LIM 04 s/d LIM 06 – Pentahbisan Imam – Imam

MENGAPA PERLU DITAHBISKAN?

Orang Lewi dan keluarga Harun (ini juga dari suku Lewi) sejak lahir sudah diperuntukkan bagi pelayanan yaitu imamat orang Lewi. Tetapi untuk boleh melayani, mereka harus ditahbiskan lebih dahulu, sebab:

  1. Bagian Allah. Lahir sebagai orang Le-wi adalah bagian Allah, tidak lewat suku2 lain atau bangsa lain. Allah tidak pernah salah, sebab Dia tahu lebih dahulu, siapa2 orang yang cocok, patut untuk pelayanan dan orang2 itu yang diketahui Allah lebih dahulu, ditentu-kanlah terdahulu untuk masuk dalam golongan Imamat dalam Wasiat Lama ini seperti Paulus dalam Wasiat Baru Gal 1:15. (Jadi Allah tidak memilih dan menentukan sembarangan, tetapi ber-dasar keMahatahuanNya, termasuk ta-hu lebih dahulu Rom 8:29).
  2. Bagian manusia. Allah tidak mencip-takan robot, tetapi mahluk bebas. Sekalipun Allah tahu lebih dahulu, tetapi Allah yang adil itu tetap mem-berikan manusia kebebasan untuk me-milih dan taat. Mereka yang mau mela-yani harus memenuhi syarat (disini le-bih secara jasmani) yaitu syarat2 untuk pentahbisan. Sebab itu orang Lewi dan disini imam2 harus mau memenuhi syarat2 yang sudah ditentukan Allah (sebab mereka sendiri tidak mengerti, tidak tahu, sebab itu Allah memberi peraturan2nya dan mereka harus mentaatinya).

Dalam Wasiat Baru, semua orang percaya diberi kesempatan juga untuk melayani sebagai imam2 Allah (1Pet 2:9), suatu generasi yang terpilih, suatu imamat rajani, sebagai bangsa yang kudus, suatu umat kepunyaan Allah sendiri. Ini juga harus dengan kemauan kita masing2. Sesudah percaya (Pintu Gerbang) kita selamat, kita dihitung sebagai orang yang sudah selamat, ini gambaran rohani seperti orang Israel, umat Allah. Tetapi selanjutnya kita harus mau memenuhi syarat2 pelayan-an seperti orang Lewi untuk masuk dalam pelayanan. Semua orang ber-iman diberi kesempatan yang sama dan harus memilih dan taat.

Semua orang beriman dipanggil untuk melayani, baik dalam pelayanan kecil atau besar, sebagai anggota2 tu-buh Kristus. Setiap anggota tubuh Kris-tus, itu ada tugas pelayanan atau pe-kerjaannya, ada yang sangat sederhana dan kecil, se-olah2 kalau tidak ada dia, semua masih bisa berjalan dengan cukup baik, masih bisa hidup (misalnya rambut, ada atau tidak ada, sekalipun dipotong habis, masih bisa hidup dan berfungsi biasa; juga kuku yang dipo-tong setiap kali). Tetapi ada anggota2 tubuh yang punya peran besar atau vital seperti jantung dengan pem-buluh2 darah (meskipun ini juga ke-cil2), paru2, hati, ginjal, otak, syaraf, tulang2 dll. Tanpa jantung, otak, langsung mati, ini anggota tubuh yangsangat vital. Semua orang beriman punya pembagian tugas, kecil atau be-sar, semua harus mengerjakan bagian-nya masing2.

Secara rohani biasanya semua mu-lai dengan pelayanan yang paling kecil, kalau setia, taat dalam pimpinan Roh Kudus, dapat terus meningkat menjadi bagian2 tubuh yang lebih besar tugas dan tanggungjawabnya, akhirnya men-jadi sama seperti Kristus 1Kor 11:1.

 

GARIS BESAR SYARAT2 PENTAHBISAN.

Ada 3 syarat dalam pentahbisan ini, yaitu Penyucian dengan air, darah dan minyak.

Masuk Pintu Gerbang à yaitu Israel, dihitung boleh masuk Halaman bait Allah.

