YS332 – YESAYA 62:3-5. NAMA2 BARU DARI MULUT TUHAN BAGI UMATNYA

YES 62:3. MAHKOTA KEMULIAAN DAN DIADEM KERAJAAN.

3a. Engkau akan menjadi mahkota kemuliaan dalam tangan Tuhan.

Kalau Tuhan menjadi mahkota kita itu masuk akal, sebab Dia luar biasa (misalnya 12 bintang di kepala perem-puan dalam Wah 12:1). Tetapi kalau ki-ta menjadi mahkota kemuliaan di da-lam tangan Tuhan itu berarti sesuatu yang luar biasa.

Hal apa dari kita yang menjadi luar biasa bagi Tuhan? Yaitu kalau kita mau diolah sehingga tumbuh sampai sem-purna, menjadi mempelai Kristus yang terhias, itu menjadi kesukaan dan mah-kota kemuliaan dari hasil karya Tuhan. Tuhan begitu bangga dan bersukacita, tidak sia2 pengorbananNya.Ini tingkat tertinggi yang direncanakan Allah bagi manusia yang taat, menjadi mempelai Kristus, yaitu Yerusalem Baru Wah 21:2,10-11. Ini yang menjadi mahkota kemuliaan dalam tangan Tuhan, pun-cak rencana Allah bagi GerejaNya. Pasti jadi meskipun tidak semua, tetapi ada 144.000 orang yang berhasil. (Ingat ada 3 golongan orang yang selamat dalam Minggu ke-70 Daniel dan orang2 yang ikut kebangkitan I).

Kristus dan mempelaiNya itu di-gambarkan seperti suami istri dengan kasih yang penuh sehingga 1+1=1 Ef 5:32 (31-33). Begitu juga suami istri itu yang hidup dalam kesucian bisa saling mencintai dengan penuh sampai men-jadi satu Mat 19:5. Jangan mencintai perempuan atau laki2 lain, itu menjadi dosa! Dengan semua yang lain 1+1=2, atau 3,4 dst, hanya suami istri menjadi satu. Jangan lihat rupanya atau kesa-lahannya (ingat istri Ayub banyak cacat), tetapi perlu saling mengasihi di dunia dan itu menjadi ukuran roha-ninya juga. Sebab kalau ada dosa, cin-tanya menjadi cacat, rohaninya cacat!

Juga seperti Gereja dengan Kristus, begitu juga istri menjadi mahkota, ke-muliaan dan kesukaan bagi suaminya (sekalipun istri2 manusiawi itu belum sempurna, ada cacat, tetapi kalau ada cinta, ini bisa dinikmati), seperti Kristus terhadap Gereja yang sempurna. (Se-baliknya istri harus menghormati sua-minya, jangan dihinakan, jangan diban-dingkan dengan orang lain yang lebih sukses, tetapi dicintai sehingga dihor-mati Ef 5:33. Yang penting bukan hanya menghormati tetapi saling cinta yang penuh. Begitu orang yang masuk go-longan mempelai (144.000) itu sung-guh2 sangat beruntung, dijadikan mah-kota dalam tangan Kristus, luar biasa. Kita dihargai begitu tinggi, tidak sia2 segala pengorbanan kita sampai mati-pun tidak sia2 Pil 1:21,Rom 8:17,18 sebab Tuhan Yesus lebih dahulu me-rendahkan diriNya dan menjadi korban sampai mati untuk menebus kita Pil 2:8. Jangan diam, jangan beristirahat (ayat 1,2) untuk memakai setiap ke-sempatan hidup bagi Tuhan, memper-kenankan Tuhan, sebab hasilnya luar biasa, kita menjadi mahkota kemuliaan dalam tanganNya!

 

3b. Dan diadem Kerajaan dalam tangan Allah mu.

