M4113 – Roma 13:1-7. Warga Negara Dunia Dan Surga

PENDAHULUAN.

Paulus mempunyai kewarganegaraan Roma Kis 22:28, tetapi juga warga ne-gara Surga Pil 3:20. Jadi ia mempunyai kewarganegaraan rohani dan jasmani (orang2 Parisi punya kewarganegaraan Neraka, sadar atau tidak Mat 23:15). Semua warga negara selalu mempunyai hak dan kewajiban yang harus ditaati. Begitu juga kita semua.

Kita harus menjadi warga negara yang baik, istimewa dalam Pemilu yang akan datang dan semua yang lain. Kita akan melihat beberapa prinsip2 yang perlu kita mengerti dan lakukan.

Dalam Wasiat Lama prinsipnya berbeda dengan Wasiat Baru, sebab Wasiat Lama itu bayangan, harus dibu-ka selubungnya, baru sesuai dengan Wasiat Baru 2Kor 3:14. Kita tidak boleh memegang hukum2 Wasiat Lama secara harfiah, misalnya peraturan2 ibadah, makanan, hukuman2 dalam Wasiat Lama semua harus dibuka selubungnya dahulu.

Rom 13:1-7 adalah dasar2 Alkitab yang kita pegang. Juga dalam Wasiat Lama ada beberapa pokok tentang pemerintah, tetapi kita harus membe-dakannya dengan ayat2 dalam Wasiat Baru sebab untuk mengerti arti2 dalam Wasiat Lama, selubungnya harus di-buka lebih dahulu 2Kor 3:14, misalnya dalam Wasiat Lama ada cara2 yang justru dalam Wasiat Baru tidak boleh. Tuhan memberi contoh dalam Mat 5, bahwa kita harus memegang Wasiat Lama bukan arti harfiahnya, tetapi arti rohaninya. Misalnya Mat 5:43-48. Nyata sekali bedanya, sebab orang2 Wasiat Baru sudah mengalami pene-busan oleh darah Yesus dan dipenuhi, dipimpin oleh Roh Kudus serta kita mempunyai pegangan Firman Tuhan yang sudah lengkap. Sebab itu jangan memegang peraturan2 dalam Wasiat Lama secara langsung, tetapi dibuka selubungnya dan temukan artinya dalam Wasiat Baru seperti rumus penafsiran sbb: WL – selubung = WB.

PEMERINTAH DI DUNIA.

Ternyata Allah ikut campur dalam pemerintahan di dunia. Semua ada dalam tangan Allah sekalipun tampak-nya semua pemerintahan dunia ini se-olah2 berjalan sendiri2. Memang ada ber-macam2 bentuk negara/ kerajaan di dunia, tetapi semua ada dalam tangan Allah. Juga negeri2 yang tidak mau mengakui adanya Allah, tetapi Tuhan Allah tetap ada di atas se-muanya. Tentu Tuhan menghendaki supaya mereka mengatur negerinya masing2 dengan baik. Kita melihat di mana2 saja Tuhan ikut campur tangan. Misalnya dengan  Mesir (Firaun), negri2 di Kanaan, Nebukadnezar di Babil, juga Berlsyasar dan Darius. Bahkan Tuhan bicara dengan mimpi2 pada mereka, dan melaksanakan apa yang sudah dikatakan itu. Misalnya dengan Firaun Tuhan menyatakan 7 tahun masa kelimpahan dan 7 tahun masa kela-paran di Mesir. Dengan Nebukadnezar dll. Juga dalam Wasiat Baru pada pemerintah Romawi pada waktu Juru Selamat dilahirkan; bagi orang2 Ro-mawi, Putra manusia Yesus, kelahiran dan pelayananNya, tidak ada artinya, juga penyalibanNya, semua berlalu begitu saja, tetapi Allah di Surgaikut mengaturnya sesuai dengan rencana Allah yang besar dan kekal. Juga He-rodes dan banyak raja2 dan peme-rintahan yang lain dalam Wasiat Baru, sampai yang akan datang dalam Wah-yu, semua tetap ada dalam tangan Tuhan, apalagi pemerintahannya ter-akhir yang sangat melawan Allah, juga ditetapkan dan ditentukan waktunya oleh Tuhan, yaitu pemerintahan An-tikris. Sebab itu jangan takut, tetapi juga jangan tidak peduli. Kita harus memperhatikan supaya kita menjadi warga negara yang patuh, taat dalam hidup yang benar dan berguna bagi bangsa dan negara kita. Banyak pemerintah didukung oleh Tuhan Allah, bahkan menjadi hamba2 Allah untuk kebaikan Rom 12:4. Kita harus takluk dan taat hidup benar, bukan hanya sebab menurut hukum,tetapi juga karena perasaan hati atau hati nurani yang baik. Biasanya pemerintah di dunia mengambil patokan berdasar banyak golongan2 orang dalam negaranya, bukan berdasar Firman Tuhan dan kita juga harus memakai perasaan hati kita yang sudah ditera dengan Firman Tuhan untuk mengerti kehendak dan pikiranNya.

