YS284 – YESAYA 54:9-10. JANGAN TAKUT, TUHAN SANGGUP MENYEMPURNAKAN RENCANANYA

YES 54:9. SEPERTI AIR BAH NUH.

9.a. Karena ini bagiKu seperti air Nuh.

Air Nuh adalah air bah zaman Nuh. Orang2 hidup begitu jahat dalam dosa, dan terus meningkat sampai tinggi me-lebihi batas, dan meskipun diberi wak-tu sampai 120 tahun, mereka tetap tidak bertobat, mereka dihukum dan binasa semua, kecuali 8 orang yang setia Kej 6:3.

Ini adalah penghukuman total yang pertama. Ini disamakan dengan hu-kuman pada akhir zaman Luk 17:26. Jadi ini termasuk golongan hukuman besar, total, bukan hukuman pribadi atau hanya satu kelompok tetapi untuk semua.

 

9.b. Seperti Aku sudah bersumpah bahwa air Nuh tidak lagi akan meliputi bumi.

Sesudah orang2 zaman Nuh dihukum habis, Tuhan berkata bahwa Ia tidak akan membinasakan manusia lagi se-perti zaman Nuh. Kej 8:21; 9:11.

Waktu Sodom Gomora dibakar, itu juga dahsyat, bahkan lebih hebat tetapi Tuhan tidak berkata bahwa Dia tidak akan membinasakan bumi ini lagi dengan api, hanya pada waktu zaman Nuh yang dibinasakan dengan air.

Apa beda antara hukuman dengan air dan dengan api?

  1. Air. Pada zaman Nuh orang2 belum pernah mengalami hukuman, inilah ge-nerasi2 dengan pengertian yang sedi-kit, generasi permulaan sesudah keluar dari Taman Eden. Sesudah air bah, ke-luarga Nuh dan turunannya sudah mendapat pelajaran dahsyat bahwa dosa itu akan dihukumkan, apalagi ka-lau sudah melebihi batas. Mereka tahu lebih banyak, sebab itu dituntut jugalebih banyak Luk 12:48.
  2. Api. Tuhan tahu lebih dahulu siapa yang akan mau percaya dan taat dan siapa yang tetap tidak mau percaya. Seperti kota Ai dan Yerikho, adalah kota yang semuanya tidak mau percaya (kecuali keluarga Rahab), sebab itu mereka dibinasakan semua. Juga ne-geri2 Kanaan waktu Israel masuk ke dalamnya. Tuhan yang sudah mengenal orang2 sebelum dunia ini jadi Ef 1:4, maka Ia sudah membuat rencana yang paling tepat, sehingga seluruh kota Yerikho dibinasakan, sebab memang mereka semua yang “diturunkan Allah” dalam negeri2 itu, adalah orang2 yang tidak mau bertobat. Kalau Tuhan tahu ada yang mau bertobat (seperti keluar-ga Rahab, bahkan satu orang seperti Ruth), Tuhan tetap menyelamatkannya. Ingat Tuhan tahu lebih dahulu, bukan menentukan lebih dahulu Rom 8:29. Sesudah zaman Nuh maka banyak orang sudah mengerti, sehingga me-reka dituntut lebih banyak, apalagi pada akhir zaman, Injil sudah sampai di seluruh dunia, maka semua orang sudah mengerti, baik dengan perasaan hatinya Rom 2:14-15 dan dengan berita Injil yang ditolaknya, sebab itu hu-kuman tetap datang dengan api dan belerang 2Pet 3:7. Ini menceritakan hukuman yang lebih dahsyat.

 

9.c. Begitulah Aku sudah bersumpah bahwa Aku tidak akan lagi marah kepadamu atau menghardik engkau.

Ini menceritakan tentang umat Tuhan yang sudah bertobat dan tidak lagi kembali dalam dosa tetapi sungguh2 bertobat sampai terakhir dan tidak lagi mengalami hukuman Allah. Siapakah orang2 ini?

Dari sejarah orang Israel, sesudah mereka bertobat dan ditolong, ter-nyata mereka akhirnya kembali lagi berbuat dosa, begitu ber-ulang2. Ini di-catat dalam Hakim-hakim, 1,2 Samuel, 1,2 Raja, 1,2 Tawarikh dll.