Diadem ini mahkota, atau berupa lem-peng (seperti yang dipakai Imam besar Kel 28:36; 39:30) dan ini sebagai tanda kuasa kerajaan, di tangan Allah Bapa. Luar biasa! Ini tingkat tertinggi dari pengolahan manusia, menjadi sempur-na dan memerintah dengan Kristus, di-beri hak, kuasa memerintah di hadapan Allah Bapa. Memang Tuhan Yesus me-naklukkan diriNya kepada Bapa, Bapa menaklukkan segala perkara kepada Kristus 1Kor 15:28. Dan disini orang2 sempurna yaitu mempelai Kristus juga ikut punya kuasa memerintah ber-sa-ma2 dengan Kristus, luar biasa. Sebab itujangan diam, jangan beristirahat (dalam arti yang sehat) untuk bergumul dan berusaha, berlomba untuk naik setinggi mungkin sampai pada puncak-nya untuk mendapatkan mahkota dari Bapa dan dari Putra 1Kor 9:25, sebab itu juga nama Bapa dan Putra itu juga ada dalam kepala orang2 sempurna dan itulah mahkotanya Wah 14:1, jadi nama Bapa dan Putra itulah mahkota di atas kepalanya sehingga mereka men-jadi mahkota dalam tangan Bapa dan Putra. Ini tingkat tertinggi dari hasil pengolahan manusia dalam tangan Roh Kudus. Allah menciptakan manusia me-nurut gambarNya dan diolah sampai akhirnya menjadi seperti Dia sendiri, seperti Bapa Mat 15:48 dan Putra Ef 4:14 dalam pengolahan oleh Roh Kudus. Jangan berhenti diolah, bersyu-kurlah kalau ada banyak duri dan pen-cobaan Yak 1:2.

Kalau kita hidup dalam kesucian dan timbul banyak problem dan datang orang2 yang menjahati kita, jangan benci, jangan membalas, kasihi (tetapi tetap cerdik Mat 10:16), maka itu menjadi pengolahan yang efektif dalam tangan Roh Kudus (yaitu kalau kita selalu penuh dan taat dipimpin Roh).

 

YES 62:4. DITINGGALKAN, KEROBOHAN, BERKENAN, DINIKAHI.

 

4a. Engkau tidak akan lagi disebut yang ditinggalkan.

Ini berarti selalu disertai. Siapa yang selalu disertai Allah? Putra manusia Yesus sejak dari permulaan hidup se-bagai Imanuel Mat 1:23, Allah beser-taNya. Baru terakhir di salib, karena menanggung dosa manusia, Putra manusia ditinggalkan BapaNya dan Ia ber-seru2 mengapa Engkau mening-galkan Daku Mat 27:46. Ini kunci hidup yang gilang gemilang dari Putra manu-sia Yesus sebab selalu disertai Bapa Mat 1:23 dan Roh Kudus memimpin-nya. Mat 4:1. Begitu kontras, Imanuel = Allah besarta kita, lawannya: lama sabakhtani. Sebab itu jagalah jangan sampai ditinggalkan oleh Allah, tetapi terus penuh dan dipimpin Roh. Kalau Allah beserta kita siapa lawan kita, tidak ada Rom 8:31. Sebab Dia yang ada dengan kita lebih besar dari dia yang ada dalam dunia 1Yoh 4:4. Wai kalau ditinggalkan Allah, lalu iblis bebas bekerja, jadi celaka, dosanya makin meningkat, bahkan bisa jadi sempurna seperti Yudas Luk 22:3. Sebab itu ja-ngan sampai ditinggalkan Tuhan, terus penuh dan dipimpin Roh. Nuh selalu berjalan dengan Tuhan, sebab itu ia bisa membuat bahtera yang besar de-ngan berhasil penuh Kej 6:9. Jangan sampai ditinggalkan Allah. Dengan Allah kita akan melakukan perkara2 be-sar Maz 60:4. Tetapi kalau dtinggalkan, wai setan akan masuk, merusakkan dan membinasakan seperti Mat 12:45. Se-bab itu janganlah berdosa sekalipun dalam pikiran, tetapi hidup benar di hadapan Allah (ingat “MAK DSY”), maka iblis tidak punya kesempatan masuk dalam kita!

Kalau iblis diberi kesempatan, ia akan merajalela, sebab itu sekalipun dosa kecil dalam pikiran, jangan dila-kukan, tetapi tetap dalam kesucian, maka Roh Kudus tinggal tetap dalam kita, kita tetap dalam rencana Allah yang indah2 dan setiap pencobaan akan jadi kebaikan bagi orang2 yang cinta Tuhan yang selalu penuh dan dipimpin Roh Rom 8:28. Ini kunci hidup yang indah ber-sama2 Tuhan di dalam rencana Allah yang mulia.

