M3847 – Lukas 21:27. Menunggu Kedatangan Tuhan.

SEMUA MENUNGGU.

Seluruh umat Kristen sudah menunggu Tuhan Yesus, dari dahulu sampai sekarng, tetapi Tuhan belum datang, sehingga timbul orang2 yang meng-olok2 yang mengatakan percuma menunggu Tuhan, itu sia2. 2Pet 3:3,4.

Kita memang tidak tahu kapan kedatanganNya, tetapi Tuhan berjanji untuk tidak menunda tetapi mempercepat Mat 24:22. Beberapa orang ber-sungut2 dan tidak peduli lagi dengan kedatangan Tuhan. Tetapi Tuhan Yesus pastiakan datang kembali, kita disuruh ber-jaga2 menunggu hari itu. Seluruh dunia menunggu kedatangan Tuhan yang mulia itu, juga kita Rom 8:22-23.

  1. DUA MACAM KEDATANGAN TUHAN.

Secara praktis ada 2 macam hari kedatangan Tuhan, yaitu:

  1. Kedatangan Tuhan secara pribadi yaitu pada saat kematian, orang yang mati di dalam Tuhan, bertemu Tuhan dan dibawa Allah bersamanya 1Tes 4:14.
  2. Kedatangan Tuhan secara umum untuk semua orang beriman pada hari pengangkatan, orang beriman dari seluruh dunia ber-sama2 bertemu dengan Tuhan Yesus.

Pada prinsipnya kedua ini sama, sama2 bertemu Tuhan muka dengan muka, tetapi ada yang secara pribadi dan lainber-sama2.

Bila saatnya? Sama2 tidak tahu, baik untuk yang pribadi maupun umum (tetapi yang “pribadi” lebih bisa di-kira2, maksimal 100 tahun).

Sebab itu kita harus ber-jaga2. Setiap orang pasti akan mengalami salah satu hal ini, sebab itu semua harus berjaga-jaga, supaya kalausaat terakhir datang, keadaan rohaninya baik, dalam kesucian, bisa masuk Surga dan se-bisa2nya, rohaninya meningkat setinggi mungkin, sebab ini akan menjadi ukuran kemuliaan kita untuk kekal di Surga.

III. SYARAT MENUNGGU YANG BERBEDA.

Jadi bagi setiap orang beriman ada 2 kemungkinan ini dan pasti salah satu terjadi padanya.

Kemungkinan mana yang terjadi? Sebab sama2 tidak tahu kita harus menyediakan dirinya untuk keduanya yaitu untuk kedatangan Tuhan secara pribadi dan umum.

Tetapi prosentasinya bisa berbeda tergantung dari pengertian kita akan tanda2 kedatangan Tuhan secara umum. Kalau tanda2 kedatangan Tuhan secara umum belum jelas, kita lebih banyak ber-jaga2 untuk kematian (Amos 4:12) yaitu kedatangan pribadi. Misalnya 80% dan untuk kedatangan secara umum hanya 20%.

Tetapi kalau kita mengerti tanda2 kedatangan Tuhan secara umum begitu nyata dan kuat, maka kita harus lebih banyak bersedia untuk yang umum ini, paling sedikit 50-50, bahkan kalau yakin Tuhan sudah hampir datang, kita harus bersedia lebih banyak untuk yang umum, misalnya 75-25.

Mengapa kita harus membedakan bersedia untuk kedatangan Tuhan secara pribadi dan umum?

Sebetulnya kita harus sama2 bersedia seperti yang diterangkan di atas. Tetapi kita harus mengerti bahwa bersedia untuk kedatangan Tuhan secara umum (pengangkatan) itu lebih berat sebab kita harus masuk dalam rencana penamatan Allah!

Dalam persiapan secara pribadi, minimum selamat karena percaya Tuhan Yesus dan tetap setia sampai terakhir (tidak hidup dalam dosa, sebab dosa tidak boleh masuk Surga Wah 21:27). Ini sudah cukup dan aman. Tentu kalau bisa meningkat setinggi mungkin (Terus Meningkat Sampai Puncak).

Tetapi untuk masuk dalam pengangkatan (kedatangan Tuhan secara umum) kita masuk dalam proyek penamatan rencana Allah, masuk dalam Minggu ke-70 Daniel yang dahsyat dimana semua memuncak. Syarat minimumnya jauh lebih tinggi, sebab keadaan zamannya sangat jahat. Wah 22:11.

