YS340 – YESAYA 64:5-8. KAIN GOMBAL DAN DAUN LAYU, TANAH LIAT DAN PENJUNAN

YES 64:5. TUHAN MENEMUI MEREKA YANG BERSUKACITA.

5a. Engkau menemui mereka yang bersukacita dan melakukan kebenaran.

Orang beriman yang melakukan kebe-naran akan dan bisa bersukacita. Me-ngapa? Sebab orang yang tidak me-ngerti, tidak punya iman, tidak taat tidak mungkin bisa hidup benar. Tanpa Kristus tidak ada yang bisa sungguh2 hidup benar, bisa pura2 saja atau benar dalam beberapa segi hidup, tetapi je-lek, salah, berdosa dalam segi2 hidup yang lain. Orang yang bisa hidup benar di hadapan Allah itu berarti benar di Mana saja, dalam hal Apa saja, Kapan saja, Dahulu, Sekarang dan Yang akan datang. Inilah orang yang percaya, me-ngerti kebenaran Firman Tuhan dan taat (mau menyangkal diri) Yoh 8:32. Orang seperti ini akan ada sukacita dari Tuhan, sebab Tuhan ada di dalamnya dan ada air hidup yang mengalir keluar dari hatinya Yoh 4:14, bahkan sampai kekal. Milikilah kesukaan  yang indah ini, sehingga tidak tergantung dari im-port kesukaan duniawi yang netral dan yang jahat, bisa tetap puas, sukacita dalam kesucian di jalan sempit. Tuhan akan menemui orang ini dan tidak akan bosan kepadanya Pil 1:6, berarti Dia akan tetap tinggal di dalamNya! Yoh 14:21-23. Sangat indah, bukan ha-nya kita yang mencari dan menemui Tuhan, tetapi Tuhan yang datang me-nemui orang2 yang hidup benar, ting-gal di dalamnya sehingga kita dapat te-rus bersukacita dengan indah di dalam Tuhan, bukan ber-sungut2 atau kuatir dan panik terus.

5b. Mereka yang mengingat Dikau dalam jalan2Mu.

Ini sangat indah, selalu ingat akan Tu-han dan jalan2Nya, seperti Daud ingat dan taat akan Firman Tuhan Maz 1:1-3, sebab itu orang seperti ini akan ber-hasil dalam semua yang diperbuatnya, sebab semua itu diperbuat dalam kebenaran sesuai dengan jalan Tuhan, indah.

5c. Lihatlah, Engkau marah, sebab kami sudah berdosa.

Ini sikap Allah yang betul. Hidup dalam dosa adalah lawannya hidup dalam ke-benaran. Kalau kita hidup benar, Allah datang menemukan kita dan member-kati, tentu kalau kita hidup dalam dosa, Ia marah dan kalau perlu dihajar! Se-bab itu seharusnya memang kita ja-ngan berdosa lagi sesudah ditebus, se-sudah lahir baru, mati lepas dari dosa Rom 6:1-2, Yoh 8:34, jangan diperham-bakan oleh dosa lagi Gal 5:1. Kalau Dia marah pada orang berdosa dan meng-hajar, itu betul, supaya jangan binasa masuk Neraka!

5d. dan di dalam hal2 itu ada kelanjutannya.

Kalau seorang berdosa terus, itu pasti ada kelanjutannya, akan ada penuaian dari dosa2nya Gal 6:7-8 dan kalau dia terus tidak bertobat akan ada akibat-nya, upah dosa itu maut Rom 6:23. Tuhan terus mengingatkan hal ini, kita harus tahu dan mengerti. Orang yang sudah bercintakan dosa dan dunia se-ringkali mabuk atau buta atau tidak sa-dar, terus saja dalam dosa2nya, pada-hal ada kelanjutannya yaitu penuaian-nya! Sebab itu Tuhan marah. Kalau Tuhan tidak marah, umatNya akan binasa sebab terus menerus tinggal dalam dosanya, tidak mau bertobat! Harus bertobat, sebab itu perlu dihajar, kalau perlu dengan keras tergantung dosa dan keras hatinya Ibr 12:5-11.

5e. dan kami akan diselamatkan.

