YS305 – YESAYA 57:13-16. RENDAH DAN HANCUR HATI

YES 57:13. BERHARAP PADA TUHAN ATAU BERHALA.

13.a. Waktu engkau menjerit, biarlah kumpulan mu* melepaskan engkau, tetapi angin akan membawa mereka pergi. Ke-sia2an akan membawa mereka.

* L,B,N: berhala2mu.

 

Beda berhala dan Allah itu nampak kalau datang malapetaka. Apalagi kalau datang malapetaka dari Tuhan, tidak ada yang bisa bertahan. Mereka akan men-jerit2 dan berhala2nya tidak akan bisa melepaskannya. Angin atau sikon akan menyapu habis dan semua men-jadi sia2. Orang yang tidak mengerti akan me-milih2 dan membandingkan dengan kebodohan dan keterbatasan mereka, mana berhala yang lebih kuat. Tetapi orang yang mau percaya Tuhan Yesus, matanya akan celik dan bisa mengerti betapa besar bedanya Tuhan Allah Pencipta dan yang Mahakuasa dari berhala yang manapun. Perhatikan Firman Allah dan taat, sebab dalam bahaya malapetaka tidak ada yang bisa menolong dengan sempurna seperti Tuhan Allah kita. Jangan lupa tinggal di dalam Dia dan tetap penuh dan taat dipimpin Roh, sehingga kita selalu dalam perlindunganNya. Semua ke-kuatan manusia akhirnya hanya sia2. Jangan ada berhala apapun, kasihi dan taati Tuhan lebih dari semua yang lain.

 

13.b. Tetapi orang yang menaruh pengharapannya kepadaKu,

Yang harap Tuhan pasti tidak akan ke-cewa Rom 10:11,13. Tetapi jangan ha-rap Tuhan tanpa mengerti sehingga tidak berbuat apa2. Yang harap Tuhan harus menyucikan dirinya 1Yoh 3:3, suci di hadapan Allah bukan di hadapan manusia. Kalau betul2 suci, Roh Kudus akan bekerja dan jadi haus akan Firman Tuhan (suka menyelidiki dan mentaati Firman Tuhan Maz 1:1-3) dan suka bertekun berdoa dalam Roh dan ke-benaran, dan ke-7 KPR lainnya. Orang2 seperti ini akan terpelihara dan disertai Tuhan dan itu indah, ajaib, untung Rom 8:31, 1Yoh 4:4. Jangan hanya harap Tu-han waktu terjepit, kalau semua baik, tetap dalam hidup yang tidak berkenan pada Tuhan, dan menyembah berhala. Orang seperti ini, sekalipun men-jerit2 seperti disini, tidak tertolong, akan kecewa dan binasa.

 

13.c. akan memiliki negeri dan akan mewarisi gunung kesucianKu.

Percaya dan haraplah akan Tuhan dan hiduplah berkenan pada Tuhan, itu untung se-gala2nya, tidak rugi dalam segala perkara, bahkan yang tidak enakpun akhirnya jadi kebaikan Rom 8:28. Orang yang percaya dan harap Tuhan dengan betul akan memiliki ne-geri, luar biasa. Tuhan sanggup mem-beri segala kebutuhan yang diperlukan dan akan mewarisi gunung kesucianKu.

Banyak orang beriman tidak sadar dan tidak mengerti tentang gunung kesucian Tuhan Maz 48:2. Kalau diberi gunung emas semua terkejut dan perhatian sebab tahu rasanya, tetapi kalau diberi warisan gunung kesucian Allah, tidak peduli dan menghinakan-nya seperti Esau menukarkan hak sulung dari Tuhan dengan satu piring kacang merah. Begitu banyak orang menghinakan warisan gunung kesucian Allah! Kej 25:34. Orang yang seperti Esau akan penuh dengan pergumulan, penderitaan meskipun punya gunung Seir dan akhirnya hidupnya begitu keji sehingga dibenci Allah sebab dosa2nya Mal 1:2-3 dan kehilangan hidup kekal. Orang yang bisa mencintai gunung kesucian Allah dan terus naik ke atas makin tinggi akan meningkat dalam kemuliaan yang kekal di Surga. Hargai dan junjung tinggi kesucian lebih dari apapun, sebab ini dasar dari semuanya 1Pet 1:15,16.

