YS341 – YESAYA 64:9-12. ISRAEL RUSAK KARENA SALAHNYA SENDIRI

Ringkasan Yes 64:8.

Tuhan Penjunan, kami tanah liat, me-ngapa hasilnya buruk demikian? Ini bukan buatan Allah, ini buatan iblis. Allah hanya membuat yang bagus2 sejak dahulu Kej 1:31, sebab semua itu tergantung kita, apakah mau menyerah dan taat, baru bisa jadi baik, kalau tidak mau akan jadi menurut kehendak kita sendiri atau yang sering, dibentuk daging dan iblis jadi rusak seperti ini. Jadi kerusakan berat yang sekarang ini bukan salah Tuhan, tetapi salah umat Israel sendiri!

 

YES 64:9. JANGANLAH MENGINGAT SALAH UMATMU.

 

YES 64:9a. Janganlah terlalu murka

o Tuhan,

Kalau Tuhan marah, Tuhan Hakim yang adil tidak pernah salah. Jangan sekali2 menyalahkan Tuhan, itu dari pikiran cupet orang itu sendiri dan daging dan ditipu iblis. Dia tidak pernah salah, selalu ada sebabnya! Yunus masuk perut ikan, kalau menyalahkan Tuhan, ia akan mati menjadi tahi ikan. Untung Yunus bertobat dan masih selamat sekalipun mustahil.

Simson untung bertobat sehinga dalam kesempatan terakhir, ia masih bisa taat satu kali lagi meskipun dalam keadaan sekarat (mau mati). Jangan salahkan Allah, tambah celaka dan binasa!

 

YES 64:9b. ataupun mengingat kesalahan (kami) untuk selamanya.

Kesalahan yang tidak dibereskan (ber-tobat sungguh2 dan dibereskan) akan tetap diingat, menyala di hadapan Tu-han, tidak ada kadaluarsa, sekalipun sudah sejak dosa Adam Hawa sampai sekarang, sekalipun sampai ribuan tahun. Tetapi orang yang segera ber-tobat sejak ia (di) sadar (kan), apalagi kalau masih dalam pikiran, langsung dosanya hilang dan sama sekali tidak diingat Allah lagi, sebab ditutup darah Yesus! Tanpa ini tetap diingat, ka-panpun apalagi dosa besar, bahkan yang kecilpun tetap teringat, sebab itu segera bertobat Ibr 3:15, Tuhan tetap ingat kalau tidak bertobat dan pasti ada hukumannya (Hakim berdiri di depan Yak 5:9). Dosa sekalipun tersembunyi, itu akan terus tumbuh makin besar Yak 1:15, Ams 6:27-28 dan itu berarti hu-kumannya juga makin besar, bahkan bisa jadi dosa sempurna  seperti Saul, dosa iri tidak dibuang akhirnya ia tidak mau bertobat lagi dan bunuh diri dan binasa, padahal sudah penuh Roh Kudus Wasiat Lama (ini anugerah besar, orang Wasiat Lama jarang dapat ini).

Paling baik jangan berdosa lagi, juga dengan mulut, supaya tidak tumbuh dosanya (kalau ada simpanan dosa). Kalau hidup benar dan mau menyerah dan terus taat, justru akan tumbuh dalam rencana Allah yang indah dan mulia untuk kekal. Ini yang seharusnya, ini yang normal yang diharapkan Tuhan.

 

YES 64:9c. Lihatlah dan tiliklah kami, kami mohon kepadaMu, kami semua adalah umat-Mu.

Allah itu adil dan memgang janji2Nya. Allah bukannya lupa, tetapi kalau tidak bertobat, Tuhan tidak bisa mela-watnya. Mata Tuhan ada di atas orang yang benar 1Pet 3:12, Maz 34:16.

