YS347 – YESAYA 66:1-3. KESESATAN YANG MENGACAUKAN (AKHIR ZAMAN)

YES 66:1. TUHAN SANG PENCIPTA.

1a. Demikianlah Firman Tuhan, Surga adalah tahtaKu dan bumi adalah tumpuan kaki-Ku.

Ada orang membuat perkara2 besar bagi Tuhan se-olah2 membuat istana menurut kehendaknya sendiri. Itu se-mua tidak akan memperkenankan Tu-han sebab menurut kehendaknya sen-diri. Sekalipun yang dibuat tinggi besar, hebat, megah, itu belum apa2 bagi Al-lah, apalagi kalau bertentangan dengan kehendak dan Firman Tuhan. Sekalipun membangun istana besar, Tuhan bisa berbuat jauh lebih besar. Yang Tuhan kehendaki adalah manusia itu berto-bat, hidup benar dan melakukan Fir-man Tuhan sesuai kehendak Tuhan. Hanya menuruti kehendak manusia sendiri, itu tidak cukup, sangat terba-tas, sebab dari dirinya sendiri manusia itu hamba dosa, hamba iblis, tidak mungkin memperkenankan Tuhan. Te-tapi kalau bertobat dan mau dipimpin Roh, ia bisamelakukan kehendak Tu-han, dan itu yang benar.

Belajar taat pada Firman Tuhan, itu yang terbaik, itu yang sesuai kehendak Allah, yaitu:

  1. Kita harus benar di hadapan Allah. Jangan ada dosa dan hal2 keji yang tersembunyi, harus mati lepas dari dosa dan MAK DSY.
  2. Ber-tanya2 akan Tuhan 1Taw 16:11 dan cocokkan dengan kehendak Tuhan, itu yang berkenan pada Tuhan. Seka-lipun miskin, orang biasa tetapi ber-kenan pada Tuhan, itu lebih indah da-ripada korban dan persembahan dah-syat, tetapi hidupnya tidak berkenan pada Tuhan Pkh 4:13,17. Allah tidak memilih menurut ukuran kebesaran manusia, tetapi menurut kebenaran yang sesungguhnya, yaitu Firman Tu-han Yoh 17:17. Sebab itu Daud yang sederhana dipilih Allah lebih daripada kakak2nya yang gagah dan berkedu-dukan. Juga Yusuf-Maria sekalipun orang miskin dipercayai proyek global, universal yaitu melahirkan dan meng-asuh Juru selamat dunia! Juga Lazarus dibandingkan orang kaya yang megah Luk 16:25; 12:21. Tuhan yang adil, juga memilih yang kaya dan pintar seperti Paulus, Kornelius, Filemon dll asal mau taat pada Firman Tuhan. Taat itu lebih daripada korban 1Sam 15:22, Yak 1:22,23. Bukan berarti korban tidak berguna, tetapi harus sesuai kehendak Tuhan, sebab itu belajar kepada Kris-tus, yaitu Firman Tuhan baik2 Mat 11:29, sebab patokan hidup yang ber-kenan pada Tuhan itulah Tuhan Yesus, seperti Kristus 1Kor 11:1. Kalau kita mengerti Firman Tuhan, kita tahu mana yang betul dan dengan yakin mau melakukannya, itu hidup yang ber-kenan pada Tuhan. Mengerti Firman Tuhan itu seperti pedang tajam yang bisa memisahkan antara nyawa dan roh (binatang itu ada nyawa yang hidup, tidak ada roh, ini menunjukkan tabiat kebinatangan dan roh itulah seperti Allah itu Roh, berkenan pada Tuhan Ibr 4:12). Orang yang mengerti Firman Tuhan dalam pengurapan Roh Kudus (tulus, Roh Kudus menolongnya) akan bisa membedakan keinginan yang betul dan salah antara kehendak da-ging dan Roh, lalu taat akan kehendak Roh, itu berkenan pada Tuhan.

1b. Dimanakah rumah yang kau bangunkan untuk Ku? Dan dimanakah tempat perhentianku?

Tuhan mengerti kemampuan manusia terbatas dalam banyak hal. Yang pen-ting hatinya mau memilih Tuhan Luk 12:57, Yus 24:15 dan mau taat dengan segenap hati akan kehendak Tuhan, tidak mendua tetapi Tuhan di atas se-gala2nya Mat 6:24. Se-penuh2nya taat pada Tuhan, tidak ada illah (allah) yang lain yang ditaati lebih dari Tuhan. Kalau orang kecil atau orang besar mau taat pada Tuhan dengan segenap hatinya, Tuhan berkenan sekalipun orang besar atau kecil seperti Lazarus dan Yusuf-Maria, itu sangat indah dan mulia di hadapan Tuhan.

