M3974 – Galatia 5:1. Mengisi Kemerdekaan (Tumbuh Dan Berbuah-Buah)

PENDAHULUAN.

Secara jamani dan rohani kita harus mempertahankan kemerdekaan dan mengisinya baik2. Secara rohani ba-gaimana? Terus bertumbuh dan ber-buah2.

Target Allah adalah menyelamat-kan jiwa2 yaitu dari orang2seisi dunia ini. Tidak ada target yang lain, semua fana dan hanya menjadi faislitas, tetapi tujuan dan target Allah hanya jiwa2.

Langit dan bumi lenyap tetapi Firman Tuhan dan jiwa2 tidak akan lenyap, melainkan kekal, tetapi se-bagian jiwa2 ada di Neraka, sebagian ada di Surga, sesuai dengan pilihan masing2. Orang2 beriman bisa menjadi berkat bagi mereka sehingga mereka lepas dari Neraka, masuk Surga. Ini adalah kehendak Allah, sebab Allah itu kasih, tidak ingin seorangpun binasa, juga orang beriman yang betul akan tumbuh dalam kasih, sehingga punya belas kasihan akan jiwa2 supaya tidak sampai binasa Mat 9:13. Ini target Tuhan, menyelamatkan jiwa2.

Target Tuhan untuk masing2 kita adalah:

  1. Pribadi, diri kita sendiri selamat dan terus tumbuh sampai menjadi seperti Kristus.
  2. Semua orang lain, seisi dunia, semua yang kita tolong, baik orang berdosa sehingga selamat danorang beriman sehingga bertumbuh, itu menjadi buah2 kita. Jadi buah2 kita adalah orang lain yang menerima berkat kita jasmani, istimewa berkat rohani!

PRIBADI, DIRI SENDIRI, TUMBUH DALAM KESUCIAN MENJADI SEPERTI KRISTUS.

B1. Tetap merdeka, tetap hidup dalam kesucian.

Kita harus betul2 merdeka dari dosa dan tetap merdeka, tetap dan terus hidup suci, jangan diperbudak oleh dosa lagi Gal 5:1Yoh 8:36, Rom 6:1-2,6. Jadi Kristen harus bisa mati lepas dari dosa, dan tetap hidup suci. Jangan lupa MAK DSY 1Pet 1:15-16. Untuk itu harus selalu mau pikul salib Luk 9:23, 1Pet 4:1 supaya tidak lagi berdosa 2Pet 1:10. Ini hidup yang indah, bahagia dan berhasil sebab orang yang bisa hidup suci, Tuhan akan di pihaknya terus 1Pet 3:12 dan itu berarti se-gala2nya termasuk sukacita Surgawi Maz 16:11. Ini adalah hidup di jalan sempit, dalam suasana Surgawi dan akhirnya masuk Surga kekal. Orang yang tetap hidup dalam dosa, menuruti daging itu hidup di jalan lebar, pasti masuk neraka, kecuali bertobat.

B2. Tabiat makin seperti Kristus, sebab ini adalahtujuan kita 1Kor 11:1. Tang-galkan tabiat lama, ganti baru 2Kor 5:17 dan terus tumbuh sampai seperti Kristus. Ini termasuk lidah, rendah hati, berpada, sabar, jujur, tulus dst sampai orang bisa melihat Kristus dalam segenap hidup kita, sebab kita hidup seperti Kristus, seperti yang tertulis dalam Firman, bukan melihat setan!

B3. Ini didukung dengan hidup dalam Kristus. 1Yoh 15:1-8 yaitu dengan 7 KPR terus menerus. Jangan hanya se-ring mendengar tetapi sungguh2 bisa menikmati 7 KPR terus menerus. De-ngan kata lain penuh dan terus taat dipimpin Roh sesuai Firman Tuhan. Hi-dup seperti ini akan pasti tumbuh ma-kin seperti Kristus dan akan ber-buah2 lebat.

BER-BUAH2 MAKSIMAL,

JANGAN MINIMAL.

C1. Harus ber-buah2.