Sekalipun umat Tuhan bisa saja masuk Neraka seperti orang kaya (La-zarus), ia tetap diakui anak oleh Abra-ham, tetapi anak terhilang dan binasa, kecuali bertobat selagi masih hidup masih bisa selamat, kalau mau ber-tobat betul. Umat atau tidak, pernah dipakai Tuhan dengan heran atau tidak seperti Saul, Simson, Yudas dll bisa binasa! sekalipun sudah pernah jadi rohani dan berbuat banyak mujizat Mat 7:23 atau penuh Roh Kudus seperti Saul dan ligabo, kalau tidak hidup dalam kesucian (atau kalau berdosa, segera bertobat) akan dilupakan dan dilepaskan Tuhan dan digarap dan dibinasakan setan. Jangan sampai buta atau mata gelap.

Jadi Allah bukannya tidak mau menilik, tetapi Ia adil dan yang berdosa dan tidak mau bertobat sampai habis waktunya, itu dilepaskan dan jadi bagiannya iblis.

 

YES 64:10. KOTA2 SUCI, SION DAN YERUSALEM RUSAK.

 

10a,b. Kota2mu yang suci menjadi padang gurun, Sion adalah padang gurun.

Ini terjadi sepanjang sejarah umat Tuhan. Kalau mereka undur dan tidak mau bertobat, merekadiserahkan pada musuh2nya dan hancur jadi padang gurun yang tandus. Lebih2 puncaknya pada akhir zaman, mereka yang tidak bertobat, kalau mati dalam dosa akan terhilang, tetapi kalau masih hidup tertinggal, akan masuk dalam zaman Antikris. Ini nasib orang yang undur dari Tuhan. Semua menjadi tidak enak, menderita, celaka bahkan hancur jadi kerobohan. Mereka yang jatuh dalam tangan iblis, pasti celaka dalam Neraka kekal dan juga celaka di dunia (ini sementara, tetapi sekarang nampak, Neraka belum nampak!). Hidup orang yang undur dari Tuhan akan penuh dosa dan perkara2 duniawi 1Yoh 2:16-17 dan semua ada penuaiannya!

 

YES 64:10c. Yerusalem suatu kerobohan.

Yerusalem adalah kota Allah yang mulia, heran, tetapi kalau umat Allah berdosa, diinjak musuh, dibakar dihan-curkan. Yerusalem, Gereja, umat Tuhan dll akan di-injak2 bahkan dihojat orang kafir Rom 2:24 kalau umat Tuhan undur dalam dosa dan tidak mau bertobat, se-gala2nya dari kekristenan dan orang2Nya, hamba2Nya akan jadi olok2 orang banyak. Ber-kali2 Yerusalem yang ajaib, heran di dunia ini di-injak2, dihancurkan, dijungkirbalikkan banyak orang seenaknya. Tetapi kalau kita hi-dup benar dengan Tuhan, jangan kuatir, justru tampak kuasa dan kemu-liaannya yang besar dari ibadah dan hidup kita. Misalnya waktu Rabsaki me-ngata2i Tuhan dan Yerusalem 2Raj 18:17,22. Hizkia harap Tuhan, akhirnya tentara Asyur binasa 185.000 dan ra-janya juga mati dengan hebat. Jadi se-mua tergantung dari umat Tuhan itu sendiri, bagaimana mereka beribadah dan hidup benar dan berkenan kepada Tuhan.

Riwayat atau sejarah Israel itu macam2, tetapi semua celaka yang terjadi itu disebabkan karena dosa dan keindahan, kemuliaan sebab taat. Lihat saja bedanya Daud dan Saul itu nyata sekali. Jangan menyalahkan orang, jangan menyalahkan persaingan, nasib, gangguan dari dalam atau dariluar. Kalau kita hidup benar dan tetap benar (tidak bereaksi dosa) dan terus taat dipimpin Roh, bereaksi sesuai Firman Tuhan, maka Tuhan akan memelihara dengan luar biasa dan ajaib seperti zaman Daud dan permulaan Salomo.

