LIM 09 – IMAMAT 8:15-24. PENTAHBISAN IMAM-IMAM

IM 8:15. DARAH KURBAN KARENA DOSA.

Disapukan dengan jari Musa pada tan-duk2 Mezbah. Dengan ini Mezbah disucikan.

Tanduk ~ kuasa salib. 1Kor 1:18.

Pikul salib sampai berdarah, artinya dengan segenap hati,mau pikul salib, bahkan mau taat sampai mati Ibr 12:4, Fil 2:8. Hidup untuk pikul salib harus menjadi keputusan kita, maka kuasa Allah akan nyata dalam hidup kita. Rom 8:36-37.

Dengan darah kurban karena dosa, tubuh dosa dan tubuh maut ditang-galkan oleh kuasa Roh Kudus, sehingga hukum dosa dan hukum maut tidak lagi berkuasa atas kita, hanya hukum Roh yang mengaruniakan hidup yang berla-ku atas kita. Dengan mau menderita (darah) yaitu kurban karena dosa, kita akan disucikan, (dengan kuasa salib, tanduk Mezbah), yaitu terus menerus pikul salib Luk 9:23, maka kita akan hidup berkemenangan di dalam Roh Rom 8:13.

Paulus dapat hidup lebih dari peme-nang, sebab mau pikul salib, kalau per-lu sampai mati. Juga Putra manusia Ye-sus Yes 53:3. Ia mahir pikul salib, biasa dalam sengara, dan benar2 ia pikul salib sampai mati. Dengan kurban ka-rena dosa, mau menderita sebab me-nolak dosa, mau mematikan daging se-hingga tidak timbul dosa; dengan de-mikian  maka kita bebas dari dosa, sehingga tetap suci, bahkan dapat terus tumbuh dalam kesucian untuk pelayan-an yang suci 1Pet 4:1. Tanpa mau kurban karena (menolak) dosa (yaitu menyangkali atau mematikan daging), maka manusia akan tetap cenderung kepada dosa Yoh 3:19 dan akan mudah kembali hidup menuruti dosa. Dengan mau berkurban karena (menolak) dosa, maka kita bisa tetap dalam kesucian, dilepaskan dari segala kelemahan2nya.

Daging ini mempunyai tubuh dosa dan tubuh maut yang dikuasai oleh hukum dosa dan hukum maut (Rom 8:2; 7:23-24). Ini yang harus dimatikan Kol 2:11.

Daging itu punya tubuh dosa (dan tubuh maut) dan orang yang percaya pada Tuhan Yesus, mau disunatkan se-cara rohani yaitu dipotong, dimatikan tubuh dosanya. Jadi dalam sunat Kris-tus yaitu sunat rohani (dibaptiskan da-lam Roh,  tubuh daging dipotong, dima-tikan, dikatargeokan Rom 6:6 sampai mati) inilah hidup yang sudah disunat-kan secara rohani, yaitu hidup penuh dan taat dipimpin Roh. Ini artinya me-nanggalkan tubuh dosa dan tubuh maut ini.  Dengan baptisan Roh Kudus, terjadi sunat hati dimana tubuh dosa dan maut dipotong, sehingga daging di-matikan. Orang yang mengalami sunat rohani ini masuk dalam Ruangan Suci, seperti imam2 yang boleh masuk Ruangan Suci.

IM 8:16. LEMAK DARI KURBAN KARENA DOSA.

Ini bau yang harum, sangat berkenan kepada Allah. Orang yang sungguh2 pikul salib, mati dari dirinya sendiri Gal 2:19-20, Pil 1:21, akan hidup memper-kenankan Tuhan. Hidupnya akan men-jadi suatu kurban yang berbau harum. Tanpa pengorbanan, tanpa salib atas daging, maka pelayanan hamba2 Tuhan tidak akan ke luar bau yang harum. Pe-kerjaan Tuhan bukan suatu mata pen-caharian tertentu, bukan suatu status sosial yang mulia dalam masyarakat, tetapi suatu pengorbanan di hadapan Allah. Pelayanan pekerjaan Tuhan ada-lah Mezbah. Semua orang2 yang mela-yani Tuhan harus sadar akan hal ini Rom 12:1-2. Baru dengan demikian kita akan berbau harum dalam pelayanan pekerjaan Tuhan. Berilah yang terbaik, yaitu kita hidup di atas Mezbah Kristus Mat 10:39 hidup untuk Tuhan, sampai mati, baru Mezbah akan berbau harum.

