M3930 – 2Tawarikh 28:1-27. Ahas Dan Uzia Keji, Tetapi Hizkia Benar.

  1. Ahas ( TL:Akhaz) pada umur 20 tahun. naik raja selama 16 tahun. Ia berbuat yang jahat di hadapan Allah.
  2. Ia hidup seperti raja2 Israel dan membuat patung berhala.
  3. Ia mempersembahkan anak2nya dalam api seperti bangsa kafir.
  4. Di seluruh negeri ia membuat penyembahan berhala.
  5. Ia diserahkan Tuhan pada raja Syam (Aram) yang membunuh dan menawan banyak orang, dibawa ke Damsyik.
  6. Pekak raja Israel membunuh 120.000 orang2 Yehuda yang perkasa sebab meninggalkan Tuhan.
  7. Juga membunuh putra raja, kepala istana dan orang ke-2 raja.
  8. 200.000 perempuan ditawan dengan anak2nya laki2 dan perempuan dan dijarah, ke Samaria.
  9. Nabi Oded berkata pada mereka, ini karena Tuhan marah kepada orang Yehuda, tetapi kamu bunuh orang Yehuda kegeramanmu sampai ke Surga.
  10. Sekarang menawan dan menjarah, kamu sendiri juga berdosa.
  11. Lepaskan mereka, sebab Tuhan murka.
  12. Beberapa pemimpin2 orang Efrayim menghadapi mereka.
  13. dan berkata salah kita besar dan Allah murka kepada kita, jangan menambahi dosa.
  14. Mereka meninggalkan tawanan dan jarahannya.
  15. Pemimpin2 itu memasang pakaian, sepatu, memberi makan dan minum, yang lemah dinaikkan keledai lalu dibawa ke Yerikho pada saudara2nya, lalu mereka kembali.
  16. Ahas minta bantuan raja Asyur.
  17. Edom mengalahkan Yehuda dan menawan orang.
  18. Filistin juga mengalahkan banyak negeri Yehuda dan mendudukinya.
  19. Tuhan merendahkan Yehuda sebab Ahas membuat Yehuda sangat berdosa.
  20. Tiglet Pilnezar raja Asyur justru menjepitnya.
  21. Ahas mengambil emas bait Allah, istananya dan penghulu2nya diberikan kepada raja Tiglet tetapi tidak menolongnya.
  22. Dalam kepicikannya Ahas makin berdosa pada Tuhan.
  23. Ia menyembah allah Damsyik, justru itu menghancurkannya lebih lagi.
  24. Bejana2 rumah Allah dikeluarkan dan dihancurkan dan menutup pintu rumah Tuhan dan membuat mezbah di segenap penjuru Jerusalem.
  25. Di setiap kota Yehuda ia membuat tempat tinggi dan membakar dupa, membangkitkan murka Tuhan Allah nenek moyangnya.
  26. Sisa perbuatannya ditulis dalam buku raja2.
  27. Ahas mati, dikubur di Yerusalem tetapi tidak di perkuburan raja2 Israel. Hizkia menggantikannya.

2Raj 16:

  1. Tahun ke-7 dari Raja Pekah, Ahas naik raja.
  2. Umur 20 naik raja untuk 16 tahun dan jahat.
  3. Hidup seperti raja2 Israel, putra2nya dilewatkan api.
  4. dan menyembah berhala.
  5. Rezin raja benua Syam dan Pekah memeranginya tetapi tidak bisa membunuh Ahas.
  6. Rezin mengalahkan dan menduduki Elat.
  7. Ahas minta tolong Tiglat raja Asyur.
  8. Ia memberi emas dan perak.
  9. Raja Asyur datang mengalahkan Damsyik dan membunuh Rezin.
  10. Ahas menemui Tiglat di Damsyik dan melihat mezbah di sana, imam Uria disuruh membuat yang sama.
  11. Uria membuat mezbah Damsyik.
  12. Pulang dari Damsyik, Ahas memberi korban diatasnya.
  13. dan macam2 persembahan.
  14. Mezbah Tuhan dipinggirkan.
  15. Segala persembahan dipersembahkan atasnya dan mezbah tembaga baginya untuk menyelidiki.
  16. Imam Uria menurut raja Ahas.
  17. Kolam2 diturunkan dari lembu2 tembaga, ditaruh di batu.
  18. Bait Allah diubah karena raja Asyur.
  19. Sisa perbuatan Ahas ditulis dalam Tawarikh Raj2.
  20. Ia mati dikubur di kota Daud dan Hizkia menggantikannya.

