YS330 – YESAYA 61:7-11. MEMPELAI LAKI2 DAN PEREMPUAN DIHIASI

YES 61:7. MALU DAN CELA DIGANTI KESUKAAN DOBEL.

7a. Dan untuk malu mu, engkau akan mendapat dobel dan untuk kecelaanmu mereka akan bersukacita di dalam bagiannya.

Dalam ayat 6 mereka dinamakan imam2. Disini untuk malu dan kece-laannya mereka akan mendapat ganti dobel di dalam bagiannya. Ini malu karena Kristus, karena kebenaran. Dan 9:7, Ay 10:15, Maz 31:2. Selain disalah-kan, juga dipermalukan di hadapan orang banyak, tetapi kalau kita benar di hadapan Tuhan, Ia tahu 2Tim 2:15. Sa-ma seperti Putra manusia dalam dunia dipermalukan oleh musuh2Nya yaitu kaki tangan iblis dan dihukum mati sebagai penjahat yang besar, di te-ngah2 dua penjahat besar, tetapi se-mua karena menanggung dosa umat manusia, bukan karena dosanya sen-diri.

Orang2 yang mencela Putra ma-nusia Yesus di salib berkata: kalau Eng-kau benar, turunlah dari salib”. Putra manusia Yesus bisa, dapat, sanggup turun Mat 27:39-43. Ia juga sanggup menyelamatkan diriNya sendiri Luk 23:35-39. Tetapi Putra manusia Yesus mau direndahkan, dicela dan diperma-lukan, sebab itulah kehendak Bapa ba-giNya supaya Ia minum dari cawan itu dan Putra manusia Yesus tidak bereaksi dosa, tetapi menang bahkan dengan sempurna, tanpa cacat cela di hadapan Tuhan untuk menebus manusia, Ia menang dengan sempurna.

Dipermalukan dan dicela itu ter-masuk baptisan api yang dialami oleh Putra manusia Yesus dan Ia lulus dalam baptisan api atau ujian akhir ini Luk 12:50. Kita juga harus belajar tumbuh dalam kerendahan hati, meskipun dipermalukan dan dicela tetapi benar di hadapan Tuhan, hasilnya akan dobel.

Jangan takut, sekalipun dipermalukan dan dicela, kalau kita benar di hadapan Tuhan, Tuhan tahu dan Tuhan akan menyertai orang2Nya yang benar dan satu kali Tuhan akan memberi dobel, kemuliaan dan kesukaan. Ini salah satu mata pelajaran rohani untuk tumbuh dalam kerendahan hati. Orang yang sombong sama sekali tidak bisa tahan kalau dipermalukan, sebab ia justru ingin puji dan hormat dari orang2 seki-tarnya. Sekarang justru dipermalukan, suatu penderitaan yang sangat berat. Tetapi orang yang mau direndahkan, yang tahan, akan makin rendah hati seperti dalam Yoh 3:30. Orang yang tahan dipermalukan itu mengikis segala kesombongannya sehingga makin ren-dah hati dan Tuhan bisa mengang-katnya makin tinggi. Daud, Yusuf, Paulus, Petrus dll orang benar yang tahan direndahkan dan dipermalukan seperti Kristus, sebab itu Tuhan meng-angkatnya makin tinggi 1Pet 5:5-6, bahkan dobel, sebab itu makin cepat tumbuh dalam rencana Allah kepada kemuliaan dan kesempurnaan Kristus. Ingat baik2, jangan bereaksi dosa wak-tu dicela dan dipermalukan, supaya semua kesombongan dikikis dan tetap taat dipimpin Roh, maka Tuhan akan memberi ganti dobel untuk hal ini.

 

7b. Sebab itu dalam negerinya mereka akan memiliki kesukaan dobel yang kekal menjadi bagiannya.

Manusia selalu mencari sukacita, bukan tangisan dan penderitaan, bahkan be-rani bayar harganya untuk bisa bersu-kacita; tetapi itu tidak ada dalam dunia dan di dalam dosa. Harus hidup dalam kesucian di dalam Kristus dan dalam kerendahan hati, maka kita akan men-dapatkannya dengan limpah.

