YS338 – YESAYA 63:15-19. HIDUP SEBAGAI MILIK ALLAH

YES 63:15. APAKAH KEBAIKAN-MU TERTAHAN?

15a. Lihatlah ke bawah dari Surga dan lihatlah dari kedudukan kesucian-Mu dan dari kemuliaan-Mu.

Tuhan Allah itu maha tinggi, istimewa karena perbedaan antara dosa dan ke-sucian yang maha tinggi. Bukan jarak kilometer, tetapi perbedaan kesucian dan dosa, itu jarak yang paling besar, apalagi nanti sesudah kiamat, jarak Tasik api dan Surga Bumi Baru sudah tidak bisa dicapai! 2Tes 1:9.

Jangan berdosa, dosa itu membuat jarak kita jauh dari Tuhan bahkan bisa putus sama sekali Yes 59:2. Hiduplah dalam kesucian, maka Tuhan ada dekat sekali dengan kita, istimewa suci dan lembut hati, bukan kasar dan garang Pil 4:5. Selalu suci dan lembut hati, maka Tuhan ada dekat.

 

15b (1). Dimanakah gairah-Mu dan (2) kekuatan-Mu, dan (3) kelimpahan perasaan hati-Mu dan (4) kemurahan-Mu kepada saya? (5) Apa semuanya tertahan?

1). Kalau seorang berkenan pada Tu-han, maka Tuhan sangat bergairah ke-padanya seperti seorang ibu pada anaknya, pasti terus dalam pengawas-annya dan itu berarti se-gala2nya! Se-bab itu berusahalah selalu hidup ber-kenan pada Tuhan seperti Daud Kis 13:22, seperti Maria Luk 1:28, maka Tuhan akan sangat bergairah pada kita.

2). Kalau seorang di pihak Tuhan dalam kesucian dan taat melakukan kehen-dakNya, maka kekuatan Tuhan akan nyata dalam tindakan dan perbuat-annya. Tanpa Tuhan, kekuatan manusia sendirian sangat terbatas.

3). Orang yang cinta Tuhan sungguh2, pasti kelimpahan perasaan hati Allah yaitu kasihNya juga akan limpah kepa-daNya. Orang yang cinta Tuhan itu tampak dari bagaimana ia mengasihi orang lain 1Yoh 4:20, apalagi musuhnya Mat 5:44. Sebab kasih Allah itu mes-kipun ini dan itu tetap mengasihi dan memberkatinya, maka perasaan hati Tuhan ada padanya, penuh kasih.

(4) Juga orang yang murah hati pada orang2 sekitarnya, Tuhan juga akan bermurah hati kepadanya Mat 5:7, Luk 6:36. Ini caranya kita mendapat kelim-pahan kemurahan Tuhan.

(5) Kadang2 orang ter-heran2 mengapa semua kebaikan Allah tertahan, se-hingga hidupnya pahit, celaka. Menga-pa? Sebab kita sendiri juga mena-hankan kebaikan dan kemurahan kita pada orang lain, istimewa pada sau-dara2 seiman Gal 6:10 dan rumah tangga kita sendiri, jasmani dan rohani (Gereja kita). Jangan lupa untuk selalu hidup benar, sebab itu syarat minimum bersekutu dan berhubungan dengan Tuhan dan penuh kebaikan yang tulus, dengan kasih Kristus. Tuhan itu adil dan cinta, Ia tidak pernah mengurangi apa-lagi menahan kebaikan dan kecintaan-Nya pada kita. Orang tua manusiawi yang berdosa, hanya dengan sisa2 kemuliaan Allah (Rom 3:23 TL, KJI) masih begitu limpah kasih dan kebaik-an-Nya pada anak2nya dan tidak per-nah dikurangi apalagi dihentikan atau ditahan (kecuali untuk pengajaran, di-dikan) apalagi Allah yang maha mulia dan kasih adanya. Jangan kuatir, sebab kalau kebaikan-Nya berkurang, itu berarti salahnya itu pada kita, bukan pada Allah. Cari saja salahnya dan perbaiki, pasti tidak ada kebaikan-Nya yang ditahankannya dari kita!

 

YES 63:16. SEKALIPUN ABRAHAM DAN ISRAEL TIDAK MENGAKUI KAMI.