 

  1. PELAJARAN DARI FIRMAN TUHAN. 1Kor 11:11.

Ini menjadi nasehat dan peringatan bagi umat Tuhan supaya tidak sampai terjerumus menjadi begitu jahat. Begitu juga pada akhir zaman ada umat Tuhan (Gereja) yang menjadi begitu keji di hadapan Allah (di hadapan manusia mungkin “biasa” apalagi disesuaikan keadaan zaman).  Orang yang tidak mengerti kebenaran Firman Tuhan bisa menjadi sangat sesat Mrk 12:24 sampai begitu keji menurut ukuran Tuhan seperti Ahas ini. Begitu juga Gereja2 Akhir zaman ada yang menjadi seperti Pergamus, Tiatira dllnya. Lebih2 pada akhir zaman, hal2 seperti ini akan timbul dan menjadi biasa, tetapi terlalu jahat dan keji di hadapan Allah. Kita harus melihat dalam terang Firman Tuhan dan setiap kali kalau ada dosa dan hal2 yang tidak berkenan pada Tuhan, harus langsung dibuang sampai segala akar keinginannya; tetapi apa yang berkenan pada Tuhan harus terus ditingkatkan supaya kita bisa tergolong orang yang makin indah di hadapan Tuhan, bukan sebaliknya. Hasilnya untuk kekal!

MENGAPA ADA RAJA YEHUDA YANG KEJI SEPERTI INI?

Biasanya pengaruh orangtua sangat besar pada anak2nya. Misalnya Abraham, Ishak, Yakub, Yusuf,dll. Uzia, Yotam adalah kakek & bapak dari Ahas, mereka adalah orang2 yang berkenan pada Tuhan.

Mengapa Ahas menjadi begitu jahat dan keji? Pasti ada sebabnya! Ternyata dalam pemerintahan Yotam yang baik, banyak rakyatnya rusak di hadapan Tuhan 2Taw 27:2. Ini dimulai dari Yosafat yang sudah banyak mendidik keluarga dan rakyatnya dalam Firman Tuhan dengan limpah, tetapi mereka bisa kenal dan terpengaruh oleh raja Israel sehingga Yosafat didesak untuk membuat hubungan erat dengan Achab, tampaknya ini dorongan dari anak2 dan rakyatnya 1Raj 22:4. Yosafat seharusnya tegas menolak dorongan bersekutu dengan Achab, sebab dia sudah mengerti kerusakan dan kekejian rohani Achab. Tuhan sangat marah dengan perbuatan Yosafat ini 2Taw 19:2. Orang2 jahat ini rupa2nya mempengaruhi Ahas 2Taw 27:2. Kita harus memperhatikan pergaulan anak2 jasmani dan rohani kita, supaya jangan sampai, sudah dipelihara baik2 dengan kelimpahan Firman Tuhan, tahu2 rusak karena pengaruh yang jahat dari kerajaan Achab.

Ternyata jelas sekali keluarga dan istanaJosaphat rusak berat karena pengaruh keluarga Achab. Begitu juga rakyatnya terpengaruh oleh rakyat Achab yang menyembah berhala dan begitu keji meniru orang kafir. Orang2 jahat dalam kerajaan Yotan (bapak Ahas) yang baik ini juga adalah kelanjutan dari dosa2 tersebut. Orang2 jahat ini disebut dalam 2Taw 27:2, pengaruhnya (langsung atau tidak langsung) adalah salah satu faktor penting yang merusak Ahas.

