M3916 – 2Raja-Raja 6:8-23. Tuhan Meluputkan Israel Dan Elisa.

2RAJ 6:8-10. ELISA MENYELAMATKAN RAJA ISRAEL.

Dalam ayat 8 raja Siria (TL: Syam, B: Aram, KJ: Siria) membuat siasat untuk menghadang raja Israel, hendak membunuhnya. Orang Siria sering masuk negeri Israel untuk merampok / menjarah (ayat 23 TL).

Ayat 9-10. Elisa mengingatkan raja Israel dan sesudah dicheck (ber-kali2) memang betul sehingga raja Israel tertolong. Ini adalah marifat dan nubuatan yang diberikan Elisa pada raja Israel. Ini karunia2 Roh. Dalam Wasiat Lama karunia2 Roh itu 7 buah, kecuali bahasa lidah dan penafsirannya. Lebih2 dalam zaman sekarang, kita juga perlu selalu penuh dan dipimpin Roh sehingga buah Roh dan karunia2 Roh itu bisa bekerja dalam hidup kita. Setiap orang yang penuh Roh Kudus bisa menyalurkan karunia2 Roh, kalau ia berjalan dalam Roh, bukan berjalan dalam daging Rom 8:16 KJI, Gal 5:16,25. Kita butuh bahkan mutlak perlu pimpinan dan kuasa Roh Kudus, sebab tanpa Roh Kudus kita tidak berdaya Zak 4:6. Karunia2 Roh Kudus ini ilahi, mujizat, keajaiban, pekerjaan Allah.

  1. Tetapi Allah tidak hanya bekerja dengan mujizat, Dia maha kuasa, juga lewat perkara2 biasa Ia bisa bekerja dengan 100% berhasil seperti dalam kitab Ester. Kita tidak mendikte Allah untuk memakai cara ini dan itu, tetapi Dia yang mendikte dan memimpin kita, kita hanya dan harus taat Gal 2:20. Orang yang mau hidup seperti ini, penuh dan dipimpin Roh akan bisa menghadapi problem2 akhir zaman yang dahsyat, bahkan tumbuh dalam rencana penamatan Allah, sampai ikut pengangkatan. Banyak doa dalam Roh dan hidupbenar (Yak 5:16) dan terus penuh dan dipimpin Roh seperti Putra manusia Yesus dan murid2Nya yang lain, ini cara hidup akhir zaman yang bisa berhasil sesuai dengan rencana Allah.

2RAJ 6:11-12. ORANG SIRIA MENGENAL ELISA.

Raja Siria mengira ada orangnya yang mengkhianatinya. Tetapi ada hamba2nya yang menjelaskan cara kerja Elisa yang supranatural, sehingga semua siasat raja Siria gagal. Heran, orang Siria bisa mengerti cara kerja Elisa.

2RAJ 6:13-14. RAJA SIRIA BERANI MELAWAN ELISA.

Sesudah diselidiki, mereka tahu Elisa tinggal di Dotan dan raja Siria mengirim tentara yang besar, dengan kuda dan rata. Ini berarti perang besar, sebab mereka mengerti bahwa cara kerja Elisa ini ajaib. Mereka belum mengenal Tuhan yang disembah Elisa. Begitu juga sampai sekarang banyak orang hendak menyerang orang2 beriman dan tubuh Kristus sebab marah, iri, benci, tidak suka, bahkan di belakangnya ada pekerjaan penghulu2 kegelapan. Mereka tidak tahu bahwa mereka menyerang Allah! Memang orang beriman berperang dengan kuasa2 gelap ini Ef 6:12. Sebetulnya iblis tahu, ia tidak mungkin mengalahkan kuasa Allah. Tetapi iblis punya siasat yaitu dengan gertakan dengan cara2 yang dahsyat, dengan kejahatan dll, seringkali orang beriman tertipu sehingga takut, lalai, bodoh, jatuh dalam dosa. Kalau sudah jatuh dalam dosa, apalagi marah, jengkel, dendam, tidak mau bertobat, Tuhan meninggalkannya, maka iblis yang akan menang. Sebab itu jangan membalas kejahatan dengan kejahatan Rom 12:21, jangan terpancing untuk bereaksi dosa, tetapi tetap dalam kesucian, mengampuni tetapi harus cerdik, supaya tetap disertai Tuhan, dengan demikian kita memang Rom 8:31.Selagi orang beriman tetap berjalan dengan Tuhan dan taat dipimpin Roh dalam kesucian, iblis tidak akan menang. Sebab itu dalam menghadapi segala perkara kita harus tetap penuh dan dipimpin Roh dalam kesucian (tidak dengan benci, marah, atau bersandar pada kekuatan sendiri dll cara manusiawi).

