M4092 – Keluaran 19:4. Dari Mesir Sampai Kanaan

PENDAHULUAN.

Tuhan Yesus bukan hanya menyela-matkan umatNya keluar dari Mesir (ini pekerjaan yang sangat sulit sebab mus-tahil bagi manusia), tetapi juga dihan-tarnya dari Mesir sampai masuk Ka-naan, Negeri Perjanjian yang heran!

Jangan lupa, mengeluarkan umat Tuhan dari Mesir itu suatu pekerjaan yang tidak mungkin, sehingga Musa yang disuruh Tuhan, menolak sampai 4 kali, sebab ia mengerti (ia dididik di is-tana Mesir) bahwa hal itu tidak mung-kin, mustahil. Kalau itu terjadi, itu se-mata2oleh tangan Allah. Dengan 10 bala yang dahsyat, barulah Israel bisa dilepaskan, keluar dari Mesir. Kita harus mengerti dan sadar akan hal ini. Begitu juga menyelamatkan orang, me-lepaskan dan merebutnya dari tangan iblis, itu adalah suatu mujizat besar se-perti melepaskan orang Israel dari Me-sir. Kita harus mengandalkan Allah untuk menyelamatkan seseorang. Ini pekerjaan yang sederhana dan mudah (sebab ditolong Allah), tetapi sesung-guhnya ini suatu mujizat besar, tanpa Allah ini mustahil. Sebab itu kita harus tahu caranya menabur benih2 Injil ini, hanya Tuhan yang bisa menumbuhkan 1Kor 3:6, mustahil tanpa Allah. Hanya Tuhan Yesus Kristus yang bisa menyela-matkan dan menobatkan seseorang. Tetapi Tuhan memakai kita sebagai te-man sekerja dari Allah 1Kor 3:9. Justru dengan ikut dalam pelayanan kasih ini, yaitu menyelamatkan jiwa2 dengan belas kasihan, maka kita akan tumbuh dari tanah menjadi kayu, jadi perak, jadi emas 2Tim 2:20-21.

Jadi rencana Tuhan adalah:

  1. Keluar dari Mesir, dan
  2. Dihantar dari Mesir sampai masuk ke Kanaan negeri Perjanjian.

KELUAR DARI MESIR.

Gambaran dari proses pertobatan, itu bisa disebutkan sbb:

  1. Seperti Israel keluar dari Mesir; Ini sesuatu yang tidak mungkin sebab Israel sudah dijadikan budak rodi dan tidak bisa lepas dari perbudakan di Mesir. Tetapi dengan tangan Allah yang kuat, Mesir dihujani dengan 10 bala yang dahsyat, baru Israel dilepaskan keluar dari Mesir dengan ber-segera2, ketika anak sulung Mesir mati.

Begitu sulitnya orang berubah men-jadi percaya kepada Tuhan, tetapi yang mau, bisa mengalami dengan mudah, sebab Allah mengerjakan mujizatNya yang besar pada semua yang mau per-caya.

  1. Berubah dari turunan Adam I men-jadi turunan Adam terakhir 1Kor 15:45.
  2. Direbut dengan kuasa Allah dari tangan (perhambaan) iblis Luk 11:20-22, Mat 12:43.
  3. Dari anak iblis menjadi anak Allah 1Yoh 3:10, Yoh 1:12.
  4. Orang lama diciptakan ulang satu kali lagi, menjadi ciptaan yang baru 2Kor 5:17. Kita menjadi orang baru. Orang lama mati dan dikubur dalam kematian Tuhan dan bangkit dengan Kristus sebagai orang baru Rom 6:4.

