M3934 – Imamat 10:8-11. Bolehkah Imam-Imam Minum Anggur.

IMAM-IMAM.

Orang2 beriman adalah imam2 dan raja2 di hadapan Tuhan 1Pet 2:9, Wah 1:7. Peraturan dalam Wasiat Lama untuk imam2 lahiriah, ini juga berlaku bagi kita secara rohani sebagai imam2 rohani di hadapan Allah. Sebab itu kita juga harus mengerti dan memegang peraturan2 ini secara rohani supaya jangan sampai mati rohani di hadapan Allah.

ANGGUR menceritakan tentang kesukaan Maz 104:15. Harun dan putra2nya (semua imam2) harus memegang peraturan ini turun temurun pada waktu mereka masuk Kemah Suci.

Di dalam Wasiat Lama peraturan ini berlaku dalam Kemah Suci dan di luar ada peraturan yang lain. Bagi kita sekarang yang sudah mengalami penebusan, peraturan dalam Kemah Suci berlaku dalam seluruh hidup kita. (Seperti orang2 Nadzir, misalnya Simson tidak boleh minum anggur dimanapun Bil 6:3, Hak 13:14).

Sekalipun bukan imam2 kalau minum anggur ber-lebih2 sampai mabuk, akan jatuh dalam dosa yang keji2 seperti Lot Kej 19:32-33, bahkan Nuh rusak hidupnya karena mabuk anggur Kej 9:21. Ini bukan berarti Tuhan tidak suka ber-senang2 atau bersukacita, justru Tuhan memberi kesukaan yang luar biasa, lebih dari kesukaan perzinaan perempuan Samaria Yoh 4:13-14, lebih dari kesukaan manusianya dll Luk 19:9. Kalau kita hidup dalam kesucian dipimpin Roh maka sungai sukacita itu mengalir dalam hati kita Yoh 7:38, Pil 4:4, Rom 14:17 dan sukacita ini luar biasa, tahan segala sikon Kis 16:25, tidak bisa habis Yoh 16:22. Tuhan memberi yang paling indah, sukacita Surgawi, mutu Surgawi, sebab memancar terus sampai hidup yang kekal. Meskipun baru sedikit, tetapi mutunya sama, kesukaan yang kekal Yoh 4:14. Sebab itu Tuhan larang memakai sukacita duniawi, sebab akan haus lagi Yoh 4:13 dan meracuni, karena itu campuran dengan kesukaan dosa sesaat Ibr 11:25. Sukacita dunia ini adalah bisa racun ular biludak, racun dosa. Ul 32:32-33. Memang kadar racunnya itu ada yang encer mungkin 5-10% (seringkali ini masih dianggap kesukaan yang netral), tetapi racunnya sama dan kalau sudah terikat, sehingga ketagihan, terus mengambil kadar racun dosa yang tinggi, akan cepat mati rohani bahkan dosanya bisa jadi sempurna. Lot mula2 hanya lihat2 saja, mungkin ini hanya 5-10% saja, tetapi akhirnya ia keracunan, sehingga berzina dengan bebas, sekalipun incest (dalam keluarga) begitu keji dan binasa Kej 19:32. Misalnya waktu orang2 Sodom minta 2 tamunya, dengan begitu judah ia menawarkan dua putrinya seperti perempuan sundal saja, tetapi ia menganggap ia biasa, padahal putri2nya sudah punya calon suami. Begitu bejat pikiran Lot, sudah kena racun2 anggur Sodom. Begitu juga Simson. Sebab itu orang2 beriman sebagai imam2 Allah yang Maha suci, Tuhan larang minum anggur dunia. Beberapa orang menganggap ini ekstra dan berat. Ini sebetulnya tidak berat, kalau sudah punya anggur dari Surga, kesukaan Roh Kudus Pil 4:4,7, Rom 14:17. Kalau tidak ada anggur ilahi, memang berat. Tetapi Tuhan menyediakannya dengan limpah, sebab itu hiduplah dalam kesucian dipimpin Roh maka pasti kesukaan Tuhan itu akan mengalir dengan limpah dalam hati kita sehingga larangan ini justru indah dan senang. Orang yang mengerti tidak akan suka minum racun sekalipun nikmat, sebab akhirnya mati.