Ini mungkin berarti:

  1. Ada umat yang tidak lagi berbuat dosa sehingga Tuhan tidak lagi marah padanya.
  2. Tuhan mengubah hukumannya, se-hingga tidak lagi menghukum.

Tentu yang kedua ini tidak mungkin benar, sebab Tuhan tidak berubah dan hukum2Nya itu kekal. Luk 21:33. Jadi ini adalah tentang suatu umat yang tidak lagi berbuat dosa, sesudah ber-tobat, sesudah disucikan, mereka sung-guh2 tetap hidup dalam kesucian (se-bab itu mereka akan tumbuh terus sampai sangat tinggi, karena terus setia dan berkenan pada Tuhan) dan sebab itu tidak lagi dihukumkan oleh Tuhan.

Siapakah golongan orang2 beriman ini? Yang tidak lagi kena marah atau hukuman Tuhan? Dahulu sudah ada orang2 seperti ini, misalnya Abraham, yang kepadanya Allah sudah ber-sumpah dan ia akan jalan mulus terus di hadapan Allah dan keturunannya akan seperti bintang dan pasir di pantai laut Kej 22:16-18. Ini menceritakan golongan orang yang tumbuh terus, tidak jatuh bahkan ada yang menjadi sempurna sebab tidak lagi gugur.

Dalam zaman sekarang lalang dan gandum masih tumbuh bersama terus, tidak boleh dipisah, lalang2 tidak boleh dicabut Mat 13:28-29, juga ikan yang baik dan jahat ada dalam jala yang sama Mat 13:47. Tetapi pada akhir zaman, apa yang dahulu dibiarkan ber-sama, sekarang dipisah Mat 13:30 juga dalam Mat 13:19 akan ada pemisahan (Polarisasi Wah 22:11).Jadi pada akhir zaman ada golongan yang tidak lagi kena marah, kalau mau bisa 2Pet 1:10, yaitu yang memelihara rohaninya baik2, tidak akan jatuh. Lebih2 golong-an Gereja akhir zaman Wah 12:1 yang daripadanya tidak lagi ada orang yang mati jasmani dan rohani 1Kor 15:51.

Inilah Gereja akhir zaman yang su-dah mengalami polarisasi Wah 22:11 sehingga yang suci dan yang najis dipisahkan, lalu mereka yang sudah di-sucikan masih dimurnikan lebih lanjut dalam masa hukuman rumah Allah 1Pet 4:17, Yez 9:6 sehingga keluar orang2 yang sudah teruji, yang tetap setia pada Tuhan sepanjang sisa hi-dupnya dalam dunia.

Orang2 ini yang diolah Tuhan dengan cepat dan efisien sehingga da-lam 3,5 tahun saja jumlah orang yang sempurna digenapkan dan yang lain tetap setia sampai Tuhan datang dan ikut pengangkatan.

Ini golongan Gereja akhir zaman yang luar biasa, yang diatur dengan peraturan atau hukum yang keras 2Kor 10:6 dan mendapat fasilitas khusus yaitu Hujan Akhir, pelayanan orang sempurna, pembukaan Firman Tuhan yang penuh, dsb sehingga Gereja akhir zaman ini tidak akan lagi kena hukum-an atau murka Allah, tetapi terus tum-buh dengan ajaib sampai pada kesem-purnaan.

Dalam 3,5 tahun sebelum peng-angkatan pertumbuhan Gereja akhir zaman ini luar biasa cepatnya. Inilah tubuh Kristus global (yaitu orang2 yang sudah bisa terus menerus berjalan da-lam Roh, ligabis) yang diatur langsung oleh Roh Kudus dan dari tahta Allah. Keadaan ini luar biasa, sebab itu terjadi pertumbuhan yang begitu cepat, sa-ngat efisiendan Gereja menjadi seperti Surga di Bumi, suatu ajaib Wah 12:1.

Tentu ini suatu golongan yang indah, luar biasa dan sangat keber-katan. Bagaimana kita bisa masuk da-lam golongan ini dan kapan itu terjadi?

