M3965 – Filipi 1:21. Target Vs Bosan

APA.

Target adalah suatu sasaran yang ter-baik yang direncanakan untuk dicapai.

Apakah target orang beriman? Ada dua macam target yaitu di dunia dan di Sur-ga. Tetapi dalam Mat 6:33, Tuhan mengajarkan kita untuk lebih dahulu mencari kerajaan Surga (termasuk tar-getnya) dan kebenaran, maka yang di dunia (dengan targetnya) akan ditam-bahkan Tuhan dan kalau Tuhan me-nambahkan pasti yang terbaik, tergan-tung dari kita bisa menerimanya atau belum.

TARGET ORANG BERIMAN.

Fil 1:21 adalah ayat yang baik untuk jadi target kita, yaitu:

  1. Hidup untuk Kristus.
  2. Mati itu untung.
  3. Kalau bisa ikut pengangkatan, lebih untung lagi. Ini khusus untuk yang hidup di akhir zaman (ini kesempatan istimewa) yaitu bagi yang hidup di jalan sempit, tetap dalam Ruangan Suci dan pada waktu polarisasi makin tumbuh dalam kesucian, ini jadi target kita, jangan jatuh, undur, masuk dalam golongan dosa yang makin najis.
  4. Hidup untuk Kristus. Ini harus jadi target kita. Tetapi jangan ekstrem, ti-dak mau bekerja, sebab waktu peng-angkatan, mereka yang diangkat itu sedang bekerja. Luk 17:34-36 Kita ha-rus seimbang antara bekerja dan pe-layanan rohani, kecuali dipanggil Tuhan full timer, kerjalah sepenuh waktu dan hati bagi Tuhan. Kita harus punya target rohani yaitu hidup untuk Kristus, menjadi garam dan terang dunia. Jangan tidak punya target rohani, ha-nya hidup dan bekerja untuk hal2 yang fana, pasti mudah masuk tipu daya dan jerat iblis, lebih2 yang mengejar kesu-kaan dunia yang seperti racun ular biludak Ul 32:32-33.
  5. Mati itu untung. Tuhan Yesus akan datang dengan pahala yang sesuai de-ngan perbuatan kita masing2 Wah 22:12. Kedatangan Tuhan itu bisa se-cara:

2.1. Pribadi, yaitu waktu mati bertemu Tuhan. 1Tes 4:14-15.

2.2. Umum, ber-sama2 bertemu Tuhan dalam pengangkatan, ini lebih untung sebab ada ekstra kesempatan dan pa-hala, tetapi juga ada ekstra kewajiban untuk bersedia Mat 24:42 untuk ikut ujian akhir bersama yaitu baptisan api Luk 12:49. Kalau lulus hasil ekstra jadi lebih banyak, yaitu:

2.2.1. Masuk golongan istimewa yaitu orang yang hidup tanpa mati 1Kor 15:51.

2.2.2. Mengalami Surga di bumi yang sangat indah Wah 12:1. Dalam peker-jaan di dunia, kadang2 ada ekstra bo-nus tour 1 minggu ke luar negeri. Te-tapi untuk golongan istimewa ini akan mengalami “tour” 3,5 tahun ke dalam Surga di bumi. Ini sangat indah dan penuh dengan segala berkat, mujizat tanda2 ajaib, dalam keadaan sehat pe-nuh, limpah dengan pembukaan Fir-man Tuhan dan fasilitas akhir zaman yang luar biasa untuk menyempur-nakan Gereja sesuai dengan rencana penamatan Allah. Sebab itu orang2 yang terus lulus (ada banyak penco-baan dan ujian) akan tumbuh dengan sangat cepat; hasilnya ada 144.000 orang  yang tumbuh menjadi sempur-na, yang lain dibawahnya, suatu tingkat yang mulia yang menentukan kemu-liaan kita untuk kekal. Luar biasa. Yang dengan tulus mau taat dipimpin Roh, bisa mengalami semua bonus ekstra yang amat besar ini untuk generasi terakhir.