Ini tidak diharapkan tetapi diharuskan ber-buah2. Kalau tidak berbuah akan ditebang Mat 3:10. Kalau 3 tahun tidak berbuah, masih diberi 1 tahun lagi, ka-lau tidak, ditebang Luk 13:6-9. Sebe-tulnya, sesudah percaya Tuhan Yesus, bisa langsung ber-buah2 seperti pe-rempuan Samaria, yang langsung me-menangkan orang2 Samaria Yoh 4:39,42. Orang yang tidak berbuah akan dipotong dan dilempar ke dalam api Yoh 15:2. Ber-buah2 adalah kehen-dak Tuhan yang mutlak untuk semua orang beriman, tidak bisa di-tawar2 lagi. Mereka yang tidak mau itu me-lawan kehendak Tuhan, Tuhan tidak berkenan kepadanya Mat 21:43,  ke-cuali bertobat lagi. Orang2 yang tidak ber-buah2 ini bantut, tidak tumbuh. Sebab itu kita harus berusaha ber-buah2, melakukan kehendak Tuhan su-paya jangan kerajaan Surga diambil daripada kita dan diberikan pada orang lain.

C2. Apakah ber-buah2 itu.

Target dan tujuan Tuhan tidak ada lain melainkan jiwa2. Yoh 3:16. Allah me-ngasihi seluruh dunia dan tujuan uta-manya adalah menyelamatkan orang2 yang mau percaya. Dia tidak ingin seorangpun binasa 2Pet 3:9, sebab itu Tuhan juga menghendaki kita meng-asihi dan menyelamatkan jiwa2 dan jiwa2 yang kita selamatkan, ini yang diharapkan Tuhan, dan inimenjadi buah2 kita. Sebab itu  ber-buah2 itu adalah ber-buah2 jiwa2 untuk Tuhan, jadi berkat, istimewa berkat rohani sehingga jiwa2 itu diselamatkan atau tumbuh dalam Tuhan! Proyek Tuhan satu2nya adalah menyelamatkan jiwa2 dan menumbuhkannya dan itu menjadi buah2 kita. Kebutuhan kita yang lain Tuhan tahu Mat 6:32-33 dan akan ditambahkan oleh Tuhan kalau kita taat Mat 16:26.

C3. Jiwa2 yang menjadi buah2 kita.

Apa saja macam2nya? Ada 3 golongan:

  1. Orang berdosa yang diinjili sampai percaya sehingga diselamatkan. Ini merupakan angka kedatangan Tuhan pertama, yaitu orang2 di seluruh dunia mendengar Injil Mat 24:14.

Kalau Injil belum sampai seluruh dunia, pekerjaan Tuhan belum selesai dan Tuhan tidak akan datang kembali dan itu juga menjadi beban dan tugas kita. Dengan adanya globalisasi kita mudah mencapai semua orang di se-luruh dunia; globalisasi meratakan jalan untuk kedatangan Tuhan

  1. Jiwa2 yang percaya dipelihara, di-gembalakan supaya tetap selamat dan tumbuh. Ini merupakan angka keda-tangan Tuhan yang kedua yaitu jumlah orang selamat genap Rom 11:25.
  2. Terus (saling) menumbuhkan jiwa2 yang digembalakan sampai menjadi sempurna, sehingga angka kedatangan Tuhan yang ketiga genap yaitu jumlah orang sempurna genap Wah 14:1. Buah2 atau jiwa2 itu bisa dikerjakan secara pribadi atau ber-sama2 1Kor 3:6. Kalau 3 Angka ini genap Tuhan da-tang dan buah2 kita adalah andil kita.

TARGET UTAMA: MENYELEMATKAN ORANG BERDOSA.

Penduduk dunia, orang berdosa itu menjadi target utama dari Tuhan.

  1. Mat 8:12-13. Tuhan tidak memang-gil orang benar (sebab sudah tahu, su-dah digembalakan) tetapi orang ber-dosa! Ini yang diutamakan Tuhan, meskipun tidak semua mau percaya Rom 10:16, Kis 28:24.
  2. Luk 15:4,7. Tuhan lagi2 menekankan satu orang berdosa yang bertobat lebih daripada 99 orang benar yang tidak perlu bertobat. Kita sendiri juga berasal dari orang berdosa.
  3. Tuhan yang adalah Juru selamat du-nia Yoh 4:42 dan terang dunia Yoh 8:12; 9:5; 11:9 dan ia memberikan hidup bagi isi dunia Yoh 6:33 meng-angkat dosa isi seluruh dunia Yoh 1:29, sebab Ia mengasihi seluruh dunia Yoh 3:16, 2Pet 3:9 dan kita juga dijadikan terang dunia, bukan terang rumah atau terang Gereja, tetapi terang bagi se-luruh dunia Mat 5:13,14 dan garam dunia (ukuran dunia!). Sebab itu Tuhan menunggu sampai seluruh dunia se-lesai diinjili dan jumlah orang yang percaya genap barulah tujuan Tuhan tercapai, pekerjaan Allah selesai Mat 24:14; 26:13, Mrk 14:9; 16:15.
  4. Tuhan ingin kita mengasihi sesama yaitu orang lain Luk 10:27, Mat 22:34.

