M4041 – Filipi 4:4,7. Sejahtera Dan Sukacita Di Dalam Tuhan

Kalau seorang hidup di dalam Kristus (seperti carang di dalam pokok Yoh 15:5), maka akan ada sejaterah dari Roh Kudus, sehingga bisa tenang, sen-tosa, tenteram, juga selalu bisa bersu-kacita dalam Roh, tidak dikalahkan oleh dukacita. Inilah hidup yang ba-hagia yang dicari semua orang, tetapi hanya bisa jadi dan nyata di dalam Kristus!ARTINYA.

Di luar Kristus, baru bisa meng-alami hal2 seperti ini kalau sikonnya baik, aman, untung, sukses (atau me-reka bersukacita dalam kesukaan dosa yang sesaat Ibr 11:25). Di luar Kristus, tidak bisa terus menerus bersukacita; Apalagi kalau sikon tidak baik, misalnya penghasilan turun, sakit, terancam, ter-jepit dll, maka mereka jadi susah, tidak bisa sukacita. Keadaan seperti ini untuk manusia pada umumnya adalah biasa. Tetapi bagi orang beriman lain. Misal-nya Paulus dan Silasdalam penjara ma-sih bisa sejahtera dan bersukacita Kis 16:25. Asal kita terus dipimpin Roh, tidak bereaksi dosa, akan tetap ada sejahtera, bahkan bisa bersukacita meskipun sikon tidak memungkinkan. Mengapa? Sebab sukacita dari Tuhan atau Roh kudus tidak bisa diambil oleh siapapun atau apapun Yoh 16:22, kalau toh berkurang karena banyak penderi-taan, tetapi dalam kenyataannya selalu ada saldo sukacita. Sebab itu meskipun Paulus dan Silas menderita, mereka te-tap ada sejahtera dan sukacita dari Roh. Memang sukacita dari Tuhan itu lain dengan kesukaan dunia.

SEJAHTERA DAN SUKACITA DARI TUHAN.

Ini ilahi dari Roh Kudus, sebab itu ha-nya ada kalau dalam hati kita ada Fir-man (yaitu Kristus) dan Roh Kudus. Tandanya:

  1. Selalu hidup benar di hadapan Allah (MAK DSY), sekalipun tidak ada apa2; apalagi kalau ada hal2 yang jelek, dah-syat dll, periksa diri. Kalau ada dosa se-gera bertobat dan dibereskan, sehingga kembali dibenarkan di hadapan Allah, supaya Allah ada di pihaknya dan bisa timbul iman, sebab iman ini mutlak perlu.
  2. Ada iman dari Tuhan. Seharusnya semua orang beriman itu punya iman. Dengan iman kita bisa menghadapi se-gala perkara yang tidak enak sampai yang berbahaya dengan kemenangan sesuai janji2 Tuhan Mat 9:29. Misalnya dalam:
  3. Kesukaran keuangan. Percayalah akan Allah dan FirmanNya Mrk 11:22. Tuhan Yesus memelihara kita lebih dari burung di udara dan bunga bakung di lembah asal kita mau mencari kerajaan Surga dan hidup benar lebih dahulu Mat 6:25-34.

Orang yang percaya, yakin akan jan-ji Allah ini sehingga bisa tetap sejah-tera, bersyukur dan sukacita, meskipun dalam kesukaran keuangan. Di Surga (juga dalam kerajaan 1000 tahun) se-mua otomatis terpelihara, tidak ada kesukaran. Tetapi di dunia pasti ada banyak pergumulan, bahkan cukup be-rat, misalnya Israel butuh air dan ma-kan Kel 15:23-24; 16:2-3 mereka tidak mungkin mendapatkannya lalu sangat ber-sungut2. Mengapa Tuhan meng-izinkan hal2 yang sulit seperti ini Ul 8:4. Mengapa dalam segala kekurangan, ti-dak langsung diberikan kebutuhannya sebelumnya, sehingga bisa dicegah? Tuhan bisa mencegah, sehingga tidak ada problem, tidak ada pergumulan, misalnya dengan sesudah bertobat langsung mati saja, lalu masuk Surga atau Eden. Mengapa Tuhan tidak mela-kukannya? Rugi! Sebab di Surga tidak ada cukup pengolahan, tidak ada per-tumbuhan rohani. Justru semua pen-cobaan ini adalah pengolahan untuk tumbuh. Kalau dalam setiap pencobaan kita tidak bereaksi dosa, taat akan Firman Tuhan, kita lulus, maka setiap kali kita naik, makin mulia untuk kekal di Surga Maz 34:20. Sebab itu jangan sampai ber-sungut2 menghadapi segala problem, tetapi harus lulus dan terus menerus naik kelas (tumbuh!).

