YS287 – YESAYA 55:1-3. TIDAK LAGI HAUS DAN TIDAK TERUBAHKAN

YES 55:1. AJAKAN DATANG PADA AIR.

1.a. Hai, setiap orang yang haus, datanglah kepada air.

Ini sama seperti Wah 21:6; 22:17. Tu-han Yesus menawarkannya waktu Ia turun ke dunia untuk menebus manu-sia Yoh 4:13-14; 7:37 (perempuan Sa-maria ini ditawari dan mau meng-ambilnya, tentu dengan bertobat lebih dahulu, pada waktu iapercaya pada Tuhan Yesus, maka air itu mengalir dalam dirinya Yoh 4:14). Juga mem-pelai perempuan dalam pengurapan Roh Kudus, sebagai sambungannya dari Mempelai laki2, jugaterus menawarkan air kehidupan pada semua orang. Ini diberikan dengan cuma2 bagi manusia, selagi masih hidup di dunia, tetapi kalau sudah mati, air hidup cuma2 itu tidak lagi bisa didapatkan, kesem-patannya sudah habis untuk selamat. Begitu besar kemurahan dan kesem-patan yang Tuhan berikan pada manu-sia, sepanjang sejarah manusia sampai pada kesempatan terakhir dalam Wah-yu; asal masih hidup, sekalipun sudah hampir terlambat seperti penjahat yang di salib, tetapi sebab ia masih hi-dup, masih punya kesempatan itu, luar biasa, besar kemurahanNya (kecuali kalau keras hati, ia menutup pintu kesempatan ini sekalipun masih hidup). Hidup di dunia ini bagi orang percaya adalah kesempatan emas, selain untuk keselamatan, juga untuk pertumbuhan dalam kemuliaan kekal.

 

1.b. Dan orang yang tidak punya uang, marilah engkau, belilah dan makanlah.

Ini seperti pesta Raja dan semua orang diundang datang untuk makan minum. Mat 22:2-14, Luk 14:16-24. Semua orang, siapa saja yang mau, boleh ikut dalam pesta yang meriah dan besar itu, sehingga akhirnya tempatnya penuh sekalipun yang datang itu ada yang baik dan yang jahat Mat 22:10. Me-mang Tuhan mengundang semuanya datang. Semua yang baik dan jahat, siapa saja boleh datang. Yang baik dan yang jahat itu menurut ukuran manusia atau keadaan sebelumnya, tetapi se-mua diundang untuk datang. Pada waktu dalam pesta tidak diadili mana yang baik dan yang jahat, tetapi disa-ring atau dilihat dari pakaian pesta ka-win. Orang yang tidak memakainya, dibuang ke Neraka (yaitu diikat, di-buang ke dalam tempat gelap dengan tangisan kertak gigi). Sebelum percaya Tuhan Yesus, ada yang baik dan jahat menurut ukuran manusia, tetapi me-nurut Allah, semua orang tidak meme-nuhi syarat, tidak ada yang baik Luk 18:19. Tetapi sesudah percaya Tuhan Yesus, semua harus berubah sampai memenuhi syarat masuk dalam pesta kawin Surgawi (Surga itu begitu indah seperti tempat pesta sukacita, tidak ada dukacita).Orang yang tidak meme-nuhi syarat, yaitu orang2 yang tidak berubah, tidak boleh masuk dalam Surga. Syaratnya adalah mati lepas dari dosa Wah 21:27, sebab dosa tidak boleh masuk dalam Surga. Ini syarat minimum untuk masuk Surga dan pasti bisa kalau mau sebab Tuhan sanggup memerdekakan kita dari dosa untuk seterusnya Rom 6:6, Yoh 8:36, Gal 5:1. Tentu kalau rohaninya terus meningkat dan taat dipimpin Roh melakukan kehendak Allah, selain selamat, masuk Surga, jugatingkat kemuliaannya akan lebih tinggi lagi dan itu untuk kekal.