Juga sikonnya istimewa yaitu sua-sana Surga dan Neraka ber-sama2 di dunia. Sebab itu yang tidak mau pikul salib dalam kesucian, tidak disertai Tu-han akan dihancurkan dan rusak total oleh dosa yang dengan cepat mening-kat sangat tinggi dan penuh dengan ti-pu daya neraka. Tanpa Tuhan, pasti kalah oleh suasana neraka seperti du-rian dan semangka dalam satu kantong kain.

Jadi target kedatangan Tuhan pri-badi dan umum itu jauh berbeda, ekstra besar dengan bonus2 yang luar biasa. Tetapi generasi terakhir (sebe-lum kerajaan 1000 tahun) harus ber-jaga2. Karena kita tidak tahu kapan pengangkatan, kita harusbisa memakai dua kesempatan kembar ini yaitu ber-temu Tuhan secara pribadi atau ber-temu Tuhan ber-sama2. Ini bisa dila-kukan ber-sama2 sebagai target kita di akhir zaman ini. Kalau kita tahu target yang betul, maka kita tidak akan malas atau lalai, asal kita mengerti dan mau. Kalau punya target seperti keledai Isachar, maka akan ada gairah yang luar biasa tidak sampai bosan atau hidup sia2 Kej 49:14-15. Sebelum Isa-char mengerti dan mengenal target yang indah ini, ia begitu malas, hidup rohaninya menjadi bosan sehingga undur dan mudah masuk dalam jerat iblis.

III. MENGATASI KEBOSANAN.

Banyak orang beriman yang menjadi bosan dan berusaha mengganti kebo-sanannya ini dengan cara2 duniawi!

Orang dunia punya banyak cara dan banyak orang Kristen ikut serta mem-buang kebosanannya dengan cara duniawi, misalnya:

  1. Macam2 variasi baru dalam segala bidang, misalnya mobil, sepeda motor model baru, pakaian, HP dll. Sebab itu ganti model di dunia itu laris sekali.
  2. Macam2 kejutan, itu menarik per-hatian.
  3. Mencari uang lebih banyak sebab uang menjanjikan ber-macam2 hal sehingga tidak bosan.
  4. Macam2 rekreasi yang menjamur di seluruh dunia.
  5. Segala macam hal2 baru.
  6. Dan lain2.

Prinsip kebosanan orang dunia adalah Yoh 4:13. Mereka minum air kesukaan dunia, habis itu haus lagi, bosan lagi, cari lagi yang lain. Kesukaan dunia hanya di dunia dan sepotong2, tidak ada sambungannya sebab sambungan kesukaan dunia itu sangat mengerikan untuk kekal yaitu Neraka! Sebab itu tidak heran kesukaan dunia itu:

3.1. Sebentar2 Yoh 4:13.

3.2. Dalam tertawapun hati berasa sakit Ams 14:12-13.

3.3. Tiada sejahtera dalam jalan dosa Rom 3:17.

3.4. Seperti duri dibakar di bawah periuk, nyalanya ramai tetapi sebentar Pkh 7:6.

3.5. Akhirnya semua sia2 Pkh 2:1. Ini pengalaman Salomo, raja dari segala macam sukacita.

 

  1. Prinsip kesukaan orang beriman adalah:
  2. Kesucian.
  3. Sungai air hidup.
  4. Bersambung sampai Surga yang kekal. Sebab itu orang beriman bisa bertahan sampai lama, bahkan sampai bertemu Tuhan sebab ada sungai air hidup yang memancar sampai hidup yang kekal. Ini ada dalam orang yang terus hidup dipimpin Roh Yoh 4:14. Ini indah sebab kedalaman air ini ber-tambah terus. Yez 47.

PRINSIP KESUKAAN DUNIA

DAN ILAHI.

Kata kunci kesukaan ilahi adalah suci sehingga hasilnya Gereja yang ajaib seperti Surga di bumi Wah 2:1.