IM 8:17. SISA2 LEMBU MUDA KURBAN KARENA DOSA DIBAKAR DI LUAR.

Dengan kurban2 yang ada tadi, masih ada sisa2 yang belum mati: Kulit, da-ging, tulang, tahi dsb. Semua ini diba-kar habis di luar tempat perkemahan Israel. Kalau itu tidak dibakar, justru akan berbau busuk. Semua ini harus dibakar di luar perkemahan (yaitu di Golgota) sampai habis total di Golgota Ibr 13:12.

Begitulah Tuhan Yesus dikurbankan di luar Pintu Gerbang, yaitu di Golgota.

Kalau kita pikul salib dengan arah ke Golgota, itu berarti segala hal yang ma-sih belum mati akan dibakar habis, ba-ru sesudah itu menjadi sempurna di Golgota. Sering karena tidak mau seng-sara sepenuhnya, semua, habis2an, maka sifat2 sombong, iri dsb, sukar ditanggalkan (Kol 3:9-10) sebab masih belum mau mati sama sekali, sampai Golgota, masih suka perkara2 dosa dan tidak mau sengsara sepenuhnya dalam segala segi hidupnya. Tetapi seorang yang bersedia sengsara sampai mati, akan mudah merendahkan diri, akan mudah membuang segala ikatan2 dosa, menanggalkan segala tabiat yang salah, sehingga dengan demikian ia makin disempurnakan. Jangan setengah2 pi-kul salib. Serahkan semua, habis2an, mau mati sama sekali. Semua sisa harus dibakar di luar, di Golgota.

Kalau tidak dibakar lagi, semuanya akan berbau busuk dan itu berarti kejatuhan. Sebab tidak mau pikul salib habis2an sampai mati, masih ada ke-inginan daging yang muncul, sebab tidak dimatikan semua, timbul dari do-sa2 yang tersembunyi, sisa2 daging yg belum dimatikan. Seringkali ini adalah kelemahan2 atau sisa dagingnya yang belum dimatikan ini, dan tahu2muncul terpancing oleh peristiwa2 pahit (yang tidak terduga).

Amat perlu membawa semua sisa2 daging yang belum dimatikan ini ke Golgota. Menyerahlah sepenuhnya. Ini seperti mati tetapi ternyata belum mati sepenuhnya. Kita harus terus menang-gung sengsara kematian Yesus, yaitu sengsara sampai di Golgota yaitu be-tul2 mati 2Kor 4:10.

Dengan cara ini hidup kita disem-purnakan. Seorang yang bersedia seng-sara sampai mati akan dengan sukacita menanggung segala sengsara lain yang “lebih ringan”, dan ini menyempur-nakan pengorbanan kita. Dengan peng-urapan dan dengan kurban karena do-sa, pelayanan kita akan makin indah dan makin memperkenankan Tuhan. Dengan cara ini, mau pikul salib sampai habis2an, sampai betul2 mati dari se-gala keinginan daging (mati total di Golgota) kita bisa bertumbuh menjadi sempurna seperti Musa, Henokh, Elia dll, lebih2 dalam 3,5 tahun I, Minggu ke-70 Daniel, jumlah yang sempurna digenapkan.

IM 8:18-29 KURBAN BAKARAN

DAN KURBAN LANTIKAN.

IM 8:18-21. KURBAN BAKARAN.

Sebelumnya, ada kurban karena dosa, ini selalu ber-sama2 dengan kurban ba-karan, termasuk kurban orang benar (sebab kurban karena dosa ada di per-batasan masih mungkin digolongkan kepada kurban orang dosa sebab ada kemungkinan bisa berdosa. Kurban karena dosa adalah kurban yang dibuat supaya tidak sampai berdosa, tetap menjadi orang benar, ini arti rohaninya adalah seperti Luk 9:23, 1Pet 4:1 yaitu salib. Mau menyangkal diri, mematikan daging (katargeo Rom 6:6) supaya tidak sampai berdosa, tetapi mati lepas dari dosa.

