YS297 – YESAYA 56:8-12. GEREJA JALAN LEBAR YANG RAMAI DAN GEMBIRA

YES 56:1-7. Gereja jalan sempit yaitu rumah doa dan naik ke gunung kesucianKu.

Ini Gereja yang berkenan pada Tuhan:

  1. Yang memelihara hukum2 Tuhan dan nyata kebenaranKu.
  2. Berbahagia yang memelihara Sabat dan tangannya suci.
  3. Bahkan putra orang asing ikut ber-gabung (Gereja)
  4. memelihara Sabat dan berpegang pada perjanjianKu
  5. mereka mendapat tempat dan nama yang terutama dan kekal
  6. menjadi hamba2Nya untuk melayani Tuhan, mencinta nama Tuhan dan memelihara Sabat dan memegang baik2 perjanjianKu.
  7. Kubawa ke gunung kesucianKu dan bergembira dalam rumah doa dan korban2nya Kuterima.

Inilah Gereja jalan sempit yang indah dan meningkat terus dalam kesucian.

 

YES 56:8-12. GEREJA JALAN LEBAR YANG RUSAK OLEH PENGHULU2NYA.

 

YES 56:8. KASIH ALLAH INGIN MENYELAMATKAN MANUSIA.

8.a. Tuhan Allah yang mengumpulkan orang2 Israel yang terbuang.

Ini orang2 beriman yang jelek, undur, tidak taat akan FirmanNya, hidup da-lam dosa seperti anak terhilang. Tetapi Tuhan karena kasih masih berusaha mengumpulkannya, kalau bisa supaya bertobat kembali dan selamat seperti anak terhilang. 2Pet 3:9.

Jangan dibuang, cari, rebut kembali dan selamatkan. Tuhan ingin kita juga menyelamatkan mereka. Cari, rebut, selamatkan orang2 yang terbuang ini Luk 15:4. Kalau bisa usahakan supaya domba yang terhilang diselamatkan kembali. Rumusnya 100-1=100 meski-pun pada beberapa domba yang terhilang gagal, tetapi Tuhan tetap ingin supaya semua orang diselamat-kan, kalau bisa jangan ada yang ter-hilang, kembali ke jalan sempit.

Tuhan mengumpulkan orang2 yang terhilang (bukan setuju dengan per-buatan2nya yang jahat dan keji). Ja-ngan kita merasa terganggu atau tidak nyaman atausenang dengan orang2 yang tabiatnya rusak dan penuh de-ngan dosa yang keji2 ini. Gereja Tuhan itu seperti rumah sakit yang menerima orang2 yang sakit, cacat dan busuk supaya disembuhkan dengan kuasa dan kasih Kristus. Terima yang rusak2 sebab Gereja itu bengkel dan dengan sabar dan keahlian dari Tuhan memperbaik-inya, itu kehendak Tuhan, jangan benci dan marah seperti anak sulung yang memang tertib dan taat tetapi kurang cinta dan kurang pengertiannya.

 

8.b. Aku akan mengumpulkan orang2 lain kepadanya selain dari mereka yang sudah terkumpul kepadanya.

Surga bukan bengkel, bukan rumah sa-kit, tetapi Gereja di dunia seperti itu. Jangan Jengkel, Mangkel, Pegel dan marah pada orang2 yang berontak dan membuat keributan dalam Gereja, yang melawan Firman Tuhan dan me-langgar. Hadapi dengan kasih tetapi tegas dan benar,

seperti Putra manusia Yesus meng-hadapi banyak orang jahat yang me-lawan.

seperti Yusuf yang menghadapi sau-dara2nya yang jahat dan kejam.

seperti Daud yang menghadapi Saul dan orang2nya yang begitu banyak (mayoritas).

Seperti Musa yang menghadapi orang Israel dan penghulu2nya yang berontak melawan Musa dan Allah. Justru de-ngan pengalaman jelek dan pahit ini, orang2 ini, yang setia menyembuhkan yang sakit, memperbaiki yang rusak (ada yang mau, ada yang tetap keras hati) tetapi dengan demikian mereka sendiri tumbuh dengan efektif dengan cepat, makin indah dan mulia di hadapan Tuhan bahkan Musa tergo-long jadi sempurna.

