M4114 – Wahyu 22:11. Menghadapi 2 Puncak Yang Akan Jadi


NUBUATAN FIRMAN TUHAN.

Sudah dinubuatkan Firman Tuhan bah-wa pada hari2 yang terakhir, semua akan  tumbuh sampai puncaknya, dige-napkan sesuai dengan rencana pena-matan Allah dan iblis. Tetapi Tuhan juga tahu lebih dahulu arah dan akhir dari rencana pemberontakan iblis.

Hal ini diberitahu lebih dahulu pada GerejaNya Mat 24:25, Amos 3:7supaya bisa bersedia baik2 seperti yang ber-ulang2 sudah dikatakan dalam Firman Tuhan Mat 24:42,44; 25:13.

(M70-D = Minggu ke-70 Daniel).

 

APA YANG DINUBUATKAN FIRMAN TUHAN?

  1. Ada 2 puncak.

Pada akhir zaman dosa dan kejahatan akan meningkat sampai puncak2nya, tetapi juga orang2 suci dan pekerjaan Allah! Keduanya akan sampai di pun-cak2nya Wah 22:11.

Jumlah dan tingkat dosa dan keja-hatan orang2 berdosa akan meningkat sesuai dengan batas yang ditentukan Tuhan; kalau sudah melebihi batas, akan dipotong orangnya oleh Tuhan, baik secara pribadi, maupun secara bersama dihukum semuanya ber-sa-ma2, seperti zaman Nuh, Sodom, Go-mora, Niniwe dll. Batas tingkat dosa dan kejahatan itu diizinkan naik bukan sembarangan atau ngawur, tetapi se-suai dengan rencana Allah. Jumlah orangnya dan tingkat kejahatan akan makin meningkat sesuai dengan batas yang diizinkan Tuhan, lebih2 pada akhir rencana Allah dan iblis akan menjadi  sempurna, yaitu dalam waktu M70-D (perhatikan Luk 17:26,29-30).

Pada akhir zaman Gereja juga akan masuk dalam tingkat sempurna, Gereja dan semua orang2 yang bersedia dan terus tumbuh akan menjadi sangat mu-lia dan terus meningkat sampai tinggi, menjadi gunung kemuliaan Allah, bah-kan jadi ajaib Wah 12:1.

Jadi ada dua puncak, tetapi Gereja tetap menang. Iblis, Antikris dan orang2 jahat meskipun begitu dahsyat, akan tetap kalah. Baru sesudah peng-angkatan, iblis dan Antikris akan me-nang mutlak di seluruh dunia dan Ge-reja yang tertinggal akan dikalahkan dan habis total.

  1. Batas2 yang dahsyat ini berbeda un-tuk setiap waktu, seperti yang kita li-hat dalam Alkitab dan dalam dunia sekarang.
  2. Sebelum M70-D, tingkat kejahatan relatif rendah, tidak bisa meningkat ber-lebih2, apalagi ber-sama2 global, hanya lokal; Bisa naik di satu tempat lebih tinggi dari tempat yang lain, seperti air yang akan mendidih, gelem-bung panas (di dasar panci yang akan mendidih) tidak sama di semua tempat, hanya lokal, tidak global.
  3. Kalau sudah dekat M70-D, akan ada makin banyak orang berdosa dan tingkat kejahatannya makin tinggi. Ini juga jadi tanda bagi kita, meskipun tan-da ini relatif, sebab ukuran kejahatan-nya (seperti iblis) itu sulit dihitung, te-tapi pasti makin banyak dan meningkat dimana2.
  4. Kalau sudah masuk M70-D, semua meningkat sampai puncak2nya, jumlah orang dan tingkatnya, baik yang suci dan yang jahat.
  5. Lebih dekat waktunya, lebih tinggi batasnya. Kalau ternyata batas keja-hatan itu lebih tinggi dari yang kita sangkakan atau harapkan, itu berarti hari kedatangan Tuhan itu sudah lebih dekat dari yang kita kira. Jangan bi-ngung, takut atau panik, sebab semua itu sudah direncanakan Tuhan dengan teliti dan Tuhan sudah mengatakannya lebih dahulu pada kita Mat 24:25. Kita tidak tahu sampai di mana batas itu dinaikkan Tuhan, tetapi yang penting bersedialah, sehingga kita bisa tahan, terus tumbuh dalam rencana Allah, baik waktu masih jauh (batasnya ren-dah) atau tiba2 masuk dalam M70-D (batasnya sampai di puncak), tidak jadi masalah bagi orang yang sudah berse-dia, yang terus dipimpin Roh dalam rencana Allah.