Kurban bakaran seperti biasanya (Imamat 1), semua dibakar habis di atas api Mezbah. Jadi selain kurban ka-rena dosa, harus ada kurban bakaran, kurban api yg berbau harum bagi Tu-han. Inilah kehidupan yg limpah de-ngan Salib, limpah dgn sengsara kema-tian daging karena Tuhan Kis 14:22, Fil 1:29, 2Tim 3:12, Yes 53:3,4. Jangan menderita karena kesalahan sendiri 1Pet 4:15 itu mempermalukan Nama Tuhan. Tetapi jangan melarikan diri dari Salib yg datang. Kadang2 karena ti-dak berani mengatakan kebenaran, sebab takut reaksi yg hebat, maka supaya aman dan tenang sekalipun disuruh Roh, tetap hanya berbicara yg netral atau yg dapat diartikan lain, supaya tidak ada resiko. Ini berarti tidak ada kurban bakaran dan kurban karena dosa. Di dalam pelayanan harus ada kurban bakaran. Waktu Yahya Pembaptis pergi ke Herodes, ia tidak mengubah nada teguran Allah supaya halus dan tidak membawa akibat, te-tapi seperti yg dikehendaki Allah, begi-tu dibuatnya, sekalipun ada resiko Mrk 6:l8. Yahya menjadi kurban karenanya, tetapi kemuliaan Allah ada di atasnya. Juga Tuhan Yesus limpah dgn salib dlm pelayananNya sebab mentaati pim-pinan BapaNya dan Roh Kudus. Dalam banyak penderitaan ini kemuliaan dan kuasa Allah              akan makin limpah, itu menjadi berkat besar bagi orang2 yg cinta Tuhan, tetapi               marah besar bagi orang yg tak mau percaya. Untuk ini rasul2 minta didoakan supaya mereka berani ber-kata2 dgn berani hati. Kis 4:29 / 9:28, Ef 6:19. Dalam pelayanan rohani, ada banyak resiko kurban, te-tapi banyak kurban karena Tuhan itu berarti banyak bau yg harum naik ke atas, dan justru ini yg menumbuhkan kita dlm pelayanan. Pelayanan yg ba-nyak makan hati, banyak penderitaan 2Kor 11:28 itu cepat menumbuhkan kita dan melimpahkan kuasa Allah le-wat salib yang kita pikul 2Kor 4:10-12. Dengan demikian ada banyak kurban bakaran yang dinaikkan di dalam pelayanan kita.

IM 8:22-25. KURBAN PENTAHBISAN.

IM 8:22. HARUN DAN ANAK2NYA MENUMPANGKANTANGAN KE ATAS KEPALA DOMBA JANTAN YANG AKAN DISEMBELIH.

Lagi2 kurban Untuk ditabhiskan/ dilan-tik ada pengorbanan lagi. Jabatan yg mulia dan indah2 itu bukan untuk semua orang. Lebih2 orang yg suka puji akan kagum dgn jabatan yg mulia2 dari Tuhan, tetapi banyak orang tidak tahu bahwa untuk pentahbisan dan pela-yanan yg besar2 itu juga ada banyak kurban. Orang yg tidak mau kurban, tak mau menderita sengsara karena Tuhan dan jabatannya, ia tidak akan dilantik di hadapan Tuhan. Waktu Elisa dipanggil, ia meninggalkan semua miliknya dan dibantainya sepasang lembu dan alat2 perbajakannya yang masih baik dan memenuhi standar mutu, dibakarnya untuk merebus dagingnya, untuk mem-buat selamat tinggal selamanya IRaj 19:20-21. Seorang yg menerima pela-yanan dari Tuhan rela mengurbankan apa saja demi pelayanan yg dianuge-rahkan Tuhan kepadanya. Segenap hi-dup diletakkannya di atas Mezbah Tu-han untuk pelayanan yg diberikan Tu-han atas bahunya. Juga Paulus Kis 20:24. Gehazi tidak mau kurban, bah-kan sebaliknya ia memakai kesempatan yang ada untuk mencari untung dengan dusta, bahkan menipu, dan mencuri, sebab itu ia tidak menjadi apa2.

Korah cs tidak pernah dilantik seba-gai imam. Ini orang2 yg suka akan ke-dudukan dan puji. Sebab itu mereka menjadi iri melihat Musa, Harun dan putra2nya ditahbiskan.

Orang2 yang mau menuruti daging ini, tidak ada kurban menyangkal diri, mengorbankan dagingnya, tetapi mau menempati jabatan yg indah2 dari Tuhan, mereka berusaha merebutnya dan mati dlm pelayanannya yg singkat itu Bil 16:2-3 Untuk tiap jabatan yg Tu-han berikan, selalu ada kurban pentah-bisan, harus mau memberi kurban, bu-kan kepada manusia, tetapi kepada Allah. Tuhan itu adil, lebih2 dalam zaman Wasiat Baru, masing2 akan mendapatkan apa yg disediakan oleh Allah dlm hidupnya. Allah tidak pernah membedakan orang, semua diberi ke-sempatan yang sama untuk menjadi mulia, bahkan sempurna seperti Kris-tus, tetapi semua ada pengorbanannya; ini jalan salib yang penuh pengorbanan, sebab lebih tinggi jabatannya lebih berat salibnya, bahkan sesudah ditah-biskan, sesudah dipakai oleh Tuhan, sesudah itu tetap harus selalu hidup di atas Mezbah Tuhan. Kalau tidak mau korban, akan jatuh dalam dosa dan binasa.