Jangan kecil hati mendapat peng-olahan dan ujian tingkat tinggi seperti ini jangan sampai gugur yaitu kalau be-reaksi dosa, tetapi tetap taat dipimpin Roh, pasti lulus dan menjadi sangat indah.

 

YES 56:9. MENJADI MANGSA BINATANG DI PADANG DAN HUTAN.

9.a. Engkau semua binatang2

di padang, datanglah melahap.

Ya engkau semua binatang2 di dalam hutan.

Mengapa Tuhan berbuat demikian? Se-sudah Tuhan memberi kesempatan, tetapi mereka tetap menolak kasih akan kebenaran yaitu kasih akan Fir-man Tuhan, sesudah waktunya habis, Tuhan menyerahkan orang2 yang keras hati ini pada kesesatan dan kehancuran 2Tes 2:10-12. Baik Israel dalam Wasiat Lama diserahkan kepada musuh2nya, juga dalam Wasiat Baru, orang2 yang sudah dipanggil, diberi kesempatan tetapi tetap keras hati dalam dosa2 dan kedagingannya, mereka akan dise-satkan, dihanyutkan dalam segala ma-cam dosa dan kekejian yaitu oleh bina-tang2 di padang dan di hutan.

Mereka menjadi mangsa binatang di padang berarti hidupnya jadi rusak seperti binatang. Ini orang2 yang jadi korban binatang2 di padang yaitu nabi2 dan guru2 palsu yang terkenal dan di-ikuti banyak orang. Yang menjadi bertabiat binatang yang tidak berakal 2Pet 2:1-3 (tidak mengerti kebenaran Firman Tuhan, sama seperti “bina-tang2” yang di-puji2 dan dikultuskan, mereka jadi korbannya, dilahap oleh binatang2 itu dalam kesesatannya.

 

YES 56:10. ANJING BISU.

10.a. Penjaga2nya buta, mereka semua tidak tahu.

Ini pemimpin2 buta, sangat menarik dan digandrungi orang banyak tetapi buta rohani, memimpin orang buta, semua masuk lubang kebinasaan Mat 15:4. Orang yang benci kebenaran (ti-dak suka Firman Tuhan) hanya suka yang indah2 untuk perasaan hati dan pikiran manusiawi atau keduniawian, tidak bisa membedakan pemimpin yg betul dan salah istimewa nabi2, guru2 dan hamba Tuhan yang palsu 2Pet 2;1. Orang2 yang mengakui dirinya pemim-pin dari Tuhan tetapi hidup dalam dosa, menyesatkan umat Tuhan ke da-lam jalan  “yang rohani” tetapi sebe-tulnya jalan lebar; justru yang diikuti banyak orang beriman seperti orang2 yang ikut Saul, Absalom, Yerobeam, Achab dll. Kalau kita sendiri tidak me-ngerti kebenaran Firman Tuhan, itu berbahaya. Kanak2 rohani akan ter-ombang-ambing oleh ajaran yang salah Ef 4:14. Harus punya pengertian Firman Tuhan yang betul dan taat, sebagai pondasinya Mat 7:24-28.

 

10.b. Mereka semua anjing2 bisu, mereka tidak bisa menyalak.

Tahu tetapi tidak berbuat itu menjadi dosa Yak 4:17.Sebab mereka sendiri hidup dalam dosa, tidak mau menya-lahkan orang lain yang salah bahkan membetulkan dan membela yang sa-lah. Ini pemimpin yang sia2, bahkan menyesatkan. Lebih2 pada akhir zaman ini kita harus ekstra mengambil 2 go-mer manna, pengurapan yang dua kali ganda seperti ligabis (ingat hidup kita ini rumah tempat berdoa Mat 21:13, Yes 56:7), meningkat dalam kesucian, persekutuan dalam Roh, dan 7 KPR lainnya supaya jangan sampai ikut trend atau arus yang salah.

 

10.c. tidur, berbaring dan suka tidur nyenyak.