Kita bisa membuat Tuhan kerasan

tinggal dalam kita dan ada dalam per-hentian, senang, tidak susah, gelisah karena melihat dosa umatNya, yaitu kalau kita mengerti kebenaran Firman Tuhan (bisa membedakan) dan mau ta-at dengan segenap hati. Bahkan Tuhan akan menolong orang2 seperti ini, se-hingga menjadi orang yang berkenan padaNya seperti Daud Kis 13:22. Ja-ngan orang besar tetapi menyakiti hati seperti Achab, Herodes. Juga Yosafat orang baik dan mengerti, tetapi menu-ruti daging, dengan kehendaknya sen-diri bersehati dengan Achab, itu jelek dan jahat di hadapan Tuhan 2Taw 19:2.

YES 66:2. TUHAN ADIL.

2a. Sebab semua perkara ini sudah dibuat oleh tanganKu dan semua perkara ini sudah ada, kata Tuhan.

Sebelum manusia berusaha ini dan itu Tuhan sudah selesai menciptakan Sur-ga (tahtaNya) dan bumi, alas atau tum-puan kakiNya. Sebelum kita bisa ber-buat sesuatu, Tuhan sudah berbuat yg terbesar dan termulia, bahkan melihat Surgapun kita belum pernah, padahal itu sudah jadi dengan lengkap dan sempurna. Sebab itu lebih baik percaya saja dan taat akan FirmanNya, sebab Allah hendak mengolah kita menjadi indah, bahkan supaya tumbuh sampai seperti Dia sendiri. Taat saja kepada FirmanNya. Dalam segala problem kita, tanya Tuhan 1Taw 16:11 sampai me-ngerti (belajar) dan taat, pasti hasilnya terbaik dan berkenan pada Tuhan.

2b. Tetapi pada orang ini, Aku akan melihatnya, bahkan pada mereka yang miskindan rohnya hancur dan gemetar pada FirmanKu.

Tuhan tidak membedakan orang Rom 2:11. Sebab itu siapa saja asal mau sungguh2 berkenan padaNya, pasti untung dan terpelihara, bahkan diang-kat Tuhan seperti Daud, Yusuf dll orang kecil (juga orang besar yang bertobat seperti Matius, Zakheus dll) tetapi hati-nya berkenan pada Tuhan. Musuh yang besar2 hendak menghancurkannya, te-tapi mereka tidak akan menang, justru orang2 yang berkenan pada Tuhan, ini-lah yang menang seperti Daud, Simson (mula2) dll. Prinsip ini tetap sampai se-lama2nya; sebab kalau kita di pihak Tuhan, taat akan Firman Tuhan, jangan kuatir Rom 8:31, sebab ada banyak hal2 dahsyat dari iblis atau kaki ta-ngannya yang akan datang di akhir zaman ini. Apalagi pada penutupan rencana Allah yang terbesar, dalam Minggu ke-70 Daniel, dosa dan keja-hatan akan sangat meningkat dalam se-gala segi hidup Wah 22:11, Tuhan akan melihat. Kalau seorang hidup benar, Tuhan akan ada di pihaknya, biarpun orang kecil dan miskin dan tidak berarti dalam dunia ini, yaitu orang yang roh-nya hancur Maz 34:19; 51:19. Ini orang yang sungguh2 bertobat dan tidak keras hati. Ini orang2 yang mau jatuh pada batu sehingga hancur, tetapi yang keras hatinya akan dihancurkan oleh batu ini sampai hancur Mat 21:44. Ini orang yang mau menyangkal diri, menghancurkan kedagingan dan taat akan Firman Tuhan, Tuhan akan peliha-ra dan menjadi orang2 yang berke-menangan, sekalipun di hari2 yang sulit pada akhir zaman. Belajar taat akan Firman Tuhan. Ini orang yang berkenan pada Tuhan, selalu taat akan Firman Tuhan, bahkan gemetar pada Firman-Nya. Orang yang takut akan Tuhan yai-tu Firman itu menjauhkan dirinya dari semua yang jahat dan itu berkenan pada Tuhan Ams 3:7; 16:6; 22:3. Tidak berani melawan Firman Tuhan, tetapi taat, itu orang yang berbahagia Luk 21:28. Daud adalah orang yg berun-tung dalam segala jalannya sebab cinta & taat akan Firman Tuhan. Maz 1:3-4.