IM 8:23-24. DARI DI ATAS TELINGA, IBU JARI TANGAN DAN KAKI SEBELAH KANAN.

Darah dari binatang yg disembelih ini dibubuh pada cuping telinga kanan, ibu jari kaki dan tangan kanan, dari Harun dan putra2nya dan dipercikkan keliling pada mezbah. Darah di atas mezbah seperti dlm kurban yg lalu. Ini berarti kurban dgn segenap jiwa, naik di atas mezbah Tuhan. Darah pada cuping telinga kanan, ibu jari kaki dan ibu jari tangan kanan.

Telinga: Orang yg ditahbiskan Tu-han bagi pekerjaan yg suci harus ditah-biskan telinganya. Harus mau mengur-bankan telinga atau pendengarannya supaya jangan didengarnya barang yg jahat atau yang tidak dikehendaki Allah Yes 35:15, menutup telinganya dari perkara2 yg sia2 (dari HP dll). Pende-ngaran itu penting ia langsung masuk dalam hati dan merubah orang itu 2Tim 2:16-17.

Tampaknya biasa, tetapi itu seperti kanker masuk dlm hati. Daging suka mendengar hal2 yg melezatkannya, baik pujian bagi dirinya sendiri atau kejelekan2 orang lain, baik perkara2 percabulan, kejahatan dll. Juga ingin tahu seringkali berasal dari daging. Ini harus disalibkan, harus ada tanda darah, tanda sengsara dan kematian bagi daging. Seorang yg dilantik Tuhan itu tandanya ada tanda darah pada telinganya. Ia menolak mendengar per-kara2 yg melazatkan hawa nafsunya. Dengan apa? Dengan Ef 5:11.Dgn apa lagi? Dengan menuntut kebenaran Misalnya: dgn saksi, dsb.nya. Orang yang ada kebencian, mendengar kesa-lahan atau celaka musuhnya itu sangat lezat, nikmat bagi hati yang benci! 1Tim 5:19. Ada banyak cara untuk bisa me-nyeleksi dengan betul, tetapi dlm hati harus ada salib terhadap daging dan belajar mendengar suara Roh, minta pimpinan Roh, jangan bereaksi dosa terhadap berita2 yang menyakitkan hati, yang menfitnah dll. Telinga yg ada tanda darah itu maumendengar tegur-an akan salah dan dosanya, bisa tahan mendengar sukses dan hal2 yang indah dari orang2 yang memusuhinya, dan juga bisa mendengar perkara2 yg dari Tuhan;  telinga seperti ini akan peka mendengar suara Tuhan. Ini tanda dari orang2 yg sungguh ditahbiskan Tuhan, ia tak mau merusak pelayanannya dgn mendengar ceritera2 dari iblis ITim 4:7; 1:4; 6:20, Tit 1:14; 3:9. Sekalipun dari orang2 di dekatnya Mat 16:23.

Daging tidak suka mendengar kebe-naran 2Tim 4:4, apalagi yg membong-kar salahnya sendiri habis2an, itu pasti ditolak. Daging lebih suka mendengar dusta yg menenteramkan dirinya sen-diri di dlm segala kenajisan seperti mendapat obat  bius untuk penyakit dosanya Yeh 13:19 Yes 30:10 Yer 5:31/ 11:21. Mereka lebih suka mendengar guru2 yg cocok dgn dirinya sendiri, dgn hawanafsunya, 2Tim 4:3 seperti Achab lalu mati 1Raj 22:8.

Ibu jari (ini patokannya) diberi tan-da darah. Ibu jari perlu untuk meme-gang erat2, istimewa untuk menggeng-gam. Menggenggam apa? Ams 30:4 angin yaitu: kuasa Rohulkudus Yoh 3:8, siapa yang sudah mempunyai dan menggenggam angin? Tuhan Yesus Yoh 14:16. Sesudah Ia bangkit dari kema-tian, Ia mencurahkan kuasa itu pada ki-ta. Tidak semua orang dapat meme-gang angin. Mereka yg sudah bangkit dari hidup lama dan berjalan dlm kesucian, ia memegang angin Kis 1:8.