16a. Tanpa ragu2, Engkaulah Bapa kami, sekalipun Abraham tidak tahu tentang kami dan Israel tidak mengakui kami.

Biasanya Allah Bapa adalah Bapa dan Tuhan Yesus adalah Penebus 1Kor 8:6. Tetapi disini disebut Bapa, ini bisa salah menyebutkan, tetapi bagaimanapun Tuhan Yesus juga bisa berfungsi se-bagai Bapa, sebab Mereka adalah satu dengan sempurna (misalnya ibu ber-fungsi sebagai bapa bagi anaknya da-lam keadaan2 tertentu). Yoh 17:21, 1Yoh 5:7. Bisa saja Tuhan Yesus dihu-bungi sebagai Bapa dan bisa berfungsi sebagai Bapa atau langsung diserahkan pada Bapa. Memang hubungan dengan Allah itu begitu heran sebab Anak de-ngan Bapa, itu sudah berarti se-gala2nya Mat 6:9. Tetapi jangan sampai jadi anak yang tidak taat apalagi kurang ajar, tetapi anak yang manis seperti Ishak, sangat memperkenankan Bapa, maka hubungan ini amat indah.

Abraham tidak tahu, memang dia terbatas, meskipun sudah ada di Surga,

Juga Yakub dan Israel, tetapi Allah tidak pernah lupa pada umatNya, sekalipun sudah undur seperti anak terhilang Luk 16:20. Kalau pemimpin2 kita tidak ta-hu keadaan kita (tentu lebih baik ada komunikasi yang sehat, baik, tetapi jangan sengaja putus hubungan, tetapi mau bersekutu), kita tidak perlu kuatir. Apalagi kadang2 ada salah paham, ja-ngan kecil hati, tetap pelihara perse-kutuan yang baik, sebab Allah tahu keadaan kita, dan dari Dia yang adil dan cinta datang segala ketentuan bagi hi-dup kita. Jangan kuatir, tetapi pelihara persekutuan yang baik, dengan kasih dan penuh pengampunan dan suci, tulus 1Yoh 1:7. Jangan sampai salah paham diperbesar. Kalau jadi marah, benci, JMPE, iblis masuk dan salah paham kecil bisa jadi ribut dan celaka besar. Tetap bersekutu dengan kasih dan suci sekalipun ada salah paham atau dosa2 yang sengaja dibuat, tetapi kalau kita tetap dipimpin Roh, Tuhan akan bekerja sehingga iblis dikalahkan dan semua bisa dipulihkan dengan kasih dan kesucian-Nya!

 

16b. O Engkau Tuhan adalah Bapa kami, penebus kami, namaMu dari kekekalan.

Penebus berarti lepas dari tangan iblis dan Neraka, pindah kepada Allah dan Surga, ditebus Tuhan Yesus di salib.

1). Tetaplah dalam penebusan Kristus.

2). Kalau Tuhan sudah menebus kita dengan korban yang terbesar, biarlah kita juga mau berkorban untuk menja-ga persekutuan kita, jangan sampai putus atau rusak. Harus ada pengor-banan supaya hubungan dalam perse-kutuan kita selalu baik. Kalau tidak ada kasih (= korban), maka tidak ada perse-kutuan dantidak ada pertumbuhan dan tidak masuk dalam rencana Allah yang mulia dan kekal.

 

YES 63:17. BERSALAH DAN KERAS HATI.

17a. O Tuhan, mengapa Engkau membuat kami bersalah dari jalan2Mu dan mengeraskan hati kami dari takut akan Dikau?

Orang2 ini seenaknya saja menya-lahkan Allah. Memang Tuhan menge-raskan hati Firaun, misalnya Kel 10:3. Mengapa? Tuhan tidak salah, sebab:

  1. Firaun sendiri yang mengeraskan ha-tinya dan Tuhan tahu lebih dahulu bahwa ia tidak akan bertobat sampai akhir, pasti binasa. Ini barang “afkiran”, binasa, kapan saja bisa dihukum.
  2. Sebab itu Tuhan menyerahkan Fir-aun dalam tangan iblis dengan sepe-nuhnya, sehingga ia disesatkan oleh iblis (iblis sanggup, hikmat dan kuasa-nya lebih besar dari manusia) dan jadi sangat jahat dan makin keras hati tidak mau bertobat. Yang mengeraskan itu setan datang dengan izin dari Tuhan. 1Sam 18:10.
  3. Sehingga jadi ujian bagi bangsa Israel supaya mengolah orang Isarel.
  4. Mujizat Tuhan nyata dengan limpah untuk mendidik orang Israel. Orang berdosa yang jahat dantidak mau bertobat bisa dipakai Tuhan, mereka seharusnya langsung dihukum dan mati, tetapi dibiarkan hidup untuk menjadi celaka bagi umatNya, sebab Ia membiarkan mereka menuruti kehen-dak hatinya untuk jadi pengolahan bagi umat Tuhan, supaya tumbuh dalam pencobaan (di Surga tidak ada pengolahan, sebab tidak ada orang berdosa. Misalnya Saul, Petrus dianiaya dan dipenjara oleh Herodes yang semaunya sendiri, menjadi pengolah-an, sehingga rohaninya tumbuh.

Bukan Tuhan mengeraskan hati umat-Nya, kecuali mereka sendiri yang tidak mau bertobat jadi anak iblis. Ini kata2 orang beriman yang menyalah-kan Allah, padahal berbuat salah, keluar dari jalannya dan keras hati itu adalah keputusan dan kehendak hati mereka sendiri. Seringkali orang2 me-nyalahkan Allah dan Allah “tinggal diam” dan orang bodoh dan berdosa ini makin disesatkan oleh iblis, sebab tidak mengerti kebenaran Firman Tuhan, Allah tidak pernah berbuat yang jahat 1Yoh 1:5, Yak 1:17. Jangan bodoh, dan orang2 seperti ini perlu dinasehati atau ditegur.

 

17b. Kembalilah demi hamba2Mu, suku2 milik pusakaMu.

Orang2 sering memberi komentar atau pendapat semaunya sendiri, seringkali salah bahkan sangat jahat, kadang2 Allah diam, tetapi kalau tidak bertobat, Tuhan tidak akan mau berbalik kepada mereka kembali, bahkan tetap jadi mu-suhnya. Tindakan Allah tidak tergan-tung dari komentar atau penilaian manusia atau penghakiman manusia, tetapi tetap berdasar keadilan Allah, berdasar Firman Tuhan yang benar, tidak tergantung segala komentar ma-nusia yang baik atau jahat. Allah itu adil dan ada di atas semuanya.

 

YES 63:18. TEMPAT KESUCIAN UMAT TUHAN DIINJAK.

18a. Umat kesucianMu, memilikinya tetapi hanya sementara.

Umat Tuhan adalah umat kesucian, bukan orang berdosa, itu umat atau anak2 iblis 1Yoh 3:10. Sebab itu sebagai umat Tuhan, kita harus terus menjaga kesucian kita MAK DSY (di Mana saja, dalam hal Apa saja, Kapan saja, Dahulu, Sekarang dan Yang akan datang). Ini minimun, sebab dosa tidak boleh ma-suk Surga Wah 21:27. Umat Tuhan ini hanya memiliki kesucian dan pusaka-nya hanya sesaat hanya sementara, sebab kembali berdosa, maka semua perkara2 yang suci dan kekaldirebut iblis. Iblis selalu standby seperti singa 1Pet 5:8, dia tahu dan melihat terus (dimensi setan2 dan malaikat lebih tinggi dari manusia, dia bisa melihat manusia tetapi manusia tidak bisa melihat dia, sudah kalah banyak). Ke-cuali dengan Tuhan manusia menang melawan iblis 1Yoh 4:4. Sekalipun umat Tuhan, kalau berdosa, ditinggalkan Tu-han akan menjadi mangsa iblis, celaka! Dalam segala hal kita harus tetap hidup suci dan melakukan semua dengan kasih Allah 1Kor 16:14. Jangan hanya hidup dalam kesucian sementara, lalu berakhir dalam daging Gal 3;3-4, itu lebih celaka 2Pet 2:21 sebab hukuman-nya juga lebih berat dan pahit. Ini orang yang bodoh, menuruti hawa nafsunya dan tertipu oleh iblis. Sudah dapat yang mulia dan terindah, lalu ditukar dengan yang celaka. Sekali merdeka tetap merdeka dari dosa Gal 5:1 dan teruslah tumbuh dalam kesu-cian dan rencana Allah yang indah dan mulia untuk kekal!