Kekristenan itu sederhana, tidak rumit asal mau taat sungguh2 pasti bahagia Luk 11:28. Banyak orang hanya memikirkan jasmaninya supaya un-tung akhirnya buntung. Sebab tujuan Kekristenan itu bukan untuk hidup jas-mani tetapi untuk hidup rohani yang kekal, itu tujuannya percaya pada Tu-han Yesus Kristus. Bukan supaya jadi kaya, sehat, berpangkat, sukses dll per-kara dalam dunia yang fana ini,tetapi supaya selamat kekal. Orang yang berhasil mendapat yang kekal, maka fasilitas jasmani juga akan ditam-bahkan, tetapi ini bukan tujuan, hanya fasilitas Mat 6:33. Jangan dipromosikan terbalik, nanti mengecewakan. Lebih2 dalam zaman Gereja mula2, percaya Tuhan Yesus berarti sengsara, bisa2 sampai mati, justru banyak orang yang ikut Tuhan, tetapi Tuhan memelihara mereka lengkap dengan jasmaninya. Sebab itu utamakan kerajaan Surga, perkara2 rohani yang dari Atas lebih dahulu. Lazarus adalah contoh yang ekstrem, jasmani hampir2 nol, tetapi ternyata nasibnya jauh lebih mulia dari orang kaya untuk kekal.

 

YES 64:11. BAPA2 INDAH, ANAK2 CELAKA.

 

Yes 64:11a. Rumah kami yang suci dan indah, di mana bapa2 kami me-muji2 Dikau.

Kalau bapak2nya bisa me-muji2 Tuhan dengan indah dan bahagia lalu ru-mah2nya tetap suci dan indah, ini sudah betul, wajar sebagai orang ber-iman. Kalau seorang hidup benar, se-hingga bisa me-muji2 Tuhan itu baik dan betul Maz 33:1. Orang yang benar itu, mereka suka me-muji2 Tuhan dan itu indah dan patut, sehingga mereka makin bersukacita.

Orang yang tidak bisa memuji Tuhan itu ada yang tidak beres. Orang yang sangat kagum tidak akan bisa di-tahan dari me-muji2 apa2 yang dika-guminya, spontan keluar dari hati dan mulutnya. Jadi orang2 yang secara spontan tidak bisa me-muji2 Tuhan itu belum bisa mengagumi Allah, belum kenal dan belum tahu siapa Allah yang sebenarnya. Kalau kenal pasti kagum dan pasti bisa me-muji2 Tuhan dengan spontan.

Bagaimana orang yang mengaguni Allah itu? Itulah orang2 benar. Orang yang percaya dan mengerti, itu begitu penuh syukur, sebab tanpa karya pene-busan Tuhan Yesus, tidak mungkin bisa hidup sebagai orang benar, mati lepas dari dosa, merdeka dari dosa, tidak mungkin. Kita bisa hidup suci itu anugerah Allah, itu luar biasa, tidak ada seorangpun di dunia bisa meng-anugerahkan hal ini, diampuni dosanya dan dimerdekakan dari perhambaan dosa. Tidak ada! Sebab itu orang yang mengerti dan mengalami kemerdekaan dari dosa (dan pengampunan dosa) itu sungguh2 kagum akan karya Allah, apalagi kalau mengerti hasilnya yaitu kemuliaan untuk kekal di Surga, itu anugerah Allah yang luar biasa. Tidak ada duanya di dunia ini! Sebab itu orang benar itu bisa me-muji2 Tuhan dengan spontan, baik dengan kata2, perbuatan dan nyanyian2nya, itu indah, dan patut atau pantas bagi orang2 benar! Maz 33:1.

 

Yes 64:11b. (rumah2) dibakar dengan api.

