YS357 – YES 66:23. SEMUA DAGING MENYEMBAH TUHAN

Pendahuluan:

Akhir dari 66 pasal kitab Yesaya diakhiri dengan berkat dan kutuk, pahala dan hukuman yang kekal, istimewa dalam pasal 66 ini. Sebab itu semua harus mencamkan apa akhir dari semua per-buatannya dalam hidup ini, sebab itu menentukan nasib untuk kekal. Kor-bankan apa saja yang bisa dan perlu dikorbankan, sebab nasib dalam hidup kekal itu yang utama dan tidak bisa berubah lagi. Sebab itu kita harus sungguh2 serius memperhatikan hidup kita dari sudut akibatnya dalam keke-kalan.

 

23d. Semua daging (L,B: manusia) akan datang menyembah di hadapan-Ku, kata Tuhan.

Bila ini terjadi? Ini sejak di dalam Surga Lama sampai dalam Kerajaan 1000 Tahun lalu Surga Bumi Baru untuk kekal.

 

Semua daging.

Ini adalah manusia. Sebab manusia terdiri dari daging, yaitu tubuh lahiriah, dan nyawa dan tubuh batiniah, yaitu Roh. Semua makhluk Surga lainnya se-perti Allah Bapa, Roh Kudus, malaikat, Kerub, makhluk hidup, serafim, juga iblis dan setan2, semua adalah makhluk yang tidak punya daging, mereka hanya terdiri dari roh, hanya manusia adalah roh yang punya tubuh daging, punya kurungan atau bagian lahiriah. Jadi tubuh kemuliaan (= tubuh kebangkitan orang benar) itu juga ada daging (tubuh jasmani, lahiriah, orang luar) seperti tubuh Kristus sesudah bangkit, tetapi sempurna tidak bisa sakit, aus, rusak, menua atau mati. Ajaib. Tidak bisa dipikir dengan  pikiran manusiawi yang fana. Gigi2pun tidak lepas, mata tidak jadi rabun atau katarak dst. Tetap bisa makan minum, tetapi tidak mutlak perlu, bisa ada, bisa tidak. Luar biasa! Tidak bisa terpikir dengan pikiran manusiawi atau ilmiah, tidak masuk akal atau mustahil, tetapi ini akan kita alami. Jadi dalam Surga Bumi Baru (termasuk dalam Surga Lama waktu Pesta Kawin Anak Domba dan Kerajaan 1000 tahun) kita memakai tubuh kebangkitan/ kemuliaan, kita bisa ber-ada dalam roh, juga bisa berada dalam daging seperti tubuh kita sekarang atau seperti tubuh Tuhan Yesus sesudah bangkit, tetapi tidak dikuasai oleh hukum2 bumi yang fana, sehingga bisa tembus tembok, bisa naik ke atas tanpa sayap, bisa duduk2 di awan2, bisa jalan2 di dasar laut (sekalipun bernafas, tidak bisa tersedak, tidak bisa sakit atau kecelakaan apapun, luar biasa). Kita akan menikmati kesukaan Surga tanpa dikurangi apapun seperti di dunia ini, sangat indah. Dalam tubuh daging di Surga, kita punya kelebihan seperti Tuhan Yesus, bisa menikmati sukacita dalam tubuh daging. Malaikat dan roh2 lain tidak punya kesukaan dan ke-nikmatan hidup dalam tubuh daging seperti kita dalam Surga; apalagi kita sudah pernah hidup di dunia dalam tubuh fana dengan 1001 masalah, waktu pengangkatan sama sekali tidak ada masalah, betul2 merasa bedanya, sangat indah. Apalagi waktu kemudian masuk dalam Surga Bumi Baru sampai Yerusalem Baru, itu betul2 luar biasa. Juga Bumi Baru dibuat khusus untuk kita manusia yang diselamatkan. Para makhluk roh lain juga bisa menikmati Bumi Baru, tetapi ini dibuat khusus untuk kita, sehingga kita bisa menik-mati: “se-penuh2nya”, mulai dari Kera-jaan 1000 Tahun (yang jauh lebih indah dari Taman Eden) lalu ke Bumi Baru yang luar biasa, ribuan kali lebih indah dari bumi dalam Kerajaan 1000 Tahun. Jadi Bumi Baru itu khusus untuk makhluk yang punya daging, yaitu hanya manusia. Allah sangat kreatif yang merencanakan bagi manusia sampai kekal.