Tetapi heran, Hizkia (yang lolos, tidak dipersembahkan pada berhala)  adalah anak dari Ahas yang top kejinya, tetapi iatidak sama dengan bapaknya, ia berkenan pada Tuhan (2Taw 29:1-2). Segera ia naik raja, langsung pintu bait Allah yang ditutup bapaknya dibuka kembali dan semua yang najis dari bait Allah dikeluarkan 2Taw 29:3-10 dst.

Mengapa ini terjadi? Sebab:

  1. Hizkia sendiri mau memperkenankan Tuhan. 2Taw 29:10. Hizkia bisa melihat betapa celaka Yehuda, sangat celaka dan hancur karena dosa2 bapaknya, dan ia tidak setuju akan perbuatan bapaknya.
  2. Ibunya tentu ikut ambil andil 2Taw 29:1. (Ibunya Ahas tidak disebut). Anak2 yang lain sebagian sudah mati dikorbankan dalam api untuk dewa2 kafir, Hizkia lolos, mungkin sekali ibunya berdoa habis2an.
  3. Masih ada orang2 yang mengerti dan cinta Tuhan sungguh2 2Taw 29:12-14, tidak seperti Imam besar Uria yang ikut Ahas berbuat yang sangat keji. Lain halnya dengan Imam Azarya yang melarang raja Uzia melakukan pembakaran dupa dalam bait Allah, yang hanya boleh dilakukan imam2. 2Taw 26:16-20.

Pada akhir zaman akan ada orang dari dalam Gereja yang sangat keji dan orang2 yang sangat suci dan cinta Tuhan seperti Wah 22:12. Kita harus mengerti dan memperhatikan hal ini dan harus punya pendirian yang betul. Orang2 yang tidak mengerti Firman Tuhan baik2 (tidak mau belajar dan taat) akan diombang ambingkan oleh ajaran dan perbuatan yang salah dengan alasan2 yang tepat (seperti alasan Ahas) dan mereka akan ikut dalam dosa2 dan kekejian itu Ef 4:14. Kadang2 begitu jelas dosa2nya melawan Firman Tuhan, baik para pemimpin yang keji seperti Ahas dan Uria imam besar yang sama kejinya (waktu Ahas menyembah berhala, mengorbankan anak2nya, mengapa tidak melawan?). Dan heran,tetap ada saja banyak orang yang mau ikut Ahas dan Uria, sampai2 125.000 orang2 penting dalam kerajaan Yehuda mati dalam perang (ini tidak kebetulan, sebab mereka berpihak pada Ahas Yer 15:1-2). Sebab itu masing2 kita harus sungguh2 hidup suci dan mengerti kebenaran Firman Tuhan, penuh dan dipimpin Roh, supaya jangan sampai hanyut dalam kekejian yang berdiri dalam tempat yang suci (Gereja) seperti Mat 24:15, 2Tes 2:4; penuh dengan kebencian (bukan kasih) dan perkara2 duniawi yang keji2. Kita harus tegas dan tidak bergaul dengan orang2 yang melawan Firman Tuhan, itu keji dan salahkan mereka Ef 5:11, 1Kor 5:9-11 tetapi jangan benci, garami, tolong kalau bisa supaya mereka diselamatkan Jud 23, Yak 5:19-20.

