LIM 13 – Korban Tahbisan ( Imamat 8:23-29) ( sambungan )

Singkatan dari yang lalu.

Korban tahbisan untuk siapa? Imam2 dan Imam besar.

Kita ini imam2 1Pet 2:9, Wah 1:6.

Setiap orang lahir baru, jadi imam2 Tuhan:

  1. Harus melayani kecil atau besar,
  2. Harus ada korban tahbisan, apalagi sudah pelayanan, tanda2 tahbisan ini harus lengkap.
  3. Korban bakaran -> Semua harus pi-kul salib Luk 9:23 untuk hidup dan pe-layanan supaya berkenan.
  4. Korban karena dosa, korban, mema-tikan daging supaya jangan sampai ber-dosa.

Kemungkinan2 dosa yang mengancam, yang mau masuk dibuang semua, kor-bankan, supaya jangan sampai berdosa dalam hidup dan pelayanannya.

Korban tahbisan, daging dimatikan, sehingga tetap suci, siap untuk pela-yanan.

Putra manusia Yesus, sebelum pela-yanan doa puasa 40 hari 40 malam. Ia berdoa siang dan malam, juga sesu-dahnya siang Mrk 1:35, maupun malam Mrk 14:13, Luk 6:12.

Kita perlu berdoa siang dan malam 1Tes 3:10, 1Tim 5:5, 2Tim 1:3, Luk 2:37.

Kapan dibuat korban tahbisan, waktu dilantik untuk pelayanan. Sekarang sesudah pelayanan tetap harus ada tanda2 dari korban tahbisan, misalnya tanda darah di telinga, ibu jari kaki tangan.

IM 8:23-24

DARAH DI ATAS TELINGA,

IBU JARI TANGAN,

DAN KAKI SEBELAH KANAN

Darah = Korban, binatang korban itu sampai mati.

= Pelayanan karena korban, bukan ka-rena cari untung apapun, karena Tuhan.

Darah atas cuping telinga, ibu jari kaki tangan.

Telinga. Yes 33:15 mau korban dalam mendengar dan melihat supaya dalam pelayanan tidak berdosa, sebab daging suka dengar, ingin tahu, hal2 yang melazatkan daging 2Tim 4:7, Yes 30:10. Contoh: film sadis, cabul.

Mata, telinga = Pintu Gerbang dosa, ce-gah Ef 4:27, jangan masuk, jadi kanker 2Tim 2:17.

Cegah 1Tim 1:4,7; 6:20, Tit 1:14; 3:9.

Sekalipun dari orang2 dekat/ bisik2 Mat 16:23.

Jangan dengar (lihat) supaya jangan timbul keinginan dosa, benci, pikiran jahat dll supaya pelayanan tetap suci (termasuk dari HP dll, tebus waktu dan jaga hati Ams 22:3, jangan terjerumus). Misalnya dengar 10 pengintai Israel.

Seringkali ada berita/ gambar menarik, tidak mau tutup mata dan telinga -> dosa masuk, misalnya Hawa.

Telinga tutup – aman.

Telinga buka – celaka.

Telinga tanda darah:

– Stop dengar.

– Terima teguran/ nasehat.

Seorang yang ditahbiskan Tuhan itu tandanya ada tanda darah pada teli-nganya. Ia menolak mendengar perka-ra2 yg melazatkan hawanafsunya. De-ngan apa? Bagaimana caranya kita membedakan yangbaik dan jahat serta menolaknya?

  1. Lahir baru, lebih2 kalau dipimpin Roh.
  2. Mau taat akan Firman Tuhan supaya tetap hidup suci, berkenan pada Tuhan. Untuk ini harus menurut Roh dan me-matikan daging, dalam semua segi, se-tiap hari Luk 9:23. Kalau daging dima-tikan, disalibkan, dkorbankan (= ada tanda darah), maka kita akan mudah menolak segala hal2 dosa. Kita harus selalu berjalan dalam Roh, maka Roh Kudus akan memimpin kita terus, se-hingga kita bisa membedakan yang baik dan jahat dan menolak yang jahat.
  3. Jangan setuju dengan yang salah, yang jahat, yang tidak berkenan pada Tuhan, tetapi menyalahkan dan tidak mau bersekutu di dalam dosa2nya. Ef 5:11. Kalau kita tidak atau belum me-ngerti, berdoalah dan kalau perlu ta-nyakan kebenarannya. Misalnya: Minta bukti2 atau kesaksian orang lain, dsb 1Tim 5:19, Ams 18:8.