III. HAK2 DAN KEWAJIBAN SEBAGAI WARGA NEGARA YANG BAIK.

Masing2 kita sebagai warga negara harus hidup dengan benar, bertang-gungjawab dalam semua yang kita kerjakan sehingga ber-sama2 ikut membangun bangsa dan negara kita sesuai dengan bagian kita masing2, misalnya sebagai guru2 di sekolah, pe-gawai pada pemerintah atau swasta, maupun pekerjaan apapun juga, de-ngan taat akan peraturan2 yang ada dan memegang baik2 apa yang sudah ditetapkan, dengan perasaan hati atau hati nurani yang baik dan sesuai Firman Tuhan. Misalnya yang sekarang sudah ada, yaitu dasar2 dari negara kita yaitu UUD 1945, Pancasila, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika. Ini tidak ada dalam Alkitab, tetapi dengan perasaan hati yang baik, kita harus ikut serta mendukung keber-samaan kita dalam ber-bagai2 go-longan masyarakat. Di dalam dunia kita ada ber-sama2 menjadi satu bangsa dan negara. Kita tidak sendirian, kita ada ber-sama2 denganorang lain dalam hidup kita, dalam negeri kita ini. Jangan saling meniadakan sebab ada perbe-daan2 dalam hidup masing2, jangan mempemasalahkan, tetapi saling to-long menolong dan memperlengkapi sebagai bangsa dan negara Indonesia dengan memakai hati nurani yang baik dan sebagai orang beriman kita juga memakai Firman Tuhan dan pimpinan Roh Kudus supaya kita bisa menjadi berkat, dan membawa dampak yang baik bagi sekitar kita dan bagi seluruh bangsa dan negara kita.

Menjelang Pemilu yang akan datang yaitu saat yang penting yang me-nentukan bentuk dan nasib bangsa dan negara kita di hari2 yang akan datang, sebab itu sebagai umat beragama kita harus ikut serta untuk:

  1. Mendoakan pemerintah, bangsa dan negara kita

1Tim 2:1-2. Untuk apa? Supaya negara kita diberkati Tuhan jasmani dan rohani, istimewa dalam penentuan penting dalam Pemilu yang akan datang ini, supaya didapatkan peme-rintahan yang baik, berkenan pada Tuhan sehingga bangsa dan negara kita sungguh2 diberkati Tuhan. Tidak mu-dah memerintah dengan baik, dengan adil dan benar. Kita mohonkan pertolongan dari Tuhan, supaya yang terpilih adalah pemerintah yang terbaik dan kita akan terus memohonkan hik-mat dari Tuhan supaya seluruh bagian2 pemerintah, eksekutif, Legeslatif dan judikatif, semuanya, dari atas sampai ke bawah, bisa melaksanakan tugas dengan baik sesuai dengan kehendak dan rencana Allah yang Mahaadil dan Mahabesar dan Mahamurah, sehingga seluruh bangsa dan negara mendapat berkat dan keselamatan dari Tuhan. Lebih2 dalam menghadapi ber-macam2 kebutuhan, kesulitan dan gangguan2.