III. MALAPETAKA, CELAKA DAN DOSA ITU SELALU ADA HUBUNGANNYA.

Bagi orang beriman tidak ada yang kebetulan Mat 10:30. Ahas buta, justru ia marah dan menyalahkan Allah dan menghancurkan bait Allah lalu sengaja menyembah allah lain dengan sangat berani sampai mengorbankan putra2nya sendiri! Ini orang terlalu berani melawan Allah! Justru ini yang menghancurkannya sama sekali 2Taw 28:23. Ini orang keras hati yang bodoh.Jangan pernah menyalahkan Tuhan, Dia tidak pernah salah. Tuhan sanggup memelihara kita, justru dalam dosa yang meningkat dan penuh dengan bala2 yang jahat, Tuhan sanggup memelihara kita dalam segala segi hidup kita, asal kita hidup benar dan berkenan kepada Tuhan, yaitu terus tinggal dalam Kristus (tunjukkan hidup kita seperti Kristus dalam segala seginya, sesuai Firman Tuhan) dan Kristus dalam kita (Dia yang menjadi penguasa dan memimpin hidup kita) Yoh 6:56, Gal 2:20. Jangan takut segala macam kesukaran (nafkah, keamanan, ancaman, bencana dll) Tuhan sanggup memimpin kita di tengah2 bencana Yes 43;2 dan bahaya Maz 91:7.

Sebaliknya Hizkia mengerti dan tahu ini adalah sebabnya dari semua celaka yang dahsyat dari Yehuda. (Padahal Hizkia masih sangat muda, waktu bapaknya Ahas menjadi raja ia baru berumur 9 tahun!) 2Taw 29:8.

PENGARUH PEMIMPIN ITU BESAR, ISTIMEWA BAGI ORANG YANG TIDAK MENGERTI.

Gereja tetap memerlukan pemimpin2 Ibr 13:7,17 sebagai gembala2 dari domba2 Tuhan Yoh 10:1-5; 21:15-17. Tetapi tidak cukup hanya pemimpin yang benar, mengerti dan dipimpin Roh, juga setiap orang beriman,  masing2 harus punya pengertian dan hidup dipimpin Roh. Kita tidak bisa menyandarkan keselamatan dan nasib kita pada orang lain tetapi pada diri kita sendiri Rom 12:14, sekalipun anak kepada orangtua; sebab itu orangtua dan pemimpin2 harus mendidik dan mendewasakan domba2 Tuhan supaya mengerti kebenaran Firman Tuhan dan taat, sehinggamasing2 mempunyai pendirian sendiri yang benar dan teguh!

Ahas begitu rusak, tetapi ternyata orang Israel sendiri begitu banyak yang rusak seperti zaman Yosafat, bahkan juga sejak zaman Saul dan sebelumnya. Tampaknya dalam setiap zaman selalu ada orang y ang benar dan yang jahat, seperti dalam zaman Yotam yang baik, ada banyak orang2 perkasa dari Ahas mati, yaitu 120.000 dan 200.000 ditawan, belum yang mati lainnya oleh raja Asyur, Syria, Edom, Filistin dll. Begitu banyak yang ikut “jalan lebar”. Tetapi jangan kecil hati atau terpengaruh, sebab nasib kita, lebih2 yang kekal ditentukan oleh masing2 kita sendiri2. Sebab itu masing2 kita harus mengerti dan sungguh2 ikut Tuhan dan mendidik semua orang yang jadi tanggungan kita baik2 dalam Firman Tuhan, doa, Roh Kudus, persekutuan dll 7 KPR supaya jangan hanyut oleh kejahatan di dalam dan di luar Gereja! Banyak pekerjaan dan pelayanan dan kasus2, tetapi justru itu menumbuhkan orang2 yang mau terbeban dan melayani dengan sungguh2 dalam Roh Kudus.

Tetapi pengaruh pemimpin itu besar. Pemimpin yang sungguh2 bisa menyelamatkan banyak orang, misalnya Daud, sebelum naik raja, banyak orang ikut Saul dalam dosa dan kejahatannya. Tetapi sesudah Daud naik raja ada banyak orang berubah jadi baik, meskipun tidak semua. Yang menentukan nasib kita adalah kita sendiri, tetapi kalau kita punya pemimpin yang betul, kita bisa tumbuh jauh lebih baik, meningkat sampai lebih tinggi. Sebab itu tidak sembarangan orang boleh menjadi pemimpin dan masing2 sendiri2 tetap harus sungguh2 ikut Tuhan dan mendoakan pemimpin dan taat padaNya, kecuali hidupnya melawan Tuhan seperti Ahas Ibr 13:7.

