M3914 – Galatia 2:20. Kunci Menghadapi “Yang Melebihi Batas”.

MAKSUDNYA.

Kalau ada problem, peristiwa, bahaya atau kejahatan dll, datang dan itu melebihi batas kemampuanatau kekuatan kita, kalau kita tetap menghadapi sendiri atau melawannya, pasti hancur, sebab hal itu melebihi batas kekuatan kita.

Bagi kita anak2 Allah tidak ada barang yang kebetulan Mat 10:30 dan kalau toh hal ini terjadi, Tuhan selalu siap menolong kita 1Kor 10:13. Jangan kita hadapi sendiri, minta tolong, mohon Tuhan yang menghadapinya, dan Tuhan pasti sanggup dan pasti tidak pernah gagal, pasti menang dan berhasil. Tetapi bagaimana caranya Tuhan bisa menggantikan kita, apa Dia mau? Bagaimana caranya dan apa syarat2nya? Jawabnya adalah Gal 2:20!

Contohnya waktu Israel menghadapi Firaun yanglengkap dengan tentara dan rata perangnya mengejar orang Israel yang berjalan kaki keluar dari Mesir, maka Israel pasti kalah dan binasa. Tetapi Musa berkata bahwa Tuhan akan berperang ganti kita dan kita hanya berdiam diri saja Kel 14:14. Betul2 Allah berperang ganti mereka dan terjadi kemenangan yang mutlak!

 

KEBUTUHAN AKAN KUNCI INI.

  1. Selain kesucian, dosa dan kejahatan terus meningkat, lebih2 pada akhir zaman Wah 22:11, seringkali kejahatan itu melebihi kemampuan hampir semua orang dan itu menjadi ancaman bagi semua orang. Ini akan makin banyak terjadi di akhir zaman dan kejahatan itumakin meningkat di seluruh dunia.

Kita membutuhkan hidup yang dilindungi Tuhan dan bisa terus tumbuh dalam kesucian, di akhir zaman yang akan berakhir. Kita perlu kunci ini.

  1. Ada janji khusus, kalau kita ikut pengangkatan, maka Tuhan akan memelihara kita, tidak sampai mati, tetapi terangkat hidup2an 1Kor 15:51-52. Sebab itu kalau kita memenuhi syarat pengangkatan seperti ligabis (= Lima gadis bijaksana), janji ini akan berlaku pada kita. Kita tidak tahu kapan Tuhan datang (5 tahun? 10, 15 thn? Tetapi kita harus bersedia untuk kedatangan di awan2 atau pribadi. Mat 24:42.
  2. Keadaan sekarang. Kadang2 keadaan tenang, kadang2 bergolak. Ini bisa karena ujian (atau hukumanuntuk yang berbuat dosa). Kalau keadaan dahsyat dan terjadi di seluruh dunia, maka ada dua kemungkinan, yaitu:
  3. Kalau kita mulai masuk Minggu ke-70 Daniel, maka kejahatan akan terus menang, menguasai seluruh dunia. Timbul 3 penguasa yaitu Antikrisyang dahsyat, bergantian selama lebih kurang 3,5 tahun I.

Kejahatan tidak akan dapat dihentikan atau diberantas, menguasai seluruh dunia dan tindakan se-mena2 terus ber-tambah2. Tetapi orang beriman juga makin meningkat dalam kesucian dan berkemenangan, sehingga tetap terpelihara. Gereja menjadi musuh dan penghalang yang tidak bisa dikalahkan tetapi juga kejahatan dan tiga Antikris itu tetap jaya dalam tempatnya masing2. Surga dan Neraka bertetangga sampai pengangkatan, sama2 meningkat di seluruh dunia.

  1. Kemungkinan kedua, semua akan reda dan bisa diselesaikan. Tetap akan timbul hal2 yang jahat bergantian di seluruh dunia, tetapi masih bisa dikuasai dan diatasi, sampai saatnya datang Minggu ke-70 Daniel mulai.