III. SAMPAI DIMANA KITA SEKARANG?

  1. Kita tidak (belum) tahu. Tetapi su-dah nyata bahwa dosa dan kesucian sama2 meningkat, meskipun tidak sa-ma di mana2. Kalau sudah masuk M70-D, keduanya akan sama2 memuncak.

Bagaimana sikap kita? Kita harus ber-jaga2 sekarang dan tumbuh dalam jalur yg betul, sebab kalau terlambat, sudah masuk M70-D, sulit (atau tidak bisa) berubah atau pindah jalur 1Pet 4:18.

  1. Gunung maut dan gunung kemu-liaan. Peningkatan sampai puncaknya itu biasanya seperti gunung atau keru-cut. Yang jahat tambah jahat, dalam segala macam dosa dan kenajisan, se-gala kejahatan dan kekejamannya, sampai pembunuhan yang keji2, dan di puncaknya berdirilah Antikris, yaitu orang2 yang sama seperti iblis, sem-purna dalam dosa. Tentu ada banyak orang yang sempurna dalam dosa, isti-mewa dalam zaman Antikris (sesudah pengangkatan), jumlahnya tidak dise-butkan, tetapi ada 4 kepala yang me-ngepalai, yangdisebut dalam Dan 7.

Begitu juga Gereja akan bertumbuh dalam kesucian, dalam tabiat baru yg penuh kasih dan kemurahan, tetapi ju-ga penuh hikmat dan kuasa Allah yang limpah. Puncaknya adalah 144.000 orang sempurna dan sejumlah umat Tuhan yg tidak mati (+ 3/4 milyard) dan ikut pengangkatan dari seluruh dunia (sisanya tertinggal (2,5 milyard?) dise-rahkan dan masuk dalam tangan Antikris.

DALAM M70-D.

  1. Masa hukuman Rumah Allah.

Waktu itu Gereja akan masuk dalam masa hukuman rumah Allah 1Pet 4:17, yaitu masa ujian akhir Wah 3:10, bap-tisan api, dimana api yang dilemparkan Tuhan (sesuai dengan rencana Allah) sudah menyala dan rata di seluruh du-nia Luk 24:49-50. Ini saatnya baptisan api; bagi Putra manusia Yesus itulah Golgota, sampai Ia lulus dan tugasNya genap. Bagi kita, dosa dan kejahatan yang luar biasa akan sampai pada pun-cak2nya, dan itu juga menjadi ujian se-perti Golgota bagi kita, yaitu baptisan api, ujian akhir Mat 13:11. (Ada bap-tisan air, baptisan Roh dan baptisan api [api itu ujian 1Pet 1:7] dan dibaptis [= dicelup] berarti semua segi hidup kita akan mengalami ujian, dicelup, ha-bis2an dalam api ujian. Tetapi Gereja akhir zaman yang bersedia tetap lulus dan menang, yaitu yang sudah bersedia itu sudah siap dengan perlengkapan ilahi yang sempurna! (Ingat ada gunung maut, tetapi juga gunung kemuliaan Wah 12:1), sebab itu semua yang ber-sedia akan lulus dan tidak ada yang mati, tetapi siap untuk ikut dalam pengangkatan (1551).

  1. Kemenangan Gereja Tuhan adalah hasil dari:
  2. Orang2 yang bersedia dan tumbuh di jalur yang betulsejak sekarang, dalam ril Allah, tum-buh dalam kesucian.
  3. Ini adalah akibat dari polarisasi Wah 22:11, dimana yang suci terus tumbuh makin suci, tetapi yang dosa terus tum-buh makin jahat, sehingga perbedaan-nya antara yang suci dan dosa menjadi begitu besar, sehingga sulit atau tidak bisa berpindah.Kalau sekarang saja, be-danya masih sedikit untuk bertobat dari dosa kepada kesucian sudah sulit atau tidak mau, lebih2 kalau bedanya sudah terlalu besar dan tidak bisa diseb’rangi lagi.
  4. Hukum dalam Gereja sangat tertib.