Kita harus mengerti hal ini dan saling mengingatkan, sebab kesukaan dunia (sekalipun netral) itu kesukaan dosa yang akan meracuni dan mematikan rohani kita. Rekreasi dan kesukaan orang beriman dan orang dunia makin lama sudah campur baur. Dalam segala segi, baik tontonan, bentuk2 rekreasi dll campur baur sehingga banyak rohani orang beriman tercemar dan rusak, paling sedikit jadi suam seperti Gereja Laodikea sehingga rohaninya rusak dan hidup dan ibadahnya di jalan lebar Wah 3:16.

Bahkan Gerejapun bisa jadi tempat hiburan dan kesukaan dunia ( sekalipun dalam kadar rendah, tetapi ada juga yang dalam kadar yang lebih tinggi, tentu lebih cepat keracunan dan mati rohani).

CARI APA KE GEREJA ?

Mula2 orang dunia ke Gereja ada maksud2 untuk ingin sembuh, karena hati kosong, ada problem dll. Ini tidak salah, bahkan ke Gereja, itu alamat yang betul, cari Tuhan. Tetapi kalau sudah percaya Tuhan Yesus, ya harus tumbuh, jangan tetap bayi, jangan lagi mencari hal2 yang fana, tetapi mencari Tuhan Yesus, mencari FirmanNya yang manis seperti madu, seperti emas dsb.

Kesukaan di Gereja adalah kesukaan jalan sempit.

Orang2 yang memilih jalan sempit, kalau ke Gereja jalan sempit, maka ia akan bersukacita, sebab mendapat :

  1. Kesukaan dari Firman, sehingga ia bersukacita, bergembira, ini kesukaan yang betul seperti Kis 17:11, Neh 8:1-10.

Pemberitaan Firman Tuhan jadi pusat ibadah dan pelayanan Kis 6:2,4, Kol 4:3. Orang ke Gereja itumencari kesukaan dari mendengar Firman Tuhan sampai mengerti dan mentaatiNya, ini yang betul. Juga kesaksian yang membuktikan kebenaran Firman Tuhan dan menyanyikan kebenaran Firman Tuhan. Semua intinya adalah Firman Tuhan dan Roh Kudus.

  1. Sukacita dalam doa, kesukaan dari Roh Kudus, yaitu sejahtera dan sukacita dan kebenaran dari Roh Kudus Rom 14:17. Oleh pekerjaan Roh Kudus kita bisa hidup benar, yaitu bisa pikul salib (mengampuni, tidak benci, tidak bereaksi dosa dll).

Dua kesukaran ini yang utama (KFR).

  1. Ada lagi sukacita dari persekutuan, ibadah, pelayanan pikul salib dan hidup dalam kesucian. Ini semua 7 KPR.

Kesukaan jalan lebar, yaitu yang manusiawi, duniawi seperti makan minum, dapat hadiah, ada acara2 yang menyenangkan, lucu2,bagus, nyanyian yang merdu, musik yang indah, dekorasi yang indah dll.

Orang berdosa atau dunia yang tidak mau percaya Tuhan Yesus, tidak mau bertobat, tidak bisa menikmati kesukaan jalan sempit Mat 7:13-14. Tetapi orang dunia bisa menikmati kesukaan jalan lebar, seperti kesukaan Sodom Gomora.

Orang2 beriman yang cinta Tuhan, yang sungguh2 percaya bisa menikmati kesukaan jalan sempit dengan atau tanpa kesukaan manusiawi yang netral.Nomer 1 adalah kesukaan jalan sempit, kesukaan dunia yang netral yang tidak berdosa boleh, tetapi itu nomer 2 atau nomer 3, sebab orang2 jalan sempit bisa berpada 1Tim 6:8, 1Kor 7:31.

Kalau orang2 ke Gereja untuk mencari kesukaan jalan lebar dan tidak mau kesukaan jalan sempit, dengan kata lain kesukaan jalan lebar nomer 1 dan kesukaan jalan sempit hanya pelengkap (yang menjemukan),itu berarti orang2 ini tidak rohani dan akan menjurus pada Gereja jalan lebar.

Orang yang ke Gereja, dan mencarikesukaan jalan sempit, itu yang betul dan ia akan tetap tinggal di Gereja jalan sempit dengan setia dan sungguh2.