Ini luar biasa. Untuk mengubah serigala menjadi domba sudah musta-hil, tidak mungkin ada yang bisa mela-kukannya. Bahkan mengubah dari ikan teri menjadi mujahir saja sudah tidak mungkin, sekalipun sama2 ikannya, apalagi mengubah anak iblis menjadi anak Allah, semua genesnya ganti total, luar biasa. Hanya Allah yang bisa melakukannya. Menjadi orang percaya, orang lahir baru itu suatu mujizat yang amat sangat besar dan itu masih mu-jizat yang pertama, masih akan datang lagi tanda2 dan mujizat yang lain!

  1. Seperti kerbat lama diganti kerbat yang baru Luk 5:37,38.
  2. Seperti baju lama tidak boleh di-tambal, tetapi dibuang diganti baju baru dari Allah Luk 5:36, Kol 3:9-10.
  3. Penebusan oleh darah Yesus 1Pet 1:18,19. Ditebus dengan harga mahal (yaitu darah Yesus) sehingga lepas dari budak belian milik iblis, sekarang men-jadi budak milik Allah 1Kor 6:19-20.

Penebusan ini terjadi dalam 2 tahap yaitu:

  1. Mula2 tubuh roh = orang dalam = the inner man yang ditebus, lalu
  2. Tubuh daging = orang luar = outer man. Ini baru ditebus waktu peng-angkatan atau waktu seorang menjadi sempurna Rom 8:23.

Bagi kita ini disebut:

  1. Bertobat. Luk 15:10, Yoh 12:20, Kis 2:30; 3:19.
  2. Lahir baru Yoh 3:3,5.
  3. Percaya kepada Tuhan Kis 16:31.
  4. Pindah dari mati kepada hidup Yoh 5:24.
  5. Duduk di Surga dengan Kristus Ef 2:6. Masuk dalam kerajan Surga Luk 11:20, seperti masuk dari Pintu Ger-bang Kemah Suci Ibr 8:5.
  6. Datang kepada Tuhan Yoh 6:37, ditarik oleh Bapa Yoh 6:44.
  7. Penjala jiwa Mat 4:19.
  8. Dan lain2.

Dalam prakteknya bertobat itu sangat mudah, hanya dengan pengakuan percaya orang itu sudah diterima Tu-han sebagai anak2 Allah. Tetapi pro-sesnya sulit, itu bagian Allah. Jangan ragu2, asal mau percaya, Allah yang menjamah dan melahirbarukan orang yang percaya. Seorang bisa bertobat atau lahir baru itu suatu mujizat pertama yang luar biasa. Ini mujizat besar!

Sebab itu dalam memenangkan jiwa, kita perlu bersandar mutlak pada kuasa Allah (berdoa Luk 24:49), sebab tanpa tangan yang kuat, ia tidak bisa lepas dari perhambaan iblis dan dari tabiat tubuh atau tabiat hidup lama. Berdoa saja, kalau perlu dengan berpuasa supaya orang itu mau ber-tobat dan percaya Tuhan Yesus. Jangan lupa juga dengan kasih Luk 10:47 dan belas kasihan Mat 9:13.

DARI MESIR KE KANAAN.

  1. Tumbuh.
  2. Bentuk perjalanan Mesir ke Kanaan.

III. Menjadi seperti Kristus.

C.I. BERTUMBUH.

Adalah kehendak Tuhan supaya se-sudah lahir baru (jadi bayi) kita harus terus tumbuh menjadi kanak2 lalu menjadi dewasa. Jadwal pertumbuhan jasmani untuk setiap orang hampir semua sama. Tidak mungkin umur 5 tahun menjadi dewasa. Tetapi secara rohani bisa berbeda sangat banyak. Ada yang sesudah 20 tahun masih bayi sebab ada dosa dan ikatan. Ada yang baru 6 bulan, sudah jadi matang atau dewasa, tergantung masing2! Tetapi pada akhir zaman kecepatan tumbuh harus meningkat sangat cepat supaya jangan hanyut dalam arus dosa yang kuat dan besar dari polarisasi dosa Wah 22:11.