Ini akan terjadi pada akhir zaman wak-tu lonceng nubuat Daniel mulai jalan lagi, lalu Minggu ke-70 Daniel akan dimulai dan digenapkan. Kita tidak tahu saatnya tetapi pasti terjadi dan dalam pertengahan Minggu ke-70 tersebut, terjadi pengangkatan.

Bagaimana kita bisa masukd dalam golongan itu?

  1. Tetap di jalan sempit, jangan pindah atau merosot ke jalan lebar sebab cinta dunia seperti Lot. Pasti ada gejala2 yang jelas (yang mengerti) yaitu mulai tidak tetap di dalam Tuhan, 7 KPR tidak lagi menjadi rutinitasnya. Bahkan juga jatuh bangun dalam dosa, karena me-rosot ke Halaman, tidak lagi dipimpin Roh atau sebentar2 saja seperti ligabo. Sebab itu tinggallah di jalan sempit, tetap lekat dengan Tuhan.

Ini juga termasuk Gereja2 jalan sempit di akhir zaman seperti Smirna, Efesus dan Filadelfia, jangan seperti 4 Gereja jalan lebar akhir zaman Wah 2-3.

  1. Tinggal tetap dalam Ruangan Suci,
  2. seperti carang dalam pokok yang benar, terus menerus dalam perseku-tuan dengan Tuhan
  3. Selalu hidup dipimpin Roh, seperti Ligabis.
  4. Mahir menyangkal diri seperti Kris-tus Yes 53:3.

Ini semua posisi seperti ini harus dipe-lihara di dalam Kristus supaya jangan kita undur, tetapi terus lekat dengan Tuhan. Orang yang lepas dari Tuhan pada saat ini (dalam Gereja akhir za-man), lalu berbuat dosa akan langsung kena hukuman yang tegas dan berat seperti Ananias dan Safira. Kis 5. (Yang hidup dalam jalan lebar, Gereja jalan lebar, bebas berbuat dosa, bahkan ber-tambah2). Sebab itu mulai sekarang kita sudah harus belajar hidup benar di hadapan Tuhan dan selalu taat dipim-pin Roh, tidak menurut kehendak sen-diri. Ini harus dimulai sekarang, dengan kata lain sekarang harus sudah ber-jaga2, selalu penuh dan dipimpin Roh, tidak lagi jatuh bangun dalam dosa. Sebab tidak semua orang Kristen bisa masuk dalam golongan ini!

 

YES 54:10. KEBENARAN DAN PERJANJIANKU AKAN NYATA.

 

10.a. Karena gunung2 akan berlalu dan bukit2 dipindahkan, tetapi kebaikanKu tidak akan berlalu dari engkau.

Kalau gunung bisa berlalu, hilang dan bukit pindah, ini perkara yang besar. Dalam dunia modern dengan tehnologi yang tinggi, belum pernah manusia bisa menghancurkan gunung dan memin-dahkan bukit yang lebih kecil, belum bisa. Manusia bisa membuat lubang besar tetapi bagi gunung itu hanya seperti kepala jarum bundel yang tidak berarti. Pada akhir zaman akan terjadi perkara2 dahsyat yang hebat dan sangat mengejutkan seperti gunung dan bukit ini, yaitu dosa dan kesucian meningkat sampai puncaknya. Lebih dahsyat dari kemajuan tehnologi, teta-pi kebaikan Tuhan tidak berlalu dari kita dan itu cukup untuk menghadapi perkara2 yang dahsyat ini. Jangan takut, tetapi semua ini ada syarat2nya, tidak untuk semua orang di dunia dan juga tidak untuk semua orang beriman. Waktu perang dan Israel kalah, mereka begitu dahsyat dianiaya dan dibunuh, se-olah2 tidak ada pertolongan Tuhan sama sekali, tidak ada kebaikanNya yang tampak, luar biasa. Mengapa? Ke-baikan Tuhan tidak pada semua orang! Ada yang celaka dan mati menge-naskan seperti Israel zaman Zedekia, tiada ampun bagi Israel sampai habis. Juga waktu Simson dikalahkanoleh bangsa Filistin, ia tidak berdaya sama sekali. Mengapa? Padahal sebelumnya begitu kuat dan setiap kali Tuhan mele-paskannya. Ini sebab kebaikan Tuhan itu syarat2nya, tidak otomatis pada semua orang, istimewa orang yang hi-dup dengan sengaja dalam dosa mela-wan Allah. Sebab itu juga ada Surga dan neraka, bukan hanya Surga saja, juga bukan hanya Neraka saja. Jelas ada jalan lebar dan jalan sempit Mat 7:13-14, Ada gunung Ebal dan Gerizim Ul 27:12-13. Jadi tidak otomatis. Kita yang menentukan Luk 12:57. Kita yang memilih taat atau berontak dan hasilnya untuk kekal.

