YS326 – YESAYA 61:1-2. ORANG-ORANG YANG DIUTUS TUHAN

YES 61:1. NUBUATAN TENTANG PENGUTUSAN YANG TERBESAR.

 

Pendahuluan.

Dari dahulu sudah banyak hamba2 Tuhan (nabi, hakim dan utusan Allah) yang sudah diutus oleh Tuhan, tetapi nubuat ini adalah pengutusan yang terbesar, yang sudah digenapkan oleh Tuhan Yesus Luk 4:18-21. Putra ma-nusia Yesus sendiri mengatakan hal ini, ini luar biasa, sebab betul2  digenapkan oleh Putra manusia Yesus! Ini meng-hasilkan hal2 yang luar biasa,  yaitu keselamatan kita sampai kesem-purnaan rencana Allah. Bapa mengutus PutraNya Yoh 5:23,30,37; 6:39,44,57; 8:16,29,42; 12:24,49; 14:24; 17:21,25, 1Yoh 4:14. Tetapi ingat bukan hanya Putra manusia Yesus yang diutus, tetapi Dia menjadi contoh bagi kita, sebab itu juga kita diutus Tuhan seperti Dia diutus Bapa Yoh 20:21. Kalau Tuhan Yesus terang dunia Yoh 9:5, juga kita jadi terang dan garam dunia Mat 5:13-14. Kalau Tuhan Yesus adalah Gembala yang baik, juga kita Yoh 21:15-17 dst. Dan kita diutus dengan kuasa dan wewenang yang besar Mat 10:1, Luk 10:19-20, Mrk 16:17-20, sebab itu se-mua kebenaran2 tentang pengutusan Putra manusia Yesus, juga harus kita perhatikan baik2, sebab itu juga ber-laku bagi kita dalam melakukan ke-hendak Bapa, untuk menjadi berkat bagi orang lain sehingga orang itu menjadi buah2 kita.

 

1a. Roh Tuhan Allah adalah di atasKu.

Ini orang2 yang hidup dipimpin Roh seperti Putra manusia Yesus Mat 4:1, Luk 4:1,18. Bahkan ini menjadi tanda2 yang harus kita kenali, sebab kita harus membangun persekutuan tubuh Kris-tus yaitu persekutuan dalam Roh 1Kor 12:13, Ef 4:3 yaitu dengan orang2 yang satu Roh, rohnya sama, yaitu sama2 penuh dan dipimpin Roh, ada Roh Allah di atasnya. Yohanes Pembaptis juga diteguhkan dengan diberi pegangan, tentang siapa “orang” yang harus disaksikannya, itulah Dia yang Roh Allah ada di atasNya Yoh 1:33.

Paulus juga mengajarkan Gereja Korintus untuk bersekutu dengan orang2 yang  dipimpin Roh 2Kor 12:18, Pil 1:27. Jangan bersekutu dengan orang2 yang dipimpin daging sekalipun orang itu besar dan termasyur, sukses dan hebat. Yang penting adalah mem-bangunkan tubuh Kristus, bukan menara Babil atau kemuliaannya sen-diri, atautujuan jadi lain. Kita harus mengerti dan dapathidup dipimpin Roh Rom 8:14, Gal 5:16-17, yaitu terus menerus dalam kesucian di jalan sem-pit, di atas Mezbah dan menurut pim-pinan Roh dan sesuai Firman Tuhan. Kalau kita mengerti dan bisa dipimpin Roh, kita juga bisa membedakan orang yang dipimpin Roh atau daging dan membangun persekutuan dalam Roh, jangan dalam daging! Kalau sama2 da-lam Roh, sama2 mematikan daging akan bisa bersekutu dalam Roh dan mengerjakan kehendak dan rencana Allah, untuk menyempurnakan rencana Allah!

