M4127 – Matius 16:3. Mengenali Keadaan Zaman

KEADAAN ZAMAN.

Bagaimana cara mengenalinya? Kuncinya adalah tahu tentang akhir zaman dan rencana Allah di dalamnya. Orang yang tidak mengenal akhir zaman dari Firman Tuhan, hidupnya akan ngawur bahkan tersesat dan celaka. Tetapi yang mengenalinya dari Firman Tuhan akan hidup dengan terarah, selamat, untung dan tumbuh dalam rencana Allah yang indah.

Ada dua bagian yang harus kita kenali, yaitu:

  1. Minggu ke-70 Daniel, ini adalah 7 tahun masa penamatan rencana Allah, baik rencana Allah sendiri, yaitu pengangkatan (panen besar dan panen susulan = gleanings) dan juga iblis dibereskan (iblis punya rencana, tetapi Allah mengalahkan dan menguasainya).
  2. Sebelum Minggu ke-70 Daniel, yaitu sekarang. Kita juga belum tahu sisa berapa tahun.

Keduanya berbeda sekali, tetapi berhubungan sangat erat, bahkan:

  1. Merupakan sebab akibat. Dalam zaman sekarang ada 2 jalur yang menuju ke Minggu ke-70 Daniel (dan orangmasih bisa pindah jalur) yang bersambung didalamnya dalam 2 puncak dan disini orang praktis tidak bisa pindah jalur, apalagi dari puncak yang satu ke puncak yang lain!

Jalur yang sekarang adalah jalur jalan lebar dan sempit Mat 7:13-14 (tidak ada jalur tengah, tetapi masih bisa pindah2). Tetapi pandangan manusia terhadap kedua jalur initidak sama dengan pandangan Allah. Manusia mengira Gereja adalah jalan sempit, padahal bisa keduanya, ada orang Luar Halaman, Halaman (jalan lebar) dan Ruangan Suci (jalan sempit) di dalamnya ada gandum dan lalang. Jadi di hadapan manusia dan Allah beda. Dalam Minggu ke-70 Daniel, keduanya sudah terpisah betul, sebab ketertiban dalam Gereja jalan sempit keras sekali sehingga yang berdosa dihukum seperti Ananias dan Safira dan yang main2 keluar sendiri seperti Kis 5:13, sehingga praktis dalam Minggu ke-70 Daniel Gereja jalan sempit betul2 bersih, orang yang tidak bertobat sudah tertibkan. Sesudah pengangkatan, orang2 Halaman (Gereja yang tertinggal) sudah diserahkan pada Antikris untuk di-injak2 selama 1260 hari Wah 11:2 dan dunia hanya berisi orang jalan lebar, pengikut antikris. Mereka yang tertinggal danbertobat kembali, tidak mau ikut Antikris, ditertibkan oleh Antikris yaitu dianiaya sampai mati Wah 13:7.

  1. Orang beriman harus mengerti, bisa membedakannya dan bersedia sekarang juga, yaitu betul2 ada di jalur yang betul (jalan sempit di hadapan Allah), sehingga dalam Minggu ke-70 Daniel ada di puncak yang suci, bukan di puncak dosa. Bedanya sangat besar dan praktis tidak bisa pindah lagi 1Pet 4:18.

APA YANG MENYEBABKAN PERBEDAAN INI?

  1. Wah 22:11. Dosa dan kesucian sama2 meningkat dan Tuhan izinkan, sebab ambang kejahatan dibiarkan meningkat, sehingga muncul orang2 yang makin jahat dan keji dan mereka merajalela dan dibiarkan Tuhan (biasanya kalau dosanya melebihi batas, langsung dipotong habis, tetapi sekarang mereka tetap ada, sebab ambang dosadinaikkan Tuhan) dan keadaan yang kacau atau jahat ini menjadi bahan ujian yang makin dahsyat bagi orang beriman, api ujian itu makin meningkat dan menjalar di seluruh dunia Luk 12:49, tetapi orang2 beriman yang sudah bersedia (rohaninya tumbuh) bisa lulus.

Timbul 2 puncak yaitu puncak dosa, kejahatan yang keji dan puncak kesucian.