Jangan takut masuk dalam liku2 hidup yang naik turun, misalnya se-perti Yusuf, Ayub dll. Ayub pernah tu-run sampai titik terendah, bangkrut total, semua anak mati dan kesehat-annya habis, akan mati. Tetapi Ayub lulus dan naik. Semua orang beriman akan mengalami liku2 hidup yang naik turun dalam segala segi hidupnya. Te-taplah percaya akan Allah dan peme-liharaanNya. Terus berjalan dalam Roh. Memang kita harus berusaha, berpikir, bergumul, tetapi jangan kuatir atau panik. Jangan malas, atau putus asa, tetap harus bekerja untuk nafkah 2Tes 3:10, tetapi jalan dengan iman, minta pimpinan Roh, kerjakan apa yang bisa kita kerjakan dalam pimpinan Roh Ku-dus. Dengan Tuhan, sekalipun bang-krut, Ayub naik kembali bahkan jadi sukses dua kali lipat, luar biasa Ay 42:10. Tuhan bisa buka jalan yang tidak terduga. Juga Ishak yang terus disabot, karena dibenci dan diiri, sehingga penderitaan Ishak begitu banyak terus menerus.

Semua sumur bapaknya ditutup oleh musuh2nya (air itu mutlak perlu). Ber-kali2 ia membuat sumur (itu sulit bagi zaman dahulu). Begitu banyak su-mur2nya yang ditutup orang Filistin, baik sumur2 Abraham, juga yang digali sendiri seperti Esek, Sitna, Rehobot, Syeba Kej 26. Akhirnya Ishak tetap ke-berkatan sampai limpah. Jangan takut, memang banyak untung-malang orang beriman supaya kalau kita lulus, tidak jatuh dalam dosa, kita tumbuh sesuai rencana Allah Maz 34:20. Kita harus tahu berusaha secara jasmani (tetapi jujur dan jangan menghalalkan segala cara Mat 10:16) dan secara rohani (dan itu penuh dan dipimpin Roh, berdoa dan terus lekat dengan Tuhan limpah dengan 7 KPR). Jangan kuatir dengan segala macam gangguan atau penco-baan. Dengan Tuhan akan ada keme-nangan. Tetapi jangan sampai bimbang, kacau dan undur karena kesukaran2 itu.

