LIM 3 – Imamat Wasiat Lama dan Wasiat Baru

MENGAPA IMAMAT PENTING UNTUK KITA?

Sebab:

  1. Wasiat Lama sudah digenapi, tetapi tidak dibuang, tetap berlaku bagi kita secara rohani, karena sudah digenap-kan oleh Kristus Mat 5:17. Begitu juga Imamat, tetapi selubungnya harus dibuka dahulu 2Kor 3:14. Jadi Imamat tetap penting dan berlaku untuk kita.
  2. Tuhan Yesus adalah Imam besar kita Ibr 4:14-15 dan orang yang percaya pada Tuhan Yesus adalah imam2 dan orang Lewi secara rohani 1Pet 2:9-10. Sebab itu apa yang tertulis dalam Wasiat Lama tentang orang Lewi dan imam juga berlaku pada kita, sesudah selubungnya dibuka di dalam Kristus. Bahkan juga Imam besar berlaku bagi kita yang dapat kesempatan atau berhasil menjadi sempurna seperti Kristus Wah 14:1, golongan mempelai Anak domba Allah. Sebab itu kita harus mempelajari baik2 semuanya supaya hidup kita terus disucikan dan tumbuh dalampelayanan yang cocok dengan kehendak Tuhan.

MENGAPA ORANG LEWI DIPILIH UNTUK MELAKUKAN IMAMAT?

Mengapa suku2 yang lain tidak dipilih?

Berpihak pada Tuhan.

Pada waktu Israel menyembah lembu emas, Tuhan marah dan Musa berkata siapa yang mau memihak Tuhan, ber-himpunlah padaku. Yang datang adalah orang Lewi Kel 32:26. Lalu orang Lewi disuruh menghukum saudara2nya yang menyembah lembu emas, dan yang mati dibunuh oleh orang Lewi adalah 3.000 orang2 Israel. Sejak itu orang Lewi dipakai Tuhan.

  1. Lewat kelahiran. Sesudah itu, semua yang lahir dari orang Lewi, tetap punya hak Imamat. Mengapa demikian? Se-bab Tuhan tahu lebih dahulu siapa2 orang yang mau sungguh2 dengan tulus melayani Tuhan. Tuhan tahu lebih dahulu sebelum dunia ini dijadikan Ef 1:14, maka dalam Wasiat Lama mereka ini dilahirkan (diturunkan) lewat orang Lewi (seperti Paulus sudah dipilih Tu-han sejak dari dalam kandungan ibu-nya, sebab Tuhan sudah tahu lebih dahulu tentang Paulus Rom 8:29, Gal 1:15. Sebab itu dalam Wasiat Lama, suku Lewi dipilih Tuhan untuk Imamat dan keluarga Harun sebagai imam2nya.
  2. Hal ini disahkan (diresmikan Tuhan) satu kali lagi dalam Bil 17:1-13.

 

III. CARA MENGHITUNG ORANG LEWI DAN ORANG ISRAEL.

Bayi laki2 Lewi yang dihitung sejak umur 1 bulan Bil 3:15,39, jumlahnya: 22.002, anak sulung Israel jumlahnya 22.275, sisanya: 273 harus ditebus. Bil 13:40-51. Ini Wasiat Lama dan semua ditentukan karenakelahiran, tidak bisa memilih.

Orang Lewi sudah dihitung sejak satu bulan, termasuk imam2, danhanya Tuhan yang menjadi pusakanya Pil 1:21.

Orang2 Israel laki2, 20 tahun baru dihitung, ini orang2 yang bisa dan mau berperang, sebab mau pikul salib Luk 9:23.

Orang2 yang tidak mau pikul salib, jatuh bangun dalam dosa, itu seperti perempuan dan kanak2.