  1. Tiga Antikris muncul dalam Minggu ke-70 Daniel, 3,5 tahun I Dan 7:1-6, mereka menguasai seluruh dunia dan merajalela sehingga dosa makin meningkat dan keadaan sangat dahsyat. Ini tidak bisa dicegah, sebab diizinkan Allah, tetapi Gereja juga tumbuh sangat pesat dan tetap menang melawan tiga Antikris, dan orang percaya tidak ada yang mati.
  2. Ketertiban meningkat tinggi dalam Gereja (kesucian)2Kor 10:6 dan gua penyamun (dosa), sehingga perbedaan yang suci dan dosa makin tinggi, makin jauh berbeda. Sebab itu kita harus bersedia sekarang Mat 24:42 kita harus tumbuh lebih dari batas minimum yang sekarang dan menang, kalau tidak akan hanyut dalam polarisasi dosa dan menjadi sangat keji.
  3. Tuhan mempersiapkan GerejaNya. Tuhan memberi fasilitas akhir zaman yang istimewa dan limpah sehingga kesucian meningkat, limpah dengan pengertian Firman Tuhan yang dalam, penuh gairah dan kuasa dan terus berkemenangan dalam menghadapi semua problem dan bahaya. Hal ini sudah tampak dari sekarang. Makin lama makin banyak orang mengerti bisa hidup suci, merdeka, lepas dari dosa, dan bisa meningkat tinggi. Makin mahir dipimpin Roh.
  4. Penamatan rencana Allah. Target Allah akan genap dalam 3,5 tahun. Sebab itu (dengan fasilitas akhir zaman yang limpah) pertumbuhan rohani orang beriman jadi sangat cepat, maksimal, ideal seperti Putra manusia Yesus yang dalam pelayanan 3,5 tahun menjadi sempurna. Ini kecepatan seperti kilat dari Timur sampai Barat, dari Pintu Gerbang seperti Tirai Mat 24:27.

III. KORBAN KEJAHATAN DALAM MINGGU KE-70 DANIEL (3,5 TAHUN I).

Korban dari kejahatan yang sangat meningkat itu akan makin banyak Wah 6:8 dalam Minggu ke-70 Daniel (3,5 tahun I),jumlahnya 1/4 penduduk dunia, ini amat sangat dahsyat, seperti dalam Maz 91:7 akan nyata di mana2.

Korban ini tidak sembarangan, tetapi tepat seperti yang dinubuatkan Firman Tuhan (Yer 15:2). Kita harus mengerti supaya jangan menjadi korban, sebab ini adalah akibat perbuatannya sendiri; Allah menguasai semuanya dan sudah mengatur dengan teliti sampai 1 rambutpun tidak gugur tanpa izinNya Mat 10:31. Dalam masa ini golongan orang2 dosa dan orang2 suci sudah terpisah dengan tegas dan nyata sekali dari perbuatannya. Orang beriman (KII) yang sudah bersedia yaitu dipimpin Roh, dalam Minggu ke-70 Daniel sudah pasti termasuk golongan 1551, atau tidak, dan itu nyata sekali bedanya, sebab yang satu sangat suci dan yang lain sangat najis dalam dosa yang keji2. Sekarang belum terpisah, gandum + lalang masih tetap ber-sama2 sampai masa penuaian yaitu masuk Minggu ke-70 Daniel. Pada waktu ini Gereja2 sudah nyata terpisah seperti 7 Gereja dalam Wah 2+3.

Orang2 yang penuh dan dipimpin Roh, yaitu tingkat Ruangan Suci (ligabis), mereka tidak ada yang menjadi korban orang2 jahat waktu ini, sesuai dengan janji Allah dalam 1Kor 15:51-52. Bahkan orang2 ini menjadi orang2 yang menikmati kehidupan yang seperti Surga di bumi.

Orang2 Kristen Halaman (dan Luar Halaman), sebagian akan mati sebagai korban, sebagian masih hidup dan tertinggal. Yang mati begitu banyak dan sebagian besar jadi korban dari kejahatan orang2 berdosa yang meningkat (ini puncak kejahatan), termasuk korban occultisme, sangat dahsyat, yang akan terus bertambah, sampai selesai M70D.

Jadi dalam M70D sudah pasti, mana orang beriman yang masuk golongan 1551 dan mana yang tidak (sekarang belum tahu, tetapi Tuhan sudah tahu lebih dahulu). Sekarang kita harus terus bersedia ekstra baik2 Mat 24:42 dan tetap dalam jalur yang betul yaitu jalan sempit dan hidup sesuai Firman Tuhan.