  1. Masalah kesehatan. Pegang janji2 Tuhan yaitu sehat 3Yoh 2, sembuh ka-lau sakit 1Pet 2:24, Kel 15:26; 23:25 dan umur dalam tangan Tuhan 1Sam 2:6, Maz 90:10,12 dll. Jangan takut, tetapi jangan mencobai Allah Mat 4:7. Apa yang baik yang sudah kita ketahui, harus kita kerjakan secukupnya, tetapi bukan dengan takut, bimbang atau ber-lebih2. Kerjakan semua dengan iman dan sepatutnya, tanpa was2. Kalau kita ditegahkan ya jangan dilakukan, minta pimpinan Roh Kudus. Dalam dunia ini makin lama makin banyak penyakit, tetapi cara2 medis makin maju. Jangan takut karena penyakit, harap pada Tuhan, dan periksa diri. Harapkan  ke-sembuhan baik kelas I atau II. Nanti da-lam Minggu ke-70 Daniel semua penya-kit akan sembuh, sebab rohani rata2 meningkat sangat tinggi, bahkan ada pelayanan orang2 sempurna yang luar biasa Yoh 14:12.
  2. Problem dalam keamanan, rumah tangga, pelayanan dll. Segala problem dan kejahatan, kesukaran akan mening-kat sebab dosa terus meningkat dan itu merusakkan segala segi hidup manusia. Kesucian akan membuat keadaan se-perti Surga, tetapi dosa akan membuat seperti Neraka. Kita harus menghadapi keduanya, istimewa masuklah dalam hal2 yang rohani yang tumbuh makin indah dan mulia. Kesukaran, kejahatan dan macam2 bentuk yang jahat dalam segala bidang meningkat. Jangan kua-tir, sebab Tuhan kita adalah Allah yang ahli dalam segala segi hidup kita, bahkan Dia maha besar dan menguasai segala perkara. Sebab itu kita harus ingat untuk tetap benar di hadapan Allah (sebab dengan demikian Tuhan selalu di pihak kita, ini kunci keme-nangan 1Pet 3:12, Rom 8:31) dan terus belajar dipimpin Roh sehingga sekali-pun bodoh, tidak ahli, tidak mengerti, kita bisa menghadapi dan mengalahkan semua problem dan kejahatan yang mana saja, sebab Tuhan sanggup me-mimpin kita untuk mengatasi semua-nya dengan sempurna.
  3. Tekun berdoa dalam Roh dan ke-benaran Yoh 4:23-24. Ini fasilitas akhir zaman, sebab dosa dan segala ke-mampuan manusiawi, termasuk keja-hatan meningkat, apalagi iblis terus bekerja keras di belakangnya. Ini harus kita hadapi dengan kuasa Allah, yaitu terus menerus berjalan dalam Roh (dengan cara berdoa dalam Roh dan kebenaran 1Tes 5:17). Selama dipimpin Roh akan ada sejahtera dan sukacita, sungai air hidup itu akan terus mengalir dalam hati kita Yoh 7:38.

Latih berdoa dan berjalan dalam Roh dan kebenaran, sehingga bisa menghadapi semuanya. Daud yang muda sekali, tidak berpengalaman, bisa mengalahkan Goliat dengan cara, the-nologi ilahi. Bayangkan hanya dengan 5 batu dan ali2, Goliat kalah mutlak. Ka-lau kita punya keahlian dalam hal2 tertentu, yang netral, boleh dipakai, tetapi semua itu ada batasnya. Tetapi kalau kita dipimpin Roh, Roh Allah yang menghadapinya bagi kita. Sebab itu jangan lupa dipimpin Roh itu bisa mengatasai se-gala2nya, sehingga kita masih bisa tetap sejahtera dan ber-sukacita di dalam Tuhan. Latihlah mulai sekarang dalam perkara kecil dan besar dan kita akan berkemenangan makin banyak dan makin besar (ujian yang Tuhan izinkan datang, juga makin berat dan makin banyak). Puncaknya ada dalam Minggu ke-70 Daniel, yaitu ujian akhir atau baptisan api untuk umat Tuhan dan untuk seluruh dunia Wah 3:10, api itu menyala rata di mana2 Luk 12:49. Sebab itu harus bersedia untuk bisa hidup penuh dan dipimpin Roh dengan kelimpahan 7 KPR. Dalam menghadapi problem atau orang2 yang dahsyat, baik di dalam atau di luar rumah atau Gereja, hadapi dengan Tuhan (berjalan dalam Roh). Dosa rata2 setiap orang makin meningkat, juga ikatannya, tabiat yang jahat dan segala macam cara hidup kasar (lawannya, orang2 beriman tetap bisa lemah lem-but sebab ada Roh Kudus, kuasa, pengurapan, hikmat Allah dll juga akan makin meningkat, dan tetap ada se-jahtera dan sukacita dalam hati Mat 11:28-29). Menghadapi orang2 jahat dari dalam dan dari luar, jangan lupa, jangan bereaksi dosa. Apa yang me-nyakiti hati dan merugikan kita ampuni, tetapi juga bijaksana Mat 10:16. Jangan bereaksi sendiri tetapi dipimpin Roh, baik kata2, sikap, tindakan dan per-buatan kita. Minta hikmat, kuasa Roh untuk memberi, jawaban, sehingga ha-silnya menang seperti Putra manusia Yesus. Jangan dengan Jengkel, Mang-kel, Pegel, dan Emosi, tetapi dengan lembut dan sejahtera, sehingga kita bisa jelas mendengar suara Roh dan mendapat jawaban dari Tuhan (Mat 10:19. Kalau hati jengkel, emosi atau pahit, yang ramai dalam hati kita adalah kejengkelan dan kepahitan, sehingga suara Roh tidak terdengar. Jangan sampai kehilangan jawaban ilahi dari Allah yang maha besar, yang bisa berfungsi seperti 5 batu Daud sehingga problem2 yang sebesar Goliat bisa dikalahkan! Sekalipun dengan orang dekat, bahkan anak2 sendiri, kita membutuhkan kuasa dan hikmat Allah, lebih2 menghadapi orang2 yang jahat atau didorong setan (seperti Petrus, Yohanes, Yakobus Luk 9:55 KJI) atau penuh dengan kuasa gelap, ini hanya bisa dikalahkan dengan kata2 dan kuasa Allah! Jangan pegel, panik, sedih atau putus asa. Tidak ada pencobaan yang diizinkan Tuhan lebih dari ke-kuatan kita 1Kor 10:13. Hadapi dengan pimpinan (hikmat, kuasa) Allah, akan ada kemenangan, sekalipun kadang2 orang2 jahat itu sebagian tetap tidak mau bertobat seperti Yudas, terus berbuat jahat. Tetapi dengan kuasa dan hikmat (pimpinan) Roh Kudus kita bisa lepas dari mereka atau menang!