Tuhan Yesus menegur orang yang mencarinya dan berkata, engkau mencari Aku sebab mencari roti, lalu Tuhan menawarkan bahwa Dialah roti yang turun dari Surga dan minta mereka makan tubuh dan darahnya (ini kesukaan jalan sempit), mereka tidak bisa mengerti dan tidak bisa menerimanya. Yoh 6:26, 48-52

  1. Yesus menjawab mereka dan berkata, “Sesungguh-sungguhnya Aku berkata kepada-mu, ‘Kamu mencari Aku, bukan sebab kamu melihat tanda-tanda ajaib, tetapi sebab kamu makan roti sampai kenyang.’

48 Akulah Roti hidup.

49 Nenek moyangmu telah makan manna di padang gurun, lalu mati.

50 Inilah roti yang turun dari surga, supaya orang boleh makan daripadanya dan tidak mati.”

51 “Akulah Roti hidup yang turun dari surga. Jika seseorang makan Roti ini, ia akan hidup selamanya. Dan Roti yang akan Kuberikan adalah daging-Ku, yang Aku berikan untuk kehidupan dunia.”

52 Lalu orang-orang Yahudi itu bertengkar di antaranya sendiri, katanya, “Bagaimanakah Orang ini dapat memberi kita makan daging-Nya?” (KJI)

Mereka tidak bisa mengerti dan menganggap aneh kalau mereka makan roti dari Surga yaitu tubuh dan darahNya, mereka tidak mengerti dan meninggalkannya, bahkan juga semua murid2Nya meninggalkannya, hanya sisa 12 rasul saja.Yoh 6:66-67

66 Sejak waktu itu banyak dari murid-murid-Nya mengundurkan diri dan tidak lagi berjalan dengan Dia.

67 Kemudian Yesus berkata kepada kedua belas murid itu, “Kamu hendak pergi jugakah?” (KJI)

Begitulah pada akhir zaman ini banyak orang mencari kesukaan manusiawi, duniawi di dalam Gereja.

Dalam dunia banyak kesukaan seperti ini, lihat saja dunia rekreasi, sekalipun mahal diserbu orang banyak, juga konser musik, lagu2, semua senang dan sukacita, ini kesukaan manusiawi. Kesukaan duniawi ada yang netral, tetapi biasanya banyak yang tercampur dengan dosa, sebab orang dunia tidak mengerti dan tidak membedakan yang suci dan yang dosa, apalagi kalau hanya dosa kecil2, meskipun bisa mengikat.

Supaya Gereja ramai, maka kesukaan ini dibawa masuk dalam Gereja, diolah, diberi nama rohani, tetapi isinya kesukaan dunia. Banyak orang dunia mau datang sebab mereka bisa menikmati kesukaan ini, apalagi karena gratis. Tetapi kalau kesukaan jalan sempit, itu aneh atau ekstrem bagi orang2 yang hatinya duniawi, dan tidak enak bagi mereka, mereka tidak mau datang, kalau toh datang, itu karena terpaksa dan akhirnya tidak tahan dan pindah ke Gereja yang bisa menyenangkan mereka, yaitu Gereja2 jalan lebar.

Beginilah kesukaan di Gereja2 akhir zaman ini. Kalau ada kesukaan duniawi (jalan lebar) pasti banyak yang mau datang, termasuk orang Kristen Halaman. Tetapi kalau kesukaan dari Firman Tuhan dan Roh Kudus, yaitu dalam kesucian, banyak yang tidak mengerti dan tidak mau datang. Sebab itu lebih sedikit yang mau datang dalam Gereja2 jalan sempit.