Perhatikan hal ini. Kalau semua hanya menerima kebaikan, tidak ada neraka. Bukan demikian. Ada Surga + Neraka.

Jadi, kita harus memilih untuk taat pa-da syarat2Nya atau tidak taat dan itu menentukan nasib kita di dunia dan di akhirat. Kalau kita hidup berkenan pa-da Tuhan dan mendapat kebaikanNya, meskipun ada perkara2 dahsyat yang melawan kita (dosa dan kejahatan yang dahsyat di akhir zaman), Tuhan sanggup memelihara kita di tengah2 bahaya dan celaka; maka bagi yang memenuhi syaratnya, tetap berlaku kebaikan Allah pada kita, tidak ter-gantung dari sikon kita. Istimewa dalam dunia ini Tuhan, sangat menetapkan kebaikanNya pada orang yang taat, percayalah dan taatlah akan Firman Tuhan, pasti jadi seperti Abraham, Daud, Daniel, Yusuf, Paulus dsb. Jangan ragu2. Yang penting taat dan percaya, jangan bimbang. Sebab orang yang taat tetapi ragu2 seperti anak sulung meng-anggap bapaknya jahat, tidak adil, dan ia menderita, padahal ia bisa menerima kebaikan bapaknya dengan limpah!.

 

10.b. Juga perjanjian perdamianKu tidak akan dipindahkan.

Kita sudah diperdamaikan dengan Allah oleh Tuhan Yesus 2Kor 5:18-20. Ini tidak akan dibatalkandengan alasan apapun juga. Hubungan kita dengan Allah itu dari pihak Allah sangat kuat, tidak bisa berubah, tetapi dari pihak kita bisa berubah.

Di Halaman = labil, di Ruangan Suci = stabil, dari Ruangan Maha Suci = kekal, tidak bisa berubah lagi. Kemungkinan batal dalam fase Halaman kira2 90-25%, fase Ruangan Suci 0-25 (tergan-tung pemeliharaan rohani) tetapi dalam fase Ruangan Maha Suci= 0%.

Semua pernjanjian Allah kalau dilihat dari Allah, tidak akan berubah. Tetapi dari pihak kita, tergantung kita, bisa berubah. Perjanjian dengan  Abra-ham, sesudah lulus ujian Ishak, Tuhan bersumpah dan Abraham memusakai fase yang tidak bisa berubah. Sebab itu kita harus meningkat setinggi mungkin. Pil 3:14.

Jadi perjanjian damai dengan Allah ini bisa tingkat Halaman sampai tingkat Ruangan Maha Suci, tergantung dari kita; dari pihak Tuhan Dia ingin kita terus meningkat setinggi mungkin.

 

10.c. kata Tuhan yang berkemurahan padamu.

Kemurahan Tuhan itu kekal se-lama2-nya Maz 136:1-26. Penulis Mazmur ti-dak bosan menulisnya, sebab memang begitulah kemurahan Tuhan yang se-tinggi langit Maz 103:11. Kemurahan Tuhan ini tidak untuk semua orang tetapi terutama untuk anak2 Allah dan orang2 yang bakal menjadi anak2 Allah (Allah sudah tahu lebih dahulu, sebab itu yang bakal percaya, diarahkan dan dibimbing Allah sampai pada percaya sebab Allah itu maha adil). Untuk yang sudah percaya ada kemurahan Allah yang luar biasa. Asal kita mau bertobat dan percaya sungguh2, semua salah dan dosa dibuang jauh2 tidak akan kembali Maz 103:12 sejauh Timur dan Barat, lalu kita diberi banyak kemu-rahan Tuhan 2Pet 1:10.Itu mulai dari sedikit atau kecil. Kalau kita bisa menerima kemurahan Tuhan dengan betul, Ia akan mengisi tanpa berhenti. Beberapa syarat :

