M3999 – Roma 13:11-12. Perlunya Mengatur Waktu (Time Management).

Pokok2 tentang waktu yang akan kita pelajari:

  1. Time management.
  2. Memakai waktu selama umur hidup kita.
  3. Jatah waktu.
  4. Kereta waktu.
  5. Waktu dan pengharapan orang beriman.

MAKSUD.

Banyak orang hidup tanpa tujuan, tanpa arah, tanpa pengaturan, mengalir saja mengikuti arus di sekitarnya, seenaknya, sesukanya, apa katanya nanti atau padawaktu itu. Orang seperti ini akan banyak kehilangan waktu dan terpengaruh dosa2 arus itu dan hidupnya menjadi kosong dan sia2. Zaman sekarang semua orang sibuk, tetapi ada yang sibuk untuk yang fana, ada yang sibuk untuk yang fana dan yang kekal. Sebab itu kita harus bisa mengatur waktu kita baik2, supaya jangan waktu kita dihabiskan hanya oleh kesibukan yang fana.

Juga banyak diperdayakan iblis sehingga waktunya habis untuk yang sia2. Sebab itu kita perlu mengatur waktu kita baik2, setiap hari, sesuai dengan Firman Tuhan dan pimpinan Roh Kudus dan denganproyek2 yang ada jasmani dan rohani untuk mencapai tujuan hidup yang terbaik di dalam Kristus, yaitu yang kekal.

MENGAPA KITA HARUS MENGATUR WAKTU KITA BAIK2 ?

Sebab:

  1. Waktu pribadi itu terbatas dan kita tidak tahu sampai kapan.
  2. Waktu bersama juga terbatas dan tidak tahu sampai kapan Tuhan datang.
  3. Waktu kita tidak berulang.
  4. Cara memakai waktu menentukan dimana kita akan berada dalam kekekalan dan dalam tingkat yang mana, sebab itu, “waktu” adalah kesempatan emas. Hidup ini suatu penaburan, akan ada penuaian dalam kekekalan, sebab itu waktu kita sekarang harus diatur baik2.
  5. Ada pencuri waktu, kalau tidak diatur dan dijaga, waktu kita akan habis dengan sia2.
  6. Salah mengatur waktu, waktu kita akan habis dengan sia2. Tetapi kalau diatur baik2 sesuai Firman Tuhan, hasilnya untung sampai kekal.
  7. Kita bisa menebus dan “memperbanyak” waktu.

III. FAKTOR2 YANG DIPERLUKAN UNTUK MENGATUR WAKTU.

 

  1. Tahu tujuan hidup.

Kalau tujuannya berbeda, cara mengaturnya juga akan berbeda.

1.a. Tujuan hidup yang jelas, kokoh, pasti itu akan menjadi prioritas dalam mengatur waktu kita. Sebab itu untuk efisiensi pengaturan waktu yang baik, tujuan hidup harus jelas dan tepat. Orang beriman tujuannya masuk Surga, tetapi juga sekarang, selama masih hidup di dunia, masih perlu perkara2 dunia, mana yang lebih penting atau lebih utama? Berapa perbandingannya untuk tujuan2 di dunia yang fana dan yang kekal! Ini tidak sama pada semua orang beriman!

Ada yang tujuan hidup Surga 10% (apa katanya nanti) dan dunia 90%, sebab itu cara mengatur waktunya juga sangat berbeda dengan orangyang perbandingannya sebaliknya. Ada orang yang sungguh2 percaya Tuhan Yesus dan Firman-Nya, dan hatinya sepenuhnya mencintai Tuhan, sehingga perbandingannya Surga:dunia = 95:5, sebab kalau sungguh2 mencintaiTuhan, Tuhan akan memberi dan melengkapi segala fasilitas hidupnya.

1.b. Tingkat rohani: Luar Halaman, Halaman, Ruangan Suci (dan masing2 masih terdiri dari banyak tingkatan); ini menentukan prioritas hidup ini. Tujuan yang betul adalah:

1.b.1. Selamat, masuk Surga. Ini harus dipelihara dalam kesucian, jangan ada dosa Pil 2:12.

1.b.2. Tumbuh dalam tabiat baru seperti Kristus dan

1.b.3. Berbuah jiwa2 (memenangkan jiwa) bagi Tuhan. Orang yang kabur tujuan hidupnya, maka pengaturan waktunya juga tidak punya arah yang kekal.