Masuk Pintu Kemah à inilah Imam2, dengan pentahbisan yaitu dengan air, darah, minyak, maka mereka boleh ma-suk Ruang Kudus, dan melayani dalam Ruangan Suci; bahkan imam besar boleh masuk sampai Ruangan Maha Suci.

Dalam Wasiat Baru sebagian hanya masuk Halaman, yaitu mereka yang percaya; ada yang lain, yang meng-alami pentahbisan menjadi imam2 di hadapan Tuhan, boleh masuk sampai Ruangan Suci. Mereka ditahbiskan de-ngan:

  1. Darah = Mezbah Korban Bakaran. Bertobat, dosanya ditutup oleh darah Yesus dan mau pikul salib untuk selanjutnya.
  2. Air = Kolam , mati dari hidup lama, yang dikubur dalam baptisan dan bang-kit dalam hidup baru.
  3. Minyak = Pintu Kemah, baptisan Roh Kudus, mau penuh dan dipimpin Roh melakukan kehendak Roh untuk melayani Tuhan. Misalnya menjadi ga-ram dan terang dunia, menjadi saksi dan menjadi berkat bagi orang sekitar, mula2 dari pelayanan yang kecil (se-perti rambut) lama2 menjadi pelayanan yang besar (seperti jantung dll) se-hingga akhirnya tumbuh dalam pela-yanan, menjadi seperti Kristus.

Ada beberapa orang yang penuh Roh Kudus, tetapi tetap hidup menurut kehendak sendiri, bahkan menurut daging, ini bukan putra2 Allah Rom 8:13-14. Kalau kita tidak mau dipimpin Roh, tidak jadi putra2 Allah, itu ber-bahaya sebab bisa jadi putra2 iblis 1Yoh 3:10. Sebab hanya ada 2 go-longan. Kita harus taat melakukan kehendak Tuhan sebab ini mutlak Mat 7:21. Sekalipun kecil (hanya sebagai rambut), tetapi wajib mengasihi orang di sebelahnya Luk 10:27 untuk menye-lamatkan jiwanya! Paling sedikit harus menabur Injil keselamatan dan  menyi-raminya (berdoa), nanti Tuhan yang menumbuhkan 1Kor 3:6.

Ini garis besar dari orang2 yang melayani, baik dalam pelayanan kecil atau besar, harus mau menggenapi syarat2 yang sudah ditentukan Tuhan. Marilah kita semua menyelamatkan orang2 sekitar kita, minimal yang ada di sekitar kita, dalam “panci” kita de-ngan menabur dan menyirami, maka Tuhan akan menumbuhkan yang mau, istimewa orang seisi rumah kita Kis 16:31.

IMAMAT 8:1-6. PERSIAPAN PENTAHBISAN IMAM2.

IMAMAT 8:1,4. FIRMAN TUHAN KEPADA MUSA.

Kata2 semacam ini limpah dalam Alki-tab, sebab F.T. turun terus kepada Mu-sa. Begitu banyak Firman Tuhan, peme-cahan dan rahasia2nya yangdisalurkan lewat Musa, sehingga hampir seluruh dasar iman orang Israel diletakkan oleh Musa seorangnya Bil 12:8. Musa sendiri yg limpah dgn F.T. ia begitu disucikan oleh Firman Tuhan Yoh 17:17. Menga-pa Tuhan itu mempercayai Musa begitu besar? Sebab :

  1. Musa setiawan dalam menyam-paikan semua F.T. yg turun kepadanya, seperti 1Sam 3:19, Kis 20:20,27, Yus 8:35. Tak ada yg ditahankan, lebih2 yg perlu, itu diberikan semua. Dalam se-gala saat siap menyampaikanNya 2Tim 4:2, Mat 24:45.
  2. Dengan hati tulus, tanpa maksud apa2, tetapi se-mata2 mentaati F.T. Musa menyampaikan seluruh Firman Tuhan kepada mereka 2Kor 2:17. Pem-beritaannya tanpa maksud2 meng-untungkan diri sendiri 1Kor 9:12. Tan-danya Injil sampai pada orang miskin Mat 11:5 (tentu juga harus sampai pada orang kaya dan orang kikir).
  3. Musa sendiri taat melakukan Fir-man Tuhan yang disampaikan,sebab itu Tuhan menambahi lagi Mat 13:12.