 

Akan datang menyembah.

Dalam dunia, daging ini dikuasai oleh hukum dosa (dan iblis), sebab belum ditebus, menunggu tebus tubuh Rom 8:23, sebab itu daging ini selalu suka dan condong pada dosa dan duniawi, istilahnya adalah menuruti kedagingan. Sebab itu daging harus dimatikan terus menerus Rom 6:6, dikatargeokan, kalau tidak, daging akan menyeret pada dosa Yoh 3:19, sehingga kita terus berbuat atau produksi dosa, sebab menurut daging, tidak menurut Roh Gal 5:16-17. Anak2 Allah harus mematikan daging dan terus dipimpin Roh Rom 8:14.

Dalam Surga, daging itu suci, tidak ada dosa, tidak ada kehendak atau keinginan dosa, 100% bebas dari dosa, begitu indah dan senang. Tetap ada tubuh daging, bisa makan minum, bisa mandi atau berjemur panas dll, hanya untuk menikmati, tetapi tidak bisa sakit, rusak, menua atau mati. Sungguh2 indah kreasi Allah yang Mahatahu dan Mahabesar.

 

Datang menyembah.

Banyak orang merasa menyembah itu wajib, keharusan, harus menyangkal diri, dipaksakan sebab seringkali lebih enak ber-lazat2 dalam daging, jalan2 daripada menyembah Allah atau doa atau kebaktian. Ini bisa dialami selagi masih hidup di dunia dalam daging dosa.

Tetapi di Surga sama sekali tidak perlu menyangkal diri, semua dalam kesucian mutlak, sebab itu semua manusia sangat senang menyembah Tuhan, sebab:

  1. Penuh syukur akan kebaikan Tuhan yang ajaib, bisa bersukacita di Surga untuk kekal dalam kesukaan yang tidak ada batasnya, terus dinikmati.
  2. Kagum2 akan hebatnya kreasi dan kebesaran Allah sehingga kita jadi begitu mulia dan senang untuk kekal. Kalau punya 1 gigi yang bisa tahan 100 tahun saja sudah hebat, apalagi tidak bisa rusak untuk 100 triliun tahun bahkan sampai kekal, dan semua bagian2 tubuh tidak bisa rusak atau mati, kitabetul2 kagum dan penuh sukacita. Kalau kesebelasan sepak bola menang, orang2 satu kota datang me-nyambut begitu kagum dan sukacita, padahal mereka sama sekali tidak dapat bagian apa2, tetapi kita dapat bagian penuh dan menikmati luar biasa untuk kekal, hidup dalam kesukaan tubuh kemuliaan.

Jadi menyembah Allah itu suatu kekaguman, suatu kesukaan dan ucap-an syukur yang terlalu besar dan terlalu indah! Semua yang kita perbuat de-ngan pengorbanan untuk, karena, oleh Tuhan, itu tidak ada yang sia2, men-dapat pahala dan kemuliaan yang kekal Rom 8:16-17. Salib akan diganti makhkota yang menyenangkan dan mulia untuk kekal. Bekerjalah dengan tulus untuk Tuhan.

 

Di hadapan-Ku, kata Tuhan.