  1. Kokoh di dalam Kristus Yoh 15:5. Kalau rohani lemah, sekalipun ingin, ternyata hidupnya lemah menuruti daging dan pengaturan waktunya juga kacau. Sebab itu harus kuat dalam 7 KPR, bisa menyangkal diri, berpada (sehingga waktunya tidak habis menuruti daging, bisa mendahulukan atau memprioritaskan perkara2 rohani Kol 3:1-3, seperti masa teduh, ibadah, pelayanan dll hal yang memperkenankan Tuhan. Kalau rohaninya lemah, maka perkara2 dari atas seringkali digolongkan fakultatif (tidak mutlak, kalau ada waktu, kalau senang saja) sehingga pengaturan waktunya, prioritasnya, disesuaikan dengan hal2 yang cocok dengan selera atau kedagingannya, seperti orang dunia.
  2. Mendahulukan kerajaan Surga Mat 6:33.

Ada orang beriman yang tidak mendahulukan kerajaan Surga, tetapi perkara2 duniawi, prinsipnya seperti orang dunia, misalnya “time is money” 1Tim 6:9-10 atau “hidup itu untuk ber-senang2” 1Tim 5:6 atau ingin mendapatkan puji dari manusia Yoh 12:43; maka pengaturan waktunya akan sesuai dengan prinsip hidupnya. Sekalipun pintar management waktu, sia2 di hadapan Tuhan. Orang yang cinta Tuhan, yang rohani akanmendahulukan atau memprioritaskan kerajaan Surga dan perkara2 dari Atas Kol 3:1-3, maka ia akan bisa mengatur waktunya dengan betul untuk kekekalan.

CARA2 PRAKTIS MENGATUR WAKTU.

  1. Membagi hidup dalam yang fana dan kekal. Orang dunia tidak bisa mengerti pembagian ini, tetapi orang beriman harus belajar. Sebab hanya yang kekal yang bisa kita bawa ke Surga, yaitu keselamatan, tingkat rohani atau kemuliaan kita masing2 dan pahala Wah 14:13. Semua yang fana akan ditinggal dalam kubur. Raja2 dunia membawa hartanya dalam tempat2 tertentu (pyramid dll), itu tetap tidak bisa ikut masuk dalam kekekalan! Orang yang kaya di hadapan Allah adalah orang yang mempunyai banyak hal yang kekal, misalnya Lazarus pengemis miskin dan orang kaya, sesudah mati jadi terbalik di hadapan Allah Luk 12:21; 16:25. Sebab itu management waktu itu amat penting untuk menentukan prioritas kita supaya jadi kaya raya di hadapan Tuhan, jangan sebaliknya. Berapa persen waktu kita untuk yang kekal dan berapa persen untuk yang fana?
  2. Pengaturan waktu kita terdiri dari:
  3. Pengaturan waktu harian yaitu:

a.1. Untuk pengaturan waktu yang fana, baik yang wajib: Tidur, makan, mandi dll, sekolah, bekerja dll, maupun untuk hal2 yang tidak mutlak perlu; Jalan2, lihat HP yang penting saja, bertamu dll) dan

  1. Mengatur waktu untuk perkara2 yang kekal, yaitu yang wajib: Masa teduh, berbakti MP, MS,RB, pelayanan, 7 KPR dll dan untuk hal2 tambahan, yaitu kalau ada waktu, misalnya membantu pelayanan serabutan di Gereja dll, jugauntuk menambahi apa yang wajib supaya makin banyak dll).

Berdasar proyek atau pekerjaan utama dalam hidup.

b.1. Perkara2 jasmani: Sekolah dan pekerjaan biasanya adalah proyek utama dalam hidup ini, juga ibu mengasuh anak, mengatur rumah, dll. Mengatur anak itu perlu waktu rutin, baik mulai lahir, balita sampai dewasa lalu bertunangan dan pernikahan, itu harus diatur baik2, itu perlu waktu dan terus minta pimpinan Roh Kudus. Kadang2 ada pekerjaan tambahan, misalnya rumah kena banjir atau bocor, ada problem dalam pekerjaan atau tetangga, ada penyakit datang dll. Ini butuh waktu dan harus diatur baik2.

b.2. Proyek2 rohani, (ini untuk semua orang beriman), baik yang  mutlak perlu dikerjakan, misalnya untuk pertumbuhan rohani, ibadah, belajar Alkitab, pelayanan memenangkan jiwa dan pelayanan2 di Gereja; ini juga butuh banyak waktu.