Kalau Gereja2 ingin sukses cara duniawi, populer, terkenal, menarik banyak orang, maka Gereja2 tergoda untuk mengubahkan dirinya menjadi tempat yang menyenangkan, banyak acara2 sukacita,seperti tempat rekreasi, seperti hotel bintang 5, seperti tempat2 hiburan dalam dunia, seperti rumah makan dsb. Tetapi Gereja2 jalan sempit yang mengerti dan penuh dengan kesukaan Firman dan Roh Kudus akan mempertahankan sumber sukacita yang betul ini. Memang sukacita jalan lebar yang netral masih boleh dipakai, tetapi untuk memelihara kemurnian jalan sempit sesuai Firman Tuhan, untuk mendidik dan menumbuhkan dalam jalan sempit, maka banyak Gereja yang dipimpin Roh justru membuang semua kesukaan duniawi meskipun netral. Memang kalaujalannya sempit, itu lebih sedikit orangnya, dan ini juga dengan tidak sadar menjadi seleksi dan saringan yang membuat anggota2nya makin murni, sehingga dalam polarisasi yang akan terjadi, tidak banyak yang hilang atau pindah ke jalan lebar, tetapi mereka bisa tetapsetia dan tumbuh dalam Gerejanya (Gereja jalan sempit), dan ikut serta dalampenamatan rencana Allah.

Orang beriman yang penuh dengan Firman Allah dan dipimpin Roh bisa mengerti dan tidak akan tergoda dan terjerat dalam Gereja2 jalan lebar yang menarik banyak orang ke dalamnya!

Inilah Gereja jalan lebar dan Gereja jalan sempit dengan jenis dan bentuk kesukaan yang ada di dalamnya serta siapa2 yang cocok dan suka datang ke dalamnya. Imam2 dan raja2 di hadapan Allah (1Pet 2:9) tidak mau minum anggur dunia, kesukaan jalan lebar, tetapi tumbuh dalam jalan sempit sampai ikut dalam pengangkatan.

Pindah Gereja.

Seringkali orang2 yang suka hidup di jalan lebar, tidak tahan dan tidak suka tinggal di Gereja jalan sempit, sekalipun orang2nya baik seperti Abraham, tetapi Lot tidak tahan. Selalu ada persungutan, keluhan tidak puas dengan Gerejanya dan kalau dibandingkan dengan Gereja jalan lebar, banyak bedanya. Sebagian mulai pindah. Sebagian ber-ingin2 tetapi belum berani pindah karena sebab2 tertentu, tetapi ber-sungut2 dan mengeluh tidak henti2nya, mengapa Gerejanya tidak enak seperti Gereja2 jalan lebar itu yang serba mewah, banyak hal2 yang menyenangkan sehingga semua orang yang datang senang. Kadang2 mereka sembunyi2 sudah pergi ke Gereja jalan lebar ini.

Bagaimana sikap kita pada anggota2 seperti ini?

  1. Sadarkan mereka dan ajak bertobat sungguh2, sungguh2 cinta Tuhan dan lahir baru. Kalau tidak sungguh2 lahir baru, sulit atau sia2 diberi keterangan dan disadarkan. Alasannya banyak, tidak dimengerti FirmanNya,(memang mintanya susu, Firman penginjilan tidak mau Firman yang mendalam, tetapi justru ini yang membawa kesukaan bagi orang2 di jalan sempit yang cinta Tuhan).
  2. Sikap kita pada mereka. Sekalipun kata2nya sering ber-sungut2, tidak puas dan menghasut nasehatilah dan tegur, jangan sampai dihukum Tuhan seperti 10 pengintai yang menghasut seluruh Israel Bil 14:37. Jangan benci pada mereka tetapi belas kasih dengan kasih Kristus. Memang imam2 harus mengajar orang2 Israel supaya memegang Firman Tuhan yang sudah dikatakan Tuhan melalui Musa Im 10:11. Kadang2 perlu diberitahu akibatnya supaya takut dan bertobat; tetapi kalau hanya takut saja, tidak bertobat, maka orang2 seperti ini akan terus ber-sungut2 dan akhirnya pindah.
  3. Kalau toh mereka pindah, itu hal yang sangat disayangkan, seperti Abraham merasa sayang, mengapa Lot tetap pergi ke Sodom.

Jangan sampai berdosa, tetapi tetaplah dalam kesucian dan kasih Kristus, tetap di jalan sempit dan tumbuh. Kalau orang2 ini pindah, maka Tuhan akan menggantikan tempatnya dengan orang2 lain yang suka akan kesukaan Firman dan Roh. Saat2 seperti ini akan disusulPolarisasi dalam akhir zaman ini sehingga jenis mencari jenis, yang sama rohnya dan orang2 yang cinta kesukaan dari Firman dan Roh akan bergabung dalam Gereja2 jalan sempit.