Dalam Wasiat Baru, umat Tuhan ti-dak dihitung berdasar kelahiran jas-mani, tetapi berdasar lahir baru dan masing2 bisa memilih sendiri untuk menjadi orang Lewi secara rohani atau orang2 Israel. Orang yang lahir baru, yaitu yang sudah penuh dengan Roh Kudus (lahir baru itu Pintu Gerbang sampai Pintu Kemah), bisa menjadi orang Lewi secara rohani, bahkan men-jadi imam2. Orang2 ini tampak jelas berbeda seperti perempuan Samaria yang sesudah bertobat, langsung ber-saksi dan membawa seluruh kota Sa-maria kepada Tuhan Yesus Yoh 4:39. Juga seperti Zakheus yang langsung percaya langsung berani membereskan dosa2nya habis2an dan ikut Tuhan Yesus. Sebaliknya pemuda kaya yang sudah melakukan Taurat, tetapi tidak mau meninggalkan hidup lamanya, te-tapi terikat dengan harta atau mam-mon, maka ia pergi meninggalkan Tuhan Yesus.

Sesudah Pentakosta, hal ini makin jelas, orang yang sudah lahir baru, langsung penuh Roh Kudus, mereka menjadi Imam atau orang Lewi 1Pet 2:9, meninggalkan hidup lama dan menjadi saksi, melayani Tuhan. Lain halnya dari orang2 yang belum sung-guh2 lahir baru, sebab itu ke Gereja saja harus dijemput dll, tidak berani korban,harus ditunggu sampai “20 tahun”, baru dihitung (20 = ukuran lebar Pintu Gerbang, artinya betul2 percaya Tuhan Yesus, sehingga betul2 lahir baru,baru dihitung, menjadi orang perang.

Laki2 dan perempuan.

Orang Israel yang menjadi laki2 dan perempuan itu semua terjadi dengan kelahiran dan tidak bisa diubah, me-reka tidak bisa memilih. Tetapi dalam Wasiat Baru, oleh kelahiran rohani, merekabisa memilih menjadi golongan yang mana tergantung dari masing2. Misalnya mau menjadi perempuan atau laki2 rohani (ini yang dihitung) ter-gantung pengertian dan keputusan masing2 1Kor 16:13 (yang tidak me-ngerti, tidak bisa memilih dengan betul dan tersesat Mrk 12:24).

Apa artinya bagi kita.

Ada orang yang percaya Tuhan Yesus, tetapi malas, tidak ada gairah, mendua, itu seperti kanak2 dan perempuan. Tetapi ada yang sejak percaya dan betul2 lahir baru, langsung bergairah untuk Tuhan, bahkan ada yang berani mati, mau menanggung segala resiko bagi Tuhan, mereka berani bersaksi sampai masuk penjarapun mau. Ini seperti orang2 yang menjadi orang Lewi, baru 1 bulan sudah dihitung. Juga seperti Zakheus yang langsung ber-tobat langsung berani berkorban ha-bis2an. Tetapi pemuda yang kaya su-dah lama menggenapi Taurat, tetapi tidak berani pikul salib. Pemuda itu pergi meninggalkan Tuhan (angka 20, berarti mau pikul salib, berani perang rohani melawan iblis, dunia dan daging Ef 6:12 Dari permulaan mengenal Tuhan sudah berani korban seperti Pin-tu Gerbang yang berukuran 20 hasta).

Ada orang yang sungguh2 mau melayani seperti Imam dan terus ber-tumbuh. Inilah orang2 Lewi. Secara rohani masing2 yang maubisa memilih untuk menjadi seperti apa (anak2, perempuan, laki2, Lewi, atau anak2 Harun; tentu semua ada syarat2nya).

Kalau kita langsung dipenuhi Roh Kudus waktu percaya, maka itu ter-masuk jadi orang Lewi, 1 bulan sudah dihitung sebab sungguh2 percaya dan mau melayani Tuhan, bahkan bisa jadi imam2 1Pet 2:9.

Di dalam Kristus, kita bisa memilih untuk menjadi apa, tetapi dalam Wasiat Lama hanya “menerima nasib”, terlahir sebagai apa dan tidak bisa berubah!