Beberapa orang mengalami kesukaran untuk berbakti, belajar Firman Tuhan, dan pelayanan, tetapi kalau ia sungguh2 mau, minta tolong Tuhan sungguh2, Tuhan sanggup menolongnya sehingga mendapat waktu cukup untuk proyek2 atau pekerjaan rohani. Orang2 yang bisa berpada, bisa memberi waktu banyak untuk yang kekal dan ia menjadi kaya di dalam Surga untuk kekal. (Seorang pemilik perusahaan pemerahan susu sapi, jam 8 pagi semua selesai, dan sesudah itu ia punya waktu sangat banyak untuk pelayanan, belajar Firman Tuhan dan ibadah, ia kaya di hadapan Tuhan sekalipun bukan orang miskin seperti Lazarus).

Jadi baik hal2 yang fana dan hal2 yang kekal, semua harus diatur baik2 dengan perbandingan waktu yang sesuai. Untuk part time memang waktu se-hari2 untuk yang fana:kekal biasanya 90:10 atau 70:30 (apalagi kalau sudah pensiun dan cinta Tuhan bisa lebih banyak lagi). Ini tentang waktu, tetapi kalau hatinya, harus sepenuhnya cinta Tuhan Luk 10:27, kecuali kalau hari MInggu, hari kebaktian, perbandingannya bisa 50:50 bahkan lebih.  Hal ini perlu diperhatikan untuk management waktu dengan betul sehingga bisa kaya di hadapan Tuhan!

  1. Berdasar tujuan hidup. Tujuan hidup kita di Surga. Kita hidup “berkuku kembar” Im 11:3. Tujuan utama adalah yang kekal tetapi kita tetap harus bekerja untuk kehidupan kita 2Tes 3:10. Tuhan mempunyai rencana hidup yang terbaik bagi kita, baik untuk yang fana dan yang kekal, yang paling cocok untuk masing2 kita. Sebab itu kita harus mengerti kehendak Allah dalam hidup ini Ef 5:17, sebab variasi hidup yang fana ini besar, dari yang paling miskin seperti Lazarus, Yusuf-Maria sampai yang berkedudukan tinggi atau kaya raya seperti Abraham, Daud dll. Tidak semua orang beriman harus kaya, berkedudukan tinggi dll yang besar2 dalam dunia. Ini tergantung dari beberapa banyak faktor dari keadaan masing2. Rencana Allah bagi kita terutama didasarkan atas Mat 16:26. Untuk apa jadi orang kaya di dunia, tetapi masuk Neraka, jauh lebih baik jadi Lazarus tetapi masuk Surga dan mulia seperti Abraham. Beberapa orang yang tidak mengerti, tidak bisa menerima kenyataan hidup seperti ini dan berusaha untuk berubah dari Lazarus menjadi orang kaya.

Ini pergumulan hidup, ada beberapa orang berhasil, ada yang tidak, jangan kecewa dan jangan dipaksakan! Sebab Allah tidak pernah salah, istimewa berdasar Ams 30:8. Beberapa orang memaksakan, bahkan menghalalkan segala cara untuk menjadi besar secara duniawi dan mengorbankan rohaninya, bahkan binasa sampai masuk Neraka. Allah yang tahu kemampuan masing2, memberi yang terbaik untuk masing2, termasuk yang sederhana untuk Lazarus, Yusuf-Maria dll, tetapi kaya raya untuk Abraham, Ishak, Yacob, Yusuf, DAud, Daniel dll. Kalau kita bisa kuat menanggung kebesaran ini dan tidak jadi sombong atau jadi duniawi, undur dll, pasti Tuhan berikan.

Tetapi mereka yang memaksa dan menghalalkan segala cara, kadang2 toh berhasil tetapi rohani dikorbankan terlalu banyak, bahkan sampai total seperti orang kaya Luk 16 ini. Sayang! Kalau Gehazi, Yerobeam, Uzia dll tidak memaksakan jadi besar secara duniawi, mereka tidak akan celaka seperti itu.