Ini berlaku dalam M70-D, setiap dosa dihukum keras 2Kor 10:6. Sebab itu masa ini disebut masa hukuman rumah Allah yaitu bagi orang2 beriman yang tidak mau bertobat, tetapi ikut dalam dosa yang meningkat begitu hebat. Sesudah ini baru datang masa hu-kuman dunia 1Kor 11:32.

Siapa dalam rumah Tuhan yang kena hukuman?

  1. Orang beriman yang plin-plan, suam, mendua, main2, tidak sungguh2, tetap bayi dan kanak2, akan keserempet, se-olah2 kena sedikit saja, tetapi jatuh dalam jurang dosa yang dalam, sebab tidak sungguh2 mau lepas dari dosa. Ini orang2 yang tidak punya pendirian, ragu2, tidak percaya, suam, mendua dan ikut2an akan “kese-rempet” sebab lalai, sebab tidak mau ambil keputusan yang sungguh2 lalu jatuh, diludahkan Tuhan keluar, di-buang, ditolak Wah 3:16. Sekalipun hanya suam, dibuang Tuhan.
  2. Yang keras hati dalam dosa, apalagi sengaja memilih dosa, akan hanyut dan bergembira-ria dalam tsunami dosa un-tuk permulaan, lalu terikat dan terseret sampai hancur dan binasa dalam dosa. Orang2 ini sebagian akan mati dalam dosa.
  3. Orang2 yang tertinggal. Tetapi yang “kemudian hari masih mau bertobat” (Tuhan tahu lebih dahulu, biasanya ma-sih ada kemurahan Tuhan 2Pet 3:9, se-hingga “dipelihara Tuhan” (tidak sam-pai mati), mendapat kemurahan atau kesempatan terakhir, yaitu dengan ma-suk dalam zaman Antikris dan dianiaya sampai mati 1Kor 5:5 oleh orang2 yang sangat kejam seperti iblis Mat 24:21. Sebab itu sekarang kita harus bersedia dan bertumbuh dalam jalur yang betul (dalam kesucian bukan dalam dosa, dalam kasih bukan dalambenci, penuh hikmat bukan bodoh, penuh kuasa), sehingga tidak jatuh, tetapi lulus dalam ujian akhir atau baptisan api, yaitu dicelup dalam api ujian akhir.

PUNCAK DOSA DAN KEJAHATAN YANG DAHSYAT.

Seringkali malapetaka, kejahatan yang sadis, macam2 perbuatan yang keji, teror, apalagi be-runtun2, ber-ulang2, bisa membuat orang yang mendengar dan melihat jadi takut, gelisah, loyo, kecil hati, dan putus asa, sehingga bisa bereaksi salah, panik, bingung, kacau, lari dsb. Bagaimana kalau itu terjadi pada kita atau di tempat kita, sulit dibayangkan. Beberapa orang menjadi takut, bingung, tidak tahu apa yang harus diperbuat dan jadi putus asa.

Lalu apa yang harus kita perbuat? Kita harus tahu langkah2 apa yang harus kita buat waktu mendengar, me-lihat apalagi mengalami hal2 yang me-matikan yang sudah terjadi di mana2, rasa2nya tidak pernah berhenti, justru tinggal tunggu waktunya tiba2 terjadi tanpa bisa disangkakan!

Apakah Tuhan tahu, mengapa Ia mengizinkan? Beberapa orang hatinya gundah, susah dan loyo, sehingga imannya menjadi lemah dan putus asa!

Apa yang harus kita lakukan?