Jadi sekalipun “tidak punya uang”, artinya tidak berdaya sama sekali, asal mau sungguh2 percaya dan taat maka Roh Kudus akan menolong sehingga kita jadi mampu, se-olah2 punya uang untuk membeli; untuk mendapatkan-nya. Tidak punya uang, tetapi bisa beli sebab ditolong Roh Kudus, sehingga sanggup memenuhi syarat2nya, se-olah2 bisa beli padahal cuma2. Roh Kudus yang memberi kuasa, kemam-puan sehingga bisa”membeli” Pil 4:13, Roh Kudus mengerjakannya untuk kita Zak 4:6 Roh Kudus yang memberi kuasa dan hikmatNya Kis 1:8. Dengan de-mikian kita disucikan dan dilayakkan (punya pakaian untuk bisa masuk) sehingga masuk dalam Surga untuk kekal.

Jadi untuk selamat itu diberi cuma2, semua yang mau percaya, menda-patkannya, tetapi sesudah itu kesela-matan itu harus dipelihara supaya ke-selamatan itu tidak hilang, tetap hidup dalam kesucian, bahkan kalau bisa meningkat setinggi mungkin, sebab hasilnya ini untuk kekal.

 

1.c. Ya datanglah, belilah anggur dan susu tanpa uang dan tanpa harga.

Mula2 dikatakan beli tetapi bisa dapat anggur (sukacita) dan susu (untuk hi-dup dan tumbuh seperti pada bayi dan semua orang) ini tanpa uang dan tanpa harga. Orang yang paling miskin seperti Lazarus bisa mendapatkan semua sekalipun ia miskin dan tidak berdaya.

Ada syaratnya seperti pakaian pesta kawin, tetapi semua bisa didapat tanpa harga, bahkan tumbuh sampai puncak jadi sempurna, kita bisa memper-olehnya asal mau taat menurut Firman Tuhan dalam pimpinan Roh Kudus. Segala fasilitas disediakan Tuhan Pil 4:13 asal kita mau taat akan Firman Tuhan dengan sungguh2, kita akan tumbuh terus sampai puncak2nya. Ti-dak sulit. Kita bisa hidup suci, bisa tumbuh dalam tabiat baru, bisa men-dapat segala janji2 Allah, bisa berke-menangan, bisa melakukan segala yang Tuhan suruh, asal kita mau mematikan daging dan keinginan sendiri (yang berdosa) dan taat dipimpin Roh; Jangan kuatir, pasti bisa, semua tanpa harga asal mau percaya dan taat (tentu de-ngan menyangkal diri). Luar biasa, kita mendapat kesukaan Roh dalam sepan-jang hidup kita (anggur) dan hidup sehat jasmani dan rohani (susu), terus tumbuh sampai puncak rencana Allah menjadi seperti Kristus. “Tanpa uang”, semua bisa kalau mau, yang bodoh, yang pintar, yang miskin, yang kaya, yang dahulunya baik atau jahat me-nurut manusia, dengan Tuhan kita sanggup melakukan semua kehendak Tu-han.

 

YES 55:2. JANGAN HIDUP SIA-SIA.

 

2.a. Mengapa kamu membelanjakan uang untuk hal2 yang bukan roti?

Jangan hidup sia2 dalam kesempatan emas yang heran ini. Hidup kita di dunia hanya sementara dan kita tidak tahu sampai kapan! Sebab itu ber-sedialah menghadap Tuhan Amos 4:12. Orang yang tidak peduli dan mau hidup tanpa tujuan menghadap Tuhan (akan dihakimi, diadili) itu akan hidup sia2. Jangan hidup sia2, semua akan meng-hadap Tuhan padaakhir hidupnya (yang kita tidak tahu saatnya) kita kedapatan di puncak tertinggi. Jangan ragu2 Allah itu baik. Memang ini (Terus Meningkat Sampai Puncak) adalahrencana Allah, yaitu berakhir di puncak bukan dalam kejatuhan dan kebinasaan. Ini kehen-dak Tuhan dan pasti mungkin kalau kita mau, sebab Tuhan itu sangat baik dan penuh kemurahan!