Untuk masuk dalam fase penamatan ini, sebelumnya terjadi polarisasi, yaitu yang suci tambah suci, yang najis tambah najis, sehingga bedanya makin besar, tidak bisa lagi cocok satu sama lain dan terjadi pemisahan antara yang suci dan najis, yang setia dan tidak 1Kor 11:19.

Orang yang main2 akan gugur dalam polarisasi, menjadi makin jahat. Tidak bisa di-tengah2, tidak bisa plin-plan, atau makin suci atau makin najis, harus memilih salah satu dan sesudahnya akan terus meningkat, dalam dosa atau dalam kesucian. Juga hukuman mulai berlaku dalam rumah Allah 1Pet 4:17 sehingga Gereja makin ditertibkan dalam kesucian supaya bisa tumbuh sampai pada kesempurnaan. Setiap dosa dihukum keras seperti dalam Kis 5, 2Kor 10:6. Sebab itu syarat untuk bertahan saja sudah meningkat sangat tinggi. Kalau tidak mau sungguh2 taat dan penuh dipimpin Roh akan gugur. Semua yang suam, jatuh bangun dalam dosa, plin-plan, tidak mau pikul salib, main2, pura2, tidak mau disucikan sampai dalam hati dan pikiran di hadapan Tuhan, semua ini akan gugur dalam dosa dan banyak binasa dalam zaman yang dahsyat ini. Kalau tidak bersedia dengan betul, pasti gugur dan binasa. Syarat minimum untuk bertahan dalam akhir zaman ini cukup tinggi.

Semua orang mengalami ujian akhir ber-sama2 untuk masuk dalam penamatan rencana Allah supaya Gereja menjadi sempurna. Mau atau tidak mau, bersedia atau tidak api ujian itu menyala di seluruh dunia, kena pada semua orang Wah 3:10. Api ujian ini (baptisan api) menyala di seluruh dunia Luk 12:49. Sebab itu orang yang terus jatuh bangun dalam dosa, tidak bersedia dengan betul akan gugur, hanyut dalam dosa atau kena hukuman  dalam rumah Allah, seperti juga dinubuatkan dalam Yez 9:6.

Gereja disucikan, ditingkatkan sehingga bisa ditumbuhkan kepada kesempurnaan, paling tidak terus meningkat dalam kesucian, sebab Gereja harus menghadapi Antikris yang mulai merajalela, menguasai seluruh dunia dalam peningkatan dosa. (Tiga Antikris keluar dalam 3,5 tahun I,menurut Dan 7 dan ia akan menyerang Gereja). Orang beriman harus sudah disucikan dan menjadi kuat, sehingga bisa masuk dalam golongan tubuh Kristus global yaitu Wah 12:1, baru bisa mengalahkan Antikris. Orang yang main2 akan terpisah dalam Polarisasi 1Kor 11:19 dan kena hukum yang keras dalam masa penghukuman rumah Allah 2Kor 10:6, sehingga mereka yang suam atau jatuh bangun dalam dosa akan gugur dan tidak bisa masuk dalam Gereja akhir zaman yang dimurnikan oleh Tuhan. Gereja yang betul tidak lagi campuran dengan orang2 tingkat Halaman, tetapi hanya orang2 dalam tingkat Ruangan Suci Yes 52:1. Gereja Tuhan dimurnikan sehingga tampak jelas bedanya Gereja jalan lebar dan Gereja jalan sempit. Api ujian itu menyala di seluruh dunia dan Antikris termasuk salah satu mata ujian yang harus dimenangkan. Segala macam dosa dan kejahatan meningkat tinggi, juga segala macam bala dan malapetaka (Meterai 1-4, Sangkakala 1-4). Jadi bersedia untuk kedatangan Tuhan secara umum, ujiannya berat, harus meningkat sampai kepada kesempurnaan.

Untuk bersedia bagi kedatangan Tuhan secara pribadi, ujian yang berlaku pada masing2 itu sesuai dengan tingkat rohaninya, misalnya penjahat yang di salib itu ujiannya paling rendah, ia percaya dan selesai, ia lulus. Ayub, Abraham ujiannya tingkat tinggi, masing2 sesuai dengan keadaannya sendiri, dan kalau lulus,  masuk Surga, lalu masing2 menerima tingkat2 kemuliaan yang sesuai dengan keadaan dan tingkatan rohaninya masing2.

Tetapi dalam bersedia atau bersiap untuk kedatangan Tuhan secara umum orang2 harus masuk ujian akhir untuk kesempurnaan.