  1. Kesukaan oleh Firman Tuhan. Maz 119:92,103, Yer 15:16. Firman Tuhan itu sumber iman Rom 10:17. Kalau kita punya iman, semua janji Tuhan seka-lipun belum kita terima, sudah bisa membuat kita bersukacita, se-olah2 kita sudah menerimanya Mrk 11:24. Firman Tuhan itu lengkap untuk segala keadaan dan kasus, apalagi kalau kita mengerti dan dipimpin Roh, sehingga kita bisa menghadapi semua yang diizinkan Tuhan datang pada kita dengan tepat. Misalnya kalau kita me-ngerti sehingga percaya 1Kor 10:13, kita tinggal tenang dalam segala per-kara sebab yakin dengan Tuhan kita pasti menang, tidak lebih dari kekuatan kita. Apalagi kalau kita mengerti 2Pet 3:12, lalu Rom 8:31, lalu Zak 4:6 dan 1Yoh 4:4 dst, maka kita makin kokoh dalam Firman Tuhan, yang menjadi sumber iman kita. Orang yang dipimpin Roh, Roh Kudus mengingatkan ayat2 yang tepat (yang menjadi kunci ke-menangan kita dalam menghadapi pro-blem2 yang datang Yoh 14:26. Roh Kudus menghidupkan ayat2 itu 2Kor 3:6 sehingga menjadi iman dalam hati kita dan kita bisa bertindak dengan iman berdasar ayat2 itu sampai me-nang! Kalau ada iman pasti menang Mat 8:13. Kita harus hidup terus de-ngan iman 2Kor 5:7, dari iman kepada iman Rom 1:17. Orang yang hidup dalam kesucian dan penuh Roh Kudus, akan terus bersukacita dengan Firman Tuhan, sebab ini sumber kemenang-annya, sumber iman. Tetapi yang hidup dalam dosa, apalagi melawan Roh Kudus, Firman Tuhan menjadi keje-muan dan hukum2 yang berat, tidak menjadi kesukaannya Yes 28:12-13. Justru orang2 yang hatinya mendua, suam, bercabang bahkan cinta dunia, kesukaannya bukan perkara2 dari Atas (Kol 3:1-3) tetapi perkara2 dunia yang fana. Orang2 seperti ini akan dika-lahkan dan disesatkan oleh segala be-rita dunia, pikiran manusiawi, falsafah manusiawi, dusta, berita2 dunia yang menyesatkan banyak orang, sehingga tidak ada kesukaan dan sejahtera dari Roh Kudus.