Banyak belajar Firman Tuhan, ibadah, berdoa dalam Roh dan selalu hidup benar, supaya jangan mata ini menjadi kabur oleh perkara2 yang fana di depan mata 2Pet 1:9. Biar Roh Kudus mencelikkan mata kita untuk bisa melihat jauh seperti Musa Ibr 11:27, seperti Isachar Kej 49:14-15, sehingga tidak dikuasai keinginan perkara2 duniawi yang fana yang merusak rohaninya. Yosafat yang sudah mengerti Firman Tuhan kagum pada kebesaran duniawi Achab (padahal secara rohani ia jauh lebih besar dari Achab) sebab itu hidupnya jatuh, hancur, rusak. Kalau kita sudah dirasuk oleh kebesaran duniawi (uang, kepujian, penghargaan, kesukaan hawa nafsu, kekuasaan dll) maka pengaturan waktunya akan sesuai dengan keinginan hatinya yang sudah jadi duniawi! Jadi cara kita memanage waktu itu sesuai dengan tujuan hidup dan tingkat rohani kita.

TUJUAN MANAGEMENT WAKTU DENGAN BETUL.

Memang kita ini terdiri dari manusia batiniah (roh kita) dan manusia lahiriah yang butuh perkara2 yang fana.

Jadi hidup ini selalu campuran rohani dan jasmani, waktu kita tidak bisa 100% rohani; untuk tidur, makan, melanjutkan hidup ini saja butuh 1/3 dari waktu kita setiap hari, belum pekerjaan, sekolah dll; jadi hal2 yang fana, “Marta” tetap perlu waktu, bahkan seringkali lebih banyak daripada untuk hal2 rohani, tetapi tetap perlu waktu cukup untuk”Maria” juga, terutama hatinya penuh cinta Tuhan Luk 10:27,42. Sebab itu kita harus mau dan bisa mengatur waktu kita baik2 supaya pada akhirnya kita jadi setinggi mungkin dalam kemuliaan ilahi yang kekal, sekaya mungkin di hadapan Allah dengan perkara2 yang kekal! Ini tujuan dari management waktu dengan baik!

DIPIMPIN ROH.

Ini cara yang paling efisien dan tepat dalam pengaturan waktu bahkan untuk seluruh segi hidup kita. Kita melihat dari contoh Putra manusia Yesus yang selalu penuh dengan Bapa (Immanuel)dan selalu dipimpin Roh Kudus Mat 1:23; 4:4, Luk 4:1,18 sehingga caranya mengatur waktuNya sempurna sehingga pelayananNya jadi sangat efektif dan semua tugasNya selesai dengan sempurna dalam 3,5 tahun. Rata2 kita sekarang bangga kalau bisa setia pelayanan puluhan tahun, tetapi kita tidak dapat mengukur dengan tepat berapa persen tugas kita sudah selesai, hanya jumlah waktunya saja yang dibanggakan.

Paulus pada waktu akan dibunuh karena Kristus, sudah menyelesaikan tugasnya dengan baik dan siap menerima mahkotanya 2Tim 4:7-8. Kadang2 perayaan pelayanan yang ber-puluh2 tahun itu penuh dengan kelemahan dan cacat dan jauh dari target yang harus diselesaikan, tetapi Putra manusia Yesus dalam 3,5 tahun targetnya selesai. (Dalam Minggu ke-70 Daniel, dengan hujan Akhir dan fasilitas akhir zaman 144.000 orang bisa menyelesaikan targetnya (3 angka kedatangan Tuhan selesai) dan masuk dalam kesempurnaan, dalam waktu 3,5 tahun seperti Kristus. Orang beriman yang sudah ber-jaga2 (seperti ligabis) pada waktu masuk Minggu ke-70 Daniel, keadaan mereka lebih kurang sama seperti waktu Putra manusia Yesus berumur 30 tahun Luk 3:23 (dan sesudah itu Putra manusia Yesus dalam 3,5 tahun selesai, sempurna). Begitu juga orang2 yang sudah ber-jaga2 (Mat 24:42), dalam 3,5 tahun bisa berjalan dalam Roh dengan penuh, sehingga cara hidup dan pengaturan waktunya menjadi sempurna, efektif.

Putra manusia Yesus mengatur dan memakai waktuNya dengan sempurna, termasuk hal2 jasmani, misalnya tidur di kapal (Mrk 4:38), naik ke gunung sendirian berdoa sampai tengah malam (Mat 14:25), melayani orang banyak dan melayani khusus murid2Nya sendiri, tidak mau langsung kembali ke rumah Lazarus untuk menyembuhkannya, “menunggu Lazarus mati” Yoh 11:6, dst, dst, Ia selalu mengatur dan memakai waktuNya dengan tepat menurut pimpinan Roh Kudus sehingga dengan ajaib dalam 3,5 tahun tugasNya selesai dan Ia menjadi Putra manusia yang sempurna, menjadi contoh dan jalan untuk kita Yoh 14:6. Henokh butuh 300 tahun, Musa 40 tahun, Elia puluhan tahun, Putra manusia Yesus 3,5 tahun, ini berarti Ia bisa melipatgandakan waktuNya dengan berjalan dalam Roh. Ini menjadi pelajaran, contoh dan ukuran untuk kita.