 

18b. Musuh kami meng-injak2 tempat kudusMu.

Tubuh kita sesudah ditebus jadi tempat kudus, rumah Allah yang suci 1Kor 3:16. Tetapi yang menjaga adalah kita sendiri.

Yang menyebabkan musuh bisa meng-injak2 tempat kudus Allah itu karena umat Tuhan yang kembali hidup dalam dosa. Allah tidak menjaga tem-pat kudus di dunia, itu diberikan pada manusia dan manusia yang harus men-jaga dengan pertolongan Tuhan. Kita harus punya pendirian dan keputusan yang tegas untuk tetap hidup dalam kesucian, tergantung dan menjadi tang-gungjawab kita Luk 12:57. Musuh dan iblis bisa masuk dan meng-injak2 bait Allah sebab orang itu sendiri tidak hidup dalam kesucian!

Pasti orang itu bodoh dan lemah, sehingga berbuat dosa dan rumah Allah yaitu tubuhnya diinjak iblis artinya diperbudak dalam dosa, dan dosanya makin lama makin banyak dan segala macam! Kalau tergantung dari Allah, iblis tidak pernah menang, tetapi sebab tergantung dari manusia, kalau ia tertipu, bodoh, kabur mata rohaninya, menurut daging, maka ia akan kalah dan iblis bisa masuk menguasainya sesuka hatinya! Jadi tidak tergantung dari Allah tetapi dari masing2 kita sendiri, kesucian hidup kita dan keselamatan yang kekal (masuk Surga atau Neraka). Allah tidak pernah salah, sebab manusia adalah mahluk bebas, bukan mesin atau robot. Jangan bodoh, menukarkan Surga yang sangat indah, dengan  kesukaannya tidak terbatas dan kekal. Jangan ditukar dengan kesukaan dosa yang pahit dan hanya sebentar! Ibr 11:25, Ams 14:12-13. Juga Gereja kita, nama Tuhan jadi rusak dan dihojat karena sebab dosa2 dari umat Tuhan Rom 2:24.

Untuk apa Yesaya menuliskan Fir-man Tuhan ini? Supaya manusia yang mau taat bisa belajar dan tidak rugi besar. Kalau perjanjian tentang uang miliard, pasti ditulis denganteliti tidak seperti perjanjian untuk uang Rp. 1.000 saja. Kemuliaan Surga itu tidak ternilai. Setiap Firman Tuhan itu berfaedah untuk menjaga milik pusaka masing2 yang kekal dan yang dapat terus ber-tambah2 kemuliaannya, selama ma-sing2 masih hidup di dunia.

 

YES 63:19. KITA ADALAH MILIKMU.

19a. Kita adalah milik-Mu.

Orang yang mengerti, mengakui dirinya bukan miliknya lagi, tetapi milik Tuhan. Sebetulnya masing2 berhak atas dirinya sendiri. Kita berhak menentukan apa saja atas diri kita sesuka hatinya Luk 12:57. Tetapi kalau hidup ini sudah diserahkan kepada Tuhan (bukan hanya full timer yang seharusnya ada penye-rahan diri sebagai 100% milik Tuhan), tidak boleh menuruti kehendak sendiri atau dagingnya, melainkansepenuhnya menurut Tuhan yang memilikinya.

Sesungguhnya semua orang ber-iman sudah dibeli, sudah ditebus oleh darah Yesus, jadi milik Allah, bukan miliknya sendiri lagi. 1Kor 6:18-19. Jadi seharusnya yang normal kita semua adalah milik Kristus, bukan milik kita lagi. Kita semua harus taat pada Tuhan Pemilik kita, baik full time ataupun tidak.

Jadi semua orang beriman adalah milik Tuhan dan harus menyerahkan dirinya pada Tuhan Pil 1:21, dan de-ngan demikian tidak bisa hidup me-nurut kehendaknya sendiri tetapi sepenuhnya menurut kehendak Tuhan, sudah mati dari dirinya sendiri Gal 2:19-20.