Jangan kuatir, janji Allah akan digenapkan, begitu juga yang hidup dalam dosa (sekalipun orang beriman) akan masuk golongan yang menjadi korban dan mati; kalau masih hidup akan tertinggal dan masuk zaman Antikris. Golongan orang Kristen yang undur (luar halaman) dan orang dunia, akan begitu mudah kena perbuatan2 jahat yang amat kejidan yang menjadi korban sangat limpah. Sebab itu jangan ngeri mendengar atau melihat begitu banyak korban jatuh di kiri dan kanan kita Luk 21:26.

Janji Tuhan pasti digenapkan, sebab orang yang masuk golongan 1551 akan ikut pengangkatan dan tidak akan mati, tidak akan menjadi korban. Secara umum, kita sulit membedakan dari orang2 Kristen yang tidak bersedia, dan mana yang akan menjadi korban dan tidak, sebab mulai dari anggota sampai pimpinan tertinggi bisa menjadi korban, yaitumereka tergolong orang Halaman, bukan golongan 1551. Keadaan sangat mengerikan, tetapi Roh Kudus akan meyakinkan, menguatkan dan memimpin orang2 1551 ini lepas dari segala bahaya dan tidak menjadi korban. Andaikata tertangkappun atau terjepit, tetap akan lepas sesuai dengan janji Tuhan dalam 1Kor 15:51-52 (seperti Petrus dalam Kis 12:5-7).

Ini keadaan Minggu ke-70 Daniel, sekarang belum global, mungkin sedikit2 di beberapa tempat.

BAGAIMANA MENGHADAPINYA.

Kita harus mengerti 2 keadaan ini (zaman sekarang dan Minggu ke-70 Daniel) yang berkaitan erat sebagai sebab akibat. Kalau lulus atau lolos dari 1 kesukaran, kita sudahharus siap lagi menghadapi yang akan datang yang makin dahsyat, begitu seterusnya. Sebab itu kita sungguh2 diingatkan untuk ber-jaga2 dan meningkat setinggi mungkin, sebab ini adalah masa penamatan. (Ingat generasi akhir zaman, golongan KII, 1551 dll).

Bersedia zaman sekarang (untuk juga menghadapi Minggu ke-70 Daniel) lain daripada zaman dahulu (hanya untuk menghadap Tuhan), tidak bisa main2 atau sambil lalu! Caranya:

  1. Di pihak Tuhan Rom 8:31, dalam ril Allah, lekat kepadaNya Yoh 15:5, 1Kor 6:17. Yang lepas dari Tuhan atau renggang, pasti hanyut dalam tsunami dosa dan dapat menjadi korban.
  2. Berdoa terus menerus dalam Roh dan kebenaran senantiasa, sekarang sudah harus mulai, sehingga minyak itu rutin, mengalir terus dalam hidup kita Zak 4:2,3.

Ingat ada 2 pohon zaitun di kiri-kanannya, ini untuk zaman sekarang seperti ligabis. (Dalam zaman Antikris, tidak ada yang penuh Roh Kudus kecuali 2 saksi itu yang mendapat pengurapan khusus seperti orang2 yang penuh Roh Kudus dalam Wasiat Lama, hanya 1 pohon zaitun untuk 1 pelita Wah 11:4. Dalam zaman sekarang pengurapan seperti ligabo akan tertinggal, tidak cukup! Kita harus bisa hidup penuh dan dipimpin Roh seperti ligabis. Bisa mendengar suara Roh dengan betul dan taat sepenuhnya sehingga menghadapi problem dan bahaya yang bagaimanapun selalu lolos dan menang sebab bukan kita tetapi Roh Kudus yang hidup dan memimpin kita. Dalam hujan Awal dengan doa dan kuasa Roh Kudus yang limpah mereka bisa lolos dengan ajaib, misalnya Kis 12:5; 16:25. Apalagi dalam hujan Akhir, lebih2 untuk golongan 1551 dalam Minggu ke-70 Daniel. Latih terus dalam hal2 kecil dan besar sehingga selalu dipimpin Roh seperti Putra manusia Yesus Mat 4:1, Luk 4:1,18. Orang yang dipimpin Roh akan ada hikmat, kuasa, karunia2 Roh, mujizat dan macam2 tanda yang terus menyertainya, sehingga bukan saja lolos dari bahaya, tetapi masuk dalam zaman keemasan Gereja Wah 12:1, yaitu Gereja  yang ajaib bagi dunia, menang melawan Antikris dan penuh dengan segala kemuliaan dan kuasa Bapa, Putra dan Roh Kudus. Ingat kesukaran dan bahaya akan makin limpah dari segala segi dan arah, tetapi kalau kita lekat dengan Tuhan, kita akan tetap mengalami kemenangan dansuasana Surga yang luar biasa indahnya di dunia dalam tubuh sekarang ini sampai masuk dalam pengangkatan atau sebagian menjadi sempurna.