Ini orang2 yang tidak tahu ber-jaga2 Mat 26:41, termasuk orang2 gelap 1Tes 5:5-7 dan tidak akan mengerti tentang tanda2 zaman apalagi tentang keda-tangan Tuhan, terus tidur dalam dosa dan hawa nafsunya. Beginilah pemim-pin2 yang salah, yang jahat, yang melazatkan hawa nafsunya dalam jalan lebar ber-sama2 dengan orang2 yang dipimpinnnya. Seperti Yerobeam, Achab membawa orang2nya dalam pe-nyembahan berhala melawan Allah atau Gereja2 jalan lebar yang meng-ajari banyak hal perzinaan (sampai puncaknya: Homo) dan perkara2 iblis yang dalam2 Wah 2:20 dst. Orang yang mengerti akan keluar dari antara me-reka 2Taw 11:13,16, tetapi yang ikut pemimpin2 jalan lebar lebih banyak, tergantung dari kecintaannya akan Firman Tuhan 2Tes 2:10.

 

YES 56:11. ANJING TAMAK DAN GEMBALA LABA YANG KEJI.

11.a. Ya, mereka adalah anjing2 yang tamak, yang tidak pernah merasa puas.

Ini orang2 yang tidak pernah puas, terus haus dengan segala perkara2 dunia yang fana, baik harta, kesukaan daging seperti Salomo yang tidak pernah puas Pkh 2:10, Ams 27:20.

Orang yang menuruti daging tidak akan pernah puas dalam segala per-kara, juga dalam kepujian kesom-bongannya Yoh 4:13, sebab itu kejahatan dan tipu dayanya juga tidak akan berhenti. Hidup dalam tabiat bi-natang itu tidak pernah puas dan dosanya makin meningkat!

 

11.b. dan mereka adalah gembala2 yang tidak bisa mengerti.

Mata rohaninya buta dan memimpin orang buta, sama2 buta rohani tetapi bersukacita dalam kedagingan di jalan lebar, mereka tidak sadar itu mem-bawa kebinasaannya. Mereka tidak malu2 berbuat hal yang keji di hadapan Tuhan, bahkan itu menjadi kesukaan dan kemuliaannya Pil 3:19, tidak ter-tuduh, 1Kor 15:34, perasaan hatinya sudah rusak, mati Ams 14:16. Firman Tuhan diputarbalikkan mendatangkan kebinasaan baginya 2Pet 3:16.

 

11.c. mereka semua melihat jalan2nya sendiri.

Ukurannya bukan Firman Tuhan tetapi jalannya sendiri, pikiran, pendapat dan falsafahnya sendiri. Semua orang yang cinta Tuhan, baik full time atau part time itu suka dan mau terbeban untuk menggembalakan seperti apa yang tertulis dalam Firman Tuhan. Mau ter-beban untuk menggembalakan dom-ba2 Tuhan yang ditentukan Tuhan me-lalui hamba2Nya. Yoh 21:15-17. Baik keluarga, orang2 di dekatnya,orang2 di dalam Gereja yang perlu diinjili (orang2 di Luar Halaman), dimuridkan, supaya bisa hidup sebagai murid Kristus yang baik (orang2 di Halaman) dan tumbuh bersama dalam persekutuan tubuh Kristus (orang2 dalam Ruangan Suci). Ini semua termasuk penggembalaan jiwa2 karena Tuhan, baik jumlah kecil atau besar, baik yang rusak atau yang tumbuh dalam kesucian. Ukuran kita adalah Firman Tuhan, berkenan di hadapan Tuhan, sebab itu gembalakan orang2 yang Tuhan bebankan atas kita dengan baik.

 

11.d. Setiap orang memandang kepada laba yang keji dari tempatnya (H1215 unjust gain).

