YS311 – YES 59:1-4. DOSA-DOSA UMAT TUHAN (bag.1)

YES 59:1. TANGAN TUHAN TIDAK PENDEK, TELINGANYA TIDAK BERAT.

1a. Lihatlah, tangan Tuhan tidak menjadi pendek, sehingga tidak bisa menyelamatkan.

Tuhan itu tidak berubah. KasihNya, kemurahanNya, keadilanNya dll. Di sini diceritakan tentang tangan Tuhan itu bisa menjadi sebagai hukuman (Kel 7:4, Rat 1:13) tetapi juga bisamemberkati (misalnya Maz 104:28) menyertai se-hingga berhasil (Ezr 7:9; 8:18). Tangan Tuhan bisa menolong dengan kuat yang tanpa batas (Ul 5:15). Kalau Tuhan tidak menolong kita sebagai anakNya, umatNya, pasti kita yang salah (atau dalam keadaan ujian seperti Ayub yang celaka besar), sebab Tuhan tidak per-nah salah. Kalau Tuhan tidak meno-long, kita harus periksa diri, atau minta tolong saudara kita yang dekat, untuk melihat kesalahan kita Mat 7:1-5 dan mendoakannya. Tuhan tidak berubah, sebab itu hiduplah di dalam Tuhan, penuh dan dipimpin Roh, pasti tangan tidak pendek untuk kita, pasti ta-nganNya menolong dan memberkati kita.

 

1b. Juga telingaNya tidak menjadi berat sehingga tidak bisa mendengar.

Tidak ada doa yang tidak sampai dalam telingaNya, tetapi dosalah yang mem-buat Ia tidak bertindak menolong kita (atau kalau karena ujian, kita dibiarkan untuk sementara). Juga mungkin kita harus menunggu waktuNya atau carilah sebabnya, ber-tanya2lah pada Tuhan. Tuhan tidak pernah salah. Jadi, kalau telinga Tuhanberat dan tangan-Nya pendek, pasti ada sebab2nya, yaitu:

  1. Dosa.
  2. Ujian.
  3. Tunggu waktuNya.
  4. Ada maksud2 lain yang harus kita ketahui.

Pasti tidak ada yang kebetulan bagi Tuhan. Kalau kita dipimpin Roh, kita akan lebih jelas tahu dan bisa tahan untuk menunggu dan tidak bereaksi dosaatau dikuatkan dan dipimpin untuk lulus dalam ujian. Sabarlah, Dia pasti mempunyai maksud tertentu untuk semua problem kita.

 

YES 59:2. ALLAH TERCERAI DAN TERSEMBUNYI KARENA DOSA KESALAHANNYA.

  1. Tetapi kesalahan2mu menceraikan engkau dari Allah mu dan dosa2mu membuat wajahNya tersembunyi daripadamu, sehingga Ia tidak mau mendengar.

Kalau Tuhan tercerai atau tersembunyi dari umatNya, itu pasti ada sebabnya seperti di atas. Tuhan akan selalu tampak dan mendengar kalau kita lekat dengan Dia seperti Yoh 15:4-5, atau tinggal di dalam Dia dan Dia di dalam kita (K2D4) Yoh 6:56 dan pasti Ia akan menyertai, memberi pimpinan dan sukacita dll.

Jadi ini suatu kebenaran yang tidak boleh dilupakan. Bagaimanapun dosa itu ada alasannya, atau sebagai akibat atau reaksi pada hal2 yang jahat (bereaksi dosa, itu tetap dosa) dll, maka dosa itu akan menceraikan kita dari Allah, akan putus hubungan, itu celaka besar, bahkan mati sampai se-lama2nya (putus hubungan dari Allah untuk kekal dalam Neraka).

Ilustrasi: Matahari itu sumber kehidupan dunia ini, kalau bumi putus hubungan dengan matahari, semua kehidupan lenyap. Begitu Tuhan Allah adalah kehidupan kita Yoh 1:4. Kalau putus dari Allah, lambat atau cepat rohani akan mati dan binasa dalam tangan iblis, algojo kejam itu!

Kadang2 kita harus bertekun ber-doa dengan tidak putus harap,seperti dalam Luk 18:1-6 atau seperti Yakub yang terus bergumul minta tolong Tu-han sampai Ia menjawab dan meng-ubah nama Yakub menjadi Israel dan menyertainya.