Dalam proses kedatangan Tuhan yang seperti kilat Mat 24:27, semua diselesaikan dengan kilat, dengan ke-tertiban yang sangat tinggi 2Kor 10:6 sehingga dalam waktu yang ideal (se-perti contoh Putra manusia Yesus yang menyelesaikan semua pelayananNya dgn baik sampai sempurna dalam 3,5 tahun), orang2 akan tumbuh dengan cepat kepada rencana kesempurnaan Allah. Tetapi juga dalam saat2 ini, dosa dan kejahatan akan meningkat luar biasa, sehingga keadaan menjadi jelek dan berbahaya bagi rohani dan jas-mani, tetapi orang yang disertai Tuhan akan menang bahkan tumbuh maksi-mal; 3,5 tahun I Minggu ke-70 Daniel akan menjadi medan pertempuran yg dahsyat antara gelap dan terang, tetapi yang bersedia justru akan menang, lulus dan tumbuh dengan cepat. Mere-ka yang tidak bersedia akan menjadi korban dalam medan pertempuran yang paling dahsyat ini Mat 24:42.

YES 66:3. TIDAK BISA MEMBEDAKAN DAN MENJADI KACAU DAN SESAT.

3a. Ia yang membunuh lembu, merasa seperti membunuh orang.

Membunuh lembu baik untuk korban atau untuk dimakan itu bukan dosa dan tidak pernah disalahkan Tuhan. Itu sa-ngat berbeda dgn membunuh orang, itu dilarang oleh Allah dlm Firman-Nya.

Ini jelas orang yang kacau hatinya, bingung sebab tidak bisa membedakan mana yang jahat dan yang baik.

Mengapa sampai bingung? Dalam masa2 yang sulit atau ribut, orang yang tidak bersedia, tidak mengerti kebe-naran Firman Tuhan dan tidak bisa berdoa (supaya bisa hidup penuh dan dipimpin Roh) akan bingung dalam menghadapi banyak hal apalagi yang baru, yang aneh, yang jahat sehingga tertuduh.

Tidak bisa membedakan yang betul dan salah akan mudah tertipu dan ter-sesat oleh orang2 apalagi oleh ajaran2 yg sesat dari setan dan kaki tangannya. Sebab itu baik dewasa, apalagi anak2 yang masih bodoh tidak punya penger-tian yang cukup, belum matang, akan mudah ditipu dan disesatkan begitu banyak hal2 yang jahat dan menye-satkan. Sebab itu semua orang, besar-kecil harus belajar limpah Firman Tu-han (2 gomer Kel 16:22 seperti Elia, meskipun nabi, tetap perlu Firman Tuhan dobel, juga doa dengan limpah 1Raj 19) sehingga oleh pimpinan Roh Kudus dan kelimpahan Firman Tuhan kita bisa membedakan dengan tepat antara daging dan roh, yang dosa dan suci Ibr 4:12. Penyesat2 yang pintar bicara bisa memutarbalikkan kebenar-an Firman Tuhan dengan akalnya bah-kan dibantu iblis, sehingga menyesat-kan dan membinasakan orang 2Pet 3:16. Jangan tergantung orang lain, se-tiap kita masing2 harus bisa hidup suci, penuh dan dipimpin Roh dan tumbuh dalam pengertian Firman Tuhan selu-ruhnya 2Pet 3:18. Banyak orang dise-satkan sebab tidak mengerti kebenaran Firman Tuhan Ef 4:14.

3b. Ia yang mengorbankan seekor domba seperti memotong leher anjing.

Babi dan anjing adalah binatang haram, tidak boleh dikorbankan 2Pet 2:22, Wah 22:15, Mat 7:6. Domba adalah bi-natang halal, bahkan Tuhan Yesus di-sebut sebagai Anak domba Allah Yoh 1:29. Tidak bisa membedakan yang se-perti Kristus dan yang seperti iblis, campur baur. Lebih2 dengan komuni-kasi dunia yang begitu limpah dengan berita, ajaran, film, pengalaman2 dosa dll, sehingga sulit membedakan mana yang seperti Kristus (domba) dan mana yang seperti iblis (anjing), sebab tidak mengerti kebenaran Firman Tuhan. Se-bab itu, lebih2 di akhir zaman, kita mutlak perlu tumbuh dalam pengertian Firman Tuhan bahkan dalam seluruh Alkitab Kis 20:20,27.