Kalau dgn tulus, setia dan jujur kita mau mentaati dan menyampaikan semua F.T. yg Tuhan suruh sampaikan, maka kita akan melihat dgn heran, betapa banyak Tuhan mempercayai kita dgn F.T. dan rahasia2Nya yg da-lam2 Ams 11:24-25. Semua F.T. untuk Israel dipercayakan Tuhan kepada Musa.

** Setiap kali Musa selalu melakukan apa yg Tuhan perintahkan pada dia (se-perti Nuh Kej 6:22), sehingga kemu-liaan Allah limpah dalam pelayanan dan kehidupannya Kel 40:32-35.

Di dalam orang yang dengar2an akan nampak kekayaan dan kemuliaan Allahnya. Biar kita didapati sebagai orang yg setiawan dalam menjalankan F.T. dan dengar2an, itu amat indah.

 

IMAMAT 8:2. HAL-HAL YANG DISIAPKAN UNTUK PENTAHBISAN.

  1. HARUN DAN ANAK2-NYA, ini pela-yan2 Tuhan. Ini yg harus disucikan, ini yg harus ditahbiskan, bukan yg lainnya. Pusat perhatian penahbisan adalah imam2. Jangan pusing pada bangunan, uang, upacara2, kemewahan gedung dsb. Kalau imam2 tak disucikan dan ditahbiskan, maka Tuhan tidak berke-nan, semuanya hanya upacara megah yg mati dan akhirnya akan sia2 belaka.

Orang yang melayani harus sadar akan tugasnya dan betul2 menyerahkan diri menjadi milik Tuhan, sekalipun bukan full time 1Kor 6:19-20, hidup sebagai imam2 dan raja2 1Pet 2:5,9, Wah 1:5-6. Sebab orang yang menjamah pekerjaan Tuhan, sekalipun kecil, harus menyu-cikan dirinya 2Kor 6:17. Orang yang tidak mau disucikan, melayani dengan dosa akan jadi celaka, bukan keber-katan seperti Nadab dan Abihu Im 10:2.