Tuhan bukan minta dipuji dan dihor-mati, tetapi ini perlu untuk kita sendiri, supaya  tahu bahwa semua kuasa dan kemuliaan yang kita dapat itu karena Tuhan, bukan karena kehebatan kita sendiri, supaya jangan menjadi som-bong seperti Lucifer yang berdosa dari dirinya sendiri dan binasa.Sebab itu sudah sepatutnya kitaterus mening-gikan Tuhan dengan sungguh2, sehing-ga tidak timbul kesombongan dan iri seperti Lucifer lalu berontak. Kita sudah diuji di dunia, tetapi menurut jalan yang benar, kita masing2 secara spon-tan mau dan bersukacita me-muji2 Tuhan, meninggikan Tuhan, itu yang wajar, yang indah, dan sukacita, sebab semua dari Tuhan datangnya. Putra manusia Yesus sendiri juga menun-dukkan diri kepada Bapa-Nya dan terus taat 1Kor 15:28.

Ada urut2an tingkat yang suci dan kekal, yaitu Bapa adalah kepala Putra dan Putra kepala manusia atau daging yaitu laki2 (orang sempurna, anak laki2 Wah 12:5) dan laki2 kepala atas perempuan dan orang2 suci lainnya sesuai tingkatannya masing2 1Kor 11:3. Semua ini diatur Allah yang Mahatahu, Mahabijak, sehingga ada kesukaan dan kepuasan sampai kekal, sekalipun masing2 berbeda tingkat kemuliaan-nya, sesuai dengan perbuatannya masing2, sebab Allah adil dan mereka kagum akan keadilan Allah dan kebi-jakan-Nya yang tidak terhingga, se-hingga Surga Bumi Baru penuh sukacita dan kepuasan untuk kekal.

 

 

 

23a. Maka akan terjadilah.

Heran, semua yang akan terjadi pada hari2 yang akan datang sampai ber-juta2 tahun, Allah sudah tahu. Kita manusia sangat terbatas, apa yang akan terjadi nanti malam saja kita tidak tahu tepat, hanya direncanakan, kira2, diharapkan dst, tetapi Tuhan tahu lebih dahulu dan Ia dapat mengaturnya dengan sempurna semua yang akan terjadi, misalnya kita mengatur acara kebaktian rutin atau istimewa, biasa-nya dengan berharap pada Tuhan, semua bisa berlangsung dengan baik, tetapi tidak jarang berubah drastis seperti kena gempa dan malapetaka lain. Tetapi Allah menguasai semua hal2 yang akan datang 100%, luar biasa, kita kagum2 dan menyembah Dia terus-menerus tidak habis2nya.

 

23b. Dari 1 bulan baru sampai kepada (bulan baru) yang lain,

Mengapa ada periode2 bulan baru setiap kali. Apa Surga tidak kekal, sebab ada bulan dan tahun? Tetap kekal, tetapi kekekalan itu tidak kosong, te-tapi terus diisi dari hari ke hari, minggu ke minggu, bulan ke bulan, tahun ke tahun.

Apa masih ada tanggalan di sana? Dari ayat ini ternyata ada, tetapi tidak seperti di dunia. (itupun kita sering lupa). Allah punya patokan tanggalan yang kekal. Di Surga Bumi Baru, setiap bulan pohon Hayat mengeluarkan 1 buah baru, begitu tahun demi tahun Wah 22:2. Ada patokan waktu tetapi otomatis, sebab Allah Mahatahu juga semua orang dalam Surga mengerti dengan tepat, tetapi otomatis tanpa meng-ingat2. (Sama seperti mengingat nama orang beberapa milyard kita bisa lakukan dengan mudah, pasti ada nama yang sama, tetapi ada tambahan dan kombinasi yang bisa dipakai untuk miliaran orang. Begitu juga untuk tanggalan).