Kalau toh Minggu ke-70 Daniel belum mulai, kita tetap perlu terus belajar hidup seperti Gal 2:20, yaitu penuh dan dipimpin Roh sepenuhnya. Kita harus terus ber-jaga2 (Mat 24:42) dan tumbuh makin mahir hidup dipimpin Roh seperti Gal 2:20 ini. Ini butuh waktu. Putra manusia Yesus sendiri butuh waktu 30 tahun untuk menjadi dewasa dan mahir dalam pelayanan dipimpin Roh Luk 4:1,18. Juga Yusuf, Daud, Yohanes pembaptis perlu waktu yang sama. Sebab itu jangan membuang waktu dengan sia2, meskipun belum masuk Minggu ke-70 Daniel, kita harus terus tumbuh dalam kesucian dan makin mahir dipimpin Roh, tidak pakai kekuatan sendiri atau dengan kekerasan. Kita harus mahir berjalan dengan Tuhan baik dalam perkara kecil dan besar yang kita hadapi. Hal dahsyat yang akan datang jauh lebih besar. Kalau sekarang sudah mahir berjalan dalam Roh dengan tepat, makadalam hari2 yang akan datang sekalipun jauh lebih sulit, kita bisa menghadapinya dengan berhasil, sebab bagi Roh Kudus, perkara besarpun sama, asal kita tetap taat dipimpin Roh mulai sekarang, dan dalam hal2 kecil atau besar yang kita hadapi.

III. BERJALAN DALAM ROH.

Ini kunci untuk hidup seperti Gal 2:20. Sama seperti kunci hidup Putra manusia Yesus di dunia. Ia selalu hidup dipimpin Roh sampai akhirnya menjadi sempurna.

Kalau sekarang dalam dunia, komputerisasi memegang kunci se-gala2nya, begitu juga hidupdipimpin Roh seperti Putra manusia Yesus adalah kunci akhir zaman Mat 4:1 sehingga baik ber-kata2 Yoh 8:26; 7:16,17 dan berbuat apa saja Yoh 5:19 Ia selalu cocok dengan kehendak BapaNya sehingga perbuatanNya selalu berhasil dan akhirnya sebagai Putra manusia, Ia menjadi sempurna.

Banyak contoh dalam pelayananNya selama 3,5 tahun menunjukkan cara hidup dan pelayanan yang berkemenangan terus, sebab Bapa ada dalam Dia. Cara hidup seperti ini adalah cara hidup ilahi, sangat efisien secara ilahi, yaitu dengan hikmat dan kuasa atau berkat dari Allah sehingga bisa mengalahkan dan menyelesaikan segala perkara dengan berhasil.

  1. Dengan hikmat Tuhan. Misalnya waktu Yesus dihadapkan pada perempuan berzina Yoh 8:10-11. Waktu disoal tentang membayar upeti kaisar Mat 22:17-21 dll. Selalu menang, sebab ada hikmat Allah. untuk menghadapi segala problem.
  2. Dengan kuasa Allah, jangan dengan kekuatan sendiri. Misalnya Musa dengan kekuatannya membunuh orang Mesir, akibatnya ia harus lari ke Median. Tetapi kemudian ia kembali, bahkan menghadapi langsung Firaun, tetapi bukan dengan kekuatan atau kekerasannya sendiri, melainkan dengan kuasa Allah. Begitu dalam menghadapi problem apapun, hadapi dengan kuasa Allah. Putra manusia Yesus mau dibunuh ber-kali2 tetapi selalu lolos sebab memakai hikmat dan kuasa Allah, kecuali memang saatnya menjadi korban tebusan, Ia menyerahkan diri. Petrus, Paulus keluar dari penjara dengan kuasa Allah. Simson mengalahkan 1.000 orang Filistin dengan kuasa Allah. Daud mengalahkan Goliat dengan kuasa Allah. Semua ini tidak mungkin dengan hikmat dan kekuatan sendiri, tetapi dengan hikmat dan kuasa Allah pasti menang. Jangan bertindak dengan kekuatan, kekerasan sendiri tetapi pakai hikmat dan kuasa Allah dengan lemah lembut dan kasih.

Kadang2 kita harus menunggu sesaat untuk hikmat dan kuasa Allah Maz 25:3. Sementara itu teruslah berdoa dalam Roh dan kebenaran (hidup benar Yak 5:16) sebab ini kunci untuk terus berjalan dalam Roh lengkap dengan hikmat dan kuasa Allah. Kalau perlu kita puasa sambil terus berdoa dalam Roh. Kalau belum bisa bahasa lidah, doa saja dengan segenap hati dalam kesucian, Tuhan akan memberi, kalau kita minta Luk 11:10-13.

