M4006 – FILIPI 1:6. PERMULAAN YANG BAIK.

FILIPI 1:6. PERMULAAN YANG BAIK.

 

  1. PENDAHULUAN.

Kalau Tuhan sudah memulai suatu pekerjaan yangbaik di dalam manusia, Ia tidak akan berhenti di tengah jalan, Ia akan meneruskannya sampai pada akhirnya dan tentu dengan baik juga. Jadi kalau Tuhan sudah memulai suatu hal yang baik dalam manusia, maka Ia akan menyelesaikannya sampai ke akhir!

Ayat ini menjadi janji dari Tuhan.

Kadang2 kita melakukan hal yang baik, lalu rusak di tengah jalan. Itu pasti bukan dari Tuhan tetapi dari orang itu sendiri, sebab berhasil atau tidak, tergantung dari 2 pihak, yaitu pihak manusia yang bisa berubahdan pihak Allah yang tidak bisa berubah!

 

  1. PERMULAAN YANG BAIK.

Semua ada permulaannya dan ada akhirnya? Baik dari keseluruhannya atau dari setiap tahap. Hidup di dunia ada permulaan dan akhirnya. Pada pertengahan hidup ini bisa naik turun, tetapi yang diukur untuk menentukan tingkat kita dalam hidup yang kekal adalah yang terakhir dari hidup dalam dunia ini.

Ada 3 kemungkinan:

  1. Permulaan baik dan akhirnya tetap baik bahkan lebih baik.
  2. Permulaannya jelek tetapi akhirnya baik.
  3. Permulaannya baik, tetapi akhirnya jelek.

 

  1. Permulaan yang baik itu suatu keuntungan, sebab biasanya lebih banyak kemungkinan akhirnya baik dan tingkatnya lebih tinggi. Misalnya Zakheus mulai dengan baik, bertobat sungguh2, juga Paulus, akhirnya Paulus jadi jauh lebih baik. Ini yang terbaik.

Kalau dari permulaan baik, maka ia punya waktu banyak untuk terus meningkat. Dan dalam setiap pencobaan ia lulus dan terus meningkat sehingga bisa mencapai rencana Allah yang tinggi dan indah2 seperti Yusuf, ia terus bertekun hidup berkenan pada Tuhan, sehingga ia mencapai rencana Allah yang tinggi dan mulia, mungkin termasuk orang sempurna Wasiat Lama. Begitu juga Daniel, Daud (meskipun jatuh, ia bertobat sungguh2, masih punya akhir yang baik). Perlu waktu yang cukup panjang untuk bisa terus tumbuh dalam rencana Allah.

  1. Permulaan jelek, tidak sungguh2 bertobat, lalu naik turun, tetapi akhirnya masih baik, ini untung2an, ini berbahaya, sebab belum tentu bisa berakhir dengan baik. Kalau di tengah2nya naik turun, jatuh bangun, ini berarti:
  2. Ada keinginan dosa yang kuat dan tidak pernah dibuang tuntas Gal 5:24. Ini orang2 yang keras hati Ibr 3:15 dan besar kemungkinannya akan binasa Ibr 3:16-18
  3. Iblis mendapat banyak kesempatan dan pintu masuk dalam hatinya Ef 4:27. Setan akan memakai kesempatan ini dengan se-baik2nya dan banyak mereka yang binasa seperti orang2 Israel di padang gurun, dahsyat! Sudah keluar dari Mesir, tetapi sebab tidak sungguh2, akhirnya binasa!

Orang yang setiap kali berdosa, itu merusakkan rencana Allah dalam hidupnya, terus merosot akhirnya menjadi lemah dan binasa.