Untuk bisa makin mahir berjalan dalam Roh kita perlu meningkatkannya 7 KPR, selalu hidup dalam kesucian, terus mematikan daging Rom 6:6 selalu tekun berdoa dalam Roh, tumbuh dalam pengertian Firman Tuhan, tekun ibadah dan pelayanan dalam kesucian, bisa bersekutu dengan kasih dan kesucian dalam persekutuan Roh dalam tubuh Kristus, ini semua 7 KPR yang ditingkatkan, maka kita akan bisa makin mahir dipimpin Roh.

Untuk cara hidup dan pelayanan Putra manusia Yesus seperti ini, bukan berarti tidak ada kritik, omelan dan perlawanan, banyak! Murid2Nya sendiri sering tidak mengerti cara kerjaNya yang kadang2 menurut mereka aneh, karena dipimpin Roh, misalnya Mrk 5:31, sebab Putra manusia Yesus dipimpin Roh tahu ada yang menjamah dengan khusus. Banyak orang tidak mengerti sehingga mengkritik, melawan bahkan menghojat Yoh 7:49 dan akhirnya membunuh dengan cara yang sangat keji, sebab tidak bisa mengerti cara hidupNya di dalam Roh, tetapi Bapa tetap berkenan kepadaNya dan dalam 3,5 tahun semua genap dan Ia menjadi sempurna. Jangan takut manusia (bukan berarti memusuhi atau menjadi batu sontohan), yang penting diperkenan oleh Allah bukan oleh manusia Gal 1:10, Kis 4:19. Ada resiko, seperti Yohanes Pembaptis sebab mau taat dan berkenan pada Tuhan, nyawa melayang Mrk 6:18. Memang ada harganya, tetapi jangan takut, sebab tidak ada yang kebetulan, Tuhan tetap akan melindungi, lebih2 dalam akhir zaman dan Minggu ke-70 Daniel, kita akan tumbuh dalam golongan yang tidak akan mati sesuai dengan rencana Allah.

KESIMPULAN.

Masih ada banyak hal tentang pengaturan waktu menurut Firman Tuhan dalam pimpinan Roh, akan kita selidiki sedikit demi sedikit dalam kesempatan yang akan datang.

Kita perlu mengerti management waktu baik2 sesuai Firman Tuhan dan pimpinan Roh Kudus, sebab banyak orang beriman yang tertipu oleh logika dan keduniawian sehingga waktunya dihabiskan untuk perkara2 yang fana bahkan perkara2 kedagingan dan duniawi sehingga rohaninya menjadi lemah, jatuh dalam dosa, terseret oleh arus dosa (di belakangnya ada iblis), maka rohaninya rusak dan binasa. Inilah perbedaan Abraham dan Lot. Abraham tetap dipimpin oleh Tuhan sehingga puas dalam kemah2 di padang gurun, limpah waktu dengan Tuhan dan menjadi kuat sampai lulus ujian akhir dan ia menjadi sangat indah, jadi patokan di Surga! (Duduk dengan Abrahamn Mat 8:11, Luk 13:28; 16-23. Tetapi Lot, waktunya diambil banyak oleh perkara2 Sodom Gomoral (HP, WA, TV, pornografi, mammon, kepujian kemewahan, kesukaan dan kebesaran manusiawi) sehingga rohaninya lemah dan rusak. Lot orang benar, berubah menjadi orang Sodom dan binasa sampai se-lama2nya. Tetap perlu waktu untuk yang fana, untuk “Marta” tetapi dahulukan kerajaan Surga, perkara2 dari Atas, “Maria”, sehingga kita dikuatkan, sehingga hati ini sepenuhnya untuk Tuhan, sekalipun waktunya masih banyak dipakai untuk kelangsungan tubuh lahiriah ini.

Jadi pengaturan waktu tergantung dari tingkat rohani masing2, tetapi kita harus bertumbuh makin mengutamakan yang kekal supaya kaya dan mulia di hadapan Tuhan untuk kekal. Jangan sampai pengaturan waktu kita keliru dan terlambat, sehingga merana dan miskin di hadapan Allah untuk kekal di Neraka.

Nyanyian:

Cari apa di dalam dunia.