justru sekalipun tidak menjadi apa2, bukan apa2 di hadapan manusia, tetapi sudah menjadi apa2 di hadapan Tuhan. Inilah salah satu sebab mengapa “waktunya” Yehu ditunda.

  1. Yehu tidak tulus waktu menjadi raja. Ia membunuh semua isi istana Achab sekaligus, bukan hanya taat akan perintah Allah, tetapi untuk mem-perkuat dirinya sendiri. Dengan nafsu dan ambisi ia menyingkirkan mereka bukan dgn dukacita seperti hati Tuhan Yez 33:11. Ternyata sesudah semua dibereskan ia jatuh dalam dosa yg sama seperti dosa Yerobeam, yaitu menyembah lembu emas di Dan dan Bethel, yg dimaksudkan untuk mem-perkokoh negeri Israel dengan ke-kuatan dan akalnya sendiri 2Raj 10:29-32, bahkan istana Yehuda pun diber-sihkannya, meskipun tidak disuruh Tu-han. Jangan menindak orang yang jatuh dengan kesukaan, karena mengharap keuntungan sendiri. Jangan merin-dukan menjadi besar di atas puing2 reruntuhan saudara2, baik jasmani atau rohani, itu tidak tulus. Rindulah menjadi besar di hadapan Tuhan di sebelah saudara2 lain yg juga menjadi besar. Keberkatan di tengah2 Saudara2 lain yg juga keberkatan. Setan suka devide et empera, tetapi kita ingin menjadi selamat dan mulia di hadapan Tuhan dalam Tubuh Kristus (ber-sama2 saudara yang lain).

Orang jahat ada hukumannya sendiri, pasti, hebat, tetapi orang yg tulus tak ingin kebinasaan orang lain. Jangan seperti Yehu, sesudah diangkat menjadi besar lalu memperkem-bangkan kebesaran, suksesnya sendiri, bukan lagi memperkenankan Tuhan seperti semula. Tidak lagi mencintai Tuhan tetap cinta berkat dan kemuliaan Tuhan. Maka Yehu dikurangi oleh Tuhan 2Raj 10:31-32. Sebetulnya rencana Tuhan besar dalam Yehu, ia mendapat kesempatan besar, tetapi ia menyia-nyiakan kesempatan itu sebab bodoh dan tidak setia, ia hanya memakainya sepenggal saja.

** Mengapa Elisa menyuruh lari sesudah mengurapi?

Ini suatu peristiwa aneh dan tak pernah terjadi sehingga disebut gila (ayat 11), sebab ini menjadi peringatan bagi Yehu, se-olah2 ia dianggap jahat, mau membunuh orang yg sudah mengurapi dia. Tuhan sudah melihat terlebih dahulu dan memperingati dgn cara istimewa ini, sekalipun demikian Tuhan masih memberkatinya,memberi ke-sempatan dan menjadi besar. Jangan sombong dan jemawa kalau diberkati atau dipakai Tuhan, ingat Yehu, ingat Mat 7:21-23. Tuhan yang sudah mem-berikan tahta itu kepadanya, tetapi kemudian dilawan sendiri oleh Yehu, sungguh jahat Ul 32:15. Belajar setia dan selalu mengingat asal-usulnya yang kecil, supaya selalu dapat melihat kebesaran kemuliaan Allah 2Sam 7:8.

Kalau kita tegak, belajar tetap hidup benar dan setia supaya tidak jatuh se-perti Yehu 1Kor 10:12.

2RAJ 9:4-6. YEHU DISIRAM.

Ada banyak panglima, tetapi Yehu yg dipilih, besar anugerah Tuhan, tetapi jangan di-sia2kan 2Kor 6:2. Lebih besar anugerah Tuhan yang kita terima, kita harus berusaha dan bertekun lebih keras 1Kor 15:10, Luk 13:24. Kalau Tuhan memberi 5 talenta, maka Tuhan akan menuntut kembali 5 talenta Mat 25:20. Besarnya karunia bukan untuk kemegahan, bukan untuk hidup sia2 seperti Yehu, tetapi untuk pelayanan, untuk berbuat kehendakNya. Orang yang ber-megah2 itu tak mengerti maksud Tuhan dan akan jatuh. Tuhan memberi lebih banyak supaya ber-buah2 lebih banyak untuk menguatkan dan menyempurnakan Tubuh Kristus. Wai kalau orang ini tidak menunaikan tugasnya 1Kor 9:16, Kis 20:24.

2RAJ 9:7-10. YANG MENABUR PASTI MENUAI.

Gal 6:7-8 tidak mungkin luput. Kalau belum datang dan lama, itu mungkin sepertiIzebel, putri raja Sidon, diberi waktu lebih banyak Ibr 12:8 dosanya terus meningkat sampai melebihi batas, tiba2 binasa total.  Sangat mengerikan, penuaian pasti datang. Apakah ini tidak mencelakakan orang2 beriman di sekitarnya? Justru me-numbuhkan, bahkan menyempurna-kan, sebab orang2 suci ditumbuhkan oleh Salib, di atas Mezbah, dengan sengsara Ibr 2:10.