Orang2 yang dicela dan diperma-lukan, biasanya berani berdusta atau berdosa lainnya supaya hilang malu-nya. Tetapi orang2 yang dipimpin Roh tidak mau bereaksi dosa sekalipun dipermalukan. Memang jadi korban karena dicela dan dipermalukan itu berat tetapi itu membuat kita makin rendah hati dan memiliki kesukaan dobel yang kekal.

 

YES 61:8. TUHAN MENCINTAI HUKUM DAN KEBENARAN.

8a. Karena Tuhan mencintai hukum, Aku membenci rampasan sebagai ganti korban bakaran.

Jangan takut salib, dipermalukan dan dicela sebab Tuhan Allah mencintai hu-kum, Dia adalah jalan, kebenaran dan hidup Yoh 14:6. Bagaimanapun juga orang benar akan disertai Allah dan akhirnya akan dipermuliakan 1Pet 3:12. Jangan beri korban bakaran sebagai ganti rampasan.

Ada macam2 acara ibadah dan pe-layanan, tetapi kalau itu dicampur atau sebagai gantinya rampasan atau keti-dakbenaran, itu tidak berkenan pada Allah. Hidup benar adalah syarat mini-mum yang dibutuhkan dalam segala perkara dengan Allah, sebab Ia tidak bisa tahan dengan dosa. Memang Ia masih memberi waktu untuk perto-batan Pkh 8:11, tetapi kalau dengan sengaja seorang hidup dalam dosa, waktunya akan makin pendek dan hajaran atau hukuman akan datang Luk 12:48. Orang dunia yang tidak me-ngerti mendapat waktu lebih panjang, tetapi malaikat yang tahu dan sudah melihat Allah, Surga dan Neraka tidak diberi kesempatan lagi 2Pet 2:4. Kita harus selalu hidup benar di hadapan Allah dan se-bisa2nya menjelaskan bagi orang sekitar, jangan menjadi batu sontohan tetapi masih mungkin difit-nah dan dicela dengan macam2 cara, tetapi Tuhan tetap di pihak orang be-nar; jangan kuatir, Dia juga menguasai sikon, orang2 sekitar kita dan apa saja yang akan terjadi pada kita 1Kor 10:13.

 

 

8b. Aku akan memimpin pekerjaannya dalam kebenaran dan Aku akan membuat perjanjian yang kekal dengan mereka.

Keadaan dalam dunia makin lama ma-kin penuh dengan kejahatan, juga da-lam pekerjaan yang dahulu jujur, be-nar, sekarang jadi berkurang dan mau habis. Tetapi ingat dunia akhir zaman itu terdiri dari 2 puncak, bukan hanya 1 puncak. Orang benar tetap akan eksis, ada dalam kebenaran. Memang sulit dengan pikiran manusiawi bahkan tidak mungkin, tetapi Allah tetap sanggup memimpin kita dengan RohNya se-hingga kita tetap bisa hidup benar dalam semuasegi hidup kita, juga da-lam pekerjaan se-hari2. Sulit? Tetapi tidak ada yang mustahil bagi Allah Luk 1:37. Dahulu orang kerja dengan benar, bisa dengan santai dan mudah, sebab sedikit tantangan dan kejahatan. Tetapi makin lama orang2 yang mau dipimpin Roh dalam kebenaran dalam peker-jaannya, ia harus tekun berdoa dalam Roh dengan sungguh2 dan limpah 7 KPR baru bisa bekerja dalam kebenaran dan dapat untung. Tanpa pimpinan Roh Kudus, bekerja benar di akhir zaman tidak akan dapat untung tetapi rugi. Sebab itu harus bergumul dengan ba-nyak doa dalam Roh dan kebenaran, baru bisa bersaing dengan benar dan dapat untung. Dengan kata lain, harus sungguh2 menjadi rohani dan mahir berjalan dalam Roh (Kej 6:9), baru bisa menang saingan dalam dunia yang makin gelap dan jahat. Dengan kata lain orang yang mau bekerja dengan benar harus orang rohani, dan me-mang ini yang dituntut Tuhan pada akhir zaman Luk 21:36. Orang yang tidak rohani (bisa berjalan dengan Tuhan seperti Nuh Kej 6:9) tidak bisa bertekun hidup benar di tengah2 dunia yang makin jahat. Harus sungguh2 jadi rohani, sebab ini sekaligus diperlukan untuk masuk dalam rencana Allah, disiapkan untuk pengangkatan. Seka-rang masih banyak orang yang roha-ninya baru dan kanak2 bisa hidup dan bekerja dengan benar. Pada akhir za-man kalau tidak rohani tinggi, mahir dipimpin Roh, limpah dengan hikmat dan kuasa Allah, tidak mungkin bisa bekerja dengan benar, harus dipimpin Roh. Tetapi ini memang tingkatan ro-hani akhir zaman harus meningkat, atau meningkat dalam dosa atau me-ningkat dalam kesucian, yang plin-plan akan hanyut dalam dosa dan binasa atau tertinggal.

