M3906 – Efesus 2:2, Nehemia 9:26. Roh Durhaka Dan Pemberontak


DI-MANA2 MAKIN MENINGKAT.

Yang ada dalam orang2 durhaka, (tidak mau taat) adalah roh durhaka dan roh berontak, melawan hukum dan pemim-pin2nya. Maz 78:8, Yes 30:1; 63:10. Makin lama makin banyak dan hebat seperti dalam zaman Nuh dan Lot sehingga dosa2nya melebihi batas dan hukuman Allah turun ke atas mereka.

Roh tidak taat dan berontak mulai dari: anak2 melawan orangtuanya Rom 1:30, 2Tim 3:2, Luk 12:52,53. Anak2 yang dicintai dengan segala pengor-banan, sesudah besar menjadi Yesyu-run yang tidak taat dan berontak me-lawan orangtuanya dan siapa saja. Ul 32:15. Juga murid melawan guru, pe-gawai melawan majikan, melawan pe-merintah. Juga di dalam Gereja orang2 yang tidak mau taat kemudian ber-ontak melawan pemimpin2nya, tidak mau tunduk Ibr 13:17 seperti dalam zaman Musa dll. Ini akan terus me-ningkat, lebih2 waktu iblis diusir dari Surga Wah 12:12, ia marah dan roh durhaka serta pemberontak meningkat tajam melawan Allah dan hamba2Nya.

MENGHADAPI PEMBERONTAKAN.

Baik dalam dunia dan dalam Gereja, kita harus periksa diri jangan sampai ada salah atau salah paham. Kalau kita benar dan dilawan, seperti Musa, kita tidak perlu takut, sebab Tuhan beserta orang yang benar 1Pet 3:12.Tetapi kalau kita salah, harus dibereskan, baru Tuhan bisa tolong. Juga orang2 ber-iman dalam dunia, jangan ada dosa dan kesalahan, sebab pertolongan kita da-tangnya dari Tuhan yang adil dan be-nar. Kita harus cerdik, yaitu tetap dipi-hak Tuhan dan memakai kuasa Allah.

Di dalam dunia mereka mengha-dapi ketidaktaatan dan pemberontak ini dengan macam2 cara, lebih2 dengan senjata. Seringkali tercampur dengan emosi dan kepentinganpribadi dan ketidak adilan. Ini sedang menyala di mana2 sekarang ini.

Di dalam Gereja. Roh durhaka dan pemberontak itu adalah roh iblis dan setan2 yang dari semula adalah pem-berontak (sejak kejatuhan dan pembe-rontakan Lucifer). Kita tidak berperang dengan manusia tetapi dengan kuasa penguasa kegelapan dalam udara (du-nia roh) Ef 6:12, sebab itu kita perlu kuasa Allah yang limpah, (tunggulah di kaki Tuhan Luk 24:49). Baik pembe-rontakan anak2 yang makin merajalela, jangan hadapi dengan kekuatan dan kesabaran sendiri, kita berperang mela-wan iblis, sebab itu pakai kuasa Kristus dan dengan hikmat pimpinan Roh Ku-dus. Sekalipun terhadap anak2 sendiri atau anggota sendiri, pakai kuasa Allah dan pimpinan RohNya.

Jadi kita hanya bisa menghadapi pemberontak ini dengan kuasa Allah! Baik di rumah, di Gereja, dalam dunia dan di mana2 saja. Sebab itu tetaplah hidup benar, jangan bereaksi dosa (hi-dup sesuai Firman Tuhan) dan limpah berdoa dalam Roh (kalau perlu puasa), maka kita bisa menghadapinya, lebih2 pada akhir zaman dan dalam Minggu ke-70 Daniel!

Banyak orangtua mengalami per-soalan anak sampai putus asa sebab anaknya melawan dan berontak terus. Dahulu mereka masih kecil taat dan manis, sekarang jadi pemberontak yang tidak bisa ditaklukkan sampai orangtua putus asa. Memang dengan kekuatan sendiri bisa putus asa, tetap percayalah akan Tuhan terus tekun berdoa dan hadapi dengan hikmat dan kuasa Allah. Luk 18:1,8.