Anjing adalah orang beriman yang kacau balau karena kurang mengerti atau karena tidak bertobat, menuruti hawa nafsu kedagingannya 2Pet 2:22. Perkara2 dosa dan keji yang sudah dimuntahkannya dijilat kembali. Apa yang sudah dibuangnya, dianggap najis karena itu tidak berkenan pada Tuhan dan keji, tetapi sesudah sesuatu waktu, apalagi ditipu oleh pikiran sesat dan ha-nyut dalam pergaulan yang salah (1Kor 15:33) akhirnya jadi tidak apa2, bahkan indah, lezat lalu dijilat, dinikmati kem-bali, ini anjing di hadapan Allah. Orang2 seperti ini tidak boleh masuk Surga, ia tinggal di luar Wah 22:15.

3c. Ia yang mempersembahkan suatu korban makanan, se-olah2 ia mempersembahkan darah babi.

Korban makanan itu hidup yang sesuai dengan Firman Tuhan, itu yang ber-kenan pada Tuhan seperti korban sa-jian atau makanan.

Dalam Wasiat Lama babi itu haram Im 11:7, Ul 14:8. Darah itu menunjuk-kan nyawa atau hidupnya. Ini bukan saja perkara2 yang najis, tetapi sampai jiwanya adalah jiwa yang haram. Se-harusnya hidup menurut Firman Tuhan tetapi sekarang hidup menurut jiwa kebinatangan, dalam perkara2 yang haram. Begitu banyak dalam pergaulan (lebih2 dalam medsos) ada pengaruh yang begitu dahsyat bahkan rata2 mengikat sehingga sangat merusakkan orang2 yang terikat ini. Ini hanya bisa dinetraliser dengan salib (mau mema-tikan daging) lalu limpah Firman Tuhan dan selalu penuh dengan pimpinan dan kesukaan Roh Kudus sehingga bisa mencegah segala air bah ajaran yang salah, lebih2 dalam Minggu ke-70 Daniel Wah 12:15. Kalau tidak bisa ter-bang dengan 2 sayap burung Nazar (Firman Tuhan dan Roh Kudus) dan bersekutu dengan tubuh Kristus, maka akan dihanyutkan sehingga timbul banyak kejatuhan 1Tim 4:1. Perlu saling menguatkan dalam tubuh Kristus. Ja-wab semua pertanyaan dari anak2 sampai dewasa dan tua, berikan kebe-naran Firman Tuhan, ini obat dan terang bagi jalan kita Maz 119:105.

3d. Ia yang membakar dupa, se-olah2 ia memberkati berhala.

Membakar dupa bagi Tuhan itu betul (oleh imam2), tetapi se-olah2 mereka itu memberkati (menyembah) berhala. Begitu kacau. Membakar dupa dalam Bait Allah itu adalahupacara yang betul, tetapi ternyata jadi penyembahan ber-hala. Begitu beberapa orang,sekalipun beribadah, mereka justru menyembah berhalanya. Misalnya ibadah, bahkan berdoa dan puasa, minta berkat Tuhan,  tetapi ternyata mereka menyembah berhala mammon, ini keji di hadapan Tuhan. Contoh lain, mereka beribadah dan pelayanan, tetapi ternyataberbuat perkara2 yg najis dalam hidup bujang dan nikahnya dengan alasan bersekutu dalam kasih Kristus, tetapi ini berse-kutu dalam kesukaan hawa nafsu; Be-gitu juga dalam ibadah dan pelayanan, dalam persekutuan yang akrab, ternya-ta mereka penuh dengan kebencian, ter-pecah2 jadi golongan2 penuh kedu-niawian dll. Ini terjadi dalam perseku-tuan dengan akrab di dalam Gereja. Iblis itu licin, lihai, penipu dan penye-sat, sehingga akhirnya Gereja yang tidak penuh dengan Roh Kudus dan Firman Tuhan, menjadi Gereja jalan lebar dan iblis bertahta di dalamnya, penuh dengan ajaran2 iblis, juga ajaran Balhum dan Nikolai sehingga Gereja2 (lebih2 pada akhir zaman) menjadi Gereja Pergamus, Tiatira, Laodikea dan Sardis. Memang sementara ini masih campuran, tetapi makin lama makin homogen dalam dosa atau dalam kesucian. (Polarisasi Wah 22:11). Kalau tidak cukup pengajaran Firman Tuhan yang dalam, akan mudah ditipu dan disesatkan iblis dan kaki tangannya. Tetapi orang2 yang tumbuh dalam kesucian juga makin banyak!