  1. Tempat yang kosong dalam jalan sempit akan digantikan oleh orang yang tepat, sebab jumlahnya harus genap, baru Tuhan datang. Mat 21:43.Orang2 yang meninggalkan tempatnya dalam tubuh Kristus yang betul, tempatnya akan diberikan pada orang lain yang mau sungguh2 mengerjakan keselamatannya sehingga berbuah Kis 1:20, Wah 3:11. Memang karena kasih Kristus, kita masih mengharapkan merekakembali, selama masih ada kesempatan, yaitu seperti Bapa mengharap anak terhilang kembali sehingga bisa diselamatkan.

Gereja jalan sempit yang selektif.

Kita berusaha untuk bersaksi dan memenangkan jiwa tetapi tidak meninggalkan kebenaran Allah, tidak mencampuri Gereja kita dengan “barang2 jalan lebar”. Kita tetap tinggal di jalan sempit, sekalipun ini tidak disukai orang yang belum bertobat dan orang2 beriman yang tetap hidup dalam dosa dan penuh percintaan duniawi.

Tuhan tidak berkenan kita memakai daya tarik kesukaan jalan lebar. Putra manusia Yesus tahu kalau ia mengajar dengan betul ada orang2 yang menolaknya, meskipun demikian Ia tetap memegang kebenaran Allah, sebab adalah kehendak Bapa untuk tetap di jalan sempit Mat 7:13-14.

Banyak orang suka jalan tengah atau campuran dengan alasan untuk memenangkan jiwa. Ini sering dilakukan dalam kampanye2 penginjilan, misalnya dengan lagu, band dan pertunjukan2 yang menarik tetapi tetap oleh orang2 rohani dan tetap netral tidak duniawi dan di dalam kesucian, bukan dengan dosa. Ini seringkali dilakukan di lapangan dan di luar Gereja, bukan di Gereja diantara orang2 yang sudah lahir baru, supaya jangan sampai mereka salah didik, tetapi tetap dalam kesukaan jalan sempit. Kalau Gereja diisi terus menerus dengan Firman penginjilan dan acara2 duniawi (sekalipun netral), maka dengan tidak langsung, umat Tuhan selaludididik untuk tetap hidup dalam cara lama dan ini menyesatkan, paling tidak membuat kesan yang salah dan mendidik keliru, boleh tetap hidup cara lama. Kita harus berubah, berubah rupanya dan cara2 hidup duniawi yang lama harus diubah menjadi baru.

Rom 12:1-2

1 Karena itu aku minta kepadamu, saudara-saudara, demi kemurahana Allah, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai suatu korban yang hidup, kudus, dan berkenan kepada Allah, maka itulah pelayananmu yang patut.

2  Dan janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi ubahkanlah rupamu oleh pembaharuan pikiranmu, supaya kamu dapat menguji apa kehendak Allah yang baik, yang berkenan dan yang sempurna. (KJI)

Semua yang sudah lahir baru harus dipimpin dan diajar hidup dengan air kesukaan dari Surga, bukan dengan air dari dunia. Ini harus diajarkan pada umat Tuhan Im 10:11, jangan minum anggur dalam Kemah Suci.

Yoh 4:13-14

13 Yesus menjawab dan berkata kepadanya, “Barangsiapa minum dari air ini, ia akan haus lagi,

14 tetapi barangsiapa yang minum dari air yang akan Kuberikan kepadanya, ia tidak akan haus lagi; melainkan air yang akan Kuberikan kepadanya itu akan menjadi di dalamnya sebuah mata air yang memancar sampai kepada hidup yang kekal.” (KJI)

Yoh 7:38

“Barangsiapa yang percaya kepada-Ku, seperti yang dikatakan Alkitab, dari dalam hatinya akan mengalir sungai-sungai air hidup.” (KJI)

Memang Gereja dengan sukacita jalan sempit tidak menarik bagi orang dunia dan yang tidak bertobat, tetapi anggota2 yang sudah percaya akan bertumbuh dalam kesukaan jalan sempit, yaitu kesukaan akan Firman dan hidup dipimpin Roh bukan dipimpin daging.