 

4b. Juga tanahmu tidak lagi akan disebut kerobohan

(TL: rusak, TB: Sunyi).

Ini tanah yang tandus, sia2, tidak ada hasilnya. Kalau ditinggalkan Tuhan, tidak ada hasil. Roh Kudus adalah Roh panen. Kalau seorang hidup dalam ke-sucian dan mau dipimpin Roh Kudus untukbekerja, apalagi seperti Wah 12:1 ketiga Pribadi Allah bekerja, hasilnya menjadi indah, ber-buah2 dan ajaib.

Kita harus berusaha supaya ada buah2 dalam hidup kita, menangkan jiwa2, saling tolong menolong dan melayani dalam Roh, sehingga jadi ber-kat bagi orang lain dan ikut serta dalam penggenapan dari 3 angka kedatangan Tuhan, menyempurnakan Gereja Tu-han. Jangan hidup tidak ada buah se-perti tanah yang rusak, sunyi, kero-bohan, sebab kalau tidak ada buah akan dipotong oleh Tuhan Yoh 15:2, Luk 13:9, Mat 21:43. Masih banyak orang beriman yang tanah hatinya tandus, rusak, tidak ada buah, akan dipotong oleh Tuhan dan karunia2nya, kerajaan Surga yang diterimanya tetapi tidak berbuah, akan diberikan pada orang lain. Tidak berbuah itu berba-haya, bukan hanya tidak ada pahala, tetapi bisa hilang keselamatannya, di-potong dan dibuang ke dalam api! Mintalah buah dari Tuhan seperti Ra-chel, ngotot, usaha sampai mati supaya bisa punya anak rohani. Kej 30:1-2. Itu bukan nasib, tetapi tergantung dari kita masing2. Kalau mau berusaha dengan tulus dalam pimpinan Roh Kudus pasti kita akan beroleh jiwa, ber-buah2 di hadapan Tuhan. Orang yang tidak ber-buah akan kering dan mati rohani. Ja-ngan diam, bicaralah, berdoalah supaya kita bisa ber-buah2 bagi Allah, sebab kepentingan Allah adalah kasih akan manusia, menyelamatkan manusia Yoh 3:16.

Ada jemaat atau kelompok2 sel dalam Gereja yang sama, yang satu berkembang, yang lain bantut tidak berbuah. Mengapa? Inilah tanah yang menjadi kerobohan, dan yang lain subur dan ber-buah2. Orang yang ditinggalkan Tuhan akan jadi kering dan tandus, tetapi yang disertai Tuhan akan tumbuh dan ber-buah2.

 

4c. Tetapi engkau akan dinamai berkenan kepadaKu.

Hidup kita harus berkenan pada Tuhan yaitu:

  1. Hidup suci (tidak berbuat dosa, berhenti 2Pet 1:10) dan
  2. Melakukan kehendak Allah Mat 7:21. Jangan hidup dalam dosa, se-hingga tidak ada gairah, nganggur dan bantut, tidak ber-buah2. Tetapi hidup yang berkenan pada Tuhan, selalu berkenan kepada Allah dalam segala segi hidup Kol 1:10 adalah hidup yang indah dan disukai Tuhan. Sebab itu kita harus tumbuh dalam pengertian Fir-man Tuhan supaya bisa berbuah dan makin banyak Mat 13:23. Orang yang tidak mengerti kebenaran Firman Tu-han akan mudah keliru perbuatannya dan mudah ditipu iblis dan dunia ini sehingga tidak ber-buah2 dan akhirnya binasa sebab tidak mengerti isi Alkitab Mrk 12:24. Tumbuhlah dalam penger-tian Firman Tuhan dalam segala segi hidup, dan miliki sejumlah kuasa Allah yang cukup sehingga bisa taat akan Firman yang sudah dimengertinya, ma-ka itulah hidup berkenan pada Tuhan dalam segala segi hidup. Hidup orang yang berkenan pada Allah itu indah, seperti Putra manusia Yesus sehingga sebagai manusia Ia tumbuh dan ber-buah2, berkenan pada Tuhan dan bisa melakukan kehendak BapaNya Mat 3:17; 17:5. Putra manusia Yesus men-jadi contoh bagi kita dalam hal2 yang indah ini, supaya kita menjadi sama seperti Dia.

 

4d. Dan tanahmu dinikahi, sebab Tuhan berkenan kepadamu dan tanahmu akan dinikahi.