Ini tentu tidak otomatis. Kalau Allah marah, lalu dihajar dan bertobat, masih bisa selamat. Ini maksud hajaran Allah supaya umat Tuhan yang berdosa sela-mat, tidak binasa! Tetapi kalau terus keras hati, pasti binasa. Orang berdosa tidak otomatis selamat sebab sudah percaya, tetapi harus taat dan setia sampai ke akhir. Ingat Mat 7:21-23; 24:14, Pil 2:13. Selamat kalau bertobat! Paling baik jangan berdosa, sehingga tidak perlu hajaran supayatobat, tetapi bisa menikmati rencana2 Allah yg indah2 sampai pada kemuliaan yg ter-tinggi.

 

YES 64:6. KAIN GOMBAL DAN DAUN YANG LAYU.

6a. Tetapi kami semua ini seperti barang yang najis.

Tentu ini kalau berdosa. Orang yang tidak berdosa tidak tertuduh 1Yoh 3:21. Iblis suka menuduh Wah 12:10. Tetapi kalau kita hidup benar atau yang berdosa sudah bertobat, jangan mau dipojokkan dan dituduh terus oleh si penuduh, iblis, jangan percaya mulut-nya setan, sebab itu kita harus menger-ti tentang dosa dan cara bertobat. Pa-ling betul dan baik, jangan lagi berdosa!

Tidak ada dosa yang tidak najis, se-kalipun alasannya benar. Semua yang melanggar Firman Tuhan itu najis di hadapan Allah, sekalipun punya alasan.

6b. dan semua kebenaran kami itu seperti kain gombal.

Kebenaran manusia itu sia2 seperti kain gombal, sebab siapapun tidak bisa lepas dari perbudakan dosa oleh iblis. Hanya Yesus Juru selamat yang bisa membebaskan manusia dari dosa. Banyak orang Parisi tampaknya terhor-mat dalam ibadah tetapi di hadapan Allah seperti kuburan yang di dalamnya penuh bangkai Mat 23:27. Sebab itu tidak ada jalan keselamatan lain, ke-cuali percaya kepada Tuhan Yesus Kris-tus untuk pengampunan dan kelepasan dari dosa!

Kebenaran dan kebaikan manusia bisa menghasilkan banyak kepujian yang indah2 dari manusia, itu baik, berfaedah dalam dunia, (donator, suka-relawan untuk orang miskin, sakit, pengungsi dll) itu semua baik dan berguna dalam dunia. Tetapi semua ini tidak cukup untuk keselamatan kekal, kecuali orangnya sungguh2 mau hidup benar, Tuhan akan menolongnya.

Biasanya “Kornelius2” ini akhirnya bertemu Tuhan sebab sungguh2 mencari Allah dan Tuhan menjumpai-nya sebab ada keinginan yang sung-guh2 Kis 10:1-5. Orang yang mau dise-lamatkan, Tuhan akan membuatkan jalan seperti Rut, Rachab dll.Lebih2 kita yang sudah dilepaskan dari dosa, harus jadi baik, jadi berkat Kej 12:2 sopan di tengah2 masyarakat, berkatnya dobel, orang2 menghargai (tetapi kita tidak mencari kepujian dari manusia, namun seharusnya kita menjadi berkat rohani dan jasmani) dan Tuhan berkenan.

6c. dan kami semua menjadi layu seperti daun.

Kita harus sadar akan hal ini, supaya jangan ber-megah2 dengan kebenaran manusiawi yang fana, tetapi mencari yg kekal 1Pet 1:24. Sebab itu kita perlu berbelas kasihan akan orang2 yang ja-hat dan yang baik. Sekalipun yang ber-buat baik, tetap perlu Tuhan Yesus untuk keselamatan mereka, doakan “Kornelius2” ini supaya ia boleh dile-paskan dari semua ikatan dosa dan selamat Kej 12:3. Doakan dan Injili me-reka. Tanpa kelepasan dosa (ditebus dari tangan iblis) semua orang baik akan jadi seperti daun yang layu dan kain gombal.

6d. dan semua kejahatan kami seperti angin yang membawa kami pergi.