Kalau orang mewarisi gunung ke-sucian Allah (hal2 rohani) pasti ia juga memiliki negeri (hal2 jasmani). Kalau Allah bisa memberi gunung kesucian menjadi warisnya, itu jauh lebih mahal dan berarti dari negeri yang dimiliki orang banyak. Orang dosa bisa menda-patkan negeri yang fana, tetapi tidak ada seorangpun bisa hidup suci tanpa Tuhan Yesus. Kalau seorang bisa men-dapat yang rohani, yang kekal, pasti juga dapat yang fana. Mat 6:33. Banyak orang tahu tetapi tidak banyak yang percaya dan mau merebut kesucian lebih dari semua yang lain. Jusuf merebut kesucian dan kebenaran lebih dari merdeka (dari perbudakan), dari menuruti daging dll. Gara2 ini ia masuk penjara tetapi itu jadi batu lompatan terakhir untuk naik se-tinggi2nya oleh tangan Allah, luar biasa. Orang yang percaya berani ambil resiko untuk pikul salib dan pasti tidak ada kecewa sebab harap Tuhan.

 

YES 57:14. JALAN DIPERSIAPKAN.

 

14.a. Dan akan berkata, tambaklah, tambaklah, persiapkan jalannya. Angkatlah batu sandungan keluar dari jalan umatKu.

Jalan dipersiapkan dan ditinggikan, jadi mulus dan tidak ada batu sandungan.

Inilah jalan orang yang harap Tuhan dan yang memiliki negeri dan mewarisi gunung kesucian Allah.

Seperti Yusuf, Tuhan menyediakan jalannya dengan ajaib. Ditinggikan (di-tambak), dipersiapkan dan tidak ada batu sandungan. Jangan takut, tidak ada yang kebetulan bagi orang ber-iman. Memang kita ini berjalan dengan iman, sebab itu meskipun tampaknya jalan banyak halangan, sandungan dan ancaman, tetapi dengan iman kita mengalami jalan mulus yang sudah dipersiapkan Tuhan, sesuai dengan ren-cana Tuhan yang ajaib. Sebab itu hiduplah dalam kesucian, selalu berja-lan dalam pimpinan Roh dengan taat melakukan kehendakNya, itu yang ter-indah. Jalan yang lekak lekuk dan batu sandungan, Tuhan akan member-sihkannya.

 

YES 57:15. ORANG YANG HANCUR DAN RENDAH HATINYA.

 

15.a. Karena demikianlah Firman dari Satu yang tinggi dan mulia, yang mendiami kekekalan, yang namanya adalah Kudus.

Luar biasa, namanya adalah Kudus dan tentu ini adalah Allah yang Mahakudus. Ini kata2 yang mulia dan paling merdu, yang terus di-sebut2 di Surga Wah 4:8. Meskipun di dunia uang atau mammon pegang kuasa, tetapi yang sesung-guhnya berkuasa adalah suci, yaitu Allah yang Mahasuci. Semua kuasa ada dalam tanganNya, sebab itu hiduplah suci seperti Dia (bahkan meningkat terus) dan taat dipimpin Roh Suci, maka kita punya jaminan yang paling kuat, bahkan sampai dalam zaman Antikris dalam Minggu ke-70 Daniel, justru umat Tuhan yang suci akan mengalami zaman keemasan dalam kesucian Allah dan terus berlanjut sampai dalam kekekalan. Kalau umat Tuhan atau hamba2Nya tidak hidup dalam kesucian dan tidak taat akan pimpinan Roh atau FirmanNya, akan dikalahkan daging, dunia dan iblis sehingga celaka. Tampaknya Saul, Yu-das berhasil, tetapi mereka dibinasakan oleh iblis bapaknya, sebab memang ia pembunuh dari mulanya.

 

15.b. Aku tinggal di tempat yang tinggi dan suci, juga ber-sama2 dengan orang yang hancur dan rendah hatinya, untuk menghidupkan roh orang yang rendah hati dan untuk menghidupkan hati orang yang hancur.

Ada dua hal dari orang2 yang hidup dalam kesucian dan taat dipimpin Roh yaitu punya hati yang hancur dan rendah. Orang2 seperti ini akan dihi-dupkan dan tinggal di tempat yang tinggi dan suci. Dua hal ini penting yaitu:

  1. Hati yang hancur Mat 21:43-44. Batu itu adalah Kristus. Yang menjatuhkan dirinya sendiri (dengan kemauan sen-diri) atas batu, artinya mau menghan-curkan daging untuk bisa taat, orang itu diperkenan Allah dan di dalam dia Allah akan bekerja, ber-buah2, dialah yang memiliki kerajaan Allah. Tetapi orang yang tidak mau taat akan Tuhan, tidak mau menghancurkan dagingnya, tetapi menurut kehendaknya sendiri (ayat 17) maka orang itu akan diremukkan oleh batu ini, sehingga binasa dan kerajaan Allah akan diambil daripadanya. Sebab itu bukan saja hidup benar dan suci, tetapi juga mau menghancurkan da-ging, mematikannya untuk bisa taat melakukan kehendak Tuhan, dipimpin RohNya Luk 9:23, Gal 5:16.