Setiap kali jatuh itu merusakkan rencana Allah dalam dirinya dan seringkali membuat cacat dan untuk bisa pulih sampai seperti semula itu membutuhkan (menghabiskan) banyak waktu, bahkan ada yang tidak bisa pulih sampai mati, semua umur hidupnya habis dengan sia2, danberakhir dengan kebinasaan seperti nomer 3. Uzia raja yang indah tetapi kemudian sombong, waktu jatuh tidak bisa pulih kembali, tetap sombong dan sakit hati 2Taw 26:15-22, sebab itu kustanya juga tidak sembuh. Demikian juga Gehazi, padahal Naaman bisa sembuh, sebab Gehazi tidak bisa lepas dari cinta uang sampai mati! Orang yang jatuh bangun itu sangat berbahaya 2Pet 2:20-22.

  1. Ini orang2 yang mulai dalam Roh berakhir dalam daging Gal 3:3-4 sehingga kebanyakan celaka dan binasa sepertiSaul, Yudas, Gehazi dll. Sebab itu sejak kita mengenal Tuhan, jangan undur atau merosot tetapi terus tumbuh dalam kesucian sampai dalam hati, pikiran dan angan2 yang terus disucikan Gal 5:24. Jangan undur sekalipun untuk sementara atau sebentar, itu akan menjeratnya, dan menjadi jauh lebih jahat Mat 12:45, Luk 11:26. Kalau sudah jatuh, rusak, itu menjadi catatan sejarah yang tidak bisa dibuang/ dihapus, hanya bisa dibersihkan dengan darah Yesus kalau bertobat sungguh2; tetapi untuk pulih, itumenghabiskan banyak waktu dan seringkali tidak bisa pulih penuh, menjadi cacat.

 

III. ANTARA PERMULAAN DAN AKHIR.

Inilah hidup orang beriman di dunia, dari permulaan percaya sampai mati atau Tuhan datang.

Biasanya semua mendapat kesempatan cukup untuk tumbuh supaya akhirnya jadi paling indah. Jadi hidup di dunia ini adalah kesempatan untuk tumbuh sampai waktunya habis. Ada yang tidak memakai kesempatan ini untuk tumbuh sebab bodoh (tidak mengerti) atau sebab dosa yang membutakan mata hatinya sehingga tidaktumbuh malah terjerumus dalam dosa dan kerusakan. Seperti 10 pengintai, waktu pulang, langsung dengan berani melawan Tuhan dan Musa sehingga dosanya cepat meningkat dan binasa.

Tuhan memberi kesempatan untuk tumbuh, ini suatu kesempatan emas, sebab ukuran kita pada akhirnya akan menjadi ukuran kemuliaan kita di Surga untuk kekal. Jangan sia2kan kesempatan ini, jangan tertipu atau terbujuk oleh segala perkara yang sia2 dan fana. Sebab itu Tuhan selalu mengingatkanuntuk mencari kerajaan Surga dan kebenarannya lebih dahulu, kebutuhan yang fana pasti dicukupi Tuhan. Mat 6:33.

Kesempatan ini tidak ada sesudah kematian atau kedatangan Tuhan II. Sesudah kematian yang berubah hanya sikon kita tetapi tingkat kemuliaan kita tidak berubah. Baik sikon dalam Surga (sesudah pengangkatan, 3,5 tahun di Surga dalam Pesta Kawin Anak Domba, lalu kerajaan 1000 tahun dan Surga Bumi Baru) dan sikon di Neraka, (sesudah Tahta Putih yang Besar dibuang dalam Tasik api untuk kekal). Sikonnya berubah, makin lama makin meningkat yang baik dan yang jahat, tetapi tingkat rohaninya tetap!

Orang yang percaya akan berusaha untuk terus meningkat, dengan hidup berkenan pada Tuhan seperti carang yang lekat pada pokok yang benar. Lebih banyak kita mengerti tentang kebenaran Firman Tuhan, kita akan bisa tumbuh lebih baik sehingga bisa ber-buah2 lebih banyak Mat 13:23 dan tumbuh makin seperti Kristus yang menjadi ukuran kita untuk kekal.

Orang yang tidak sungguh2 hidup berkenan pada Tuhan, itu me-nyia2kan kesempatan emas yang indah ini.