III. ROH PEMBERONTAKAN PADA AKHIR ZAMAN.

Ini erat hubungannya dengan Wah 22:11 dan dengan diusirnya iblis dari Surga Wah 12:12. Ia marah besar dan mengacaukan dunia. Wai bagi orang yang tidak punya Roh Allah dalam ha-tinya, mereka akan dipenuhi dengan roh2 pemberontak. Sebab itu pada akhir zaman, istimewa dalam Minggu ke-70 Daniel Tuhan memperlengkapi GerejaNya dengan Hujan Akhir dan boleh dikatakan: Setiap orang beriman semua akan penuh dengan Roh Kudus; tidak cukup hanya mengakui percaya saja, sebab iblis dkk bekerja luar biasa, dengan kemarahan yang besar. Sama seperti dalam Hujan Awal rasul2 se-belum dibaptis dengan Roh Kudus tidak bisa tahan, mereka ketakutan, sem-bunyi dan mengunci diri dalam kamar tertutup, tidak berani keluar. Tetapi sesudah baptisan Roh Kudus, mereka menjadi sangat berani dan penuh dengan kuasa Allah. Lebih2 pada Hujan akhir, di akhir zaman, keadaan makin dahsyat, kalau tidak dengan kuasa Allah yang limpah, tidak ada yang bisa bertahan, tetapi jatuh dalam dosa, bahkan makin limpah dosanya dan diisi dengan roh durhaka dan pemberontak melawan Allah dan GerejaNya. Tingkat durhaka (tidak taat) dan pemberon-takan dalam dunia, di mana2 dan da-lam Gereja meningkat tajam dengan cepat.

Baik secara pribadi, golongan dan negara2, jadi begitu berani melawan sebab penuh dengan roh durhaka, de-ngan macam2 cara pemberontakan! Sebab itu ligabo akan gugur, tidak ta-han dan hanyut dalam dosa, undur ke jalan lebar dalam 4 Gereja jalan lebar. (Wah 2,3). Hanya ligabis yang bisa ta-han, dengan segala fasilitas akhir za-man yang diberikan Tuhan dengan limpah. Sebab itu mulai sekarang kita harus bersedia dengan 2 gomer manna (tumbuh dalam pengertian Firman Tuhan dengan limpah dan mendalam 2Pet 3:18) dan penuh dengan peng-urapan Roh Kudus sampai 2 kali ganda seperti Elisa mendapat 2 bagian Roh yang mengurapi Elia. Harus ada pengurapan yang limpah, dua kali gan-da. Harus ada persekutuan tubuh Kris-tus di dalam Roh dan ini akan makin meluas, bukan saja dalam Gereja sen-diri, sampai antar Gereja, antar deno-minasi yang akhirnya akan menjadi tubuh Kristus global. Dengan perseku-tuan dalam Roh kita akan makin kuat menghadapi segala tingkat kejahatan dan pemberontakan yang terus me-ningkat. 7 KPR di akhir zaman itu perlu didobel.

MENCEGAH KEDURHAKAAN.

Mulai dari kecil Luk 16:10 : keluarga yaitu anak2 harus menghormati dan taat kepada orang-tua 2Tim 3:2, Rom 1:20, Ef 6:1-3. Jangan sampai tidak taat dan akhirnya roh pemberontakan dari dunia masuk. Juga istri tunduk pada suami, tidak melawan apalagi mau menguasai suami, tetapi tetaplah cinta dan tunduk dan suami cinta pada istri sendiri dalam kesucian. Ef 5:22-25.

Juga anggota2 Gereja harus setia dan taat kepada pemimpin2 dalam Gereja Ibr 13:17 dan setia pada per-aturan2 yang sudah ditetapkan dalam Gereja. 1Kor 14:40, Kol 2:5. Lebih2 taat pada Firman Tuhan dalam segala segi hidup.