Jangan merasa cukup baik, puas dengan pertumbuhan rohani yang ada, sebab itu bodoh (tidak mengerti bahwa Tuhan menghendaki kita terus ber-tumbuh sampai seperti Kristus (1Kor 11:1) dan salah, sebab itu bukan ke-hendak Tuhan. Kita tidak tahu sisa ke-sempatan yang ada pada kita, sebab itu tumbuhlah secepatnya sampai seperti Kristus, sebab itu menjadi ukuran ke-muliaan kita untuk kekal di Surga. Beberapa orang mau tumbuh, tetapi terhalang oleh sombong atau dosa2 yang lain (sebab orang yang tumbuh menjadi indah dan bisa dipakai Tuhan dengan heran, mudah menjadi som-bong). Juga dosa2 lain dapat meng-ha-lang2i pertumbuhan bahkan membuat merosot sampai jatuh dan binasa seperti Saul.

C.II. BENTUK PERJALANAN (PERTUMBUHAN) ROHANI.

Ini suatu perjalanan hidup yang luar biasa, digambarkan oleh Firman Tuhan dengan ber-macam2 bentuk, antara lain:

  1. Seperti terbang di atas burung nazar.
  2. Hidup penuh dan dipimpin Roh (tiang awal dan tiang api.
  3. Hidup sesuai Firman Tuhan.
  4. Dari bayi sampai jadi mempelai Kris-tus (dari Pintu Gerbang sampai Tabut).
  5. Seperti carang dalam pokok yang ber-buah2.
  6. Seperti pohon yang tumbuh sampai ber-buah2.
  7. Seperti kerajaan Imam2 yang kudus.

KEL 19:4 (3-6) seperti terbang di atas burung Nazar.

Dari Mesir sampai Kanaan, Tuhan membawa orang Israel seperti di atas sayap burung nazar (KJ: Eagle, TB: rajawali).

Apa artinya? Prinsipnya:

  1. Allah (induk burungNya) penang-gungjawabnya, pasti berhasil. Dia jadi andalan kita 100%.
  2. Anak burung nazar akan berhasil pe-nuh sampai tujuan kalau taat akan Firman Tuhan sepenuhnya.

Kalau kerjasama ini dipelihara, se-mua beres, jadi keputusannya tergan-tung dari kita 100%; Hasilnya tergan-tung dari Tuhan 100%. Kalau kita mau taat, Tuhan akan memberi kita juga kemampuan untuk bisa mengerti dan bisa taat. Mirip dengan naik kapal ter-bang yang bagus dan sangat modern. Bedanya, ini butuh pilot yang pintar dan berpengalaman. Tetapi naik bu-rung rajawali ini hanya butuh orang yang mau taat, sehingga anak paling kecil dan tidak mengertipun bisa naik, sebab kalau ia naik, ia dididik sampai menjadi pilot yang pintar dan ahli. Luar biasa, sambil terbang, Tuhan bisa mendidik anak kecil jadi pilot yang ahli, dan sampai di tempat tujuan.

ANAK BURUNG NAZAR.

Ini sudah lahir baru menjadi anak Allah seperti Allah (lahir baru itu mujizat besar yang pertama).

Selanjutnya orang ini harus:

  1. Tetap hidup dalam kesucian, kalau berdosa, hubungan bisa terganggu Yes 59:2, lama2 putus dan seluruhnya ga-gal, sebab itu mutlak perlu (mau) hidup suci, tandanya mau pikul salib me-nyangkal diri dan dipimpin Roh Luk 9:23, Rom 8:14. Mau taat, tetapi tidak mau menyangkal diri itu bertetangan dan akan gagal.
  2. Selalu limpah dengan 7 KPR.