 

  1. PERTOLONGAN DAN JAMINAN DARI TUHAN.

Tuhan sendiri adalah Alfa dan Omega, permulaan dan yang akhir Wah 1:8,11,17; 2:8; 21:6; 22:13. Ini berarti Ia yang menentukan yang permulaan dan yang akhir dengan adil, sesuai dengan rencana-Nya. Kalau kita mau taat kepadaNya, maka kita akan tumbuh terus dengan indah dan cepat dalam umur hidup kita bahkan ada yang bisa mencapai puncak tertinggi dalam hidup ini yaitu seperti Kristus, menjadi sempurna Ef 4:13, Mat 5:48. Dia sanggup, tetapi Dia adil, tergantung dari kita mau taat sungguh2 (termasuk mematikan daging yang melawan Roh, supaya kita bisa taat penuh pada Firman Tuhan dan Roh Kudus). Tetapi Dia sanggup menjamin kita dari permulaan sampai ke akhir Ibr 7:25. Tidak perlu kuatir akan kejatuhan, meskipun hari2 yang akan datang makin jahat, asal kita mau memelihara keselamatan kita dan sungguh2 percaya dan cinta Tuhan, pasti kita akan tetap selamat bahkan tumbuh makin seperti Kristus. Bedanya dengan pengajaran sekali selamat tetap selamat, se-olah2 seperti otomatis, apapun sikap kita akan tetap selamat. Ini tidak benar, sebab tergantung dari kita, kita harus setia sampai akhir. Kalau kita mau, maka pasti kita bisa selamat sampai akhir, sebab Tuhan tahu yang sungguh2 mau, akan disertai Tuhan dan akan tetap selamat sampai akhir. Ajaran yang salah ini, asal permulaannya sungguh2, pasti selamat. Tetapi yang betul kita harus sungguh2 percaya pada permulaan dan tetap mau setia sepanjang hidup kita, sampai akhir, maka dengan pertolongan Tuhan kita pasti bisa tetap selamat sampai ke akhir, bahkan terus tumbuh makin tinggi sesuai dengan sikap dan usaha kita di dalam Tuhan. Sebab itu kita tidak perlu kuatir, sebab Tuhan kita itu Alfa dan Omega yang sanggup menolong orang yang mau sungguh2 setia., akan selamat dan tumbuh terus sampai ke akhir. Jangan sia2kan kesempatan yang diberi Tuhan bagi kita. Kesempatan yang sudah lalu, sudah lewat, yang di-sia2kan tidak bisa kembali, sayang. Tetapi kesempatan yang akan datang ini jangan sampai di-sia2kan, pakai sebaik mungkin, se-penuh2nya.

 