Ibu jari diberi tanda darah. Disu-cikan dengan darah kurban ini. Tidak lagi menjamah perkara2 yg najis Yes 52:11 2Kor 6:17 Kol 2:21. Biarlah orang mati dikubur orang mati, sekalipun ke-luarga Mat 8:22. Jangan ikut serta lagi dlm hal2 dunia dan dosa. Maka orang seperti ini akan mempunyai  kuasa, da-pat memegang kuasa Allah untuk mela-yani Tuhan. Peganglah pedang Roh Ef 6:17. Selalu memegang kuasa Allah. Ja-ngan ikut serta dengan rencana2 jahat, dgn perbuatan2 dosa, jangan dijamah, jangan dipikirkan, supaya kita dapat memegang angin dlm pelayanan kita. Adakah tanda ini juga pada kita ? Belajar selalu memegang kuasa Allah.

Ibu jari kaki. Jari2 ini penting supa-ya berdiri dan berjalan teguh. Patung Nebukadnezar yg teguh itu jatuh dan hancur berantakan sebab jari2 dan kakinya dihancurkan oleh batu gunung itu (Dan 2:41-42,45). Kita harus mem-punyai pendirian yg teguh dlm dunia ini Pil 1:21, jangan ikut2an orang banyak dalam berdosa Kel 23:2. Pendirian yg teguh itu berdasar Firman Tuhan yg kekal Kol 2:7. Hidup ini akan ter-hu-yung2 ke sana sini kalau tak mempu-nyai  pendirian yg teguh dan panggilan / beban tertentu. Nuh sekalipun dike-lilingi segala macam  tawaran, peris-tiwa, godaan dan famili, tetap tiap hari ia tetap pergi ke kapalnya dan ia se-lamat Begitu kita harus mempunyai pendirian dalam Firman Tuhan, berja-lan dengan Allah sekalipun dalam dunia yang penuh dengan ber-macam2 pikir-an dan pendirian yang ber-beda2 Kej 6:9 juga dalam Gereja2. Kita harus tahu yang benar, yaitu yang sesuai dengan Firman Tuhan dalam pimpinan Roh Kudus Yoh 17:17; 16:13. Jangan ikut2an mode, ikut2an kebiasaan, ikut2an per-kara2 duniawi, tetapi tetap di jalan sempit dan menanggung salib dan be-ban masing2. Setia pada panggilan / beban yg sudah ditentukan Tuhan. Jangan karena puji, uang dan maksud2 lainnya, lalu ganti pikiran dan pindah ke tempat2 lain.

Harus ada tanda darah, penyang-kalan diri untuk tetap tinggal dalam pendirian dan panggilan Tuhan 1Kor 7:20. Jangan tergoda melihat hal2 yang heran, besar dan tampaknya senang.

Belajar tahu beban  Tuhan dan setia-wan Gal 2:8-9. Jangan seperti Markus Kis 13:13.

  1. Telinga mendengar suara2 yang dari Tuhan, jangan mencari dan mendengar suara daging.
  2. Ibu jari tangan , jangan menjamah yg najis, tetap suci dan pegang kuasa Allah.
  3. Ibu jari kaki, mempunyai pendirian yg teguh dalam F.T. dan setia memikul beban Tuhan, jangan pindah2 karena menuruti daging kecuali karena Tuhan.

Inilah tanda-tanda pelantikan dari Tu-han.

IM 8:25-29.

KURBAN TIMANG-TIMANGAN.

Semua lemak dibakar, sehingga keluar bau yang harum. Lemak cerita tentang kasih pada Tuhan, karena kasih orang berani korban untuk taat dengan segenap hati, bahkan berani korban tanpa batas sampai mati (tergantung kasihnya) dan ini mengeluarkan bau yg harum.

Bahu kanan.

Bahu untuk memikul beban, misalnya Bil 7:9. Beban apa ? Masing2 mempu-nyai beban dari Tuhan dan dilantik Tuhan untuk beban tertentu. Kalau merasa tidak punya beban, tidak punya pelayanan dan bagian dari Tuhan, min-talah, cari, tanya dengan tulus sampai dapat.