2RAJ 6:15. PERBEDAAN ELISA DAN HAMBANYA.

Elisa disebut orang dari Allah (a man of God), sebab ia sepenuhnya taat pada Allah sebagai Tuannya, bukan pada raja atau manusia atau kuasa yang lain, tetapi pada Allah. Begitu semuakita harus selalu menjadi orang dari Allah, hamba Allah, selalu penuh dan terus taat dipimpin Roh sebagai Tuan kita, bukan menurut diri kita sendiri lagi! Dalam Wasiat Baru, semua orang bisa jadi orang dari Allah!

Dalam Wasiat Lama hanya sedikit orang yang penuh Roh Kudus seperti Elisa, Daud, Saul, Simson, Musa dll.

Tetapi dalam Wasiat Baru setiap orang sesudah baptisan air bisa dipenuhi dengan Roh Kudus. Roh Kudus bukan pangkat atau tanda rohani, tetapi anugerah Allah (Kis 2:38) bagi kita yang percaya untuk menolong kita Yoh 14:16.

Sebab itu seharusnya kita yang mau dipimpin Roh, harus bisa hidup seperti Elisa sebagai orang dari Allah, untuk menghadapi segala problem rohani dan jasmani dan dengan Tuhan kita pasti sanggup mengatasi semuanya seperti Elisa dan masuk dalam rencana Allah sampai pengangkatan!

Apa yang ada dalam pikiran hamba Elisa ini. “Wai!” celaka! Lalu sekarang mau lari ke mana? Tidak ada jalan sebab sudah dikepung. Kalau tidak ada Elisa maka hamba ini akan mati, seperti raja Zedekia waktu dikepung raja Nebukadnezar. 2Raj 25:1-2,6-7. Sesudah 1,5 tahun dikepung, bela kelaparan begitu besar sampai mereka terpaksa membobol tembok kota dan lari, tetapi mereka ditangkap dan dibunuh. Sayang 1,5 tahun hidup sia2, sebab tidak ada orang dari Allah dalam negeri itu. Kalau satu hari saja mereka bertobat seperti Niniwe, mereka akan selamat. Tetapi 1,5 tahun umat Tuhan hidup dengan sia2 dan binasa dengan cara yang paling mengerikan dan selanjutnya binasa dalam Neraka. Kalau rohaninya baik, percaya dan harap Tuhan, pasti selamat dan juga masuk Surga. Orang beriman yang mundur, masuk Neraka di dunia juga menderita sampai mati tersiksa oleh iblis di dunia. Gereja tanpa orang dari Allah, sekalipun 1,5 tahun sia2. Tetapi dengan aziz Allah, 1 jam saja sudah selamat dan keadaan berubah, musuh menjadi kawan dan pasti banyak diantara mereka yang bertobat.

Jadi ada 3 kemungkinan waktu dikepung mati (pasti celaka) oleh musuh yaitu:

  1. Seperti Elisa tetap sejahtera dan hidup, bahkan bisa mengubah musuh menjadi sahabat dan mungkin sekali sebagian bertobat.
  2. Seperti Zedekia, sekalipun dapat waktu 1,5 tahun, tidak dipakai, hidup sia2 dan binasa dengan dahsyat sampai di Neraka. (Kalau bertobat, pasti juga di dunia juga diampuni).
  3. Seperti hamba Elisa, tertolong sehingga selamat tidak sampai mati. Memang perlu ada Elisa yang punya belas kasihan pada hambanya dan ia mau dicelikkan dan selamat. Kalau tidak, binasa!