Tuhan berkenan akan orang yang hancur hatinya, bukan orang yang keras hati yang menuruti kehendaknya sendiri. Di dalam orang seperti ini, kehendak dan rencana Allah akan jadi dengan indah, dan kalau terus menerus taat, ia akan mengalami rencana Allah yang penuh sampai sempurna. Salib (= daging dihancurkan)membawa maju sampai Golgota dan kepada kesem-purnaan rencana Allah. Setia pikul salib sampai ke akhir.

  1. Rendah hati. Seringkali orang rendah hati waktu kecil, lalu waktu besar juga jadi besar atau tinggi hati dan itu berarti titik balik baginya Mat 23:12. Kalau kita bisa terus rendah hati, maka tidak ada titik balik, tetapi terus makin meningkat, tanpa batas sampai tingkat yang tertinggi menjadi seperti Kristus, sampai di puncaknya!

Kalau toh mulai jadi sombong (itu dimulai di dalam hati Yes 14:13), Roh Kudus sudah memberi tanda dan peringatan, kalau mau taat, semua kesombongan dibuang maka kita bisa disucikan dan naik lagi sesuai rencana Allah yang mulia.

Bahkan sebelum muncul rasa sombong, Firman Tuhan dan Roh Kudus sudah memberi banyak langkah2 pen-cegahan sehingga tidak sampai men-jadi sombong (sekalipun dalam hati) dan hidup kita bisa berjalan terus dalam rencana Allah yang mulia itu!

Langkah2 pencegahan itu adalah:

  1. Firman Tuhan Maz 119:11. Dari Fir-man Tuhan kita mengerti peraturan Allah tentang sombong dan tahu aki-batnya yang dahsyat. Mat 23:12, 1Pet 5:6, Luk 18:14; 14:11 dll. Roh Kudus akan selalu mengingatkan ayat2 Firman Tuhan ini Yoh 14:26.
  2. Semua yang ada pada kita itu berasal dari Tuhan 1Kor 4:17, tidak patut kita membesarkan diri kita.
  3. Allah tidak ingin kepujianNya diambil orang lain Yes 42:8.
  4. Patutlah Dia makin ber-tambah2 dan kita makin berkurang Yoh 3:30.
  5. Akibat yang dahsyat bagi orang yang tinggi hati, rusak se-gala2nya seperti Haman, Absalom, orang2 Parisi dll sangat ngeri, terus direndahkan sampai di Neraka kekal seperti Lucifer (Yes 57:9). Sebab itu tinggallah rendah hati dan hancur hati, itu 2 hal penting yang membuat Tuhan menghidupkan rohnya terus menerus, terus tumbuh dan ber-buah2 dalam rencana Allah yang indah sampai pada puncak2nya. Jadi kalau kita mau hidup suci di hadapan Allah, kita akan mendapat negeri dan gunung kesucian Allah dan Tuhan sediakan jalan bagi umatNya yang tetap dalam kerendahan hati dan punya hati yang hancur untuk taat terus pada Tuhan.

 

YES 57:16. YANG MAU BERUBAH

DI HADAPAN TUHAN.

 

16.a. Karena Aku tidak mau ber-bantah2 untuk selamanya, juga tidak mau marah senantiasa,

Tuhan berkata demikian bukan tanpa sebab. Dalam ayat 16-19 umat Tuhan berubah menjadi indah di hadapan Tuhan, tetapi dalam ayat 20-21 adalah orang2 fasik yang tidak mau bertobat. Kalau Allah berubah pada seseorang, itu ada sebabnya, bukan hanya dari pihak Allah, sebab manusia bukan mesin, tetapi mahluk bebas yang bisa berubah! Tuhan dalam kedaulatan dan kekuasaanNya tidak menentukan nasib setiap orang dari diriNya sendiri, tetapi Tuhan adalah Hakim yang adil yang memberi pahala setiap orang sesuai dengan perbuatannya masing2 Wah 22:12. Allah tidak pernah salah dan Dia Maha adil. Sebab itu manusia harus ber-lomba2 untuk memperkenankan Tuhan, yaitu mau mematikan daging (hancur hati) dan rendah hati untuk terus taat dalam kesucian melakukan kehendakNya, maka Tuhan akan bekerja dalam hidupnya dengan adil dan ajaib.