3e. Ya, mereka memilih jalannya sendiri dan jiwanya bergemar di dalam kekejiannya.

Kalau tidak lahir baru, tetap orang lama sekalipun ke Gereja. Sekalipun sudah lahir baru, sebab kita masih hidup dalam tubuh daging, kalau daging tidak dimatikan terus menerus Rom 6:6, ma-ka daging akan makin hidup, kuat Rom 13:14 dan daging akan menyeret dalam perkara2 hawa nafsu Rom 7:17-26. Se-bab itu Tuhan berkata, kalau mau men-jadi murid Kristus, masih mau masuk Surga, harus menyangkal diri dan pikul salib setiap hari sampai mati (atau menjadi sempurna). Salib itu bukan hanya satu kasus, tetapi rutin, sampai mati atau Tuhan datang! Putra manusia Yesus juga bergumul untuk mematikan daging sampai saat terakhir, baik di Getsemani dan sampai di Golgota, taat sampai mati Yoh 19:30, Pil 2:8, Mat 26:39. Tubuh daging ini jelas menarik dengan kuat kepada kedagingan, dosa dan semua perkara2 dari bawah dari iblis. Kalau tidak dimatikan pasti roha-ninya mati.

Jiwa manusia bergemar dalam ke-kejian Yoh 3:19, sebab daging dilazat-kan dan dihidupkan Rom 13:14 dan kesempatan untuk ini banyak. Kadang2 sulit dicegah, pergaulan masuk lewat medsos yang pintu gerbangnya terbuka lebar. Semua ini harus terus menerus disalibkan, dimatikan. Jangan kembali dalam dosa Gal 5:1, Yoh 8:36.

Tetapi jangan lupa ada banyak orang beriman yg mau hidup suci da-lam kesukaan dari Roh dan tumbuh terus dalam kesucian Allah. Nubuat dan rencana Allah pasti digenapi. Keduanya (gelap dan terang) akan digenapi. Orang2 yang hidup dalam kesucian dan masuk rencana Allah yang mulia juga makin banyak ber-tambah2. Jangan tertipu sehingga disesatkan dan dija-tuhkan iblis dan dosa. Penyangkalan diri, peperangan ini kalau menang, mahkotanya sangat indah, sukacita dan bahagia di dunia, apalagi dalam fase terakhir sangat indah (seperti Surga di bumi, 3,5 tahun sebelum pengangkatan dan masuk golongan 1551 / 144) ,lalu masuk dalam kesukaan kekal yg sangat indah.

KESIMPULAN.

  1. Yang penting bukan perkara2 besar di dalam dunia, tetapi hidup yang ber-kenan pada Tuhan. Sekalipun orang biasa, tetapi mau menyangkal diri, tidak keras hati dan taat akan Firman Tuhan, ia akan mengalami rencana Allah yang besar dan mulia!
  2. Kekacauan akhir zaman, lebih2 da-lam ajaran2 yang keliru, sehingga ba-nyak orang tidak bisa membedakan yang suci dan najis, yang betul dan salah, yang sesuai Firman Tuhan atau sesuai iblis, bahkan iblis terus bekerja dalam Gereja akhir zaman sampai be-berapa menjadi sesat. Perlu limpah pengurapan dan pimpinan Roh Kudus dan tumbuh dalam kelimpahan Firman Tuhan, dan banyak bersekutu untuk saling menasehati dan menguatkan dan tumbuh dalam pelayanan tubuh Kristus yang suci.

Hati2 dgn serangan2 yang menye-satkan lewat medsos dan cara2 dunia-wi lainnya. Roh Kudus dan Firman Tu-han dalam tubuh Kristus sanggup me-nyelamatkan dan menumbuhkan kita masuk golongan yang paling indah dari akhir zaman ini (1Kor 15:51, 144).

 

Nyanyian: Berachah no 127

FirmanMu p’lita bagi kakiku.

 

koor:

Di setiap langkah mengerti FirmanMu

dan taat di jalanMu

Roh Kudus memimpin sesuai FirmanMu

dalam rencanaMu yang mulia.