Orang yang ada kebencian, mendengar kesalahan atau celaka musuhnya itu sangat lezat, nikmat bagi hati yang benci!

  1. Limpah 7 KPR, ini menumbuhkan ro-hani kita. Kalau rohani lebih tumbuh, semuanya akan lebih baik, tentu juga pertolongan dan pengurapan Roh Ku-dus yang makin limpah, membuat kita bisa menolak semua perkara2 dosa dan yang tidak berkenan pada Tuhan.

Juga kita bisa menyeleksi atau me-nyaringdengan lebih tepat, tetapi da-lam hati tetap harus tetap ada kema-uan untuk menyangkali daging supaya telinga dan mata bisa menolak hal2 yang melazatkan kebencian, zina, cinta uang, suka puji dsb.

Orang yang memberi telinga, mau mendengar kata2 jahat, tidak akan bisa mendengar suara Roh dan Roh Kudus tidak mau ber-kata2 kepadanya sehing-ga ia akan mudah keliru bicara dan ber-tindak, sebab masuk dalam jerat iblis. Kita harus belajar mendengar suara Roh, minta pimpinan Roh, supaya ja-ngan bereaksi dosa terhadap berita2 yg menimbulkan dosa, yang menyakitkan hati, yang menfitnah, atau yang me-rangsang daging. Sebaliknya telinga yg ada tanda darah itu maumendengar teguran akan salah dan dosanya, seka-lipun itu sangat sakit bagi daging, tetapi sebab mau mematikan daging, ia bisa menerima teguran apalagi nasehat2 yang baik. Juga bisa tahan mendengar sukses dan hal2 yang indah dari orang2 yang memusuhinya, meskipun itu sakit bagi daging yang ingin membenci mu-suhnya, tetapi sebab daging di salib, daging jadi mati dan tidak berdaya. Juga telinga seperti ini bisa mendengar perkara2 dari Tuhan dengan  peka dan mau dengar2an (taat).Ini tanda dari orang2 yg sungguh ditahbiskan Tuhan, ia tak mau merusak pelayanannya dgn mendengar ceritera2 dan umpan manis dari iblis, sekalipun dari orang2 di de-katnya Mat 16:23, ITim 4:7; 1:4; 6:20, Tit 1:14; 3:9.

TANDA DARAH PADA IBU JARI KANAN.

Ini sebagai patokannya.

Ibu jari perlu untuk memegang erat2, istimewa untuk menggenggam. Ibu jari itu kuncinya untuk menggenggam.

Menggenggam apa?  Ams 30:4, Yoh 3:8.

Siapa yang bisa menggenggam angin? Yang punya kuasa Roh Kudus? Itulah Tuhan Yesus. Sesudah Ia bangkit dari kematian, Ia menggenggam Angin Roh Kudus dan mencurahkanNya pada kita.  Yoh 14:16.

Tidak semua orang dapat meme-gang angin. Hanyalah mereka yg sudah mati dari hidup lama, mau terus mene-rus mematikan tabiat daging (dikatar-geokan Rom 6:6), sehingga yang lama pasti lenyap dan yang baru sedang muncul. Ia bangkit dalam hidup baru, bisa berjalan dlm kesucian, ia juga akan memegang angin kuasa Allah Kis 1:8.

IBU JARI TANGAN KANAN DIBERI TANDA DARAH.

Disucikan dengan darah kurban ini.

Biarlah orang mati dikubur orang mati, sekalipun keluarga Mat 8:22. Jangan ikut serta lagi dlm hal2 dunia dan dosa. Tidak lagi menjamah perkara2 yg najis Yes 52:11 2Kor 6:17 Kol 2:21.

Maka orang seperti ini akan meme-gang angin, mempunyai  kuasa, dapat memegang kuasa Allah untuk melayani Tuhan. Kuasa Allah itu diumpamakan seperti pedang. Peganglah pedang Roh Ef 6:17. Selalu memegang kuasa Allah. Jangan menjamah perkara2 yang najis, tangan kita harus disucikan, jangan ikut serta dengan rencana2 jahat, dgn per-buatan2 dosa, jangan dijamah, jangan menyetujuinya, jangan menginginkan atau memberi tempat dalam hati, su-paya kita dapat memegang angin kuasa Allah atau pedang Rohdalam pelayanan kita.