  1. TANDA2 ORANG YANG MEMAKAI KESEMPATANNYA BAIK2.
  2. Sepenuh hati. Luk 10:27. Meskipun kita tidak bisa memakai waktu lebih banyak untuk rohani daripada yang fana (kalau bisa, tentu itu jauh lebih baik dan lebih menguntungkan), tetapi hati kita harus se-penuh2nya untuk Tuhan. Memang rata2 orang beriman harus memakai lebih banyak waktu untuk yang fana (bahkan sampai 90%), tetapi 10% dapat kita pakai untuk Tuhan, asalkan hati kita sepenuhnya untuk Tuhan. Pakai setiap waktu dan kesempatan yang ada untuk mencari perkara2 dari atas Kol 3:1-3.
  3. Terus tumbuh dalam pengertian Firman Tuhan dan taat setiap kali ada yang belum dilakukan dari Firman Tuhan, kita taati dengan segenap hati, sehingga Firman Tuhan menjadi daging Yoh 1:14 dan kita terus bertumbuh makin seperti Kristus.
  4. Terus diperbarui oleh Roh Kudus Tit 3:5 dengan tekun berdoa dalam Roh dan kebenaran 1Tes 5:17, maka kita akan terus diperbarui dan bertumbuh.
  5. Rindukan untuk terus bertumbuh dalam segala segi hidup kita 1Pet 1:15-16. Segi mana yang belum betul, langsung betulkan, misalnya tentang kesabaran, mulut, kesombongan, iri, cinta uang dll. Apa yang sudah kita ketahui, langsung dibetulkan, sehingga kita disucikan dan ditumbuhkan dalam setiap segi yang kurang, yang sudah kita ketahui atau dengan saling menasehati.
  6. Belajar cara2 baru, sesuai dengan Firman Tuhan dan pimpinan Roh Kudus, sehingga kita bisa lebih berhasil dalam pertumbuhan kita. Seringkali ini terjadi dalam pengalaman2 atau pencobaan yang berat tetapi tetap bersandar pada Tuhan. Misalnya murid2 Tuhan waktu ditinggalkan Tuhan, mereka mengalami masa ketakutan dan ancaman yang dahsyat. Tetapi tiba2 Roh Kudus dicurahkan dan mereka sangat dikuatkan serta punya cara baru dalam menghadapi segala macam bahaya dan kesukaran. Dengan baptisan Roh Kudus dan berdoa dalam Roh dan kebenaran, mereka bisa menghadapi kesukaran2 dengan cara yang canggih yaitu dengan berdoa dalam Roh, maka Roh Kudus berdoa syafaat bagi mereka kepada Allah Bapa Rom 8:26-27. Banyak hal baru yang harus dihadapi, tetapi dengan pimpinan Roh Kudus dan terang Firman Tuhan, mereka bisa menghadapi dan menyelesaikan semuanya. Misalnya pengalaman baru di rumah Kornelius, Petrus sudah mendapat visioen dari Tuhan di Joppe, sehingga bisa menerima kegerakan Roh Kudus diantara orang kafir dan menjelaskannya kepada murid2 di Yerusalem. Dengan demikian Gereja mulai tumbuh dari segala bangsa, lahir dan tumbuh dari Yerusalem ke seluruh dunia. Banyak mujizat, tanda2 dan pengertian baru mulai menumbuhkan Gereja mula2.

Begitu juga dalam Gereja akhir zaman, di mana Gereja akan dimatangkan menjadi sempurna juga oleh kegerakan Roh Kudus dalam Hujan akhir yaitu dengan kegerakan pengajaran Firman Tuhan yang makin dalam dan terbuka. Ini akan terjadi dalam masa2 kita sekarang ini. Lebih2 dalam masa penamatan Gereja akhir zaman Firman Tuhan akan terbuka, pencurahan Roh Kudus dalam kegerakan pengajaran Firman Tuhan akan ber-tambah2 dan diteguhkan. Juga tanda2 penggenpan tubuh Kristus global, dengan persekutuan dalam Roh, sehingga tumbuhpersekutuan tubuh Kristus yang seperti Trinitas Yoh 17:21,23 akan terbentuk (mulai dari Gereja2 lokal).

 

  1. PENAMATAN RENCANA ALLAH Y ANG CEPAT SEPERTI KILAT.

Akan terjadi dalam Minggu ke-70 Daniel. Mat 24:27. Dalam masa ini Gereja akan mengalami zaman keemasan Gereja yang berjalan dengan cepat dalam kesucian dan ketertiban yang keras 2Kor 10:6 dan orang2 yang sudah bersedia akan mengalami pertumbuhan yang sangat cepat sehingga timbul 144.000 orang sempurna dan yang lain tumbuh sampai se-tinggi2nyamendekati kesempurnaan, siap untuk ikut dalam pengangkatan yang heran. Orang yang tidak ber-jaga2 tidak akan bisa ikut serta dalam pertumbuhan yang cepat, tetapi jatuh dalam polarisasi Wah 22:11 sehingga terseret dalam dosa, akibatnya mati dalam dosa atau tertinggal. Ini belum terjadi, tetapi waktunya sudah dekat, kita harus bersedia!

 

Sikap kita sekarang.

Kita tidak mulai baru dari permulaan, tetapi berani memulaidalam tingkatan baru yang lebih tinggi, misalnya tingkat permulaan dari kelas 2. Tahun lalu mulai dari kelas 1 dan tahun yang akan datang, mulai baru dalam kelas 3, begitu seterusnya kita bertumbuh setiap kali belajar lagi dari permulaan tingkat yang lebih tinggi lagi.