Marilah kita memperkenankan Tuhan, dan mengasihi orang2 dosa di seluruh dunia, istimewa di sebelah kita. Tu-juannya hanya satu, selamat dan me-ningkat setinggi mungkin dalam kesu-kaan dan kemuliaan Allah yang kekal.

Sebab itu jangan kita apatis dan bodoh, sebab orang2 berdosa di sekitar kita itu menjadi tugas atau bagian kita untuk ditolong, bukan hanya orang beriman. Kesempatan untuk ber-buah2 bagi kita itu besar sekali, yaitu orang berdosa di seluruh dunia, istimewa yang ada di sebelah kita Luk 10:27, termasuk juga orang2 isi rumah kita, isi “panci” kita di rumah, dalam famili, dalam sekolah, dalam pekerjaan, dalam tetangga dll. Termasuk anak kita. Tu-han ingin kita seperti Dia, mencintai isi dunia ini, punya belas kasihan Mat 9:13, lebih2 orang dekat kita seperti keluarga kita yang belum diselamatkan atau yang undur, jangan sampai men-derita sengsara kekal di Neraka. Orang2 yang punya cinta, akan me-nangisi jiwa2 yang bakal masuk Neraka, apalagi kalau ia anak atau keluarga itu kita cintai tetapi menolak percaya Tuhan Yesus, itu beban kita, lebih2 karena cinta dan belas kasihan.

Target kita bukan hanya menjadi berkat bagi orang Gereja (yang sudah percaya) tetapi untuk orang berdosa yang kita lihat di sekitar kita, ada begitu banyak. Paling sedikit kita harus mem-beritakan jalan keselamatan, kabar baik, jangan sampai mereka tidak tahu, dibutakan oleh penghulu dunia ini. Kesempatan kita sangat banyak, pakai, beritakan kabar baik dari Tuhan. Minta rezeki dari Tuhan, sebab kalau kita menangkan jiwa2, itu berkenan pada Tuhan (ini target kasih Allah) dan menjadi mahkota kita 1Tes 2:19. Mu-lailah dari dalam panci masing2. Kalau tidak pernah bersaksi itu berarti tidak melakukan kehendak Tuhan, keterla-luan sebab kesempatan begitu limpah. Minta pimpinan serta keberanian dari Tuhan Kis 4:29,31. Lebih2 pada ke-luarga, anak2, saudara dll, sahabat2 kita, miliki belas kasihan apalagi pada orangtua dan orang2 yang sudah berbuat baik dan berjasa kepada kita, tetapi belum mau percaya Tuhan Ye-sus, jangan biarkan mereka mengge-lepar dengan sengsara dan aniaya iblis yang kekal di Neraka. Doakan dan injili.

Segala macam kontak atau hubungan bisa kita pakai dengan bijak dalam pimpinan Roh Kudus. Lebih2 kalau pe-nuh Roh Kudus ada kuasa, keberanian dan gairah untuk bersaksi Kis 1:8. Jangan bisu itu menjadi dosa Yoh 4:17, Yes 56:10.

Menyelamatkan orang2 berdosa dari seluruh dunia adalah kehendak dan perintah Tuhan Mrk 16:15.

  1. Orang yang tidak melakukan berarti:

5.1. Malas, sebab kesempatan amat banyak, tetapi tidak dikerjakan (lebih2 kalau hidup dalam dosa, jadi malas, takut dan tertuduh).