Yang khas dari bentuk pertumbuhan ini adalah kita sama sekali tidak perlu kuatir, apapun yang kita hadapi, dalam sikon yang dahsyat bagaimanapun, Allah seperti induk burung nazar ini, bertanggungjawab penuh dan 100% pasti bisa berhasil. Yusuf dalam riwayat hidupnya, lebih2 dalam tahun2 per-mulaan bagian II (I. 0-17 tahun di ru-mah, II. 17-30 tahun sebagai budak, III. 30-39 tahun di istana Firaun, IV. 39-110 tahun, membangun umat Tuhan), ia naik turun begitu dahsyat, tetapi sebab tetap berpegang pada induknya, maka anak burung Nazar ini selamat, aman, terpelihara bahkan mencapai rencana Allah yang indah2. Sebab itu dalam segala keadaan dan diantara orang2 yang bagaimanapun, jangan menurut orang banyak atau kecil hati, tetapi tetap berpegang teguh pada Firman Tuhan dan taat dipimpin Roh dalam kesucian, maka kita akan mengalami rencana Allah yang indah sampai pun-cak2nya dan diteruskan dalam Surga! Allah sanggup menguasai seluruh kea-daan kita dan sikon kita (baik sikon peristiwa2 di sekitarnya, juga semua dan segala macam orang yang ada di sekitar kita, asal kita tetap dalam ke-sucian dan tidak bereaksi dosa  terha-dap semua orang sekitar kita, tetapi bersikap bijaksana karena dipimpin Roh, maka hasilnya akan luar biasa. Juga Daud, Daniel, Sadrakh, Mesakh, Abedngo, Petrus dll mengalami peme-liharaan Allah. Dalam pertumbuhan rohani kita, dari Mesir sampai Kanaan, Tuhan sanggup memimpin, mendidik mengolah kita di tengah2 segala sikon dan orang2 sekitar kita, sampai masuk menjadi sempurna seperti Kristus, sebab Allah kita maha kuasa! Generasi pertama Israel yang keluar dari Mesir tidak percaya pada Tuhan, tidak mau taat, melawan dan mereka binasa di padang gurun, tetapi yang taat masuk Kanaan, negeri perjanjian yang indah.

 

HIDUP PENUH DAN DIPIMPIN ROH (TIANG AWAN DAN TIANG API).

Dari permulaan kalau mau hidup dipimpin Roh Rom 8:14, kita akan mengalami rencana Allah yang indah2 sampai di puncaknya. Sebab itu belajar taat dipimpin Roh.

Ini adalah kunci hidup Putra ma-nusia Yesus yang gilang-gemilang bah-kan sempurna. Mat 4:1, Luk 4:1,18. Jalan Allah tidak pernah salah atau ga-gal, tergantung dari kita, kalau mau taat penuh, kita juga berhasil penuh seperti Kristus. Israel dipimpin tiang awan dan tiang api, itu pimpinan yang sempurna, tetapi sayang mereka me-nyia2kan fasilitas ilahi yang luar biasa ini, sebab terus berontak, mau kembali ke Mesir, melawan Allah. Belajar taat dipimpin Roh sejak dalam pikiran, kata2, keputusan dan tindakan, pasti hasilnya sangat indah.

 

HIDUP TAAT AKAN FIRMAN TUHAN, Maz 1:1-3.

Daud taat akan Firman Tuhan sehingga tidak pernah kalah dan menjadi indah (kecuali dalam perkara Batsyeba dan menghitung orang Israel, Daud berdosa pada Tuhan). Hidupnya menjadi indah dan berkenan pada Tuhan Kis 13:22, seperti pohon di tepi sungai yang ber-daun dan ber-buah2. Belajar lebih ba-nyak Firman Tuhan supaya bisa taat lebih banyak dalam segala segi hidup kita Maz 119:105 itu akan memimpin kita kepada puncak2 rencana Allah yang indah.

 

BAYI SAMPAI MEMPELAI KRISTUS (PINTUGERBANG SAMPAI TABUT).