  1. Melakukan kewajiban kita. Jangan kita masa bodoh, diam, tidak ikut serta dalam menentukan pemerintah kita padahal itu kewajiban kita. Doa kita ber-sama2 pasti punya dampak yang besar, lebih2 menghadapi macam2 golongan yang ada dalam negeri kita. Di mana2 selalu ada orang2 yang baik dan yang tidak baik, yang tulus dan tidak tulus, yang wajar dan yang ekstrem. Dengan doa kepada Tuhan, pasti ada pertolongan, tetapi itu belum cukup. Kita juga harus berusaha sebagai Warga Negara yang baik dan bertanggungjawab kepada bangsa dan negera kita. Jangan hanya pasrah dan masa bodoh, tetapi kita harus berbuat apa yang wajib kita buat, yaitu ikut serta dalam Pemilu ini, jangan menjadi golput, atau jalan2 ke sana-sini dan tidak mengerjakan bagian kita masing2.

Misalnya untuk nafkah, kita tidak perlu kuatir sebab Tuhan sudah men-janjikan perkara2 yang besar seperti Mat 6:25-34. Tuhan menjanjikan kita lebih dari burung di udara dan bunga bakung di lembah, tetapi masing2 kita juga harus bekerja dengan betul untuk nafkah kita. Orang yang tidak bekerja tidak usah makan 2Tes 3;10. Jadi kita harus berusaha dengan segala kemam-puan kita se-baik2nya, se-bisa2nya dalam batas2 yang sesuai Firman Tuhan.

Begitu juga dalam Pemilu ini, masing2 kita berdoa dan memakai hak pilih kita masing2 dengan baik. Jangan masa bodoh dan tidak peduli atau golput. Semua harus memakai hak pilihnya dengan benar, tepat, se-baik2nya, lebih2 ini saat2 yang penting untuk menentukan nasib bangsa dan negara kita di masa2 yang akan datang. Kita harus datang di TPS, jangan berlibur ke sana-sini, itu tidak bertang-gungjawab, dan pilih yang baik sesuai dengan dasar2 negara kita yang sudah ditentukan, juga sesuai dengan hati nurani yang baik. Hati2 dengan hoaxyang merajalela di mana2. Pilih yang baik, minta pimpinan Tuhan, lebih2 kalau ada bukti2 yang nyata yang bisa dilihat dan dipegang sesuai dengan dasar2 negara kita yang sudah terbukti hampir 1 abad (74 tahun). Apalagi yang sudah ternyata baik dan membangun negeri kita dengan baik sekian lama. Tentu kita tidak memilih atau mendukung orang2 yang mem-berontak atau melawan hukum2 yang baik. Pakailah hati nurani yang baik dan tidak melawan hal2 yang benar di hadapan Tuhan.

  1. Ada ber-macam2 kemungkinan yang harus kita hadapi di hari2 yang akan datang. Tentu kita minta se-dapat2nya dari Tuhan, apa yang baik, yang aman, yang indah, yang akan datang, yang kedengaran baik (ada bukti2 yang nyata) dll, itulah yang kita pikirkan dan kita minta dari Tuhan Pil 4:8. Baik dalam pemilu yang akan datang, supaya boleh aman, tentram, adil, makmur, sejahtera sehingga kita boleh melakukan hidup ini dengan aman dan sejahtera dalam segala ibadah dan dengan hormat/ sopan 1Tim 2:2.