Di luar Gereja kita juga harus taat, baik sebagai pegawai kepada majikan, jangan berontak Kol 3:22, Ef 6:5. Juga dalam peraturan2 lalu lintas dll. Me-mang dalam perusahaan, pimpinan kadang2 tidak adil, tetapi kita selalu di-sertai Tuhan, Roh Kudus akan meno-long dan memimpin kita.

Tetapi kita harus selalu taat akan Tuhan, juga dalam rumah tangga, dalam Gereja dan di mana2 saja, dalam pimpinan dan kuasa Allah.

Jangan hidup sembarangan, sebab orang yang bersedia itu mempunyai:

  1. Pendirian yang kuat dalam Firman Tuhan, yaitu mengerti dan taat Mat 7:24-28, Kol 2:7.
  2. Penuh dan dipimpin Roh seperti Kristus Mat 4:1, Luk 4:1,18 seperti ligabis.

Kita harus punya tongkat Roti dan tongkat Allah baru bisa tahan mengha-dapi pekerjaan iblis yang dahsyat dan tidak sampai kena roh durhaka dan pemberontakan itu. Orang yang tidak punya ini, akan dikalahkan iblis dan dikuasai roh durhaka dan pembe-rontak. Istimewa orang yang muda jasmani dan muda rohani akan kena. Banyak orang muda2 kena tipu daya setan sehingga ikut dalam radikalisme, terorisme, narkoba dll. Biasanya orang muda yang kena tipu sebab bodoh, belum pengalaman, belum punya pe-ngertian cukup, pikirannya belum ma-tang, pikirannya pendek. Juga dalam Gereja, orang2 yang rohaninya tetap kanak2, sebab tidak tumbuh dan tidak mau digembalakan, mudah dihasut roh durhaka sehingga berontak dan melawan pada pemimpin2 dari Tuhan dan menimbulkan keributan dan keka-cauan dalam Gereja. Ini orang2 yang belum punya pondasi rohani, belum punya pendirian Mat 7:24-28 sehingga mudah hanyut dan roboh oleh banjir dosa dan kena roh2 durhaka dan pemberontakan. Jangan sampai ditipu dan hanyut dalam arus dosa akhir zaman yang dahsyat sehingga melawan Firman Tuhan dan rohnya jadi lain seperti Lot dan Abraham, lalu masuk dalam jalan lebar dan hanyut dalam segala kedurhakaan dan pemberon-takan melawan Tuhan dan hamba2Nya. Seperti orang Israel yang dihasut oleh 10 pengintai sehingga semua orang Israel ikut berontak melawan Musa, padahal Musa sudah memimpin dan menggembalakan mereka dengan baik. Musa adalah seorang yang diperkenan oleh Tuhan, orang besar secara rohani dan jasmani yang sudah mengorbankan diri sepenuhnya untuk Israel, tetapi Israel durhaka dan berontak melawan Musa dan Allah. Hukumannya makin dahsyat sesuai kedurhakaan dan pemberontakannya.

MENCEGAH DAN MELAWAN PEKERJAAN IBLIS SI PEMBERONTAK.

Kalau sampai ketularan roh durhaka dan pemberontakan, akibatnya dah-syat! Semua Israel yang berontak me-lawan Musa dan Allah akhirnya mati di padang gurun dan tidak masuk Kanaan. Memang roh durhaka dan pemberon-takan itu adalah roh iblis, lawan Allah, bisa hilang keselamatannya sekalipun masih dalam Gereja. Kita harus tahu siasat iblis ini, lebih2 kalau Wah 12:12 terjadi, wai bagi isi dunia, lebih2 orang beriman yang tidak punya pondasi yang kuat dalam Firman Tuhan Mat 7:24-28 Kol 2:7 akan mudah hanyut, ter-ombang-ambing oleh ber-macam2 ajar-an yang menyesatkan Ef 4:14. Siasat iblis adalah sbb:

Di luar Gereja. Semua orang berdosa mudah dikendalikan sekalipun mereka tidak tahu (bahwa mereka anak2 iblis 1Yoh 3:15 dan budak atau hamba2nya Yoh 8:34. Misalnya perokok tidak sadar ia diperbudak oleh iblis, apalagi napza/ narkoba). Akhir2 ini kita melihat roh durhaka (tidak taat) dan pemberon-takan itu terjadi di seluruh dunia, mes-kipun kekuatan mereka kecil, belum (tidak) berhasil ditumpas habis, bahkan menjalar sampai seluruh dunia lewat media sosial dll ditambahi umpan2 ma-nis kesukaan dosa sesaat (uang, zina, sadis, avontur, kesukaan dll umpan da-ging yang lain). Jadi di belakang pem-berontakan dalam dunia, (juga dalam Gereja), itu dalangnya adalah iblis dkk. Mereka semua dalam Minggu ke-70 Daniel menjadi kaki tangan atau peng-ikut Antikris. Apa yang sekarang sudah dahsyat, itu mencapaipuncaknya dalam zaman Antikris.

Di dalam Gereja. Orang yang bodoh tidak mengerti bahwa Gereja sudah mulai terbagi dalam Gereja jalan lebar dan Gereja jalan sempit. Orang dunia-pun ke-heran2an, mengapa banyak muncul pendeta2 yang moralnya jelek, lebih jelek dari orang dunia, bagaimana bisa jadi panutan umatnya.

Dalam Wah 3,4 jelas tampak perbe-daan 3 Gereja jalan sempit dan 4 Gereja jalan lebar. Sekarang masih campuran, hanya beberapa sudah mu-lai nyata sebagai Gereja jalan sempit dan lebar! Yang membiarkan atau mengizinkan dosa, apalagi sampai pun-cak2nya seperti homo, aborsi, mam-mon dll itu sudah pasti Gereja jalan lebar. Gereja jalan sempit yang setia dan tumbuh akan ikut dalam peng-angkatan. Tetapi Gereja jalan lebar itu makin ramai sebab disukai semua orang berdosa, tetapi Gereja jalan sempit tidak disukai. Gereja jalan lebar dan dunia, itu dalangnya sama, seperti dalam Gereja Pergamus, Tiatira, Sardis. Juga Gereja suam seperti Laodikea akan diludahkan Tuhan keluar. Jadi roh dalam Gereja jalan lebar dan dunia itu sama dan semuanya akan jadi pengikut Antikris, tetapi yang bertobat kembali dalam zaman Antikris masih bisa sela-mat dalam aniaya Antikris yang top. Sebab itu sekarang kita harus mengerti dan bersedia untuk tetap taat dan setia sehingga bisa tumbuh dalam jalan sempit.

BELAJAR TAAT.

Tidak taat (durhaka), lawannya adalah taat.

  1. Taat pada Allah, semua mau tunduk, sebab Allah tidak pernah salah, harus taat sampai mati Pil 2:8, mengerti atau tidak, enak atau tidak, mau atau tidak.
  2. Taat pada pemimpin, ini sering ada banyak problem.
  3. Orang Luar Halaman, tidak mau ber-tobat, tidak mengerti, biasanya tidak mau taat dan setiap saatbisa berontak.
  4. Orang Halaman. Biasanya tidak bisa mengerti, sehingga menolak yang be-nar 1Pet 2:7. Sebab itu sekalipun tidak mengerti harus taat supaya selamat. Pemimpin perlu sabar untuk menje-laskan dan mendoakan supaya tunduk dan taat.
  5. Orang Ruangan Suci. Roh Kudus memberi pengertian dan kekuatan sehingga biasanya bisa taat.
  6. Sebab2 tidak taat.
  7. Dosa, mata hatinya dibutakan iblis 2Kor 4:4.
  8. Tabiat lama. Tit 1:16; 3:3, anak2 durhaka Ef 2:2, 1Pet 1:14 seperti orang zaman Nuh 1Pet 3:20. Durhaka dan pemberontak Neh 9:26.
  9. Tertipu atau tergoda oleh iblis dll seperti Hawa Kej 3:7.
  10. Pengertian belum cukup (tergantung tingkat rohani dan pembukaan yang diterima dari Roh Kudus). Kalau Tuhan suruh taat, sekalipun tidak mengerti seperti Abraham, tetap taat, sebab Abraham tidak punya roh durhaka (= roh setan) tetapi Roh Kudus, itu men-dorong kita untuk taat.

