M4118 – Amsal 30:21-23. Dunia Menjadi Kacau Dan Tidak Tahan

Ini hanya terjadi kalau sebagian besar manusia kacau. Mungkin? Oleh apa? Oleh dosa dan iblis di belakangnya. Ini sudah dinubuatkan dalam Wah 22:11.

AMS 30:21. MENGAPA DUNIA KACAU?

Waktu dosa ber-tambah2, kekacauan terjadi di seluruh dunia, ini menjadi masa yang sulit bagi semua orang 2Tim 3:1. Juga bagi orang beriman, tetapi ini menjadi ujian, kalau lulus, itu akan menyempurnakan Gereja. Dosa, pelanggaran, itu mungkin mula2 enak, menjanjikan jalan lepas yang indah2, tetapi (Ams 9:17-18) itu bukan jalan le-pas dari problem, justru menimbulkan celaka. Dosa itu celaka. Orang yang berdosa itu tak akan tahan, lebih2 orang beriman Ams 8:36. Orang ber-buat dosa itu bengis bagi jiwanya sen-diri, bukan senang. Ia menjadi kosong, gelisah, gersang dan mati jiwanya. Ma-nusia tak akan tahan dengan akibat dosa yang sesungguhnya kalau sudah terikat, menjadi hamba dosa, maka se-tan amat mudah mengacau dan mem-binasakan. Berdosa dalam kesucian ni-kah, rumah tangga akan menjadi kacau dan tak tahan Ams 5:6-12. Baik bujang, yang sudah nikah, dan semua orang beriman harus hidup suci. Jangan se-perti anak2 Lot yang penuh keinginan untuk hidup bebas dalam dosa seperti orang2 Sodom yang tidak tahu malu. Mereka tidak dapat menahan diri lagi, dan rusak, kacau, najis Yes 3:9. Simpan benci, dendam dan kesombongan, ma-nusia tak akan tahan, hatinya menjadi kacau dan gelisah Est 5:13 dan merusak / membinasakan dirinya sendiri. Juga umat Tuhan yang undur dari Tuhan, masuk ke dalam dosa itu pahit dan celaka Yer 2:19, tidak akan tahan, kacau. Jangan coba2 Rut 1:20. Semua yang manis akan lenyap diganti pahit, Naomi menjadi Mara (= pahit). Orang yang berbuat dosa itu tersiksa jiwanya Rom 2:9, jalannya tidak ada sejahtera.

Dosa membuat problem2 pribadi, rumah tangga, masyarakat, nasional bahkan sampai problem internasional. Dosa membuat dunia kacau sampai akhirnya tidak tahan, akhirnya binasa seperti Sodom-Gomora. Tetapi sebalik-nya orang yang hidup dalam kesucian itu jalannya penuh kesedapan dan se-jahtera Amos 3:17. Hidup dalam kesu-cian itu seperti taman yang indah Kid 4:12. Segala janji2 Allah dan perkara2 yg indah berbunga dan ber-buah2 di dalamnya.

Orang Kristen akan mengalami kein-dahan yang Surgawi, yang tiada taranya di dalam kesucian Tuhan. Dan orang Kristen yang sungguh2 berjuang dan berusaha untuk tinggal, bertahan da-lam kesucian pasti berhasil, sebab Roh Tuhan selalu siap menolong yang sung-guh2 mau. Dia mampu menolong Yoh 8:36, Fil 4:13, rom 8:31 dsb.

AMS 30:22A. I. APABILA SEORANG HAMBA MAU MEMERINTAH.