Kalau tidak bersedia, pasti gugur, sebab ini bukan ujian permulaan tetapi ujian lanjutan. Jadi ujian untuk kedatangan Tuhan secara pribadi adalah ujian pribadi, ujian untuk kedatangan Tuhan secara umum adalah ujian akhir, tingkat untuk masuk kepada kesempurnaan. Sebab itu mereka yang tidak bersedia akan gugur!

Sebab itu kalau kita sudah melihat tanda2 kedatangan Tuhan sudah dekat, harus bersedia untuk kedatangan Tuhan secara umum, harus meningkat terus. Tetapi ini masa yang amat indah. Orang2 yang lulus dalam ujian2 ini (mulai dari polarisasi, masa hukuman rumah Allah, baptisan api dll) akan masuk dalam golongan tubuh Kristus global Wah 12:1 dan akan mengalami masa keemasan Gereja yang amat indah seperti Surga di bumi, penuh dengan kemenangan dan kesukaan yang besar. Lebih2 kalau terus meningkat dan ikut pengangkatan, apalagi kalau menjadi sempurna, itu kesukaan yang amat indah dan mulia untuk kekal!

Orang2 yang dilahirkan pada akhir zaman itu sudah diperhitungkan Tuhan, mereka mendapat kesempatan yang sangat indah. Asalkan ia mau percaya dan taat, Tuhan memberi fasilitas lengkap dan limpah untuk bisa lulus dalam ujian global (baptisan api yang menyala di seluruh dunia). Kalau mau memilih taat akan Firman Tuhan, pasti bisa, sebab semua sudah diperhitungkan Tuhan dan diperlengkapi dengan limpah, lebih2 dengan Hujan akhir yang heran dan pembukaan Firman Tuhan yang lengkap.

 

Ini bedanya bersedia untuk kedatangan Tuhan secara pribadi dan umum. Orang yang bersedia untuk kedatangan Tuhan secara umum, pasti juga memenuhi ujian secara pribadi, tetapi tidak sebaliknya, sebab ujian pribadi, lebih2 yang rendah, tidak akan tahan untuk masuk ujian akhir secara umum.

CARA HIDUP BER-JAGA2 YANG BETUL.

Bagaimana cara hidup ber-jaga2 yang betul? Apakah semua harus jadi full time, hanya berdoa, belajar Firman Tuhan dan melayani? Apakah seluruh harta harus dijual dan dipakai untuk pekerjaan Tuhan seperti dalam Kis 2:44-45 dll ? Firman Tuhan tidak mengajar demikian tetapi seperti Luk 17:34-36.

Semua orang masih hidup seperti biasa, baik yang di ladang, yang mengisar ataupun sesudah bekerja lalu tidur, mereka mengalami saat ini dan ikut pengangkatan sekalipun tetap bekerja seperti biasa! Diantara dan di tengah2orang2 yang hidup dalam keadaan biasa, tiba2 Tuhan datang. Tidak perlu hidup khusus untuk menunggu kedatangan Tuhan dan menjadi full time untuk rohani (kecuali dipanggil Tuhan jadi full time, taatlah). Jangan memaksa diri untuk menunggu Tuhan dengan cara hidup yang salah seperti ini, sebab:

  1. Yang dinilai Tuhan bukan cara hidup jasmani saja, tetapi terutama keadaan rohani yang suci dan mulia di hadapan mata Allah. Seperti Ayub punya usaha besar tetapi rohaninya sangat berkenan pada Tuhan. Ay 1:1,8.
  2. Kita tidak tahu kapan saatnya. Beberapa orang yang percaya akan nubuat palsu atau ramalan2 tentang kedatangan Tuhan, sesudah saatnya lewat dan Tuhan tidak datang dan mereka kecewa, hartanya sudah habis dijual, pekerjaannya (sekuler) sudah ditinggalkan dan hilang, mereka jadi kacau balau.
  3. Meskipun kita masuk sekolah, bekerja dll dalam dunia sekuler untuk nafkah, Tuhan menghendaki kita hidup berkenan pada Tuhan, dalam kesucian sesuai Firman Tuhan. Jangan tunggu kalau Tuhan sudah hampir datang, kurang 3 tahun baru bertobat, pasti kecele dan kecewa, sebab orang2 yang tidak bertobat tidak akan mengerti saat kedatangan Tuhan dan tidak mungkin tiba2 jadi suci dan berkenan pada Tuhan, sebaliknya akan mabuk dalam dunia Luk 5:39, Pkh 12:1 dan meng-olok2 kedatangan Tuhan 2Pet 3:3..