Sekalipun umat Tuhan, sudah percaya dan ditebus, kalau berdosa dan tidak bertobat akan dibawa pergi seperti daun layu oleh angin kejahatannya. Pasti ada akibatnya. Ingat Yak 5:9. Harus bertobat dari semua dosa yang diperbuat, sebab hukuman atas dosa tidak ada kadaluarsanya. Tetapi kalau dosa sudah diampuni, maka orang itu bebas dari hukuman dosa2nya.

 

YES 64:7. ORANG YANG TIDAK BERTOBAT.

7a. Dan tiada seorangpun yang memanggil nama-Mu.

Mengapa? Sebab orang yang me-manggil dan menyebut nama Tuhan itu seharusnya menjauhkan diri dari keja-hatan 2Tim 2:19. Umat Tuhan yang memelihara nama Tuhan dengan hidup benar, maka nama itu jadi penuh de-ngan kuasa. Setiap kali ia memakai nama itu, berarti ia memanggil Tuhan, maka Tuhan akan datang (atau ada da-lam hatinya) dan pasti ia menang me-lawan setan dan problem2 yang diha-dapinya Mrk 16:17-18. Nama Tuhan itu luar biasa, jangan takut memanggil na-ma Tuhan dengan iman, maka kuasa Tuhan akan nyata. Tetapi anak2 Sake-wa yang tidak percaya dan tidak ber-tobat, sekalipun mereka menyebut nama Tuhan, setan2 tidak takut, justru setan2 itu menerkam mereka Kis 19:13-16. Sebab itu kita harus hidup benar dan percaya, baru nama Tuhan Yesus mendatangkan kuasa yang besar dan nyata.

7b. dan bangkit sendiri untuk memegang Dikau.

Orang2 ini tidak mau bangkit sendiri dan berpegang pada Tuhan, yaitu pada janji2Nya. Masing2 kita sendiri harus bangkit sendiri. Tuhan tidak ingin, orang lain bangkit untuk kita. Perlu ada orang bersaksi dan memperkenalkan nama Tuhan, tetapi sesudah diperke-nalkan, masing2 yang percayaharus bangkit sendiri untuk mengambil kepu-tusan (Luk 12:57) untuk melepaskan hidup lama dan dosa2nya lalu meme-gang janji2 Tuhan, maka pasti akan berhasil. Firman Tuhan pasti jadi. Te-tapi orang2 ini yang tetap tinggal dalam dosanya, tidak ada kemauan untuk bangkit sendiri, untukmeninggalkan dosa dan kesalahannya, untuk meme-gang Tuhan yaitu memegang janji2Nya.

Beberapa orang ingin dilepaskan dari dosa dan problem2nya oleh doa orang lain. Kita boleh membantu dosa dan berdoa syafaat, tetapi masing2 harus mengambil keputusan sendiri2 untuk bangkit, meninggalkan hidup lama dan semua dosa2nya Luk 12:57. Tuhan tahu siapa yang mau bangkit dan memegang nama Tuhan atau janji-Nya seperti Rut. Sekalipun Naomi menjelaskan bahwa bagi mereka tidak ada harapan dan Naomi tidak bisa menjanjikan apa2 pada kedua menantunya. Tetapi Rut bangkit sendiri, ia sendiri mengambil keputusan dan berharap pada Tuhan orang Israel, berpegang kepadaNya, sebab itu nasib Rut jadi indah di dunia sampai kekal di Surga, sebab ia bangkit sendiri dan mencari dan memegang Tuhan.

Orang2 Israel yang tidak bertobat ini tidak mau bangkit sendiri. Juga Achab tidak mau bangkit sendiri dan melepaskan dirinya dari pengaruh istrinya yaitu Izebel yang sangat jahat. Ia hanya mau didoakan nabi2nya, se-bab itu ia tetap binasa. Masing2 harus mengambil keputusan dan bertobat sungguh2, baru Allah akan menolong dan menyelamatkannya, sebab itu ja-ngan tergantung pada orang lain, percayalah akan Tuhan yang baik dan bertobatlah sungguh2 dan memegang Tuhan sungguh2.

7c. Karena Engkau menyembunyikan wajahMu dari kami.