Kita harus membedakan dari per-sekutuan Halaman, yaitu orang2 yang sama2 percaya, tetapi campuran dengan daging atau duniawi. Semen-tara ini Halaman tetap perlu ada, tetapi pada akhir zaman akan terpisah (Pola-risasi Wah 22:11) dan hanyut dalam dosa dandi-injak2 antikris Wah 11:2. Sebab itu kita harus bisa membedakan dan tetap dipimpin Roh membangun tubuh Kristus sehingga selalu dalam rencana Allah! Tanda2 persekutuan dalam Roh adalah kesucian, tulus, sesuai Firman Tuhan dan ada kasih Kristus, bukan benci, iri, bersaing, sebab sama2 dipimpin Roh yang sama, tujuannya sama, kehendak dan ren-cana Allah sesuai dengan Firman Tuhan.

 

1b. Sebab Tuhan mengurapi Aku untuk memberitakan kabar kesukaan.

Tuhan mengurapi kita dengan minyak dari Surga, supaya kuat, penuh dengan kuasa dan hikmat Allah, bukan untuk membesarkan nama kita supaya ma-syur, tidak kalah atau untuk tujuan2 pribadi, tetapi untuk memberitakan Injil sampai ke seluruh bumi, untuk ber-buah2, melakukan kehendak Allah Kis 1:8. Kita harus tahu maksud Tuhan mengurapi kita sehingga kita menjadi seperti Kristus, Immanuel, Allah di dalam kita Mat 1:23.

Jangan takut kebutuhan se-hari2 atau kebutuhan jasmani. Tentara yang pergi berperang, pasti dilengkapi, tidak mencari perlengkapannya sendiri 1Kor 9:7, 2Tim 2:4. Tentu jangan perleng-kapan ini menjadi tujuan hidup, itu tidak berkenan pada Tuhan. Kalau untuk kebutuhan, bukan keinginan atau tujuan, pasti Tuhan cukupkan bahkan dengan limpah.

Pengurapan itu datang dengan banyak berdoa dalam Roh dan ke-benaran Luk 24:49, tidak otomatis, apalagi dengan jalan2 di jalan lebar lalu minta pengurapan Roh Kudus, tentu tidak patut, kecuali yang mulai dalam Roh berakhir dalam daging seperti Simson atau Saul. Gal 3:3-4. Jangan campur atau berakhir dengan daging, kalau ada dosa atau hal2 daging, langsung dibuang dan disucikan (ingat MAK DSY) supaya kepala kita terus limpah dengan pengurapan minyak dari Surga Pkh 9:8. Baju putih dan urapan kepala itu satu set, harus ber-sama2. Tekunlah berdoa dalam Roh dan kebenaran (baju putih, kebenaran) di mana saja, senantiasa. Ingat diesel (doa di sepanjang jalan) sehingga selalu ada limpah pengurapan, kesukaan Roh dan tetap dipimpin Roh dengan hikmat dan kuasaNya, itu hidup yang indah, puas dan bisa mengalami rencana Allah yang indah2. Juga dalam pekerjaan se-hari2 (sekuler) sebab kita adalah hamba2 Allah, maka semua yang kita perbuat beruntung juga Maz 1:3 untuk hidup bagi Tuhan, bukan untuk hidup me-nurut kedagingan dan dunia.

Ada orang yang membuat ke-kristenan untuk kunci sukses dalam mencari uang atau kedudukan dll, itu salah! Prioritas pertama adalah hidup bagi Tuhan, itu jadi tujuan dan ke-inginan atau kerinduan kita, maka sukses jasmani atau sekuler diberikan untuk melengkapi, bukan sebagai tujuan Mat 6:33. Jangan sampai salah supaya jangan kecewa dan masuk jerat iblis, apalagi dalam menunggu keda-tangan Tuhan Luk 21:34.

 

1c. Untuk memberitakan kabar kesukaan kepada orang yang tidak berdaya

(L: teraniaya, B: sengsara,

NM: miskin).