Dengan orang2 semacam ini Tuhan membuat perjanjian yang kekal. Se-perti dengan Abraham, Tuhan mem-buat perjanjian kekal artinya tidak bisa berubah lagi Kej 22:16-18. Tuhan ber-sumpah berarti mengikat untuk kedua pihak. Kalau perjanjian biasa, ini masih tergantung dari pihak manusia, kalau ia tetap taat dan setia sampai akhir, baruperjanjian itu jadi baginya. Tetapi kalau orang yang lulus baptisan api seperti Putra manusia Yesus, Abraham, maka Tuhan membuat perjanjian yang kekal, artinya perjanjian itu tidak lagi bisa berubah. Orang ini masuk dalam perjanjian khusus dengan Allah yaitu ia tidak lagi akan mati tetapi ikut dalam golongan pengangkatan 1Kor 15:51-52. Jadi pada akhir zaman kalau kita lulus dalam segala ujian kita seperti Abra-ham (lulus dari dipermalukan dan dice-la karena Kristus, tetapi tidak bereaksi dosa, tetap dalam kesucian dan dipim-pin Roh), maka Tuhan akan membuat perjanjian yang kekal ini, masuk go-longan pengangkatan. Kalau kita terus tumbuh dengan benar dan cepat dalam 3,5 tahun I Minggu ke-70 Daniel, maka ada kesempatan yang lebih indah lagi yaitu masuk dalam golongan 144.000 orang yang sempurna. Ini lebih tinggi dari perjanjian kekal yang pertama yaitu menjadi sempurna seperti Kristus, seperti Bapa Yoh 10:35, Mat 5:38. Ini luar biasa. Sebab itu hiduplah benar, tekun pikul salib, mematikan daging dan mau taat dipimpin Roh dalam semua segi hidup, termasuk dalam pekerjaan dll. Semua ini tidak mungkin tanpa jadi orang yang rohani (mahir dipimpin Roh).

 

YES 61:9. BENIH YANG DIBERKATI TUHAN.

 

9a. Dan benihnya akan dikenal diantara orang kafir dan keturunannya diantara bangsa2.