Penggembalaan yang betul itu karena cinta dan cinta yang betul itu mau berkorban, bukan karena mencari laba apalagi laba yang keji 1Pet 5:2. Ini tidak menimbulkan pahala atau mahkota kemuliaan pada waktu Ia datang 1Pet 5:4, tetapi justru mengakibatkan hu-kuman sebab mengejar laba yang keji dalam pelayanan penggembalaan. Ini pasti tidak berkenan pada Tuhan bah-kan menjadi dosa, cacat dan meru-sakkan rohaninya. Sebab itu jangan cari untung atau nafkah dalam pelayanan, lebih baik bekerja biasa secara sekuler itu tidak dosa, bahkan mencari untung besar asal halal, tetapi jangan pela-yanan menjadi nafkah atau tempat mencari laba, itu jadi keji. Kalau Tuhan panggil full time, itu pelayanan yang mulia, pengorbanan di atas Mezbah dan Tuhan akan memeliharanya sesuai dengan kemampuan masing2 menang-gung beban uang; tetapi ini bukan nafkah, sebab cara ini membuat hidup dalam dosa. Kita menyembah dan me-layani Tuhan bukan mammon Mat 6:24, sebab itu melayani karena meng-ambil laba yang keji, terutama uang atau hal2 lain (kepujian hal2 daging dan duniawi) itu jahat di hadapan Tuhan. Pelayanan itu berarti memberi pela-yanan dengan kasih dan itu berarti de-ngan cuma2 (Mat 10:8). Kita boleh me-nerima dari persembahan kepada Tu-han yang tulus, tetapi tidak menuntut, apalagi Tuhan senang pemberian yang tidak diketahui tangan kirinya Mat 6:3, maka besarlah pahala kita di Surga seperti Musa Ibr 11:26.

 

YES 56:12. PEMIMPIN2 YANG BERPESTA ANGGUR DUNIA.

12.a. Kamu datanglah.

Dengan pemimpin dan semua ang-gota2nya mereka ber-sama2 bergem-bira di jalan lebar bersukacita. Tetapi inilah sukacita jalan lebar yang mem-binasakan. Jangan mau diajak atau di-rayu, jangan ikut trend orang banyak yang salah Kel 22:3. Kesukaan kita di jalan sempit seperti Daud yang bersu-kacita akan Firman Tuhan lebih dari madu atau emas Maz 1:1-3; 119:103, 127, 63  bersukacita ber-sama2 ber-ibadah ke bait Allah dengan tulus dan sesuai Firman Tuhan Maz 122:1. Bersu-kacita dalam rumah doa. Bersukacita dalam memenangkan jiwa Luk 15:7,10. Bersukacita dalam persekutuan dalam Roh Maz 133:1-3, bersukacita senan-tiasa dalam Tuhan Pil 4:4 yaitu dalam kesucian yang meningkat di gunung ke-sucianNya. Jangan ikut sukacita dalam Gereja tetapi salah yaitu dalam jalan lebar seperti Gereja2 jalan lebar (Per-gamus, Tiatira, Laodikea, Sardis) ak-hirnya binasa.

12.b. kata mereka, saya akan membawa anggur.

Ini anggur yang salah dari laba yang keji atau anggur keduniawian atau ke-dagingan seperti yang “diminum” Lot sampai mabuk dan binasa, tidak lagi bisa ditolong, sekalipun oleh Abraham seorang sahabat Allah Yak 2:23. Jangan tertipu, sulit atau tidak bisa ditolong lagi, celaka besar. Bersukacitalah de-ngan kesukaan dari Tuhan, jangan de-ngan kesukaan dunia seperti perem-puan Samaria Yoh 4:13-14. Orang2 se-perti ini akan kena racun anggur lama yaitu bisa ular biludak Ul 32:32-33 terikat dengan segala kesukaan daging sehingga tidak bisa lepas dan terus tumbuh dalam dosa sampai puncaknya dan binasa.

Jangan coba2 anggur dunia. Kalau sudah tahu, lari daripadanya Ams 22:3 sebab “jatuh cinta pada anggur dunia” sehingga sulit atau tidak lagi bisa dilepaskan!

12.c. dan kita akan mengenyangkan diri kita sendiri dengan minuman keras.