Ini suatu hidup yang indah dan gilang gemilang. Sebab Allah mempunyai rencana yang indah2bagi setiap anak2 Allah yang tumbuh dalam kesucian di jalan sempit. Lihat hidup orang2 yang cinta Tuhan seperti Yusuf, Abraham, Daud, Daniel dll. Riwayat hidupnya penuh dengan pengalaman yang ajaib, indah, berkemenangan dan tumbuh dalam kemuliaan Allah sampai kekal.

Kalau seorang keluar dari jalan sempit, cari kesukaan jalan lebar dan menuruti daging terus di jalan lebar, ia akan kehilangan rencana Allah yang indah, bahkan binasa.

Misalnya Saul. Seharusnya pengalaman indah2 dari Daud, bahkan sampai Tuhan Yesus disebut sebagai anak Daud, duduk di tahta Daud dan banyak kemuliaan kekal lainnya, itu sudah disediakan oleh Tuhan bagi Saul. Tetapi sebab Saul menolak maka semua pengalaman dan kemuliaan yang indah2 itu digantikan dan diberikan kepada Daud. Sayang. 1Sam 13:13-14.

Seharusnya Saul, raja pertama Israel yang dicintai Tuhan, mengalami pengalaman dan kemuliaan yang indah2, bahkan sampai kekal, tetapi kemudian batal tidak jadi menerima segala kemuliaan yang indah2 dari Tuhan.

– Begitu juga Lot orang benar 2Pet 2:7 yang sudah ikut Abraham keluar dari Urkasdim, sudah berjalan begitu jauh dan sudah sampai Kanaan, tetapi kemudian batal, tidak menerima kemuliaan seperti Abraham sebab tertarik pada Sodom dan binasa untuk kekal.

Juga Nuh yang sudah melakukan perintah Allah dengan baik, boleh dikatakan tanpa cacat cela Kej 6:22. Nuh masih sempat hidup 350 tahun sesudah air bah. Sebetulnya statusnya sesudah air bah itu lebih tinggi dari Henokh yang dalam 300 tahun menjadi sempurna. Kalau Nuh tidak mabuk anggur sampai telanjang dan mengutuki Ham, maka Nuh bisa menjadi sempurna kurang dari 300 tahun. Tetapi Tuhan masih memberi kesempatan padanya hidup 350 tahun, sayang, ia tidak bisa pulih dalam waktu itu dan kehilangan rencana yang paling mulia dan kekal yang sudah ada di muka mata tetapi hilang sebab terus minum anggur sampai mabuk dan telanjang, sayang.

– Beberapa banyak orang yang mulai dalam Roh berakhir dalam daging Gal 3:3-4, sebab memilih anggur dunia, dan celaka, mereka kehilangan kemuliaan yang kekal bahkan celaka seperti Saul, Yudas dll. Kalau toh ada yang bertobat (jarang! Sebab sudah tidak lagi mau kenal Tuhan Luk 5:39, Pkh 12:1) mereka hanya menjadi orang yang “gundul” seperti Simson, Salomo dll 1Kor 3:15.

Jangan terus minum anggur dunia; imam2 yang sudah disucikan dan masuk dalam Kemah Suci bahkan punya pelayanan, tetapi terus minum anggur dunia, akhirnya menjadi sia2 dan gundul. Sebab itu Harun disuruh mendidik, mengajar imam2 Tuhan (yaitu kita semua) bahkan seluruh umat Tuhan, supaya jangan minum anggur dunia, sebab Allah sudah menyediakan anggur ilahi, kesukaan yang jauh lebih bermutu dan rencana Allah yang indah2 di dunia sampai kekal! Jangan kita ditipu oleh daging, dunia dan iblis. Kita perlu saling mendidik dan mengingatkan tentang rencana Allah yang indah2 dan mulia ini. Jangan minum anggur dunia.