Semua ini (rumah2 yang suci dan indah dibakar) tidak kebetulan, tetapi ada sebabnya, sebab anak2nya tidak lagi kagum akan Tuhan, tidak punya peng-alaman dengan Allah sebab tidak hidup benar tetapi berkanjang dalam dosa, padahal mereka adalah anak2 orang benar. Anak2 orang benar itu belum tentu orang benar, itu tanggungjawab gembalanya yaitu orangtuanya! Orang-tua yang tidak melahirbarukan anak2-nya itu adalah garam yang tidak asin, terang yang padam Mat 5:13-16. Justru keluarga kita sendiri harus digarami, diselamatkan sesuai dengan janji Allah dalam Kis 16:31. Ini adalah tugas orangtua dan setiap orang selamat dalam isi rumahnya! Imam Eli meng-abaikan dan ia juga dibuang dan di-injak2 dalam celaka, mati! Melahir-barukan anak2 adalah tugas orangtua. Tuhan punya janji Kis 16:31. Banyak orang berhasil sesuai dengan janji Tuhan, tetapi ini tidak otomatis. Harus usaha, kadang2 dengan pergumulan yang berat meskipun ada janji Allah, sebab kita bergumul dengan iblis yang hendak merebut anak2 dan seisi rumah kita masuk Neraka Ef 6:12 (lebih2 dengan adanya penaburan benih2 duniawi dengan gadget!). Anak2 tidak otomatis lahir baru. Kadang2 seperti otomatis, sebab orangtuanya sungguh2 bertobat, penuh pengurapan Roh Kudus, selalu hidup benar dandipimpin Roh, sehingga anak2 yang selalu di dekatnya se-olah2 otomatis jadi per-caya. Sebab memang orangtuanya sungguh2 ikut Tuhan dan tahu tang-gungjawabnya dan menang bergumul dengan iblis sehingga anak2nya (se-olah2 otomatis) selamat. Tetapi kalau ini diabaikan bisa celaka seperti anak2 Imam Eli, anak2 Samuel, anak2 Ayub dll. Anak2 Filipus semuanya bernubuat, tampaknya indah Kis 21:8,9, anak Za-karia indah. Kalau anak2nya banyak, kadang2 campuran seperti anak2 Ya-cob, tetapi pada akhirnya mereka semua bertobat. Tetapi kalau bisa lebih cepat bertobat (dari permulaan) lebih baik, seperti Yusuf sehingga bisa mengalami rencana Allah yang indah2.

Mendidik anak2 sampai lahir baru dan terus tumbuh dalam hidup baru adalah tanggungjawab dan pahala bagi orangtua! Kalau tidak, semua kein-dahan orangtua (rumahnya atau ri-wayat hidup dan berkat2 Tuhan yang suci dan indah) akan dibakar habis dengan api, yang terjadi dalam tangan atau generasi anak2 yang tidak ber-tobat!

 

YES 64:12. MASAKAN TEGA BAHKAN SANGAT MENGANIAYA KAMI.

 

Yes 64:12a. Maukah Engkau menahan diri-Mu untuk perkara2 ini, O Tuhan?

(WL, WB: Maukah = Masakan).

Se-olah2 Tuhan itu lupa, tidak peduli atau tidak mau tahu? Betulkah demi-kian? Pasti tidak, sama sekali tidak! Yang salah adalah umat Tuhan sendiri, jangan menyalahkan Allah, tetapi ca-rilah salahnya dalam diri masing2 sendiri!

Tidak mungkin bapak atau ibu membiarkan anaknya celaka dan tidak menolongnya Yes 49:15. Ibu yang melupakan anaknya, itu sangat jarang sekali, apalagi Allah melupakan anak2-Nya, umatNya,itu tidak mungkin. Kalau ibu bisa, Allah tidak mungkin bisa. Tetapi mengapa ini terjadi? Sebab umat Tuhan itu sendiri yang tidak mau bertobat. Sudah dihajar habis2an tetap tidak mau bertobat. Biasanya dikejar terus Ibr 12:6-11. Tuhan tidak ingin se-orangpun binasa 2Pet 3:9, tetapi tergantung orang itu sendiri, kalau ia tetaptidak mau bertobat seperti Saul, akhirnya toh binasa sebab keras hati sampai ke akhir. Kalau Tuhan masih melihat ada kemungkinan masih mau bertobat, maka Ia akan terus menge-jarnya sampai selamat, kalau perlu de-ngan menyerahkannya pada iblis, su-paya dianiaya tubuhnya, tetapi jiwanya selamat 1Kor 5:5. Ini secara pribadi, tetapi pada akhir zaman, secara masaal inilah orang2 yang undur, tertinggal dalam pengangkatan,tetapi masih mau bertobat, mereka diserahkan dalam tangan Antikris supaya dibinasakan tubuhnya tetapi selamat jiwanya. Ini secara masaal ber-sama2 dalam 3,5 tahun, diserahkan Antikris sampai mati Wah 13:7.

