M3915 – 1Tesalonika 4:14-18. Promo Akhir Zaman.

DUA JALUR SEPANJANG ZAMAN.

Orang2 yang percaya akan selamat Yoh 3:16 dan masuk Surga, beroleh hidup yang kekal, itu lewat 2 jalur:

  1. Jalur biasa. Semua yang percaya dan setia sampai mati di dalam Tuhan itu masuk dalam Surga yang mulia 1Tes 4:14. Pada hari pengangkatan, mereka dibangkitkan lebih dahulu dan ikut pengangkatan. Ini jalur biasa, sebab semua mati dahulu.
  2. Jalur khusus atau promo. Waktu Tuhan Yesus datang kedua kalinya, tahap I yaitu pengangkatan, orang2 yang berjalan dengan Tuhan (ingat Nuh Kej 6:9) akan diangkat hidup2an tanpa kematian. 1Tes 4:15-17. Ini boleh disebut jalur promo, sebab ada banyak hal2 ekstra diberikan Tuhan bagi orang yang akan ikut pengangkatan, sebab mereka harus meningkatkan kesuciannya di tengah2 dosa, kejahatan dan malapetaka yang juga meningkat sampai puncak2nya. Setiap orang di dunia, juga orang beriman akan mengalami pencobaan yang besar (ujian akhir untuk semua orang) dan orang2 yang ikut pengangkatan harus lulus Wah 3:10. Tanpa fasilitas (pemberian) ekstra dari Tuhan, tidak akan bisa bertahan dalam keadaan yang dahsyat itu. Bahkan harus bersedia mulai sekarang Mat 24:42. Di saat2 promo ini (menjelang pengangkatan) orang2 beriman (secara rohani, dalam arti rohani) harus: Mat 24:16-22.
  3. Orang yang di Yudea harus lari ke gunung (meningkat dalam kesucian).
  4. Yang di sotoh rumah jangan turun ke bawah (terus mencari perkara2 dari Atas Kol 3:1-3).mengambil apa2 dari rumahnya (jangan hidup untuk perkara2 yang di bawah, yang fana, cukup sebagai fasilitas hidup saja, bukan tujuan 1Kor 7:31) tetap di sotoh.
  5. Yang di ladang (bergairah dalam pelayanan yang suci, jangan dengan dosa Im 10:1-2, semua ikut bersaksi dan pelayanan), jangan pulang mengambil pakaian. Semua orang beriman harus bisa bersaksi, memenangkan jiwa, yang suam, dingin, malas akan tertinggal.
  6. Wai bagi yang tidak bisa lari! Sebab:
  7. Hamil (penuh dengan perkara2 dosa), dan menyusui bayinya (terikat dengan hasil atau akibat dosa, dan keduniawian dan kedagingan).
  8. Musim dingin (rohaninya dingin atau suam).
  9. atau di hari Sabat (ibadahnya legalistik, hanya dari luar, tidak bergairah dalam Roh dan kebenaran). Semua ini akan tertinggal, tidak bisa lari (= pengangkatan).

Ada sengsara besar yang belum pernah terjadi sejak kejadian alam sampai hari2 yang akan datang (yaitu Minggu ke-70 Daniel).

Waktunya akan disingkatkan supaya jangan sampai yang seharusnya selamat, gugur.

JUMLAH DUA GOLONGAN INI.

Tidak ada angka yang bisa dijadikan patokan.

Angka 1, jalur umum adalah jumlah semua orang beriman yang mati di dalam Tuhan sejak Wasiat Lama sampai hari terakhir, banyak sekali.

Angka 2, Yang tidak mati, tetapi terangkat hidup2an, juga tidak ada jumlahnya. Kalau jumlah semua orang Kristen 3 milyard (bisa lebih), yang terangkat mungkin 1/3nya = 1 Milyard, atau 1/4 = 750 juta. Ini jumlah yang besar, apalagi di Hujan Akhir, akan lebih banyak orang percaya dan penuh dengan Roh Kudus. Ini proyek Allah yang terakhir dan terbesar, “sesudah 6 hari kerja Allah”.