Adakah tanda ini juga ada pada kita? Ibu jari tangan kanan kita harus ada tanda darah, sehingga bisa meme-gang angin kuasa Roh Kudus. Belajar selalu memegang kuasa Allah erat2 de-ngan cara hidup dalam kesucian dan tekun berdoa, berdoa dalam Roh dan hidup benar, juga limpah dengan Fir-man Tuhan dan 7 KPR lainnya, serta terus taat dipimpin Roh.

IBU JARI KAKI KANAN.

Jari2 ini penting supaya bisa berdiri de-ngan baik dan teguh, sehingga bisa berjalan dengan betul dan kuat pada jalan yang betul, sehingga mencapai tujuan.

Patung Nebukadnezar yg besar dan hebat itu jatuh dan hancur berantakan sebab jari2 kakinya dari besi bercampur tanah, sehingga dengan mudah dihan-curkan oleh batu gunung itu (Dan 2:41-42,45). Kita harus mempunyai pendi-rian yg teguh dlm dunia ini Pil 1:21, jangan ikut2an orang banyak dalam berbuat dosa Kel 23:2. Pendirian yg te-guh itu harusberdasar Firman Tuhan yg kekal Kol 2:7. Hidup ini akan ter-hu-yung2 ke sana sini kalau tak mempu-nyai pendirian yg teguh dan panggilan / beban tertentu, sehingga disesatkan, ditangkap dan dibinasakan oleh iblis Ams 24:11, Yes 28:7.

Nuh sekalipun dikelilingi segala ma-cam  tawaran, peristiwa, godaan dan famili, tetapi setiap hari ia tetap pergi mengerjakan tugasnya di kapalnya, sebab itu ia selamat. Begitu kita harus mempunyai pendirian dalam Firman Tuhan, berjalan dengan Allah meskipun ada ber-macam2 pikiran dan pendirian yang ber-beda2 dalam dunia ini Kej 6:9.

Juga dalam Gereja. Kita harus tahu dan bisa membedakan antara yang be-nar dan yang salah Ibr 4:12. Yang benar itu yang sesuai dengan Firman Tuhan dalam pimpinan Roh Kudus Yoh 17:17; 16:13. Jangan ikut2an mode, ikut2an kebiasaan, ikut2an perkara2 duniawi atau arus orang banyak dalam dosa, meskipun mereka dalam orang2 Kristen bahkan orang2 yang rohani.  Tetaplah di jalan sempit dan menanggung salib  masing2. Setia pada panggilan dan pa-da beban yg sudah ditentukan Tuhan. Jangan karena puji, uang dan umpan2 lainnya, lalu ganti pikiran dan pindah ke tempat2 lain.

Harus ada tanda darah, penyang-kalan diri untuk tetap tinggal dalam pendirian yang betul dan panggilan Tuhan 1Kor 7:20. Jangan tergoda meli-hat hal2 yang heran, besar dan tampak-nya senang. Belajar tahu kehendak Tu-han dan setiawan Gal 2:8-9. Jangan se-perti Markus yang tidak setia Kis 13:13.

Kita harus punya pengertian dan pen-dirian dalam pelayanan kita, harus pu-nya tanda darah dalam pentahbisan kita, yaitu tanda darah di:

  1. Telinga mendengar suara2 yang dari Tuhan, jangan mencari dan mendengar suara daging, harus mau mematikan telinga dan mata ini supaya jangan sampai berdosa dalam pelayanan.
  2. Ibu jari tangan, jangan menjamah yg najis, tetap dalam kesucian, sehingga bisa pegang kuasa Allah dalam pela-yanan.
  3. Ibu jari kaki, mempunyai pendirian yg teguh dalam F.T. dan setia memikul beban Tuhan, jangan pindah2 karena menuruti daging kecuali karena Tuhan.

Inilah tanda-tanda pentahbisan dari Tuhan.

IM 8:25-29

KURBAN TIMANG-TIMANGAN.