 

CARA MENDAPAT HIKMAT KUASA ALLAH DALAM BERJALAN DALAM ROH.

HIDUP DALAM KESUCIAN.

Sebab itu syaratnya supaya Roh Kudus bisa bekerja. Dosa itu meng-halang2i, mendukacitakan bahkan bisa memadamkan Roh Kis 7:51, Ef 5:30, 1Tes 5:19. Cara2 manusia dengan tehnologi, dengan perasaan hati, dengan ilmu2nya,dengan siasat, kepintaran, kuasa, uang dll bisa timbul “kegerakan” seperti dari Roh (dengan perasaan), tetapi palsu dan tiada hasilnya seperti kegerakan Tabut oleh Hofni Pinehas yang hidup dalam dosa, akhirnya timbul korban 30.000 orang 1Sam 4:4,5,10,11. “Kegerakan” tetapi kalau ada dosa, akibatnya banyak kejatuhan dalam jerat2 dosa dan kalah! Jangan ada rahasia2 dosa yang tersembunyi.

DENGAR SUARA ROH. Mrk 4:23.

Kepekaan kita mendengar suara Roh itu tergantung dari:

  1. Hidup dalam kesucian “(MAK DSY)”.
  2. Bisa membedakan suara Roh, daging atau dirinya sendiri dan iblis. Orang yang cinta Firman Tuhan dan ada Roh Kudus dalam hatinya akan lebih mudah membedakannya, sebab suara Roh selalu sama dengan Firman Tuhan, tidak pernah bertentangan. Kalau suara Roh, maka Roh Kudus akanmengingatkan itu sesuai dengan Firman Tuhan Yoh 14:26, dan meneguhkan Rom 9:1, yakin sehingga ada sejahtera dari Tuhan Pil 4:7. Memang Roh Kudus membuat kita lapar dan haus akan Firman Tuhan dan itu membuat hidup kita berbahagia Mat 5:6, 2Tes 2:10. Orang yang tidak suka, tidak rindu akan Firman Tuhan itu tidak dipimpin Roh, hanya gayanya saja rohani seperti Hofni dan Pinehas. Jangan lupa baca Firman Tuhan setiap hari dan berdoa.

Kalau salah dengar, cari sebabnya, mungkin ada keinginan yang salah, pikiran atau angan2 yang salah atau dosa tertentu, buang dan perbaiki. Paulus pernah salah bertindak dalam Kis 21:23-26 apa tidak dengar atau tidak bisa membedakan suara Roh? Juga Petrus dalam Gal 2:11-13. Tetapi mereka memperbaikinya kembali.

  1. Mau sungguh2 taat, sesudah mendengar suara Roh. Keras hati dalam dosa artinya tidak mau taat sebab itu Saul tidak lagi mendengar suara Roh 1Sam 28:6. Musa terus menerus mendengar suara Tuhan, sebab ia selalu mau taat. Kel 11:1; 12:1; 13:1; 14:1 dst. Orang yang makin taat (mau menyangkal diri) akan makin peka.

Suara Roh itu bisa ayat2 Firman Tuhan Yoh 14:26, bisa ilham Roh Wah 2:7, Mrk 4:23, tetapi ini juga tidak akan bertentangan dengan Firman Tuhan.