III. CARA MENGHADAPI KRISIS TERAKHIR.

Wah 22:11 menceritakan dosa dan kesucian sampai pada puncak2nya. Iblis dan kaki tangannya akan bekerja makin nyata dan terang2an. Sebaliknya juga Tuhan di dalam umatNya, juga akan bekerja lebih hebat lagi, kalau tidak, umat Tuhan tidak bisa menghadapi segala malapetaka, kejahatan dan celaka yang memuncak di seluruh dunia. Kalau dosa dan kejahatan sifatnya makin satanik artinya makin seperti iblis bapaknya, begitu dahsyat sampai se-olah2 orang jahat itu bukan lagi manusia tetapi betul2 seperti setan yang hidup sepenuhnya di dalamnya. Sebaliknya umat Tuhan harus begitu ilahi, sehingga bukan kita lagi tetapi Kristus yang betul2, nyata, hidup di dalam kita Gal 2:20. Tidak lagi manusiawi tetapi ilahi, baru bisa mengalahkan yang satanik itu. Ini memang rencana Allah, sehingga kuasa Allah yang lebih dari kemampuan manusiawi, akan nyata2 bekerja dalam kita; Berdoa supaya kuasa Allah makin limpah Kis 1:8, Luk 24:49.

Selain doa puasa dalam Roh dan kebenaran, ada lagi beberapa hal yang penting, yang harus kita perhatikan pada saat2 ini yaitu:

  1. Tumbuh dalam kesucian.
  2. Tabiat baru harus terus tumbuh sampai seperti Kristus dan buah Roh.
  3. Kuasa Allah.
  4. Karunia2 Roh Kudus.
  5. Dan lain2.

HIDUP DALAM KESUCIAN.

Dalam keadaan dunia yang makin bejat, justru kita harus tumbuh dalam kesucian dan cara hidup ilahi, yang dalam Alkitab diumpamakan seperti gunung kesucian Maz 48:2. Ada kaki, lereng dan puncak gunung itu seperti Halaman, Ruangan Suci dan Ruangan Maha Suci

  1. Jangan kesucian Halaman (kanak2 atau jatuh bangun dalam dosa, akan tertinggal dan dibinasakan Antikris Wah 11:2.
  2. Kesucian Ruangan Suci yaitu penuh dan dipimpin Roh, hidup taat menurut pimpinan Roh bukan menurut daging Rom 8:16 KJI, 2Pet 1:10. Ini hidup yang seperti ligabis (Lima Gadis Bijaksana) yang dipenuhi dengan 7 KPR dan tabiat baru dan limpah dengan kuasa, hikmat dan karunia2 Roh Kudus.
  3. Kesucian Ruangan Maha Suci artinya kesucian yang mutlak, sempurna seperti Allah.

Kita harus tetap dalam Ruangan Suci dan terus tumbuh ke arah Ruangan Maha Suci = sempurna. Akan ada 144,000 orang yang berhasil tumbuh sampai sempurna Wah 14:1-5. (Mungkin kelipatannya?) Ini jumlah yang luar biasa banyaknya dibandingkan dengan hanya 3 orang sempurna yang tertulis dalam Wasiat Lama. Ini orang2 yang hidupnya seperti Putra manusia Yesus di dunia (bahkan lebih Yoh 14:12). istimewa dalam pelayanan 3,5 tahun, begitu juga mereka dalam 3,5 tahun sebelum pengangkatan. Perhatikan kesucian harus meningkat, meskipun menghadapi serangan dari banyak hal yang jahat dan najis, tetapi harus bisa tetap tumbuh dalam kesucian! Jangan ada reaksi dosa (gugur), tetapi lulus dan tumbuh terus.