Dalam ketentaraan harus taat sekalipun tidak mengerti, juga dalam kapal, harus taat pada nahkoda. Begitu juga umat Tuhan seharusnya tunduk dan taat kepada pemimpin yang di-angkat oleh Tuhan Ibr 13:17, jangan sampai tidak taat,ber-pihak2, sebab Gereja atau rumah akan hancur Mrk 3:25, 1Kor 1:10.

Apa yang harus kita perbuat kalau tidak mengerti.

  1. Hidup benar di hadapan Tuhan. Dosa membuat tidak mengerti perkara2 rohani.
  2. Perlu penggembalaan. Bertanyalah pada pemimpin2. Memang antara Ge-reja dan Sinode ada perbedaan tafsiran (ingat Tingkat Penafsiran Ajaran Alkitab I-V).

Dalam kelompok, seksi, Gereja kalau ada perbedaan pendapat, jangan disembunyikan, tetapi perlu dibicara-kan dalam terang Firman Tuhan de-ngan terbuka dan kasih, sambil berdoa dengan tulus (tanpa benci, sentimen, prasangka) supaya Roh Kudus mem-bawa kita pada segala kebenaran Yoh 16:13. Kebenaran2 Firman Tuhan itu juga terbuka bertahap, sebab itu kalau belum ada persamaan pendapat, harus tunduk pada pemimpin 2Tes 3:6, Rom 16:17 sambil terus berdoa dengan tulus dan rendah hati sampai kebenaran2 itu terbuka. (Ibr 13:7,17). Seperti anak2 taat pada orangtuanya, begitu anak2 rohani pada bapak rohani. Misalnya tentang Trinitas, tubuh jiwa roh dll, apalagi tentang akhir zaman ada be-berapa tafsiran, tetapi jangan ini me-mecahkan persekutuan kita sehingga roh durhaka dan pemberontak bisa masuk dan menghancurkan semuanya. Yang penting tetap hidup dalam ke-sucian dan taat apa yang sudah kita yakini bersama Luk 1:1. Meskipun tidak mengerti sepenuhnya (biasanya anak2 tidak bisa mengerti semua pikiran orangtuanya, begitu juga secara roha-ni) tetapi jangan berdebat 1Kor 11:16 dan jangan ada roh durhaka apalagi pemberontakan, itu dari iblis. Hanya Roh Kudus yang boleh ada diantara kita. Harus taat dan saling mengasihi.

KESIMPULAN.

Kita harus tumbuh dalam rohani sam-pai selalu penuh dan dipimpin Roh dan limpah dengan 7 KPR. Orang yang pe-nuh dan mau dipimpin Roh tidak mu-dah untuk tidak taat dan berontak. Tetapi yang hidup dalam dosa akan mudah bereaksi dosa dan dimasuki roh durhaka dan pemberontakan. Abraham tidak mungkin durhaka dan berontak, tetapi Saul, Yudas, Absalom, ligabo, orang sombong, mudah tersinggung, cinta uang, benci dan segala macam dosa itu mudah melawan, tidak mau taat dan berontak. Akhirnya mereka binasa seperti orang Israel, apalagi yang dipakai Tuhan seperti nabi dll, hukumannya lebih dahsyat 1Raj 13:26, Luk 12:48, tetapi yang taat, setia sam-pai mati seperti Yusuf, Abraham, Daud, Petrus, Paulus dll sangat diberkati Tu-han secara rohani dan jasmani akan tumbuh sampai puncak2nya.