Mengapa perlu ada patokan waktu? Sebab:

  1. Setiap saat ada hal2 yang betul2 baru, seperti buah baru dll, terus-menerus sampai kekal, betul2 baru, bukan barang lama.
  2. Baru itu tidak sama, setiap periode selalu ada hal2 baru yang indah, sehingga makin lama kitamakin ber-tambah2 dalam keindahan Surga terus menerus untuk kekal.
  3. Tuhan juga punya rencana2 yang indah untuk hari2 yang akan datang. Kekekalan itu tidak kosong dan sama terus, selain diisi dengan perkara2 baru, selalu ada rencana baru setiap kali, luar biasa. Rencana baru untuk lebih kurang 1-2 milyard orang selamat dalam Surga (ini kira2, masih harus cari ayat untuk peneguhannya, tetapi supaya kita tahu, bahwa ini untuk orang banyak, paling tidak ratusan juta, banyak dan sangat indah).

Masing2 kita juga punya daya kreasi sendiri2, jauh lebih dari yang ada di dunia. Juga pasti ada kelompok2 yang teratur dalam seluruh Surga Bumi Baru. Bayangkan Yerusalem Baru yang “kecil” itu seperti kubus, panjang sisinya itu  12.000 Setadi (lebih kurang = 2400 Km, Anyer-Panarukan itu 1.000 Km, + 3 kali Surabaya-Jakarta), apalagi Surga Bumi Baru, tidak terhingga besarnya; kalau perlu Allah bisa membuat ribuan Surga Bumi Baru lagi. Semua diatur dengan sempurna dan jarak bukan soal ditempuh dalam sekejab dan seluruh Surga Bumi Baru diketahui bersamaan oleh Allah danoleh semua pikiran kita, luar biasa!

Setiap bulan ada buah baru, nyanyian baru (bahkan lebih lagi) peristiwa baru, acara baru dsb, luar biasa. Malaikat2, Kerub, Serafim, orang2 tebusan yang seperti Kristus dan Bapa, Putra, Roh Kudus membuat acara dan pesta raksasa di Surga Bumi Baru, betapa indahnya dan acaranya selalu baru, luar biasa, indah! Kalau kita punya pameran di dunia (apalagi pameran Alkitab seperti Wahyu, akhir zaman, tabiat dll) itu sudah sangat mengagumkan, apalagi pameran dan upacara Surga itu sungguh2 sangat Mahamulia. Ini bukan cerita fantasi, tetapi benar2 akan terjadi dan ber-bahagialah orang2 yang akan meng-alaminya dalam kesukaan ilahi yang top, sangat menyenangkan dan setiap bulan ada lagi! (kalau ada pameran angkatan perang itu sangat menga-gumkan dan menggetarkan hati, juga pameran mobil, pameran alat2 yang baru dll, apalagi di Surga, sangat2 indah, jangan tukar dengan kesukaan dosa yang sementara, rugi total. Lebih2 dibandingkan dengan di Neraka dan Tasik Api yang hanya penuh derita (diceritakan dalam ayat 24 sesudah ini) begitu mengerikan, terus ada siksaan2 baru dan terus sampai kekal, sebaliknya dari di Surga Bumi Baru. Begitu indah Surga Bumi Baru yang diciptakan Allah untuk kekal.

 

23c. dan dari Sabat sampai kepada (Sabat) yang lain.

Sabat berarti perhentian. Allah juga punya Sabat dalam Surga Kej 2:2. Allah tidak berubah, semua sistem dan cara2nya sempurna. Jadi ada hari kerja dan hari istirahat. Ternyata di Surga Allah juga bekerja dan ada istirahat setiap Sabat. Waktu menciptakan bumi selama 6 hari, tampaknya itu suatu pekerjaan dan hari ke-7 istirahat. Tentu kita di Surgajuga demikian. Mengapa harus kerja? Kita tidak nganggur, masih akan ada proyek2 besar di Surga, bah-kan mega proyek untuk ratusan juta (miliaran) manusia di Surga dan untuk malaikat2 dll. (Juga kita menciptakan binatang2 bagi kesukaan kita, sehingga seperti anjing yang manis, burung2, ikan lumba2 dan segala macam bina-tang dan pohon dan bunga2, sangat indah). Mungkin ada lomba merakit bunga dan binatang (pawai bunga) yang isinya adalah mengucapkan syu-kur, me-muji2 Tuhan dan menyembah Allah. Mungkin dengan  parade kem-bang dan akrobat binatang, yang bisa melompat ber-sama2 berbentuk tulis-an Haleluyah dan ribuan kreasi baru lainnya, luar biasa. Semua ini dengan ciri2 Surga Bumi Baru yang sempurna, bukan dengan sifat2 dunia yang terbatas, sangat indah.