Siapa benih dan keturunan kita Yes 66:22. Baik benih jasmani (yang sudah lahir baru) dan benih rohani yaitu semua orang yang kita menangkan dan kita layani sehingga tumbuh dalam ren-cana Tuhan yang indah. (Benih jasmani tidak otomatis masuk Surga dengan kita, semua harus lahir baru). Ingat istri Lot langsung mati di jalan sebagai tiang garam. Ini adalah tanggungjawab dan beban kita yang harus diselesaikan. Biasanya untuk anak2 sendiri ada kasih (kalau tidak ada itu berarti lebih jelek daripada orang dunia!). Terus usaha dengan doa dalam Roh dan kebenaran sampai anak2 itu juga jadi benih rohani yang kekal, lahir baru dan selamat sampai ke akhir, apalagi kalau bisa mendapat janji yang kekal seperti Abraham dengan Tuhan, diteguhkan dengan sumpah = untuk kekal. Juga ja-ngan lupa follow up, sebab 3 angka ini meliputi semua benih dan turunan rohani yang kekal, dari antara orang kafir dari segala macam keyakinan dan aliran dan diantara segala bangsa. Jangan membedakan. Orang baru akan bisa lepas dari kebencian biasa dan kebencian rasial. Jangan lihat dengan peri manusiawi tetapi dengan peri ilahi 2Kor 5:16. Sebab kita semua sama2 anak Allah, 1 Bapa yaitu Allah Bapa. Meskipun di dunia banyak kebencian ini, tetapi orang yang dipimpin Roh bisa merdeka daripadanya! Kita harus tum-buh dalam persekutuan tubuh Kristus yang bebas dari kebencian dan semua dosa lain, bisa mengampuni dan ber-jalan dalam terang 1Yoh 1:7. Kita di-sempurnakan dalam satu persekutuan seperti Trinitas Yoh 17:23. Sebab itu pertemuan muka dengan muka itu perlu untuk bisa bersekutu dengan in-dah, misalnya 3Yoh 14, sebab tan-tangannya lebih besar dari sekedar lewat surat atau online.

 

9b. Semua yang melihatnya akan mengakuinya bahwa mereka adalah benih yang diberkati Tuhan.

Dari mana kita tahu umat Tuhan yang diberkati? Hidupnya tumbuh dalam kebenaran dan kesucian sekalipun di tengah2 dosa yang memuncak. Ukuran berkat bukan berkat jasmani (ingat La-zarus, Maria dan Yusuf dll), tetapi berkat yang kekal sebab hidup benar dan makin tumbuh seperti Kristus. Ini orang2 yang  seperti Abraham Kej 12:2. Bukan orang yang dilayani (kanak2) tetapi orang yang melayani, menjadi berkat bagi semua orang di sekitarnya, tidak bereaksi dosa tetapi terus taat dipimpin Roh jadi garam dan terang dunia, jadi berkat bagi sekitarnya.

 

YES 61:10. MEMPELAI KRISTUS.

 

10a. Saya akan sangat bergembira di dalam Tuhan, jiwaku akan bersukacita di dalam Allahku,

Kalau rohani meningkat, maka kesu-kaan dan sejahtera dari Allah akan ma-kin meningkat seperti dalam Yez 47.

Kalau kita berjalan dengan Tuhan, makin lama, kesukaan itu makin penuh, sekalipun masih di dalam dunia. Ini khusus tentang akhir zaman di mana ada 2 puncak, kesucian dan kenajisan, Surga dan Neraka berjalan ber-sama2, bahkan dalam 1 rumah Mat 10:35-36,21, Luk 12:49, 52-53 (sebab itu, air ini mengalir ke Timur). Ini keadaan yang mengerikan dalam 3,5 tahun se-belum pengangkatan, tetapi orang yang ber-jaga2 akan tahan sebab Tu-han mencurahkan Hujan akhir dan se-gala fasilitasnya Luk 21:34-36. Bahkan semua yang ikut meningkat dalam kesucian (Polarisasi) akan dilindungi dengan janji khusus dalam 1Kor 15:51 yaitu dengan perjanjian kekal. Sebab itu sekarang masih ada kesempatan (sebelum 3,5 tahun I) untuk meng-garami panci masing2.

 

10b. Sebab Dia telah memakaikan saya dengan pakaian keselamatan dan Ia telah menutupi saya dengan jubah kebenaran.