TABIAT BARU, MAKIN SEPERTI KRISTUS. Tabiat baru ini seperti yang ditulis dalam Firman Tuhan, misalnya rendah hati, sabar, murah, setia, taat, sabar, tekun, lebih2 mulut (lidah) harus betul! Yak 1:26; 3:1-12. Hidup dengan tabiat baru dalam zaman jahat itu tidak mudah. Misalnya jujur di tengah2 tipu daya, justru hancur, jadi korban, jadi mangsa penipu dan penjahat. Tetapi Tuhan tahu, Roh Kudus beri hikmat (cerdik) dan kuasa sehingga kita bisa bertahan (survive) dalam dunia yang jahat ini. Seperti Yakub dengan Laban, justru Yakub makin kaya dengan jujur di tengah2 tipu daya Laban! Seperti Saul dengan Daud. Saul kejam, jahat, penuh kebencian, iri dan penuh tipu daya dan limpah pekerjaan setan, tetapi Daud penuh pengampunan, lembut, murah, suci dan limpah pengurapan Roh Kudus. Tanpa pengurapan yang limpah dari Roh Kudus Daud akan terpancing jatuh dalam dosa dan duel cara duniawi sampai keduanya hancur dalam tangan iblis. Sebab itu kita mutlak harus bisa berjalan dalam Roh, tekun berdoa dalam Roh dan kebenaran dan puasa supaya bisa tetap suci dengan tabiat baru dalam sikon yang kejahatannya maksimal.

BUAH ROH.

Kalau kita dipimpin Roh, akan keluar 9 buah Roh Gal 5:22-23 dan ini mendorong perkembangan tabiat baru dalam hidup kita. Buah Roh ini sekaligus menjadi contoh dan icip2 kemanisannya bagi kita, supaya terus menumbuhkan tabiat baru yang sudah ada lengkap dalam kita, tetapi dalam tingkat pertumbuhan yang ber-beda2 2Pet 1:4. Daging harus selalu dimatikan Rom 6:6 supaya tabiat baru tumbuh. Waktu Roh Kudus melepaskan atau “meninggalkan” kita dalam pencobaan, apa yang keluar? Tabiat lama atau tabiat baru? Ul 8:2. Ini penting untuk menumbuhkan dan melatih dan mengolah tabiat yang baru. Seperti Yusuf dibiarkan dalam pencobaan, kesukaran, tetapi ia tetap hidup dengan tabiat yang suci dan benar.

Seringkali kita mendapatkan orang2 yang hidup di tengah2 kekerasan dan kejahatan, sifatnya jadi lihai, licin,  pendendam dan sifat2 yang keras, kalau tidak begitu tidak bisa survive di tengah sikon yang keras dan jahat. Tetapi justru tabiat Kristus (tabiat baru) ditumbuhkan di tengah2 kejahatan, tetapi dengan pengurapan dan kuasa Roh Kudus yang limpah; rencana Allah pasti jadi. Jangan ikut2 dalam tabiat yang penuh kebencian, pendendam, kejam, jahat dsb! Mengapa? Kalau ada dosa, maka Roh Kudus tidak bisa bekerja, maka kita tidak tahan dan jatuh! Tetapi kalau kita hidup suci dengan tabiat baru, lebih2 seperti Kristus, maka Roh Kudus akan bekerja lebih nyata dan memuncak. Sebab itu untuk survive dalam rencana Allah, harus hidup suci dengan tabiat baru.

VII. PANAH BERAPI IBLIS. Ef 6:16.

Dalam menghadapi problem, kesulitan, bahaya dll belajar terus penuh Roh Kudus (limpah berdoa dalam Roh dan kebenaran) dan teliti mendengar suara Roh dan taat. Jangan dikuasai oleh pikiran manusia, sebab seringkali panah berapi iblis terus ditembakkan dalam pikiran kita, misalnya timbul pikiran :

  1. Andaikata begini bagaimana? Kalau begini bagaimana? Kalau terjadi sebaliknya bagaimana. Seringkali kita dipenuhi banyak kemungkinan dan andaikata. Jangan tenaga, waktu dan kesempatan kita dihabiskan oleh ber-macam2″andaikata”, sebab ini panah berapi iblis yang mau membuat kacau, takut, panik, lemah, putus asa, lalu iblis bisa masuk dan menguasai orang ini. Lalu iblis meneruskan pikiran2 jelek dan jahat lainnya sampai celaka dan jatuh. Kalau kena panah iblis “andaikata”, maka banyak waktu, perasaan, pikiran, hati habis dengan sia2.