Memberitakan Injil = kabar kesukaan supaya jadi berkat bagi yang meneri-ma, dengan cuma2 Mat 10:8. Jangan mencari untung dalam bentuk apapun (uang, popularitas, penghargaan dll) hanya kepujian dari Tuhan saja (Rom 2:29). Orang dunia minta upah atau barter, tetapi kita karena Tuhan dan Tuhan yang memberi upah dan kepujian kita. Ini namanya tulus, tidak punya pengharapan apa2 dari manusia, hanya supaya jadi berkat bagi orang2 yang mendengar. Ada orang memberi apa2, boleh diterima tetapi tidak diharapkan atau tidakmenjadi tujuan 1Kor 9:14 (ingat Elisa dengan Naaman). Hidup untuk Kristus itu untung, seka-lipun sudah mati masih untung terus sampai kekal Pil 1:21. Memberitakan pada orang yang tidak berdaya, lemah (miskin, menderita, teraniaya), istime-wa sebab terikat dosa dan diperbudak oleh iblis, daging, dunia dan dosa. Isi  berita kesukaan adalah berita kemer-dekaan, sehingga orang yang percaya bisa mati lepas dari dosa. Ini tujuan dari kabar baik untuk bisa masuk Surga lepas dari Neraka. Tuhan sanggup memberi berkat atau pertolongan dalam nafkah, kesukaan, keluarga, sekolah, keamanan dll, tetapi itu perlengkapan bukan tujuan! Tujuan Allah hanyalah jiwa2, itu menjadi buah2 kita, baik orang berdosa yang bertobat dalam penginjilan, juga menumbuhkan orang yang sudah per-caya dan dibaptiskan sampai tumbuh seperti kita 1Kor 11:1 dan terus saling membantu pertumbuhannya sampai seperti Kristus, sempurna 1Tes 1:6. Berikan, sampaikan, ajarkan kabar kesukaan dari Firman Tuhan sampai menjadi berkat bagi orang2 yang menerimanya. Jadilah berkat dan orang2 yang diberkati menjadibuah2 kita. Ini adalah keharusan setiap orang beriman Luk 13:6-9, Mat 3:10, Yoh 15:2, Mat 22:43. Ini adalah kehendak Allah yang harus kita lakukan supaya tidak ditolak oleh Tuhan Mat 7:21.

 

1d. Ia mengutus Aku untuk mengikat (membebat) hati yang pecah.

(L: Mengobati, B: Merawat Luk 4:18: Menyembuhkan).

Hati yang pecah, remuk, berdukacita. Sadar atau tidak sadar, semua orang menuju penghukuman kekal karena dosa2nya,  selalu punya saldo dukacita, penderitaan dan susah dalam hatinya, seperti orang yang sakit, tubuhnya tidak enak, sebab akibat dari penyakit adalah kematian. Manusia mencari kepuasan dan kesukaan tetapi tetap menderita Ams 14:13-14, Yoh 4;13. Sebabnya adalah dosa Rom 3:17. Dosa memutuskan hubungan manusia de-ngan Allah Yes 59:2. Kalau ini dibe-reskan dengan percaya pada berita Injil, lepas dari dosa dan ikatannya, maka baru hati mausia bisa ada sejahtera, senang, puas dan tidak pecah atau hancur.

Kesukaan dari Tuhan akan datang memenuhi hati kita Neh 8:11, Pil 4:4, Firman Tuhan bisa memerdekakan segala macam ikatan dan tipu daya iblis Yoh 8:32,36. Kita masih hidup dalam tubuh daging, tetapi Tuhan bisa tolong kita untuk membebat hati kita sehingga tidak pecah dalam keadaan apapun Yoh 16:22.

 

1e. Untuk memproklamirkan kemerdekaan kepada yang tertawan.

Alami kemerdekaan Tuhan dan merdekakanlah orang lain dengan Injil, bukan dengan berita2 yang salah, te-tapi dengan Injil, kabar kesukaan ke-lepasan dosa oleh iman akan Tuhan Yesus!  Proklamirkan kemerdekaan dari Kristus! Jangan berhenti, ini beban dan tugas kita, pada orang berdosa dan untuk menumbuhkan orang beriman.