Mula2 pakaian keselamatan (Pintu Gerbang, seperti orang2 beriman yang mati dalam zaman Antikris Wah 7:9) lalu jubah kebenaran (Ruangan Suci). Kita harus terus meningkat dalam ke-benaran sampai seperti Allah Bapa Mat 5:48, Ams 4:18. Dalam zaman Antikris hanya ada pakaian keselamatan Wah 7:9; sebab itu tumbuhlah dalam kebe-naran Allah, bisa meningkat sampai menjadi seperti Kristus, masuk dalam golongan mempelai. Ingat pengorban-an total dalam zaman Antikris hanya menghasilkan pakaian keselamatan, te-tapi dalam zaman sekarang, jubah kebenaran bisa tumbuh sampai seperti Kristus. Jangan terlambat, harganya terlalu mahal.

 

10c. Sebagai seorang mempelai laki2 yang memakaikan* dirinya sendiri dengan perhiasan dan sebagai seorang mempelai perempuan menghiasi dirinya sendiri dengan permata2.

Mempelai laki2 sudah selesai memakai perhiasan yang sempurna (bhs Ibrani: pakaian imam, dalam Yes 61:6 disebut imam), Dia hanya satu orang, tetapi sempurna, anak domba yang tidak bercacat cela, sudah genap Yoh 19:31.

Mempelai perempuan itu banyak, yaitu 144.000 orang sempurna (dari tingkatan imam menjadi imambesar). Tetapi di bawah tingkatan ini ada ra-tusan juta orang dengan tingkatan ber-beda2 dalam kemuliaan Allah (ting-katan imam2). Tumbuhlah dengan pe-ngorbanan yang makin meningkat Rom 8:17-18. Jangan terlambat, sebab sesu-dah pengangkatan hanya ada jubah keselamatan!

Permata dalam imam besar itu ada 12, kalau lengkap itu berarti sempurna. Yang hanya punya 1 atau 2 permata ilahi, sudah indah tetapi belum sem-purna. Tambahlah terus sampai leng-kap. Sebab itu hiduplah benar dalam seluruh segi hidup sampai sempurna, sehingga mendapat lengkap 12 per-mata.

 

YES 61:11. BUMI DITUAI.

(Wah 14:14-16).

 

11a. Karena sama seperti bumi mengeluarkan tunas dan seperti kebun yang membuat barang2 yang ditabur di dalamnya tumbuh.

Semua perlu waktu untuk tumbuh dari tunas sampai matang. Tebus waktu dan berjalanlah lurus menuju tujuan supaya kita bisa meningkat secepat mungkin dansetinggi mungkin. Terus di jalan sempit dan mahir dipimpin Roh, itu jalan paling cepat untuk terus tumbuh, lebih2 dengan banyak pencobaan dan ujian, akan makin cepat bertumbuh.

 

11b. maka demikianlah Tuhan Allah akan menyebabkan kebenaran dan puji tumbuh di hadapan segala bangsa.

Inilah kemuliaan segala bangsa dibawa masuk dalam Kerajaan Surga pada saat penuaian Wah 21:26. Ini berarti sem-purna dari segala golongan dan bangsa, dalam satu persekutuan tubuh Kristus yang seperti Trinitas dankasih Kristus dan kesuciannya sudah sempurna, tanda bahwa rencana Allah genap.

 

KESIMPULAN.

ayat 7. Harus lulus dari malu dan cela karena Kristus, makin rendah hati dan makin meningkat.

ayat 8. Pelihara dan tumbuh dalam ke-benaran, jangan takut fitnah dan hinaan, Tuhan tahu kebenaran kita, tumbuh terus sampai perjanjian Allah yang kekal.

ayat 9. Dikenal sebagai pemberi berkat bukan sebagai batu sontohan, pe-nuh kasih dan kesucian yang terus meningkat.

ayat 10. Pakaian keselamatan dan ju-bah kebenaran, tumbuhlah terus, jangan terlambat sehingga binasa dalam dosa atau baru bertobat da-lam zaman Antikris.

ayat 11. Terus tumbuh dengan cepat (tebus waktu) sampai kemuliaan segala bangsa, persekutuan tubuh Kristus seperti Trinitas, dibawa masuk dalam Surga.