Kata kunci kesukaan dunia atau ma-nusiawi adalah dosa; makin berani ber-dosa makin dahsyat kenikmatannya, tetapi itu menyalakan Neraka dalam hatinya. Sukacita dunia itu tidak ada batas antara dosa dan kebenaran, asal ada sukacita, dosapun dihalalkan. Mi-salnya cari perkara baru, kalau perlu istripun ganti baru atau tambah ekstra WIL/ PIL. Ini dosa zina dan jahat di hadapan Tuhan Wah 22:15. Ini seperti perempuan Samaria yang berzina, hatinya tetap kosong, cepat bosan Yoh 4:13.

Meskipun bosan, terus ditutupi de-ngan ber-macam2 kesukaan2 dunia, sehingga tidak terasa, tetapi sesung-guhnya itu hasil tipu daya iblis, neraka menyala dalam hatinya dan dalam ma-cam2 perbuatan dosa danakhirnya ber-sambung dengan neraka dalam keke-kalan. Iblis menipu Hawa, kalau me-langgar = dosa itu indah, sedap, se-nang, ajaib, mulia dsb. Tetapi sesudah Hawa melanggar hukum Allah dan taat pada iblis, mulailah neraka menyala di dalam hatinya. Sebab itu jagalah jangan sampai tertipu oleh kaki tangan iblis yang limpah di sekitar kita. Kesukaan orang beriman ada batas yang tegas dan jelas, yaitu tetap dalam kesucian. Jangan melanggar, tetapi taat akan Fir-man Tuhan, maka kita akan hidup dengan sukacita dan bahagia yang asli.

MENCAPAI TARGET.

Untuk ini perlu tekun. Kalau Yusuf tidak tekun dalam penderitaan dan rutinitas-nya, ia akan kehilangan rencana Tuhan. Sesudah 13 tahun, baru ia naik ke istana Firaun. Sesudah 9 tahun lagi, baru rencana Allah mulai nyata dalam hidupnya, yaitu Tuhan memakai Yusuf untuk membuat Yacob menjadi bangsa Israel yang heran itu. Akhirnya waktu mati ada rencana Tuhan bagi tu-lang2nya (rencana untuk tulang adalah kebangkitan, luar biasa). Selain itu ada banyak pengalaman indah dengan Tu-han. Jangan menuruti rasa bosan atau perasaan hati yang tidak enak. Kalau rasa tidak sejahtera, periksa diri, ber-doa dalam Roh. Kalau hati kita tidak menyalahkan kita 1Yoh 3:21, teruskan lagi, jangan memperhatikan perasaan hati, supaya kita bisa tekunsampai pada sasaran rencana Allah yang indah. Jangan lupa target kita adalah:

  1. Tumbuh makin seperti Kristus.
  2. Ber-buah2 lebat jadi garam dan te-rang bagi semua orang sekitar kita. Kalau kita tidak mengenal dan mela-kukan target hidup iman ini, akan mudah bosan.

Pakai semua fasilitas dari Allah (7 KPR, lekat pada Pokok yg benar) akan ada gairah dan kesukaan yg besar un-tuk mengejar target dan tidak akan ada kebosanan. Orang yang tidak punya target rohani akan lekas lelah dan bosan seperti keledai Isachar mula2.

RUTINITAS.

Dunia berusaha menggantikan rutinitas dengan banyak variasi hal2 baru se-hingga tidak bosan tetapi terus ber-gairah. Tetapi orang2 beriman, lebih2 dalam pimpinan Roh bisa tetap suka-cita dan puas meskipun tampaknya ba-nyak rutinitas. Sebab yang menjadi kunci adalah kesucian dan dipimpin Roh sehingga selalu ada gairah. Seka-lipun rutinitas tetap ada gairah dan sukacita. Orang yang melakukan ruti-nitas sebagai kewajiban, misalnya ka-rena nafkah masih bisa tahan lebih la-ma, tetapi kalau hatinya kosong, apalagi penuh dosa sehingga gelisah, seringkali rutinitas itu menjadi siksaan batin yang membosankan, sehingga mutlak perlu banyak libur dan harus mencari ber-macam2 rekreasi, seperti yang sekarang limpah di mana2.