Jangan kita mulai baru dari tingkat permulaan, tetapi terus meningkat. Setiap kali kita mulai suatu fase baru, kita harus ber-tambah2 dalam semua segi kehidupan kita.

Jangan puas dengan apa yang sudah kita capai, kita harus makin meningkat sesuai dengan pengertian yang kita dapat. Misalnya bertekun berdoa dalam Roh dan kebenaran lalu berjalan dalam Roh dengan kepekaan mendengar suara Roh makin meningkat, sehingga efisiensi pelayanan makin meningkat dalam pimpinan Roh Kudus.

Sebab itu Tuhan terus memberi pembukaan Firman Tuhan yang makin ber-tambah2, supaya kita makin bertumbuh. Baik dalam pembukaan baru yang relatif (berarti baru itu orang2 tertentu, tetapi sudah lama bagi orang2 yang lain, yang sudah menerima pengertian ini lebih dahulu) dan baruyang absolut (pembukaan baru yang memang baru dibukakan Tuhan saat ini, karena waktunya sudah sampai Dan 12:4 dan semua belum menerimanya). Dengan saling sharing (mem-bagi2kan) masing2 kita bisa menerima lebih banyak, semua pembukaan yang relatif dan ber-sama2 menerima pembukaan yang absolut. Sebab itu bertekunlah dalam belajar Firman Tuhan 2 gomer pada hari2 yang terakhir ini, dan saling sharing dalam pimpinan Roh.

Juga kita harus limpah dengan pengurapan Roh Kudus seperti ligabis, (meskipun di luar tugas pelayanan tetap penuh dan dipimpin roh Mat 25:3-4).

Belajar makin meningkatkan pelayanan dalam Roh dengan karunia2 Roh Kudus dan pelayanan jabatan sehingga hasilnya makin meningkat.

Bersekutu dalam Roh, dengan kasih Kristus, dengan pengampunan, bukan dengan kebencian, tetapi dengan tulus,  suci dan kasih, sehingga kekuatannya ber-tambah2 Im 26:8.

Kita semua harus meningkat, supaya bisa makin kuat bersekutu dan tumbuh ber-sama2. Raih dengan kasih Kristus mereka2 yang mau berpisah karena tidak tahan, supaya jangan terhilang dalam polarisasi Wah 22:11.

KESIMPULAN.

Jangan berjalan hanya sungguh2 pada permulaan, atau jatuh bangun, tetapi terus maju dalam pimpinan Roh, sebab Tuhan yang sudah memulai di dalam kita, Dia akan meneruskan sampai pada akhirnya yaitu masuk dalam persekutuan tubuh Kristus.

Tuhan kita adalah Alfa dan Omega, yang memulai dan sanggup menyempurnakan sampai terakhir. Minimum selamat, tetapi berusaha untuk terus tumbuh, bahkan yang mau diolah terus, ada kemungkinan bisasampai dalam kesempurnaan mempelai Kristus.

Jangan kuatir atau ragu2, asal kita mau disucikan dan terus ditingkatkan dalam tingkat yang lebih tinggi dalam setiap segi hidup. Jangan tetap dalam kelemahan atau kesalahan, perbaiki dengan iman, kita sanggup melakukannya di dalam Kristus Pil 4:13. Kalau kita bisa melihat dan mengerti kekurangan dan kelemahan kita itu berarti pasti bisa di dalam Kristus. Dengan anugerahNya kita bisa melakukan apa yang sudah dinyatakan Tuhan pada kita. Pada waktu kita lemah, pada waktu itu kita kuat di dalam Dia 2Kor 12:9-10. Justru pada waktu kita melihat kelemahan kita dengan anugerah Tuhan kita bisa menjadi kuat dan sanggup melakukannya dan bertumbuh lagi 1 tingkat.

 

nyanyian:

Tambahlah langkah,

Tuhan bri anugrahNya

supaya kita berjalan tambah selangkah.