Tuhan marah dan ber-bantah2 ada saatnya, kalau waktunya sudah habis dan tetap keras hati, tidak mau ber-tobat, Tuhan diam saja, tidak lagi ber-bantah2, tinggal tunggu waktu hu-kumannya saja. Misalnya lebih kurang 50 ribu orang yang mati ber-sama2 Absalom waktu mereka perang mela-wan Daud bapaknya, disitu mereka mati sekaligus semuanya 2Sam 18:7-8. Dosa2nya sudah lama, dibiarkan, dan pada waktu itu semua dihukum ber-sama2. Juga seperti zaman Nuh orang2 dosa dihukum ber-sama2 sekaligus Kej 6:3. Waktu Israel menyerang Ai, yang mati 36 orang, itu memang orang yang patut mati Yus 7:5. Semua yang hidup dan mati tidak ada yang kebetulan Yer 15:2. Hakim sudah berdiri di muka pintu memberi vonis hukuman Yak 5:9 dan mereka yang tidak mau bertobat lagi, tinggal tunggu tanggal hukuman-nya. Sekalipun Achab menyaru sebagai tentara biasa, kalau sudah sampai waktunya maka panah iseng2pun bisa membunuhnya 1Raj 22:34 bahkan singa yang muncul tiba2 membunuh nabi muda yang tidak taat meskipun bangkainya dan keledainya tidak di-ganggu gugat 1Raj 13:24. Sebab itu takutlah akan Allah, sebab Allah dapat memberi hukuman yang 100% adil dan tepat. Sebaliknya Yunus sudah 99% mau mati, masih mau bertobat, Tuhan masih mengampuni dan keluar dari “kuburannya”! Betul2, takutlah akan Allah.

 

16.b. Karena rohnya akan gagal

di hadapanKu dan jiwa2nya

yang Kubunuh.

Orang2 yang melawan Tuhan, yang tidak mau taat, yang meninggikan diri, akhirnya tidak akan menang di ha-dapan Tuhan, rohnya akan gagal di hadapan Allah danjuga jiwanya menyu-sul pada waktunya, semua akan habis dan binasa kalau melawan Allah. Memang ada saat Allah tidak lagi ber-bantah2, se-olah2 mereka bebas, senang2 dalam dosanya Maz 73:1-9(4). Sampai mati se-olah2 tidak apa2, tetapi pada waktu sesudah sampai waktunya, ber-sama2 mereka dipotong dalam hukuman Allah. Sebab itu ada korban ber-sama2, lebih2 orang beriman, sebab Allah tidak ber-bantah2 lagi, tinggal tunggu tanggalnya. Tetapi orang yang suci hatinya dan taat dipimpin Rohnya itu selalu untung, sebab Allah sanggup memeliharanya, sekalipun diantara 1.000 yang jatuh di kiri dan 10.000 yang jatuh di sebelah kanannya, Tuhan sanggup memeliharanya se-orang diri Maz 92:7. Sebab itu orang itu harap Tuhan dan hidup dalam kesu-cian, dengan hati yang hancur dan ren-dah, Tuhan akan memeliharanya, pasti nasibnya berbeda dengan orang yang terus menerus melawan Tuhan. Jangan keras hati, jangan sampai Tuhan ber-henti ber-bantah2, lalu dibiarkan, itu tinggal tunggu tanggalhukumanNya!

 

KESIMPULAN.

ayat 13. Orang yang harap pada ber-hala dan Tuhan, itu jauh sekali be-danya, sebab itu jangan punya berhala apapun, itu celaka dan sia2. Bedanya amat besar dan hanya orang yang sudah percaya bisa melihat dan membedakannya (oleh pekerjaan Roh Kudus). Orang yang harap Tuhan, mau disucikan dan taat akan memiliki negeri (hal2 jasmani) dan mewarisi gunung ke-sucian Allah (hal2 rohani, ini sumbernya) sangat indah.

ayat 14. Orang ini juga disediakan jalannya, meskipun banyak batu sandungan, tidak akan kena, semua dibuang oleh Tuhan, sebab dengan iman ia akan berjalan di jalan yang sudah ditambak (ditinggikan) dan sampai pada tujuannya.

ayat 15. Allah yang Mahasuci dan mulia (namanya Kudus) tinggal dengan orang yang hancur hati dan rendah hati. Kalau daging mati, bisa taat dan meningkat terus dan kalau te-tap rendah hati, bisa naik terus sampai puncak, kecuali jadi som-bong (tersinggung, iri dll dosa sebab sombong) ia berhenti, kalau tidak bertobat, riwayat hidupnya akan mengalami titik balik dan celaka!

ayat 16. Kalau tetap keras hati, akhir-nya Tuhan tidak lagi ber-bantah2, sebab roh dan jiwanya sudah gagal di hadapan Tuhan, tinggal tunggu tanggal eksekusinya. Tetapi orang yang suci dan taat dan rendah hati, naik terus sampai tingkat2 yang tertinggi.

 

Nyanyian:

Tuhan angkatkan jiwaku.