** Kalau seseorang bersalah sedikit langsung ditegur, itu indah. Orang yang makin suci, makin peka akan teguran Roh, sehingga sedikit bersalah sudah dibetulkan. Jangan lupa pimpinan & sejahtera Roh yang selalu menyertai dan memimpin kita Fil 4:7.

2RAJA 9:11-14. JALAN TERBUKA.

Yehu mula2 kuatir, sebab ini berarti pemberontakan dan akibatnya dapat celaka. Tetapi kalau ini jalan Tuhan, semua akan jadi Luk 1:37. Ingat ini Wasiat Lama, kita tidak boleh hidup atau meniru Wasiat Lama secara harfiah. Bukan kita yang berperang & memaksakan, tetapi Tuhan yg mem-buat semua jadi. Bahkan di-halang2ipun tidak dapat. Sebab itu kalau kita berjalan dalam jalan Tuhan, tidak perlu terlalu “ngotot”, lebih banyak menyerah, sebab Tuhan sendiri yg membuka semua pintu dan tidak ada seorangpun dapat menutupnya kembali Wah 3:8. Sangat indah dan heran kalau berjalan dengan Tuhan, relax, sejahtera. Tetapi ini bukan berarti ber-malas2an, tetapi bekerja keras, namun di dalam kehendak Tuhan dengan kesucian, dengan kuasa dan pimpinan Tuhan dan dengan sejahtera.

Pintu terbuka, belum berarti tidak perlu bertekun, perlu; tetapi tidak perlu sampai kuatir dan patah semangat, sebab kalau jalan Tuhan, pasti Tuhan akan memimpin untuk seterusnya. Tuhan juga menguasai hati manusia dan sikon, bahkan apa saja.

** Jalan Tuhan itu indah, tidak terduga dan heran. Tiap orang diberi kesem-patan perkara yang indah2, perkara2 yang baik Ef 2:10. Mengapa tidak semua mendapatkannya? Sebab tidak semua percaya pada Tuhan dengan segenap hati. Belajar memperkenankan Tuhan, maka hidup kita akan menjadi indah. Jangan mencari yang indah dan kesenangan sendiri dalam daging dan dunia, tapi selalu taat dipimpin Roh sesuai Firman Tuhan. Dengan pikul salib, permuliakan salib, nanti semua akan menjadi indah. Yang cari kesenangan daging, hidupnya seperti mati 1Tim 5:6.

KESIMPULAN.

Keluarga Achab menuai, sebab menabur yang jahat dengan aman (karena raja), tetapi Hakim dunia itu adil dan mereka harus menuai.

Allah itu adil, Dia beri kesempatan sesuai dengan janji2Nya dalam Firman Tuhan. Beberapa banyak orang men-dapat hal2 yang indah, sebab sungguh2 mencari Tuhan, tetapi kemudian ber-ubah, lebih cinta berkatnya daripada Tuhanj, sehingga menuruti daging dan melawan Roh, akhirnya celaka. Tidak mudah menerima perkara2 besar secara jasmani dan rohani. Biasanya perlu dipersiapkan baik2 seperti Yusuf, Daud, Daniel, Yohanes pembaptis, Putra manusia Yesus dll. Dipersiapkan dengan luar biasa, sekalipun masih belum apa2 seperti Putra manusia Yesus. Umur 12 tahun sudah bisa jadi sangat heran, tetapi baru boleh keluar pelayanan sesudah umur 30 tahun. Jangan ingin cepat menjadi besar di hadapan orang banyak Yez 45:5, Rom 12:16, Maz 131:1, Ams 30:8. Rindukan indah dan besar di hadapan Tuhan dan ber-megah2 di dalam Tuhan, bukan di hadapan orang banyak 1Kor 1:31. Beberapa orang mula2 sungguh2 sehingga jadi (sangat) besar, tetapi kemudian tidak tulus, sombong, cinta perkara2 dunia, benci, iri, akhirnya jatuh, hancur, bahkan binasa seperti Saul, Yudas, Gehazi. Kalau dari luar tetap kecil dan hina seperti Lazarus atau Elia (tidak tampak besar dan hebat, tidak jadi raja dll), tetapi sangat indah di hadapan Tuhan. Jangan lupa 7 KPR, limpah 2 gomer manna dan pengurapan yang limpah, jangan berkurang. Kalau terpaksa dijadikan orang besar seperti Yusuf, Daud dll, apa boleh buat (sangat hati2), sebab memang Tuhan perlu beberapa orang besar untuk menyelesaikan rencana-Nya, tetapi Tuhan memilih dengan adil dan dengan banyak “duri” (seperti Paulus) dan peringatan supaya jangan sampai jatuh pada waktu sudah menjadi besar.