Kebosanan itu ada tingkat2nya. Misalnya orang Israel merasa bosan karena makan manna terus menerus sebab itu mereka minta menu baru, daging, dll Bil 11:4-6, mereka sering ber-sungut2 dan berontak sehingga timbul hukuman pada orang yang bo-san akan manna. Dalam Bil 21 timbul lagi hukuman, tiba2 timbul ular yang  membunuh orang yang bosan dan ber-sungut2 atau berontak. Tidak semua orang digigit ular. Yang digigit adalah:

  1. Orang yang ber-sungut2 melebihi batas. Heran ular ini bisa membedakan.
  2. Orang yang bosan akan manna kena gigitan ular. Tetapi orang yang ke-nyang, puas makan manna dengan su-kacita tidak digigit ular, apalagi yang penuh syukur bisa makan manna sampai ber-tahun2, mannanya tetap ada, tidak habis.
  3. Orang yang memang patut mati Yer 15:2. Ini orang yang ber-sungut2 dan berontak pada Tuhan, juga karena se-bab2 lain yang patut mati, ikut mati dalam kesempatan ini seperti 36 orang mati waktu menyerang Ai Yus 7:5.

Orang yang bosan akan Firman Tuhan seringkali mengeluh yang sama, yaitu:

3.1. Di-ulang, padahal perlu, misalnya nama Tuhan Yesus, beberapa per-aturan dan hukum2 tertentu, bahkan ada buku Ulangan.

3.2. Terlalu lama.

3.3. Minta tambahan acara lain atau variasi baru. (Memang ini kadang2 per-lu karena perbedaan jabatan tetapi bu-kan karena bosan). Orang2 seperti ini suka membuat acara sendiri dgn HPnya waktu Firman Tuhan. Tenang tetapi digarap setan Mat 13:19, satu kali akan digigit ular dan mati rohaninya.

3.4. Suka mem-banding2kan dan mu-dah tidak puas.

Allah lebih mengerti dari kita tentang kebosanan. Tuhan sudah membuat sangat indah dan tidak akan pernah bosan.

VII. PENINGKATAN DALAM RUTINITAS.

Orang yang cinta Firman Tuhan tidak akan bosan dalam Firman Tuhan, tetapi orang yang terpaksa akan cepat bosan.

Mengapa tidak bisa bosan?

Di dalam Firman Tuhan itu ada rahasia yang makin lama makin dalam dan indah, baik rahasia untuk hidup se-hari2, dalam pertumbuhan rohani dan jasmani dan dalam rahasia2 yang akan datang. Orang yang rohaninya baik, dipimpin Roh akan bisa membeda-kannya dari tahun ke tahun.

Rahasia2 yang akan datang itu perlu. Abraham, Nuh, Henokh juga Daniel, Yeremia dll, semua melihat ada banyak rahasia indah tersembunyi da-lam hari2 yang akan datang di jalan orang benar. Henokh mengerti tentang rahasia Allah di akhir zaman yaitu pe-namatan rencana Allah. Jd 14. Sebab itu Henokh tidak bosan, tetapi penuh gairah melihat rencana2 Allah yang in-dah di hari2 yang akan datang. Dalam berjalan dengan Tuhan selama 300 tahun, relatif tidak tertulis hal2 yang indah seperti yang lain, tetapi Henokh tekun dan akhirnya mengalami pena-matan rencana Allah secara pribadi, yaitu Henokh menjadi sempurna. Orang2 yang menggali Firman Tuhan, terus menemukan rahasia dan peng-alaman2 yang indah di dalam Tuhan. Ada orang yang menemukan benda yang sangat mulai tersembunyi. Ia menjual semua miliknya sehingga akhirnya mendapat rahasia yang paling besar dan mulia yang tersembunyi itu Mat 13:44-45. Dalam Firman Tuhan yang sama ada banyak rahasia indah dan kalau kita mengerti kita juga akan mengalaminya 2Raj 2:10. Sepanjang umur hidup kita, tidak habis2nya kita menikmati lagi hal2 yang baru yang makin meningkat. Sebab itu hiduplah “di dalam” Mrk 4:11 (dalam kesucian, limpah dengan 7 KPR) dan jadilah orang yang taat akan Firman Tuhan (bukan hanya pendengar Yak 1:22), maka raha-sia demi rahasia akan kita dapatkan sampai puncak2 kesempurnaan, ter-lebih dari semua yang terindah dan termulia dalam dunia.