Tetapi dengan kelahiran baru, ada kesempatan yang luas, sehingga bisa tumbuh makin indah dan mulia. Bah-kan Tuhan merencanakan dan meng-harapkan semua mau bertumbuh sam-pai sempurna Ef 2:10, Rom 2:11.

 

Milik pusaka Tuhan Bil 3:12.

Mereka tidak dapat bagian pusaka ta-nah, tetapi Tuhan menjadi pusakanya, sebab itu mereka dihitung sejak 1 bu-lan. Ini orang2 yang mau menyerahkan dirinya total bagi Tuhan Pil 1:21. Be-berapa orang mau menyerahkan se-luruh hidupnya bagi Tuhan Gal 2:20 sejak permulaan percaya. Bukan hanya korban, tetapi seluruh hidup jadi milik Tuhan! Ada perbedaan tingkat2 penye-rahan dari orang yang percaya seperti anak2, perempuan, laki2 Israel (umur 20 tahun baru dihitung), orang Lewi (1 bulan sudah dihitung. Jangan sampai puluhan tahun ikut Tuhan tetap ka-nak2, tetap tidak mau pikul salib se-perti “perempuan” yang tidak berani perang lawan daging, dunia dan iblis; tidak berani korban karena Tuhan.

Kadang2 ada orang yang untuk ke Gereja saja harus dijemput, tidak mau korban sendiri, bahkan ada yang diba-yar setiap kali datang. Ini merusakkan pertumbuhan iman! Bukannya ber-korban, tetapi justru cari untung, diberi uang, diberi utang dll, ini membuat mereka dengan sengaja menjadi kanak2 dan perempuan, merusak per-tumbuhan imannya. Kalau orang itu miskin, tidak mampu membayar bemo untuk ke Gereja, atau memang tidak berdaya, kita wajib menolongnya, te-tapi bukan hanya untuk menambah jumlah yang datang, itu merusakkan imannya! Memang tingkat penyerah-annya ber-beda2.

 

ORANG2 DALAM WASIAT LAMA.

Orang kafir.

Ada perbedaan yang nyata sekali an-tara orang Israel dan bukan orang Israel. Dalam Wasiat Lama tidak boleh hidup ber-sama2, harus dengan tegas dipisahkan Kel 33:16, tidak boleh ber-jinak2an dengan bukan umat Tuhan Yus 23:7,12, tidak boleh ber-janji2an dengan mereka, apalagi menikah dengan mereka Kel 34:12-16. Ini adalah Wasiat Lama dan sekarang sama sekali tidak dilakukan oleh orang2 beriman.

Ada orang2 lain melakukannya secara harfiah, itu menjadi dosa bagi kita. Kita tidak melakukan Wasiat Lama secara harfiah. Misalnya anak yang kurang ajar tidak dirajam, musuh tidak dibunuh, tetapi diampuni, dicintai Mat 5:44 dll (ini jelas diterangkan dalam Mat 5). Kita melakukannya secara roha-ni, yaitu tidak mau bersekutu dengan dosa2nya dan tidak mau ikut mela-kukan semua hal2 yang dosa dan du-niawi 1Kor 5:9-11. Bahkan dalam ke-luarga dan dalam Gereja ada orang2 yang belum sungguh2 percaya kepada Tuhan, bahkan melawan (ada lalang di tengah2 gandum), kita doakan dan me-nolong mereka dengan belas kasihan dan kuasa Allah, supaya terlepas dari dosa dan Neraka. Kita sama sekali tidak melakukan kebenaran2 Wasiat Lama secara lahiriah, tetapi secara rohani.

 

Orang Israel.

Ini gambaran orang2 yang percaya kepada Tuhan Yesus, yaitu orang baru. Orang Israel terdiri dari orang Lewi dan suku2 bangsa lainnya.

B.1. Orang Lewi ini mempunyai hak Imamat, mereka melayani di dalam bait Allah, sebab itu dihitung dari per-mulaan (1 bulan).