Tetapi pada hari Sabat ada per-hentian yang asyik, ekspresi dari semua orang dalam segala tempat di seluruh Surga Bumi Baru, penuh syukur, sukacita, kepuasan, nyanyian, penyem-bahan, betul2 fantastis suatu ibadah dan penyembahan pada hari Sabat di Surga yang tidak ada dosa, kerusakan atau celaka (kematian). Begitulah kita bergembira dan bersukacita senantiasa di hadapan hadirat Tuhan dari hari ke hari, Sabat ke Sabat, bulan ke bulan, tahun ke tahun setiap saat sampai kekal, luar biasa, indah, gilang-gemi-lang yang tiada terkatakan.

 

KESIMPULAN.

Jangan mau ditipu iblis dengan surganya iblis di dunia yaitu kesukaan dosa yang sesaat Ibr 11:25, lalu pahit, kosong, gelisah, tiada sejahtera dan ketakutan terus-menerus dalam dunia yang betul2 celaka, sebab ini adalah Neraka yang menyala dalam dosa orang2 di dunia. Memang api dan suasana celakanya kecil, tetapi bisa terus ber-tambah2 makin besar sampai puncak2nya dalam Neraka yang betul dan kekal. Memang Neraka dimulai di dunia dalam dosa. Yudas tidak tahan dengan penderitaan batin sebab dosa2nya, yaitu mengkhianati dan membunuh Gurunya. Ia sudah merasa-kan Neraka di dunia dan tidak bisa menahan derita, tuduhan, sengsara, kepahitan dan kegelisahan dalam hati-nya sehingga iblis terus mendorongnya untuk bunuh diri, sebab kalau mati 100% dikuasai iblis untuk kekal, sta-tusnya tidak bisa berubah lagi. Sebab itu jangan tertipu dengan ajakan atau dorongan bunuh diri, justru itu mem-buat pahit dan celakanya langsung diteruskan dalam puncak2 penderitaan dalam Neraka kekal.

Memang Neraka dimulai dari dosa2 kecil dalam hati selagi di dunia, yang makin lama makin membara dan membakar sampai masuk dalam Neraka kekal.

Orang yang bertobat dan hidup dalam Kristus,  bisa mulai merasakan Surga sejak di dunia, dalam Kristus, maka ia akan terus mengalami sukacita air Hayat Surgawi dari dalam hati Yoh 4:4, 7-38 terus makin lama makin da-lam sampai tenggelam dalam kesukaan Surga yang begitu heran dan makin dalam, dan ini akan bersambung dalam Surga Bumi Baru. Ini yang disediakan Allah denganbegitu bergairah se-olah2 Dia yang butuh, padahal untuk faedah kita.

Kita yang sudah masuk Surga di dunia dalam Kristus, juga perlu me-nolong orang lain sampai masuk Surga di Bumi dalam Kristus. Kerjakan dengan penuh belas kasihan seperti ibu yang mati2an berusaha memberi makanan buat anaknya, se-olah2 untuk kepen-tingannya sendiri, tetapi sebetulnya untuk kepentingan anaknya. Jiwa2 yang kita menangkan menjadi makhota dan kesukaan kita.

 

Nyanyian:

(Lagu: Satu kali akan ada)

 

Mulai s’karang sudah

ada hari senang buat saya,