Dalam berjalan dengan Tuhan, dan taat dipimpin Roh, itu bukan hanya hidup suci dan pikul salib, tetapi ada banyak pengalaman2 indah yang ter-sembunyi, lebih2 di dalam kesukaran, celaka dan aniaya. Justru untuk orang yang cinta Tuhan, waktu berjalan de-ngan Tuhan, dalam menghadapi pro-blem2 dan penderitaan itu ada banyak pengalaman indah dan itu menum-buhkan kita dengan heran. Seperti pe-kerjaan besar yang dibebankan pada Nuh, justru dengan ini timbul banyak pengalaman yang indah bagi Nuh sekeluarga Kej 6:22. Sebab itu timbul bahtera, reaksinya orang2 zamannya, binatang2 sedunia datang, pengalaman yang luar biasa dan sangat indah, tidak akan bosan. Juga dalam banyak pro-blem yang harus dihadapi Musa, justru itu membuatnya mengerti rahasia Allah dan tumbuh sampai pada  kesem-purnaan Allah, indah! Juga waktu Daud menghadapi banyak problem, dibalik itu ia mendapat pengalaman2 yang in-dah dengan Tuhan. Hizkia, Yosafat, Yoas, Abraham, Ishak, Yakub, Yusuf, Yusuf-Maria, rasul2 dll, semua yang cinta Firman Tuhan dan taat melakukan kehendak Tuhan dalam pimpinan dan kuasa Allah, menemukan rencana2 yang baru, kejutan2, kemuliaan dan kesukaan yang makin dalam sampai tidak lagi terukur!

KESIMPULAN.

Orang2 yang setengah hati ikut Tuhan menjadi bosan, sebab dosa dan per-cintaan dunia memutuskannya dari rencana Allah. Justru rencana Allah itu ajaib, indah dan sangat mulia dan kekal, lebih daripada semua peng-alaman yang terindah dari dunia. Kita melihat dalam koran segala macam gairah manusia (yang salah dan yang betul) membuat berita, tetapi akhirnya semua kosong dan sia2, hanya se-mentara sampai kubur dan seterusnya tidak ada rencana atau target lagi, tahu2 orang dosa ini masuk Neraka yang kekal.

Miliki target selama hidup di dunia ini untuk tumbuh dan ber-buah2 sampai dalam hidup yang kekal, maka gairah kita tidak akan habis, bahkan pe-nuh dengan pengalaman dan rencana2 Allah yang sangat indah. Justru makin tua, makin dekat pada akhirnya makin bergairah karena ada target seperti Pil 1:21, lebih2 kalau kita dapat kesem-patan akhir zaman yang heran itu.

Orang beriman yang betul justru tidak cari senang tetapi cari salib, penderitaan karena Tuhan, sebab ini akan berubah menjadi mahkota kekal, asal kita di jalan betul, kemuliaan itu akan mulai turun sekarang sampai kekal. 1Pet 4:14. Surga itu mulai di dunia sampai puncaknya dalam Minggu ke-70 Daniel, lalu mulailah Surga yang kekal untuk abadi!

Hidup ini kalau punya target yang betul dari Tuhan, tidak akan bosan, se-kalipun dalam penderitaan seperti Lazarus dan aniaya seperti rasul2, tidak akan bosan dan putus asa, tetapi justru bersukacita dan bergairah Kis 5:41.

 

Nyanyian:

Tiap langkahku, kutahu Dia pimpin slalu

dan jalanku menuju rumah Hu,

dan skali klak sampai langkah terakhir,

tiap langkahku bawa ke rumah Hu.