  1. Pakaian imam-imam, inilah kehi-dupan imam2, yg seharusnya suci dan bersih Wah 3:4. Semua kita pelayan2 Tuhan harus memperhatikan kesucian hidup kita lebih daripada perkara2 jasmani lainnya, lebih dari kesehatan kita dan lain2 perkara yg fana (Ingat MAK DSY). Tanpa kesucian seorang ti-dak akan memandang wajah Allah Mat 5:8, tidak dapat menghampiri Allah Yak 4:7-8 tak dapat memperkenankan Allah.
  2. Minyak pengurapan. Kalau dalam tahbisan tidak ada pengurapan minyak ini, maka semua akan sia2. Berdoa, puasa, penyelidikan Alkitab, dll usaha2 persiapan pelayanan, sampai kita di-urapi dengan Roh Kudus Kis 1:8/ 4:31. Tanpa kepenuhan dan urapan Rohul-kudus, apakah yg dapat kita buat? Tanpa Rohulkudus pekerjaan kita se-perti menabur di musim kering. De-ngan Rohulkudus maka Allah sendiri yg bekerja di dalam kita Pil 4:13, Zak 4:6. Tuhan Yesus menyuruh murid2 me-nunggu perlengkapan ini sebelum pergi mengabarkan Injil Luk 24:49. Ijazah gelar dan macam2, kemegahan, pujian orang banyak, kedudukan dsb tidak dapat menggantikan pengurapan Rohulkudus, sebab hanya dgn kuasa Rohulkudus kita dapat menghadapi musuh kita, yaitu iblis Ef 6:12.
  3. Lembu jantan kurban karena dosa. Harus ada kurban, daging harus dima-tikan, selalu supaya kita dapat berjalan dalam Roh Rom 8:13. Daging ini masih ada dan harus terus-menrus dimatikan setiap hari, sepanjang hari Rom 8:36, baru kita menjadi pemenang yg indah Rom 8:37. Tak mungkin keinginan tu-buh dan Roh berjalan ber-sama2. Tidak mungkin dapat melayani Tuhan dgn baik, memperkenankan Tuhan, ber-buah2 dan menjadi berkat bersamaan dengan ingin perkara2 yg Allah tidak berkenan. Salah satu harus terus me-nerus dimatikan Gal 5:17, daging terus dibenci dan dibuang Mat 6:24. Kalau tiap hari ada kurban karena dosa, da-ging dimatikan, ditekan Rom 6:6, maka kita akan hidup di dalam Roh, berjalan dalam pimpinan Roh Rom 8:14, Gal 5:16. Perlu ada kurban lembu jantan. Selalu harus ada korban dalam pela-yanan dari permulaan, baru ada kuasa Allah 1Kor 1:18 dan buah2 Yoh 12:24.
  4. Dua domba jantan untuk kurban bakaran dan kurban lantikan. Ada lagi kurban2 lainnya. Selalu ada dan banyak Salib, selalu ada penyangkalan diri un-tuk mentaati kehendak Tuhan. Tanpa penyangkalan diri, tanpa penyerahan dan pengorbanan, tak ada pekerjaan Tuhan yg dapat dikerjakan dgn baik. Tiap ketaatan dalam melakukan kehendak Allah itu ada harganya, harus bersedia menyangkaldiri.
  5. Roti tanpa ragi. Ini bayangan dari roti hidup dari Surga yaitu F.T. Ini tak boleh digantikan oleh macam2 kesi-bukan, tetapi tiap2 hari orang yg di-lantik Tuhan, orang2 yg melayani Tu-han harus dikenyangkan dgn F.T., yaitu makanan jiwa kita Mat 4:4. Baru hidup iman kita akan kuat dan tahan, mantap dan bisa berbuah. Tiap hari harus dipuaskan oleh F.T. Dan tanpa ragi yaitu segala dosa dan keinginannya, tetap dalam kesucian 1Kor 5:7-8.

IMAMAT 8:3. SEGENAP SIDANG BERHIMPUN DI PINTU KEMAH.

Sidang Israel harus menyaksikan (di Halaman di muka Pintu Kemah, dalam Kaabah Allah yg suci). Ini suatu upacara yg penting sekali, sebab Harun harus disucikan dan diurapi untuk melayani sidang bani Israel sendiri.

Begitu pula Sidang Tuhan harus:

  1. Mengetahui atau mengenalinya imam2 Tuhan, pemimpin2nya baik2(Ibr 13:7) jangan buta, tak tahu sama sekali tentang hamba2 Tuhan yg melayani kita sendiri. Gembala mengenal domba dan domba mengenal gembalanya, dan menurut akan gembalanya, lari dari orang lain Yoh 10:5, 2Tim 3:5. Bebe-rapa orang digembalakan dari internet dalam kebaktian dan pengajaran, tidak tahu siapa orangnya, tidak kenal, ini tidak sesuai Firman Tuhan. Jangan ikut sembarang orang. Perhatikan baik2 Ibr 13:7,17.
  2. Mutu pemimpin2 itu mempenga-ruhi seluruh sidang Tuhan.
  3. Imam yang berdosa, seluruh umat kena akibatnya. Pemimpin buta akan membawa yg dipimpin sama2 masuk dalam lubang Mat 15:14, bahkan pemimpin yg berdosa akan memberi pengaruh dan akibat jelek pada yg dipimpin Yes 3:12/ 9:15. Kalau ada yang munafik, pura2, salah, boleh minta keterangan, tanya atau laporkan. Ini tidak salah, justru ini menyela-matkan pemimpin2 yang salah jalan; tetapi harus ada bukti2, jangan fitnah atau hoax. 1Tim 5:19. Jangan juga karena jemawa, merasa lebih rohani atau seperti Yesyurun Ul 32:15, itu mendukacitakan pemimpin2 yang benar.
  4. Pemimpin2 yang benar, menjadi berkat bagi domba2nya, sehingga bisa tumbuh dengan betul dan ber-buah2, seperti pelayanan Musa. 1Tes 5:12-13. Pemimpin yg baik ditaati Ibr 13:17 dan dihormati 1Tim 5:17. Jangan seenak-nya me-ngata2i apalagi melawannya.
  5. Dukung para pemimpin, itu perlu Ibr 13:18. Jangan hanya menuntut, sebab pelayan2 Tuhan manusia juga adanya, tetapi juga mendoakan, mendukung di hadapan hadirat Allah dgn segenap hati. Kita sama2 anggota tubuh Kristus yang terikat satu sama lain oleh kasih Kristus.