  1. Bagi anak2 Allah 1Taw 17:13.
  2. Yang cinta Tuhan. Ul 7:9.
  3. Yang takut akan Tuhan. Maz 103:17.
  4. Orang yang hidup di tempat suci Maz 107:8; 107:16,21,31. Bagi orang yang jatuh ada kekerasan Rom 11:22.
  5. Bagi orang yang berkemurahan pada orang2 lain, ia akan dapat kemurahan dari Tuhan Mat 5:7.
  6. Dengan percaya dan terus bersyu-kur, kita terus menerus dapat kemu-rahan Tuhan lebih banyak 1Kor 10:10.
  7. Kalau kita sudah dapat kemurahan Tuhan, maka Tuhan akan menambahi lagi lebih banyak Mat 13:12.

Jadi kalau kita memperhatikan se-mua ayat2 ini, kita bisa mendapat kemurahan Tuhan makin banyak, bu-kan sebagai upah tetapi se-mata2 karena kemurahanNya. (Untuk pekerja-an yang berkenan pada Tuhan, kita menerima upah kita, tetapi selain itu kita masih bisa menerima lebih sebab kemurahanNya bagi kita. Lebih kita berkenan kepadaNya, lebih kita me-ngerti FirmanNya dan mentaatiNya, maka kita bisa mendapat lebih banyak karena kemurahanNya.

Lebih berkenan pada Tuhan, lebih sesuai dengan Firman Tuhan, lebih ba-nyak kita mendapatkan. Begitu banyak kita bisa mendapatkan dari Tuhan, lebih dari apa yang kita buat. Dalam dunia kalau kita diperlakukan dengan adil itu sudah baik sekali, maka orang2 benar akan bersukacita. Di dunia kita bergumul untuk mendapatkan hak kita dengan adil, sebab banyak orang jahat hendak memutarbalikkan hak kita, tetapi percayalah pada Tuhan, hak kita akan diberikan Tuhan meskipun ka-dang2 ditunda, Allah izinkan untuk menjadi pengolahan bagi kita.

Tetapi kemurahan itu lebih dari keadilan, sebab itu bersyukurlah terus, maka kita akan menerima lebih banyak lagi kemurahanNya.

Orang yang ber-sungut2 akan jadi dosa, sehingga hakNya pun akan le-nyap, celaka sekali, sebab itu jangan ber-sungut2, tetapi bersyukur dan per-cayalah akan Allah yang penuh kemu-rahan.

KESIMPULAN.

Jadi ada 4 fase Gereja yang harus kita perhatikan yaitu:

  1. Sekarang, fase tumbuh bersama Mat 13:28,29,47, lalang dan gandum, Tuhan tidak memisahkan, tentu kita juga tidak bolehmemisahkan, bahkan sekarang harus saling tolong menolong supaya sebanyak mungkin lalang men-jadi “gandum”.
  2. Pada akhir zaman Tuhan akan memi-sahkan secara tidak langsung yaitu dengan Polarisasi Wah 22:11 yang suci tambah suci, yang dosa tambah dosa. Orang2 bergerak dan terpisah menurut kehendaknya masing2. (Yang plin-plan akan hanyut menjadi suam = dingin. Wah 3:16.
  3. Sesudah itu Tuhan memisahkan de-ngan tegas, yaitu masa hukuman ru-mah Allah 1Pet 4:17, Yez 9:6, lalu berlaku hukum yang keras 2Kor 10:6. Ini fase pemurnian Mal 3:2-3.
  4. Fase pertumbuhan cepat, menjadi sempurna.

Biarlah kita terus di jalur yang betul, yaitu jalan sempit, ligabis, panas, bukan suam atau dingin, dalam Ruangan Suci, supaya mengalami hal2 yang indah ini yaitu ikut pengangkatan atau menjadi sempurna.

 

Nyanyian:

Aku pilih jalan yang s’lamat,

pilih jalan pada Allah.