Hamba itu untuk bekerja dengan taat, seumur hidupnya sampai mati. Siapa hamba itu? Orang yang sudah ditebus oleh darah Yesus 1Kor 6:19-20. Seba-gian orang Kristen tak mau mengakui ini, (keras kepala?), tetapi Daud meng-akuinya Maz 116:6. Justru inilah kunci keindahan hidup Daud. Tuhan Yesus itu Tuan kita, bahkan tuan di atas segala tuan, Tuan nomor satu. Mau meng-akui? Saul mula2 sangat melawan Ye-sus, tetapi kemudian ia takluk dan me-manggil serta mengakui Yesus sebagai Tuannya Kis 9:5-6 (KJV) sejak saat itu Tuhan Yesus bagi Paulus ialah Tuan no-mer 1, Tuhan Yesus 1Tim 6:15 (me-mang Dia Tuan atas segala tuan dan Raja atas segala raja Wah 19:16). Orang yang hidup dengan Tuhan Yesus seba-gai Tuan no.1 akan hidup tenang, da-mai bahkan sangat indah, rumah tang-ganya tenang, sejahtera, dalam Gereja ia tenang dan dalam dunia ia menjadi garam dan terang yang memberi damai pada dunia. Seluruh hidup ini nomer 1 untuk Tuhan. Hidup untuk Allah Rom 6:11 / 14:8, Pil 1:21, 2Kor 5:15. Sebab seluruh hidup dan jiwa ini milik Tuhan Maz 119:25. Segala milik, waktu, tu-buh, kedudukan dan apa saja yang kita terima, itu dari Tuhan 1Kor 4:7, Rom 11:36.

Apa yang Tuhan kehendaki, itu yang kita buat. Justru kalau seorang (hamba) berontak dan tidak mau taat, tetapi hi-dup menurut kehendak sendiri, maka hidupnya menjadi kacau dan ia mem-buat semua di sekitarnya menjadi ka-cau, rumah tangganya, Gerejanya dan dunianya. Bebas menurut mau sendiri itu bukan bebas/ merdeka yang se-sungguhnya, tetapi bebas tanpa malu menuruti kemauan sendiri, itu justru hamba setan yang sangat terikat, mi-salnya: Rokok. Bebas? Sangat terikat! Diperhambakan oleh yang sia2 dengan luar biasa! Orang lama tidak merasa, sebab ia “dibius” Yoh 3:19. Orang yang lahir baru sangat merasa dan berteriak ingin lepas Rom 7:18-24 dan sungguh indah, ada kelepasan yang sempurna dalamnya Yoh 8:36.

Siapa yang berontak melawan Allah, mau memerintah menurut mau-nya sendiri, ialah hamba dosa dan membuat semua menjadi kacau dan tak tahan. Tapi siapa yang sungguh2 mau menjadi hamba Allah yang taat, ia akan menemukan hidup yang bebas di dalam Kristus dan penuh kesukaan yang sungguh. Ini kunci hidup Kristen yang cemerlang. Siapa yang sungguh2 mau hidup bagi Kristus habis2an, men-jadi hamba Kristus sampai mati, ia akan sungguh2 menikmati hidup yang heran di dalam Kristus. Harus sadar sungguh2 bahwa kita adalah hamba Allah, harus tahu kehendak Tuhan dan harus taat dalam segala segi hidup kita total 1Kor 10:31, maka pasti hidup ini berubah dengan heran sesuai dengan janji Tu-han. Bukan menurut manusia, golong-an, peraturan dll, tetapi menurut Fir-man Tuhan (sebab itu mutlak perlu tumbuh dalam pengertian2 Firman Tu-han yang sudah kita peroleh dari Tuhan Mat 13:23). Mati hidup semua untuk Tuhan Rom 14:8. Memang harus me-nyangkal diri dan pikul salib Luk 9:23, Mat 10:39). Mati hidup semua untuk Tuhan Rom 14:8; tetapi ini bukan hidup celaka, justru ini hidup yang luar biasa. Daniel, Ibrahim, Paulus, Petrus dsb me-nyerah sepenuh, dan hidupnya tak ada taranya dalam keindahan, kesukaan, sukses, berkat dsb. Jangan menjadi hamba (orang Kristen) yang berontak, mau hidup dan berbuat menurut mau sendiri, nanti semua kacau dan tak tahan, tetapi taat sekalipun dengan pengorbanan apapun seperti Daniel, justru lubang singa menjadi peng-alaman heran dan seterusnya dalam rencana Allah yang indah.

AMS 30:22B. II. APABILA ORANG BODOH PENUH DENGAN MAKANAN.

Bodoh, menurut definisinya Allah, bukan menurut manusia! Ams 1:22. Inilah orang yang benci dan tak suka pengetahuan tentang Allah Hos 4:1,6. Orang yang tidak mengenal kebenaran Firman Tuhan, sekalipun secara dunia ia pintar, itu orang bodoh di hadapan Tuhan. Jangan memakai definisi dunia dalam Gereja, nanti kacau. Orang pintar dalam dunia tak bertobat, tak mengerti kebenaran2 Firman Tuhan, itu sangat dungu di hadapan Tuhan.