Uang dalam ayat 1 menunjuk ke-mampuan kita. Baik uang betul atau lebih tepat semua kesempatan dan kemampuan yang kita miliki. Uang atau kesempatan ini, jangan dipakai untuk hal2 yang bukan roti yaitu Firman Tu-han Mat 4:4. Pakailah semua kemam-puan se-habis2nya untuk makan sam-pai kenyang oleh roti dari Surga yaitu Firman Tuhan. Nikmati terus roti ini se-panjang umur hidup. Sampai umur kita habis, kita belum akanselesai menik-mati Firman Tuhan yang begitu heran dan ajaib, lebih daripada madu yang manis, lebih dari emas, lebih dari kesukaan atau hal2 yang terbaik dalam dunia. (Dalam dunia orang yang meng-anggap sehat dan kepintaran itu lebih dari semuanya. Emas atau harta bisa hilang tetapi kalau masih sehat dan pintar, bisa cari lagi dan ini sudah terbukti di mana2 secara manusiawi, duniawi. Ada banyak falsafah manu-siawi sekitar ini). Tetapi ini semua sia2 dibandingkan dengan Firman Tuhan. Kalau kita mendapat Firman Tuhan itu lebih dari semuanya, seperti mutiara yang paling besar dan mahal Mat 13:44,45 seperti harta yang tersem-bunyi, ini bagian yang paling berharga dari se-gala2nya, juga lebih daripada hanya kesibukan dalam pelayananpun. Luk 10:42.

Pakailah semua “uang” atau ke-mampuan dan kesempatan yang ada untuk mendapatkan roti dari Surga yaitu Firman, pasti tidak rugi di dunia sampai dalam Surga!

Tidak semua orang mengerti dan mau, lebih banyak mau cari yang fana tetapi itu sangat bodoh di hadapan Tu-han Luk 12:20-21. Jangan kita termasuk yang bodoh, pasti ketinggalan waktu pengangkatan, sayang! Tetapi sayang tidak semua orang Kristen sadar akan hal ini, yang sadar itu akan mengejar Firman Tuhan terus, bahkan menjual apa yang ada padanya untuk men-dapatkan ini dan ia untung besar untuk selamanya!

Ada arti jasmani misalnya beli ro-kok, bukan saja itu bukan makanan tetapi banyak yang jadi celaka olehnya (nicotin, ter dll) dan orang2 ini diikat setan sampai binasa. Apalagi narkoba, jangan sampai orang beriman jatuh da-lam dosa2 “orang bodoh” seperti anak2 berkelahi karena menganggap daun itu uang atau batu itu berlian, semua usahanya sia2. Jangan jatuh dalam kesalahan2 yang terlalu rendah tetapi celaka yang tingkat tinggi sampai kekal.

 

2.b. Dan usaha pekerjaanmu untuk hal2 yang tidak memuaskan?