Masih banyak orang beriman hidup seperti hamba Elisa, sekalipun ia sangat dekat dengan Elisa, tetapi keadaannya lain sama sekali. Dalam bahaya yang sama Elisa tinggal tenang dan penuh dengan sejahtera Allah, tetapi hambanya ini gelisah, takut dan penuh dengan Wai, celaka baginya. Dekat dengan orang dari Allah, bahkan tinggal serumah, belum tentu sama keadaannya, bahkan waktu mati bisa berpisah untuk kekal Mat 7:21-23. Dan orang2 semacam ini jadi bingung, kacau, panik, bahkan bisa celaka kalau tidak percaya.

Ada bedanya Elisa dan hambanya? Matanya yang satu aktif, yang lain buta! Sebab apa? Hidup dalam Ruangan Suci, (Rohaninya dipelihara dengan 7 KPR) sehingga mata rohaninya terus celik, bisa mengerti. Tetapi yang di luar, di Halaman, matanya tidak celik, tidak bisa mengerti pemeliharaan Tuhan Mrk 4:11, Mat 13:11. Ini beda orang Halaman dan Ruangan Suci, mata hatinya dibutakan oleh dosa2nya, kedagingannya dan iblis sebab ber-ulang2 jatuh bangun dalam dosa 2Kor 4:4. Buang segala dosa, mau mati lepas dari dosa Rom 6:1-2 (kalau mau, orang percaya pasti bisa, sudah “dibayar lunas” oleh Tuhan Yesus 1Kor 6:19-20). Hidup dalam Ruangan Suci, seperti carang dalam pokok dengan 7 KPR. Dengan demikian kita bisa menjadi orang dari Allah. 2Raj 6:16.

2RAJ 6:16. MATA YANG BUTA, TIDAK PERCAYA DAN CELAKA.

Yang ada di pihak kita lebih besar, tetapi hamba Elisa tidak bisa mengerti, tidak bisa melihat, sebab itu tidak bisa percaya. Seperti Thomas, sesudah melihat baru percaya, itu rugi, tidak bahagia, tidak tertolong, tergantung bantuan orang lain. Yoh 20:29. Sebab itu jangan tinggal di Halaman, nasibnya akan celaka, sebab tidak bisa melihat pertolongan Tuhan, tidak bisa mempercayai janji2 Tuhan, tidak punya pengharapan, bahkan seperti Zedekia mata hatinya dibutakan sehingga 1,5 tahun di-sia2kan dan celaka dahsyat! Bertobatlah sekarang, masuk dalam Ruangan Suci.

2RAJ 6:17. DITOLONG OLEH ORANG DARI ALLAH.

Hambanya ditolong dan selamat. Tetapi selanjutnya tergantung dari orang itu sendiri.

Mungkin hamba ini berubah. Mungkin juga seperti Lot yang sudah ditolong dua kali dari kematian, tetapi tetap tidak bertobat dan binasa. Itu tergantung dari orang itu sendiri. Sesudah ditolong, naiklah, cari Tuhan Amos 5:4. Jangan hanya mencari Tuhan waktu datang kesukaran, tetapi justru selagi semua baik2, cari Tuhan dengan sungguh2 dan bertumbuh. Zedekia dalam keadaan terjepit, akan mati, tetap tidak mencari Tuhan sampai 1,5 tahun. Kalau ia mencari Tuhan sungguh2 seperti Niniwe, 3 haripun sudah tertolong. Mereka (begitu banyak orang beriman) membuang waktu dengan sia2. Carilah Tuhan sungguh2, selagi masih bisa didapatkan. Jadi pertolongan itu bukan tergantung dari beratnya problem atau keadaan, tetapi tergantung dari orang itu sendiri, apakah ia Elisa atau hambanya atau Zedekia. Bahkan kalau Zedekia mau berubah jadi orang dari Allah seperti Elisa, maka semua problem akan beres. Bagi Tuhan tidak ada yang mustahil Luk 1:37, sebab itu belajar menjadi orang2 dari Allah, meningkat hidup dalam kesucian dan berkenan pada Tuhan, pakai setiap kesempatan untuk mencari Tuhan, maka keadaan yang celaka akan jadi baik dan yang baik jadi ber-buah2 dan tumbuh makin mulia.