Inilah kunci tanah yang ber-buah2 le-bat sebab ada hubungan manis dengan Tuhan seperti orang menikah seperti suami istri. Kalau hubungan kita de-ngan Tuhan baik, penuh dengan cinta seperti suami istri Ef 5:32, maka tanah itu akan ber-buah2 lebat. Tanah2 yang tandus, yang kering dan roboh, hen-daknya memeriksa diri, pasti ada se-babnya, kemungkinan besar sebab tidak cinta Tuhan tetapi cinta dunia, sehingga kasih Bapa tidak ada di da-lamnya 1Yoh 2:15-16. Kita harus me-ngerti dan peka mengapa kita tidak ber-buah2 dan bantut, yaitu sebab tidak mengasihi Tuhan. Kasih itu se-gala2nya 1Kor 13:13. Orang yang me-ngasihi akan terbeban untuk meng-gembalakan Yoh 21:15-17. Orang yang cinta Tuhan itu berarti juga cinta jiwa2 di sekitarnya 1Yoh 4:20, sehingga de-ngan sukacita dan gairah yang besar dari Roh Kudus (limpah berdoa dalam Roh dan kebenaran Yoh 2:17) meng-gembalakan dengan penuh kasih dan kuasa Allah, maka jiwa2 akan tumbuh dan ber-tambah2. Ini hidup yang ber-buah2. Pakailah kesempatan hidup di dunia ini untuk ber-buah2 lebat, sebab itu menjadi mahkota kemuliaan kita 1Pet 5:2-4. Dengan tulus, jangan mem-beda2kan yang kaya dan miskin, yang pintar dan bodoh, golongan2 dll, tetapi dengan kasih Kristus yang suci dan de-ngan hikmat kuasa Allah menggem-balakan domba2 Tuhan, maka akan ber-tambah2 menjadi banyak seperti pohon yang lebat berbuah. Ini ke-sempatan emas, sebab sesudah mati kita tidak bisa berbuat apa2 lagi dan tidak bisa ber-buah2 Pkh 9:10. Kalau kita hidup berkenan pada Tuhan, pasti ber-buah2 dan setiap kesempatan yang kita pakai akan menghasilkan banyak buah. Bukan karena kita baik, pintar, ahli dll, tetapi karena kasih, dengan hikmat dan kuasa Allah, bukan dengan kuat dan gagah kita sendiri Zak 4:6, lakukanlah dengan iman, jangan ragu2 supaya kita bisa ber-buah2 dengan limpah. Dengan pelayanan yang ber-buah2 ini kita akan cepat bertumbuh, sehingga bisa mencapai target se-tinggi2nya 2Tim 2:20-21. Jangan buang waktu dan kesempatan yang ada. Ja-ngan hidup dengan sia2, sebab setiap hari kita hidup itu berarti kesempatan dari Tuhan dan ada maksud Tuhan su-paya kita melakukan hal2 besar dengan Allah. Percaya dan bersedialah untuk melakukan kehendak Allah dengan tu-lus & suci dalam pimpinan Roh Kudus, bahkan ber-sama2 saudara2 yg lain.

 

YES 62:5. KASIH DALAM NIKAH, KUNCI HIDUP BER-BUAH2.

5a. Seperti seorang pemuda menikah dengan seorang gadis.

Ini pernikahan yang ideal, sama2 dalam kesucian. Pengantin laki2 Surgawi ada-lah Anak domba Allah yang suci, yang siap menikah dengan mempelai perem-puan yaitu Gereja. Juga mempelai pe-rempuan harus suci mengasihi mem-pelai laki2 dengan tulus dan murni. Se-bagai kekasih dan mempelai perem-puan Anak domba Allah, hendaklah kita menjaga dan memelihara kesucian hi-dup kita 2Kor 11:2-3. Jangan cinta du-nia ini, itu seperti perempuan yang berzina dengan laki2 lain Hos 3:1. Mencintai dunia dan isinya itu sangat dibenci Tuhan, seperti perempuan atau istri yang berzina Yak 4:4, begitu keji di hadapan Tuhan. Jangan cinta dunia dan isinya, pakailah seperti orang yang tidak memakai 1Kor 7:31, yaitu ber-padalah, (ada atau tidak ada, tetap bersyukur), maka kasih akan Tuhan makin bertambah, juga kasih, kuasa dan urapan Tuhan akan limpah dalam hidup kita. Boleh cari uang sebagai nafkah, memakai semua barang dalam dunia, termasuk gelar, kedudukan, prestasi2 lain, tetapi jangan dicintai, jangan berzina secara rohani, itu sangat mencemburukan Tuhan Nah 1:2. Cintai Tuhan dan perkara2 dari Atas, jangan dunia ini, maka Tuhan akan beserta dan mencintai kita dan buah2nya akan limpah.