  1. Harap dan sandar pada Tuhan dalam segala kesukaran dan bahaya. Biasanya menghadapi bahaya atau problem pribadi lebih2 problem masaal, masing2 punya penilaian dan solusi sendiri2, tetapi banyak juga yang bingung, takut sehingga menjadi kacau dan panik. Kemampuan dan pikiran kita itusangat terbatas, apalagi menghadapi problem yang dahsyat dan masaal. Sebab itu harap Tuhan, Dia sanggup, Dia tidak pernah gagal atau kalah sebab Dialah Tuhan Allah yang Mahakuasa, Mahatahu, juga tahu yang akan datang. Dia pasti mau menolong kita sebab Dia mengasihi umatNya dan memang kesukaran akhir zaman ini menjadi ujian untuk penamatan rencana Allah. Anak terhilang yang mau bertobatpun ditolong, apalagi kalau mau tetap setia terus dipimpin Roh, bukan hanya tertolong, tetapi kita juga akan mengalami rencana Allah yang indah yaitu penyempurnaan rencana Allah dalam zaman keemasan Gereja Tuhan! Tuhan tidak pernah kehabisan jalan, misalnya Ia bisa menolong umatNya dengan 1 orang (Simson selalu sendirian, tetapi terus menang, juga Yonathan dan Daud waktu sendirian melawan Goliat) atau dengan 300 orang (Gideon) atau dengan pasukan paduan suara sebagai ujung tombak (Yosafat).

Tuhan bisa menolong melawan Firaun pada jalan buntu ke laut, Tuhan bisa menolong di padang gurun, menghadapi sungai Yordan. Tuhan bisa menolong lewat Elisa dengan cara2 yang sederhana, tetapi hasilnya luar biasa. Keracunan air di Yerikho dengan garam, kuali maut dengan tepung, kapak pinjaman yang tenggelam dengan ranting pohon, anak perempuan Sunami yang mati, dikepung tentara Syam dst dst. Orang yang harap Tuhan tidak akan kecewa asal lekat dengan Tuhan dan selalu dipimpin Roh Rom 10:10.

Kita harus punya pikiran Kristus 1Kor 2:16 (limpah dengan Firman Tuhan dalam pengurapan Roh Kudus) sehingga mengerti kehendak Tuhan dan bisa bekerjasama dengan sukses.

Jangan bersandar pada akal seperti orang Israel waktu menyerang Ai, semua yakin dengan akalnya, cukup dengan 3.000 orang mengalahkan Ai, ternyata kalah besar dan 36 orang mati dalam perang kecil ini Yus 7:3-5. Jangan sandar pada pengalaman, tetapi kepada Tuhan seperti Daud, yang sudah mahir perang ber-hadap2an (frontal), tetapi berikutnya disuruh Tuhan sembunyi; Daud taat penuh dan menang 2Sam 5:19-20; 22-25. Jangan takut, teruslah berdoa dalam Roh dan kebenaran sehingga bisa mahir dipimpin Roh, maka kita akan mengalami kemenangan yang indah dan ajaib dari Tuhan, sekalipun ujian atau kesulitan akan makin dahsyat. Jangan kecil hati, hadapi dengan Tuhan.

  1. Pelihara persekutuan dalam Roh dalam tubuh Kristus Ef 4:3, 1Kor 12:12. Kalau kita menghadapi kesukaran dan bahaya ber-sama2 sebagai tubuh Kristus, dalam persekutuan Roh, kekuatan kita akan meningkat sangat besar Im 26:8. Lima orang yang bisa bersekutu dalam Roh dengan sehati Maz 133:1-3, maka kekuatannya masing2 naik 20 kali.