Kanan = tempat Tuhan Yesus berdoa syafaat, Rum 8:34. Memikul beban ja-ngan dengan kekuatan sendiri, tetapi dengan kekuatan dari Tuhan 1Pet 4:11. Bawalah selalu dan terus menerus dalam doa di Hadirat Tuhan. Hadirat Tuhan adalah kunci dari segala pepe-rangan dalam medan pertempuran Kel 17:11, Kej 32:30, 2Raj 13:18-19.

Roti tanpa ragi, kue tanpa ragi, kue dengan minyak dan wafer diletakkan atas lemak2 dan bahu kanan untuk di timang2. Tepung  ~ Firman Tuhan. Ragi ~ dosa. Minyak ~ Rohulkudus.

Ada macam2 bentuk roti, tetapi semua tanpa ragi. Begitu kehidupan yg dilantik oleh Tuhan ada macam2, tetapi bukan tepung mentah, melainkan yang sudah cukup diolah dalam dapur 1Tim 3:6. Inilah orang2 yg sudah lahir baru (lepas dari dosa, ragi) dan sudah lama bertobat, sudah cukup diolah dalam dapur api 1Pet 1:7/ 4:12. Sudah meng-alami sejumlah kesukaran2 karena Tu-han dan hidupnya tetap taat menurut Firman Tuhan. Lebih2 kalau ia penuh dengan pengurapan minyak Rohul-kudus. Bukan hidup yang bercacat cela, tetapi yang sudah diolah dengan se-jumlah sengsara dan tetap punya kesaksian hidup yang baik Mat 7:20-21.

Persembahan Timang-timangan (wafe offering). Semua persembahan ini dita-ruh dalam tangan Harun dan putra2nya dan semua di timang timang di Hadirat Allah, digoyang-goyangkan. Begitu orang yg cinta Tuhan (ditahbiskan), ha-tinya seperti ber-gerak2, bergelora, penuh gairah Yah 2:17 untuk meng-angkat segala kurban, bahkan sampai hidup ini rasanya habis untuk melayani Tuhan dengan gembira dan penuh pe-nyerahan. Paulus tak pernah berhenti mengabarkan Injil, terus menjadi kurban persembahan, hatinya di-ge-rak2an dan terus menerus, sebab me-nyala2 oleh Roh Tuhan Pil 1:21 Gal 2:20. Orang yg ditahbiskan Tuhan itu mempunyai persembahan timang-ti-mangan, mempunyai hidup yang ber-api-api, bergairah mempersembah kan dirinya sebagai persembahan bagi Kris-tus. (Ada yang ber-sungut2 berontak dan menyalahkan Tuhan dengan penuh alasan2 untuk ber-sungut2. Sudah kor-ban, sudah setia, sudah repot dll, tetapi tidak ada hasilnya! Pasti ada sebabnya, Allah tidak pernah salah Ay 34:12).

** Semua dibakar habis seperti Yah 2:17, 2Tim 4:6-7. Orang2 seperti ini bersedia sampai mati Wah 2:10. Se-luruh hidupnya bagi Tuhan, hidup atau mati Rum 14:8. Habis untuk Tuhan, habis? Tidak. Rum 8:17-18. Kita mene-rima kemuliaan yang kekal. Golgotha bukannya berarti habis total, tetapi habis untuk masuk dalam tingkat ke-muliaan yang paling indah, menjadi sempurna seperti Dia.

** Dada kurban, ditimang-timang oleh Musa dan menjadi bagian Musa. Dada adalah tanda kasih. Yohanes adalah murid yang kekasih, yang bersandar di dada Tuhan Yesus Yah 13:23 / 21:20. Orang yang cinta Tuhan itu bergelora hatinya, mengangkat persembahan ti-mang-timangan kepada Tuhan.

Kasih dan kurban itu sejalan. Siapa yang sungguh2 kasih akan Tuhan itu akan memberi kurban yang terbaik yang dapat diberikan pada Tuhan dan Tuhan tahu ini (inilah bagian Musa, dari kurban pentahbisan). Musalah yang me-ngerjakan pentahbisan Harun dan putra2nya.Tuhan mengenal hati Musa yang penuh kasih dan pengorbanan pada Tuhan.

Segala sesuatu diserahkan Musa bagi Tuhan, baik kedudukannya, baik masa depannya dan seluruh hidupnya bagi Tuhan Ibr 11:25-26.

Nyanyian:

Sla-ma ham-ba ma-sih ber-na-fas, ham-ba te-tap ja-di pe-ngerja-Hu

Ji-ka-lau nya-wa hamba le-pas, me-man-dang wa-jah Tu-han-ku