  1. Jangan hanya melihat gunung maut yang dahsyat dan mengerikan itu. Me-mang, melihat saja bisa ngeri, takut, putus asa dan mati Luk 21:26. Lihatlah gunung kemuliaan yang ajaib Wah 12:1. Ini ada dalam rencana Allah, di-janjikan. Kita harus bisa melihat gu-nung kemuliaan dengan iman dan pe-ngertian, sehingga punya pengharapan dan iman untuk menghadapinya. Orang2 beriman yang bersedia dalam jalur yang betul (jalan kesucian, limpah dengan 7 KPR) akan dilindungi dengan mutlak sehingga tidak akan mati 1551.
  2. Lepas dari semua bahaya, sekalipun dibaptiskan (dicelup di dalamnya) tidak akan menyebabkan kematian, selalu lolos.
  3. Semua penyakit, cacat sembuh. Umur yang jatahnya habis waktu ma-suk M70-D akan ditambah, sebab tidak akan mati.

Dalam zaman hujan Awal saja, Pe-trus, Paulus dll yang sudah dicelup dalam kematian bisa lepas (Kis 10,16). Apalagi kita dalam  hujan Akhir dimana seluruh janji2 Allah dengan kuasa dan kemuliaanNya akan dinyatakan se-pe-nuh2nya, sehingga Gereja jadi ajaib oleh kuasa Allah. Ada sukacita yang besar sebab Gereja dalam saat ini mengalami Surga di bumi dalam tubuh nafsani ini.

Semua musuh dikalahkan. Sekalipun mengancam dan hendak membinasa-kan akan dikalahkan mutlak. Meskipun orang2 jahat ini luar biasa, jahat, kejam dan semaunya sendiri, tetapi mereka semua tetap dalam tangan Tuhan. Tu-han tahu lebih dahulu dengan tepat apa yang akan mereka perbuat dan Tu-han sanggup mengubah hati, pikiran, perbuatannya sekehendak Tuhan Ams 21:1, bahkan mati hidupnya tetap di-tentukan Tuhan, juga naik turunnya 1Sam 2:6-8.

Juga Tuhan yang mengangkat dan mengatur seluruh pemerintah di dunia, sampai zaman Antikrispun diakhiri te-pat sesudah 1260 hari. Ada banyak contoh yang lain, misalnya tampaknya Yusuf-Maria tunduk pada perintah kaisar Augustus Luk 2:1, tetapi ternyata Tuhanlah yang menggerakkan hati dan kehendak raja August untuk membuat sensus, sehingga Yusuf-Maria waktu melahirkan ada di Betlehem sesuai de-ngan rencana Allah, masuk tangisan di Rama karena kekejaman Herodes, itu juga sudah dinubuatkan Tuhan dari da-hulu dan dilakukan Herodes dalam amarah, benci dan jemawanya, namun semua itu sudah diatur Allah, luar biasa Mat 2:16-18, Yez 31:15. Seluruh dunia nyata dan yang tidak nyata ada dalam tangan Allah yang Mahakuasa.

  1. Rencana Allah tidak pernah gagal. Allah Mahakuasa dan Mahatahu Luk 1:37, Ay 42:2.
  2. Waktunya akan dipercepat Mat 24:22.
  3. Tetap ada yang jadi korban dan mati, yaitu orang beriman yang di tengah2 (mendua) akan keserempet atau ikut hanyut dalam arus dosa dan kejahatan yang meningkat (Wah 22:11), mereka akan mati dengan dahsyat, apalagi orang2 berdosa, bergelimpang di kiri-kanan. Ini pemandangan yang menge-rikan dan sangat menakutkan. Tetapi janji Allah yang mutlak (1551) akan me-lepaskan kita, sekalipun hal2 yang dah-syat itu ada di tempat kita, ada di kiri-kanan kita Maz 91:7, sebab kita ada da-lam tempat rahasia dari Tuhan (dalam Ruangan Suci, dalam M70-D), yaitu hi-dup tanpa mati dari Tuhan, ini rahasia untuk orang2 yang tinggal dalam Kris-tus Maz 91:1, 1Kor 15:51! Jangan ha-nya melihat gunung maut yang dahsyat itu, tetapi lihat, tinggal dantumbuhlah dalam gunung kemuliaan Allah yang heran itu!
  4. Hidup dipimpin Roh. Dengan cara ini kita ada dalam ril Allah, dalam rencana penamatanNya dan terus tumbuh, te-rus naik ke arah puncak gunung kemu-liaan Allah. Dalam M70-D ini adalah golongan orang yang tidak akan mati, sebab akan ikut dalam pengangkatan, bahkan sebagian menjadi sempurna. Jangan pindah dari jalur yang betul, tetapi nikmatilah hidup indah dan terus meningkat dalam jalur yang betul ini (yang keluar dari jalur, akan makin sulit untuk kembali, sebab dosa dan kesu-cian makin jauh terpisah, sulit untuk menyeberangi apalagi kalau sudah mu-lai M70-D (1Pet 4:18, orang benar se-perti Lot yang mula2 mendua lalu un-dur, tidak bisa selamat lagi).
  5. Sungguh2 bersedia mulai sekarang dalam kesucian, kasih, dipimpin Roh dalam kelimpahan hikmat dan kuasa Allah; ini tanda2 dari jalur yang betul, yang sekarang ini sudah harus jadi tempat kita bertumbuh, bukan besok2, akan makin sulit dan terlambat!