5.2. Jadi dosa Yak 4:17. Sebab kita pasti bisa, tidak sulit, kita hanya menabur, Tuhan yang menumbuhkan 1Kor 4:6,7.

5.3. Ini berarti pelitanya padam Mat 5:14 dan akibatnya ditolak dari Surga Mat 25:13.

5.4. Ini garam yang tidak asin Mat 5:13, hidupnya akan di-injak2 oleh dosa2 kekafiran, rohaninya rusak dan kalau Tuhan Yesus datang akan tertinggal.

5.5. Kena hukum Tuhan Yez 33:8. Juga kalau anak atau orangtua sendiri belum kenal Tuhan, tanpa Tuhan Yesus tidak ada pemberesan dosa dan harus menerima akibatnya di Neraka kekal.

5.6. Akan ditebang oleh Tuhan Yoh 15:2, kalau tidak berbuah, sebab tidak mau memenangkan jiwa2.

5.7. Tidak melakukan kehendak Tuhan akan ditolak Tuhan Mat 7:21-23.

Sebaliknya orang yang ber-buah2 akan diperkenan oleh Tuhan, diberkati dan tumbuh dengan indah.

Orang yang melayani, supaya men-jadi berkat, baik bagi orang dosa dan saudara2 seiman, maka kita sendiri perlu melatih diri dengan senjata2 ilahi (Ef 6:12-17), perlu pimpinan dan hik-mat, kuasa, karunia2 dan buah Roh, perlu mengerti kebenaran Firman Tu-han sehingga kita sendiri bertumbuh makin cepat dengan baik.

Minta rezeki dan hikmat, pimpinan, kata2 dari Tuhan untuk menjadi berkat. Pakai cara yang bijak, jangan ngawur tetapi jangan membisu. Lebih2 kalau ada kesempatan menghadapi orang2 yang dalam problem, yang sangat perlu bantuan Tuhan, kenalkan Tuhan, tun-jukkan jalan keselamatan dan perto-longan Tuhan lalu doakan, tolong jiwa2 itu dengan penuh belas kasihan. Tidak dibutuhkan keahlian khusus, hanya me-nolong, seperti ber-seru2 kepadaorang yang akan jatuh masuk jurang atau kebakaran.

Ada begitu banyak kesempatan yang kita miliki, jangan malas dan bodoh. Tuhan sangat memperhatikan orang2 berdosa di seluruh dunia dan dunia ini jadi objek dan targetNya, juga target bagi kita.

MENJADI BERKAT BAGI SAUDARA2 SEIMAN.

  1. Ber-buah2 itu adalah orang lain, bu-kan diri sendiri; Orang lain yang kepa-danya kita menjadi berkat, bukan jadi laknat Gal 6:10 bagi semua orang dalam dunia dan dalam Gereja. (Jadi berkat bukan berarti hanya kasih dan memberi yang baik2, tetapi juga ber-tindak dengan adil dan terus terang Im 19:17, kalau perlu menegur Ams 28:23, Yak 4:17, Yes 56:10. Yang penting jadi berkat rohani sehingga ia tumbuh dan makin indah di hadapan Tuhan.

Tolong orang lain (jangan hanya ingat diri sendiri Pil 2:4. Tetapi tentu jangan menolong dengan cara yang salah sehingga orang itu justru makin berdosa, kalau lebih tepat dipalu ya dipalu daripada dicium Ams 27:60. Kita harus ber-buah2 dengan berusaha me-nolong orang lain. Lihat kalau ada kesempatan dan segera pakai dengan tulus karena Tuhan, baik hanya satu kali atau ber-kali2, seberapa banyak kita mampu melakukannya, dengan tu-juan orang itu tertolong sehingga tumbuh dalam imannya, tanpa mak-sud2 tersembunyi. Ini buah kita yaitu orang lain, bukan diri kita sendiri, termasuk anak2 sendiri atau isi rumah, istimewa dalam hal pertumbuhan ro-hani. Tetapi ada orang tidak peduli keadaan rohaninya tetapi yang ditolong hanya hal2 jasmani, itu belum berbuah! Sebab semua yang fana itu lenyap, bahkan kadang2 mendorong lebih kuat dalam hal2 dosa! Tetapi kadang2hal2 jasmani bisa jadi pintu masuk untuk hal2 rohani.

Pakailah kesempatan yang ada pada kita untuk menolong semua orang lain.