Tetapi sekarang hal ini sudah dila-kukan secara pribadi di mana2. Kalau bertobat,bisa selamat, tetapi orang yang hanya bertobat kembali saat terakhir, sayang, kesempatan yang be-gitu limpah di-buang2 di-sia2kan, se-hingga hanya selamat seperti menerusi api 1Kor 3:15, ini melalui api celaka, aniaya dahsyat sampai mati (baik secara pribadi atau masaal ber-sama2 dalam zaman Antikris Mat 24:21).

Orang yang mau bertobat, taat dari permulaan sampai akhir akan meng-alami pengolahan Allah sampai bisa jadi sempurna Yes 64:8. Allah sanggup asal kita mau menyerah dan taat. Tergantung penyerahan, ketaatan dan lamanya kita taat, seperti kayu kalau masuk api akan habis terbakar, na-sibnya tergantung sisa yang masih belum terbakar Zak 3:2. Kayu panjang 4 meter kalau utuh, bisa jadi segala yang indah2. Kalau terbakar, sisa 1 meter baru bertobat, kemungkinan yang in-dah tinggal sedikit, apalagi kalau tinggal 20 cm, tidak bisa jadi apa2, mungkin hanya kayu bakar atau ganjel pintu. Baginya rencana Allah rusak semua, ia hanya sekedar selamat saja seperti orang2 yang keluar dari zaman Antikris Wah 7:9.

 

Yes 64:12b,c. Maukah Engkau berdiam diri-Mu dan dengan sangat Kau menganiaya kami.

Kalau masih mau bertobat, mereka diserahkan untuk dianiaya sangat kuat seperti orang menerusi api, seperti zaman Antikris. Kalau tidak mau ber-tobat sampai akhir, dibiarkan Tuhan, tetap jemawa, senang2 dalam dosa sampai matinya se-olah2 tidak apa2, tidak ada akibat apa2 Maz 73:2-9. Tetapi sesudah mati ia masuk celaka kekal yang tiada taranya Maz 73:17-18. Kalau dihajar Tuhan itu sebab masih ada cinta Ibr 12:6. Paling baik jangan berdosa dan tidak dihajar, tetapi lebih baik pikul salib, sakit untuk daging, tetapi sukacita dan indah dan mulia untuk roh kita; bahkan secara kese-luruhannya pikul salib itu tetap lebih manis dan indah Mat 11:28-30.

 

KESIMPULAN.

Yes 64:9. Kalau salah, tidak mau ber-tobat, sekalipun umat Tuhan, tetap pahit, dihajar Tuhan supaya ber-tobat. Jangan menyalahkan Allah.

Yes 64:10. Semua yang indah dan mulia bahkanYerusalem, kota2nya jadi padang gurun dan kerobohan, semua sebab dosa.

Yes 64:11. Bapa indah, anak2nya be-lum tentu, itu tugas orangtua se-bagai gembala, menjadi garam dan terang dunia.

Orang tidak bisa me-muji2 Tuhan dengan spontan itu belum me-ngenal Tuhan yang maha besar. Orang benar bisa me-muji2 Tuhan dengan spontan.

Yes 64:12. Kalau masih mungkin ber-tobat akan dihajar Allah, kalau perlu diserahkan pada iblis, kalau tidak mau bertobat lagi, dibiarkan Tuhan kecuali ia mencelakakan umat Tu-han, akan kena akibatnya.