Suami-istri dalam Kristus lebih cepat bisa bersekutu dalam Roh sebab ada kasih, kekuatannya meningkat bisa menjadi 10x lebih kuat, luar biasa, bahkan  sampai 100x atau lebih sebab Tuhan di dalamnya tidak terbatas Pkh 4:12, Yus 23:10 (1.000x). Kalau persekutuan kita retak, apalagi pecah, itu berarti sudah berdosa dan iblis masuk, tidak akan menang. Apalagi dalam Minggu ke-70 Daniel  celaka! Mutlak perlu pelihara persekutuan (sejak dari antara suami-istri, keluarga, kelompok kecil, Gereja) sebab perpecahan berarti ada dosa dan dalam akhir zaman, akan hanyut dalam tsunami dosa, sehingga makin jahat dan binasa, dahsyat! Jangan mudah berdosa, sebab langsung diseret arus dosa yang kuat. Mutlak perlu pelihara persekutuan dan setia satu sama lain dalam kasih dan kesucian 1Yoh 1:7. Setialah satu sama lain, jangan mudah berubah setia dan berbalik sekalipun kita sama2 belum sempurna, masih bisa berdosa dan berbuatsalah, sengaja atau tidak! Kalau setan bisa memecah persekutuan kita, sekalipun dalam hati (dari luar masih tampaknya baik), maka kekuatannya habis dan kalah. Betapa bedanya antara persekutuan yang utuh dalam kasih dan kesucian dengan yang retak atau pecah, meskipun hanya di dalam saja, waktu dosa mencapai puncak2nya, dahsyat akibatnya; jangan tertipu daging dan iblis! Sebab itu kita harus hati2 mulai sekarang, jangan bereaksi dosa (JMPE, sakit hati, benci), tetapi taat dipimpin Roh dan minta kasih, hikmat, kuasa dan karunia2 Tuhan untuk saling mengampuni dan tetap bersekutu dalam terang (terang2an) dan kasih 1Yoh 1:7, sehingga kita tidak hancur, jadi korban kejahatan yang meningkat. Perlu betul2 memperhatikan kesucian supaya tetap lekat pada Tuhan. Orang Halaman (yang jatuh bangun dalam dosa) akan mudah jadi korban terseret polarisasi. Orang yang disertai Tuhan itu terpelihara seperti Petrus, Paulus dalam bahaya maut, lebih2 dalam puncak2 dosa, tetap terpelihara. Tetapi kalau sedikit2 terus bereaksi dosa, bisa jadi korban kejahatan yang meningkat! Kalau saudara kita ada salah, dengan kasih kita menolong seperti tabib Mat 9:12, bukan seperti penuduh yang cari2 salah dan benci, itu orang yang di pihak iblis dan bisa jadi korban kejahatan yang meningkat. Setia kepada istri suami, keluarga, orangtua, Gereja, tubuh Kristus lokal dan global. Jangan lupa musuh kita adalah iblis Ef 6:12 yang bisa menyerang langsung (occultisme) atau tipu daya dan lewat kaki tangannya, orang dalam dan orang luar!

KESIMPULAN.

Kita harus tahu keadaan zaman sekarang dan akhir zaman. Dua bagian yang sangat berbeda, tetapi berhubungan erat sebagai sebab dan akibat. Kita mutlak harus bersedia sekarang supaya jangan terlambat untuk kedatangan Tuhan secara pribadi atau ber-sama2!

Sangat indah ada di jalur jalan sempit di hadapan Tuhan, sebab itu membuat kita disertai Tuhan sehingga untung besar dalam segala macam keadaan.

Polarisasi dosa akan menyeret orang yang setengah hati atau mendua dalam dosa yang dahsyat dan sulit kembali. Jangan sampai kehilangan keselamatan dan kemuliaan yang kekal. Jangan takut menghadapi macam2 problem dan bahaya, dengan Tuhan kita bukan saja terpelihara, tetapi juga masuk dalam puncak kesucian yang sangat indah dan mulia. Jangan takut menghadapinya sebab tidak ada yang kebetulan sekalipun dahsyat, dan Tuhan sanggup menolong kita 100% asal kita terus lekat di pihak Dia. Jangan lupa terus tekun berdoa dalam Roh dan kebenaran sehingga makin mahir dipimpin Roh sehingga kita lolos dan menang. Jangan lupa memelihara persekutuan yang manis dalam Roh, sebab dengan memecah persekutuan, maka dosa dan celaka yang masuk, lebih2 sesudah polarisasi dosa dan kesucian.

Nyanyian: Tabernakel no 83

Tuhan jaga, Tuhan hentar, Tuhan tolong tiap kasus.

Di s’gnap hidup Hu terus serta,

Tuhan tolong s’lamanya.