  1. Persekutuan dalam Roh. Kalau sama2 dipimpin Roh, baru ada persekutuan dalam Roh, (atau sama2 hidup benar, persekutuan Halaman). Dengan demikian bisa saling menasehati atau menyampaikan suara Roh, lebih2 kalau dipimpin Roh dan limpah karunia2 Roh. Belajar bersekutu dalam Roh antara 2 atau 3 orang dahulu (atau persekutuan orang benar) Mat 18:19-20, Maz 133:1-3 ini persekutuan dalam Roh, sama2 limpah dengan pengurapan dan pimpinan Roh seperti Paulus (sesudah tobat) dan Ananias bisa bersekutu dalam pimpinan Roh Kis 9:15-17. Tuhan bisa bicara langsung pada Paulus, lebih sempurna, tetapi Tuhan tidak melakukannya supaya semua yang dipimpin Roh belajar bersekutu dalam Roh, saling tolong menolong maka kekuatan dan hasilnya jauh lebih besar. Im 26:8.Juga Petrus dan Kornelius bisa bersekutu dalam Roh; sebelum Petrus datang semua sudah disiapkan oleh Roh Kudus, dan hasilnya baik sekali Kis 10:25-27,45. Begitu kita harus belajar bersekutu dalam kebenaran dan di dalam Roh. Suami-istri yangsama2 dipimpin Roh harus sudah mulai bersekutu dalam Roh sehingga menghadapi problem apa saja, sekalipun jauh lebih dari kekuatannya, hasilnya tetapberkemenangan. Kalau sama2 dalam Roh, maka mudah ada peneguhan, kalau perlu tambah lagi 1 atau 2 saksi 2Kor 13:1, Mat 18:16. Persekutuan dalam Roh ini harus terus dikembangkan, sebab ini kuat sekali sehingga semua taat pada Roh Kudus sebagai manager atau kepalanya. Bisa saling menguatkan, saling meneguhkan, menyampaikan suara Roh, karunia2 Roh dll. Bagi Roh Kudus tidak ada kesulitan memimpin orang2 yang mau taat baik 2 orang atau 200 juta orang dan seluruh tubuh Kristus global, Dia sanggup, Dia Allah yang maha kuasa!
  2. Tekun berdoa dalam Roh dan kebenaran, akan makin peka dan punya hikmat dan kuasa untuk taat 1Tes 5:17, Jd 20, Ef 6:18. Orang yang suka dan tekun berdoa cara akhir zaman ini akan makin peka, sebab itu makin banyak mendengar suara Tuhan dalam setiap langkah, kata2 dan tindakannya sehingga bisa menang menghadapi problem2 yang bagaimanapun Yes 30:21. Mata dan telinga rohani yang mendengar itu dibuat Roh Kudus Ams 20:12, 1Kor 2:10.
  3. Sumber dari buah dan karunia Roh. Waktu suara Rohditaati, maka ketaatan itu menjadi buah atau karunia2 Roh. Sebab itu bisa mendengar suara Roh dan mau taat itu luar biasa, hidup ini akan penuh dengan buah dan karunia2 Roh, dan bisa menghadapi problem2 akhir zaman yang paling dahsyat.
  4. Orang yang dipimpin Roh itu akan hidup dalam kemenangan dan bisa mengalamirencana Allah yang terbaik yang masih ada (rencana Allah rusak, merosot, tinggal sisa2, kalau seorang berkeras hati dalam dosa!). Sebab itu kalau bisa mendengar semua suara Roh dan selalu taat maka hidup ini akan menjadi yang terindah dalam hal jasmani dan rohani! Kalau Tuhan ada dalam kita, bukan kita lagi yang bertindak, kita akan melakukan perkara2 besar dengan Allah Maz 60:14.

Tetapi jangan merindukan perkara2 besar supaya dipuji dan menjadi termasyur, melainkan untuk melakukan kehendak Allah, untuk kemuliaan Nama Tuhan, Pilipus melayani 1 orang di jalanan sambil harus ber-lari2 seperti orang yang tidak berharga atau melayani seluruh Samaria sebagai penginjil yang besar, itu sama saja baginya, asal berkenan pada Tuhan. Biar Tuhan yang makin besar dan kita makin kecil, Yoh 3:30, supaya semua boleh menyenangkan hati Tuhan. Memang kalau lebih banyak orang diselamatkan Tuhan lebih senang, tetapi kalau Tuhan memakai orang lain atau ber-sama2, kita hanya taat, sambil mematikan daging dan segala kepentingan dan kehendak kita sendiri, sehingga bukan untuk  kepentingan kita, tetapi supaya kehendak Tuhan yang jadi dalam hidup kita! Jangan karena tidak mau kalah, tetapi sebab kita ingin melakukan kehendak Tuhan saja. Kita harus mati dari dunia (tidak ingin kepujian atau apa2 lagi dari dunia ini) dan duniapun sudah mati dari kita, tetapi Kristus yang hidup di dalam kita selalu Gal 6:14. Jadi hidup sebagai Gal 2:20 itu bukan untuk membesarkan dan memasyurkan diri kita, tetapi untuk melakukan apa yang betul2 dikehendaki Tuhandalam diri kita, supaya kita berkenan kepada Tuhan Kol 1:10.

 

MENGHADAPI HAL2 YANG DI LUAR BATAS.