Makanan di sini adalah makanan orang bodoh, yaitu makanan duniawi, makanan Babil. Orang2 beriman meno-laknya Dan 1:8. Orang bodoh tidak da-pat membedakan makanan duniawi dan rohani, bahkan mereka lebih suka makanan duniawi dan tak tahu apa akibatnya. Manusia itu roh. Selain tu-buh, rohnya perlu makan. Orang yang lapar tidak tahan, ia akan mencari apa saja untuk dimakan. Begitu kalau roh-nya lapar. Makanan yang betul untuk roh manusia adalah Firman Tuhan, yaitu perkataan Allah Mat 4:4, ini akan betul2 mengenyangkan, menumbuh-kan dan menyelamatkan manusia. Te-tapi orang bodoh tidak dapat membe-dakan antara makanan yang sungguh dan racun. Dunia memberi macam2 bacaan, hiburan dan kesenangan palsu. Ini yang membuat manusia kacau dan tak tahan, sebab mereka makan ma-kanan jiwa yang beracun, mematikan. Orang yang hidup se-mata2 mencari senang, tak akan tahan hidup dengan segala makanan kesenangan duniawi dan hidupnya seperti mati 1Tim 5:6. Orang bodoh memenuhi dirinya de-ngan makanan dunia, Babil, akan kacau hidupnya, rumah tangganya dan selu-ruh dunianya. Selain itu, Firman Tuhan juga tertahan dan tertutup baginya Ams 27:7, Luk 5:39 sehingga tiada obatnya, lekas binasa. Seperti murid2 Elisa yang bodoh, makan buah hantal dan keracunan. 2Raj 4:40. Tetapi orang yang mengisi hatinya dengan Firman Tuhan, sehingga kenyang, akan hidup dengan stabil dan tenang. Carilah kepuasan jiwa dalam Firman Tuhan, itu makanan rohani yang sehat dan betul Mat 4:4, Yoh 6:55. Jangan menge-nyangkan jiwa dengan perkara2 dunia, hidup akan kacau, tiada sejahtera dan tak tahan dalam kesucian, terus tum-buh dalam dosa sampai meledak dalam dosa dan kebinasaan iman Rom 6:23. Firman Tuhan harus menjadi kepuasan kita Maz 119:92,103, Yer 15:16. Cari rahasia2 Firman Tuhan yang baru, seli-diki, gali. Rahasia2 Firman Tuhan itu be-gitu limpah, sangat kaya dan dalam dan penuh kemuliaan Allah. Rahasia Allah yang dalam2 itu tidak ruwet, tetapi gamblang bagi mata yang celik. Siapa yang sudah sampai pada perkara2 Allah yang dalam oleh Roh Kudus dan Fir-manNya (1Kor 2:10) tidak akan mudah tertipu segala keindahan dan kelezatan dunia ini. Jangan menjadi orang bodoh yang mengenyangkan dirinya dengan perkara yang sia2 dan racun yang lezat Ul 32:32,33. Orang yang bijak penuh dengan makanan rohani, sangat indah. Dalam pandangan orang bodoh orang2 beriman itu seperti Lazarus Luk 16:19-21. Begitu miskin dan kosong dari ma-kanan dunia, begitu terbatas dan terla-rang, hanya remah2 orang kaya yang dimakannya (tidak semua makan orang kaya yang dimakannya!), se-olah2 orang dunia ini bisa makan semua kesukaan dosa yang nikmat, tetapi orang beriman hanya makan yang suci, kadang2 yang netral saja.Se-olah2 sa-ngat menderita, tetapi inilah hidup yang dijadikan pola yang indah oleh Tuhan, dagingnya menderita, rusak, mau mati, tetapi rohnya kaya, gemuk, damai, limpah dengan perkara2 yang indah2. Memang daging harus mati, maka rohnya akan hidup Rom 8:13-14, Gal 5:16-17. Orang2 beriman sekalipun kaya, pintar, berkedudukan, mempu-nyai macam2 kesempatan, tetapi hi-dupnya dimatikan dari semua kesukaan dunia yang berdosa seperti Lazarus. Ini yang betul dan indah, tidak akan kacau, tetapi sejahtera dan tumbuh mulia.

 

AMS 30:23A. III. APABILA PEREMPUAN HINA BERLAKI.