Kalau ada dosa, lebih2 dengan keras hati, tidak mau bertobat, maka Tuhan menyembunyikan diri-Nya, putus hubungan Yes 59:2, tidak mau mene-mui oran2 yang tidak bertobat ini. Tu-han bisa sembunyi karena ujian (se-perti Ayub, Daud, Yusuf dll, se-olah2 Tuhan tidak datang menolong untuk sesaat), tetapi terutama karena dosa2 umatNya. Sekalipun mereka ber-seru2 kalau tidak mau bertobat, doa dan seruannya tidak didengar oleh Tuhan, Tuhan tidak mau datang menemuinya dan tidak mau menolongnya. Inilah se-babnya ada orang beriman yang me-nyeru Tuhan tapi ada yang tidak di-jawab, ada yang dijawab. Ia berseru nama Tuhan dan pertolongan datang, tidak tergantung dari penampilan orangnya kecil atau besar (dalam segi apapun) asal hidup benar dan percaya, maka Tuhan akan menjawabnya. Misal-nya Elia berseru nama Tuhan, langsung Tuhan jawab dengan hasil yang indah dan nyata. Sebab itu perhatikan hidup kita masing2 dan takutlah akan Allah sehingga selamat dan berkenan pada Tuhan.

Betapa indah hidup orang benar, juga perlumengerti kebenaran Firman Tuhan, sehingga selalu ada pertolongan dari Tuhan bagi orang2 yang hidup benar dan lekat kepadaNya Yoh 15:4; 6:26.

7d. dan sudah menghabiskan* kamu karena kesalahan kami.

(*Ibrani: Melelehkan, TL: meng-hancurkan).

Israel waktu hidup benar, mereka jaya dan ber-tambah2, sekalipun kecil dan lemah, ber-kali2 itu terjadi. Tetapi waktu hidup dalam dosa, lebih2 dengan keras hati, maka akhirnya Israel habis, meleleh dan lenyap. Mula2 Israel habis sama sekali dan tidak kembali, dan Yehuda juga habis, namun karena mereka bertobat dalam tawanan, maka sesudah 70 tahun mereka kembali. Te-tapi tidak lama kemudian, mereka hancur dan lenyap. Satu kali mereka akan kembali lagi sesudah pencucian dari semua dosa2nya Zef 1:7. Begitu juga untuk setiap kita, kita harus betul2 hidup benar di hadapan Tuhan dan mengakui semua salah kalau ada supaya jangan habis, bahkan bisa ter-hapus dari buku Hayat dan binasa untuk se-lama2nya. Tuhan tidak kejam tetapi adil. Orang yang mau bertobat, Tuhan akan tolong tetapi mereka yang keras hati dalam kesalahannya akan meleleh dan dihabiskan, dihancurkan.

YES 64:8. BAPA DAN PENJUNAN DARI TANAH LIAT.

8a. Dan sekarang o Tuhan, Engkau adalah Bapa kami.

Pada waktu kita percaya, kita diangkat menjadi anak2Nya Yoh 1:12. Ini besar artinya, sebab kita dijadikan baru dan sekarang menjadi anak2 Allah dengan masa depan yang kekal yang amat cemerlang. Orang yang mengakui Ba-paknya dan taat dansetia sampai mati, pasti nasibnya baik untuk kekal. Ini tidak sulit. Bapa itu berarti banyak bahkan se-gala2nya untuk anak2Nya. (Allah itu kekal, tidak berbapak, tidak ada laki2 dan perempuan dll.

Manusia dijadikan suami-istri dan ada bapak-anak untuk mendidik kita, supaya kita mengerti tentang anak dan bapa. Bapa yang jahatpun sekalipun memberi yang baik, apalagi Bapa yang di Surga Luk 11:13). Sebab itu jangan ragu2 akan kebaikan dan keadilan Allah, itu semua tergantung dari kita, harus taat tetap dalam kesucian, pasti semua akan jadi baik.

8b. Kami adalah tanah liat dan Engkau adalah tukang periuk (penjunan) kami.