Lihat, perhatikan serta doakan, ba-ntu, sokong dan ikuti, supaya pelayan2 Tuhan ini bekerja dgn senang dan sukacita, baru ini menjadi faedah yg baik Ibr 13:17. Sebetulnya semua saling melayani, satu beranggotakan yg lain Rom 12:5, semua terikat dalam Kasih Kristus di dalam Tubuh Tuhan Yesus. Itulah sebabnva Israel diminta ber-himpun di muka Pintu Kemah di ha-dapan Tuhan dalam kesucian dan tulus untuk mengikuti penyucian dan penah-bisan imam2nya. Semua pihak harus hidup suci di hadapan Allah baik pe-mimpin2 (harus teruji dan memberi contoh)  juga domba2 Tuhan (harus di-tolong dan digembalakan supaya juga disucikan dan berkenan pada Tuhan, bahkan dalam hari2 yang akan datang, juga bisa memimpin dan menggemba-lakan domba2 Tuhan yang lain.

IMAMAT 8:5. INI PERINTAH TUHAN.

Musa seorang pemimpin, tetapi ia melayani sebagai hamba.

Begitu seorang pemimpin dalam ladang Tuhan, ia bukan pemimpin me-nurut definisi dunia, tetapi ia seorang hamba karena Tuhan. Sebab itu pe-mimpin2 dalam ladang Tuhan tak boleh mempunyai roh sombong atau roh memerintah semuanya sendiriseperti seorang pembesar lPet 5:3, tetapi mempunyai roh hamba Mat 20:26, roh

melayani yg rendah hati. Siapa mau menjadi pemimpin2 dari Tuhan, indah di hadapan Tuhan harus memperha-tikan ha!2 ini, seperti anak manusia di atas bumi.

Bukan kehendakku yg harus diker-jakan, tetapi kehendak Tuhan. Dalam tiap perkara, pemimpin2 harus dapat berkata seperti Musa, inilah perintah Tuhan. Tunjukkan ayatnya dalam F.T. serta jelaskan, sehingga Sidang Tuhan tidak berbuat kehendak pemimpin (yg manusia, yg sekalipun sangat teliti dan hati2, masih dapat salah), tetapi ber-buat kehendak Allah.

Sesungguhnya Allahlah pemimpin kita semua, Dialah Raja kita, jangan turunkan Dia dari tahtaNya yang ada di antara kita 1Sam 8:7. Allah tetap jadi raja, Firman Tuhan itu peraturan, un-dang2 dan kehendak yg harus dijalan-kan, pemimpin2 hanyalah hamba2 se-perti Tuhan Yesus Yah 5:19, Tuhan Ye-sus tidak pernah menurut kehendak-Nya sendiri, tak pernah menyuruh atau memimpin menurut maunya sendiri, tetapi selalu menunggu pimpinan dan perintah dari BapaNya.Begitu Musa dan begitu seharusnya pemipin2 dalam ladang Tuhan. Orang2 yg cinta Tuhan akan mengenali bahasa si pemimpin yg di dalam Tuhan Yah 8:43, dan mereka mengenali suara Rohbahwa itu suara dari Sang Gembala Agung Yah 10:4 dan si pemimpin hanya “speaker”, saluran suara dari Tuhan dan juga akan disertai dengan tanda2 dan buah2 hidupnya Mat 7:15-20 (tentu banyak juga dom-ba2 yg bodoh, yg tak mengenal peri-bahasa Tuhan, dan domba2 bodoh seperti inilah yg terombang ambing ke sana kemari, menjadi kacau dan membuat panik dan kacau        domba2 bodoh lainnya Ef 4:14.

Nyanyian ;

Melayani Yesus bertambah manis.