5b. Begitulah putra2mu akan menikahi Engkau (Tuhan).

Ini cerita tentang Putra2 yaitu yang dilahirkan oleh Gereja akhir zaman, akan langsung diangkat ke tahta Allah Wah 12:5 dan inilah orang2 sempurna atau golongan mempelai Kristus. Me-ngapa disebut putra2 ? Tuhan ingin hidup rohani kita itu seperti laki2 2Kor 16:13. Laki2 itu dihitung Tuhan (sesu-dah berumur 20 tahun) dan bisa ber-perang mau dan berani menderita sengsara sampai mati karena Tuhan. Orang2 seperti ini  bisa tumbuh dan masuk dalam golongan orang sem-purna, yang dilahirkan Gereja akhir zaman. Yang tidak seperti ini akan ter-tingal dan di-injak2 Antikris Wah 12:17. Inilah orang2 yang memegang hukum2 Tuhan dan berpegang kepada kesak-sian Yesus, tetapi tidak punya kehidup-an doa (Mezbah Dupa ini yang dibawa masuk dalam Ruangan Maha Suci, ma-suk dalam golongan orang sempurna Ibr 9:3-4). Kita perlu limpah berdoa dalam Roh dan kebenaran sehingga bisa tumbuh terus dan masuk dalam golongan orang yang sempurna. Yang tidak punya kelebihan minyak seperti lima gadis bodoh ditolak Tuhan Mat 25:13. Ini orang2 yang ada kehendak tetapi tidak berdaya sebab tidak mempunyai Mezbah Dupa (kehidupan doa) Mat 26:39 sehingga gugur dan tertinggal, masuk dalam zaman Anti-kris. Orang yang tidak menjadi lima ga-dis bijaksana, bukan saja tidak bisa tumbuh lebih lanjut, tetapi merosot dan jatuh sehingga hanyut dan mati dalam dosa dan tertinggal. Jangan netral, suam atau berhenti tumbuh, itu akan merosot, jatuh dan tertinggal. Ini bahaya orang macet, suam, berhenti tumbuh akan merosot dan celaka. Kita harus jadi laki2 rohani, seperti ligabis, mau, berani dan terus perang melawan daging, iblis, dunia sehingga berkeme-nangan, ber-buah2 dan tumbuh.

5c. dan seperti mempelai laki2 bersukacita akan mempelai perempuan, begitulah Allahmu bersukacita akan dikau.

Nikah disini bukan berarti sex tetapi kasih ilahi yang suci dan tulus. Akan ada sukacita mempelai laki2 akan mempelai perempuan, juga Allah akan bersukacita sebab Allah itu kasih. Bapa menjadi kepala Putra dan Putra men-jadi kepala (suami) Gereja Tuhan 1Kor 11:3 (Kristus kepala laki2, ini yang men-jadi mempelai). Bapa, Putra dan Roh Kudus menjadi satu 1Yoh 5:7, tetapi Gereja Tuhan menjadi satu dalam Kris-tus, sehingga juga menjadi satu dalam Trinitas ilahi.

Kasih dan kesucian ini adalah sumber dari kesukaan yang luar biasa di Surga, bahkan sudah mulai di dunia (Yoh 4:14; 7:38) dan terus ber-tambah2 sampai kekal dalam kesukaan abadi.

Orang yang mengasihi Tuhan akan terbeban untuk menggembalakan dan ber-buah2 dan tumbuh terus sampai pada kesempurnaan rencana Allah. Seperti suami-istri menjadi indah, me-riah dan bahagia sebab kasih yang suci, begitu juga dengan kasih yang suci ini kita akan ber-buah2 dan terus tumbuh sampai dalam kesempurnaan dan ma-suk dalam kesukaan abadi dalam Surga Bumi Baru.