Dunia ini makin lama dibuat makin indah sampai akhirnya seluruh dunia ini menjadi objek pariwisata. Juga karena manusia itu ingin tahu dan tidak per-nah puas, tidak pernah kenyang Yoh 4:13. Yang di gunung ingin ke pantai dsb, yang di kota modern ingin ke tempat2 yang belum beradab (katanya ini alami), sebab hatinya kosong, terus haus. Semua mencari yang baru, tetapi kalau sudah dapat, tidak lama ke-mudian jadi bosan, berubah jadi yang lama sehingga yang baru itu lama juga Pkh 1:9. Dan semua usaha peker-jaannya (TL: Kelelahanmu, TB: upah je-rih payahmu) dipakai untuk hal2 du-niawi yang tidak memuaskan. Sebab itu orang yang paling kaya dan paling mo-dernpun terus mengejar yang baru2, tetapi akhirnya lelah dan haus terus. Dunia ini bukan Firdaus sebab manusia mencari sukacita dalam dosa dan itu Neraka. Tetapi kalau dilepaskan oleh Tuhan dari dosa dan bisa dan mau hidup dalam kesucian, barulah jiwanya dipuaskan, sebab kesucian itu Surga! Jangan mencari dan cinta dunia ini, se-mua itu tidak akan memuaskan jiwa-nya, tetapi makin dalam dosa itu makin menyiksa jiwanya. Kalau sudah terikat dengan pasti dalam dosa, mulailah iblis menyiksanya (seperti Yudas), akhirnya putus asa dan sekarang tampak bahwa semuanya sia2 Pkh 1:14. Memang orang kaya, orang pintar, orang yang penuh idee bisa mengejar kesukaan dosa sesaat itu lebih lama, lebih banyak kesukaan dari dosa (Ibr 11:25, Pkh 2:10), akhirnya, diujungnya semua itu sia2 dan benci akan hidup ini Pkh 2:17.

Tetapi kalau kita mencari perkara2 dari Atas, hidup ini akan menjadi berarti dan dipuaskan dengan se-penuh2nya sehingga tidak haus lagi, tetapi puas, sukacita makin lama makin puas dalam sungai air hidup yang tidak ada akhirnya Yez 47, apalagi kalau sudah masuk Surga. Yoh 7:38 sangat indah, menyenangkan, memuaskan untuk ke-kal, makin lama makin indah dalam kesukaan ilahi Mat 25:21,23. Kita sudah bisa menikmatinya mulai sekarang di dunia sekalipun banyak pergumulan dan salib Luk 10:21. Bahkan pengala-man yang mutlak seperti di Surga bisa dialami kalau seorang masuk sampai di balik Tirai.

 

2.c. Dengarkanlah Aku dengan rajin dan makanlah hal2 yang baik.

Jangan dengar yang lain, tetapi de-ngarlah Firman Tuhan dengan rajin terus menerus, pakai setiap kesem-patan dan tebus waktu untuk terus mengumpulkan Firman Tuhan, makan-lah hal2 yang baik di dalamnya. Kum-pulkan terus kebenaran Firman Tuhan dan makanlah supaya Firman menjadi daging (Yoh 1:14, Wah 10:10), maka kita akan terus tumbuh makin seperti Kristus, itu yang membuat kita sung-guh2 puas, sebab ini nilainya betul2 kekal. Semua yang fana tetap diker-jakan (sekolah, kerja, rumah tangga dll) tetapi jangan mengurangi jatah yang kekal yang dari atas. Kol 3:1-3.

Jangan Firman Tuhan hanya men-jadi pengetahuan dalam pikiran kita, bahkan bisa dapat gelar2 manusiawi. Tetapi makan, lakukan sampai menjadi daging dan tumbuh seperti Kristus itu yang paling indah untuk di dunia sampai kekal.

 

2.d. dan biarlah jiwamu menyenangkan dirinya dalam kelimpahan.

Ini masih di dunia. Kita juga mendapat kelimpahan baik rohani dan jasmani Mat 6:33. Pasti. Banyak orang mengu-rangi hal2 dari Atas supaya mendapat kelimpahan jasmani, tetapi justru men-derita, sebab inilah orang yang cinta dunia, Yoh 2:16-17 dan sebab itu kasih Bapa tidak ada dalam dia, hidupnya menjadi kosong dan mengumpulkan isi dunia ini dengan banyak percintaan dan penderitaan. Pkh 2:26 TL. Firman Tuhan ini akan betul2 akan betul2 digenapi dalam orang yang cinta dunia dan isinya, sebab itu jangan meng-inginkan dunia ini, jangan bercintakan dunia dengan cara rohani (cinta dunia dan mencarinya dengan cara rohani, doa, puasa, pelayanan karena cinta uang), akibatnya sama saja, ia men-derita bahkan lebih pahit dan sakit.