Kalau hal2 ini kita lakukan mulai se-karang (Ibr 3:15), maka kita tidak akan takut, loyo, putus asa bahkan mati (Luk 21:26). Kita akan selalu dipimpin sejah-tera Allah yang melebihi akal dan ada sukacita yang tidak bisa hilang seka-lipun oleh ancaman dahsyat dari gu-nung maut Mrk 22:11, Yoh 16:22, apa-lagi kalau kita bisa melihat rencana Allah yang gilang-gemilang, Gereja menjadi ajaib, mengalami zaman ke-emasan Gereja dan terus tumbuh sampai sempurna.

Jangan mendua atau plin-plan, apa-lagi coba2 dengan sengaja incip2 kesu-kaan dosa sekalipun hanya sedikit, te-tapi itu membuat celaka, langsung ter-seret dan meningkat dalam dosa dan kejahatan. Tetapi orang yang dipimpin Roh dalam M70-D, bahkan dalam 70-80 tahun sebelumnya (bisa termasuk ter-golong golongan Kristus II (Kristus I Mat 13:17, Luk 10:24) dari generasi akhir zaman (yaitu orang2 yang masih hidup pada waktu pengangkatan) juga masuk dalam golongan 1551 (tidak akan mati) yang ajaib itu. Orang2 ini akan mudah mengalahkan ketakutan dan tetap da-lam sejahtera dan sukacita dari Tuhan yang bukan saja tidak bisa habis, tetapi meningkat sampai puncaknya dalam zaman keemasan Gereja.

KESIMPULAN.

Kalau bisa melihat gunung kemuliaan Allah, yaitu rencana Allah terakhir untuk menamatkan GerejaNya, maka meskipun kita melihat gunung maut dari pertumbuhan dosa yang dahsyat, kita bisa mengatasi ketakutan kita. Kalau kita bisa mengerti dan percaya akan rencana Allah yang mulia itu kita tidak akan takut, loyo atau putus asa, tetapi justru bersukacita sebab meng-alami zaman keemasan Gereja yang begitu indah. Tetapi jangan lupa tugas dan kewajiban kita baik sebagai warga negara dunia dan warga negara Surga tidak boleh diabaikan.

Hati2 dengan hoax dan arus dosa yang dahsyat dan yang licin, licik, ja-ngan sampai tertipu, sehingga terseret keluar dari jalan kesucian Allah, dari jalur yang betul, tetapi tetap dalam Tu-han, dalam kesucian dan kasihNya, dengan hikmat dan kuasaNya, terus tumbuh dalam rencanaNya yang mulia dan ajaib. Jangan lupa, rencana Allah pasti jadi. Kalau seorang tidak mau ikut dalam rencana Allah, Tuhan akan mengambil orang lain yang mau, untuk menggantikan tempatnya, sebab jum-lah orang dalam rencana Allah pasti di-genapi, yaitu 3 Angka kedatangan Tu-han Mat 21:43, Kis 1:20, Wah 3:11. Sebab itu setia dan tumbuhlah mulai sekarang dalam jalur yang betul, terus, terus sampai hari2 yang indah dan mulia itu.

 

Nyanyian: Beracha no. 645

Tak usah kau takut