Gereja2 seperti ini (Gereja yang bersukacita dari Firman dan Roh) memang tampaknya tidak cepat tumbuh, tetapi anggota2nya tumbuh dengan kuat dan baik sehingga bisa masuk dan tahan dalam seleksi akhir zaman. Gereja2 jalan lebaryang penuh dengan kesukaan jalan lebar, seringkali penuh dengan hal2 dosa (sebab ada di jalan lebar, dibiarkan) dan akhirnya banyak kejatuhan, bahkan sampai2 pemimpinnya juga. Ini permulaan dari masa Polarisasi Wah 22:11 yang pasti akan terjadi. Gereja2 jalan sempit akan tahan dan masuk dalam rencana Allah yang besar dan mulia, apalagi dalam rencana penamatan dan penyempurnaan ilahi yang sangat mulia ini. Sayang, jangan rugi dan celaka seperti Saul, Lot, Nuh dll. Meskipun ada yang bertobat pada akhirnya seperti Simson dan Salomo, tetapi seperti orang menerusi api 1Kor 3:15, semua yang indah dan mulia hilang, mahkota kemuliaan yang kekal hilang, gundul sebab lari ke Sodom seperti Lot, terus dalam dosa dan kesukaan daging seperti Simson, Saul (bahkan ia binasa) dll, sayang!

Kita tidak melakukan penyaringan (itu bagian Tuhan untuk menilai dan menjatuhkan hukuman), kita mengharapkan banyak jiwa2 baru, tetapi Gereja tetap harus dalam kesucian di jalan sempit.

Orang2 yang sungguh2 bertobat danyang cinta Tuhan (= cinta Firman) dan penuh Roh Kudus akan bersukacita, puas dan bergembira dalam Gereja2 jalan sempit, lebih2 Gereja yang penuh kesukaan Firman dan Roh Kudus.

Satu kali dalam polarisasi orang2 yang bersukacita dalam Firman dan Roh Kudus (seperti Elia 1Raj 19:6-8) akan ikut dalam golongan yang makin disucikan dan ikut dalam rencana penamatan Allah yang mulia dan kekal itu.

Pemisahan dan perpindahan itu sebetulnya sudah terjadi dan selalu terjadikapan saja, sebab memang rohnya lain, tidak bisa cocok lagi. Tetapi pada akhir zaman, itu akan terjadi besar2an langsung dari Allah dan sekaligus dengan hukuman yang keras dalam masa hukuman rumah Allah 1Pet 4:17, Yez 9:6, Wah 22:11.

– Anggota yang pindah dengan benci dan meng-ajak2 anggota yang lain untuk ikut pindah ke Gereja2 jalan lebar, bahkan melakukan fitnah, hasutan, men-jelek2kan melawan kita, itu berarti melawan Allah. Jangan marah atau benci, tetapi sepatutnya belas kasihan seperti Abraham terhadap Lot, dan kita bertugas untukmenyadarkan mereka denganmengampuni dan memberkati, bukan marah atau benci. Menghukum adalah tugas Allah Rom 12:19. Allah tetap akan menghukum dengan tegas dan adil kalau sudah melampaui batas, seperti Saul, Hofni, Pinehas, Nadab, Abihu, 10 pengintai, 250 pemberontak, Korah dkk dll. Tugas kita merebut mereka kembali, bukan menghukum Jda 23, Yak 5:19-20,17.

– Orang yang tertarik kesukaan jalan lebar (bukan kesukaan salib di jalan sempit); akhirnya akan pindah ke jalan lebar dan duniawi, itu akhirnya akan masuk dalam Gereja jalan lebar dan kemudian mati dalam dosa (yang banyak sekali dalam Minggu ke-70 Daniel) atau tertinggal atau masuk zaman Antikris yang dahsyat itu.

– Keadaan Gereja2 sekarang masih campuran, tetapi makin lama akan makin tampak perubahan dan penjurusan ke jalan lebar atau jalan sempit dan makin banyak terjadi perpisahan sendiri, seperti Lot sebab hatinya tertarik pada Gereja2 jalan lebar dengan kesukaan Sodom Gomora yang manis bagi daging. Kalau sudah datang waktunya, “sarang di-bongkar2 Ul 32:11 yaitu masa hukuman rumah Allah 1Pet 4:17, Yez 9:4-6, maka akan ada Polarisasi dan pemisahan yang tegas. Wai bagi yang belum bisa terbang tinggi, bisa jatuh dalam dosa.

KESIMPULAN.

Tuhan melarang imam2 dalam Kemah Suci minum anggur, sebab akibatnya bisa mati! Im 10:9. Dahsyat! Tuhan langsung berbicara pada Harun dan Harun harus mengajarkannya pada imam2 lainnya dan pada semua umat Israel.