Kita harus jadi umat Tuhan yang suci dan terus bertumbuh sebagai terang dari Tuhan dengan segenap hati, tulus,mulai sekarang, dimana saja, sekalipun dalam pekerjaan sekuler, tetap sungguh2 ikut Tuhan dan berjalan dalam Roh seperti Ayub, Abraham, Daud (jadi raja), Yusuf, Daniel dll. Inilah cara hidup bersedia yang betul, meskipun bukan full time tetapi full heart dan memperkenankan Tuhan dalam hal apa saja, di mana saja dan kapan saja.

APA ARTI MINGGU KE-70 DANIEL.

Beberapa orang dengan mudah berani berkata kita sudah masuk Minggu ke-70 Daniel. Seringkali pendapat seperti ini ngawur.

Masuk Minggu ke-70 Daniel berarti akan terjadi pengangkatan, ini berarti kita semua mengakhiri hidup ini ber-sama2 dan bertemu Tuhan ber-sama2. Orang2 beriman yang bersedia dari seluruh dunia berhenti hidup, bertemu Tuhan (meskipun tidak mati) tetapi seperti orang meninggal(kan) dunia, tidak kembali ke dunia lagi, lenyap dari dunia untuk selamanya. Juga orang yang sudah mati dalam Tuhan bangkit dan bertemu Tuhan ber-sama2. Orang Kristen yang tertinggal, sesudah itu, dalam waktu 3,5 tahun akan dibunuh mati dan habis. Semua orang Kristen yang sungguh2 dan yang tertinggal habis dan lenyap dari seluruh dunia. Ini berarti akhir rencana Allah! Betul! Selesai!

Lalu sesudah hukuman berlaku di atas rumah Allah (diantara semua orang percaya) maka berlakulah hukuman atas seluruh dunia ini. 1Kor 11:32.

Ini berarti seluruh dunia dalam waktu 7 tahun (tidak tiba2 seperti zaman Nuh dan Lot) semua habis, mati, sisanya dibunuh semua dalam perang Harmagedon, di akhir Minggu ke-70 Daniel. (Antikris dan nabi palsu ditangkap dan dibuang kedalam Tasik Api).

Jadi boleh dikatakan 70 Minggu Daniel ini fungsionil artinya sama dengan kiamat, meskipun ini hanya kiamat kecil (tetapi besar bagi manusia) sebab kiamat yang sesungguhnya itu berarti seluruh bumi dan alam semesta dibakar habis sesudah Kerajaan 1000 tahun. Tetapi Minggu ke-70 Daniel bagi manusia sudah berarti kiamat. Sebab itu Tuhan tidak sembarangan menentukan akhir dari sejarah manusia di dunia, tetapi banyak orang yang tidak mengerti dengan enaknya (dan dengan bodohnya) berkata sekarang sudah masuk Minggu ke-70 Daniel. Jangan ngawur dan ditentukan sendiri atau ikut2an dengan beberapa pengkhotbah yang berani (ngawur) dan ikut menyebarkan atau memberitakan berita yang tidak betul!

Dalam Minggu ke-70 mengalir sungai Hades (atau tsunami kematian) dan dalam tempat kematian ini (Hades) yang mati dan masuk ke dalamnya adalah seluruh dunia,mungkin 5-6 milyard orang (banyak!) dikurangi yang ikut pengangkatan kira2 1 sampai 2 milyard dari seluruh dunia (angka inikira2 tetapi mendekati, sebab ada banyak orang yang sungguh2 percaya pada Tuhan Yesus!).

Jadi kita ini harus bersedia menghadap Tuhan Ams 4:12, baik secara pribadi (itu berarti mati) atau bertemu Tuhan bersama dalam pengangkatan. Jadi Minggu ke-70 Daniel itu akhir dari hidup semua orang beriman dan semua orang dosa, hebat, dahsyat. Jangan di-kira2 sendiri, semaunya (atau dengan ngawur), hal ini bisa mengacaukan banyak orang.

Tetapi kita harus bersedia sungguh2 menghadap Tuhan baik secara pribadi waktu mati atau secara bersama waktu pengangkatan, itu prinsipnya sama, berhenti hidup di dunia dan menghadap Tuhan.

Hidup di dunia ini satu2nya kesempatan untuk bisa selamat (dengan percaya pada Tuhan Yesus) dan meningkat dalam kemuliaan abadi di Surga (dengan tumbuh dan terus ber-buah2 bagi Tuhan dengan betul). Sebab itu ber-jaga2lah sebab kita tidak tahu bila hari itu datang, tetapi jangan bernubuat palsu, tetapi sungguh2 sampai bertemu dan menghadap Tuhan.