Kalau ada problem yang berupa fakta (bukan andaikata), serahkan pada Tuhan dan minta pimpinanNya, jangan takut, bingung atau panik. Percaya dan harap Tuhan. Terus berdoa dalam Roh dan kebenaran (kalau perlu puasa), tetap dalam kesucian (tidak bereaksi dosa) dan tunggu jawaban Tuhan. Dengan doa dan taat dipimpin Roh akan ada kuasa, hikmat dan karunia2 Roh.

Sumber untuk segala sikap dan reaksi kita adalah Roh Kudus dan Firman Tuhan (Mat 26:41, Kel 17:11, Maz 119:105) juga persekutuan tubuh Kristus, beribadah ber-sama2 (semua 7 KPR).

Perlu bersekutu untuk berbakti ber-sama2. Bisa berhubungan dengan telpon atau sms dll, tetapi hati2 orang yang bodoh, yangdipakai iblis seperti Petrus, Yohanes, Yakobus yang tidak bicara dipimpin Roh, tetapi menurut daging. Harus bisa membedakan dan menyaring kata2 dari saudara2 seiman yang betul atau kata2 titipan iblis seperti Mat 16:22,23. Orang yang mahir jalan dalam Roh, penuh dengan Firman Tuhan dan 7 KPR akan bisa membedakan panah berapi iblis dan bisa tetap berjalan dengan Tuhan sehingga bisa mengatasi semua kesulitan yang mengancam.

VIII. KUASA ALLAH + KARUNIA2 ROH.

Ingat, kuasa Allah keluar kalau kita hidup seperti Allah dalam kesucian dan sesuai Firman Tuhan.

Jangan lupa: setiap orang yang penuh Roh Kudus (sudah dibaptis Roh) dan mau taat dipimpin Roh (Rom 8:14,1) akan dapat menyalurkan karunia2 ini untuk melayani dan menghadapi segala problem yang melebihi batas di sekitarnya. Untuk mahir menyalurkan karunia Roh perlu peka mendengar suara Roh dan mau taat. Selain bertekun dalam 7 KPR, kalau seorang makin taat akan suara Roh, ia akan makin peka, Putra manusia Yesus menghadapi apa saja selalu dipimpin Roh dan limpah dengan karunia2 Roh.

Hadapi setiap problem jasmani dan rohani dengan hikmat dan kuasa Allah, bersandar pada Tuhan (tetap perlu bersekutu dalam Roh tetapi jangan harap kuasa dan kekuatan manusiawi Yer 17:5). Jangan mengandalkan cara2 manusiawi, uang, kepintaran, backing dll, tetapi berdoa dan tunggu pimpinan Roh, lalu kalau sudah yakin, taat. Meskipun menghadapi problem kecil, apalagi problem besar, kita harus mahir dipimpin Roh, maka sekalipunproblem jadi 100 kali lebh berat, orang yang takut Tuhan, hidup berkenan pada Tuhan,

tetap bisa mengatasi dengan Tuhan Pkh 8:12, Pil 4:13. Dalam menunggu dan taat dipimpin Roh, Roh Kudus akan bekerja juga dengan karunia2 Roh, yaitu:

  1. Perkataan hikmat, yaitu dalam menghadapi suatu pertanyaan atau problem, Roh Kudus memberitahu apa yang harus kita jawab atau perbuat.

Contoh, misalnya Daud, Salomo (sebelum jatuh), apalagi Putra manusia Yesus  dengan hikmat Roh menjawab semua pertanyaan dan problemnya, misalnya Yoh 6:15; 8:11. Juga waktu 5.000 orang lapar. Juga murid2 Kis 4:13,19.