Yang penting jangan ada percintaan dunia ini, tetapi penuhlah dengan kasih Bapa, kasih akan yang kekal, maka Tu-han akan memberinya cukup (mungkin sedikit atau banyak, tetapi ia bisa ber-sukacita menikmatinya, tidak harus kaya raya, tetapi puas dan bersukacita dalam Tuhan dengan berpada, kalau perlu Tuhan membuatnya kaya raya tetapi orang yang tidak cinta uang, bisa berpada, tidak menuntut mengejar harta dengan cara2 rohani!).

 

YES 55:3. KEMURAHAN BAGI DAUD YANG TIDAK DIUBAHKAN.

 

3.a. Pasanglah telingamu dan datanglah kepadaKu. Dengarlah, maka jiwamu akan hidup.

Kuncinya sederhana dan tidak sulit. Dengar dan datang kepada Tuhan, makin mendekat Yak 4:8 dengan ta-ngan yang bersih dan hati yang suci, itu berkenan pada Tuhan. Ini pokoknya, sebab inilah Surga, tangan dan hati, di dalam dan di luar, semua bersih di hadapan Allah, maka rohani kita akan hidup, tumbuh dan bisa ber-buah2, produktif.

 

3.b. Dan Aku akan membuat suatu perjanjian yang kekal dengan engkau.

Iblis dan dunia bisa beri perjanjian yang indah2 tetapi hanya yang fana, pada waktu mati tidak bisa dibawa, seka-lipun diusahakan, kecuali dosanya, bisa dibawa untuk digantikan hukuman. Perjanjian kekal itu terus berlaku mes-kipun sudah mati, iblis hanya menipu, tetapi Tuhan betul2 bisa memberikan yang kekal ini. Jangan tertipu, cari yang kekal dan itu hanya dalam Kristus, sebab tanpa Dia tidak ada kesucian dan tidak ada yang indah untuk kekal!

 

3.c. bahkan dengan kemurahan Daud yang pasti.

Apa? Ini kemurahan Allah pada Daud yang tidak terubahkan. Mengapa tidak semua dapat seperti ini. Saul, Yudas dll dapat kemurahan yang besar tetapi berubah jadi kebinasaan. Mengapa? Sebab mereka yang berubah, mulai dengan Roh berakhir dengan daging Gal 3:3-4. Allah tidak berubah tetapi setia Ibr 13:8, Luk 21:33, 2Tim 2:13. Kalau kita setia, pasti kemurahanNya tetap setia. Kita harus setia sampai mati Mat 24:14 atau sampai menjadi sempurna, lulus ujian akhir, tembus Tirai, maka kemurahan Tuhan bagi kita pasti tidak berubah, tidak lagi bisa berubah, sebab sudah sampai ukuran yang sempurna seperti Daud (sekalipun pernah jatuh tetapi dipulihkan) He-nokh, Musa, Elia, Abraham, Ayub, Yusuf dll. Biasanya orang yang jatuh itu rusak, sulit pulih. Berdosa itu mudah, memulihkan itu sulit, misalnya gelas pecah, mobil ditabrak dll sangat sulit memulihkan. Lebih sedikit penderitaan dari pikul salib untuk mencegah ber-dosa daripada penderitaan untuk dipu-lihkan, misalnya Daud berzina dengan Betsyeba sangat mudah dan lancar, tetapi untuk pemulihan ia harus menderita sampai habis2an, hampir2 tidak kuat. Sebab itu jangan berdosa Pkh 9:18.

Biarlah kemurahan Tuhan limpah dalam hidup kita (hidup dalam Ruang-an Suci) dan meningkatlah terus sam-pai status kita tidak bisa berubah lagi dalam kemurahanNya, luar biasa!

 

Nyanyian:

KemurahanMu lebih dari hidup.