Ada 3 golongan orang Lewi, yaitu:

  1. Orang Lewi yang melayani hanya di Halaman.
  2. Imam2 yang melayani dalam Ruangan Suci.
  3. Imam besar yang melayani sampai Ruangan Maha Suci.

Kalau kita mau hidup sebagai orang Lewi, imam2 di hadapan Tuhan (1Pet 2:9), maka Tuhan menjadi Pusaka kita yang kekal. Ini suatu kesempatan yang indah, mulia dan kekal. Mulailah mela-yani Tuhan sejak permulaan lahir baru, menjadi saksiNya, sebagai terang dan garam dunia Mat 5:13-16. Ini hidup yang berkenan pada Tuhan dan diber-kati. Semua orang yang lahir baru harus menjadi saksi Tuhan, sekalipun dalam pelayanan yang kecil dan sederhana.

Orang yang sungguh2 melayani dengan tulus akan cepat tumbuh rohaninya 2Tim 2:20-21 sehingga tum-buh menjadi imam2 yang bisa melayani dalam Roh dan kebenaran dalam Ruangan Suci. (Dalam Wasiat Lama orang Lewi tidak boleh masuk Ruangan Suci, tidak boleh jadi imam2, hanya anak2 Harun). Tetapi dalam Wasiat Ba-ru kita mendapat kesempatan yang luar biasa dalam kelahiran baru, bisa terus meningkat makin tinggi di dalam Tuhan. Bahkan bisa menjadi imam be-sar seperti Harun dan anak2nya, mela-yani sampai dalam Ruangan Maha Suci, yaitu menjadi sempurna. Memang jum-lahnya sedikit (Imam besar hanya 1, imam2 beberapa, orang Lewi banyak). Pada akhir zaman, lebih2 dalam 3,5 tahun sebelum pengangkatan ada se-bagian orang menjadi sempurna (144.000 Wah 14:1), tetapi yang mela-yani dan ikut pengangkatan dan orang2 yang meningkat sampai tingkat Ruangan Suci ada banyak sekali. Yang penuh Roh Kudus sudah lebih dari 1 milyard (orang Kristen ada lebih dari 3 milyard); ini terus bertambah dengan cepat, sebab baptisan Roh Kudus bukan pahala, tetapi diberikan kepada orang yang percaya dengan cuma2 sebagai Penolong yang mulia dan ajaib, karena Roh Kudus adalah Allah Yang Maha kuasa. Kis 2:38. Sebab itu orang2 yang sungguh2 mau melayani dengan tulus, segenap hati dalam pengurapan dan pimpinan Roh Kudus akan cepat tum-buh sangat indah. Ini kesempatan yang indah di akhir zaman, sebab itu ikutlah dalam pelayanan dengan betul dan dengan segenap hati, supaya cepat bertumbuh. Hari2 akhir zaman ini ada-lah kesempatan yang baik dan limpah. Kita harus tumbuh terus, sebab ini kesempatan yang luar biasa (juga dosa tumbuh cepat, ber-sama2 Wah 22:11). Pertumbuhan yang paling cepat terjadi dalam 3,5 tahun I Minggu ke-70 Daniel, pertumbuhan itu sangat cepat seperti kilat dari Timur (Pintu Gerbang) sam-pai ke Barat  (Tabut) Mat 24:27, luar biasa cepatnya,  (seperti Kristus, dalam 3,5 tahun tumbuh sampai sempurna), lalu Tuhan Yesus datang. Dalam hari2 itu akan lahir banyak orang sempurna, bahkan sampai genap jumlahnya 1Yoh 3:9 (lahir sempurna, mutlak tidak bisa berbuat dosa lagi), sehingga 3 Angka kedatangan Tuhan, semua digenapkan dan Tuhan Yesus datang.

B.2. Suku2 Israel lainnya.