Mabuk dalam dosa dan keduniawian. Orang mabuk itu sudah lupa daratan, seperti setengah sadar, pikirannya tidak bekerja, sekalipun penuh hikmat yang luar biasa seperti Salomo, ia seperti tidak sadar. Sebab itu meskipun mengerti Firman Tuhan dengan heran seperti Salomo jangan coba2 mabuk, masuk Neraka dan akhirnya jadi keda-gingan dan sangat menderita seperti Simson dan Saul, banyak yang masuk neraka. Jangan mengandalkan peng-alaman, pengertian, tingkat rohani yg tinggi lalu bersukacita dalam anggur dunia, apalagi minuman keras, akan binasa seperti Salomo, dan Parisi yang bisa duduk di kursi Musa (bisa meng-ajar) tetapi jadi penduduk Neraka Mat 23:2,3,15! Yang terdahulu menjadi ter-kebelakang itu tidak otomatis, itu bukan hukum tetapi sebab coba2 memilih dosa dan keras hati sehingga jadi penduduk neraka padahal mula2 amat mulia. Gal 3:3-4.

12.d. Besok akan menjadi seperti hari ini.

Ini orang yang tidak mau bertobat hari ini, tetapi besok mau lagi. Kalau sudah tahu salah, hari ini harus bertobat se-hingga besok tidak lagi berdosa tetapi bebas, merdeka dari dosa Ibr 3:15. Kalau hari ini tidak mau bertobat itu berarti keras hati, masuk dalam jerat iblis dan akan makin parah dalam do-sa2nya seperti kanker. Kadang2 berto-bat lagi, tetapi tetap ingin sehingga jatuh bangun dalam dosa seperti babi dan anjing. Itulah sebabnya pemimpin2 ini seperti anjing di hadapan Tuhan yang tidak pernah puas dan bisu 2Pet 2:22.

12.e. bahkan lebih limpah lagi.

Orang yang tidak mau bertobat sung-guh2 sampai dalam hati dan angan2nya dan juga dari segala dosa yang lain (MAK dSS) ia akan berbuat dosa lebih limpah lagi, apalagi pada akhir zaman dalam banjir dosa, semua orang2 se-perti ini akan tumbuh dengan pesat dalam dosa Wah 22:11, terpisah dari jalan sempit dengan tegas dan mati dalam dosa. Jangan main2, sekalipun dengan dosa kecil, itu akibatnya besar Ams 6:27-28. Dosa kecil dalam angan2 atau pikiran membuat kegagalan hidup suci, apalagi dengan sengaja, besok(2) mau berbuat lagi, akan jadi seperti orang Parisi yang menjadi penduduk Neraka.

KESIMPULAN.

Umat Tuhan dalam Gereja itu cam-puran. Mat 13:24-30. Sebagian sebagai lalang, sebagian sebagai gandum, itu bisa tampak dari kesukaan atau cara rekreasinya, bukan dari ke Gereja atau pelayanannya! Apalagi kalau mengerti, ada dosa dan percintaan dosa dan dunia dalam hatinya seperti Lot. 1Yoh 2:15-16, Wah 22:11 sudah mulai dige-napkan, dan mulai terjadi perpindahan ke Gereja jalan lebar dan Gereja jalan sempit. Lebih2 jumlah Gereja juga bertambah, baik yang jalan sempit bahkan yang jalan lebar itu lebih cepat tumbuh apalagi kalau bersiasat untuk mencari laba yang keji.

Jangan main2 dengan kesukaan, kepuasan dan rekreasi zaman sekarang, sebab ini menentukan hidup kekal. Orang yang mengejar kesukaan jalan lebar akan tumbuh dalam dosa, dalam trend, arus orang banyak sehingga se-ringkali tidak tertuduh bahkan bersukacita, sebab jumlahnya banyak, ada banyak orang yang masuk dalam jalan yangsalah dan keji (ingat yang ikut Saul, Absalom, Yeroebam, Achab dll dibandingkan dengan Daud, Yusuf, Musa dll). Hati2 dengan cara rekrasi dan cara memakai uang untuk bersu-kacita, bisa tertipu dan tersesat.

Bersukacitalah dengan 7 KPR, penuh dan dipimpin Roh dalam kesu-kaan dan sejahtera dari Allah, maka kita akan tumbuh dalam pengalaman yang indah dan mulia, sukacita yang asli sampai di Surga.

Nyanyian:

Dunia ini bukan Firdaus.