 

1f. dan pembukaan penjara (*) bagi mereka yang terbelenggu.

* H6495 pegach qoach = Opening of eyes, wide = mencelikkan mata.

Ini sama seperti yang dibaca Putra manusia Yesus dalam Luk 4:18. Men-celikkan mata yang buta (dari penjara kebutaan). Orang berdosa itu mata hatinya dibutakan oleh penghulu dunia 2Kor 4:4 sehingga tidak mengerti dan tidak tahu nasibnya yang celaka, sehingga terus diperbudak dalamdosa. Misalnya keledai Isachar yang tidak bisa melihat Kej 49:14-15. Sesudah ia dicelikkan, bisa melihat, maka tim-bullah gairah hidup yang besar dalam jalan sempit ke tempat tujuan yang mulia. Mata hati ini perlu dicelikkan. Bahkan Tuhan terus mencelikkan, ma-kin lama makin celik dalam semua segi hidup, sehingga makin penuh gairah dan kerinduan ingin hidup hanya untuk Tuhan saja Gal 2:20, sehingga hidupnya makin ber-buah2 lebat Yoh 15:8. Belajar terus Firman Tuhan dalam pengurapan Roh Kudus sehingga kita bisa melihat yang tidak kelihatan Ibr 11:27 dan makin rindu akan yang kekal dan terlepas dari yang fana 1Kor 7:31. Perkara2 yang dahulu berharga, sekarang jadi sampah Pil 3:7-8. Orang yang hidup dalam kesucian, Roh Kudus bisa bekerja dengan bebas dan dengan banyak belajar Firman Tuhan, mata kita makin celik sampai bisa melihat semua yang tidak tampak, yaitu sampai dalam Surga Bumi Baru yang kekal dan mulia itu.

 

YES 61:2. JANGAN MEMBALAS.

 

2a. Untuk memproklamirkan tahun yang bisa diterima dari Tuhan. Luk 4:19.

Apa artinya tahun yang bisa diterima, yang menyenangkan, berkenan (accep-table)? Sesudah percaya dan mengerti berita kesukaan Tuhan, maka tahun2 hidup kita akan menjadi indah dan menyenangkan, sebab Tuhan menger-jakan rencanaNya dalam hidup kita. Dari hidup yang sia2 sekarang jadi ber-ati untuk kekal. Orang yang dipimpin Roh seperti Abraham, Ishak, Yohanes, Yusuf, Daud, rasul2 dll, maka tahun2 hidupnya menjadi berarti, indah sebab rencana Allah jadi dalam hidupnya. Ini sangat indah. Mungkin dalam dunia, hidupnya kurang berharga, tetapi sangat indah di hadapan Tuhan, bah-kan sampai matipun makin berharga Maz 116:15. Mereka membuat catatan yang indah dalam buku Hayat Mal 3:16. Tahun2 hidup orang yang memper-hatikan kabar kesukaan dari Firman Tuhan ini menjadi indah sampai se-lama2nya.

 

2b. dan hari pembalasan dari Allah kita, untuk menghiburkan semua yang berkabung.

Semua perbuatan itu ada penuaiannya Gal 6:7-10. Jangan menabur dalam daging, pasti ada penuaian dan pembalasan dari Hakim orang hidup dan mati 2Tim 4:1, Hakim bumi Kej 18:25. Pasti ada pembalasan dari Tuhan di dunia dan di akhirat Mal 3:18.

 

Bila hari pembalasan dari Allah?

Pembalasan itu ada yang di dunia Maz 7:12, ada yang dalam kekekalan. Kalau dibalas (dihukum) di dunia itu untung, sebab masih bisa bertobat! Seperti Yunus di dalam perut ikan bertobat dan selamat. Tetapi kalau sudah di Neraka seperti orang kaya dalam Luk 16:25, maka kesempatannya habis.