Orang2 seperti ini akan menjadi korban dosa yang meningkat, sebab tidak punya Kristus dalam dirinya. Kesukaan mereka bukan dari Firman, bukan dari Roh Kudus, tetapi segala perkara2 duniawi, bahkan terikat dan itu umpan iblis supaya mereka bisa dihancurkan oleh iblis dengan segala kesukaan2 duniawi dan daging itu.

III. KESIMPULAN.

Kalau kita hidup dengan Tuhan, hidup benar, penuh dengan Firman Tuhan dan Roh Kudus serta 7 KPR, maka tandanya ada sejahtera dan sukacita Roh Kudus dalam kita dan itu menjadi kekuatan kita Neh 8:11, sehingga kita bisa tetap sejahtera dan sukacita menghadapi segala perkara2 yang dahsyat dalam dunia ini, dengan keme-nangan2 yang indah dari Tuhan. Jangan setengah2 ikut Tuhan, tetapi dengan segenap hati, sebab yang setengah2 akan jatuh dan terseret dalam dosa, ia berjalan dengan kekuatannya sendiri, pasti sering kalah melawan iblis. Begitu banyak orang yang jatuh dan hanyut dalam dosa sebab tidak punya kesu-kaan dalam Firman Tuhan. Sebab itu kita harus betul2 punya pendirian, tidak ikut orang di sebelah kita dalam dosa dan jangan kena tipu daya iblis. Sebab itu kita perlu punya pengertian yang betul dalam Firman Tuhan dalam pengurapan dan pimpinan Roh Kudus, untuk tumbuh makin suci dalam ren-cana Allah. Yang setengah hati akan hanyut sehingga makin limpah dosanya dan diperalat iblis dan polarisasi makin jelas memisahkan gandum dan lalang.

Peliharalah sejahtera dan sukacita Tuhan Pil 4:4,7 dan hadapi semua pro-blem yang datang, jangan lelah, me-nyerah atau kecil hati atau putus asa. Hadapi dengan hikmat dan kuasa Allah. Makin lama makin banyak orang dibelit dengan problem2 berat, tetapi itu tidak akan lebih dari kekuatannya dan de-ngan Tuhan kita pasti bisa menang dan tetap bisa bersukacita terus. Kalau ini terjadi, bisa menang, terus menang, terus naik lagi, tidak sampai jatuh, kita akan tumbuh makin indah di hadapan Tuhan dalam rencana Allah yang mulia, apalagi kalau sudah dekat pengang-katan. Pakai iman, jangan kecil hati, baik problem kuangan, keamanan, ke-luarga, nikah, orang2 jahat dari dalam dan luar, kuasa2 gelap, langsung atau lewat orang2 (dekat) di sekitar kita, dll. Hadapi, jangan lengah dan jangan bimbang, percayalah akan Allah dan terus dipimpin Roh, berperang ber-sama2 Allah, maka kita akan menang setiap kali sampai kita tumbuh dalam rencana Allah yang besar.

Jangan lupa, akan timbul banyak pemenang yang herandari Tuhan yang suci, penuh dan dipimpin Roh. Jangan takut, panik oleh perkara2 yang dah-syat yang makin bertambah. Tetapi jangan plin-plan atau ngawur. Berse-dialah. Terus ikut meningkat dalam go-longan Allah yang makin suci, makin penuh dengan kuasa dan kesukaan Tuhan. Tujuan hidup yang kekal harus makin jelas (seperti keledai Isachar Kej 49:14), maka kita akan lurus, langsung, dengan tepat masuk golongan yang bersedia untuk ikut pengangkatan dan berkemenangan dalam banyak ujian yang limpah di seluruh dunia. Terus meningkat sampai se-tinggi2nya di hadapan Allah, bahkan beberapa bisa meningkat sampai sempurna.

 

Nyanyian:

Bersukalah (2x)

dalam Tuhan senantiasa

Bersukalah (2x) bahkan terlebih lagi

Buat apa susah (jangan kalah)

Buat apa susah (pakai iman)

Susah itu tak ada gunanya

(dengan Tuhan bisa menang!)