Begitu kita semua harus belajar, jangan mencari kesukaan jalan lebar dalam Gereja, pertahankan supaya ada kesukaan salib, kesukaan jalan sempit, itu sebetulnya sangat indah Mat 11:28-30, bahkan jauh lebih indah dari kesukaan jalan lebar, apalagi kalau kita melihat akhirnya, perbedaan terlalu besar yaitu Surga dan Neraka! Ini sudah diingatkan dalam Mat 7:13-14. Jangan tertipu oleh dunia dan ikut orang2 yang bodoh, yang bergembira di jalan lebar, tetapi miliki pengertian dan pendirian yang teguh, sehingga kita bisa setia dan terus tumbuh dan ber-buah2 di jalan sempit sampai masuk dalam kemuliaan abadi.

MENGAPA ABRAHAM DAN LOT BERPISAH?

Kej 13:6-9

6 Tetapi negeri itu tidak cukup luas bagi mereka untuk diam bersama-sama, sebab harta milik mereka amat banyak, sehingga mereka tidak dapat diam bersama-sama.

7 Karena itu terjadilah perkelahian antara para gembala Abram dan para gembala Lot. Waktu itu orang Kanaan dan orang Feris diam di negeri itu.

8 Maka berkatalah Abram kepada Lot: “Janganlah kiranya ada perkelahian antara aku dan engkau, dan antara para gembalaku dan para gembalamu, sebab kita ini kerabat.

9 Bukankah seluruh negeri ini terbuka untuk engkau? Baiklah pisahkan dirimu dari padaku; jika engkau ke kiri, maka aku ke kanan, jika engkau ke kanan, maka aku ke kiri.” (KJI)

Mengapa dalam ayat 8-9 Abraham menyuruh Lot memilih untuk berpisah, kalau Lot ke kiri, Abraham ke kanan dsb. Mengapa? Sebab keadaannya sudah parah sehingga Abraham terpaksa mengatakan hal ini, padahal Abraham cinta Lot, dan itu ternyata dari dua kali ia berusaha menolong Lot dengan resiko mati. Sebetulnya Abraham tidak menyuruh Lot ke Sodom, hanya berpisah sedikit jauh, tetap sama2 di padang gurun dan mungkin pada satu saat akan berjalan ber-sama2 lagi.

Gembala2 Lot dan Abraham sering bertengkar, sebab Abraham dan Sarah jadi susah mendengar laporan2 pertengkaran terus. Seringkali pertengkaran antar Gereja, antara kelompok2 orang beriman, itu dimulai dari bawah. Anggota dengan anggota berkelahi, me-ngata2i, menfitnah dsb sehingga kedengaran oleh pemimpin2nya yang menahan diri tetapi sudah sedih hatinya. Ribut ini sudah sampai Abraham, apalagi pada Sarah, pasti banyak komentarnya dan timbul hati dan suasana yang tidak enak. Ini berlangsung ber-larut2 sampai akhirnya Abraham mengambil keputusan kiri-kanan ini.

Lebih2 sebab rohnya sudah lain, hatinya sudah berbeda, sebab Lot sudah tertarik pada Sodom Gomora, sehingga problem ini membuat celah makin besar. Akhirnya mereka berpisah dan kentaralah, Lot makin mendekati Sodom tetapi Abraham tetap tinggal di padang gurun Kanaan. Kesukaannya lain, hati dan rohnya lain. Sebab itu pemisahan ini terpaksa terjadi diantara mereka berdua, bahkan makin lama makin terpisah karena rohnya sudah berubah menjadi lain.

Nyanyian: Tabernakel Glory no 73.

Aku pilih jalan yang slamat,

pilih jalan pada Allah,

Srahkan diri di atas Mezbah.

Jalan sempit tapi indah.

Imamat 10:

  1. Maka Tuhan berfirman kepada Harun, katanya
  2. Janganlah minum anggur atau minuman keras, engkau ataupun putra-putra mu dengan engkau, pada waktu engkau masuk dalam kemah perhimpunan, supaya jangan engkau mati; ini menjadi suatu hukum untuk mu selamanya turun temurun.
  3. Dan supaya kamu membedakan antara suci dan najis, dan antara yang halal dan haram.
  4. Supaya engkau dapat mengajar orang Israel semua ketetapan yang dikatakan Tuhan kepada mereka oleh tangan Musa.