Ini disebutkan dari pihak Allah, yang seperti Bapak kita. Kalau kita mau taat, menyerah seperti tanah liat, maka Ba-pa kita yaitu Penjunan (tukang tanah liat) Dia akan sanggup membentuk kita menurut rencanaNya yaitu yang ter-baik. Tuhan tidak membedakan siapa-pun Rom 2:11 dan Dia sanggup mem-buat kitamenjadi bejana yang terbaik, asal kita mau menyerah dan taat. Tetapi kalau kita tidak mau, tetapi menuruti kehendak sendiri, kehendak daging, jadi pemberontak seperti orang Israel di padang gurun, maka Tuhan tidak bisa membentuk kita. Ini tergantung dari 2 pihak dan dari pihak Tuhan tidak ada yang mustahil, tidak ada kesulitan, semua tergantung dari pihak kita, bisa jadi bejana yang najis atau indah sebab kita ini berkemauan bebas, (bukan mesin atau robot yang 100% tergantung dari Tuhan saja). (Bi-natang adalah robotnya Tuhan tetapi tidak kekal). Kalau kita mau taat seperti Abraham, kita bisa jadi indah seperti Abraham. Juga seperti Petrus, Paulus dll. Tetapi kalau cinta uang seperti Yu-das, juga akan celaka dan binasa se-perti Yudas. Atau menuruti daging, kesombongan dan melawan Allah, tidak jadi apa2. Tergantung dari pe-nyerahan dan ketaatan kita. Siapa saja, asal mau taat, Tuhan sanggup mem-bentuknya menjadi alat2 yang paling indah dan paling mulia bahkan jadi sempurna. Tuhan sanggup, bahkan orang dosapun Ia dapat membekuknya semaunya sendiri, misalnya Ams 21:1. Tetapi itu bukan untuk keselamat-annya. Sebab itu kalau kita mau taat kepadaNya dengan penuh seperti Putra manusia, maka Tuhan sanggup meno-long dan menjawab apa saja yang kita perlukan, sesuai dengan rencana Allah.

Jangan keras kepala, jangan menuruti daging, tetapi taat penuh, maka 100% janji Allah jadi.

8c. dan kami semua adalah buatan tangan-Mu.

Simson itu luar biasa, sebab Tuhan yg membuat demikian, tetapi waktu menurut nafsu zinanya, mula2 Tuhan masih memaksakan untuk menolong-nya, tetapi akhirnya tidak bisa sebab Allah itu adil dan tidak ada gelap di dalamNya. Ada orang beriman tetapi ia membuat hidupnya menjadihamba iblis sebab ia keras hati dalam dosa, se-hingga Roh Kudus meninggalkannya dan setan masuk seperti Saul. Maka hidup Saul adalah perbuatan tangan setan (yang menguasainya) dan celaka akhirnya. Tetapi Abraham, Daud (ber-tobat dari dosanya) Daniel, Petrus, Paulus dll semua adalah perbuatan ta-ngan Tuhan, pasti indah sesuai dengan penyerahan dan ketaatan kita. Kalau tidak atau kurang berhasil itu pasti ada sebab tidak taat atau tidak mengerti.

Sebab itu jangan bodoh, hendaklah kita mengerti kehendak Tuhan dan taat dalam pimpinan dan pertolongan Roh Kudus selalu. Kadang2 bisa kombinasi kehendak Tuhan dan kehendak orang itu seperti Abraham menuruti Sarah atau Daud berdosa tetapi bertobat sehingga rencana Allah cacat, merosot dalam hidupnya. Tetapi kalau ada dosa seperti Simson, Tuhan tidak bisa bekerjasama, hanya kemurahanNya membuat Tuhan masih bekerja dalam hidupnya untuk sesaat, sebab Simson tetap menuruti daging. Sebab itu Roh Kudus melepaskan Simson dan ia menjadi celaka. Rencana Allah berhenti dalam hidupnya.

KESIMPULAN.

Orang benar, Tuhan pasti akan me-nyertainya dan sesuai dengan penye-rahan dan ketaatannya, Tuhan akan membentuk hidupnya.

Allah cinta tetapi adil, sebab itu nasib orang ber-beda2, bahkan ada yang celaka. Tetapi kalau kita mau menyerah dan taat kita bisa memilih semua yang terbaik, bahkan Tuhan memilihkan yang lebih baik lagi, sebab Dia tahu lebih banyak dari kita 1Kor 2:9. Dosa itu celaka, jangan sampai tertipu oleh iblis dan kaki tangannya (orang2 sekitar kita, dunia dan umpan2 iblis).

Nyanyian:

Buatlah jalanMu dalam saya,

Tuhan Penjunan ku tanah liat.