Hidup itu suatu kesempatan, kesempatan untuk bertobat, mendapat selamat atau kesempatan untuk tum-buh se-tinggi2nya sampai sempurna. Orang yang tidak mau bertobat atau memakai waktunya baik2 itu bodoh dan celaka. Jangan ditipu dan dibodohi iblis sehingga mem-buang2 waktu de-ngan sia2. Orang yang bisa memakai waktu baik2 akan mengerti dan berusaha untukmenebus waktu Ef 5:16, tetapi orang yang tidak bisa memakai waktu, tidak sadar, ia tidak mengerti tentang tebus waktu dan akan mem-buang2 waktu, itu lebih daripada membuang berlian dan emas secara jasmani, sebab akibatnya untuk kekal. Jangan pakai waktu (memakai kesem-patan) menurut iblis jadi pencuri dan penjahat, itu menambah ukuran hu-kuman celakanya. Orang2 ini dari kecil sudah mahir berzina, mencuri, bohong, menipu dst, wai penghukumannya di dunia dan dalam kekekalan.

 

Jangan membalas sendiri, sebab pembalasan itu dari Tuhan Rom 12:19. Jangan bereaksi dosa, jangan sakit hati, JMPE, tetapi ampuni, tetap cerdik, ja-ngan sampai dijatuhkan atau dirugikan jasmani rohani oleh perbuatan orang2 jahat atau kaki tangan iblis di sekitar kita. Dalam dunia semua orang ber-dosa, sebagian besar tidak ada hubungannya dengan kita, sebagian dipakai iblis (dan dari dirinya sendiri) untuk mengganggu kita dan sebagian bisa dipakai Tuhan untuk menolong kita. Mereka yang memberkati kita akan diberkati Tuhan dan yang men-jahati kita akan dihukum Tuhan,  se-perti kepada Abraham Kej 12:3. Sebab itu jangan sampai jatuh atau bereaksi dosa, tetapi ampuni dan berkati musuhmu apalagi dalam keluarga dan Gereja Tuhan, sedangkan terhadap orang duniapun kita harus jadi berkat. Musa dibenci bahkan mau dibunuh orang Israel yang digembalakannya tanpa gaji dan penghargaan apapun, tetapi Musa tidak melawan atau benci, tidak bereaksi dosa dan bahkan tetap mencintai, luar biasa, seperti Kristus Kel 32:32 (30-33). Musa tidak pernah membalas, tetapi kalau dosanya sudah melebihi batas, ada yang membalas, hakim bumi sehingga mereka dibina-sakan, 10 pengintai, 250 orang, Korah cs dan banyak orang yang tidak mau bertobat. Jangan membalas, jangan takut ancaman dan kejahatan mereka, sebab nyawa kita dalam tangan Tuhan 1Sam 2:6. Tetapi kita harus cerdik Mat 10:16 dan terus dipimpin Roh, jangan berjalan sendiri supaya jangan sampai jatuh, bereaksi dosa. Justru kita perlu belas kasihan sebab hukuman dari hakim bumi pasti datang pada wak-tunya, itu sangat dahsyat! Hakim itu sudah langsung berdiri di muka pintu orang yang berdosa Yak 5:9. Tetapi sebab sabar dan murah, hukuman itu tertunda Pkh 8:11 apalagi kalau ada doa syafaat seperti Abraham terhadap Lot. Jangan takut, jangan membalas, juga jangan benci (itu menjadi dosa) sebab Allah, hakim bumi itu sangat adil dan hukumannya sangat dahsyat, bisa mati seperti Korah.

Yang berkabung, karena dosa2 dan kejahatan yang menimpamereka, jangan menuruti daging sehingga susah, sebab semua sudah diukur Allah tidak lebih dari kekuatan kita 1Kor 10:13

 

Nyanyian:

Hidup ini adalah kesempatan.