  1. Mau salib, akan ber-buah2 lebih banyak. Salib berarti menderita karena kebenaran, karena melakukan kehen-dak Tuhan dengan tulus.
  2. Jadilah berkat untuk orang2 baru atau yang rohaninya belum seperti kita, tolong, doakan, baik hanya se-kali2, apalagi bisa terus menerus dengan menggembalakan Yoh 21:15-17 supaya rohani naik seperti kita 1Kor 11:1.
  3. Bagi orang2 yang sama tingkatnya atau yang lebih rohani, kita juga masih bisa memberkatinya sedikit atau ba-nyak. Misalnya dengan saling tolong menolong, mendoakan dan saling me-layani dalam Roh 1Tes 5:25, Kel 17;11, ikut membantu pelayanan dan roha-ninya, sharing (mem-bagi2) kebenaran Firman Tuhan Mat 25:45.

Ada banyak jalan dan cara untuk mendorong, sehingga saudara2 kita tumbuh, bahkan bisa menjadi sempur-na, maka kita sendiri juga akan tumbuh.

Seringkali kita terlalu egois, karena hanya memperhatikan diri kita sendiri, sehingga tidak ber-buah2, tidak jadi berkat bagi orang lain. Perhatikan sau-dara2 kita, jangan sampai mereka jatuh atau tertipu iblis, lakukan apa yang bisa kita buat, lebih2 dengan doa dalam pimpinan Roh Kudus. Kalau toh jatuh, tolong supaya bisa bangkit kembali, dengan mendoakan dan menolong de-ngan pimpinan Roh Kudus (terus ber-doa dan dipimpin Roh), akan lebih baik kalau dikerjakan berdua (Luk 10:1). Jangan diam, lakukan apa saja yang mungkin bisa kita perbuat dengan doa dan dengan kemampuan, waktu, te-naga yang ada (jangan lupa rahasia pelayanan Ams 25:9 jangan mewarta-beritakan kejelekannya). Ajak memakai 7 KPR dengan betul, setia ke Gereja dan pikul salib.

Full timer punya kesempatan lebih banyak, tetapi dengan berkat dan hikmat Tuhan, part timer juga bisa me-nebus waktu sehingga masih bisa ber-buah2, menolong saudara2 kita dan juga orang dosa supaya bertobat. Se-mua yang kita lakukan tidak akan sia2, buah2 kita dicatat dan ada mahkotanya 1Kor 15:58. Jangan lupa dengan tulus, dalam kesucian; jangan sebaliknya di-pakai iblis untuk menfitnah, me-ngata2i, mengharapkan kejatuhannya dll, itu dipakai iblis sehingga menjadi laknat dan akan dapat hukuman seperti iblis dan akhirnya tinggalsatu tempat dengan iblis Mat 25:41.

KESIMPULAN

Ber-buah2 itu menjadi berkat bagi orang lain, terutama untuk kesela-matan dan pertumbuhan rohaninya. Pakai semua kesempatan yang ada, jangan lewatkan kesempatan yang ada, yang bisa kita lakukan dengan tulus dan dengan kuasa Allah. Kalau mau, maka dengan Tuhan ada banyak buah yang bisa kita hasilkan. Lebih banyak kita bisa jadi berkat, lebih banyak ukuran buah2 kita di hadapan Tuhan dan itu akan memperkenankan Tuhan sehing-ga kita sendiri makin tumbuh dan di-berkati Tuhan. Pasti ada pahala yang kekal. Jangan tidak berbuah atau ber-henti berbuah, tetapi berbuah mak-simal, dengan lebat, itu mempermu-liakan Tuhan Yoh 15:8.

Biasanya sesudah dewasa, Tuhan juga beri kita pelayanan jabatan (spesialisasi) dan itu membuat kita ber-buah2 lebih banyak dalam bidang yang khusus itu. Jangan lupa, jangan ber-buah2 untuk popularitas atau untuk suatu keuntungan, tetapi dari, karena dan untuk Tuhan Rom 11:36.  Misalnya menyanyi, musik supaya orang lain bisa memuji Tuhan dengan betul, sampai Roh Tuhan turun ke atasnya, bukan supaya nyanyian kita yang merdu dipuji tetapi supaya menjadi berkat, orang2 yang mendengar bisa tumbuh dan berkenan pada Tuhan.

Nyanyi: Jadikan berkat, hidupku ini.