  1. Hiduplah benar, suci di hadapan Allah, seringkali dalam banyak kejahatan dan kekacauan atau ketidakadilan atau malapetaka, mudah timbul reaksi dosa. Ini akan menjerat kita dalam perangkap iblis. Kalau jatuh dalam dosa, Tuhan tidak beserta, tidak akan menang menghadapi pencobaan yang kecilpun, apalagi yang dahsyat. 2. Kalau perlu, puasalah, seperti Ester dan umat Tuhan dalam menghadapi problem2 yang sangat dahsyat,lebih dari kemampuannya, jalan buntu, tiada harapan. Jangan pakai kekerasan atau kekuatan sendiri. Jangan panik lalu bertindak berdasar panik, akan masuk dalam kesalahan2 yang bodoh dan celaka. Terus menerus berdoa dalam Roh.
  2. Beribadah, bersekutu dalam Roh, tolong menolong satu sama lain dalam tubuh Kristus. Orang yang bersekutu kekuatan akan bertambah, lebih2 kalau bersekutu dalam Roh, sambil terus belajar Firman Tuhan, sebab itu menjadi pedoman, terang untuk mengambil keputusan, langkah2 yang harus diambil Maz 119:105.
  3. Tingkatkan persediaan rohani, dobel. Apalagi dalam bahaya, dalam kejahatan akhir zaman, jangan memberatkan atau mengutamakanyang fana, tetapi yang kekal, maka juga umur hidup ini dipelihara Tuhan. Minta pengurapan dobel sambil terus bertekun dalam doa dalam Roh dan kebenaran, 2 gomer manna yang menjadi sumber iman untuk bisa hidup dipimpin Roh Rom 1:17; 10:17 sebab Firman Tuhan itu hidup dan berkuasa Ibr 4:12. Tetap bersaksi, tetap pelayanan, lebih2 menggembalakan domba2 yang juga di dalam kesukaran, menguatkan mereka supaya tetap di jalan sempit, tumbuh dalam kesucian dan ikut dalam pengangkatan. Jangan lupa membangun persekutuan dalam Roh, membangun tubuh Kristus ke arah global.
  4. Jangan lupa hidup dengan iman, sebab dalam Minggu ke-70 Daniel (saat puncak2 kesukaran) kita harus tetap percaya bahwa Tuhan sanggup memelihara kita sesuai janjiNya dalam 1Kor 15:51 asal kita tetap di dalam Dia. Jangan jadi sedih, kecil hati, takut akan kesulitan2 yang terjadi, sebab tidak percaya akan Tuhan dan janjiNya. Dalam akhir zaman bukan hanya dosa dan kejahatan yang meningkat, tetapi kesucian dan kuasa Allah akan bertambah dengan amat limpah, lebih dari cukup. Sebab itu jangan kuatir, takut, percayalah!Allah tidak pernah kalah, rencanaNya pasti jadi, Allah jauh lebih dari iblis, antikris atau orang jahat yang paling kuatpun.
  5. Tubuh Kristus yang ajaib Wah 12:1. Orang yang tidak mengerti nubuatan Tuhan hanya tahu tentang kejahatan dan dosa yang sangat meningkat, sehinggadicengkeram oleh ketakutan hal2 itu. Justru dalam puncak2 penderitaan dan kejahatan karena dosa yang meningkat, juga tubuh Kristus akan mengalami zaman keemasan yang luar biasa seperti Surga meskipun masih di dunia! Kemenangan, kesukaan, kuasa, kelimpahan perkara2 dari Atas akan memenuhi Gereja akhir zaman. Jangan takut, keduanya akan meningkat, sebab itu pelihara dan jaga hidup ini tetap berkenan pada Tuhan di jalan sempit dan terus hidup dipimpin Roh sehingga bisa hidup seperti Gal 2:20. Hidup seperti ini akan mengalami zaman keemasan Gereja akhir zaman, yaitu kesukaan dan kemuliaan Allah selagi di bumi di tengah2 kerajaan Antikris yang dahsyat itu. Mengapa susah atau takut, kita akan mengalami kemenangan dan kemuliaan Alalh yang heran, tidak dapat dikalahkan kedahsyatan Antikris.

 

Nyanyian

Zaman sekarang berjagalah….

lihat dunia bergelora.

Kedengaran sini sana,

banyak kabar menyatakan,

trus penuh dan taat dipimpin Roh.