Jangan terus menjadi bayi, tetapi tumbuh Ibr 5:12 – 6:3. Jangan jadi beban, tetapi bisa menanggung be-ban. Harus tumbuh sehingga bisa dipakai Tuhan menjadi berkat bagi orang lain, bahkan terus meningkat sampai seperti mempelai Kristus (Wah 12:1 calon mempelai). Tuhan bisa pakai orang yang paling kecil dan tidak ber-daya, sekalipun tidak punya kelebihan apa2 1Kor 1:27-28, sehingga terus makin meningkat dalam jabatannya sendiri2. Jangan ingin seperti orang lain (sebab ingin kepujiannya), tetapi tanya Tuhan (Tuhan punya rencana khusus untuk setiap anak2 Allah) dan taat, itu yang terbaik bukan kehendak sendiri Pil 1:21. Jangan ambisi tetapi ingin jadi berkat dari Tuhan bagi orang lain dengan kasih Kristus. Belajar mengerti dan taat dari Pintu Gerbang sampai Tabut, itu luar biasa, tidak akan keliru.

 

CARANG LEKAT PADA POKOK DAN BER-BUAH2 Yoh 15:1-8.

Lekat pada Tuhan 1Kor 6:17, seperti carang pada pokok, sebab bergantung penuh pada pokok, lepas berarti mati. Hubungan yang terganggu,maka per-tumbuhan juga terganggu dan tidak bisa mengalami rencana Allah apalagi puncak2nya. Apa yang dikehendaki BapaNya, itu yang ditaati penuh Yoh 5:19; 8:26, bahkan sampai matipun Ia taat, bukan kehendakKu, tetapi ke-hendakMu yang jadi Mat 26:39. Orang seperti ini akan tumbuh sampai ren-cana Allah genap dalam hidupnya yaitu sampai pada tingkat sempurna Yoh 19:30.

 

SEPERTI POHON YANG TUMBUH DAN BERBUAH Luk 13:(6-) 9. Harus ada target atau tujuan hidup dari Tuhan. Bukan sekedar tumbuh, tetapi hidup berkenan pada Tuhan, sehingga bisa ber-buah2, melakukan kehendak Tuhan dan itu termasuk ber-buah2. Kalau kita taat melakukan kehendak Tuhan (bu-kan semaunya sendiri), maka itu ter-masuk menjadi garam dan terang, menjadi berkat bagi orang sekitar atau yang ada di dekatnya, sehingga timbul buah2 karunia Tuhan bekerja (buah = jiwa2 yang bertobat, itu mujizat dari Tuhan, kita tidak bisa membuatnya, kita hanya menanam dan Tuhan me-numbuhkannya, Tuhan yang membuat mujizat dari permulaan sampai ber-buah2).

KERAJAAN IMAM2 DAN BANGSA YANG KUDUS. 1Pet 2:9-10.

Sesudah lahir baru dan penuh dan dipimpin Roh, kita menjadi imam2 Allah yang memerintah sebagai raja2 di hadapan Allah dalam kekudusan. Jangan hidup sebagai budak, tetapi sebagai raja atas daging, dunia dan iblis sehingga bisa hidup dalam kesucian dan melayani Tuhan sebagai imam2. Belajar melayani jiwa2 sebagai Imam, meniru Kristus, yaitu menjadi hamba2 Mat 20:25-28. Imam2 seperti Kristus itu rendah hati untuk keselamatan dan pertumbuhan jiwa2, itulah yang besar di hadapan Allah dan tumbuh terus sampai seperti Kristus.

KESIMPULAN.

Keluar dari Mesir mujizat besar yang pertama, luar biasa, tetapi jangan berhenti, tumbuhlah terus sampai puncak seperti Kristus, masuk dalam negeri perjanjian. Jangan berhenti tumbuh, jangan sampai terhalang, tumbuhlah dalam kesucian dengan 7 macam cara yang diterangkan Firman Tuhan, bukan menurut kehendak kita, tetapi sepenuhnya menurut kehendak Allah, pasti berhasil.

 

Nyanyian:

Bukan kehendakku yang jadi,

doa Yesus itu kuturut.