  1. Perkataan pengetahuan/ marifat. Roh Kudus memberitahu sebagian pikiran Allah sehingga kita tahu seperti Allah dalam hal itu, misalnya Putra manusia Yesus Luk 19:5, Yoh 1:48; 4:16-18, Petrus Kis 5:1-11, Yusuf Kej 41:1-36.
  2. Karunia iman. Iman yang biasa itu terus menerus ada dengan ukurannya masing2 (kecil atau besar) dan harus terus ditumbuhkan oleh Firman Tuhan dan doa Luk 11:5, tetapi karunia iman, tiba2 muncul dari Roh Kudus, ukuran besar dan jadi.
  3. Karunia kesembuhan. Kesembuhan dari Tuhan bisa diberikan lewat macam2 cara seperti dalam nama Tuhan Yesus Mrk 16:16-17, oleh bilurNYa 1Pet 2:24, oleh FirmanNya Maz 107:20, sebagai pelayanan jabatan 1Kor 12:30; sebagai karunia Roh Kudus, datang tiba2, dan yakin, maka lakukanlah, akan betul2 sembuh. Ini diberikan untuk menguatkan iman, untuk pelayanan dan menolong.
  4. Karunia mujizat. Sebagai karunia Roh Kudus, datang tiba2, pada saat dibutuhkan, yakin, lakukanlah. Juga ada jabatan mujizat 1Kor 12:29.
  5. Nubuat. Kata2 dari Roh Kudus (bukan karena dipikir atau di-cari2) tiba2 datang, kalau yakin, sampaikanlah! Ini diberikan untuk menguatkan iman, menasehati dan menghibur dan biasanya hasil tepat. Ini karunia yang terutama 1Kor 14:1,3, sebab itu usahakan supaya kadar nubuat dalam kata2 kita makin tinggi, sebab ini jadi berkat dan lawannya dari kata2 jahat dari orang2 yang menurut daging dan iblis.
  6. Membedakan roh. Roh Kudus memberitahu roh dari orang yang kita hadapi, itu dari Tuhan atau dari iblis. Setan sering datang seperti malaikat terang 2Kor 11:14. Kalau tidak bisa membedakan bisa kena tipu orang2 ini. 2Kor 11:4; 12:18.
  7. Karunia bahasa lidah. Ini bisa tanda dari 5 hal yaitu:

8.1. Tanda baptisan. Kis 2:33; 10:46; 19:6.

8.2. Bahasa lidah Kis 2:4 dan 6:8.

8.3. Salah satu karunia Roh 1Kor 12:10,

8.4. Jabatan 1Kor 12:30.

8.5. Tanda bagi orang tidak beriman Kis 2:6, 1Kor 14:22. Sebagai karunia Roh akan ada penafsiran. Faedahnya banyak sekali, ada lebih dari 30 faedah bahasa lidah.

Menafsirkan bahasa lidah. Ini bukan terjemahan, tetapi Roh Kudus memberi pengertian tentang artinya, sebab kita tidak mengerti arti kata bahasa lidah 1Kor 14:2.

Kalau yakin dan sesuai Firman Tuhan, katakan, sebab itu adalah pesan Tuhan, nasehat2 dan penghibur yang berfaedah untuk meneguhkan iman anggota jemaat. Karunia bahasa lidah harus ditafsirkan, tetapi bahasa lidah sebagai bahasa doa tidak perlu diartikan.

* Dengan karunia2 Roh, buah Roh, kuasa dan hikmat Roh Kudus kita bisa menghadapi segala problem dengan tepat, sebab ini tanda Tuhan menyertai kita Rom 8:31. Dengan demikian bisa meneguhkan Gereja Tuhan.

Mungkin juga Tuhan memberi kombinasi beberapa karunia Roh, tetapi semua ditentukan Roh Kudus sendiri, bukan kita. Kita boleh minta, tetapi ini pemberian dari Roh Kudus.

KESIMPULAN.

Jangan bingung untuk memakai cara apa dan bagaimana menghadapi problem kecil besar (sampai problem2 yang 100 kali lebih dahsyat, yaitu puncaknya dalam Minggu ke-70 Daniel), sebab Tuhan yang maha tahu dan maha kuasa, tahu bagaimana cara menghadapi segala perkara dengan tepat dan berhasil. Yang penting dari kita, bukan kita yang menghadapi tetapi Kristus di dalam kita. Sebab itu kita harus selalu penuh dan taat dipimpin Roh dengan baik, sehingga Dia bisa bekerja penuh di dalam kita. Tuhan adalah se-gala2nya bagi kita, dengan Dia kita sanggup melakukan dan menghadapi apa saja yang wajib kita kerjakan dan yang harus kita hadapi Pil 4:13. Terus tekun berdoa dalam Roh dan kebenaran (kalau perlu puasa) dan berdoa bagi kota dan negara kita supaya Tuhan sendiri yang mengatur semuanya, limpah dengan damai sejahtera dan berkatNya.