Perempuan ~ Gereja, orang2 beriman di hadapan Allah. Kita sedang dipertu-nangkan secara rohani kepada Tuhan Yesus 2Kor 11:2 dan satu kali kelak yang setiawan dan hidup suci akan masuk dalam pesta kawin Anak domba Allah Wah 19:7.

Perempuan hina, ini perempuan yang tak setia kepada tunangannya atau suaminya. Secara hurufiah ini orang yang jelek, kalau toh menikah dan tidak bertobat, ia merusak hidup suaminya, dalam bidang rohani meng-hancurkan semua talenta dari Tuhan. Ingat seperti Izebel, Atalia, Herodiah dsb. Secara rohani, perempuan yang hi-na, inilah orang2 yang tidak setia, main2 dengan laki2 lainnya. Setia itu perlu pengorbanan karenakasih yang sungguh. Demas, Yudas, Himenius dll, itulah perempuan yang hina. Kalau hati kita ingin kemuliaan dunia itu berzina dengan dunia ini Yak 4:4. Yesus, itu berarti tak setia, seperti istri melihat laki2 lain yang lebih kaya dan kecewa akan suaminya! Tidak setia. Mencari harta, kemuliaan, ketenaran, kedudu-kan dalam dunia, dan mengecilkan Tuhan, inilah perempuan hina dan ber-zina dengan dunia ini. Perempuan se-perti ini (jasmani dan rohani) akan membuat rumah tangganya kacau, hidup nikahnya kacau dan tak tahan lagi hidup baik2. Ibrahim setia kepada “kekasihnya”, dan ia tinggalkan Urkas-dim dan Haran dengan iman. Musa setia kepada “kekasihnya” sampai mati. Juga Daniel, Yusuf, Daud, sekalipun ini semua berarti pengorbanan dan an-caman. Tetapi “perempuan” yang setia itu 2Kor 11:3 akan sejahtera, serta makin dalam di dalam rahasia iman dengan kekasihnya 1Tim 3:9 sehingga ia makin disucikan Ef 5:26-27, terhias, siap, menyambut Pengantin Laki2 dari Surga.

Perempuan yang hina yang tak setia, akhirnya akan lari dari “Tunang-annya” dan kawin dengan laki2 lain. Berapa banyak orang beriman yang menyerahkan seluruh hidupnya untuk uang, untuk kedudukan, untuk ijazah, untuk kemuliaan dunia dan putus hu-bungan dengan Kristus. Seluruh hatinya sudah ditempati laki2 lain yang dikejar-nya siang dan malam. tak ada lagi perhatian bagi perkara rohani, bagi pe-kerjaan Tuhan, tidak lagi peduli hu-kum2 Tuhan, kesucian Tuhan, asal da-pat laki2 lain itu Hos 3:1-2. Kasih Allah begitu besar sehingga masih mau me-manggil kembali “perempuan jalang” ini (seperti Hosea), tetapi kalau perem-puan hina itu menolak, dan waktunya habis, ia terpisah dengan Allah untuk kekal 2Tes 1:9. Orang2 yang berlakikan “laki2” lain, ialah yang membuat hidup rumah tangganya dan Gereja di mana ia “bertugas” menjadi kacau. Tetapi orang2 yang suci, itu sangat bergairah dalam Gereja, mereka sungguh2 mem-perhambakan dirinya itu membuat tu-buh Kristus damai, bahagia dan mulia.

AMS 30:23B. IV. HAMBA PEREMPUAN YANG MENDESAK.

(= MERAMPAS) KEDUDUKAN ENCIKNYA.