Mengapa kadang2 kita menunggu sampai lama atau Tuhan yang me-nunggu kita berubah atau mengambil tindakan2 pertobatan atau ketaatan tertentu? Mengapa semu aini terjadi? Supaya kita diolah makin menjadi mulia seperti Kristus. Sebab itu kalau kita tekun dalam Firman Tuhan dan suka berdoa dalam Roh dan kebenaran, Roh Kudus akan mencelikkan mata kita, sehingga kita bisa melihat apa yang kurang dari kita, tahu kesalahan kita dan bisa kuat menunggu Tuhan dan bertahan dalam penderitaan seperti Yusuf, Daud, Ayub dll. Sebetulnya hu-bungan dengan Tuhan itu mudah asal kita tulus dan mau taat kepadaNya dan tetap dalam kesucian. Orang yang pa-ling bodohpun bisa dipakai Tuhan dan diberkati asal sungguh2 tulus mau taat dan cinta padaNya, sebab semua ke-mampuan, hikmat dan kebutuhan ro-hani dan jasmani diberikan oleh Tuhan sendiri. Tidak sulit asal mau. Tetapi yang pura2 dan tidak tulus, putar2, terus keras hati dalam dosa, akan jadi sulit dan akhirnya celaka!

 

YES 59:3. TANGAN, JARI, BIBIR DAN LIDAH YANG BERDOSA.

3a. Karena tanganmu dinajiskan dengan darah.

Darah berarti pembunuhan atau ke-bencian 1Yoh 3:15. Mula2 kebencian itu dalam hati, lalu merambat ke ma-na2, bisa ke mulut, mata, tangan, kaki dll.  Dan kalau dosanya sudah tumbuh sampai matang dan lahir dalam perbuatan dengan segala macam cara pelaksanaannya. Yak 1:14-15.

Sebab itu sebelum dosa itu dila-kukan dengan salah satu jalan atau ca-ra, maka dosa di dalam hati harus langsung dibuang atau dimusnahkan! Hati harus dibersihkan, kalau tidak, do-sa pasti tumbuh Ams 6:25-27 sampai dalam perbuatan yang tampak. Saul mula2 hanya iri yang tidak tampak oleh siapapun, tetapi kemudian seluruh Israel mengerti bahwa oleh sebab iri, Saul hendak membunuh Daud. Dosa yang dibiarkan, pasti tumbuh, bahkan dengan berjalannya waktu, dosa tidak bisa di-tutup2i seperti bau yang tidak bisa disembunyikan (bau makanan, kopi, busuk dll).

Cerita anak yang mencuri semang-ka, lalu dikubur untuk menyembunyi-kan biji dan sisa2nya, akhirnya keta-huan oleh orang2 dalam rumahnya, te-tapi Tuhan sudah tahu bahkan sebe-lumnya. Sebab itu bersihkan sungguh2 dengan pertolongan Tuhan (MAK DSY). Kalau kita mau disucikan, mau pikul salib dan mencari perkara2 dari Atas, hidup suci itu indah, bahagia dan mulia. Tetapi kalau tidak mau pikul salib dan tidak mau hidup suci, apalagi cinta dunia, hidup suci itu tidak manis, malah menyiksa. Sebab itu kita harus mema-tikan daging, mau mencintai Tuhan, ba-ru bisa menikmati bahwa suci itu indah.

 

3b. dan jari2mu dengan kesalahan.

Jari ini besar faedahnya, bayangkan ka-lau tidak mempunyai jari seperti kam-bing, domba, lembu. Bedanya punya jari itu luar biasa, manusia menjadi sa-ngat kreatif dengan tangannya. Anjing tidak bisa mengupas bawang, meng-aduk teh, masak rawon, menulis, po-tret dll. Boleh dikata, beda binatang (kecuali monyet punya jari) dengan manusia itu terutama di jari2nya. Otak anjing, srigala, singa, ular bahkan semut bisa hebat menyamai manusia dalam hal2 tertentu, tetapi tanpa jari, binatang2 tidak bisa berbuat apa2.

Tetapi kalau jarinya jahat, maka kreasi kejahatannya itu luar biasa, dahsyat, seperti iblis! Jangan kreatif dalam berbuat jahat,lebih baik jadi kanak2 dalam kejahatan. 1Kor 14:20. Takutlah akan Tuhan yang tahu segala rencana dan perbuatan jahat manusia sekalipun kreatif. Sebab itu kalau ada pikiran jahat, usul, rencana, ide2 jahat, langsung buang supaya jangan menjadi manusia kreatif yang jahat, tetapi yang  dengan tulus dan baik, kreatif berbuat baik, apalagi kalau dipimpin Roh, Tuhan berkenan dan memberkati.

 

3c. Bibirmu sudah mengatakan dusta.