2RAJ 6:18. ELISA DIPIMPIN ROH.

Kita tidak bisa mengira tindakan Elisa yang aneh ini. Kalau dua malaikat yang hendak melepaskan Lot dari kepungan orang Sodom, sesudah memukul mereka dengan buta,  maka mereka pergi dan problem bagi mereka selesai! Elisa dan hambanya, juga orang lain yang ada, bisa ikut pergi dan selesailah problem mereka. Tetapi Tuhan memakai kesempatan itu dengan heran.

Musuh yang mengepung bisa berubah jadi orang2 yang pulang dengan penuh terimakasih (sehingga tidak berani menyerang dan menjarah Israel lagi ayat 23) dan mungkin juga mereka bertobat seperti Naaman dan selamat. Mereka mengerti bahwa dengan mudah mereka bisa mati semua, tetapi mereka dapat kemurahan. Elisa sebagai orang dari Allah, sebagai hambaNya, Ia melakukan apa yang dikehendaki Roh Tuhan atasnya. Meskipun dalam Wasiat Lama Tuhan itu tetap merindukan supaya orang2 bertobat dan selamat 2Pet 3:9. Mungkin sekali orang2 Siria, hamba2 Raja yang sudah mengerti siapa Elisa juga bertobat dan selamat seperti Naaman. Doakan orang2 yang jahat itu, ada sebagian yang mau bertobat dan percaya dan diselamatkan, Tuhan sanggup menolong orang2 yang mau dipimpin Roh dan juga untuk menyelamatkan.

1RAJ 6:19. BOHONG DALAM WASIAT LAMA.

Untuk maksud yang baik masih diizinkan seperti usaha Yoab untuk menolong Absalom 2Sam 14:1. Kalau seorang ragu2 apakah orang yang dihadapinya itu bohong atau tidak, ia minta orang itu bersumpah dan dengan sumpah tidak boleh ada dusta, itu sumpah dusta dan dosa dan dihukum. Tetapi dalam Wasiat Baru sekalipun tanpa sumpah, kita harus berkata ya di atas yang ya, lebih daripada itu adalah jahat. Mat 5:37.

Mengapa Elisa bohong? Untuk membawanya masuk Samaria lalu  memberi pelajaran supaya mereka sadar dan bertobat! Dengan cara ini orang yang datang sebagai musuh pulang sebagai kawan dan pasti ada beberapa (atau 1 orang) yang diselamatkan, dan itu berarti besar bagi Tuhan. Selamatkanlah jiwa2, tetapi dalam zaman sekarang, tidak dengan bohong, tetapi dengan hikmat kuasa Allah yaitu dengan pimpinan Roh Kudus.

Apakah Elisa mengerti rencana Allah ini? Belum tentu ia mengerti, tetapi ia taat dan melakukannya satu langkah demi satu langkah. Yang penting kita taat dan Tuhan yang akan memimpin langkah2 kita sampai rencana Allah jadi dengan lengkap.

Yusuf tidak mengerti jalan Tuhan, tetapi ia taat langkah demi langkah, akhirnya semua rencana Allah jadi dengan lengkap. Begitu orang yang dipimpin Roh, seringkali tidak mengerti seluruh rencana Allah, kita hanya menurut langkah demi langkah dan jangan bereaksi dosa, maka Tuhan yang akan menyelesaikan seluruh rencanaNya yang indah. Yakub juga tidak mengerti mengapa ia dipindahkan seluruh keluarganya dari Kanaan ke Mesir, padahal Abraham dibawa ke Kanaan. Kita perlu berjalan dengan tepat langkah demi langkah dalam pimpinan Roh. Sebab itu belajar makin mahir berjalan dengan Tuhan supaya rencana Allah digenapkan dalam hidup kita, yaitu di jalan sempit dan setiap kali taat menurut pimpinanNya.