Seperti Hagar, hamba Sarah Kej 16:4,8,9 seharusnya hamba2 ini me-nengadah pada tangan tuannya, me-nunggu kemurahan tuannya Maz 123:2. Hamba ini bukan pewaris, Sarah yang akan menjadi pewaris yang sah. Hagar ~ orang Kristen Halaman, kanak2 Gal 4:1 yang tidak akan menjadi se-waris dengan Kristus. Kalau orang2 Ha-laman ini masih setia sampai terakhir, mereka akan selamat seperti menerusi api 1Kor 3:15. Hagar mendesak Sarah, Gereja yang akan duduk sewaris de-ngan Kristus, duduk memerintah ber-sama2 Kristus Wah 3:21. Pengolahan Gereja yang sempurna bukan saja dari luar, tapi juga dari dalam dan seringkali ini lebih berat. Kristen duniawi, yang hanya ingin ramai2, mencari macam2 variasi dunia, merindukan macam2 ke-muliaan dunia, kebenaran yang encer tercampur dunia. Waktu Gereja masih muda tidak terlalu terasa Mat 13:26. Tetapi orang2 sudah tumbuh makin tinggi dalam kesucian, akan sangat merasa desakan orang2 Kristen yang duniawi ini, (Hagar2), lebih2 kalau mereka sukses dan menonjol. Pada ak-hirnya akan ada pemisahan yang dras-tis Luk 17:34-37. Tetapi campuran Kris-ten Halaman dan Ruangan suci ini baik untuk pelayanan (yang rohani melayani yang duniawi) dan ini menjadi peng-olahan (kasih, sabar, kesucian, pen-dirian dsb diolah dalam problem2 yang diciptakan olehHagar2 ini). Hagar akan membuat semua menjadi kacau. Perlu diperhatikan bahwa:

  1. Jangan menilai secara permanen, ja-ngan menghakimi, menghukum Rom 14:4, Mat 7:3. Tugas kita menjadi pela-yan dan saudara & tabib, bukan hakim.
  2. Kita perlu mempunyai pendirian yang teguh dan pengertian yang jelas, sebab makin lama makin ada perbe-daan pengertian, penyucian yang ma-kin besar, meskipun dalam satu rumah (tubuh Kristus). Jangan ikut2 dengan aliran halaman, harus berani menyalah-kan Hagar Ef 5:11, Mat 16:23.
  3. Akan ada pemisahan oleh Tuhan (ja-ngan oleh kita) supaya yang setia dan yang tumbuh akan makin yata 1Kor 11:19. Jangan meng-golong2kan sen-diri, tetapi kita perlu mengerti ini su-paya jangan terpengaruh, tetapi terus tumbuh. Orang2 ini akan rela mengor-bankan apa saja, bahkan habis dimakan oleh gairah akan Rumah Tuhan, tubuh Kristus, yang sempurna Yoh 2:17. Jangan kecewa karena ada orang2 yang tidak mau naik lebih lanjut. Yusak dan Kaleb harus mempunyai pendirian ter-hadap 10 pengintai lain, bahkan sering mereka ditekan oleh “Hagar2” ini. Yang membuat perbedaan yang jelas ialah Tirai. Orang2 ini rela mengalami pero-bekan Tirai, mengalami kurban apapun untuk masuk dalam Ruangan Maha Suci, penuh penyerahan dan ketaatan, sekalipun sendirian.
  4. Akan ada sebagian orang beriman yang ingin sungguh2 berjalan dengan Allah Wah 3:4 dan hanya Elisa yang te-kun menemani Elia. Biasanya ada 2 golongan besar. Kristen Halaman dan Kristen Ruangan Suci (hidup suci), te-tapi pada akhir zaman ini (seperti Wah 22:11) semua pihak akan digoncang-kan. Golongan yang tetap dipimpin Roh itu ingin makin tumbuh sampai sem-purna Mat 17:1; tetapi golongan yang terpengaruh oleh dunia ini (juga oleh Kristen Ruangan Suci yang terpengaruh seperti Yudas dan Gehazi) akan me-nuruti “Hagar” yang mau mendesak en-ciknya/ nyonyanya). Tuhan Yesus tidak mengambil semua murid2 naik gunung (dengan perhitungan bukankah ini lebih berfaedah, sebab lebih banyak saksi?), tetapi Tuhan lihat tingkat2 yang dicapai murid2 itu berbeda. Hagar se-lalu membuat kacau sehingga banyak (dunia) tak tahan, tetapi jangan kita mau didesak untuk kembali ke Ha-laman, tetapi maju terus masuk Ka-naan, tidak kompromi / membenarkan 10 pengintai yang mau kembali ke Mesir. Belajar tumbuh ke dalam ting-katan yang lebih tinggi, itu lebih indah, lebih mulia. Berjalan dalam Roh, tum-buh dalam pengertian Firman Tuhan, tumbuh dalam bukit kesucian Tuhan, sampai satu kali kita masuk dalam pes-ta Kawin Anak Domba sebagai mem-pelai Kristus yang sempurna.