Semua lemak dibakar, sehingga keluar bau yang harum. Lemak cerita tentang kasih pada kesukaan dunia dan dosa yang sesaat Ibr 11:25. Ini harus dima-tikan, dibakar semuanya. Orang yang cinta Tuhan, mau berkorban karena ka-sih akan Tuhan Yoh 21:15-17, Rom 12:1-2. Orang Israel tidak boleh makan lemak, tetapi semua itu harus dibuang atau dibakar atas Mezbah, karena Tuhan. Karena kasih orang berani kor-ban untuk taat dengan segenap hati, bahkan berani korban tanpa batas sam-pai mati (tergantung kasihnya) dan ini mengeluarkan bau yg harum.

BAHU KANAN.

Bahu untuk memikul beban, misalnya Bil 7:9. Beban apa? Masing2 orang (yaitu masing2 anggota tubuh Kristus) mempunyai beban sendiri2dari Tuhan dan dilantik Tuhan untuk beban2 tsb. Kalau merasa tidak punya beban, tidak punya pelayanan dan bagian dari Tu-han, kalau memang cinta Tuhan, akan berusaha mendapatkannya;mintalah, cari, tanyalah dengan tulus kepada Tu-han dan pemimpin (gembala)nya sam-pai tahu dan yakin apa beban yang betul dari Tuhan. Setiap anggota tubuh Kristus pasti punya beban tertentu, beban yang betul dari Tuhan dalam tubuh Kristus. Tidak ada anggota tubuh Kristus yang nganggur. Orang yang ti-dak tahu dan tidak mengerti beban yang betul dari Tuhan, seringkali pela-yanannya ngawur dan kesempatan yg indah2 yang sudah disediakan Tuhan, diabaikan, sehingga hasilnya sedikit atau kalah 2Raj 13:18-19. Jangan nga-wur, apalagi hanya terbeban karena uang, makanan, penghargaan, keun-tungan2 lainnya. Tetapi kita harus tahu beban kita dari Tuhan sampai yakin dan menanggungnya baik2 karena Tuhan.

Kanan = tempat Tuhan Yesus, disini Ia berdoa syafaat, Rom 8:34. Terus ber-ada dalam hadirat Tuhan, berjalan de-ngan Tuhan, bersekutu dengan Tuhan, lekat dengan Tuhan 1Kor 6:17, Yoh 15:5. Memikul beban jangan dengan kekuatan sendiri, tetapi dengan ke-kuatan dari Tuhan 1Pet 4:11. Bawalah selalu dan terus menerus dalam doa di dalam hadirat Tuhan. Hadirat Tuhan adalah kunci dari segala peperangan dalam medan pertempuran Kel 17:11, Kej 32:30. Pentahbisan untuk pelayan-an akan berhasil kalau ada korban bahu kanan, mau pikul beban dari Tuhan dalam hadirat Tuhan.

IM 8:26. KERANJANG ROTI YANG TIDAK BERAGI.

Roti tanpa ragi, kue tanpa ragi, kue dengan minyak dan wafer diletakkan atas lemak2 dan bahu kanan untuk di timang2. Tepung  ~ Firman Tuhan. Ragi ~ dosa. Minyak ~ Rohulkudus.

Ada macam2 bentuk roti, tetapi se-mua tanpa ragi. Begitu kehidupan yg dilantik oleh Tuhan ada macam2, tetapi bukan tepung mentah, melainkan yang sudah cukup diolah dalam dapur dan tanpa ragi 1Tim 3:6. Inilah orang2 yg sudah lahir baru (lepas dari dosa, ragi) dan sudah lama bertobat, dan sekarang tetap tidak ada ragi dosa, tetap dalam kesucian.

Roti atau kuenya sudah matang, sudah cukup diolah dalam dapur api 1Pet 1:7/ 4:12. Sudah mengalami se-jumlah kesukaran2 karena Tuhan tetap tidak bereaksi dosa, melainkan tetap taat menurut pimpinan Roh sesuai Fir-man Tuhan; Jadi hidupnya tetap taat dalam kesucian menurut Firman Tuhan. Lebih2 kalau ia penuh dengan peng-urapan minyak Rohulkudus. Bukan hi-dup yang bercacat cela, tetapi yang su-dah diolah dengan sejumlah sengsara dan tetap punya kesaksian hidup yang baik dalam pimpinan dan pengurapan Roh Kudus Mat 7:20-21.