Ini dosa yang paling banyak di dunia. (benci itu lawannya kasih, dusta itu lawannya kebenaran dan ini semua ciri2 khas dari iblis!). Dusta itu boleh dikatakan garamnya segala dosa, sebab hampir selalu ada dengan semua dosa. Kebenaran (tidak ada dusta) ini tanda yang khas dari orang2 benar, apalagi tanda khas dari orang sempurna adalah tidak ada dusta Wah 14:5, sebab itu jangan berdusta. Caranya:

  1. Mau hidup benar.
  2. Mau salib, sakit, sebab untuk daging hidup benar itu sakit.
  3. Penuh dengan kuasa Roh Kudus, untuk bisa tahan hidup benar tanpa dusta.
  4. Penuh dengan hikmat Tuhan dan karunia2 Roh, sebab tanpa hikmat dan kuasa Tuhan, pasti otomatis berdosa dan jatuh.

Tanpa pekerjaan Roh Kudus (lahir baru, tabiat baru, hikmat, kuasa, ka-runia2 Roh, buah Roh dll), tidak mung-kin orang bisa hidup benar terus me-nerus, hanya bisa untuk sementara.

Dengan Roh Kudus dan dipimpin Roh baru kita bisa lepas dari dusta, bahkan bisa limpah dengan hikmat, ka-runia2, kuasa Roh, sehingga bisa ber-sukacita dan mengalami hal2 yang indah dalam pimpinan Roh Kudus. De-ngan Tuhan justru hidup benar, suci, itu amat indah dan berkemenangan,  se-bab itu suka berdoa dalam Roh dan kebenaran dan penuh dengan hikmat, kuasa, pengurapan Roh Kudus, maka akan ada kata2 dari Roh Kudus di mulut kita sehingga kita bisa terlepas dari dusta dan diganti dengan hikmat, kuasa dan karunia Roh Kudus, sehingga ha-silnya menjadi indah2 dan mulia Mat 10:19.

Orang lihai itu seperti iblis, selalu punya alasan dan kata2 yang tepat un-tuk dusta yang tidak ketahuan, tetapi pasti ketahuan oleh Allah dan kena hukumannya. Sebab itu tinggal dalam Kristus dan Kristus dalam kita, kita akanlepas dari tanda khas iblis ini, yaitu dustanya Yoh 8:44. Allah itu benar tetapi iblis itu dusta begitu juga anak2 Allah dan anak2 iblis itu seperti bapak-nya. Jangan berdusta, itu cara hidup dan tanda hidup dengan atau lekat dengan iblis.

 

3d. lidahmu ber-kata2 memutarbalikkan.

Betapa dahsyat lidah seperti ini, seperti lidah iblis, sehingga bisa memutarba-likkan perkara, sehingga orang bisa ikut yang salah dan ikut iblis (sebab lidah iblis bisa putar balik). Mulai dari Eden, iblis bisa memutarbalikkan hukum2 Allah, sehingga buah larangan jadi buah nikmat dan Hawa kena jerat iblis jadi korban pertama. Dengan lidahnya Ha-wa bisa pindah dari taat pada Allah jadi taat pada iblis.

Begitu dunia ini menjadi kacau balau sebab lidah yang suka memutar-balikkan perkara. Seharusnya orang2 menghargai dan menghormati Daud, bahkan pantas dicintai, sebab sudah menyelamatkan mereka semua, bah-kan mereka mendapat banyak jarahan sebab menang, tetapi karena mulut Saul (sebab hatinya iri dan benci, tamak), maka orang2 Israel yang sudah kenal Daud bisa berubah, menjadi be-gitu benci dan ikut ber-sama2 untuk membunuhnya!

Sudah dibebaskan oleh Daud dari kematian dua kali, masih saja Saul mau membunuhnya dan banyak orang Israel yang ramai2 hendak membunuh Daud. Lidah manusia itu bisa lebih tajam dari pisau cukur Maz 52:4 dan mematikan lebih dari api yang membakar hutan Yak 3:5. Memang lidah ini sulit dijinak-kan sebab turunan dari bapaknya si penipu Yak 3:6-8.

Baru kalau lahir baru dan dipegang oleh Roh Kudus, maka orang yang mau me-matikan dagingnya bisa dijinakkan saat itu dan kalau mau terus menerus jinak juga harus mau terus menerus pikul salib dan dipimpin Roh Rom 6:6.

Takutlah pada Allah, jangan suka memutarbalikkan perkara sebab saha-bat erat orang seperti ini adalah iblis dan musuhnya adalah Allah, dahsyat 1Kor 10:22.

Perhatikanlah 4 hal ini yaitu tangan, jari, bibir dan lidah supaya kita tidak masuk jerat iblis tetapi kita tetap di da-lam Kristus dan Kristus di dalam kita dan dengan Dia kita bisa melakukan segala perkara2 yang besar (Maz 60:14) dan mengalahkan iblis dan terus hidup dalam kesucian dan memperkenankan Tuhan.