Pemimpin2 yang hidup berkenan pada Tuhan harus memimpin domba2 Tuhan dengan memberi makan kebenaran Firman Tuhan, memberi contoh hidup dan menasehati yang salah, dengan tegas Yes 56:10, bahkan merebutnya dari kejatuhan dan kerusakan Yud 23, Yak 5:19-20. Tetapi orang yang tidak mau bertobat, tetap tidak tertolong seperti Yudas, tetapi Petrus tertolong!

SEGALA SEGI HIDUP DIRUSAKKAN PADA AKHIR ZAMAN.

Yehuda dihancurkan oleh semua bangsa di sekitarnya, baik dengan perang dan pengaruh dosa2 berhala dan kenajisan lainnya. Begitu hidup kita di akhir zaman ini, segala segi hidup harus dipelihara baik2 (dicocokkan, dibersihkan dengan Firman Tuhan Ef 5:26) sebab iblis bisa masuk dan merusakkan dari setiap segi hidup apapun, bahkan dari dosa2 jinak seperti makan minum, inipun bisa merusak dan menghancurkan banyak orang beriman! Ingat nabi yang dirusak karena makan minum 1Raj 13:15. Jangan membiarkan dosa atau kelemahan2 dalam segi apapun, semua harus disucikan sesuai dengan Firman Tuhan dan pimpinan Roh Kudus, saling menasehati dan tolong menolong melayani supaya kita tumbuh kepada kesempurnaan semua segi hidup kita 1Pet 1:15-16,

KEBENCIAN ANTARA ISRAEL DAN YEHUDA.

Ini suatu perkara yang penting, jangan sampai jadi jerat bagi orang2 beriman. Bagaimanapun juga Israel dan Yehuda itu sama2 mengenal, percaya Tuhan dan semua adalah benih Abraham.

Israel hidupnya rusak, jahat penuh dengan segala dosa dan penyembahan berhala. Sejak Yerobeam murka Allah itu sudah di atas mereka, hanya karena kemurahanNya mereka masih bertahan Pkh 8:11 (seperti Ahas yang masih bertahan 16 tahun, sama lamanya seperti bapaknya yang baik!).

Kemurahan Allah Bapa limpah yaitu :

  1. Di dunia (sebelum mati)
  2. Sebelum melewati batas dosa, sebab itu jangan mempermainkan kemurahan Tuhan seperti Ahas, yang masih memerintah 16 tahun.

Kebencian yang mendalam hidup diantara keduanya, mula2 hanya di Israel, tetapi benci itu dengan mudah menular, juga pada musuhnya (jangan sampai kita jatuh dalam dosa benci karna dibenci orang, apalagi kalau tidak salah Rom 12:21). Apapun alasannya jangan biarkan benci muncul apalagi hidup (tumbuh dan berkembang) dalam hati kita, sebab itu tanda khas pekerjaan daging dan iblis. Pada musuhpun kita tidak boleh benci dan membalas, tetapi mengasihi, mengampuni dan memberkati Mat 5:44 meskipun tetap ada resiko besar yang datang dari orang2 yang tidak bertobat itu, sebab itu kita harus cerdik dipimpin Roh Mat 10:16. Tetapi tetap jangan benci! Israel dari permulaan penuh dengan segala macam dosa dan kekejian yang makin lama makin limpah dan memuncak! Orang2 beriman dan Gereja pada akhir zaman akan ada yang seperti ini, yaitu Gereja jalan lebar tetapi jangan punya sikap yang salah!