Jangan pakai hidup kita sesuka kita menuruti daging, apalagi hidup dalam percabulan 1Kor 6:18, sebab tubuh ini juga milik Kristus, harus diletakkan di atas Mezbah, bukan menurut kehendak kita sendiri Rom 12:1-2. Itu sebabnya banyak orang Kristen, tidak nampak sebagai milik Allah yang maha besar tetapi miliknya sendiri, bahkan milik iblis. Kalau kita hidup sebagai milik Kris-tus, dan memuliakan Allah dengan tubuhnya, bukan menuruti kehen-daknya sendiri, maka Kristus akan nyata dalam diri atau hidup kita ini, sehingga tampak kemuliaan Allah dalam hidup kita.

Banyak orang men-cari2 variasi2 ibadah dan pelayanan yang menye-nangkan. Sebetulnya kita tidak perlu mencari macam2 variasi yang menye-nangkan kita,  tetapi kalau kita yakin kita milik Kristus dan mencari kehen-dakNya lalu taat untuk apa saja, maka kita akan mengalami kepuasan yang se-penuh2nya. Mat 10:39. Orang yang mau mati (menyangkal diri, keinginan-nya sendiri), menyerahkan seluruh hi-dup ini menjadi milik Tuhan (sekalipun bukan full time, apalagi full time), maka ia mau melakukan apa saja yang Tuhan kehendaki Kis 9:6 KJI. Ini yang betul, jadi milik Allah Yoh 21:18. Maka orang itu akan penuh dengan sukacita, ke-puasan, ia akan hidup, sebab mau mati untuk Tuhan. Siapa yang tidak mau kehilangan nyawanya karena Kristus, ia akan mendapat nyawa dengan penuh sukacita dan kepuasan.Sebab itu hidup-lah sebagai milik Kristus, siapapun kita, maka Tuhan 100% mengambil oper hidup kita dan akan tampak kuasaNya dan kemuliaan-Nya dan kita akan di-puaskan se-penuh2nya di dalam me-lakukan apa saja yang Dia kehendaki. Selalu ada variasi dan kesukaan dari Tuhan, baik dalam pelayanan yang terbatas atau yang lebih luas di mana2 saja. Hiduplah sebagai milikNya, bukan milik kita lagi. Dia di dalam kita dan kita di dalam Dia Yoh 6:56; 15:4. Ini hidup yang penuh sukacita dan kepuasan sebab Tuhan ada di dalam kita Maz 16:11 taat penuh sebagai milik-Nya, maka hadirat Tuhan akan memenuhi kita dan itu kepuasan yang se-penuh2-nya. Banyak umat Tuhan mencari ha-nya variasi untuk kepuasan tetapi tetap hidup bagi dirinya sendiri, sehingga terbatas, bahkan bisa kecewa. Tetapi hidup yang tersalib dagingnya untuk hidup bagi Tuhan saja, itulah hidup yang penuh variasi dan puas dalam Tuhan.

19b. Engkau tidak pernah memerintah mereka, mereka tidak pernah disebut dengan namaMu.

Dalam Terjemahan Baru ini dikatakan tentang umat Tuhan! Yang tidak pernah diperintah oleh Tuhan, sebab tidak mau taat, mereka memerintah dirinya sendiri, sebab itu nama Tuhan tidak tampak dalam hidupnya, hidup-nya penuh dengan derita dan keka-lahan sebab hidup sendiri, padahal se-mua umat Tuhan itu milik Allah. Apa-lagi orang yang memang tidak percaya, belum ditebus, mereka merasa hidup menurut dirinya sendiri, tetapi sebe-tulnya diperintah oleh iblis, bahkan diperbudak dengan segala hawa nafsunya, memang ada kesukaan se-saat, tetapi semuanya penuh dengan kepahitan Ibr 11:25, Ams 14:12-13. Se-bab itu kita yang sudah ditebus, ja-nganlah hidup menurut kehendak kita sendiri, tetapi sepenuhnya hidup taat menurut Allah yang memiliki kita, tetapi harus mau mati dari diri kita sendiri, mau menyangkal diri. Ini hidup yang paling indah, berarti, penuh variasi, sebab Allah hidup di dalam kita, luar biasa 1Kor 2:9 apalagi nanti di Surga.

Nyanyian:

Hidupku bukannya aku lagi.