 

YES 59:4. TIDAK PEDULI KEBENARAN, HIDUP JADI SIA2.

4a. Tidak ada yang menuntut keadilan, juga tidak ada yang membela kebenaran.

Makin lama beda antara gelap dan terang, kesucian dan dosa, kebenaran dan dosa itu makin jelas. Orang yang tidak takut Tuhan dan tidak percaya pada Tuhan Yesus, adalah anak2 iblis yang dikuasai oleh iblis 1Yoh 3:10. Dalam tabiat yang lama, mereka sudah biasa berdusta dan tidak menuntut kebenaran. Kalau ada kesempatan yang menguntungkan, tidak takut mengha-lalkan berdusta, apalagi kalau dustanya bisa tersembunyi. Sebab itu kita harus cerdik dalam berhubungan apalagi ada hubungan (kerja, problem, urusan dll) jangan sampai jadi korban Mat 10:16. Orang lain bisa hidup cara lama dalam dosa, tetapi kita harustetap benar, jujur, tidak menjadi batu sontohan un-tuk keselamatan mereka, tetapi men-jadi terang dan garam yang asin. Dunia berkata: Jujur hancur, sebab itu mereka menghalalkan segala cara. Tetapi orang beriman tetap hidup dalam terang tetapi harus cerdik dan disertai Tuhan, sebab Dia adalah berkat dan kehidupan kita. Percaya dan taatlah serta berpa-da, menurut pimpinan Roh (kalau perlu menunggu Tuhan seperti Yusuf dll), te-tapi Tuhan pasti tolong dan pelihara.

 

4b. Mereka mempercayai ke-sia2an dan berkata dusta.

Apa hidup sia2? Hidup untuk di dunia saja, ini hidup yang sia2 Mat 16:26. Sekalipun berhasil, penuh sukacita atau memuaskan segala kedagingannya Pkh 2:10, maka hasilnya adalah hidup yang sia2 Pkh 1:14. Sekalipun mungkin se-nang seperti Salomo atau orang kaya (dengan Lazarus) mereka akan mende-rita di neraka kekal, betul2 sia2 Luk 16:25. Jangan sampai tertipu oleh iblis, yang terus berdusta dan membinasa-kan orang untuk kekal. Jangan berdusta dan berdosa, jangan mempercayai ke-sia2an.

 

4c. Mereka mengandung pengacauan dan melahirkan kejahatan.

Apa yang dalam kandungan atau hatinya adalah se-mata2 perkara2 dosa dan hal2 yang fana. Mereka tidak takut Tuhan, penuh dosa dan dusta, sehingga segala dosa dan kejahatan akan lahir dalam hidupnya. Baik orang dunia juga orang beriman yang undur atau hidup di jalan lebar; yang najis akan makin najis dan yang suci makin suci Wah 22:11. Jangan tertipu, terpengaruh atau tergoda oleh orang2 yang seperti ini. Kalau bersekutu dan bekerjasama (sekalipun orang beriman, dan sekali-pun dalam pelayanan atau hal2 rohani) harushati2, sebab akan lahir banyak dosa dan kejahatan penuh dengan dusta dalam hidupnya. Sebab itu jangan bersekutu dengan orang gelap, baik dalam hal2 jasmani, juga dalam hal2 rohani.

Memang sekarang kerjasama dalam pelayanan masih campuran (sebentar lagi waktu masuk Minggu ke-70 Daniel akan terpisah), tetapi jangan sampai diracuni oleh pikiran, kata2, godaan dan dosa2nya. Kita harus menggarami-nya. Harus punya pendirian yang teguh di atas Firman Tuhan Mat 7:21-23. Kita yang memenangkan mereka dengan hikmat dan kuasa Allah, jangan kita yang dimenangkan mereka dengan godaan dosa dan hawa nafsunya, itu celaka kekal!

 

KESIMPULAN.

Upah dosa itu maut, mula2 senang, nikmat, nyaman, cocok dengan kenginan daging, tetapi tertawanya tidak lama, tahu2 binasa. Pkh 7:6.

Tetapi orang yang percaya Tuhan dan FirmanNya, tidak mau percaya dusta iblis, mau pikul salib, mematikan daging, maka di dalam hatinya akan mengalir kesukaan yang sedap, manis, sejahtera, sukacita dan bahagia sampai kekal; seperti perempuan Samaria yang bertobat, dahulu penuh dengan anggur Sodom, racun ular biludak Ul 32:32-33. Untung ia bertemu Tuhan Yesus dan bertobat, sehingga semua ular dima-tikan sampai telur2nya lalu ia punya sungai air yang hidup, manis, mengalir sampai kekal Yoh 4:14.

 

Nyanyian: Tabernakel Glory no. 102

Indah s’perti di Eden.