Ada laki2 20 tahun ke atas, siap untuk berperang; dalam Wasiat Lama bangsa dengan bangsa terus berperang dan yang pergi berperang adalah laki2 20 tahun ke atas.Dalam Wasiat Baru kita tidak berperang atau berkelahi dengan orang, tetapi dengan iblis Ef 6:12. Inilah orang2 yang mau pikul salib dan perang melawan daging, dunia dan iblis (me-nyangkal diri sehingga tidak berdosa 1Pet 4:1) dan tidak hanyut dalam arus dosa yang dahsyat Wah 22:11. Ini bu-kan berperang secara harfiah, tetapi secara rohani, sehingga tidak sampai jatuh dalam dosa, tetapi tetap hidup dalam kesucian, berkenan pada Tuhan dan terus meningkat dalam kesucian sampai puncak2nya yaitu seperti Kristus, tidak mungkin berdosa lagi.

Sebaliknya anak2 dan perempuan, ini orang2 beriman yang tidak mau pikul salib, tetapi menuruti daging terus sehingga terus jatuh bangun dalam dosa atau terikat dalam dosa.

 

KESIMPULAN.

Sebenarnya setiap orang beriman itu milik Tuhan, karena orang yang sudah mengaku percaya kepada Tuhan itu sudah dibeli dan perhambaan dosa oleh iblis, telah dibayar dengan lunas oleh darah Tuhan Yesus 1Pet 1:18-19, sudah diampuni dosanya, maka sudah seharusnya ia menjadi milik Tuhan 1Kor 6:19-20. Tapi ternyata tidak semua orang mau mengakui bahwa dia milik Tuhan. Menurut orang2 seperti ini, hanya pendeta, tua2 sidang saja yang menjadi milik Tuhan, yang harus men-taati kehendak Tuhan, sedangkan me-reka sendiri masih merasa seluruh hidupnya adalah miliknya sendiri, se-hingga boleh terus menuruti kehen-daknya sendiri. Orang seperti ini akan terus jadi kanak2 rohani, hanya bisa minum susu; terus menjadi perempuan rohani saja, tidak mempunyai penger-tian Firman Tuhan dan pendirian yang teguh.

Mereka terus menuruti kehendak sendiri, sehinggajatuh bangun dalam dosa, atau terus dalam perhambaan dosa. Padahal bukan ini kehendak Tuhan bagi kita. Tuhan mau semua kita mengakui bahwa setiap kita ini adalah hamba2 milik Allah, setiap kita meng-akui bahwa hidupku bukannya aku lagi, tetapi sepenuhnya milik Kristus, jadilah padaku seluruh kehendakMu, apapun resikonya, saya akan tetap taat men-taati sepenuh kehendak Tuhan atas hidupku, menjadi garam dan terang, mengalahkan iblis, dunia dan keda-gingan. Ini kehendak Tuhan bagi kita. Tetapi harus mematikan daging, mau perang melawan daging, dunia dan iblis. Harus jadi laki2 rohani 1Kor 16:13 (baru dihitung umur 20 tahun).

Kalau kita mau mengakui bahwa kita adalah milik Allah, menyerahkan seluruh hidup ini bagi Tuhan (sekalipun bukan full time) memakai pakaian le-nan putih yang halus, tetap benar dan suci dalam hal apa saja, kapan saja, dimana saja, maka kita akan menjadi orang Lewi yang dihitung oleh Tuhan sejak umur 1 bulan, yang mempunyai Tuhan sendiri sebagai pusakanya, sehingga penyertaan Tuhan bisa terus ada di atas kita, dan bisa terus ber-tumbuh sampai menjadi imam dan imam besar, sampai akhirnya menjadi seperti Kristus.

Jangan menjadi kanak2 dan pe-rempuan yang tidak berdaya, tetapi semua harus menjadi laki2 rohani, laluorang Lewi yang melayani, bahkan menjadi imam2 dan akhirnya menjadi imam besar seperti Kristus. Kalau mau, dengan Kristus (dengan pengertian Fir-man Tuhan yang ditaati) dalam peng-urapan dan pimpinan Roh Kudus, kita bisa terus bertumbuh. Ini bukan hidup yang berat, tapi justru hidup yang indah, senang, diberkati.