Kalau Minggu ke-70 Daniel sudah mulai, yaitu 3,5 tahun sebelum pengangkatan, maka kita tidak bisa menghindar dari segala keributan yang dahsyat di seluruh dunia, betul2 seperti mau kiamat. Ini namanya masa hukuman rumah Allah 1Pet 4:17 (yang mendahului masa hukuman dunia 1Kor 11:31-32 (3,5 tahun II). Dalam Minggu ke-70 Daniel itu dunia seperti air mendidih di mana2 di seluruh dunia, datang waktu yang amat sulit dan dahsyat 2Tim 3:1-5. Ini masa ujian akhir bagi seluruh dunia dan Gereja, yaitu masa baptisan api, yaitu apinya menyala di seluruh dunia sebelum kedatangan Tuhan Luk 12:49.

Kita harus bersedia sejak sekarang Mat 24:42,44, sebab kalau suam atau tidak penuh dipimpin Roh seperti ligabis (lima gadis bijaksana), tidak akan tahan, kena hal2 yang dahsyat dan mati atau tertinggal seperti ligabo. Kita harus me-nyala2 oleh Roh seperti ligabis. Jangan jadi “orang benar” yang sulit beroleh selamat seperti Lot 1Pet 4:18. Pada hari itu dunia akan men-didih di mana2. Tetapi sekarang, kalau umat Tuhan berdoa dan mengalami kegerakan Roh, maka kita akan masih bisa ikut dalam persiapan dan per-tumbuhan yang baik, sehingga masih mendapat kesempatan untuk bersedia lebih baik lagi, belum ikut mendidih seperti pada beberapa tempat lainnya. Dengan kata lain gelembung2 panas itu diharapkan masih belum di tempat atau bagian kita. Kita bisa mendoakan hal itu. Kalau kita mendidih dalam kegerakan Roh Kudus, maka gelem-bung2 panas akhir zaman itu bisa dijauhkan untuk sementara, sampai Minggu ke-70 Daniel itu datang. Sebab itu pakailah kesempatan yang ada se-baik2nya untuk bersedia dengan 7 KPR ekstra untuk menghadapi hari2 yang akan datang. Jangan mengabaikan kesempatan yang ada dan yang kita minta dari Tuhan untuk bersedia menghadapi hari2 yang akan datang.

  1. Percayalah kepada Tuhan dan bersyukur serta bersedia baik2. Tuhan yang tahu yang akan datang dengan tepat, bahkan Dia yang merencanakan dan yang menentukan, sebab itu kita tidak perlu kuatir apa2, tetapi tetap tinggal di dalam Dia, dipimpin Roh dalam rencanaNya, sebab Dia tahu yang akan datang dan sanggup memimpin dan menyertai kita dengan keadaan yang paling baik untuk ikut dalam rencana Allah yang termulia. Pakai kesempatan yang ada se-baik2nya dan lakukan apa yang harus kita buat jasmani dan rohani, maka dengan Tuhan hidup ini akan jadi yang terbaik dalam Tuhan.

KESIMPULAN.

Kita menghadapi hari2 yang penting bagi bangsa dan negara kita:

  1. Doakan dalam Roh dan kebenaran, sebab faedah dan kuasa doa itu besar.
  2. Ikut ambil bagian sesuai dengan kewajiban kita.

Pakai hak pilih dengan baik, jangan golput. Pilih yang jelas2 baik dan cocok dengan hati nurani kita yaitu untuk yang baik, yang benar, yang adil, sejahtera, dan berkenan pada Tuhan Pil 4:8.

  1. Berdoalah supaya ada kegerakan Roh Kudus di dalam kita, dalam negara kita, sehingga kita boleh tumbuh dengan cepat dalam kesucian dan rencana Allah yang mulia, bukan kegerakan dosa dan kejahatan yang ingin melanda di mana2.

 

Nyanyian:

Di Indonesia, Roh Allah bekerja

Di Indonesia, nabi2 berkata

Di Indonesia, ada ilham Roh yang heran

Penuh kemuliaan Tuhan

Sperti air menutup lautan.

 

****************************************

PERMINTAAN BANTUAN DOA

WA: 08213 1111 682

**************************