IM 8:27. PERSEMBAHAN

TIMANG-TIMANGAN (wafe offering).

Semua persembahan ini ditaruh dalam tangan Harun dan putra2nya dan se-mua di timang timang di dalam Hadirat Allah, digoyang-goyangkan. Begitu orang yg ditahbiskan, yang cinta Tuhan, hatinya seperti ber-gerak2, bergelora, penuh gairah untuk mengangkat segala kurban, ditanggung atas pundaknya de-ngan hati yang penuh gairah, penuh semangat, penuh sukacita sebab cinta Tuhan, bahkan terus mau berkorban dengan penuh gairah sampai hidup ini rasanya habis untuk melayani Tuhan dengan gembira dan penuh penyerah-an Yoh 2:17. Paulus tak pernah ber-henti mengabarkan Injil, terus menjadi kurban persembahan, hatinya di-ge-rak2an dan terus bergelora, penuh gairah dan sukacita, sebab me-nyala2 oleh Roh Tuhan Pil 1:21 Gal 2:20 nyanyi: Api Kristus sudah menyala). Orang yg ditahbiskan Tuhan itu mem-punyai persembahan timang-timangan, mempunyai hidup yang berapi-api, bergairah dan dengan sukacita penuh penyerahan, mempersembah kan diri-nya sebagai persembahan bagi Kristus. (Ada yang ber-sungut2 berontak atau kecewa, lemas, penuh kesedihan me-nyalahkan Tuhan dengan ber-macam2 alasan2 yang tidak ada habisnya, sh-eingga terus menerus ber-sungut2. Su-dah korban, sudah setia, sudah repot dll, tetapi tidak ada hasilnya! Pasti ada sebabnya, Allah tidak pernah salah, Tu-han adil dan cinta. Kalau gagal, rusak, itu berarti ada dosa, ada percintaan du-nia, tidak percaya dll! Harus disucikan supaya Roh Kudus bisa bekerja dengan bebas, sehingga penuh dengan gairah, sukacita dan pengurapan Roh Kudus yang luar biasa Ay 34:12).

IM 8:28. SEMUA DIBAKAR HABIS, SEPERTI KORBAN KRISTUS

Yoh 2:17, 2Tim 4:6-7.

Orang2 seperti ini tekun, ber-api2 dan bergairah sampai mati Wah 2:10. Seluruh hidupnya bagi Tuhan, hidup atau mati semua untuk Kristus Rom 14:8. Habis untuk Tuhan, habis? Tidak! Rum 8:17-18. Kita akanmenerima ke-muliaan yang kekal. Golgotha bukan-nya berarti habis total, tetapi habis untuk masuk dalam tingkat kemuliaan yang paling indah, menjadi sempurna seperti Dia.

IM 8:29. DADA KURBAN.

Ini ditimang-timang oleh Musa dan menjadi bagian Musa. Dada adalah tan-da kasih. Yohanes adalah murid yang kekasih, yang bersandar di dada Tuhan Yesus Yah 13:23 / 21:20. Orang yang cinta Tuhan itu bergelora hatinya, me-ngangkat persembahan timang-timang-an kepada Tuhan.

Kasih dan kurban itu sejalan dan dengan penuh gairah dan sukacita, meskipun “rugi” atau korban. Siapa yang sungguh2 kasih akan Tuhan itu akan memberi kurban yang terbaik yg dapat diberikan pada Tuhan dengan penuh gairah dan sukacita dan Tuhan tahu ini (inilah bagian Musa, dari kur-ban pentahbisan). Musalah yang me-ngerjakan pentahbisan Harun dan pu-tra2nya.Tuhan mengenal hati Musa yang penuh kasih dan pengorbanan pada Tuhan.

Segala sesuatu diserahkan Musa bagi Tuhan, baik kedudukannya, baik masa depannya dan seluruh hidupnya bagi Tuhan Ibr 11:25-26.

Nyanyian:

Sla-ma ham-ba ma-sih ber-na-fas, ham-ba te-tap ja-di pe-ngerja-Hu

Ji-ka-lau nya-wa hamba le-pas, me-man-dang wa-jah Tu-han-ku

 

Hidupku bukannya aku lagi.