2RAJ 6:20-23. ELISA DAN RAJA YORAM.

Raja Yoram dibunuh oleh Yehu 2Raj 9:24, Yoram (anak Achab) raja yang tidak bertobat bahkan sesudah ini, mau membunuh Elisa 2Raj 6:31. Yoram tidak bertobat, menyalahkan dan melawan Allah 2Raj 6:33 dan menyembah berhala, akhirnya dibunuh oleh Yehu.

Pikiran Elisa dan Yoram berbeda, sebab Elisa dipimpin Roh, Yoram menurut pikiran dan kehendaknya sendiri bahkan ada setan di belakangnya. Elisa menyuruh sebaliknya dari Yoram yaitu mengampuni dan membuat pesta, makan minum dan menyuruhnya pulang sesuai dengan pimpinan Tuhan baginya. Tetapi Elisa tetap pada pendiriannya menurut pimpinan Tuhan di atasnya. Seringkali kita harus taat akan pimpinan Roh di dalam sikon yang sebaliknya, yang melawan kehendak Tuhan. Sebab itu kita harus punya pengertian dan pendirian yang kokoh untuk taat akan pimpinan Firman Tuhan, maka rencana Tuhan yang heran akan jadi dalam hidup kita.Kalau kita dipimpin Roh, sebagai orang dari Allah, hambaNya, bukan saja supaya kita tertolong dan selamat, tetapi juga untuk melakukan rencana Allah dalam hidup kita, terutama untuk menyelamatkan jiwa2 yang mau percaya.

KESIMPULAN.

Tuhan bukan hanya sanggup melepaskan kita dari segala ancaman bahaya dan kesukaran, tetapi lebih dari itu, Tuhan ingin mengolah kita untuk terus tumbuh dalam ketaatan akan Firman Tuhan dan pimpinan Roh Kudus. Sebab itu tujuan hidup kita bukan hanya aman dalam lindungan Tuhan, tetapi tumbuh memperkenankan Tuhan yaitu dengan melakukan kehendak dan rencana Tuhan dalam hidup kita. Dengan demikian sekaligus kita juga tumbuh makin taat, makin suci dan makin berubah seperti Kristus.

Tujuan utama kita bukan hanya selamat tetapi melakukan kehendak Allah, yaitu memenangkan jiwa2 dalam setiap kesempatan yang ada (yaitu yang disediakan oleh Allah. Kesempatan yang ada itu bukan kebetulan, sebab itu pakailah. Jangan seperti Zedekia, me-nyia2kan 1,5 tahun yang Tuhan berikan dengan sangat murah! Baik kita yang masih sehat, sempat melakukan kehendak Allah yaitu bersaksi dan saling menumbuhkan, yaitu 3 angka kedatangan Tuhan, juga kesempatan yang kita temukan itu juga bukan kebetulan. Sebab itu kalau ada orang atau orang2 di dekat kita itu bukan kebetulan, tetapi diatur dan dikirim Allah kepada kita supaya jadi rezeki kita dengan menerangi dan menggaraminya, itu sekaligus menyelamatkan dan menumbuhkan kita! Jangan tinggal diam untuk hidup dan selamat, tetapi untuk melakukan kehendakNya dalam hidup ini, meskipun dengan resiko dan pengorbanan dan orang seperti ini (yang melakukan kehendak Allah) akan dipelihara dan disuply dengan cukup bahkan limpah oleh Tuhan! Hidup seperti Gal 2:20 itu indah, aman, tumbuh dan ber-buah2 dan kelak dalam Surga kekal, mulia untuk se-lama2nya. Inilah aman dalam lindungan Tuhan, untuk melakukan kehendak dan rencanaNya.

Nyanyian:

Aman dalam lindungan Tuhan,

orang2 yang percaya kepadaNya