Yehuda mula2 sangat indah dan berkenan, dalam pemerintahan Daud dst. Masih banyak raja Yehuda yang indah2 tetapi semua raja Israel penuh dosa dan keji! Tetapi yang ikut Israel lebih banyak. Ukuran jumlah orangbukan tanda yang betul, tetapi ukuran Firman Tuhan dalam pimpinan Roh Kudus itu ukuran yang betul Yoh 17:17. Bagaimanapun sikon Gereja dan umat Tuhan, belajarlah terus kebenaran Firman Tuhan dan taat dengan tulus dalam pimpinan Roh, tetap hidup dalam Ruangan Suci, bukan di Halaman! Kita harus mengerti perbedaan tingkat2 rohani supaya bisa tumbuh dengan betul, jangan tinggal kanak2 dan suam seperti Laodikea. Ini syarat minimum di akhir zaman, maka tidak akan gugur dan binasa! (Lihat M 3929) Ibr 5:11-14; 6:1. Dengan kata lain berjalanlah selalu dengan Tuhan, hidup dipimpin Roh seperti Nuh yang bisa melewati zamannya yang begitu jahat Kej 6:9 dan seperti Putra manusia Yesus Mat 4:1, Luk 4:1.

Sikap di antara orang beriman.

Israel yang memang rendah dan hina, masih belum dihancurkan Allah, tetapi Yehuda yang mengerti lebih banyak, tingkat rohaninya lebih tinggi,seperti Musa, dituntut lebih banyak Luk 12:48 sehingga karena dosa Ahas, Yehuda hampir punah dalam celaka.

Kematian yang dahsyat waktu Hofini dan Pinehas (30.000 1Sam 4:10). Di Baal Peor 24.000 Bil 25:9, dalam zaman Yefta orang Efraim 42.000 Hak 12:6 dll, tetapi disini paling banyak. Israel sendiri membunuh 120.000 pahlawan2 Yehuda, belum oleh bangsa2 lain orang yang ditawan oleh Israel 200.000 ditambah lagioleh yang lain. Paling sedikit korbannya itu sampai 1/2 juta, bisa lebih.

Dan Israel mendapat kesempatan untuk melampiaskan kebenciannya pada Yehuda dengan geram sampai ke langit, sampai membangkitkan murka Allah. Untung nabi Oded datang mencegah lebih lanjut. Murka Tuhan yang sudah biasa di atas Israel jadi makin me-nyala2, sehingga tidak lama sesudah ini, sesudah Pekah diganti Hosea, langsung Israel punah total sampai hari ini, tidak kembali lagi! Kerajaan Israel habis total!

Sekalipun jelas ada salah yang amat besar dan keji dari saudara2 kita atau Gereja2 yang lain, jangan mengharapkan kehancurannya, tetap harapkan keselamatan dan pertobatannya seperti hati Tuhan yang tidak ingin seorangpun binasa 2Pet 3:9; anak terhilangpun diharap bertobat dan pulang, itu hati Bapa Luk 15:20. Ini bukan berarti kita plin plan seperti Yosafat, tetapi tegas terhadap dosa seperti Musa, jangan bersekutu dengan dosanya, salahkan, tetapi jangan benci, doakan dan harapkan pertobatannya. Seperti sikap Musa pada orang2 Israel yang begitu jahat pada waktu itu terhadapnya Kel 32:32. Jangan bersikap  salah, tegas tetapi tidak benci seperti Musa, seperti Kristus, seperti Bapa Surgawi. Selama jalan kita betul, tetap ada kasih dan tidak ada benci, sehingga dosa tidak bisa masuk, tetapi tetap tegas dalam kesucian sesuai dengan Firman Tuhanterhadap segala macam dosa!

KESIMPULAN.

Masing2 harus mengambil keputusan yang sungguh Luk 12:57 dan masing2 harus tumbuh bukan bersandar pada kebaikan orang lain. Masing2 harus mencari dahulu kerajaan Surga, sebelum terlambat dan kesempatan habis.

Ingat kesalahan Yosafat sehingga Yehuda rusak terus menerus dan banyak orang mengikuti yang jelek dan rusak. Jangan berkecil hati, orang2 yang sungguh2 mencari Tuhan akan tetap terpelihara, rencana Allah yang indah2 pasti digenapkan dalam hidpunya, istimewa di akhir zaman. Sesudah Ahas yang begitu keji, ada Hizkia yang begitu berkenan pada Tuhan, tergantung masing2! Pilih yang mana? Pilih yang betul dan tetap setia sampai ke akhir!

Nyanyian:

Dengan tegas ambil keputusan.